• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dinamika Kebutuhan dan Kecemasan Responden

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

C. Dinamika Kebutuhan dan Kecemasan Responden

Tabel 2.1. Clustering Kebutuhan Responden 1

Tipe kepribadian Kebutuhan Neurotik Jenis Kebutuhan Petikan Cerita Mendekat pada orang affiliasi dan perhatian Kebutuhan Afiliasi 3GF : “sampe di rumah

kan dia bisa apa namanya bisa ngadu sama yang di rumah, bisa ini tapi ternyata belum dibukain pintu jadi dia bisa nangis sendiri di luar.”

Kebutuhan untuk berkumpul

10 : “Yang dilakukan

disana ya dia haru, dia sedih, dia harus

dengan orang lain

menemukan

orang-orang yang..

menemukan orang-orang yang terdekat. Orang-orang keluarga terdekat yang sedang

merasakan kesedihan.” Kebutuhan untuk berempati 10 : “disitu dia membaur dengan orang-orang yang sedang merasakan duka

gitu.”

Kebutuhan untuk menolong orang lain

8BM : “kayak

kecelakaan gitu, terus dibawa.. terus di itu yang sama penolong itu diliat udah meninggal, terus ditolong sama itu mau dibukain bajunya itu karena mau di apa itu mau dibersihin

kayaknya” Keinginan untuk menyelesaikan masalah agar mendapat perhatian 4 : “suaminya kelihatannya lagi marah, terus isterinya

berusaha untuk.. ee…

apa namanya.. untuk merayu lah ya untuk berbuat untuk bisa

6GF : “akhirnya dia

memutuskan untuk mencari jalan keluarnya apa yang tadi dibicarakan sama suaminya. Setelah itu kayaknya dia ya terus pergi untuk mencari solusi. Atau menuju ke fokus yang dibicarakan

tadi.” Pasangan yang kuat Kebutuhan akan kehadiran figur otoritatif

1 : “dia belajar ga ada

temennya gitu. Awalnya dia pengen belajar tapi marah ga ada pendamping ga ada ibunya ga ada bapaknya tapi dia harus

mengerjakan tugasnya” 7GF : “Walaupun ga

mau akhirnya anaknya itu dirayu ya akhirnya lama-lama mau,, heeh.. pada akhirnya anaknya mau, terus ya, belajar sama-sama sama

ibunya, didampingin.”

Kebutuhan untuk ditemani

1 : “Kayaknya kok

prihatin gitu. Bahwa dia tu sendirian gitu ga ga

ada temen.”

9GF : “terus bareng

-bareng seneng

kayaknya ama.. ama

temennya gitu kan” 10 : “seperti mendengar

keluarga yang

meninggal, begitu setelah dia mendengar,

kayaknya dia

berpelukan

suami-isteri.”

13MF : “Kayaknya dia

merasakaan kesedihan, jadi ga ada ya tempat mengadu, jadi dia nangis sendirian.” 8GF : “ya mengandai

andai aja. Ya seandainya saya punya pacar saya malem ini bisa keluar ga seperti sekarang saya duduk sendiri merenung gitu

kan.” Kebutuhan untuk diperhatikan pasangan 4 : “kayaknya rapi mungkin kayaknya ngajak pergi gitu tapi mungkin kayaknya suaminya belum siap

3GF : “setelah itu

dibukain, terus dia ya mencurahkan isi hatinya apa yang terjadi disana ya akhirnya begitu setelah dia ada yang bisa buat curhat ke

suami” Kebutuhan untuk diperhatikan / diterima figure otoritatif 6BM : “berharap ibunya mau mendengarkan kata-kata dia, tapi akhirnya ibunya ga mau mendengar kata dia ya akhirnya anak itu penuh kekecewaan. Tapi anaknya kayaknya tetep mau berusaha untuk supaya ibunya tu mau untuk mendengarkan kata-kata dia”

Membatasi hidup Kebutuhan untuk ditolong 13 MF : walaupun dia sibuk walaupun kayaknya suaminya sibuk, tapi tetep berusaha untuk membawa isterinya ke rumah sakit

13MF : kayaknya suaminya sedih dan dia

mau keluar untuk mencari dokter atau orang yang bisa menolong isterinya Melawan orang Pengakuan sosial Kebutuhan untuk diterima / menjadi sama dengan orang lain 3BM : “dalam batinnya mempunyai keinginan seperti kayak orang layak kayak orang lain

lah gitu” Pencapaian personal Kebutuhan untuk menyelesaikan tugas 3BM : “Yang dipikirkan ya sambil merasakan lelah, capek, tapi dia harus terus berusaha untuk supaya

tetap hidup.”

