• Tidak ada hasil yang ditemukan

12 Cerita Rakyat Jepang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "12 Cerita Rakyat Jepang"

Copied!
84
0
0

Teks penuh

(1)

1

1

2

2

C

C

erita

erita

R

R

akyat

akyat

J

J

epang

epang

dan Musim-musim yang Mengiringinya

dan Musim-musim yang Mengiringinya

diterjemahkan oleh

diterjemahkan oleh

S

Shito Naok

hito Naok o

o

Karya Studi sebagai Syarat Kelulusan Jenjang S1

Karya Studi sebagai Syarat Kelulusan Jenjang S1

pada Tokyo University of Foreign Studies, Tokyo, 2005

pada Tokyo University of Foreign Studies, Tokyo, 2005

(2)

東京外国語大学外国語学部

東京外国語大学外国語学部

(3)

untuk Anak-ana

(4)
(5)

Daftar

Daftar

I

I

si

si

Kata

Kata Pengantar Pengantar VIVI II

I. Bagaimanakah

I. Bagaimanakah bulan bulan Januari Januari di di Jepang? Jepang? 22 ASAL-MULA

ASAL-MULA 12 12 SHIO SHIO BINBIN ATANG ATANG 33

II.

II. Bagaimanakah Bagaimanakah bulan bulan Februari Februari di di Jepang? Jepang? 77 ORANG

ORANG YANG YANG KAYA KAYA KARENA KARENA BURUNG BURUNG BULBUL BULBUL 88

III.

III. Bagaimanakah Bagaimanakah bulan bulan Maret Maret di di Jepang? Jepang? 1212

MOMOTARO 13

MOMOTARO 13

IV

IV. . BagaimanakaBagaimanakah h bulan bulan April April di di Jepang? Jepang? 1919 KAKEK

KAKEK PEMEKAR PEMEKAR BUNGA BUNGA 2020

V

V. . Bagaimanakah Bagaimanakah bulan bulan Mei Mei di di Jepang? Jepang? 2626

KINTARO 27

KINTARO 27

VI.

VI. Bagaimanakah Bagaimanakah bulan bulan Juni Juni di di Jepang? Jepang? 3131 PENG

PENGANTIN ANTIN KAPPA KAPPA 3232

VII.

VII. BagaimanakaBagaimanakah h bulan bulan Juli Juli di di Jepang? Jepang? 3737 PUTRI

PUTRI TANABATA TANABATA 3838

VIII.

VIII. Bagaimanakah Bagaimanakah bulan bulan Agustus Agustus di di Jepang? Jepang? 4444 URASHIMA

URASHIMA TARO TARO 4545

V V

(6)

IX.

IX. Bagaimanakah Bagaimanakah bulan bulan September September di di Jepang? Jepang? 4949 PUTRI

PUTRI KAGUKAGUYA YA 5050

X.

X. BagaimanakBagaimanakah ah bulan bulan Oktober Oktober di di Jepang? Jepang? 5555 PERTARUNGAN

PERTARUNGAN MONYET MONYET DAN DAN KEPITIKEPITI NG NG 5656

XI.

XI. Bagaimanakah Bagaimanakah bulan bulan November November di di Jepang? Jepang? 6262 BALAS

BALAS BUDI BUDI BURUNG BURUNG BANGAU BANGAU 6363

XII.

XII. Bagaimanakah Bagaimanakah bulan bulan Desember Desember di di Jepang? Jepang? 6969 PATUNG

PATUNG JJII Z O  Z O  BERTBERTOPI OPI BAMBU BAMBU 7070

Penutup 74

Penutup 74

Daftar

Daftar Referensi Referensi 7676

VI VI

(7)

Kata P

Kata P

enganta

enganta

r

r

Selama perjalanan di Indonesia yang saya lakukan pada Selama perjalanan di Indonesia yang saya lakukan pada libur musim panas yang lalu, hal yang paling mengejutkan saya libur musim panas yang lalu, hal yang paling mengejutkan saya adalah perhatian besar dari orang-orang Indonesia terhadap adalah perhatian besar dari orang-orang Indonesia terhadap musim di Jepang. “Kita sama-s

musim di Jepang. “Kita sama-sama ras kulit kuning, tetapi kenapaama ras kulit kuning, tetapi kenapa kulit orang Jepang begitu putih? Pasti karena salju turun di Jepang kulit orang Jepang begitu putih? Pasti karena salju turun di Jepang ya?” atau “Asyik ya, ada musim dingin di Jepang,” demikian kata ya?” atau “Asyik ya, ada musim dingin di Jepang,” demikian kata beberapa anak perempuan atau wanita Indonesia.

beberapa anak perempuan atau wanita Indonesia.

Walaupun saya tidak bisa memperlihatkan salju kepada Walaupun saya tidak bisa memperlihatkan salju kepada mereka yang belum pernah melihat salju, paling tidak saya ingin mereka yang belum pernah melihat salju, paling tidak saya ingin membuat sesuatu yang dapat membuat mereka merasakan membuat sesuatu yang dapat membuat mereka merasakan musim-musim Jepang. Berangkat dari perasaan seperti itulah musim-musim Jepang. Berangkat dari perasaan seperti itulah saya menerjemahkan cerita-cerita rakyat ini.

saya menerjemahkan cerita-cerita rakyat ini.

Kita bisa mengetahui adat-istiadat suatu negeri dari cerita Kita bisa mengetahui adat-istiadat suatu negeri dari cerita rakyatnya. Menurut saya, cerita rakyat adalah media yang bagus rakyatnya. Menurut saya, cerita rakyat adalah media yang bagus untuk menyampaikan perubahan musim Jepang, jadi saya untuk menyampaikan perubahan musim Jepang, jadi saya memutuskan untuk membuat buku berisi cerita rakyat, yang memutuskan untuk membuat buku berisi cerita rakyat, yang dapat menyampaikan suasana perubahan musim Jepang.

dapat menyampaikan suasana perubahan musim Jepang. Saya mencari dan menerjemahkan cer

Saya mencari dan menerjemahkan cerita rakyat yang sesuaiita rakyat yang sesuai dengan musim atau kegiatan di Jepang pada masing-masing dengan musim atau kegiatan di Jepang pada masing-masing bulan, yakni dari Januari sampai Desember. Silakan menikmati bulan, yakni dari Januari sampai Desember. Silakan menikmati perubahan musim semi, panas, gugur, dan dingin Jepang melalui perubahan musim semi, panas, gugur, dan dingin Jepang melalui cerita rakyat ini.

cerita rakyat ini.

Selain itu, Jepang adalah negeri yang terbentang dari utara Selain itu, Jepang adalah negeri yang terbentang dari utara sampai selatan. Jadi, sebenarnya ada penyimpangan waktu sampai selatan. Jadi, sebenarnya ada penyimpangan waktu perubahan musim di daerah utara dan selatan, atau ada keadaan perubahan musim di daerah utara dan selatan, atau ada keadaan musim yang tidak sesuai di suatu daerah. Meskipun demikian, musim yang tidak sesuai di suatu daerah. Meskipun demikian, yang akan saya perkenalkan di dalam buku ini adalah perubahan yang akan saya perkenalkan di dalam buku ini adalah perubahan musim Jepang yang umum.

musim Jepang yang umum.

VI VIII

(8)

Bulan Januari

(9)

Bagaimanakah bulan

Bagaimanakah bulan

anuari di Jepang?

anuari di Jepang?

Tahun Baru di Jepang diawali dengan kata Tahun Baru di Jepang diawali dengan kata  ‘

 ‘akemashite omedetou’ akemashite omedetou’ , yang artin, yang artinya “Selamat Tahun Baru”.ya “Selamat Tahun Baru”. Di tengah-tengah putihnya salju,

Di tengah-tengah putihnya salju, orang-ororang-orang pergi ang pergi untuk melihat matahariuntuk melihat matahari tahun baru atau mengunjungi kuil untuk memohon

tahun baru atau mengunjungi kuil untuk memohon kesehatan pada tahun ini.kesehatan pada tahun ini. Hawany

Hawanya sangat dingin, a sangat dingin, tetapi saat sinar tetapi saat sinar matahari menyusup ke dalammatahari menyusup ke dalam udara yang dingin pada pagi ha

udara yang dingin pada pagi hari yang cerah, keindahannya tak ada kiranya diri yang cerah, keindahannya tak ada kiranya di dunia ini.

dunia ini.

 jing?  jing? rita yang pertama adalah cerita tentang asal

rita yang pertama adalah cerita tentang asal mula

mula

Di rumah, orang-orang melewati waktu dengan Di rumah, orang-orang melewati waktu dengan riang sambil makan

riang sambil makan osechiosechi, yakni masakan khusus untuk, yakni masakan khusus untuk Tahun Baru atau kue beras atau

Tahun Baru atau kue beras atau mochimochi.. Yang menyenangkan juga ad

Yang menyenangkan juga adalah Kartu Talah Kartu Tahun Baru.ahun Baru. Di Jepang, orang-orang saling mengirimkan kartu pos itu di antara teman Di Jepang, orang-orang saling mengirimkan kartu pos itu di antara teman atau kenalan. Gambar 12 shio binatang tergambar pada

atau kenalan. Gambar 12 shio binatang tergambar pada kartu tahun baru itu.kartu tahun baru itu. Apakah shio binatang tahun ini?

