BAB IV Strategi LAZ Baitul Maal Hidayatullah dalam Menjaga Loyalitas Donatur Donatur
SEJARAH SINGKAT LEMBAGA AMIL ZAKAT BAITUL MAAL HIDAYATULLAH
E. Diskripsi Tugas Masing-masing Dapartemen 1.Dewan Pengawas Syariah
a. Melakukan pengawasan secara periodik pada lembaga Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang berada di bawah pengawasannya.
b. Merumuskan permasalahan-permasalahan yang dihadapi lembaga amil zakat Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan menjawabnya dengan ketentuan- ketentuan syariah
Dewan Pembina
Dr. Abdul Manan, SE, MM H. Hasan Ibrahim, MA
Dewan Pengawas
Ir. Abu A'la Abdullah, MH.I Asih Subagyo, S. Kom Dewan Pengawas Syariah
KH. Drs. Hamim Thohari. Msi KH. Nashirul Haq, Lc. MA Direktur Eksekutif Drs. Wahyu Rahman Departemen Keuangan dan IT Firman Zainal Abidin
Departemen Komunikasi dan Penghimpunan Rama Wijaya Departemen SDM dan Networking Marwan Mujahidin, SE Departemen Program
Ade Syariful Allam, S. Sos
51
2. Dewan Pembina
a. Mengarahkan langkah dan kebijakan umum lembaga Baitul Maal Hidayatullah (BMH).
b. Menentukan sikap lembaga terhadap permasalahan-permasalahan umum dan perubahan-perubahan yang mendasar.
c. Merekomendasikan dan menyetujui berdiri cabang lembaga zakat di berbagai daerah
3. Dewan Pengawas
a. Mengesahkan rencana kerja dan rencana anggaran Baitul Maal Hidayatullah (BMH)
b. Melaksanakan pengawasan atas pelaksanaan rencana kerja yang telah disahkan yang mencakup kegiatan penghimpunan dan pendayagunaan zakat oleh pengelola
c. Meminta laporan dan pertanggungjawaban ke pengurus harian sesuai kesepakatan atau di luar kesepakatan
d. Mengawasi pelaksanaan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan
e. Melaksanakan pengawasan internal terhadap pelaksanaan tugas adiminstratif dan teknis operasional penghimpunan dan pendayagunaan zakat.
4. Direktur
a. Menjalankan jalanya oprasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) sesuai dengan kebijakan dan tujuan umum yang telah digariskan.
b. Membuat perencanaan secara periodik yang meliputi rencana, operasional, dan pengawasanya.
c. Memimpin dan mengarahkan secara umum seluruh kegiatan yang dilakukan oleh karyawan sekaligus melakukan pengawasan.
d. Menjalin hubungan dengan pihak-pihak yang terkait. e. Menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja. f. Bertanggung jawab terhadap pengelolaan dana aset.
g. Menentukan skala prioritas pendayagunaan dana bersama dewan pengawas.
h. Melakukan kontrol terhadap realisasi program.
i. Menyeleksi dan mengadakan studi kelayakan dengan Dewan Pengawas atas proposal yang diajukan oleh pihak lembaga luar
5. Depertemen Keuangan dan IT
a. Membuat dan mengelola data base nasabah dan simpatisan serta mengontrol penarikan dana ZIS.
b. Mencatat dan membukukan setiap transaksi yang telah dilakukan. c. Membuat laporan penarikan dana ZIS
d. Bertanggung jawab terhadap semua operasional kantor. 6. Departemen SDM dan Networking
a. Menyelenggarakan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas SDM Baitul Maal Hidayatullah (BMH)
53
b. Bertanggung jawab terhadap sarana publikasi Baitul Maal Hidayatullah (BMH) terutama majalah dan lembar taushiyah
c. Membangun kerjasama dengan media untuk memudahkan publikasi program Baitul Maal Hidayatullah (BMH)
7. Departemen Komunikasi dan Penghimpunan a. Menggali dan menghimpun potensi dana umat. b. Mencari dan menjaring donatur baru
c. Menyelesaikan keluhan dan komplain dari donatur dan simpatisan. d. Bertanggung jawab terhadap penghimpunan dana ZIS.
e. Membuat laporan dana ZIS kepada departemen keuangan. f. Mengontrol penarikan dana ZIS.
8. Departemen Program
a. Mengontrol dan mengawasi pendayagunaan dana yang sudah rutin berjalan b. Membuat perencanaan pendayagunaan dana yang kemudian diajukan
kepada Direktur dan Dewan Pengawas.
