BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.3 Analisis Tabel Tunggal
4.3.2 Dimensi Iklim Komunikasi
Perilaku individu didalam organisasi dipengaruhi oleh banyak hal,diantaranya suasana kerja. Organisasi berusaha unuk menciptakan suasana kerjaatau iklim organisasi yang baik agar nantinya menghasilkan perilaku individu yang diinginkan untuk membantu organisasi dalam mencapai tujuan.Greenberg dan Bron (1993:113) menyebutkan ada 7 dimensi iklim organisasi yaitu kepemimpinan, kepercayaan, pembuatan keputusan bersama, kejujuran, komunikasi,
fleksibilitas dan resiko pekerjaan.Berikut adalah hasil analisis penelitian tentang Peran Iklim Komunikasi Terhadap Efektivitas Kerja Di Rumah Sakit Budi Kemuliaan.
Tabel 4.6
Peran Kemimpinan Untuk Mencapai Tujuan Organisasi (Pola Interaksi)
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Membantu 23 27,38%
Membantu 33 39,28%
Cukup Membantu 28 33,33%
Kurang Membantu - -
Sangat Kurang Membantu - -
Total 84 100
(Sumber: P.2/FC.8)
Dari tabel di atas terlihat bahwa dari 84 responden terdapat 23 responden atau 27,38% yang berpendapat bahwa kepemimpinan sangat berperan untuk membantu mencapai tujuan organisasi, 33 responden atau 39,28% berpendapat bahwa pimpinan membantu, 28 responden atau 33,33%
berpendapat bahwa pimpinan cukup membantu, dan tidak satupun dari responden yang menyatakan bahwa pimpinan kurang membantu dan sangat kurang membantu dalam membantu menyelesaikan pekerjaan.
Dari keterangan tersebut dapat digambarkan bahwa sekitar 67 persen staf pekerja baik itu medis atau non medis menyatakan bahwa pimpinan sangat membantu dalam menyelesaikan pekerjaan mereka, dengan kata lain hubungan antara pimpinan dan bawahan berjalan dengan
baik yang nantinya akan menimbulkan suasana kerja yang harmonis antara bawahan dan pimpinan. Sedangkan 33,33 persen lainnya bahwa pimpinan membantu dalam menyelesaikan pekerjaan mereka.
Tabel 4.7
Peran Kepemimpinan Dalam Mengkoordinasikan Bawahan
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Sesuai 14 16,66%
Sesuai 37 44,04%
Cukup Sesuai 19 22,61%
Kurang Sesuai 13 15,47%
Sangat Kurang Sesuai 1 1,19%
Total 84 100
(Sumber: P.3 /FC.9)
Dari tabel di atas telihat bahwa dari 84% terdapat 14 responden atau 16,66% yang berpendapat bahwa penempatan yang dilakukan oleh pimpinan telah sangat sesuai dengan keahlian, 37 responden atau 44,04% berpendapat bahwa penempatan yang dilakukan sesuai, 19 responden atau 22,61% berpendapat bahwa penempatan yang dilakukan cukup sesuai 13 responden atau 15,47% berpendapat bahwa penempatan kurang sesuai dan 1 responden atau 1,19% menyatakan bahwa penempatan yang dilakukan sangat kurang sesuai.
Dari keterangan tersebut dapat dijelaskan bahwa sekitar 60,70% staf pekerja baik itu medis atau non medis menyatakan bahwa penempatan yang dilakukan oleh pimpinan sudah sesuai, yang artinya staf kerja dapat melaksanakan kewajibannya sebagai pekerja dengan baik dan bertanggung jawab akan posisi yang mereka terima. Selanjutnya sekitar 22,61% dari staf pekerja menyatakan cukup sesuai terhadap penempatan yang dilakukan tersebut, atau dapat diartikan staf
pekerja tidak bermasalah terhadap penempatan tersebut dan dapat bekerja dengan baik, namun disamping itu terdapat 15,47% dan 1,19 yang masing-masing menyatakan bahwa penempatan yang dilakukan kurang sesuai dan sangat kurang sesuai, yang dapat diartikan bahwa staf pekerja merasa tidak puas akan posisi yang diterima dikarenakan tidak sesuai dengan keahlian mereka ataupun karena hal lainnya.