Apakah shio binatang tahun ini? Monyet? AyamMonyet? Ayam? Atau An? Atau An Ce

Ce

12 shio binatang itu. 12 shio binatang itu.

(10)

ASAL-MULA

ASAL-MULA

12 S

12 SHI

HI O BINATAN

O BINATAN G

G

A

A

LKISAH, pada jaman dahulu kala, hiduplah Dewa diLKISAH, pada jaman dahulu kala, hiduplah Dewa di puncak gunung yang berada di tengah puncak gunung yang berada di tengah pegunungan.

pegunungan.

Hari itu adalah 30 Des

Hari itu adalah 30 Desemberember, sehari sebel, sehari sebelumum tahun baru. Sang Dewa menulis surat kepada tahun baru. Sang Dewa menulis surat kepada binatang-binatang seluruh negeri. Dewa yang telah selesai binatang-binatang seluruh negeri. Dewa yang telah selesai menulis surat-surat itu lalu meniupnya dari jendela.

menulis surat-surat itu lalu meniupnya dari jendela. Surat-surat itu diter

Surat-surat itu diterbangkan oleh angin, ke gunung, bangkan oleh angin, ke gunung, sungai,sungai, lembah, dan hutan, ke segenap penjuru.

lembah, dan hutan, ke segenap penjuru.

Keesokan harinya, tanggal 31 pagi, para binatang menerima Keesokan harinya, tanggal 31 pagi, para binatang menerima surat itu. Isinya seperti ini:

surat itu. Isinya seperti ini:

 “Pada pagi hari di Tahun Baru, saya akan memilih binatang  “Pada pagi hari di Tahun Baru, saya akan memilih binatang yang paling cepat datang kemari, dari nomor satu sampai nomor yang paling cepat datang kemari, dari nomor satu sampai nomor dua belas. Lalu setiap tahun saya akan mengangkat satu-persatu dua belas. Lalu setiap tahun saya akan mengangkat satu-persatu sebagai jenderal berdasarkan urutan. Tertanda, Dewa.” 

sebagai jenderal berdasarkan urutan. Tertanda, Dewa.”  Para binatang menjadi bersemangat.

Para binatang menjadi bersemangat.

 “Wah, kalau begitu, aku harus menjadi jenderal!”   “Wah, kalau begitu, aku harus menjadi jenderal!” 

Tetapi, ada seekor binatang yang tidak membaca surat ini, Tetapi, ada seekor binatang yang tidak membaca surat ini, yaitu seekor kucing yang suka bersantai. Kucing mendengar yaitu seekor kucing yang suka bersantai. Kucing mendengar tentang surat Sang Dewa ini dari t

tentang surat Sang Dewa ini dari tikus.ikus.

Tikus yang licik berkata bahwa mereka harus berkumpul ke Tikus yang licik berkata bahwa mereka harus berkumpul ke tempat Dewa pada tanggal 2 pagi, padahal seharusnya tanggal 1 tempat Dewa pada tanggal 2 pagi, padahal seharusnya tanggal 1

3 3

(11)

pagi. pagi.

 “Oh Tikus, terima kasih atas kebaikan hatimu.”   “Oh Tikus, terima kasih atas kebaikan hatimu.” 

Semua binatang bersemangat sambil memikirkan tentang Semua binatang bersemangat sambil memikirkan tentang kemenangan.

kemenangan.

 “Baik, besok pagi-pagi ya. Aku akan tidur cepat malam ini.”   “Baik, besok pagi-pagi ya. Aku akan tidur cepat malam ini.” 

Semua binatang tidur cepat. Semua binatang tidur cepat.

Tetapi, hanya sapi yang berpikir, “Jalanku lambat, jadi aku Tetapi, hanya sapi yang berpikir, “Jalanku lambat, jadi aku akan berangkat malam ini.” 

akan berangkat malam ini.” 

Maka berangkatlah sapi sebelum matahari terbenam. Tikus Maka berangkatlah sapi sebelum matahari terbenam. Tikus yang melihatnya lantas meloncat menaiki punggung sapi.

yang melihatnya lantas meloncat menaiki punggung sapi.  “Betapa menyenangkan!” 

 “Betapa menyenangkan!” 

Sapi yang tidak menyadarinya terus berjalan dengan Sapi yang tidak menyadarinya terus berjalan dengan lambat.

lambat.

 “Mungkin aku jadi nomor satu. Moooo!”   “Mungkin aku jadi nomor satu. Moooo!” 

Keesokan harinya, para binatang berangkat sekaligus saat Keesokan harinya, para binatang berangkat sekaligus saat hari masih gelap.

hari masih gelap.

Anjing, monyet, harimau, ular, kelinci, ayam, domba, juga Anjing, monyet, harimau, ular, kelinci, ayam, domba, juga kuda, semuanya berlari menuju tempat tinggal Sang Dewa.

kuda, semuanya berlari menuju tempat tinggal Sang Dewa.

Akhirnya matahari tahun baru mulai terbit. Yang muncul Akhirnya matahari tahun baru mulai terbit. Yang muncul membelakangi matahari itu, pertama-tama adalah...sapi. Oh, membelakangi matahari itu, pertama-tama adalah...sapi. Oh, bukan! Itu adalah tikus!

bukan! Itu adalah tikus!

Tikus melompat turun dari punggung sapi, lantas melompat Tikus melompat turun dari punggung sapi, lantas melompat ke hadapan Sang Dewa dengan cepat.

ke hadapan Sang Dewa dengan cepat.  “Dewa, Selamat Tahun Baru!”   “Dewa, Selamat Tahun Baru!”   “Oh, selamat! Selamat!” 

 “Oh, selamat! Selamat!”  Sapi merasa sangat kecewa. Sapi merasa sangat kecewa.  “Mengapa? Moooo!” 

 “Mengapa? Moooo!”  Sapi menangis.

Sapi menangis.

Lalu berturut-turut datanglah harimau, kelinci dan naga. Lalu berturut-turut datanglah harimau, kelinci dan naga. Binatang-binatang lainnya tiba susul-menyusul.

Binatang-binatang lainnya tiba susul-menyusul.

Akhirnya, tibalah waktu pengumuman urutan pemenang Akhirnya, tibalah waktu pengumuman urutan pemenang oleh Sang Dewa.

oleh Sang Dewa.

 “Saudara-saudara sekalian, selamat datang. Sekarang saya  “Saudara-saudara sekalian, selamat datang. Sekarang saya akan mengumumkan hasilnya. Nomor satu tikus. Dilanjutkan akan mengumumkan hasilnya. Nomor satu tikus. Dilanjutkan dengan sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, dengan sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan babi hutan. Dengan demikian, telah ditetapkan ayam, anjing, dan babi hutan. Dengan demikian, telah ditetapkan

4 4

(12)

pemenang nomor satu sampai nomor dua belas!”  pemenang nomor satu sampai nomor dua belas!” 

12 ekor binatang yang terpilih ini disebut 12 Shio

12 ekor binatang yang terpilih ini disebut 12 Shio Binatang.Binatang. Kedua belas shio binatang itu mulai berpesta pora dengan Kedua belas shio binatang itu mulai berpesta pora dengan minuman keras sambil mengelilingi Sang Dewa.

minuman keras sambil mengelilingi Sang Dewa.  “Mari minum!” 

 “Mari minum!” 

Naga dan harimau juga bersuka ria. Kelinci dan tikus juga Naga dan harimau juga bersuka ria. Kelinci dan tikus juga bekata, “Mari minum!” 

bekata, “Mari minum!” 

Saat itu kucing datang berla

Saat itu kucing datang berlari-lari denri-lari dengan wajah yang gan wajah yang marahmarah dan menakutkan.

dan menakutkan.

  “Tikus!!! Kenapa kamu menipuku! MEONG!!! Aku akan   “Tikus!!! Kenapa kamu menipuku! MEONG!!! Aku akan menangkap dan memakanmu. Sini!!!” 

menangkap dan memakanmu. Sini!!!” 

Tikus berlari terbirit-birit. Kucing berputar-putar Tikus berlari terbirit-birit. Kucing berputar-putar mengejarnya.

mengejarnya.

Pesta itu amat ramai. Pesta itu amat ramai.

Sejak saat itu, mulailah era 12 shio binatang. Mulai dari Sejak saat itu, mulailah era 12 shio binatang. Mulai dari tahun tikus, lalu sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, tahun tikus, lalu sapi, harimau, kelinci, naga, ular, kuda, domba, monyet, ayam, anjing, dan babi hutan.

monyet, ayam, anjing, dan babi hutan.

Kucing yang tidak termasuk dalam 12 shio binatang karena Kucing yang tidak termasuk dalam 12 shio binatang karena ditipu tikus, sampai sekarang pun masih berputar-putar mengejar ditipu tikus, sampai sekarang pun masih berputar-putar mengejar tikus. Ia masih marah akan tipuan tikus.

tikus. Ia masih marah akan tipuan tikus.