Bergerak Menjauh

Independensi Keinginan untuk menolak

7GF : karena dia lagi baru asyik bermain, dipanggil sama ibunya untuk belajar bareng, ternyata dianya ga mau jadi ngambek gitu. Keinginan untuk menyendiri 8GF : “Mungkin punya temen-temen juga temen-temen punya acara sendiri-sendiri, akhirnya dia memutuskan untuk menyendiri.” Kebutuhan untuk

1 : dia selesaikan juga tugasnya, setelah itu ya

beristirahat selesai entah dia nonton tv atau dia tidur

Kebutuhan untuk

melakukan hal yang

menyenangkan

2 : sambil dia jalan sambil dia liat-liat pemandangan yang ada disekitarnya

7GF : Yang dilakuin anaknya sedang bermain, karena dia asyik sedang bermain 9GF : orang yang lagi senang, terus kepingin keluar lah ke pantai, pengen cari suasana yang segar.

kesempurnaan Kebutuhan melakukan sesuatu

berdasar urutan

1 : setelah selesai itu ya dia merasa lega,

tugasnya udah

dilaksanakan, setelah itu dia rapi-rapi yaudah dia berangkat istirahat. 2 : siap-siap berangkat, setelah itu dia cari alkitab yang mau dibawa terus dia berangkat jalan

Tabel 2.2. Hasil SSCT Responden 1

Sikap Terhadap Ibu

Jawaban Rating : 1

14. Sudah lanjut usia 29. Sangat dekat

44. Sangat menyayangi anak-anaknya

59. Tetapi kadang beliau suka cerewet/bawel

0 0 0 1

Kesimpulan : responden memandang memiliki kedekatan dengan figure ibu namun demikian responden memandang ibu sebagai figure yang cerewet

Sikap Terhadap Ayah

Jawaban Rating : 1

1. Jarang pergi 16. Mendoakan saya

31. Menjadi ayah yang bisa menyayangi keluarga 46. Orang yang sangat menyayangi keluarga dan penuh tanggung jawab

0 1 1

0

Kesimpulan : responden merasa figure ayah memiliki tanggung jawab pada keluarga, namun demikian responden merasa ayahnya kurang menyayangi keluarganya, responden juga merasa ayahnya kurang mendoakannya

Sikap Terhadap Kehidupan Keluarga

Jawaban Rating : 1

12. Selalu rukun dan damai 27. Ibu yang bijak

42. Masih sangat memprihatinkan 57. Sangat menyayangi

0 0 1 0

Kesimpulan : secara keseluruhan responden merasa memiliki keluarga yang saling menyayangi dan merasa keluarganya rukun dan damai, namun menurut pandangannya keluarga yang ia kenal memiliki keadaan

memprihatinkan

Sikap Terhadap Hubungan Heteroseksual

Jawaban Rating : 1

11. Apakah dia sudah suami isteri atau belum 26. Lebih membutuhkan saling pengertian 41. Melakukan dengan sewajarnya

56. Biasa-biasa saja

0 1 0 0

Kesimpulan : responden merasa hubungan perkawinan harus mengutamakan saling pengertian antara pasangannya.

Sikap terhadap Pimpinan

Jawaban Rating

6. Selalu membimbing 21. Selalu menyayangi saya

36. Saya akan menghormatinya dengan apa adanya 51. Orang yang mempunyai potensi lebih baik

0 0 0 0

Kesimpulan : bagi responden pimpinan adalah figure yang dihormati. Pimpinan adalah orang yang memiliki kemampuan lebih dari responden sehingga bisa membimbing dan bisa menyayangi

Ketakutan-Ketakutan

Jawaban Rating : 1

7. Salah

22. Kehilangan teman yang bisa saling mengerti 37. Terjadi hal-hal yang tidak saya inginkan 52. Untuk berlari

0 0 0 1

Kesimpulan : responden cenderung takut melakukan kesalahan, kehilangan orang yang bisa mengerti dirinya, dan dihadapkan pada hal yang tidak diinginkan. Ketika ketakutan itu muncul reaksi responden adalah lari dari masalah.

