HASIL PENELITIAN
6. Dilihat Berdasarkan Struktur Mikro
Menurut Skema Van Dijk yaitu makna lokal dari suatu teks yang dapat diamati dari pilihan kata, kalimat dan gaya yang dipakai oleh suatu teks.
59
Yaitu makna yang muncul dari hubungan antar kalimat, hubungan antar proposisi yang membangun makna tertentu dalam suatu bangunan teks.60 Adapun elemen penelitiannya yaitu :
a. Semantik
Adalah makna yang ingin ditekankan dalam teks berita. Adapun elemen yang diamati dalam semantik adalah :
1) Latar
Merupakan bagian berita yang dapat mempengaruhi semantik (arti) yang akan ditampilkan.
Latar yang ditemukan dalam wawancara tersebut adalah penekanan host pada kasus poligami yang dilakukan oleh Aa Gym. Hal itu terlihat dari beberapa kali
host mengulang pertanyaan atau memberikan narasi mengenai hal tersebut.
Latar yang ditekankan mengenai poligami yang dilakukan Aa Gym lebih menjurus kepada pertanyaan yang tersirat bahwa adanya ketidaksetujuan poligami yang dilakukan Aa ataupun yang lain. Apalagi beberapa kali ditekankan poligami yang dilakukan Aa telah merugikan banyak pihak termasuk Aa sendiri. Adapun potongan naskah tersebut adalah:
- “ Nama Abdullah Gymnast iar at au biasa lebih akrab dipanggil Aa Gym, menj adi pembicaraan ket ika dia memut uskan unt uk menikah lagi. Banyak pengagumnya yang merasa kecewa, bahkan marah, t et api banyak pul a yang bisa memahami l angkah yang dit empuhnya. Belakangan t erdengar kabar, bahwa gara-gara menikah lagi, usaha yang selama ini dirint isnya dan sukses di bawah Manaj eman Qalbu Coorporat ion mulai t erganggu, bet ulkah?” .
- “ Suasana sangat berbeda manakala da’ i yang sangat digemari kaum ibu ini memut uskan unt uk menikah lagi al ias berpoligami. Aa Gym
60
Burhan Bungin, Analisis Data Penelitian Kualitatif, (Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2005), h. 164.
yang t adinya menj adi idola dan sering muncul di media elekt ronik seolah-olah hilang dit elan bumi. Sebagian besar masyarakat bert anya-t anya kemana gerangan Aa Gym? Benarkah karirnya t elah selesai?” .
- ” Baik, kenapa Aa Gym yang sudah dikagumi begit u banyak ibu-ibu, memilih langkah yang sangat t idak populer di mat a ibu-ibu? Yait u berpoligami” .
- “ Ket ika anda memut uskan unt uk menikah l agi, banyak yang merasa kecewa, banyak yang marah pada anda, boleh t ahu nggak apa alasan di balik keput usan anda it u?” .
- “ Dalam beberapa kesempat an anda mengat akan bahwa
pemberit aan di media dalam kont eks anda menikah lagi t idak proposional, apa yang anda rasakan sebenarnya?” .
- “ A’ banyak yang merasa bahwa sebagai laki-laki ket ika berpoligami kit a t idak akan bisa adil t erhadap kedua ist ri kit a” .
- “ Kalo ada laki-laki yang dat ang pada anda, dan memint a nasehat karena dia ingin berpoligami, apa nasehat Aa?” .
- “ Gara-gara Aa menikah lagi, persoalan pol igami dibahas di ist ana, bahkan hendak dibuat kan UU yang lebih ket at lagi” .
- “ Andy : Kalo boleh j uj ur ni A’ , Nyesel gak berpoligami?” .
- “ Baik, ada kabar bahwa lagi-lagi gara-gara menikah kembali. Bisnis yang sudah dirint is selama ini, dan sukses di bawah Manaj eman Qalbu Coorporat ion mulai t erganggu” .
2) Detil
Merupakan elemen wacana yang berhubungan dengan kontrol informasi yang ditampilkan seseorang.
Detil yang hendak disampaikan penulis dalam naskah yang dapat ditangkap dari beberapa lead yaitu penekanan ketidaksetujuan yang berasal dari berbagai pihak atau opini yang berkembang di masyarakat. Beberapa kali ada kata-kata bahwa poligami yang dilakukan Aa Gym membawa dampak dan kerugian bagi beberapa pihak.