5 5

(13)

Bulan Februari

(14)

Bagaimanakah bulan

Bagaimanakah bulan

ebruari di Jepang?

ebruari di Jepang?

Bulan Februari di Jepang adalah bulan di mana Bulan Februari di Jepang adalah bulan di mana banyak salju turun.

banyak salju turun.

Di daerah utara, semuanya memutih akibat salju, Di daerah utara, semuanya memutih akibat salju, misalnya jalan, atap rumah, dan puncak gunung. Salju misalnya jalan, atap rumah, dan puncak gunung. Salju sangat indah, dan berkat salju tersebut kami bisa bermain sangat indah, dan berkat salju tersebut kami bisa bermain ski atau bermain lempar-lemparan gumpalan salju. ski atau bermain lempar-lemparan gumpalan salju.

Sebaliknya, yang menyusahkan adalah jika terjadi salju longsor, lumpuhnya Sebaliknya, yang menyusahkan adalah jika terjadi salju longsor, lumpuhnya lalu lintas atau banyaknya orang yang masuk angin.

lalu lintas atau banyaknya orang yang masuk angin.

Tetapi setelah melewati pertengahan bulan Februari, hari-hari dingin Tetapi setelah melewati pertengahan bulan Februari, hari-hari dingin dan hari-hari hangat datang bergantian. Hal ini menunjukkan musim semi dan hari-hari hangat datang bergantian. Hal ini menunjukkan musim semi telah mendekat. telah mendekat. ulai mekar, ulai mekar, rung bulbul rung bulbul ng

ng bulbul bulbul adalahadalah merdu. merdu.

burung burung Di tempat yang hangat, bunga-bunga m

Di tempat yang hangat, bunga-bunga m misalnya di Tokyo, bunga plum

misalnya di Tokyo, bunga plum menjadi indah.menjadi indah. Saat bung

Saat bunga plum menjadi indah, bua plum menjadi indah, bu mulai berterbangan di sekitar pohon plum. Buru mulai berterbangan di sekitar pohon plum. Buru burung yang berwarna hijau muda dan

burung yang berwarna hijau muda dan bersuarabersuara Cerita berikutnya adalah cerita dengan Cerita berikutnya adalah cerita dengan bulbul sebagai salah

(15)

ORANG

ORANG Y

Y ANG K

ANG KAY

AY A

A

KARENA BURU

KARENA BURU NG

NG BULBUL

BULBUL

LKISAH, pada jaman dahulu kala, terlihat sesosok LKISAH, pada jaman dahulu kala, terlihat sesosok laki-laki yang berjalan terhuy

laki-laki yang berjalan terhuyung-huyung di bawahung-huyung di bawah langit musim dingin.

langit musim dingin.

Laki-laki itu bekerja dengan menjual teh, Laki-laki itu bekerja dengan menjual teh, selain itu ia juga menjual berbagai barang kecil selain itu ia juga menjual berbagai barang kecil lainnya.

lainnya.

Hari ini entah mengapa barang dagangannya sama sekali Hari ini entah mengapa barang dagangannya sama sekali tidak terjual.

tidak terjual.

Laki-laki itu berjalan di gunung yang sepi—tahu-tahu ia Laki-laki itu berjalan di gunung yang sepi—tahu-tahu ia sudah berada di dalam belukar bambu. Agaknya ia tersesat.

sudah berada di dalam belukar bambu. Agaknya ia tersesat.

Ia melewati belukar bambu yang gelap, lantas secara ajaib Ia melewati belukar bambu yang gelap, lantas secara ajaib keluar ke tempat yang terang. Di taman itu tercium bau harum keluar ke tempat yang terang. Di taman itu tercium bau harum bunga plum. Laki-laki itu mendekatkan mukanya ke bunga plum. bunga plum. Laki-laki itu mendekatkan mukanya ke bunga plum.

 “Oh, harum sekali.”   “Oh, harum sekali.” 

Tiba-tiba terdengar suara tertawa wanita. Muncullah empat Tiba-tiba terdengar suara tertawa wanita. Muncullah empat gadis yang cantik dari balik pohon plum. Laki-laki itu dituntun oleh gadis yang cantik dari balik pohon plum. Laki-laki itu dituntun oleh gadis-gadis itu menuju ke rumahnya.

gadis-gadis itu menuju ke rumahnya. Lalu muncul seorang wanita lain. Lalu muncul seorang wanita lain.

 “Saya adalah ibu dari gadis-gadis ini.

 “Saya adalah ibu dari gadis-gadis ini. Silakan bersantai danSilakan bersantai dan menginap malam ini,” kata wanita itu, lalu membeli semua barang menginap malam ini,” kata wanita itu, lalu membeli semua barang daganga

dagangan laki-laki n laki-laki itu.itu.

A

A

8 8

(16)

9 9

Keesokan harinya, ibu Keesokan harinya, ibu adalah rumah yang isinya ha adalah rumah yang isinya ha Selain itu, saya

Selain itu, saya salah satu di an salah satu di an

Kelihatannya kisah ini seperti mimpi. Laki-laki itu lantas Kelihatannya kisah ini seperti mimpi. Laki-laki itu lantas menjadi suami dari anak gadis

menjadi suami dari anak gadis yang tertua.yang tertua.

Musim dingin berakhir, lalu datanglah musim semi yang Musim dingin berakhir, lalu datanglah musim semi yang hangat.

hangat.

Ibu berkata kepada si laki-laki. Ibu berkata kepada si laki-laki.

  “Hari ini cuacanya baik, jadi saya akan pergi untuk   “Hari ini cuacanya baik, jadi saya akan pergi untuk menikmati keind

menikmati keindahan bunga bersama para gahan bunga bersama para g   jaga rumah ya. Kalau mera

  jaga rumah ya. Kalau mera

gudang nomor empat sama sekali tidak bol gudang nomor empat sama sekali tidak bol

S

Seessuuddaah h ppaarra a wwaanniitta a iittu u bbeerraannggkkaatt, , llaakkii--ll aa termenung-menung saja karena tidak ada apapun y termenung-menung saja karena tidak ada apapun y dilaku dilaku pertam pertam r.... r.... samp samp

sasa berwarna putih. Terbentang pemandangan musim sasa berwarna putih. Terbentang pemandangan musim panas panas ut! Senangnya…”  ut! Senangnya…”  nan nan yang yang Sanga Sanga

aki-laki itu menggigil seolah benar-benar merasa dingin, aki-laki itu menggigil seolah benar-benar merasa dingin, lalu k

lalu k

-tiba ia teringat pesan ibu sebelum -tiba ia teringat pesan ibu sebelum berkata lagi menegaskan, “Rumah ini berkata lagi menegaskan, “Rumah ini nya w

nya wanita saja, jadi silakan bersantaianita saja, jadi silakan bersantai.. punya empat anak gadis. Silakan menjadi suami punya empat anak gadis. Silakan menjadi suami tara

tara mereka.mereka.” ” 

adis. Maaf, tapi tolong adis. Maaf, tapi tolong sa bosan, lihat saja gudang. Tapi sa bosan, lihat saja gudang. Tapi

dibuka.”  dibuka.” 

aki itu hany aki itu hany

ang ang eh eh kan. kan.

 “Oya, aku mau melihat gudang ah!”   “Oya, aku mau melihat gudang ah!” 

Mula-mula laki-laki itu mencoba membuka pintu gudang Mula-mula laki-laki itu mencoba membuka pintu gudang

a. Lantas… a. Lantas… Byur...byu Byur...byu ing. Langi ing. Langi

Ombak menerjang kaki laki-laki dari Ombak menerjang kaki laki-laki dari t biru nan menyilaukan dan gumpalan-gumpalan t biru nan menyilaukan dan gumpalan-gumpalan awan rak

awan rak ..

 “Wah, la  “Wah, la

Laki-laki itu pindah ke gudang kedua. Di situ terlihat Laki-laki itu pindah ke gudang kedua. Di situ terlihat pemandangan gunung musim gugur yang indah. Ada pepoho pemandangan gunung musim gugur yang indah. Ada pepoho

daunnya berwarna merah dan kuning, dan ada sebuah poho daunnya berwarna merah dan kuning, dan ada sebuah pohonn kesemek yang besar.

kesemek yang besar.

  “Wah, daun-daun yang memerah dan buah kesemek….   “Wah, daun-daun yang memerah dan buah kesemek….

t indah!”  t indah!” 

Laki-laki itu pergi ke gudang ketiga. Saat ia

Laki-laki itu pergi ke gudang ketiga. Saat ia membuka pintu,membuka pintu, pemandangan salju meliputi seluruh permukaan tanah.

pemandangan salju meliputi seluruh permukaan tanah.  “Oh,

 “Oh, dinginnya….dinginnya….” ”  L

L

eluar dari gudang ketiga. eluar dari gudang ketiga.

