• Tidak ada hasil yang ditemukan

ei Jepangei Jepang

Dalam dokumen 12 Cerita Rakyat Jepang (Halaman 33-37)

?

i Jepang adalah musim segar i Jepang adalah musim segar kehijauan-hijauan, yang berkilau-kilau saat kehijauan-hijauan, yang berkilau-kilau saat baru la

baru la

n

n TangoTango. Jika 3 Maret adalah. Jika 3 Maret adalah peraya

peraya Koinob Koinob

langit, adalah pemandangan yang biasa pada musim ini. langit, adalah pemandangan yang biasa pada musim ini.

untuk mengharapkan sukses dalam kehidupan. untuk mengharapkan sukses dalam kehidupan. Musim ini juga merupakan musim

Musim ini juga merupakan musim menanam benih padi yang muda dimenanam benih padi yang muda di sawah. Di Jepang juga orang-orang menanam padi seperti di Indonesia. sawah. Di Jepang juga orang-orang menanam padi seperti di Indonesia. Sawah-sawah yang penuh dengan air sedikit demi sedikit berubah menjadi Sawah-sawah yang penuh dengan air sedikit demi sedikit berubah menjadi permadani hijau.

permadani hijau. Cerita

Cerita berikutnya berikutnya adalah adalah yang yang berhubunganberhubungan d

deennggaan n ppeerraayyaaaan n aannaak k llaakkii--ll uu cerita tentang seorang anak

cerita tentang seorang anak laki-laki yang bernama Kintaro. laki-laki yang bernama Kintaro.

aimanakah bulan

aimanakah bulan

ei Jepang

ei Jepang

Bulan

Bulan Mei dMei d

hir. hir.

Tanggal 5 Mei adalah hari perayaa Tanggal 5 Mei adalah hari perayaa

an untuk anak perempuan, 5

an untuk anak perempuan, 5 Mei adalah perayaan untuk anak laki-laki.Mei adalah perayaan untuk anak laki-laki. ori

ori, atau semacam bendera layang-layang ikan yang dikibarkan di, atau semacam bendera layang-layang ikan yang dikibarkan di

Menurut tradisi, koinobori dikibarkan tinggi-tinggi di langit Menurut tradisi, koinobori dikibarkan tinggi-tinggi di langit

27 27

KINTARO

KINTARO

ADA jaman dahulu, di tengah gunung Ashigara ADA jaman dahulu, di tengah gunung Ashigara hiduplah seorang anak laki-laki yang penuh hiduplah seorang anak laki-laki yang penuh semangat.

semangat.

Anak laki-laki ini bernama Kintaro. Ia kuat Anak laki-laki ini bernama Kintaro. Ia kuat sejak lahir. Begitu kuatnya sampai-sampai ia bisa sejak lahir. Begitu kuatnya sampai-sampai ia bisa menarik tali yang diikat di lesung dan menggerakkan lesung berat menarik tali yang diikat di lesung dan menggerakkan lesung berat itu sambil

itu sambil merangkmerangkak.ak.

Ketika Kintaro mulai bisa berjalan, ibunya menjahitkan Ketika Kintaro mulai bisa berjalan, ibunya menjahitkan rompi berwarna merah untuk Kintaro.

rompi berwarna merah untuk Kintaro. Rompi itu besar dan masih terl

Rompi itu besar dan masih terlalu longgar bagi Kintaralu longgar bagi Kintaro. To. Tapiapi itu disengaja karena ibunya ingin agar Kintaro tumbuh dengan itu disengaja karena ibunya ingin agar Kintaro tumbuh dengan cepat supaya rompi itu sesuai untuk Kintaro.

cepat supaya rompi itu sesuai untuk Kintaro.

Kintaro menjadi teman dan sahabat yang menyenangkan. Kintaro menjadi teman dan sahabat yang menyenangkan. Temannya adalah binatang-binatang gunung, misalnya kelinci, Temannya adalah binatang-binatang gunung, misalnya kelinci, monyet, dan lain-lain. Semuanya menjadi sangat suka pada monyet, dan lain-lain. Semuanya menjadi sangat suka pada Kintaro.

Kintaro.

Setiap hari Kintaro pergi ke gunung untuk berkumpul dan Setiap hari Kintaro pergi ke gunung untuk berkumpul dan bermain dengan binatang-binatang itu.

bermain dengan binatang-binatang itu.

 “Mari kita main kejar-kejaran sampai ke gunung sana.”   “Mari kita main kejar-kejaran sampai ke gunung sana.”   “Hup! Hup! Hup!” 

 “Hup! Hup! Hup!” 

