HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Dimensi dalam IPM Kabupaten Mojokerto
4.2.3 Dimensi Pengeluaran IPM Kabupaten Mojokerto
Salah satu target yang ingin dicapai dari perkembangan pembangunan manusia adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesempatan kerja penuh dan produktif, serta pekerjaan yang layak untuk semua. Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur prestasi ekonomi suatu negara. Dalam kegiatan ekonomi sebenarnya, pertumbuhan ekonomi berarti perkembangan ekonomi fisik.
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 29 Tingkat pendapatan dan IPM mempunyai korelasi yang luas. Namun pertumbuhan pendapatan tidak secara otomatis meningkatkan IPM. Hal ini disebabkan sumber daya yang dihasilkan oleh pertumbuhan ekonomi tidak dapat digunakn unuk mempromosikan indikator lainnya. Akan tetapi kondisinya bias berubah. Masyarakat miskin dapat memperoleh manfaat ganda dari pertumbuhan pendapat serta peningkatan IPM jika pemerintah mau menggunakan manfaat dari pertumbuhan untuk membiayai pelayaa kesehatan dan akses pendidikan masyarakat miskin tersebut. Selain itu, struktur dan proses yang ada dimasyarakat sudah tepat, sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi juga dinikmati masyarakat miskin.
Gambar 4.8 Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Mojokerto
Pada tahun 2017, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto mengalami pertumbuhan 5,74% dan meningkat dari tahun sebelumnya yang ditampilkan dalam Gambar 4.8. Pada tahun 2018, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto sebesar 5,85%, yaitu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto pada tahun 2017 dan 2018 bernilai lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur dan Nasional. Peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten
4.6
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 30 Mojokerto tahun 2018 terjadi akibat peningkatan pada kategori pengolahan yang juga berdampak pada kinerja kategori lainnya.
Petumbuhan ekonomi suatu daerah akan berdampak pada tingkat kemiskinan. Menurut Yacoub (2012) dalam penelitiannya menyatakan bahwa kemiskinan merupakan salah satu persoalan mendasar karena kemiskinan menyangkut pemenuhan kebutuhan yang paling mendasar dalam kehidupan.
Selain itu, kemiskinan berkaitan dengan keterbatasan lapangan pekerjaan serta tingkat pendidikan dan kesehatan.
Gambar 4.9 Persentase Kemiskinan Kabupaten Mojokerto
Peningkatan pertumbuhan ekonomi tiap tahun selaras dengan penurunan persentase kemiskinan di Kabupaten Mojokerto tiap tahun. Pada tahun 2017, persentase kemiskinan di Kabupaten Mojokerto menurun sebesar 0,42% dibanding tahun sebelumnya dan persentase kemiskinan pada tahun 2018 kembali menurun sebesar 0,11%. Persentase kemiskinan di Kabupaten Mojokerto dari tahun 2016 hingga tahun 2018 lebih rendah dibandingkan dengan persentase kemiskinan di Jawa Timur seperti yang terdapat dalam Gambar 4.9. Penurunan persentase kemiskinan di Kabupaten Mojokerto tahun 2018 terjadi karena beberapa hal diantaranya penurunan laju inflasi di berbagai sektor.
10.61
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 31 Beberapa penelitian dari pakar di beberapa negara menunjukkan bahwa inflasi yang relatif rendah (lebih kecil dari dua digit atau di bawah 10%) akan merangsang pertumbuhan ekonomi, seperti jika harga naik sedikit akan merangsang produsen untuk meningkatkan usaha sehingga akan banyak tenaga kerja terserap, keuntungan pengusaha meningkat, dan pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, inflasi yang rendah akan meningkatkan daya beli masyarakat.
Tabel 4.5Laju Inflasi Menurut Pengeluaran Kategori Pengeluaran 2017 2018
Umum 3.05 1.97 penurunan pada tahun 2018 dibanding tahun sebelumnya. Beberapa sektor juga mengalami penurunan inflasi dibandingkan tahun sebelumnya. Pada sektor bahan makanan, terjadi penurunan inflasi pada tahun 2018 menjadi 1,97 dibandingkan tahun sebelumnya. Pada sektor makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau mengalami penurunan inflasi yang cukup besar, dari nilai inflasi 4,1 pada tahun 2017 menjadi 0,71 pada tahun 2018. Sektor perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar mengalami penurunan hampir setangah kali dari inflasi pada tahun sebelumnya. Inflasi pada sektor sandang hanya mengalami sedikit penurunan inflasi dibanding tahun sebelumnya.