Rasa Bersalah

15. Sedang melakukan ibadah

30. Bila saya tidak bisa member yang terbaik untuk keluarga

45. masalah hubungan/pacaran ngumpet-ngumpet 60. Pernah putus asa sampai mau melakukan bunuh diri

X

1 0 2

Kesimpulan : perasaan bersalah yang terburuk yang pernah dialami responden adalah keinginannya untuk melakukan bunuh diri ketika merasa putus asa.

Sikap Terhadap Kemampuan Diri Sendiri

Jawaban Rating : 1

2. Saya bisa menerimanya dengan lapang dada 17. Membina keluarga dan anak-anak saya menjadi keluarga yang saling mengasihi

32. Cepat sedih dan haru merasa tidak bisa berbuat apa-apa 47. Saya langsung berdoa dan mengadu pada Yang Maha Kuasa

0

0 1

1

Kesimpulan : responden cenderung memandang dirinya inferior hal ini nampak dari responden yang merasa tidak bisa berbuat apa-apa dan cepat bersedih, kemudian reaksinya ketika menghadapi masalah adalah langsung berdoa.

Sikap Terhadap Masa Lalu

Jawaban Rating : 1

9. Selalu rajin beribadah

24. Sangat prihatin terhadap diri saya

39. Saya akan berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya 54. Saya pernah lebaran tidak pake baju baru karena bajunya dibawa kabur orang

0 1 0

X

Kesimpulan : responden merasa prihatin pada kehidupan masa lalunya dan berharap dapat merubahnya dengan berbuat baik sebanyak-banyaknya jika diberi kesempatan.

Sikap Terhadap Masa Depan

Jawaban Rating : 0

5. Mempunyai keinginan untuk berangkat haji 20. Untuk kedepan yang lebih baik

35. Memberi kebaikan untuk orang banyak 50. Ingin lebih banyak berbuat kebaikan

0 0 0 0

Kesimpulan : responden membayangkan adanya peningkatan kehidupan spiritualitas dalam hidupnya di masa depan, selain itu responden memiliki keinginan untuk berbuat baik pada sesama.

Cita-cita

Jawaban Rating : 0

3. Hati yang sabar

18. Keluarga yang bisa saling mengasihi

33. Mempunyai keinginan membahagiakan sanak saudara 49. Ingin memberikan yang terbaik buat keluarga dan orang banyak

0 0 0

0

Kesimpulan : cita-cita responden adalah memiliki kesabarabaran, sehingga dapat membangun keluarga yang saling mengasihi dan dapat membahagiakan orang banyak.

Tabel 3.1. Clustering Kebutuhan Responden 2

Tipe kepribadian Kebutuhan Neurotik Jenis Kebutuhan Petikan Cerita Bergerak mendekat Afeksi dan penerimaan Kebutuhan afiliasi 4 : Perasaannya bahagia.. iya. Namanya keluarga bahagia itu, harmonis.

Kebutuhan untuk diperhatikan

7GF : Ya mungkin dia punya keinginan apa yang dia pengen

langsung bapaknya itu mencukupi

10 : baiknya seperti

yang melakukan

semuanya yang dia mau diberikan kepada suami gitu. Kebutuhan untuk memperhatikan orang lain 10 : isterinya baik ya mungkin ya jadi ya memberikan kasih sayang Keinginan untuk menolong orang lain

2 : Yang dilakuin, untuk mengajar, mengajar muridnya. Biar pinter, biar berhasil.

Pasangan yang kuat

Kebutuhan oral 3GF : Itu isteri menangis. Isteri menangis karena mungkin ama suami kali ga dipenuhi.