Hari ini mereka bermain kejar-kejaran, keesokan harinya Hari ini mereka bermain kejar-kejaran, keesokan harinya bermain gulat.

bermain gulat.

P

P

28 28

 “Hakkeyoi! Ayo! Ayo!”   “Hakkeyoi! Ayo! Ayo!” 

g, tidak ada lawan yang g, tidak ada lawan yang setanding bagi Kintaro.

setanding bagi Kintaro.

 “Ayo! Ayo! Kintaro menang lagi!”   “Ayo! Ayo! Kintaro menang lagi!” 

Kintaro tumbuh besar dengan cepat, t Kintaro tumbuh besar dengan cepat, t

menjadi cocok di tubuhnya. menjadi cocok di tubuhnya.

a

attu u hhaarrii, , iibbuunnyya a y y memennggeerrtti i bbaahh memberinya sebuah kapak besar. memberinya sebuah kapak besar.

ang nakal datang ke ang nakal datang ke membawa kapak besar.

membawa kapak besar.

  “Kintaro, bolehkah aku membawanya.... E-e-e...   “Kintaro, bolehkah aku membawanya.... E-e-e... adu-du-duuuh!” 

adu-du-duuuh!” 

ang membawa kapak besar, tetapi ia langsung ang membawa kapak besar, tetapi ia langsung terhuyung-huyung dan jungkir balik.

terhuyung-huyung dan jungkir balik. besar di atas bahunya dengan mudah. besar di atas bahunya dengan mudah.

Kintaro dan binatang-binatang itu berangkat mencari buah Kintaro dan binatang-binatang itu berangkat mencari buah

gunung seberang. gunung seberang.

m m

mbatan itu jatuh karena badai? Sekarang tak ada mbatan itu jatuh karena badai? Sekarang tak ada y

y

  “Baik, kalau be   “Baik, kalau be  jadikan

 jadikan jembatan.jembatan.” ” 

 “Satu-dua-ti...!”   “Satu-dua-ti...!” 

Akhirnya ia berhasil menjatuhkan Akhirnya ia berhasil menjatuhkan

 “Hei, tunggu sebentar. Jangan menginjak ula  “Hei, tunggu sebentar. Jangan menginjak ula

Kintaro hendak menolong ulat ya Kintaro hendak menolong ulat ya permukaan pohon. Hati Kintaro baik dan permukaan pohon. Hati Kintaro baik dan

Kintaro memang baik hati terhadap siapapun, w Kintaro memang baik hati terhadap siapapun, w seekor ulat.

seekor ulat.

Walaupun bergulat melawan binatan Walaupun bergulat melawan binatan

anpa disadari anpa disadari wa Kintaro sudah wa Kintaro sudah tempat Kintaro yang tempat Kintaro yang rompinya rompinya Pada su Pada su sangat kuat sangat kuat Musang y Musang y ang ang Mus Mus

Sementara Kintaro bisa berjalan sambil memikul kapak Sementara Kintaro bisa berjalan sambil memikul kapak

Tibalah

Tibalah musim gugurmusim gugur..

batannya tidak ada!”  batannya tidak ada!” 

ang menghubungkan dua tebing. ang menghubungkan dua tebing. kastanye ke kastanye ke  “Wah, je  “Wah, je Apakah je Apakah je lagi jembatan lagi jembatan

gitu mari kita jatuhkan pohon ini dan kita gitu mari kita jatuhkan pohon ini dan kita Kintaro menco

Kintaro mencoba menjatuhkan pohon besar yang tumbuh diba menjatuhkan pohon besar yang tumbuh di dekatnya.

dekatnya.

 “Ayo Kintaro! Ayo terus!”   “Ayo Kintaro! Ayo terus!”   “Ga!!” 

 “Ga!!” 

 jembatan. Lalu mereka semua maju menyeb  jembatan. Lalu mereka semua maju menyeb

sedikit demi sedikit. sedikit demi sedikit.

pohon itu dan membuat pohon itu dan membuat erangi jembatan itu erangi jembatan itu

t ya.”  t ya.” 

ng merambat di ng merambat di tubuhnya juga kuat. tubuhnya juga kuat. alaupun itu hanya alaupun itu hanya

Kintaro dan teman-temannya asyik m Kintaro dan teman-temannya asyik m Tanpa mereka sadari, mereka telah sampai Tanpa mereka sadari, mereka telah sampai

menurut kabar ditinggali oleh beruang yang kasar dan buas. menurut kabar ditinggali oleh beruang yang kasar dan buas.

Di batang pohon kastanye yang besar, ada bekas kuku Di batang pohon kastanye yang besar, ada bekas kuku beruang.

beruang.