Akhirnya, laki-laki itu tiba di gudang keempat. Saat mulai Akhirnya, laki-laki itu tiba di gudang keempat. Saat mulai membuka pintu, tiba

(17)

beran beran an membuka pintu an membuka pintu gudan gudan ang tenang. ang tenang. B

Buunnggaa eemmeerriicciik k aalliirraan n ssuunnggaai i kkeecciill.. Di sek

Di sek

aki itu terkejut. Pemandangan sekitarnya segera aki itu terkejut. Pemandangan sekitarnya segera h

hiillaanngg ddaah h bbeerruubbaah h kke e ttaannaahh yang

yang

hari ini cuacanya baik, semuanya kembali sosok asal dan hari ini cuacanya baik, semuanya kembali sosok asal dan b

beerrmmaa ook k kkaammi i yyaanng g sseebbeennaarrnnyya a iittuu, , kkiittaa menja

menja

gkat. gkat.

 “Gudang nomor empat sama sekali tidak boleh dibuka.”   “Gudang nomor empat sama sekali tidak boleh dibuka.” 

Jika dipesan supaya tidak membukanya, ia justru semakin Jika dipesan supaya tidak membukanya, ia justru semakin ingin melihat.

ingin melihat.

 “Adakah sesuatu yang luar biasa di dalamnya?”   “Adakah sesuatu yang luar biasa di dalamnya?” 

Laki-laki itu akhirnya tidak tahan d Laki-laki itu akhirnya tidak tahan d

g keempat. g keempat.

Terlihat pemandangan musim semi y Terlihat pemandangan musim semi y

-bunga berkembang di sekitar g -bunga berkembang di sekitar g

itar pohon plum, burung-burung bulbul berterbangan. itar pohon plum, burung-burung bulbul berterbangan.

  “Huu-huu-kekoo...huu-huu-kekoo!” Burung-burung bulbul   “Huu-huu-kekoo...huu-huu-kekoo!” Burung-burung bulbul berkicau merdu.

berkicau merdu.

 “Wah, burung bulbul. Merdu sekali.”   “Wah, burung bulbul. Merdu sekali.” 

Burung-burung bulbul itu berhenti berkicau begitu melihat Burung-burung bulbul itu berhenti berkicau begitu melihat sosok si

sosok si laki-laki dan segera terbang meninggalkalaki-laki dan segera terbang meninggalkan tempat itu.n tempat itu. Laki-l

Laki-l

tanpa bersuara, dari taman yang in tanpa bersuara, dari taman yang in

penuh dengan rerumputan liar. Laki-laki berdiri sendirian di penuh dengan rerumputan liar. Laki-laki berdiri sendirian di dalamnya.

dalamnya.

Terdengar suara ibu. Terdengar suara ibu.

  “Kamu telah melanggar janji dengan membuka gudang   “Kamu telah melanggar janji dengan membuka gudang keempat bukan? Kami adalah burung bulbul yang tinggal di sini. keempat bukan? Kami adalah burung bulbul yang tinggal di sini. Karena

Karena

in-main. Sejak terlihat sos in-main. Sejak terlihat sos

di tidak bisa hidup bersama lagi.”  di tidak bisa hidup bersama lagi.” 

Laki-laki itu turun dari gunung. Angin utara masih Laki-laki itu turun dari gunung. Angin utara masih berhembus tajam.

berhembus tajam.

10 10

(18)

Bulan Maret

(19)

Bagaimanakah bulan

Bagaimanakah bulan

aret di Jepang?

aret di Jepang?

Salju telah meleleh dan sinar musim Salju telah meleleh dan sinar musim semisemi yang hangat mulai bertaburan di permukaan yang hangat mulai bertaburan di permukaan tanah yang beku. Pucuk-pucuk tumbuhan mulai tanah yang beku. Pucuk-pucuk tumbuhan mulai muncul, ulat-ulat yang bangun dari tidurnya selama musim

muncul, ulat-ulat yang bangun dari tidurnya selama musim dingindingin merangkak keluar, dan burung-burung mulai berkicau di langit. merangkak keluar, dan burung-burung mulai berkicau di langit.

Tanggal 3 Maret di Jepang adalah hari perayaan

Tanggal 3 Maret di Jepang adalah hari perayaan momomomo atauatau buah persik. Keluarga yang memiliki anak perempuan merayakan buah persik. Keluarga yang memiliki anak perempuan merayakan hinamasturi

hinamasturi untuk mengharapkan kebahagiaan serta pertumbuhan untuk mengharapkan kebahagiaan serta pertumbuhan anakanak perempuan itu. Orang-orang menghiasi panggung kecil

perempuan itu. Orang-orang menghiasi panggung kecil berbentuk tangga yang berwarna merah dengan boneka, kue berbentuk tangga yang berwarna merah dengan boneka, kue beras berwarna-warni yang berbentuk belah ketupat, sake beras berwarna-warni yang berbentuk belah ketupat, sake

manis, dan bunga persik yang berwarna merah muda. Lalu mereka manis, dan bunga persik yang berwarna merah muda. Lalu mereka menghabiskan waktu bersama.

menghabiskan waktu bersama.

Cerita berikutnya adalah cerita tentang Momotaro, Cerita berikutnya adalah cerita tentang Momotaro, yang berkisah tentang anak laki-laki yang lahir dari buah yang berkisah tentang anak laki-laki yang lahir dari buah persik. Di Jepang, sejak dahulu ada kepercayaan bahwa persik. Di Jepang, sejak dahulu ada kepercayaan bahwa

pohon persik mempunyai kekuatan gaib. pohon persik mempunyai kekuatan gaib.

*) Bunga persik mekar pada Maret, tetapi baru berbuah pada bulan Juli atau *) Bunga persik mekar pada Maret, tetapi baru berbuah pada bulan Juli atau Agustus.

(20)

MOMOTARO

MOMOTARO

ADA zaman dahulu, hiduplah seorang kake ADA zaman dahulu, hiduplah seorang kake

untuk mencari kayu bakar, dan Nenek pergi ke untuk mencari kayu bakar, dan Nenek pergi ke sungai untuk mencuci.

sungai untuk mencuci.

mencuci di sungai, sebutir buah persik yang besar se mencuci di sungai, sebutir buah persik yang besar se

ii Lalu Nenek pulang ke rumah sambil menggenggam buah itu Lalu Nenek pulang ke rumah sambil menggenggam buah itu ga kaget ga kaget Kakek berkata sambil mengusap buah persik itu,

Kakek berkata sambil mengusap buah persik itu, e e u u ..” ”  a a a a h h

ada saat itu pula, buah persik itu

ada saat itu pula, buah persik itu terbelah di tengah-tengah.terbelah di tengah-tengah. Seorang anak laki-laki yang penuh semangat melompat keluar Seorang anak laki-laki yang penuh semangat melompat keluar dari dalamnya. dari dalamnya.

P

P

k dank dan gunung gunung nenek. Setiap hari Kakek pergi ke kaki

nenek. Setiap hari Kakek pergi ke kaki

Pada suatu hari, ketika Nen Pada suatu hari, ketika Nen menggelinding dari hulu sungai dengan mengelu menggelinding dari hulu sungai dengan mengelu kecipak. Nenek mengangkat buah persik itu dari sung kecipak. Nenek mengangkat buah persik itu dari sung dengan hati-hat

dengan hati-hati. Kakek yang baru pulang dari gunung jui. Kakek yang baru pulang dari gunung ju melihat buah itu.

melihat buah itu.

ek sedang ek sedang kali hanyut kali hanyut arkan buny arkan buny ai, “HUP!”. ai, “HUP!”.

 “Oh, persik ini besar s  “Oh, persik ini besar s  “Bagaimana kala

 “Bagaimana kala

 “Baik, ayo kita potong  “Baik, ayo kita potong

Mereka meletakk Mereka meletakk menempatkan pisau d menempatkan pisau d bunyinya gemerisik. bunyinya gemerisik.

 “Wah, persik ini  “Wah, persik ini

kali!”  kali!”  kita potong?”  kita potong?” 

n persik itu di atas talenan. Ketika Nenek n persik itu di atas talenan. Ketika Nenek pur di atasnya, persik itu bergerak-gerak, pur di atasnya, persik itu bergerak-gerak,

idup!”  idup!”  P P 13 13

(21)

Kakek dan Nenek sama-sama kaget. Yang lebih Kakek dan Nenek sama-sama kaget. Yang lebih makan n

makan n

mengagetkan lagi adalah semangat anak laki-laki itu. Ia segera mengagetkan lagi adalah semangat anak laki-laki itu. Ia segera asi dengan lahap. Hebatnya, dia makan nasi terus sampai asi dengan lahap. Hebatnya, dia makan nasi terus sampai menghabiskan semua nasi di dalam mangkok. Ia makan menghabiskan semua nasi di dalam mangkok. Ia makan berkali-kali dengan mangkok besar.

berkali-kali dengan mangkok besar.

Kakek dan Nenek merasa sangat gembira. Mereka me

Kakek dan Nenek merasa sangat gembira. Mereka menamainamai anak itu Momotaro karena ia lahir dari buah persik. Dalam Bahasa anak itu Momotaro karena ia lahir dari buah persik. Dalam Bahasa Jepang buah persik adalah ‘momo’.

Jepang buah persik adalah ‘momo’.