Kebutuhan seksual

4 : Karena dia mungkin seksualnya memenuhi gitu, suami dan isteri gitu. Jadi dia bahagia tu. Agresi karena

tidak dipenuhi keinginannya

6BM : Ini ibunya marah ya.. marah ke suaminya. Mungkin hidupnya ga harmonis. Ya mungkin ibunya tu sesuat.. ada sesuatu yang ga

dipenuhi gitu kan. Membatasi hidup Keinginan untuk mencapai sesuatu namun gagal 8GF : mungkin dipikir sesuatu dia mikir sesuatu yang ga tercapai mungkin. Iya.. iya.. pengen sukses lah. 3BM : Lagi mikir

sesuatu. Yang

dipikirkan mungkin dia punya cita-cita. Iya. Mungkin cita-cita itu mungkin ga berhasil. Perasaan tidak

berdaya

13MF : Yang jadi sebelumnya mungkin ga punya biaya kan ke rumah sakit biaya untuk ke rumah sakit. Mungkin itu sedih. Menangis karena kan

dia sedang

membutuhkan biaya untuk ke rumah sakit Melawan

orang

Kekuatan Kebutuhan agresi

9GF : Kayaknya marah itu ya? Yang marah yang ibunya itu ya? Yang gede itu.. marahin anaknya kali.. mungkin iya. Mungkin.. mungkin anaknya nakal mungkin. 6GF : Mungkin dia mau

berangkat mungkin kesiangan mungkin mau ke kantor dia marah mungkin ya.

2 : Marah karena muridnya itu mungkin males. Pencapaian personal Kebutuhan untuk berhasil 1 : Mungkin mikirin sesuatu. Iya.. yang dipikirin mungkin ada keinginan ya untuk maju gitu.

4 : itu keluarga bahagia kali itu ya. Karena dia sukses

8BM : iya, dia itu mikirkan sakit memang. Pengen.. perasaannya pengen sembuh. Iya. Pengen sembuh total.

Tabel 3.2. Hasil SSCT Responden 2

Sikap Terhadap Ibu

Jawaban Rating : 0

14. perempuan 29. baik

44. ibu rumah tangga 59. ibu yang baik

0 0 0 0 Kesimpulan : responden memandang ibunya sebagai wanita yang baik, dan menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga

Jawaban Rating : 0 1. ketemu

16. beri kasih sayang 31. jadi seorang pekerja 46. pekerja

1 1 1 0 Kesimpulan : responden memandang ayahnya sebagai sosok yang kurang menjalankan perannya untuk mencari nafkah dan kurang member kasih sayang pada responden. Responden juga merasa jarang bertemu dengan ayahnya.

Sikap Terhadap Kehidupan Keluarga

Jawaban Rating : 0

12. keluarga bahagia 27. ibu rumah tangga 42. keluarga suami 57. bahagia 0 0 X 0 Kesimpulan : responden memandang kehidupan keluarganya adalah keluarga yang bahagia

Sikap Terhadap Hubungan Heteroseksual

Jawaban Rating : 0 11. harmonis 26. bahagia 41. suka 56. biasa saja 0 0 0 0 Kesimpulan : pandangan responden terhadap hubungan heteroseksualnya adalah harmonis, bahagia, dan pertanyaan mengenai hubungan seksual dijawab dengan suka.

Sikap terhadap Pimpinan

Jawaban Rating : 0

6. kaya

21. kasih sayang

0 0

36. senang 51. guru

0 0 Kesimpulan : pimpinan dipandang sebagai seorang yang lebih kaya dari responden dan bisa dijadikan figure guru bagi dirinya

Ketakutan-Ketakutan Jawaban Rating : 1 7. sakit 22. sakit 37. pergi 52. pergi 1 1 X 1 Kesimpulan : secara keseluruhan responden merasa takut akan mengalami sakit. Selain itu responden memilih menghindar bila dihadapkan pada ketakutannya. Rasa Bersalah Jawaban Rating : 0 15. di kampung 30. berbohong 45. bohong 60. berbohong X 0 0 0 Kesimpulan : responden merasa kesalahan terbesar yang membentuk rasa bersalahnya adalah berbohong.

Sikap Terhadap Kemampuan Diri Sendiri

Jawaban Rating : 1 2. malas 17. berkarir 32. malas 47. sedih 1 0 1 1 Kesimpulan : responden memandang dirinya sebagai pribadi yang pemalas. Selain itu subjek akan merasa sedih bila menghadapi masalah.