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 32 Beberapa sektor lainnya mengalami deflasi dimana nilai inflasi bernilai negatif, yaitu sektor bahan makanan, sektor kesehatan, serta sektor pendidikan, rekreasi dan olahraga. Akan tetapi, pada sektor kesehatan dan sektor pendidikan, rekreasi dan olah raga mengalami penurunan deflasi. Hal ini berarti positif dalam perkembangan perekonomian Kabupaten Mojokerto. Jika deflasi berlangsung terus menerus dalam jangka panjang, maka pemerintah dan penduduk akan merasakan dampak negatifnya akibat lesunya aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
Penurunan nilai inflasi pada tahun 2018 dibandingkan tahun sebelumnya menyebabkan peningkatan tingkat konsumsi masyarakat Kabupaten Mojokerto yang akan menyebabkan kenaikan IPM Kabupaten Mojokerto. Tingkat konsumsi masyarakat Kabupaten Mojokerto berkaitan dengan pengeluaran per kapita masyarakat Kabupaten Mojokerto.
Pengeluaran per kapita dibagi menjadi dua sektor yang berbeda, yaitu sektor makanan dan sektor non-makanan. Perkembangan tingkat kesejahteraan rumah tangga juga bisa diukur dari perubahan persentase pengeluaran non-makanan. Semakin sejahtera rumah tangga, maka peningkatan pendapatan akan lebih banyak dibelanjakan pada konsumsi non-makanan.
Tabel 4.6Pengeluaran Non-Makanan Pengeluaran
Non-Makanan 2017 2018
Keperluan pesta dan
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 33 Pengeluaran per kapita pada tahun 2018 pada kategori pajak dan asuransi, pakaian, alas kaki dan tutup kepala, aneka barang dan jasa serta kategori perumahan dan fasilitas rumah tangga mengaami kenaikan jika dibanding tahun sebelumnya. Sedangakan pengeluaran per kapita pada kategori keperluan pesta dan acara serta barang tahan lama menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Gambar 4.10 Proporsi Pengeluaran Makanan dan Non-Makanan per Kapita Pada tahun 2017 dan tahun 2018 persetase pengeluaran makanan lebih tinggi daripada persentase pengeluaran non-makanan seperti dalam Gambar 4.10. Dengan kata lain, masyarakat lebih mengutamakan kebutuhan makanan daripada kebutuhan non-makanan. Selama tahun 2018, persentase pengeluaran non-makanan turun, kondisi ini mencerminkan jumlah nominal rupiah untuk mencukupi kebutuhan makanan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini kurang baik untuk kesejahteraan masyarakat.
Dengan demikian, meskipun pertumbuhan ekonomi meningkat yang disusul dengan penurunan inflasi di beberapa sector dan persentase kemiskinan menurun, bukan berarti tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat.
51.48 52.67
48.52 47.33
2017 2018
non makanan makanan
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 34
B B A A B B V V
K K E E S S I I M M P P U U L L A A N N D D A A N N S S A A R R A A N N
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang didapatkan dari penilitian berikut adalah.
1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mojokerto pada tahun 2018 sebesar 72,64 termasuk kategori tinggi dan berada di urutan ke-12 se-Jawa Timur. IPM Kabupaten Mojokerto lebih besar daripada IPM Provinsi Jawa Timur, yaitu sebesar 70,77 (kategori tinggi).
2. Pada dimensi kesehatan, terjadi kenaikan angka harapan hidup setiap tahun. Hal ini diikuti dengan peningkatan balita dengan status gizi baik dan penurunan balita dengan status gizi buruk.
3. Dimensi pengetahuan yang direpresentasikan dengan Angka Harapan Lama Sekolah dan Rata-rata Lama Sekolah meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2018, Angka Harapan Lama Sekolah Kabupaten Mojokerto sebesar 12,53 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) adalah 8,18 tahun.
4. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto mengalam peningkatan setiap tahun. Hal ini juga diikuti dengan penurunan persentase kemiskinan di Kabupaten Mojokerto. Inflasi di berbagai sektor mengalami penurunan, yang menjadikan daya beli konsumen meningkat. Pada tahun 2018, persentase pengeluaran makanan lebih tinggi daripada persentase pengeluaran non-makanan, serta persentase pengeluaran non-makanan mengalami penurunan. Kondisi ini kurang baik untuk kesejahteraan masyarakat karena sebagian besar pengeluaran dalam rumah tangga digunakan untuk sektor makanan saja.