Semakin banyak Momotaro makan, semakin ia tumbuh Semakin banyak Momotaro makan, semakin ia tumbuh dengan cepat. Tidak ada orang dewasa yang menyamai dengan cepat. Tidak ada orang dewasa yang menyamai kekuatannya. Ia mengangkat benda berat dengan mudah. kekuatannya. Ia mengangkat benda berat dengan mudah. Momotaro tumbuh menjadi anak yang kuat.

Momotaro tumbuh menjadi anak yang kuat.

Namun ada hal kecil yang mengkhawatirkan. Namun ada hal kecil yang mengkhawatirkan.  “Momotaro..., ciluuuuk-ba!” 

 “Momotaro..., ciluuuuk-ba!” 

Meskipun nenek berusaha menyenangkannya, Momotaro Meskipun nenek berusaha menyenangkannya, Momotaro tetap diam. Meskipun kakek tersenyum manis kepadanya, tetap diam. Meskipun kakek tersenyum manis kepadanya, Momotaro tetap diam tak

Momotaro tetap diam tak bergeming.bergeming.  “Wah, susah sekali....” 

 “Wah, susah sekali....” 

Kakek dan nenek mengkhawatirkan Momotaro yang sama Kakek dan nenek mengkhawatirkan Momotaro yang sama sekali tidak berbicara walaupun waktu telah berlalu sekian lama. sekali tidak berbicara walaupun waktu telah berlalu sekian lama.

 “Mengapa anak ini tidak berbicara?”   “Mengapa anak ini tidak berbicara?” 

Ketika keduanya saling bertatapan, terdengarlah suara, Ketika keduanya saling bertatapan, terdengarlah suara,  “Aku akan melakukannya!” 

 “Aku akan melakukannya!” 

Tiba-tiba Momotaro bersuara keras. Tiba-tiba Momotaro bersuara keras. Oh, ia berbicara!

Oh, ia berbicara!

 “Kakek, nenek, saya akan pergi untuk membasmi raksasa.”   “Kakek, nenek, saya akan pergi untuk membasmi raksasa.”  Kakek dan nenek merasa begitu kaget sehingga diam Kakek dan nenek merasa begitu kaget sehingga diam tercengang.

tercengang.

 “Tolong siapkan perbekalannya,” kata Momotaro.  “Tolong siapkan perbekalannya,” kata Momotaro.

Tiba-tiba Nenek tersadar oleh suara Momotaro yang keras Tiba-tiba Nenek tersadar oleh suara Momotaro yang keras ini. Nenek berkata,

ini. Nenek berkata,

 “Alangkah menakutkan, pergi membasmi raksasa....”   “Alangkah menakutkan, pergi membasmi raksasa....” 

Pada masa itu, para raksasa yang menakutkan sering Pada masa itu, para raksasa yang menakutkan sering muncul di desa dan melakukan berbagai kejahatan seperti muncul di desa dan melakukan berbagai kejahatan seperti merampok barang-barang, menculik orang-orang, dan merampok barang-barang, menculik orang-orang, dan sebagainya. Mereka menyusahkan orang-orang di desa.

sebagainya. Mereka menyusahkan orang-orang di desa. Momotaro tidak dapat menahan diri

Momotaro tidak dapat menahan diri setelah mengetahui halsetelah mengetahui hal

14 14

(22)

15 15

ini. ini.

Kakek dan nenek menyiapkan

Kakek dan nenek menyiapkan kibkib

onde-onde, serta pakaian bagus untuk Momotaro yang mereka onde-onde, serta pakaian bagus untuk Momotaro yang mereka sayangi.

sayangi.

Akhirnya tibalah hari keberangkatan Momotaro. Akhirnya tibalah hari keberangkatan Momotaro.

Momotaro mengenakan pakaian bagus yang dibuatkan Momotaro mengenakan pakaian bagus yang dibuatkan kakek dan meletakkan bungkusan onde-onde yang dibuatkan kakek dan meletakkan bungkusan onde-onde yang dibuatkan nenek di pinggangnya.

nenek di pinggangnya.

Kakek dan nenek merasa cemas. Namun, M Kakek dan nenek merasa cemas. Namun, M berangkat dari rumah dengan penuh seman

berangkat dari rumah dengan penuh seman  “Baik-baik selalu ya!” 

 “Baik-baik selalu ya!” 

 “Kembalilah dengan selamat!”   “Kembalilah dengan selamat!” 

Kakek dan nenek ya Kakek dan nenek ya mulai menangis.

mulai menangis.

ra itu, Momotaro terus menuju pulau raksasa tanpa ra itu, Momotaro terus menuju pulau raksasa tanpa meny meny Momo Momo mota mota Momo Momo

taro, bolehkah saya minta sebutir onde-onde di taro, bolehkah saya minta sebutir onde-onde di p

piinngggg ppeennggiikkuutt Tuan.” 

Tuan.” 

nde dan menjadi pengikut nde dan menjadi pengikut Momo

Momo

, bolehkah saya minta sebutir onde-onde di , bolehkah saya minta sebutir onde-onde di p

piinngggg bbeerrii, , ssaayya a aakkaan n mmeennjjaaddi i ppeennggiikkuutt Tuan.” 

Tuan.” 

aro. aro.

idango

idango, yaitu sejenis, yaitu sejenis

omotaro justru omotaro justru gat.

gat.

ng mengantarkan Momotaro akhirnya ng mengantarkan Momotaro akhirnya Sementa

Sementa

adari kekhawatiran kakek dan nenek. adari kekhawatiran kakek dan nenek.

Di tengah jalan, seekor anjing muncul dan menyapa Di tengah jalan, seekor anjing muncul dan menyapa taro.

taro.  “Tuan Mo

 “Tuan Mo ro, bolehkah saya minta sebutir onde-onde diro, bolehkah saya minta sebutir onde-onde di pinggangmu? Kalau Tuan memberi, saya akan menjadi pengikut pinggangmu? Kalau Tuan memberi, saya akan menjadi pengikut Tuan.” 

Tuan.” 

Anjing itu menerima onde-onde dan menjadi pengikut Anjing itu menerima onde-onde dan menjadi pengikut taro.

taro.

Setelah beberapa saat, muncullah seekor monyet. Setelah beberapa saat, muncullah seekor monyet.  “T

 “Tuan Mouan Momomo

angmu? Kalau Tuan memberi, saya akan menjadi angmu? Kalau Tuan memberi, saya akan menjadi

Monyet itu juga menerima onde-o Monyet itu juga menerima onde-o taro.

taro.

Kemudian, datanglah burung pegar. Ia mengatakan hal Kemudian, datanglah burung pegar. Ia mengatakan hal yang sama.

yang sama.  “T

 “Tuan Momotaruan Momotaroo

angmu? Kalau Tuan mem angmu? Kalau Tuan mem

Burung pegar itu juga menerima onde-onde dan menjadi Burung pegar itu juga menerima onde-onde dan menjadi pengikut Momot

(23)

Momotaro pun melanjutkan perjalanan ditemani anjing, Momotaro pun melanjutkan perjalanan ditemani anjing, monyet, dan

monyet, dan burung pegarburung pegar..

Melewati bunga dan badai, Melewati bunga dan badai,

Membasmi raksasa, itulah tekadnya. Membasmi raksasa, itulah tekadnya.

arus diwujudkan walau apapun. arus diwujudkan walau apapun.

n kawan-kawannya n kawan-kawannya naik

naik ng ng dengandengan bahu-menghampar. menghampar. esar. esar.

hari mereka terus hari mereka terus meng

meng

raksasa. Pulau yang raksasa. Pulau yang m

meerreekk u u gguunnuunng g bbaattu u yyaanng g mmeennoonnjjool l ddi i tteennggaahh lautan

lautan

sampai ditemukan oleh para raksasa ya!”  sampai ditemukan oleh para raksasa ya!” 

rnya, rnya, Momo

Momo

dian burung pegar kembali. dian burung pegar kembali.

man man keras keras et. et. Dengan kecepatan penuh, menuju pulau raksasa.

Dengan kecepatan penuh, menuju pulau raksasa. Si Momotaro yang tak kenal takut.

Si Momotaro yang tak kenal takut. Mimpi besar telah diniatkan,

Mimpi besar telah diniatkan, H

H

Itulah jalan seorang laki-laki. Itulah jalan seorang laki-laki.

Setelah melewati padang dan gunung, tibalah Momotaro Setelah melewati padang dan gunung, tibalah Momotaro dan rombongannya di pantai. Momotaro da

dan rombongannya di pantai. Momotaro da

perahu, dan mereka mulai mendayu perahu, dan mereka mulai mendayu membahu.

membahu.

Tu, wa, ga! Tu, wa, ga! Tu, wa, ga! Tu, wa, ga!

Samudera yang luas, dunia yang Samudera yang luas, dunia yang Membawa mimpi yang b

Membawa mimpi yang b Tu, wa, ga!

Tu, wa, ga!

Demikianlah, selama beberapa Demikianlah, selama beberapa arungi lautan.

arungi lautan.

Akhirnya tibalah mereka di pulau Akhirnya tibalah mereka di pulau

a tuju adalah pula a tuju adalah pula ..