Jawaban Rating : 0 9. disayang 24. sekolah 39. tidak mungkin 54. bermain 0 X X 0 Kesimpulan : responden memandang dirinya mendapat kasih sayang pada masa lalunya. Selain itu ia mengingat saat-saat dimana ia bisa bermain.

Sikap Terhadap Masa Depan

Jawaban Rating : 0 5. berhasil 20. kasih sayang 35. bekerja 50. insyaf 0 0 0 X Kesimpulan : responden memandang akan berhasil di masa depan, dan berkeinginan untuk berkerja. Selain itu responden memandang penting baginya di masa depan untuk insyaf.

Cita-cita Jawaban Rating : 0 3. maju 18. dapat rizki 33. anak-anak sukses 49. sukses 0 0 0 0 Kesimpulan : hal yang dicita-citakan responden tidak jauh dari kesuksesan dan rejeki. Responden memiliki keinginan untuk maju dan ingin anak serta dirinya mencapai kesuksesan.

Tabel 4.1. Clustering Kebutuhan Responden 3 Tipe kepribadian Kebutuhan Neurotik Jenis Kebutuhan Petikan Cerita Bergerak mendekat Afeksi dan penerimaan Kebutuhan untuk ditemani

2 : Lagi nunggu sesuatu. Apa temen.. mau kerja. Kebutuhan

dikasihani

7GF : ibu itu kayaknya nunggu yang kasian sama dia iya gitu kali ya mas ya.

10 : terus jalan.. yah.. kemana aja yang kasian gitu mas. Kebutuhan untuk memperhatikan orang lain 4 : Bagaimana pak dikantor? Eh.. di kantor

bagaimana pak

kerjaannya? Bagus apa enggak?bapak udah mandi apa belom? Mandi dulu! abis mandi segera makan.. iya.. iya.. ngapain ya? istirahat ya.

8BM : Yang dipikirin anak kali takut ga makan.. gitu mas. 6GF : pak makan tu pak.. udah disediain.. makan.. iya mah.. eh.. nek entar saya makan. Pasangan Kebutuhan 9GF : terus dikasih

yang kuat untuk diperhatikan orang yang lebih kuat

makan.. sama ibunya.. girang mas.

8GF : yang punya burung ngasih empanan. Seneng diempanin Membatasi hidup Kebutuhan untuk memiliki sesuatu 8BM : biar cepet rampung kan kelar pulang bawa uang. Gitu 10 : ya nasibnya udah tua udah ga bisa kerja. Kan harus makan.. harus belanja.

Kebutuhan untuk makan

8GF : Lagi duduk lagi clungak-clinguk aja gitu. Pengen itu empanan

Perasaan takut salah

3BM : Nulis suat.. yang buat perusahaan. Yang dirasakan.. ini begini salah enggak ya?

Melawan orang

Kekuasaan Kebutuhan untuk mengatur

6BM : rapat.. ngatur-ngatur kali mas ya.. yang diatur ya.. pekerjaan.

Pengakuan social dan prestise

Kebutuhan untuk jadi pusat perhatian

3GF : Iya dikeriting lagi dikeriting ini ya. Biar bagus rambutnya.. iya.. iya.. mau kerja kantoran. Ee.. biar model gitu mas.

Pencapaian personal

Kebutuhan untuk berhasil

1 : bengong.. iya.. kayak lagi mikirin sesuatu gitu. Aa.. pikirin kerjaan.

2 : Yang dirasain takut kesiangan.. iya.. iya.. takut di pecat.

13MF : yang dia rasakan bener ga nih kesini lurus.. gitu. Kebutuhan

untuk melakukan tugas

6BM Perasaan waktu

rapat… eh… gimana

ya? Masalah pekerjaan ya mas?

8BM : kerja lagi mas.. iya.. yang dipikirin biar kelar, cepet-cepet kelar. Bergerak Menjauh Bebas Kebutuhan untuk beristirahat /santai

8BM : abis kerja. Yang dikerjain kuli kali mas. Heeh.. kerja mas.. iya.. karena capek.. heeh.. istirahat, nyender. 9GF : Anak kecil yak? Lagi ngapain.. lagi tiduran.

