BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.3 Analisis Deskriptif
4.3.2 Deskriptif Variabel
4.3.2.3 Disiplin Kerja (Y)
Tanggapan responden mengenai Disiplin Kerja (Y) : Tabel 4.7
Distribusi Frekuensi untuk Variabel Disiplin Kerja Item Pernyataan STS(1) TS (2) KS (3) S (4) SS (5) Total F % F % F % F % F % F % 1 0 0 2 3,3 23 37,7 20 32,8 16 26,2 61 100 2 0 0 0 0 16 26,2 33 54,1 12 19,7 61 100 3 0 0 3 4,9 16 26,2 30 49,2 12 19,7 61 100 4 0 0 0 0 9 14,8 35 57,4 17 27,9 61 100 5 0 0 6 9,8 24 39,3 24 39,3 7 11,5 61 100 6 1 1,6 7 11,5 29 47,5 20 32,8 4 6,6 61 100 7 0 0 7 11,5 28 45,9 16 26,2 10 16,4 61 100 8 1 1,6 11 18 25 41 19 31,1 5 8,2 61 100 9 2 3,3 13 21,3 24 39,3 17 27,9 5 8,2 61 100 10 1 1,6 2 3,3 30 49,2 22 36,1 6 9,8 61 100 11 1 1,6 4 6,6 33 54,1 18 29,5 5 8,2 61 100 12 0 0 4 6,6 18 29,5 25 41 14 23 61 100
1. Pada pernyataan “Saya harus hadir setiap hari” dapat digambarkan bahwa tidak ada atau 0,0% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 2 orang atau 3.3% responden menyatakan tidak setuju, 23 orang atau 37,7% responden yang menyatakan kurang setuju, 20 orang atau 32,8% responden yang menyatakan setuju, dan 16 orang atau 26,2% responden
yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui jawaban responden didominasi pernyataan setuju dan sangat setuju sebanyak 32,8% responden dan 26,2% responden. Artinya karyawan berusaha untuk hadir setiap hari. Namun sebagian karyawan menyatakan kurang setuju sebanyak 23 oran atau 37,7% responden bahwa karyawan tidak harus hadir setiap hari.
2. Pada pernyataan “Saya harus masuk kerja tepat waktu” dapat digambarkan bahwa tidak ada atau 0,0% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, tidak ada atau 0,0% responden menyatakan tidak setuju, 16 orang atau 26,2% responden yang menyatakan kurang setuju, 33 orang atau 54,1% responden yang menyatakan setuju, dan 12 orang atau 19,7% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui sebagian besar responden menyatakan setuju sebanyak 33 orang atau 54,1% responden bahwa karyawan berusaha untuk masuk kerja tepat waktu atau tidak terlambat
3. Pada pernyataan “Saya harus selalu mematuhi perintah pimpinan” dapat digambarkan bahwa tidak ada atau 0,0% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 3 orang atau 4,9% responden menyatakan tidak setuju, 16 orang atau 26,2% responden yang menyatakan kurang setuju, 30 orang atau 49,2% responden yang menyatakan setuju, dan 12 orang atau 19,7% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju
87 sebanyak 30 orang atau 49,2% responden bahwa karyawan selalu mematuhi perintah pimpinan.
4. Pada pernyataan “Saya mengetahui sepenuhnya peraturan yang ditetapkan perusahaan” dapat digambarkan bahwa tidak ada atau 0,0% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, tidak ada atau 0,0% responden menyatakan tidak setuju, 9 orang atau 14,8% responden yang menyatakan kurang setuju, 35 orang atau 57,4% responden yang menyatakan setuju, dan 17 orang atau 27,9% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan setuju sebanyak 35 orang atau 57,4% responden bahwa karyawan mengetahui sepenuhnya peraturan yang ditetapkan perusahaan. 5. Pada pernyataan “Peraturan tersebut mempermudah dan membantu saya
mengerjakan pekerjaan” dapat digambarkan bahwa tidak ada atau 0,0% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 6 orang atau 9,8% responden menyatakan tidak setuju, 24 orang atau 39,3% responden yang menyatakan kurang setuju, 24 orang atau 39,3% responden yang menyatakan setuju, dan 7 orang atau 11,5% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian responden menyatakan setuju sebanyak 24 orang atau 39,3% responden bahwa peraturan tersebut mempermudah dan membantu karyawan dalam menjalankan pekerjaan. Namun sebagian karyawan menyatakan kurang setuju sebanyak 24 orang atau 39,3% responden
bahwa peraturan tersebut tidak mempermudah dan membantu karyawan mengerjakan pekerjaan.