Tabel 4.8
Kemampuan Untuku Menunjang Pelaksanaan Pekerjaan
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Mempunyai 13 15,47%
Mempunyai 53 63,09%
Cukup Mempunyai 17 20,23%
Kurang Mempunyai 1 1,19%
Sangat Kurang Mempunyai - -
Total 84 100
(Sumber: P.4/FC.10)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 responden terdapat 13 responden atau 15,47% yang menyatakan sangat mempunyai keahlian untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan, kemudian 53 responden atau 63,09% menyatakan mempunyai keahlian, 17 responden atau 20,23% menyatakan cukup mempunyai keahlian. Sedangkan 1 responden atau 1,19%
menyatakan kurang mempunyai keahlian untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan, tidak ada yang menjawab sangat kurang mempunyai. Uraian di atas menunjukan bahwa 78,56%
menyatakan mempunyai keahlian dalam bekerja yang bisa diartikan bahwa mayoritas pekerja dapat semaksimal mungkin dalam bekerja yang berdampak kepada meningkatnya kualitas
pelayanan organisasi dalam hal ini kualitas pelayanan medis atau non medis di dalam rumah sakit, peningkatan yang positif akan berdampak pula kepada suasana kerja yang baik. Sedangkan ada 20,23% yang menyatakan cukup mempunyai, dengan kata lain mereka masih ragu-ragu dalam bekerja dan 1,19% yang menyatakan kurang mempunyai yang artinya ia merasa kurang mempunyai keahlian dalam melakukan kegiatan pelayanannya.
Tabel 4.9
Kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan berdasarkan keahlian
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Dipercaya 17 20,23%
Dipercaya 55 65,47%
Cukup Dipercaya 10 11,90%
Kurang Dipercaya 2 2,38%
Sangat Kurang Dipercaya - -
Total 84 100
(Sumber: P.5/ FC.11)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 orang responden, terdapat 15 orang responden atau 20,23% yang berpendapat bahwa sangat dipercaya oleh atasan dalam mengerjakan tugasnya . 55 orang responden atau 65,47% berpendapat bahwa sudah dipercaya oleh atasan dalam mengerjakan tugasnya. Kemudian 10 orang responden atau 11,90%
menyatakan bahwa cukup dipercaya dan 2 sisanya menyatakan kurang dipercaya oleh atasan, jawaban cukup dan kurang dipercaya mungkin disebabkan beberapa faktor yaitu komunikasi yang tidak baik antara atasan dan bawahan yang menyebabkan kurang maksimalnya pekerjaan yang dilakukan namun dengan tidak adanya yang menyatakan sangat kurang dipercaya dapat
disimpulkan bahwa hubungan antara pimpinan dan bawahan sudah baik namun harus sedikit lebih diintenskan dalam melaksanakan pekerjaan.
Tabel 4.10
Keikutsertaan dalam menyelesaikan masalah dengan pimpinan
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Melibatkan 11 13,09%
Melibatkan 44 52,38%
Cukup Melibatkan 22 26,19%
Kurang Melibatkan 7 8,33%
Sangat Kurang Melibatkan - -
Total 84 100
(Sumber: P.6/ FC.12)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 orang responden, terdapat 11 orang responden atau 13,09% yang beranggapan bahwa telah sangat dilibatkan dalam menyelesaikan masalah yang menyangkut pekerjaan, kemudian diopsi jawaban melibatkan terdapat 44 orang responden atau 52,38% menyatakan bahwa telah dilibatkan dalam menyelesaikan masalah dan ada 22 responden atau 26,19% menyatakan bahwa masih cukup dilibatkan dalam menyelesaikan masalah dan sisanya 7 orang responden atau 8,33% yang menyatakan kurang dilibatkan. Tidak ada yang menjawab sangat kurang melibatkan dalam hal ini. Uraian di atas menunjukan bahwa mayoritas responden yaitu 65,47% menganggap bahwa mereka sudah dilibatkan dalam menyelesaikan masalah yang menyangkut pekerjaan, bisa diartikan bahwa atasan merasa bahwa kepercayaan yang sudah diberikan kepada bawahannya telah dapat dipertanggung jawabkan sehingga dalam menyelesaikan masalahpun atasan mau melibatkan bawahannya dan berdampak
pada suasana kerja yang menyenangkan bahwa bawahan tidak selalu hanya menerima perintah namun dapat juga memberikan ide untuk menyelesaikan masalah pekerjaan.