6GF : istirahat gitu. Kalo itu kalo udah kakek-kakek kan abis istirahat kan seneng gitu.

kesempurnaan Kebutuhan untuk melakukan sesuatu berdasar urutan 6BM siap-siap yang buat buku-buku rapat.. kumpulin.. terus dibawa.

3GF : mandi dulu, beberas-beberes rumah, terus ke salon.

Tabel 4.2. Hasil SSCT Responden 3

Sikap Terhadap Ibu

Jawaban Rating : 1

14. sayang 29. ibu dan anak 44. rewel 59. perhatian 0 0 1 0 Kesimpulan : menurut responden ibunya adalah orang yang disayanginya, ia menerima perhatian dari ibunya, namun ia memandang ibunya sebagai pribadi yang rewel.

Sikap Terhadap Ayah

Jawaban Rating : 1 1. pulang 16. membimbing 31. baik 46. pengertian 1 1 1 0 Kesimpulan : secara keseluruhan responden memandang figure ayah kurang membimbing dan jarang bertatap muka dengannya.

Sikap Terhadap Kehidupan Keluarga

Jawaban Rating : 1

27. anak 42. ramah 57. baik 1 0 0 Kesimpulan : responden memandang keluarganya baik dan keluarga kebanyakan ramah. Namun demikian responden merasa dalam keluarganya ia diperlakukan seperti anak bukan orang tua

Sikap Terhadap Hubungan Heteroseksual

Jawaban Rating : 0 11. cinta 26. cinta 41. merayu 56. ga ada selera 0 0 0 0 Kesimpulan : responden menyatakan tidak memiliki selera lagi untuk melakukan hubungan seksual.

Sikap terhadap Pimpinan

Jawaban Rating : 0 6. berpangkat 21. mengajar 36. nunduk 51. direktur 0 0 0 0 Kesimpulan : responden memandang pimpinan adalah orang yang memiliki pangkat dan mampu mengajarinya.

Ketakutan-Ketakutan Jawaban Rating : 0 7. jatoh 22. ga naik 37. hidup 52. mengambil sesuatu 0 0 X X Kesimpulan : responden takut akan kegagalan. Dan jika keadaan memaksa, responden akan mengambil sesuatu.

Rasa Bersalah Jawaban Rating : 0 15. belum bekerja 30. nakal 45. pacaran melulu 60. nakal 0 0 X 0 Kesimpulan : responden akan merasa bersalah jika tidak bekerja dan melakukan kenakalan

Sikap Terhadap Kemampuan Diri Sendiri

Jawaban Rating : 1

2. rugi 17. cinta

32. orang tua marah 47. susah

X 0 1 1 Kesimpulan : responden merasa kelemahan terbesarnya adalah mendapat teguran dari kedua orang tuanya. Selain itu responden akan merasa kesusahan bila mengalami nasib malang.

Sikap Terhadap Masa Lalu

Jawaban Rating : 0 9. bermain 24. kecil 39. ceria 54. main gundu 0 0 0 X Kesimpulan : masa lalu responden dihabiskan dengan bermain dan penuh dengan keceriaan.

Sikap Terhadap Masa Depan

Jawaban Rating : 0 5. pingin maju 20. bisa maju 35. menikah 0 0 0

50. istirahat 0 Kesimpulan : responden memandang di masa yang akan datang ia dapat beristirahat, menikah kembali, dan meraih kesuksesan

Cita-cita Jawaban Rating : 0 3. punya uang 18. dapet kerjaan 33. pingin maju 49. senang 0 0 0 0 Kesimpulan : responden cenderung bercita-cita untuk bekerja sehingga memiliki uang, bisa hidup senang dan bisa maju

Tabel 5. Sintesis data responden

Responden 1 Responden 2 Responden 3 Pola Tema Jika tidak ada

yang mendampingi, maka responden akan merasa marah, cenderung gelisah dan akhirnya mengkhayal atau menghindari masalah Bila kebutuhan responden terpenuhi dengan baik maka responden akan merasa senang dan merasa dikasihi, sehingga responden membalas dengan mengasihi balik. Namun demikian jika kebutuhan atau hal yang dicita-citakan gagal terpenuhi, reaksi responden adalah

rasa cemas jika kebutuhannya tidak terpenuhi, namun cenderung memilih menunggu ada orang yang mengasihani dirinya.

diam merenung atau marah bahkan sampai sakit

Kecemasan rasa takut ditolak, ditinggalkan, takut gagal, dan mengalami

kesusahan

merasa kesusahan, merasa gagal, takut tidak dicintai dan merasa sakit/luka.