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 35 5.2 Saran
Saran berikut diberikan sebagai rekomendasi pembangunan manusia di Kabupaten Mojokerto selanjutnya.
1. Diharapkan peningkatan dalam dimensi kesehatan terus terjadi dengan dilakukan kebijakan-kebijakan penunjang perbaikan pelayanan kesehatan sehingga setiap elemen masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang merata. Berbagai penyuluhan kepada masyarakat dapat dilakukan sebagai pencegahan berbagai penyakit dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan untuk kesejahteraan hidup.
2. Pemerintah Kabupaten Mojokerto hendaknya meningkatkan rata-rata lama sekolah penduduk sehingga kualitas sumber daya manusia juga semakin meningkat.
3. Diharapkan pemerintah Kabupaten dapat meningkatkan daya beli masyarakat Kabupaten Mojokerto di sektor non-makanan.
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 36
D D A A F F T T A A R R P P U U S S T T A A K K A A
BPPK Pemerintah Jawa Timur (2019) Buku Dinamis Semester 1-2019.
BPPK Pemerintah Jawa Timur (2018) Data Dinamis Provinsi Jawa Timur Triwulan 1-2019.
Meliana, A. Zain, A. (2013) Analisis Statistika Faktor yang Memperngaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur dengan Menggunakan Regresi Panel. Jurnal Sains dan Seni POMITS, ITS: Surabaya
Dewi, N., Yusuf, Y., Iyan, R.Y., (2017) Pengaruh Kemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Indeks Pembanguanan Mansia di Provinsi Riau. JOM Fekom. Universitas: Pekanbaru, Riau
Direktorat Gizi Masyarakrat, (2018) Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Yacoub, Yarlina. 2012. Pengaruh Tingkat Pengangguran terhadap Tingkat Kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Sosial. Pontianak Universitas Tanjungpura. Pontianak.
BPS Kabupaten Mojokerto. (2019) Statistik Daerah Kabupaten Mojokerto 2019.
BPS Kabupaten Mojokerto. (2018) Statistik Daerah Kabupaten Mojokerto 2018 BPS Kabupaten Mojokerto (2018) Indikator Kesejahteraan Rakyat Kabupaten
Mojokerto 2018
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 37
L L A A M M P P I I R R A A N N
Lampiran 1 IPM Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2018
Kabupaten/Kota IPM Kabupaten/Kota IPM
Pacitan 67.33 Magetan 72.91
Ponorogo 69.91 Ngawi 69.91
Trenggalek 68.71 Bojonegoro 67.85
Tulungagung 71.99 Tuban 67.43
Blitar 69.93 Lamongan 71.97
Kediri 71.07 Gresik 75.28
Malang 69.40 Bangkalan 62.87
Lumajang 64.83 Sampang 61.00
Jember 65.96 Pamekasan 65.41
Banyuwangi 70.06 Sumenep 65.25
Bondowoso 65.27 Kota Kediri 77.58
Situbondo 66.42 Kota Blitar 77.58
Probolinggo 64.85 Kota Malang 80.89
Pasuruan 67.41 Kota
Probolinggo 72.53
Sidoarjo 79.50 Kota Pasuruan 74.78
Mojokerto 72.64 Kota Mojokerto 77.14
Jombang 71.86 Kota Madiun 80.33
Nganjuk 71.23 Kota Surabaya 81.74
Madiun 71.01 Kota Batu 75.04
Analisis Variabel Determinan yang Mempengaruhi Perkembangan
Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Mojokerto Tahun 2018 38 Lampiran 2 IPM Kabupaten Mojokerto
Tahun IPM AHH EYS MYS Pengeluaran 2010 68.14 71.64 11.69 7.22 10099.07 2011 68.71 71.69 11.75 7.26 10551.67 2012 69.17 71.72 11.81 7.3 10914.56 2013 69.84 71.75 11.86 7.57 11171.16 2014 70.22 71.76 11.97 7.74 11208.45 2015 70.85 71.96 12.18 7.75 11559.5 2016 71.38 72.03 12.44 7.76 11798 2017 72.36 72.1 12.52 8.15 12240 2018 72.64 72.24 12.53 8.18 12454 EYS (Expected Years of Schooling): Harapan Lama Sekolah MYS (Mean Years of Schooling): Rata-rata Lama Sekolah