Tabel 4.11
Mengeluarkan pendapat didalam pembuatan keputusan
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Sering 4 4,8%
Sering 22 26,19%
Cukup Sering 30 35,8%
Kurang Sering 26 30,95%
Sangat Kurang Sering 2 2,38%
Total 84 100
(Sumber: P.7/ FC.13)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 responden terdapat hanya 4 responden atau 4,8% yang menyatakan bahwa sangat sering mengerluarkan pendapat di dalam pembahasan masalah kebijakan organisasi dan 22 responden atau 26,19% menyatakan sering mengeluarkan pendapat, dengan kata lain kurang dari setengah dari total responden yang menyatakan merasa mengeluarkan pendapat di dalam pembahasan masalah kebijakan organisasi.
Kemudian terdapat 30 responden atau 35,8% yang menyatakan cukup sering dan terdapat 26 responden atau 30,95% dan 2 responden atau 2,38% yang masing-masing menyatakan kurang dan sangat kurang sering. Uraian di atas menunjukan bahwa sebagian besar responden merasa tidak terlalu sering mengeluarkan pendapat dalam pembahasan masalah kebijakan organisasi, ini mungkin didasari oleh kenyamanan para pekerja untuk mengeluarkan pendapat yang
menimbulkan perasaan kurang percaya diri dalam mengeluarkan pendapat ataupun suasana yang terlalu kaku dapat juga menjadi faktor keraguan dalam keberanian mengeluarkan pendapat.
Tabel 4.12 terdapat 13 responden atau 15,47% yang berpendapat bahwa pendapat yang dikeluarkan diterima sangat baik oleh pimpinan, 40 responden atau 47,61% menyatakan diterima dengan baik, 29 responden atau 34,52% menyatakan diterima dengan cukup baik, dan terdapat 2 responden atau 2,38% yang menyatakan bahwa pendapat yang dikeluarkan diterima dengan kurang baik, tidak ada yang menyatakan opsi jawaban sangat kurang baik.
Dari keterangan yang ada tersebut dapat dijelaskan bahwa sekitar 63,05% atau lebih dari setengah total responden menyatakan bahwa pendapat yang dikeluarkan oleh bawahan diterima dengan baik oleh pimpinan yang berarti pimpinan terbuka kepada setiap pendapat yang diberikan oleh bawahannya dalam membantu memutuskan suatu permasalahan ataupun kebijakan, yang mana sangat baik untuk menciptakan suasana kerja yang harmonis. Sedangkan 34,52 dari responden atau para staf kerja menyatakan bahwa pendapat diterima dengan cukup baik, yang
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Baik 13 15,47%
berarti pendapat yang dikeluarkan oleh bawahan tidak selalu diterima dengan baik, yang mungkin didasari oleh baik atau tidaknya pendapat yang dikeluarkan, ini menjadi hak pimpinan dalam memutuskan untuk menerima atau tidaknya setiap pendapat yang diterima. Terdapat pula 2,38% dari responden yang menyatakan bahwa pendapat yang dikeluarkan kurang diterima dengan baik oleh pimpinan. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa pendapat yang dikeluarkan oleh para responden atau pekerja diterima dengan baik oleh pimpinan rumah sakit.
