• Tidak ada hasil yang ditemukan

4.1. Bentuk Tindak Tutur Ilokusi

4.1.2. Direktif

Direktif (Directives), yakni bentuk tuturan yang dimaksudkan penuturannya untuk membuat pengaruh agar si mitra tutur melakukan tindakan, misalnya, memesan (ordering), menyarankan (suggesting), memerintah (commanding), memohon (requesting), menasehati (advising), dan merekomendasi (recommending). Bentuk tindak tutur direktif yang terdapat pada percakapan mahasiswa di aplikasi Whatsapp adalah makna memesan, menyarankan, dan memohon. Makna “memesan” menurunkan dua makna bersinonim yaitu mengajak, menyuruh, dan . Makna “memohon” menurunkan tiga makna bersinonim, yaitu memaksa, meminta, dan melarang.

Contoh:

Direktif Mengajak:

Data Percakapan 6 [Tuturan 3]

Yusuf : “Suf, kau gk ikut acara kampus itu?”

Sufi : “Datang kesitu mksdnya?”

Yusuf : “Iya laa, sastradisi itu. Datang yok”

Sufi : “Iya aku emg dtg kok” tersebut diubah menjadi: “Iya Suf, acara sastradisi. Ayo kita datang kesana”.

Tuturan tersebut adalah tuturan yang memiliki makna mengajak. Kata yok memarkahi tuturan mengajak.

Direktif Menyarankan:

Data Percakapan 11 [Tuturan 3]

Fitri : “Des, kau ikut gak nanti ke acara wisudanya tiwi?”

Desi : “Udah wisuda dia ya? Cepat kali”

Fitri : “Udah wkwk. Mau ikut gak? Biar samaku perginya.Tp kita beli kadonya dulu ntah buket. Masak gak bawa apa2”

Desi : “Iya ikut la aku. Oohhh okeoke. Dimana belinya fit?”

Fitri : “Ada toko dekat2 kampusnya. Disitu aja nnti kita belik. Gak mahal2 kali kok”

Desi : “Owwh iya fit oke”

Fitri menyatakan bahwa benar Tiwi akan wisuda. Kemudian Fitri menawarkan apakah Desi mau pergi bersama dengannya. Fitri juga mengatakan sebaiknya jika ingin pergi ke acara wisuda sebaiknya membawa sesuatu seperti kado sebagai hadiah untuk Tiwi. Tuturan tersebut diubah menjadi: “Iya dia sudah wisuda. Apakah kamu mau ikut pergi bersamaku? Tetapi sebelum kita pergi ke acara wisudanya Tiwi sebaiknya kita membawakan hadiah seperti buket bunga atau semacamnya. Tidak enak jika datang dengan tangan kosong”. Tuturan tersebut adalah tuturan yang memiliki makna menyarankan. Kalimat beli kado dulu memarkahi tuturan menyarankan.

Direktif Meminta:

Data Percakapan 12 [Tuturan 3]

Ica : “Kau ngerti tugas akuntansi biaya la?”

Nayla : “Ngerti ca”

Ica : “Ajarin aku napa. Aku gak ngerti”

Nayla : “Yaudah sini la kau ke kos ku. Biar ku ajarin”

Ica : “Bntar2 lagi aku ke sana ya. Kau gak kemana2 kan la?”

Nayla : “Enggak kok ca. gak ada jadal harini aman”

Ica : “Okee la bntar ya”

Ica menanyakan hal tersebut kepada Nayla karena Ica tidak mengerti tugas akuntansi biaya tersebut. Kemudian Ica meminta Nayla untuk mengajarinya cara menyelesaikan tugas akuntansi biaya tersebut. Terdapat emotikon sedih pada akhir kedua kalimat tersebut. Emotikon pada kalimat pertama disematkan karena Ica meminta tolong kepada Nayla dengan sungguh-sungguh dan emotikon kedua disematkan karena Ica benar-benar tidak mengerti tugas tersebut dan hal itu membuatnya sedih. Tuturan tersebut diubah menjadi: “Nayla, tolong ajari aku cara mengerjakannya ya. Aku benar-benar tidak mengerti”. Tuturan tersebut adalah tuturan yang memiliki makna meminta. Kalimat ajarin aku napa memarkahi tuturan meminta.