Merasa kesusahan

Konflik Keinginan untuk mendapat dukungan, bantuan, dan teman namun merasa tidak mendapatkannya. Perasaan tertolak atau terbatasi ketika mengutarakan keinginan kebutuhan akan pencapaian dan kepuasan gagal terlaksana karena cenderung diam menunggu dan merenung dalam memenuhi cita-citanya. keinginannya untuk berhasil tertahan oleh rasa takutnya akan kegagalan dan kebingungannya dalam menyelesaikan tugas

oral need tidak terealisasi karena subjek cenderung menunggu diberi bantuan oleh orang lain.

Mpd Represi, denial, dan fantasi

Denial, regresi, fantasi, dan reaksi formasi

Denial, fantasi, regresi, proyeksi, displacement, dan represi

Ego Bahagia, realistik, adekuat

Tidak bahagia, tidak realistic, tidak

bahagia, tidak realistic, tidak

adekuat adekuat

Super ego tidak adil, segera dan cenderung terlalu keras

Cenderung segera dan terlalu keras

tidak adil, segera dan cenderung terlalu keras

1. Responden 1

Responden 1 memiliki kecenderungan kepribadian mendekat pada orang lain. Hal ini menandakan bahwa responden 1 cenderung membutuhkan perhatian dari lingkungan atau orang-orang disekitarnya. Temuan ini didukung hasil pengetesan TAT pada pada

kartu 10 : “di situ dia membaur dengan orang-orang yang merasakan

duka gitu.” dan kartu 8BM : “yang dipikirkan sama tokohnya tadi ya berusaa supaya apa ini bersih-bersi, sampe bersih setelah itu dikembalikan ke keluarganya.” Selain itu berdasarkan pengetesan

SSCT pada bagian kehidupan keluarga dan sikap terhadap ayah, dimana responden cenderung memandang keluarganya penuh dengan perhatian dan kasih sayang dan membutuhkan sosok ayah yang mampu memberi perhatian. Pribadi dengan kecenderungan kepribadian ini juga memandang orang lain lebih superior dan dapat memenui segala kebutuhannya. Contohnya pada kartu 1: “kayaknya kok priatin

gitu. Bahwa dia tu sendirian gitu ga ga ada temen.” Menunjukkan

bahwa responden membutuhkan dukungan dari orang lain. Hal ini diperkuat hasil temuan SSCT, dimana pada bagian ketakutan responden menyatakan takut kehilangan teman yang bias mengerti

dirinya. Individu dengan juga memiliki kebutuhan untuk membatasi hidup yang nampak dari cerita pada kartu 13MF, dimana figure perempuan dalam cerita digambarkan lemah dan bahkan sakit-sakitan sehingga perlu bantuan baik oleh suami maupun dokter.

Sekalipun tidak se-dominan kecenderungan kepribadian mendekat pada orang lain, kebutuhan yang mengarah pada kecenderungan kepribadian lainnya juga muncul. Seperti kebutuhan akan kebebasan, kebutuhan akan pengakuan sosial, dan kebutuhan akan pencapaian personal. Kebutuhan ini cenderung bertentangan dengan kebutuhan neurotik dominan. Contohnya pada kartu 7GF :

“karena dia lagi baru asyik bermain, dipanggil sama ibunya untuk belajar bareng, ternyata dianya ga mau jadi ngambek gitu.” Dimana

ada keinginan untuk menolak ajakan.

Kecenderungan kepribadian mendekat pada orang lain juga terlihat dari pola cerita yang dibangun responden 1 yang berkaitan dengan kebutuhan akan kasih sayang. Jika tidak ada yang

Dokumen terkait