Tabel 4.13
Kenyamanan dalam menyampaikan apa yang ada dipikiran
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Kondusif 14 16,66%
Kondusif 33 39,28%
Cukup Kondusif 32 38,09%
Kurang Kondusif 5 5,95%
Sangat Kurang Kondusif - -
Total 84 100
(Sumber: P.9/ FC.15)
Dari tabel di atas terlihat bahwa dari 84 responden terdapat 14 responden atau 16,66% yang berpendapat bahwa suasana kerja sangat kondusif sehingga responden merasa nyaman menyampaikan apa yang ingin disampaikan, 33 responden atau 39,28% berpendapat bahwa suasana kerja sudah kondusif, 32 responden atau 38,09% berpendapat bahwa suasana kerja cukup kondusif, dan 5 responden atau 5,95% menyatakan bahwa suasana kerja kurang kondusif sehingga responden kurang merasa nyamana menyampaikan apa yang diinginkannya dan tidak ada yang menyatakan sangat kurang kondusif.
Dari keterangan tersebut dapat dijelaskan bahwa sekitar 55,94% atau setengah lebih sedikit dari total responden menyatakan bahwa suasana kerja telah kondusif, dalam artian bahwa staf pekerja medis ataupun non medis merasa nyaman dalam menyampaikan apa yang ada dipikirannya(kejujuran) tanpa merasa ragu. Terdapat 38,09% responden atau staf pekerja yang menyatakan bahwa suasana kerja telah cukup kondusif , kondisi cukup berarti responden masih merasa ragu dalam menyampaikan isi hatinya karena. Dan 5,95% menyatakan bahwa suasana kerja kurang kondusif sehingga responden kurang nyaman dalam menyampaikan apa yang ada dipikirannya, namun dapat disimpulkan bahwa suasana kerja yang dibangun di Rumah Sakit Budi Kemuliaan telah kondusif sehingga para staf pekerja merasa nyaman menyampaikan apa yang ada dipikirannya.
Tabel 4.14
Kedekatan dengan karyawan lainnya
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Dekat 23 27,38%
Dekat 38 45,23%
Cukup Dekat 23 27,38%
Kurang Dekat - -
Sangat Kurang Dekat - -
Total 84 100
(Sumber: P.10/ FC.16)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 orang responden, terdapat 23 responden atau 27,38% yang menyatakan sangat merasa dekat dengan karyawan/pekerja lainnya, sedangkan responden yang merasa dekat dengan karyawan lainnya sebanyak 38 responden atau
45,28% dan yang merasa cukup dekat dengan karyawan/pekerja lainnya adalah sebanyak 23 responden atau 27,38%. Uraian di atas menunjukan bahwa mayoritas responden merasa dekat dengan karyawan/pekerja lainnya. Kedekatan antar karyawan/pekerja sangat penting karena bagian dari komunikasi yang efektif apabila karyawan merasa dekat dengan karyawan lainnya segala informasi tentang pekerjaan akan sangat mudah didapat dan hal tersebut penting karena menyangkut tugas dan wewenang yang diemban masing-masing karyawan.
Tabel 4.15
Komunikasi mengenai permasalahan pekerjaan dengan karyawan lain
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Sering 28 33,33%
Sering 26 31%
Cukup Sering 19 22,61%
Kurang Sering 1 1,19%
Sangat Kurang Sering - -
Total 84 100
(Sumber: P.11/ FC.17)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 orang responden, terdapat 28 orang responden yang menyatakan bahwa sangat sering berdiskusi dalam menghadapi permasalahan pekerjaan dan 26 responden atau 31% menyatakan sering berdiskusi. Sedangkan 19 responden atau 22,61% menyatakan cukup sering berdiskusi dan 1,19% menyatakan kurang sering berdiskusi, tidak ada yang menjawab sangat kurang sering dari keseluruhan responden.
Uraian diatas menunjukan bahwa sekitar 64% responden menyatakan sering berdiskusi dalam menyelesaikan permasalah pekerjaan, yang artinya komunikasi antar karyawan dibangun dengan
baik sehingga tidak menimbulkan keraguan dalam menanyakan pendapat kepada rekan kerja disamping itu, suasana kerja yang nyaman dan terbuka merupakan salah satu penyebab komunikasi berjalan dengan baik. Dan terdapat 22,61% yang menyatakan cukup sering dan 1,19% menyatakan kurang sering berdiskusi, dapat disimpulkan dari gambaran jawaban responden diatas bahwa pekerja/karyawan Rumah Sakit Budi Kemuliaan sering berdiskusi dalam menghadapi permasalahan pekerjaan.