Burung pegar terbang untuk melakukan pengintaian. Burung pegar terbang untuk melakukan pengintaian.  “Jangan

 “Jangan

Perahu merapat ke pulau dengan hati-hati. Akhi Perahu merapat ke pulau dengan hati-hati. Akhi taro dan kawan-kawan pun mendarat di pulau!

taro dan kawan-kawan pun mendarat di pulau! Tak lama kemu

Tak lama kemu

 “Apa? Para raksasa sedang berpesta pora dengan minu  “Apa? Para raksasa sedang berpesta pora dengan minu ? Baik, kalau begitu sekaranglah saatnya!” 

? Baik, kalau begitu sekaranglah saatnya!” 

Momotaro berangkat menuju pintu gerbang raksasa. Tetapi Momotaro berangkat menuju pintu gerbang raksasa. Tetapi pintu gerbang itu tertutup erat, tidak

pintu gerbang itu tertutup erat, tidak bisa dibuka sama sekali.bisa dibuka sama sekali.  “Serahkan saja padaku, ini mudah saja,” kata mony

 “Serahkan saja padaku, ini mudah saja,” kata mony

Monyet melompati pintu gerbang, dan membuka kuncinya Monyet melompati pintu gerbang, dan membuka kuncinya

16 16

(24)

dari dalam. Momotaro membuka pintu gerbang itu. Ternyata para dari dalam. Momotaro membuka pintu gerbang itu. Ternyata para raksa

raksa

wannya. wannya.

ku adalah Momotaro yang paling kuat di Jepang! Aku ku adalah Momotaro yang paling kuat di Jepang! Aku datan

datan

t menguik, dan burung pegar berkoak. t menguik, dan burung pegar berkoak. Hewa

Hewa

kuatnya! kuatnya!

kaget-kaget. Terdengar hiruk-pikuk. kaget-kaget. Terdengar hiruk-pikuk.

Dan, mengamuk.

Dan, mengamuk.

aksasa mengayun-ayunkan tongkat besi yang aksasa mengayun-ayunkan tongkat besi yang besar

besar

rnyata tongkat besi yang mengenai kepala Momotaro rnyata tongkat besi yang mengenai kepala Momotaro patah

patah

kepala raksasa pun ditubruk oleh kepala Momotaro kepala raksasa pun ditubruk oleh kepala Momotaro yang

yang

emimpin raksasa jatuh terjembab, matanya emimpin raksasa jatuh terjembab, matanya berpu

berpu

imana? Apakah kamu tidak akan berbuat jahat lagi?”  imana? Apakah kamu tidak akan berbuat jahat lagi?”  u lagi. u lagi. Maaf.” 

Maaf.” 

ke dalam perahu dan bersiap-siap pulang. ke dalam perahu dan bersiap-siap pulang.

otaro hingga perahu itu bergerak. otaro hingga perahu itu bergerak.

at. Bagi Momotaro, hal yang paling at. Bagi Momotaro, hal yang paling memb

memb

sa sedang berpesta pora dengan minuman keras. Mereka sa sedang berpesta pora dengan minuman keras. Mereka tercengang atas kemunculan mendadak Momotaro dan tercengang atas kemunculan mendadak Momotaro dan kawan-ka

kawan-ka  “A  “A

g untuk menaklukkan para raksasa!”  g untuk menaklukkan para raksasa!” 

Raksasa-raksasa itu kaget dan matanya berputar-putar. Di Raksasa-raksasa itu kaget dan matanya berputar-putar. Di atas kepala para raksasa yang terheran-heran, anjing atas kepala para raksasa yang terheran-heran, anjing menggonggong, monye

menggonggong, monye

n-hewan itu menggigit, mencakar, dan mematuk. Momotaro n-hewan itu menggigit, mencakar, dan mematuk. Momotaro yang kuat sekali terus-menerus memukul. Betapa

yang kuat sekali terus-menerus memukul. Betapa Oh, para raksasa ter

Oh, para raksasa ter

muncullah si pemimpin raksasa muncullah si pemimpin raksasa  “Hei

 “Hei、、anak laki-laki yang congkak! Akulah lawanmu!” anak laki-laki yang congkak! Akulah lawanmu!” 

Pemimpin r Pemimpin r ke arah Momotaro. ke arah Momotaro. BUKK! BUKK! T Tee

, “KRAK!”. Pemimpin raksasa pun kalah. , “KRAK!”. Pemimpin raksasa pun kalah.

Lalu, Lalu,

keras—yang mampu mematahkan tongkat besi tadi! keras—yang mampu mematahkan tongkat besi tadi!

Jelaslah siapa yang menang dan siapa yang kalah! Jelaslah siapa yang menang dan siapa yang kalah! P P tar-putar. tar-putar.  “Baga  “Baga

  “Aku tidak akan berbuat jahat atau merusak desam   “Aku tidak akan berbuat jahat atau merusak desam

Momotaro menaruh barang-barang yang diambil dari Momotaro menaruh barang-barang yang diambil dari raksasa

raksasa

  “Aku akan mengantarkanmu,” kata raksasa, lalu meniup   “Aku akan mengantarkanmu,” kata raksasa, lalu meniup perahu Mom

perahu Mom

Momotaro tiba di rumah kakek dan nenek Momotaro tiba di rumah kakek dan nenek dengan selam

dengan selam

uatnya senang adalah tercapainya mimpi uatnya senang adalah tercapainya mimpi membasmi raksasa.

membasmi raksasa.

17 17

(25)

Bulan April

(26)

Bagaimanakah bulan

Bagaimanakah bulan

pril di Jepang?

pril di Jepang?

Bunga sakura yang terkenal di Jepang mekar Bunga sakura yang terkenal di Jepang mekar pada bulan April. Untuk mengikuti mekarnya bunga pada bulan April. Untuk mengikuti mekarnya bunga sakura di berbagai belahan Jepang, surat kabar terus sakura di berbagai belahan Jepang, surat kabar terus memuat artikel tentang

memuat artikel tentang sakura, misalnyasakura, misalnya Hana-dayoriHana-dayori atauatau Sakura zensenSakura zensen..

sakura. Karena sakura cepat gugur, banyak sakura. Karena sakura cepat gugur, banyak

 jaman  jaman

enjadi acara yang ramai. enjadi acara yang ramai.

ru meleleh, sebaliknya, di daerah selatan, musim panas hampir ru meleleh, sebaliknya, di daerah selatan, musim panas hampir

p

peemmeekk iinnii..

r kata “bunga” orang-orang r kata “bunga” orang-orang langsung membayangkan bunga sakura…

langsung membayangkan bunga sakura…

Pada waktu ini, orang-orang Jepang biasanya menikmati Pada waktu ini, orang-orang Jepang biasanya menikmati keindahan bunga

keindahan bunga

orang yang datang sekaligus berduyun-duyun ke tempat orang yang datang sekaligus berduyun-duyun ke tempat yangyang terkenal akan keindahan sakura. Di bawah pohon

terkenal akan keindahan sakura. Di bawah pohon sakura, mereka makan-makan dan minum-minum. Pada sakura, mereka makan-makan dan minum-minum. Pada

dahulu, menikmati keindahan sakura adalah ritual suci, tetapi dahulu, menikmati keindahan sakura adalah ritual suci, tetapi sekarang berubah m

sekarang berubah m

Ketika bunga sakura mekar di daerah tengah Jepang, di

Ketika bunga sakura mekar di daerah tengah Jepang, di daerah utaradaerah utara salju ba

salju ba bermula. bermula.

Cerita berikutnya adalah cerita

Cerita berikutnya adalah cerita hanasakajiisanhanasakajiisan, yaitu tentang kakek, yaitu tentang kakek ar bunga, yang sangat sesuai dengan musim

ar bunga, yang sangat sesuai dengan musim Pada jaman dahulu, bunga sakura disebut raja Pada jaman dahulu, bunga sakura disebut raja bunga, dan jika terdenga

(27)

20 20

KAKEK P

KAKEK P EME

EMEKAR BUN

KAR BUN G

GA

A

ADA jaman dahulu, di suatu desa di gunung, ADA jaman dahulu, di suatu desa di gunung, hiduplah sepasang kakek dan nenek yang baik hati hiduplah sepasang kakek dan nenek yang baik hati.. Pada suatu hari, ketika kakek sedang mencangkul Pada suatu hari, ketika kakek sedang mencangkul ladang kecil di depan rumahnya, terdengar suara ladang kecil di depan rumahnya, terdengar suara teriakan kakek tetangganya yang tamak.

teriakan kakek tetangganya yang tamak.  “Hei! Jangan masuk ke ladang orang lain!” 

 “Hei! Jangan masuk ke ladang orang lain!”   “Guk, guk, guk!” 

 “Guk, guk, guk!” 

Kakek menggendong anjing kecil yang datang ke arahnya Kakek menggendong anjing kecil yang datang ke arahnya dengan berlari-lari itu. Kakek tetangga datang mengejarnya dan dengan berlari-lari itu. Kakek tetangga datang mengejarnya dan berkata, “Anjing itu merusak ladangku. Serahkan anjing itu berkata, “Anjing itu merusak ladangku. Serahkan anjing itu padaku!” 

padaku!” 