6. Pada pernyataan “Saya selalu berpedoman pada aturan tata tertib yang berlaku dalam melakukan suatu pekerjaan” dapat digambarkan bahwa 1 orang atau 1,6% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 7 orang atau 11,5% responden menyatakan tidak setuju, 29 orang atau 47,5% responden yang menyatakan kurang setuju, 20 orang atau 32,8% responden yang menyatakan setuju, dan 4 orang atau 6,6% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan kurang setuju sebanyak 29 orang atau 47,5% responden bahwa karyawan tidak selalu berpedoman pada aturan tata tertib dalam melakukan suatu pekerjaan.
7. Pada pernyataan “Saya selalu menggunakan tanda pengenal di dalam perusahaan” dapat digambarkan bahwa tidak ada atau 0,0% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 7 orang atau 11,5% responden menyatakan tidak setuju, 28 orang atau 45,9% responden yang menyatakan kurang setuju, 16 orang atau 26,2% responden yang menyatakan setuju, dan 10 orang atau 16,4% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan kurang setuju sebanyak 28 orang atau 45,9% responden bahwa karyawan terkadang tidak selalu menggunakan tanda pengenal saat bekerja.
89 8. Pada pernyataan “Pimpinan selalu jadi panutan saya dalam bekerja” dapat digambarkan bahwa 1 orang atau 1,6% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 11 orang atau 18% responden menyatakan tidak setuju, 25 orang atau 41% responden yang menyatakan kurang setuju, 19 orang atau 31,1% responden yang menyatakan setuju, dan 5 orang atau 8,2% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan kurang setuju sebanyak 25 orang atau 41% responden bahwa pimpinan tidak selalu jadi panutan karyawan dalam bekerja
9. Pada pernyataan “Saya dapat menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu” dapat digambarkan bahwa 2 orang atau 3,3% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 13 orang atau 21,3% responden menyatakan tidak setuju, 24 orang atau 39,3% responden yang menyatakan kurang setuju, 17 orang atau 27,9% responden yang menyatakan setuju, dan 5 orang atau 8,2% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan kurang setuju sebanyak 24 orang atau 39,3% responden bahwa karyawan terkadang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu.
10. Pada pernyataan “Saya menyelesaikan pekerjaan dengan baik” dapat digambarkan bahwa 1 orang atau 1,6% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 2 orang atau 3,3% responden menyatakan tidak setuju, 30 orang atau 49,2% responden yang menyatakan kurang setuju, 22 orang
atau 36,1% responden yang menyatakan setuju, dan 6 orang atau 9,8% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan kurang setuju sebanyak 30 orang atau 49,2% responden bahwa karyawan terkadang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
11. Pada pernyataan “Saya memiliki tanggung jawab yang tinggi terhadap pekerjaan” dapat digambarkan bahwa 1 orang atau 1,6% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 4 orang atau 6,6% responden menyatakan tidak setuju, 33 orang atau 54,1% responden yang menyatakan kurang setuju, 18 orang atau 29,5% responden yang menyatakan setuju, dan 5 orang atau 8,2% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan kurang setuju sebanyak 33 orang atau 54,1% responden bahwa karyawan kurang memiliki tanggung jawab atas pekerjaan yang telah dibebankan.
12. Pada pernyataan “Pekerjaan yang saya terima sesuai dengan kemampuan saya” dapat digambarkan bahwa tidak ada atau 0,0% responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 4 orang atau 6,6% responden menyatakan tidak setuju, 18 orang atau 29,5% responden yang menyatakan kurang setuju, 25 orang atau 41% responden yang menyatakan setuju, dan 14 orang atau 23% responden yang menyatakan sangat setuju. Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui bahwa sebagian besar responden
91 menyatakan setuju sebanyak 25 orang atau 41% responden bahwa pekerjaan yang diterima karyawan sesuai dengan kemampuannya.
4.4 Uji Asumsi Klasik 4.4.1 Uji Normalitas
Ada dua cara untuk mendeteksi apakah data berdistribusi normal atau tidak yaitu dengan pendekatan grafik dan pendekatanKolmogorov-Smirnov
1. PendekatanKolmogorov-Smirnov
Dalam penelitian ini, uji normalitas terhadap residual dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Tingkat signifikansi yang digunakan = 0,05. Dasar pengambilan keputusan adalah melihat angka probabilitas , dengan ketentuan sebagai berikut.