Tabel 4.16
Kebebasan pegawai dalam menyampaikan pendapat Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Bebas Berpendapat 13 15,47%
Bebas Berpendapat 44 52,38%
Cukup Bebas Berpendapat 21 25%
Kurang Bebas Berpendapat 6 7,14%
Sangat Kurang Bebas Berpendapat - -
Total 84 100
(Sumber: P.12/ FC.18)
Dari tabel di atas terlihat bahwa dari 84 responden terdapat 13 responden atau 15,47%
yang berpendapat bahwa pegawai sangat bebas di dalam menyampaikan pendapat, 44 responden atau 52,38% menyatakan sudah bebas dalam berpendapat, 21 responden atau 25% menyatakan masih cukup bebas dalam menyampaikan pendapat, dan terdapat 6 responden atau 7,14% yang menyatakan kurang bebas dalam menyampaikan pendapat. Tidak ada yang menjawab sangat kurang bebas berpendapat.
Dari keterangan di atas dapat diketahui bawah terdapat sekitar 67,85% dari keseluruhan responden yang menyatakan bahwa para karyawan baik itu medis dan non medis telah bebas dalam menyampaikan pendapat, dan sebanyak 25% responden merasa bahwa masih cukup bebas dalam menyampaikan pendapatnya, sedangkan hanya 7,14% responden yang menyatakan kurang bebas dalam menyampaikan pendapat. Bisa digambarkan dari uraian tersebut bahwa para karyawan Rumah Sakit Budi Kemulian telah diberikan kebebasan untuk menyampaikan pendapatnya. Kebebasan berpendapat merupakan salah satu faktor yang disebabkan oleh iklim komunikasi yang baik pada suatu organisasi, dengan mayoritas responden menjawab positif yaitu bebas berpendapat maka bisa disimpulkan iklim komunikasi yang dibangun di Rumah Sakit tersebut telah cukup baik.
Tabel 4.17
Karyawan menyadari resiko pekerjaan
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Siap 12 14,28%
Siap 59 70,23%
Cukup Siap 12 14,28%
Kurang Siap 1 1,19%
Sangat Kurang Siap - -
Total 84 100
(Sumber: P.13/ FC.19)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 responden terdapat 12 responden atau 12,38% yang menyatakan sangat siap dalam menanggung resiko pekerjaan, 59 responden atau 70,23% menyatakan siap menanggung resiko tersebut. Sedangkan 12 responden atau
14,28% menyatakan cukup siap dalam menanggung resiko dan sisanya menyatakan kurang siap yaitu sebanyak 1 orang responden atau 1,19%. Uraian di atas menunjukan bahwa mayoritas karyawan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam merasa siap dalam menanggung resiko pekerjaan. Kesiapan menanggung resiko pekerjaan didasari oleh faktor penilaian karyawan tersebut terhadap tempat ia bekerja, ketika tempat di mana mereka bisa memaksimalkan seluruh potensinya memiliki suasana kerja yang baik atau nyaman maka resiko sebesar apapun pasti siap untuk diemban.
4.3.3 Efektivitas Kerja
Tabel 4.18
Menyelesaikan Pekerjaan Tepat Waktu
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Tepat Waktu 11 13,09%
Tepat Waktu 48 57,14%
Cukup Tepat Waktu 25 29,76%
Kurang Tepat Waktu - -
Sangat Kurang Tepat Waktu - -
Total - -
(Sumber: P.14/ FC.20)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 orang responden. Terdapat 11 orang responden atau 13,09% berpendapat bahwa mereka sudah sangat tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan, sebanyak 48 orang responden atau 57,14% berpendapat bahwa mereka sudah tepat waktu dan sisanya sebanyak 25 orang responden atau 29,76% menyatakan bahwa
cukup tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaannya. Tidak ada yang menjawab kurang tepat dan sangat kurang tepat waktu sehingga dari uraian di atas dapat digambarkan bahwa secara kuantitas para karyawan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam medis maupun non medis telah tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaannya.