Justru detil yang mengatakan bahwa poligami Aa Gym sebenarnya membawa dampak positif bagi diri Aa pribadi tidak terlalu dijelaskan secara mendetil.
Tapi juga ada beberapa detil yang menunjukkan kegigihan Aa dalam mengelola bisnisnya di bawah “Manajeman Qalbu Coorporation”. Bagaimana Aa
merintis bisnisnya sejak awal sampai sekarang sukses dan dapat membantu anak didiknya dalam mengembangkan profesionalisme dan jiwa bisnis.
3) Maksud
Yakni melihat informasi yang menguntungkan komunikator akan diuraikan secara secara eksplisit dan jelas.
Hampir selaras dengan detil, maksud wawancara tersebut adalah adanya penjelasan secara jelas akan adanya pihak-pihak yang tidak setuju akan langkah yang diambil oleh Aa Gym, khususnya kaum ibu.
Bahkan dijelaskan juga adanya sidang di istana yang yang membahas masalah poligami, dan hendak dibuatkan UU yang lebih ketat bagi pelaku poligami.
b. Sintaksis
Adalah bagaimana kalimat (bentuk, susunan) yang dipilih. Adapun elemen yang diamati adalah :
1) Koherensi
Adalah pertalian atau jalinan antarkata, atau kalimat dalam teks. Dua buah kalimat yang menggambarkan fakta yang berbeda dapat dihubungkan sehingga tampak koheren. Sehingga fakta yang tidak berhubungan sekalipun dapat menjadi berhubungan..
Ada koherensi yang ditemukan dalam naskah yaitu dua buah fakta, yang sebenarnya tidak berkaitan menjadi sebuah fakta yang berhubungan.
Fakta Aa Gym seorang idola yang sering muncul di media dengan fakta Aa Gym menikah kembali atau poligami kemudian menjadi Aa Gym yang tidak menjadi idola lagi.
2) Pengingkaran
Adalah bentuk praktek wacana yang menggambarkan bagaimana penulis menyembunyikan apa yang ingin diekspresikan secara implisit. Pengingkaran merupakan bentuk strategi wacana di mana penulis tidak secara tegas dan eksplisit menyampaikan pendapat dan gagasannya kepada khalayak.
Adanya pengingkaran ditemukan dalam sebuah pertanyaan yang diberikan oleh host, yakni adanya pihak yang marah akan poligami yang dilakukan Aa, tetapi ada juga yang menyetujuinya. Adapun dialognya yaitu :
“ Andy : Nama Abdullah Gymnast iar at au biasa lebih akrab dipanggil Aa Gym, menj adi pembicaraan ket ika dia memut uskan unt uk menikah lagi. Banyak pengagumnya yang merasa kecewa, bahkan marah, t et api banyak pula yang bisa memahami langkah yang dit empuhnya” .
3) Bentuk Kalimat
Adalah yang berhubungan dengan cara berpikir logis. Dari setiap pertayaan
host bentuk kalimat lebih terarah kepada pembicaraan non-formal dan dengan bahasa dan tutur yang santai. Tidak ada prinsip kalimat aktif-pasif, menerangkan atau diterangkan.
Tapi yang pasti, host dalam wawancaranya menggunakan kalimat induktif, yakni bentuk penulisan di mana inti kalimat ditempatkan di akhir setelah keterangan tambahan, jadi inti kalimat ditempatkan tersamar atau tersembunyi. Karena memang hal itulah yang hendak ditanyakan kepada narasumber.
4) Kata Ganti
Adalah elemen untuk memanipulasi bahasa dengan menciptakan suatu komunitas imajinatif. Kata ganti merupakan alat yang dipakai oleh komunikator untuk menunjukkan di mana posisi seseorang dalam wacana.
Dalam wawancara tersebut, kata ganti “kita” lebih banyak digunakan oleh
host untuk mewakili pertanyaan, ataupun opini dari orang-orang dibalik pertanyaan itu. Pemakaian “kita” yang digunakan host ini berimplikasi agar menumbuhkan kebersamaan, solidaritas, aliansi, perhatian publik, serta mengurangi kritik dan oposisi kepada diri sendiri. Jadi adanya rasa kebersamaan, dan tidak ada batas antara penulis atau penanya dengan khalayak.