Jika nilai probabilitas ≥0,05, maka asumsi normalitas terpenuhi. Jika probabilitas < 0,05, maka asumsi normalitas tidak terpenuhi.
Tabel 4.8 Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 61
Normal Parametersa,b Mean 0E-7
Std. Deviation 3,76898955 Most Extreme Differences
Absolute ,074
Positive ,048
Negative -,074
Kolmogorov-Smirnov Z ,575
Asymp. Sig. (2-tailed) ,896
a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.
Perhatikan bahwa berdasarkan Tabel 4.8, diketahui nilai probabilitas p atauAsymp. Sig. (2-tailed)sebesar 0,896. Karena nilai probabilitas p, yakni 0,896, lebih besar dibandingkan tingkat signifikansi, yakni 0,05. Hal ini berarti asumsi normalitas terpenuhi.
2. Pendekatan Grafik
Pengujian asumsi normalitas dapat juga digunaka n pendekatan analisis grafik, histogram. Pada untuk pendekatan histogram, jika kurva berbentuk kurva normal, maka asumsi normalitas dipenuhi. Pada pendekatan normal probability plot, jika titik-titik (dots) menyebar jauh (menyebar berliku-liku pada garis diagonal seperti ular) dari garis diagonal, maka diindikasi asumsi normalitaserror
tidak dipenuhi. Jika titik-titik menyebar sangat dekat pada garis diagonal, maka asumsi normalitas dipenuhi. Gambar 4.2 dan Gambar 4.3 merupakan output dari SPSS. Perhatikan bahwa kurva pada histogram berbentuk kurva normal, sehingga disimpulkan bahwa asumsi normalitas error dipenuhi. Di samping itu pada
normal probability plot(Gambar 4.3), titik-titik menyebar cukup dekat pada garis diagonal, maka disimpulkan bahwa asumsi normalitas dipenuhi.
Gambar 4.3
93 Berdasarkan gambar 4.3, menunjukkan bahwa variabel berdistribusi normal, hal ini ditunjukkan oleh distribusi data tersebut tidak menceng ke kiri atau menceng ke kanan.
Gambar 4.4
Uji Normalitas denganNormal Probability Plot
Berdasarkan Gambar 4.4, menunjukkan bahwa data-data (titik-titik) menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, Hal ini berarti data berdistribusi normal.
4.4.2 Uji Heteroskedastisitas
Ada beberapa cara untuk mendeteksi ada atau tidaknya heteroskedastisitas yaitu:
1. Metode Grafik
Deteksi ada tidaknya heteroskedastisitas dapat dilakukan dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada grafikscatter plot antara SRESID pada sumbu Y, dan ZPRED pada sumbu X. (Field, 2009:230, Ghozali, 2011).
Gambar 4.5 Uji Heteroskedastisitas
Field (2009:248, Ghozali, 2011:139) menyatakan dasar analisis adalah jika ada pola tertentu, seperti titik-titik yang ada membentuk pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar, kemudian menyempit), maka mengindikasikan telah terjadi heteroskedastisitas. Jika tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas. Perhatikan bahwa berdasarkan Gambar 4.5, tidak terdapat pola yang begitu jelas, serta titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi heteroskedastisitas.
2. Uji Park
Uji park dilakukan dengan cara meregresikan nilai residual (Lnei2) dengan masing-masing variabel independen (Lnx1 dan Lnx2). Dalam Uji Park adapun Kriteria untuk menjawab hipotesis sebagai berikut:
1. Ho= tidak ada gejala heteroskedastisitas 2. Ha= Ada gejala heteroskedastisitas
95 3. Ho diterima apabila -ttabel < thitung < ttabel berarti tidak terdapat heteroskedstisitas dan Ho ditolak bila thitung> ttabel atau -thitung < -ttabel yang terdapat heteroskedastisitas.
Tabel 4.9
Uji Heteroskedastisitas (Uji Park) Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) -8.615 12.960 -.665 .509 LnX1(reward) 1.434 2.295 .082 .625 .534 LnX2(punishment) 1.281 2.920 .058 .439 .663
a. Dependent Variable: Lnei2(disiplin kerja)
Berdasarkan Tabel 4.9, diketahui nilai probabilitas atau Sig. dari Reward
adalah 0,534, dan nilai probabilitas atau Sig. dari Punishment adalah 0,663. Karena seluruh nilai Sig. lebih besar dari 0,05 (tidak signifikan), maka disimpulkan bahwa tidak ada gejala heteroskedastisitas.