Tabel 4.19
Kemampuan Bekerja Sama
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Mampu 20 23,80%
Mampu 54 64,28%
Cukup Mampu 10 11,90%
Kurang Mampu - -
Sangat Kurang Mampu - -
Total 84 100
(Sumber: P.15/ FC.21)
Dari tabel di atas telihat bahwa dari 84 orang responden terdapat 20 orang responden atau 23,80% yang berpendapat sangat mampu bekerja sama dengan karyawan lainnya atau rekan kerjanya, 54 orang responden atau 64,28% berpendapat telah mampu bekerja sama, 10 orang responden atau 11,90% berpendapat telah cukup mampu bekerja sama dan tidak satupun dari responden yang menyatakan kurang mampu dan sangat kurang mampu dalam bekerja sama terhadap karyawan lainnya.
Dari keterangan tersebut dapat digambarkan bahwa sekitar 88,08 % responden telah mampu bekerja sama dengan rekannya kerjanya atau karyawan lain. Kemampuan dalam bekerja sama dengan karyawan lainnya akan meringankan beban kerja yang dimiliki oleh masing-masing
karyawan, dalam hal ini yaitu karyawan Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam. Sedangkan hanya 11,90% responden yang masih merasa cukup mampu bekerja sama, jadi dapat disimpulkan bahwa mayoritas karyawan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam dapat bekerja sama dengan karyawan lainnya.
Tabel 4.20
Kemampuan Menyelesaikan Pekerjaan
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Baik 21 25%
Baik 51 60,71%
Cukup Baik 12 14,28%
Kurang Baik - -
Sangat Kurang Baik - -
Total 84 100
(Sumber: P.16/ FC.22)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 orang responden, terdapat 21 orang responden atau 25% berpendapat bahwa telah mampu menyelesaikan pekerjaan dengan sangat baik yang nantinya akan berpengaruh terhadap hasil yang ditunjukan dalam bentuk apapun itu. Sebanyak 51 orang responden dari 84 responden berpendapat bahwa telah menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan 12 orang sisa responden berpendapat telah menyelesaikan pespkerjaan dengan cukup baik.Jadi dapat disimpulkan bahwa karyawan Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam telah menyelesaikan pekerjaan dengan baik dalam bentuk pelayanan medis ataupun administrasi.
Tabel 4.21
Pencapaian Hasil Pekerjaan Dengan Standar Perusahaan/Organisasi
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Tercapai 13 15,47%
Tercapai 52 61,90%
Cukup Tercapai 18 21,42%
Kurang Tercapai 1 1,19%
Sangat Kurang Tercapai - -
Total 84 100
(Sumber: P.17/ FC.23)
Dari tabel di atas terlihat bahwa dari 84 orang responden terdapat 13 responden atau 15,47% yang berpendapat bahwa hasil pekerjaan telah sangat tercapai sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh rumah sakit, 52 responden atau 61,90% menyatakan sudah tercapai, 18 responden atau 21,42% merasa sudah cukup tercapai dan terdapat 1 responden atau 1,19%
yang menyatakan bahwa hasil pekerjaan kurang tercapai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa terdapat sekitar 77,37% responden menyatakan bahwa hasil pekerja telah tercapai sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh rumah sakit, pencapaian hasil kerja merupakan indikator tinggi rendahnya efektivitas kerja karyawan rumah sakit. Dengan tingginya responden yang menjawab bahwa hasil pekerjaan telah tercapai sesuai dengan standar rumah sakit maka efektivitas kerja karyawan Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam tinggi. Namun ada sekitar 21,42% responden juga yang merasa hasil yang
pekerjaan masih cukup tercapai dari standar yang sesuai dan 1,19% sisanya berpendapat hasilnya kurang tercapai, ini artinya kualitas kerja masing-masing karyawan rumah sakit masih perlu untuk ditingkatkan lagi agar memperoleh hasil yang lebih maksimal.