F. Macam – macam Program yang Dibentuk Baitul Maal Hidayatullah 1. Dakwah
a. Kampung Berkah Mandiri
Merupakan program pemberdayaan masyarakat terpadu yang mengintegrasikan antara pembinaan pada aspek spiritual, pendidikan dan ekonomi. Bentuk aktifitas program yang dilakukan secara bertahap maupun simultan berupa Kajian Materi Dasar Islam, Gerakan Mengajar dan Belajar
Al-Qur’an (GRAND MBA), pendirian rumah tahfidz, pendirian Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), pemberian beasiswa kepada anak miskin/dhuafa, pendirian Rumah Baca Anak, pendirian ternak mandiri sampai pada pendirian pesantren di kampung tersebut sebagai sentral dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
b. Kuliah Dai Mandiri
Merupakan program yang diinisiasi oleh BMH dengan model short course selama enam bulan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga da’i di wilayah pelosok. Materi pembinaan dan pelatihan dipadukan antara penguasaan tsaqofah (wawasan) islamiyyah, kajian fiqih sampai kemampuan praktis da’i sebagai bekal kemandirian bagi mereka seperti materi tentang pemberdayaan masyarakat dan skill kewirausahaan. Pelatihan ini di lakukan secara boarding (berasrama) agar pelaksanannya bisa lebih efektif.
c. Peduli Dai Pelosok
Program ini diinisasi untuk menjawab persoalan kurangnya perhatian yang diberikan kepada para da’i yang berjuang di medan dakwah untuk melakukan pencerahan atau pun pemberdayaan di tengah-tengah masyarakat. Prioritas sasaran penerima bantuan dalam program ini adalah para da’i yang berkiprah dalam dakwah di suatu daerah
pelosok-55
pedalaman. Bentuk program di antaranya adalah memberikan natura untuk da’i, asuransi da’i, fasilitas dakwah dan transportasi da’i.9
2. Pendidikan dan Pengembangan a. Sekolah Pemimpin
Merupakan Sekolah Islam Terpadu untuk anak-anak dari keluarga miskin. Kategori penerima manfaat dari sekolah ini adalah tidak hanya siswa/siswi yang berprestasi namun berdasarkan kriteria yang paling miskin adalah yang memiliki kesempatan lebih besar
b. Beasiswa Berkah
Merupakan program bantuan beasiswa yang diberikan kepada siswa/siswi dhuafa. Prioritas sasaran penerima bantuan ini adalah siswa/siswi yatim, dhuafa dan juga anak da’i yang berprestasi.
c. Sekolah Alam
Yaitu Even program yang di inisiasi oleh BMH melalaui moment kreasi dan kreafitifitas. Dengan kemasan acara fun dan seting outdoor. d. Sahabat Guru/Bea guru
Pemberian Besiswa kepada guru didik untuk menambah wawasan mereka dan disupport sepenuhnya oleh Baitul Maal Hidayatullah. Beasiswa ini diberikan untuk bisa menumbuhkan pengetahuan para dhuafa oleh para guru yang diberikan beasiswa
9 Wahyu Rahman, Direktur Baitul Maal Hidayatullah, wawancara pribadi pada tanggal 11 Pebruari 2011
e. Klinik Komputer
Program klinik Komputer ditujukan untuk anak – anak dhuafa untuk meningkatkan kecerdasan mereka dibidang teknologi. Komputer disediakan oleh Baitul Maal Hidayatullah dan anak – anak dhuafa didik untuk menggunakan komputer
f. Rumah Baca Anak
Rumah baca anak ditujukan untuk anak – anak dhuafa yang tidak mampu membeli buku. Baitul Maal Hidayatullah (BMH) memfasilitasi anak – anak dhuafa agar minat membaca mereka tinggi.10
3. Sosial Ekonomi a. Sidak Sehat
Program kesehatan keliling dengan pengobatan cuma-cuma, penyuluhan dan konseling ke masyarakat khususnya rawan penyakit, kekurangan gizi dan makanan
b. Mapan (Mandiri terdepan)
Pemberdayaan ekonomi masyarakat bagi usaha kecil produktif yang dimiliki / dikelola oleh perorangan atau pun kelompok mustahik (orang yang berhak menerima ziswaf). Model pembiayaan secara langsung dan melalui BMT
10 Wahyu Rahman, Direktur Baitul Maal Hidayatullah, wawancara pribadi pada tanggal 11 Pebruari 2011
57
c. PPAS (Pusat Pendidikan Anak Soleh)
Program penyantunan dan pembinaan anak-anak yang dhuafa / kurang mampu melalui pondok PPAS yang mana memberikan fasilitas secara penuh mulai akomodasi, konsumsi hingga pendidikan
d. Rumah Singgah
Program pembinaan anak-anak jalanan dengan pembekalan keilmuan agama / akhlak dan motivasi
e. Kurban Berkah Nusantara
Program kurban yang didistribusikan ke daerah / desa binaan dari Sumatra hingga Papua
f. Klinik Sehat
Pendirian klinik yang diprioritaskan untuk kalangan yang kurang mampu dengan pembiayaan gratis dan melakukan konseling keliling (dokter keluarga) secara berkala dan berkelanjutan.11
G. Produk Jasa dan Layanan Baitul Maal Hidayatullah