Anjing kecil itu menggigil ketakutan dalam pelukan kakek. Anjing kecil itu menggigil ketakutan dalam pelukan kakek.  “Tolong, tolong lepaskan dia.” 

 “Tolong, tolong lepaskan dia.” 

Kakek memohon sambil menundukkan kepalanya kepada Kakek memohon sambil menundukkan kepalanya kepada kakek tetangga.

kakek tetangga.

 “Kalau nanti masuk lagi, aku pasti akan memukulnya!”   “Kalau nanti masuk lagi, aku pasti akan memukulnya!” 

Kakek tetangga pulang dengan hati marah. Kakek tetangga pulang dengan hati marah.

Kakek dan nenek yang baik hati memutuskan untuk Kakek dan nenek yang baik hati memutuskan untuk memelihara anjing kecil itu karena ia sangat manis. Anjing kecil memelihara anjing kecil itu karena ia sangat manis. Anjing kecil ituitu dinamai Shiro—dalam bahasa Jepang artinya ‘Putih’. Shiro dinamai Shiro—dalam bahasa Jepang artinya ‘Putih’. Shiro berlari-larian dengan semangat dari pagi sampai malam. Ia berlari-larian dengan semangat dari pagi sampai malam. Ia

P

P

(28)

21 21

makan nasi, lalu teru makan nasi, lalu teru nasi dengan mangko nasi dengan mangko

kalau makan nasi dalam periuk kalau makan nasi dalam periuk periuk.

periuk.

Pada suatu hari Pada suatu hari bajunya dan menarik Ka bajunya dan menarik Ka kakek ke suatu tempat. Shi kakek ke suatu tempat. Shi dan pergi mendaki gunu dan pergi mendaki gunu puncak gunung, Shi

puncak gunung, Shi

  “Gali di sini, guk-guk! Gali di sini, guk-guk!” kata Shiro   “Gali di sini, guk-guk! Gali di sini, guk-guk!” kata Shiro sambil menggonggo

sambil menggonggo

dengan permintaan Shiro. Ketika menggali, ada sesuatu yang dengan permintaan Shiro. Ketika menggali, ada sesuatu yang

 “Oh, apa ini...? I-ini u-uang keping emas!”   “Oh, apa ini...? I-ini u-uang keping emas!” 

m

m aaggiiaa

u pertama kalinya mereka memiliki uang keping emas. u pertama kalinya mereka memiliki uang keping emas. Pada saat itu kakek dan nenek tetangga yang tamak datang. Pada saat itu kakek dan nenek tetangga yang tamak datang. g dan g dan mengintip dari celah-celah pintu geser. Ia mendengar cerita dari mengintip dari celah-celah pintu geser. Ia mendengar cerita dari dengan menarik paksa dengan menarik paksa Shiro yang enggan.

Shiro yang enggan.

disiksanya sedemikian rupa. Shiro terhuyung-huyung dan disiksanya sedemikian rupa. Shiro terhuyung-huyung dan   jatuh. Kakek mengira uang keping emas terpendam di   jatuh. Kakek mengira uang keping emas terpendam di tempa

tempa

DUG!!! DUG!!!

T

Tepat ketika iepat ketika ia mengulurkan ta mengulurkan tangang

berduyun-duyun. berduyun-duyun.

hkanku?”  hkanku?” 

s membesar dengan cepat. Kalau makan s membesar dengan cepat. Kalau makan an piring, kalau makan an piring, kalau makan k, ia menjadi besar seukuran mangkok, dan k, ia menjadi besar seukuran mangkok, dan nasi, ia menjadi besar seukuran nasi, ia menjadi besar seukuran , Shiro mendatangi Kakek, menggigit , Shiro mendatangi Kakek, menggigit

k

kee amamppaakknnyya a iia a mmeennccoobba a mmeemmbbaawwaa ro menaikkan kakek di punggungnya ro menaikkan kakek di punggungnya sepiring nasi, Shiro menjadi besar seukur

sepiring nasi, Shiro menjadi besar seukur

k. k. TT

ng di belakang rumah. Sesudah tiba di ng di belakang rumah. Sesudah tiba di ro menurunkan kakek dari punggungnya. ro menurunkan kakek dari punggungnya.

ng. ng.

Walaupun kakek merasa aneh, ia mencoba menggali sesuai Walaupun kakek merasa aneh, ia mencoba menggali sesuai terkena cangkuln terkena cangkuln Mala Mala karena bar karena bar ya. ya.

nya kakek dan nenek merasa betul-betul bah nya kakek dan nenek merasa betul-betul bah

Keduanya telah melihat uang keping em

Keduanya telah melihat uang keping emas yang menggununas yang menggunun

kakek tentang bagaimana kakek menggali uang keping emas di kakek tentang bagaimana kakek menggali uang keping emas di gunung belakang, lantas segera pulang

gunung belakang, lantas segera pulang

Keesokan hari, kakek yang tamak pergi mendaki gunung Keesokan hari, kakek yang tamak pergi mendaki gunung belakang dengan menaiki punggung Shiro yang kemarin belakang dengan menaiki punggung Shiro yang kemarin akhirnya

akhirnya

t Shiro jatuh dan mulai menggali. t Shiro jatuh dan mulai menggali.

Terdengar suara sesuatu yang terbentur can Terdengar suara sesuatu yang terbentur can  “Wah, ada! Ha-ha-ha!!!” 

 “Wah, ada! Ha-ha-ha!!!” 

karena mengira benda itu adalah uang k karena mengira benda itu adalah uang k tamak itu terkaget-kaget. Muncullah tamak itu terkaget-kaget. Muncullah

 “Kenapa kau menyusa  “Kenapa kau menyusa

gkul. gkul.

annya dengan senang hati annya dengan senang hati eping emas, kakek yang eping emas, kakek yang ular dan hantu ular dan hantu

(29)

Kakek tetan Kakek tetan

Kakek dan nenek yang baik hati merasa sedih sekali dan Kakek dan nenek yang baik hati merasa sedih sekali dan membuatkan makam untuk Shiro dan menanam pohon kecil di membuatkan makam untuk Shiro dan menanam pohon kecil di dekatnya. Ajaib, pohon itu tumbuh dengan cepat dan membesar dekatnya. Ajaib, pohon itu tumbuh dengan cepat dan membesar Besarnya kira-kira sebesar rengkuhan kedua tangan kakek.

Besarnya kira-kira sebesar rengkuhan kedua tangan kakek.

Pada suatu hari, kakek dan nenek datang ke makam untuk Pada suatu hari, kakek dan nenek datang ke makam untuk menaruh bunga-bunga. Merek

menaruh bunga-bunga. Mereka menengadah ke arah pohon besara menengadah ke arah pohon besar itu. Lantas pohon itu tampaknya berkata sesuatu.

itu. Lantas pohon itu tampaknya berkata sesuatu.

 “Tolong buat aku menjadi lesung, tolong buat aku menjadi  “Tolong buat aku menjadi lesung, tolong buat aku menjadi lesung….” 

lesung….” 

Kakek dan nenek memutuskan untuk m Kakek dan nenek memutuskan untuk m sesuai dengan permintaan pohon itu.

sesuai dengan permintaan pohon itu.

 “Oh, aku punya ide. Mari kita tumbuk mochi  “Oh, aku punya ide. Mari kita tumbuk mochi makam Shiro.” 

makam Shiro.” 

yang yang

k mochi berulang kali. k mochi berulang kali.

h, Kek, apa ini?”  h, Kek, apa ini?” 

e mochi yang berkilau-kilau e mochi yang berkilau-kilau itu, m

itu, m

at. Lantas, kue mochi itu at. Lantas, kue mochi itu mulai

mulai ceme ceme

-ini, uang keping emas!”  -ini, uang keping emas!” 

gga yang marah itu akhirnya membunuh Shiro. gga yang marah itu akhirnya membunuh Shiro.

.. embuat lesung embuat lesung ntuk sesajen di ntuk sesajen di u u

Kakek dan nenek mulai menumbuk mochi dengan lesung Kakek dan nenek mulai menumbuk mochi dengan lesung baru selesai dibuat.

baru selesai dibuat.  “Hup!”   “Hup!”   “Yak!”   “Yak!”   “Hup!”   “Hup!”   “Yak!”   “Yak!”  Mereka menumbu Mereka menumbu

Kakek dan nenek bergotong-royong menumbuk mochi. Kakek dan nenek bergotong-royong menumbuk mochi. Jadilah kue mochi yang tampaknya empuk dan lezat. Dan...kue Jadilah kue mochi yang tampaknya empuk dan lezat. Dan...kue mochi itu

mochi itu berkilau-kilauberkilau-kilau!!  “Wa

 “Wa

 “Hmm, ini kue mochi yang aneh....”   “Hmm, ini kue mochi yang aneh....” 