Direktif Melarang:

Data Percakapan 13 [Tuturan 4]

Nia : “Laa, kau tau dimana belik bahan2 utk kerajinan tangan? Yg murah2 gitu”

Lala : “Di simpang limun ada. Aku pernah belik situ, lumayan murah kok”

Nia : “Ooo yang di depan2 itu ya. Oooiyaiya sekilas pernah nampak aku”

Lala : “Bukan yang itu, agak masuk ke dalam dia. Jangan beli disitu, itu agak mahal daripada yg di dalam itu”

Nia : “Oooo gitu”

Lala : “Nnti ku kawani aja, biar ku tunjukkan”

Nia : “Okeokee”

Pada data di atas, Nia bertanya kepada temanya Lala. Hal yang Nia tanyakan yaitu di mana membeli bahan-bahan untuk membuat kerajinan tangan yang lebih terjangkau harganya dan Lala menjawab bahwa ada satu toko yang lebih murah daripada yang lainnya. Awalnya Nia mengira toko yang dimaksud Lala terdapat di depan, ternyata bukan. Lala melarang Nia supaya tidak membeli

di toko itu. Toko yang dimaksud oleh Lala berada di dalam pasar tersebut.

Tuturan tersebut diubah menjadi: “Tokonya bukan yang berada di depan pasar melainkan berada di dalam pasar. Kamu jangan beli di toko yang berada di depan tersebut karena harganya lebih mahal daripada toko yang berada di dalam”. Tuturan tersebut adalah tuturan dengan makna melarang. Kata jangan memarkahi tuturan melarang.

Direktif Menyuruh:

Data Percakapan 14 [Tuturan 7]

Diah : “Ki, kau dimana?”

Kiki : “Di luar aku ni. Kenapa tu?”

Diah : “Kau sama Irma kan?”

Kiki : “Iya, knp?”

Diah : “Dia disuruh mamaknya pulang, tadi mamaknya ke rmh ku. Dia ku hubungi gak bisa”

Kiki : “Iya hp nya mati, abis batre ni”

Diah : “Yaudah tolong sampekkan ya. Mamaknya nyariin”

Kiki : “Oke diah”

Pada data di atas Diah bertanya kepada Kiki apakah dia sedang bersama Irma atau tidak. Diah ingin menyampaikan pesan kepada Irma kalau Ibunya mencarinya dan Diah menyuruh Kiki untuk menyampaikannya karena Kiki sedang bersama Irma pada saat itu. Tuturan tersebut diubah menjadi: “Kiki, tolong sampaikan kepada Irma kalau Ibunya mencarinya”. Tuturan tersebut adalah tuturan dengan makna menyuruh. Kata tolong memarkahi tuturan menyuruh.

Direktif Memaksa:

Data Percakapan 17 [Tuturan 5]

Dhila : “Des, nanti sore ke rmh ku ya. Ada acara sukuran wisuda abangku”

Desi : “Aih, sore ini ya”

Dhila : “Iya kenapa? Gabisa pulak kau?”

Desi : “Liat nnti ya”

Dhila : “Kok gitu ih, sok kali kau. Dh lama kali gk jumpa kita. Harus kesini nnti ya plis dtg ya”

Desi : “Iyolah iyooooo”

Dhila : “Awas kalo gadatang ya wkwk”

Desi : “Iyalo astaga selo la wkwk”

Pada data di atas Dhila menyuruh Desi untuk datang ke rumahnya karena di rumahnya sedang ada acara. Dhila menyuruh Desi datang bukan hanya karena sedang ada acara, melainkan karena mereka sudah lama sekali tidak bertemu.

Tuturan tersebut diubah menjadi: “Kamu kenapa begitu sih Des, kita kan sudah lama tidak berjumpa. Pokoknya kamu harus ke rumah ku nanti ya”.

Tuturan tersebut adalah tuturan dengan makna memaksa. Kata harus memarkahi tuturan memaksa.

Supaya lebih jelas, bentuk tindak tutur direktif ditunjukkan pada diagram di bawah ini.

DIREKTIF

MEMESAN MENYARANKAN MEMOHON

Mengajak, Menyuruh

Memaksa, Meminta, Melarang

Dokumen terkait