Binatang-binatang sahabat Kintaro pun mulai menggigil Binatang-binatang sahabat Kintaro pun mulai menggigil gemetar.

gemetar.

 “Uwoooooo!!!” terdengar suara beruang.  “Uwoooooo!!!” terdengar suara beruang.  “Hiyaaaaa!!! Ada beruang! Bagaimana ini?”   “Hiyaaaaa!!! Ada beruang! Bagaimana ini?”   “Mari kita lari, Kintaro!” 

 “Mari kita lari, Kintaro!”  B

Biinnaattaanngg--bbiinnaattaanng g iittu u bbeerrllaarri i tteerrcce e iittuu telah sampai di depan mata. Tetapi Kintaro t

telah sampai di depan mata. Tetapi Kintaro t  “Siapakah yang merusak gunungku?  “Siapakah yang merusak gunungku?  “Hei, beruang! Akulah lawanmu. Ayo k  “Hei, beruang! Akulah lawanmu. Ayo k Beruang dan Kintaro saling mengunci. Beruang dan Kintaro saling mengunci.

grragh, grraaaagh!”  grragh, grraaaagh!” 

k

keedduuaa mmeelleemmppaarrkkaannnnyya a kke e uuddaarraa, , llaannttaass m

meenna a kkuuaa

g itu, lalu bersama binatang-binatang g itu, lalu bersama binatang-binatang sahab

sahab

kota dan menjadi prajurit kota dan menjadi prajurit yang yang Gu Gunn encari kastanye. encari kastanye. di gunung yang di gunung yang rai-berai. Beruang rai-berai. Beruang enang-tenang saja. enang-tenang saja. akkan kulepaskan!”  akkan kulepaskan!”  emari!”  emari!”  T T  “Grragh,  “Grragh,  “Hmmph, hmmmph!”   “Hmmph, hmmmph!” 

Akhirnya, Kintaro berhasil mengangkat beruang dengan Akhirnya, Kintaro berhasil mengangkat beruang dengan

tangannya. Lalu tangannya. Lalu ngkapnya ngkapnya  “Horeeee  “Horeeee

t-kuat dengan kedua belah tangannya. t-kuat dengan kedua belah tangannya. e! Kintaro menang!” 

e! Kintaro menang!” 

Kintaro pun menjadi teman beruang yang paling kasar dan Kintaro pun menjadi teman beruang yang paling kasar dan buas di dalam gunun

buas di dalam gunun

atnya ia pulang ke rumah tempat Ibunya menunggu. atnya ia pulang ke rumah tempat Ibunya menunggu. Setelah dewasa, Kintaro pergi ke

Setelah dewasa, Kintaro pergi ke

sangat kuat. Ia dikenal dengan nama Sakata Kintoki. sangat kuat. Ia dikenal dengan nama Sakata Kintoki.

Kisah ini adalah kisah saat

Kisah ini adalah kisah saat Sakata Kintoki masih kecil.Sakata Kintoki masih kecil. ung Ashigara dan Sakata Kintoki

ung Ashigara dan Sakata Kintoki

Gunung Ashigara adalah gunung yang terkenal dengan dongeng Gunung Ashigara adalah gunung yang terkenal dengan dongeng Sakata Kintoki atau Kintaro di Jepang. Gunung Ashihara terletak di bagian Sakata Kintoki atau Kintaro di Jepang. Gunung Ashihara terletak di bagian barat daya propinsi Kanagawa. Adalah pada pertengahan era Heian, yaitu barat daya propinsi Kanagawa. Adalah pada pertengahan era Heian, yaitu abad 10-11, saat Sakata Kintoki dikisahkan pergi kota besar dan menjadi abad 10-11, saat Sakata Kintoki dikisahkan pergi kota besar dan menjadi pengawal Y

pengawal Yorimitsu Minamoto. Kintaro memang anak orimitsu Minamoto. Kintaro memang anak yang sangat kuat yang sangat kuat yangyang

lantas aro

lantas menjadi prajurit yang sangat kuat pula. Menurut legenda, Kintmenjadi prajurit yang sangat kuat pula. Menurut legenda, Kintaro m

meemmiilli i ki kekuatan ini karenaki kekuatan ini karena IIbbuunnyya a aaddaallaah h sseeoorraanngg YamambaYamamba, yakni wanita, yakni wanita di pedalaman gunung yang memiliki kekuatan gaib.

di pedalaman gunung yang memiliki kekuatan gaib.

29 29

Dalam dokumen 12 Cerita Rakyat Jepang (Halaman 33-37)