Tabel 4.22
Kesalahan Dalam Menyelesaikan Pekerjaan
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Sering - -
Sering 2 2,38%
Cukup Sering 8 9,52%
Kurang Sering 44 52,38%
Sangat Kurang Sering 30 35,71%
Total 84 100
(Sumber: P.18/ FC.24)
Dari tabel di atas terlihat bahwa dari 84 orang responden terdapat 2 orang responden yang menyatakan sering melakukan kesalahan dalam menyelesaikan pekerjaan, 8 orang responden atau 9,52% menyatakan cukup sering melakukan kesalahan, 44 responden atau 52,38%
menyatakan kurang sering dalam melakukan kesalahan dan sisanya yaitu sebanyak 30 orang responden atau 35,71% menyatakan kurang sering melakukan kesalahan. Dari uraian di atas dapat dijelaskan bahwa sekitar 88,09% responden menyatakan bahwa mereka kurang sering dalam melakukan kesalahan sehingga dapat digambarkan bahwa kualitas kerja dari karyawan Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam sudah sangat baik karena dengan meminimalisir kesalahan pada saat bekerja akan meningkatkan efektivitas kerja yang berdampak pada produktifitas rumah sakit dalam hal ini yaitu pelayanan kesehatan maupun pelayanan administratif.
4.23
Ketelitian Dalam Menyelesaikan Pekerjaan
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Teliti 14 16,66%
Teliti 41 48,80%
Cukup Teliti 29 34,52%
Kurang Teliti - -
Sangat Kurang Teliti - -
Total 84 100
(Sumber: P.19/ FC.25)
Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa dari 84 orang responden terdapat 14 orang responden atau 16,66% menyatakan bahwa sudah sangat telili dalam menyelesaikan pekerjaan.
Sebanyak 41 orang responden atau 48,80% menyatakan bahwa sudah teliti dalam menyelesaikan pekerjaan dan 29 orang responden atau 34,52% menyatakan masih kurang teliti dalam menyelesaikan pekerjaan. Uraian di atas menunjukan bahwa sebagian besar responden telah teliti dalam menyelesaikan pekerjaan yaitu 64,46% responden, teliti berarti terhindar dari kesalahan yang tentunya akan membuang-buang waktu untuk memperbaikinya itu berarti dari aspek pemanfaatan waktu sebagian besar karyawan Rumah Sakit Budi Kemuliaan telah bekerja secara efektif.
Tabel 4.24
Penilaian Terhadap Kinerja Diri Dengan Standart Rumah Sakit
Jawaban Responden Frekuensi Persentase(%)
Sangat Sesuai 15 17,85%
Sesuai 52 61,90%
Cukup Sesuai 16 19,04%
Kurang Sesuai 1 1,19%
Sangat Kurang Sesuai - -
Total 84 100
(Sumber: P. 20/ FC.26)
Dari tabel di atas terlihat bahwa dari 84 orang responden terdapat 15 responden yang menyatakan telah sangat sesuai bekerja sesuai standart rumah sakit, 52 responden atau 61,90%
menyatakan telah sesuai, 16 responden atau 19,04% menyatakan merasa cukup sesuai dan 1 orang responden atau 1,19% yang menyatakan masih kurang sesuai bekerja dari standart yang diterapkan rumah sakit, tidak ada yang menyatakan sangat kurang sesuai.
Dari keterangan tersebut dapat digambarkan bahwa sekitar 79,75% responden telah bekerja sesuai standart yang diterapkan oleh rumah sakit yang artinya telah bekerja dengan baik dan membantu rumah sakit dalam memberikan pelayanan sebaik mungkin dan 19,04% yang menyatakan masih cukup sesuai yang mungkin pada prakteknya masih cukup sering melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang sedikit menganggu kegiatan pelayanan rumah sakit , tidak jauh berbeda dengan 1,19% responden yang menyatakan masih kurang sesuai.