Tapi di salah satu dialog, ada kata ganti “mereka” yang digunakan host yaitu pada bagian :
“ Andy : Tapi, bagi pengagum anda yang mengikut i t erus dakwah-dakwah anda, mereka mengat akan dalam beberapa kesempat an Aa Gym mengat akan yang paling ut ama adal ah keluarga, j angan sakit i hat i anak dan ist ri” .
Dalam kalimat itu, host menciptakan jarak dengan khalayak, atau tepatnya dengan orang-orang yang mengagumi Aa Gym dan yang selalu mengikuti dakwah Aa Gym. Host di sana memposisikan dirinya sebagai orang yang tidak mengagumi Aa dan tidak mengikuti dakwah Aa Gym.
Mungkin ini adalah ungkapan jujur seorang host yang tidak pernah mengikuti dakwah Aa, dan juga mewakili sebagian khalayak yang tidak sependapat dengan hal itu.
c. Stalistik
Adalah bagaimana pilihan kata yang dipakai dalam teks. Adapun elemennya adalah Style, adalah cara yang digunakan seorang pembicara atau penulis untuk menyatakan maksudnya degan menggunakan bahasa sebagai sarana.61
Dalam naskah Aa Gym Menjawab, peneliti tidak menggunakan bahasa asing yang tidak dimengerti. Karena konsep acara ini adalah wawancara ringan atau
talkshow, maka bahasa yang digunakan pun adalah bahasa tutur sehari-hari.
d. Retoris
Adalah bagaimana dan dengan cara apa penekanan dilakukan. Adapun elemen dalam Retoris adalah adanya penekanan pada :
1) Grafis
Merupakan bagian untuk memeriksa apa yang ditekankan atau ditonjolkan (yang berarti dianggap penting) oleh seseorang yang dapat diamati dari teks. Eleman grafis ini muncul dalam bentuk foto, gambar atau tabel untuk mendukung gagasan atau untuk bagian lain yang tidak ingin ditonjolkan.
Dalam tiap episode memang selalu ditampilkan foto narasumber atau peristiwa yang sedang ditayangkan. Begitu pula dengan episode Aa Gym Menjawab, ada foto Aa dengan istri dan anak-anaknya yang dislideshowkan ke penonton.
2) Metafora
Yakni dalam wacana pesan tidak hanya disampaikan lewat teks atau bahasa formal, tetapi juga kiasan, ungkapan dan metafora yang dimaksudkan sebagai
61
Drs. Alex Sobur, M.Si., Analisis Teks Media; Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisia Semiotik, dan Analisis Framing (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2002), h. 82.
ornamen atau bumbu yang dapat dipakai untuk memperkuat pesan utama. Adapun unsur metafora yang ditemukan dalam naskah adalah :
Ada beberapa kiasan yang digunakan penulis ataupun beberapa dialog dalam naskah episode Aa Gym Menjawab, adapun kutipan dialog yang terdapat unsur metaforanya adalah :
"Saya pun memahami j ikalau ada yang menganggap sepert i ini. Seorang Ibu yang membawa anaknya unt uk divaksinasi, sakit it u, anak menangis, anak menj erit , anak demam dan t idur. Tapi suat u saat anak ini akan bert erimakasih sudah divaksinasi. Niat Ibu it u baik walaupun mungkin caranya t idak populer dipahami oleh anak t ersebut ” .
“ Set elah membant ing t ulang dan memeras keringat , perj alanan rohani Ian Gymnast iar muda mengalami t it ik balik” .
” Mungkin ingat rumus cicak, cicak makanannya nyamuk, nyamuk punya sayap, cicak t idak punya sayap. Apakah cicak prot es?” .
” Aa Gym yang t adinya menj adi idol a dan sering muncul di media elekt ronik seolah-olah hilang dit elan bumi” .
Kata kiasan yang digunakan sudah sering terdengar di telinga, karena itu hanyalah kiasan dari penulis untuk menggambarkan betapa Aa Gym adalah sosok yang pantang menyerah.
Pada kiasan ‘hilang ditelan bumi’, penulis mencoba menggambarkan keberadaan Aa setelah poligami yang dilakukannya dua tahun silam. Aa yang sebelumnya terlihat tampil dalam setiap acara dakwah, dan hampir semua media elektronik meliputnya tiba-tiba tidak terdengar lagi kabarnya.