Kakek dan nenek mengambil ku Kakek dan nenek mengambil ku

erobek-robek dan membentuknya erobek-robek dan membentuknya menjadi bulat-bul

menjadi bulat-bul

mengeluarkan kilau emas yang mengeluarkan kilau emas yang rlang!

rlang!  “I  “I

Pada saat itu kakek tetangga muncul lagi dan berkata, Pada saat itu kakek tetangga muncul lagi dan berkata,  “Hei, apakah kamu mau meminjam lesung itu padaku?”   “Hei, apakah kamu mau meminjam lesung itu padaku?”   “Tapi ini

 “Tapi ini kenang-kenangan dari Shiro….” kenang-kenangan dari Shiro….” 

22 22

(30)

Tanpa mempedulikan kata kakek, si kakek dan nenek Tanpa mempedulikan kata kakek, si kakek dan nenek tetangga pergi membawa lesung itu.

tetangga pergi membawa lesung itu.

Kakek dan nenek tetangga mulai menumbuk. Mereka tidak Kakek dan nenek tetangga mulai menumbuk. Mereka tidak bisa menunggu sampai selesai menumbuk, jadi sering mengintip bisa menunggu sampai selesai menumbuk, jadi sering mengintip ke dalam lesung. ke dalam lesung. ka ka kakek kakek

lesung menjadi bagian-bagian kecil dan lesung menjadi bagian-bagian kecil dan memb

memb

alu ia

alu ia mendatangmendatangi perapian rumah tetanggai perapian rumah tetangga dan m

dan m

hiro....”  hiro....” 

ngin dan tersebar

ngin dan tersebar. Pohon mati mulai ber. Pohon mati mulai bersinarsinar dan b

dan b

unga sakura berbunga unga sakura berbunga di mana-mana. di mana-mana. musim musim semi! semi!

enguasa benteng yang mendengar cerita itu enguasa benteng yang mendengar cerita itu d

daattaann aai i ppaarra a ppeennggiirriinnggnnyyaa..

  “Wah, Kek, warna mochi tidak berubah sedikitpun.   “Wah, Kek, warna mochi tidak berubah sedikitpun. Jangan-jangan kalau dibulatkan mungkin berubah.” 

Jangan-jangan kalau dibulatkan mungkin berubah.” 

Kakek dan nenek tetangga merobek-robek mochi dan Kakek dan nenek tetangga merobek-robek mochi dan membentuknya menjadi bulat-bulat. Lantas mochi yang putih itu membentuknya menjadi bulat-bulat. Lantas mochi yang putih itu berubah menjadi arang hitam dan meloncat-loncat sehi

berubah menjadi arang hitam dan meloncat-loncat sehingga mungga mu dan nenek menjadi hitam legam. Kakek dan nenek yang dan nenek menjadi hitam legam. Kakek dan nenek yang marah membelah-belah

marah membelah-belah akarnya di perapian. akarnya di perapian.

Kakek yang baik hati merasa sangat sedih ketika Kakek yang baik hati merasa sangat sedih ketika mengetahui hal itu. L

mengetahui hal itu. L eraup abunya. eraup abunya.  “S

 “S

Kakek berpikir

Kakek berpikir, paling tidak , paling tidak ia akan pulang membawa abu iia akan pulang membawa abu inini untuk mengenang Shiro. Lalu ia memasukkannya ke dalam untuk mengenang Shiro. Lalu ia memasukkannya ke dalam keranjang.

keranjang.

 “Mari kita taburkan abu ini di ladang dan kita tanam lobak  “Mari kita taburkan abu ini di ladang dan kita tanam lobak yang digemari Shiro dulu.” 

yang digemari Shiro dulu.” 

Kakek menuruti kata Nenek dan pergi ke ladang untuk Kakek menuruti kata Nenek dan pergi ke ladang untuk menaburkan abu.

menaburkan abu. Abu itu ditiup a Abu itu ditiup a unga sakura

unga sakura bermekaran!bermekaran!  “Nek, lihat! Bunga sakura!”   “Nek, lihat! Bunga sakura!” 

Kakek yang gembira segera menabur-naburkan abu. Kakek yang gembira segera menabur-naburkan abu.

Alangkah ajaibnya! Pohon yang mati segera berbunga Alangkah ajaibnya! Pohon yang mati segera berbunga setelah ditabur

setelah ditaburi abu. Dalam sekejap mata, bi abu. Dalam sekejap mata, b

  “Bunga sakura mekar, padahal sekarang bukan   “Bunga sakura mekar, padahal sekarang bukan ” 

” 

Orang-orang desa terkejut. Cerita ini berti

Orang-orang desa terkejut. Cerita ini bertiup dari gunung up dari gunung keke desa, dari desa ke desa, dari desa ke kota, dan sampai juga ke desa, dari desa ke desa, dari desa ke kota, dan sampai juga ke benteng....

benteng....

Sang Raja p Sang Raja p

g ke tempat kakek dengan disert g ke tempat kakek dengan disert

23 23

(31)

24 24 kami! kami! ang tamak. ang tamak.

atkan bunga yang mekar atkan bunga yang mekar tiba-t

tiba-t

ng tamak mengumpulkan abu yang tersisa di ng tamak mengumpulkan abu yang tersisa di perapian. Lalu ia memanjat pohon dan tiba-tiba menabur

perapian. Lalu ia memanjat pohon dan tiba-tiba menaburkan abu.kan abu. g Raja bersin-bersin.

g Raja bersin-bersin.

ang kerjanya hanya meniru orang lain itu akhirnya ang kerjanya hanya meniru orang lain itu akhirnya d

diijjeebbl l ddaallaam m ppeennjjaarraa..

 “Jangan segan-segan, lakukan saja dan perlihatkan kepada  “Jangan segan-segan, lakukan saja dan perlihatkan kepada

”  ” 

Si Kakek menaburkan abu di atas pohon mati. Si Kakek menaburkan abu di atas pohon mati.  “Mekarlah bunga pada pohon mati!” 

 “Mekarlah bunga pada pohon mati!” 

Abu yang dijatuhkan menari-nari, dan dalam sekejap pohon Abu yang dijatuhkan menari-nari, dan dalam sekejap pohon mati itu berubah menjadi pohon yang penuh bunga sakura.

mati itu berubah menjadi pohon yang penuh bunga sakura. Sang Raja merasa gembira sekali.

Sang Raja merasa gembira sekali.

 “Wahai kakek nomor satu di Jepang yang bisa memekarkan  “Wahai kakek nomor satu di Jepang yang bisa memekarkan bunga, aku akan memberimu hadiah.” 

bunga, aku akan memberimu hadiah.” 

  “Tentang hadiah itu, tunggu sebentar!” Majulah si kakek   “Tentang hadiah itu, tunggu sebentar!” Majulah si kakek tetangga y

tetangga y

 “Akulah kakek nomor satu di Jepang yang bisa memekarkan  “Akulah kakek nomor satu di Jepang yang bisa memekarkan bunga. Dengan abu ini, akan kuperlih

bunga. Dengan abu ini, akan kuperlih iba dalam satu tarikan napas.”  iba dalam satu tarikan napas.” 

Kakek ya Kakek ya

Tapi abu itu malah jatuh di atas kepala sang Raja. Tapi abu itu malah jatuh di atas kepala sang Raja.  “Ha-hatttttsy!!!

 “Ha-hatttttsy!!!” ” sansan Kakek y

Kakek y oskan ke oskan ke

(32)

Bula

Bula

n M

n M

ei

ei

25 25

(33)

aki, yait aki, yait

B

Ba

ag

g

?

?

i Jepang adalah musim segar i Jepang adalah musim segar kehijauan-hijauan, yang berkilau-kilau saat kehijauan-hijauan, yang berkilau-kilau saat baru la

baru la

n

n TangoTango. Jika 3 Maret adalah. Jika 3 Maret adalah peraya

peraya Koinob Koinob

langit, adalah pemandangan yang biasa pada musim ini. langit, adalah pemandangan yang biasa pada musim ini.

untuk mengharapkan sukses dalam kehidupan. untuk mengharapkan sukses dalam kehidupan. Musim ini juga merupakan musim

Musim ini juga merupakan musim menanam benih padi yang muda dimenanam benih padi yang muda di sawah. Di Jepang juga orang-orang menanam padi seperti di Indonesia. sawah. Di Jepang juga orang-orang menanam padi seperti di Indonesia. Sawah-sawah yang penuh dengan air sedikit demi sedikit berubah menjadi Sawah-sawah yang penuh dengan air sedikit demi sedikit berubah menjadi permadani hijau.

permadani hijau. Cerita

Cerita berikutnya berikutnya adalah adalah yang yang berhubunganberhubungan d

deennggaan n ppeerraayyaaaan n aannaak k llaakkii--ll uu cerita tentang seorang anak

cerita tentang seorang anak laki-laki yang bernama Kintaro. laki-laki yang bernama Kintaro.

aimanakah bulan

aimanakah bulan

ei Jepang

ei Jepang

Bulan

Bulan Mei dMei d

hir. hir.

Tanggal 5 Mei adalah hari perayaa Tanggal 5 Mei adalah hari perayaa

an untuk anak perempuan, 5

an untuk anak perempuan, 5 Mei adalah perayaan untuk anak laki-laki.Mei adalah perayaan untuk anak laki-laki. ori

ori, atau semacam bendera layang-layang ikan yang dikibarkan di, atau semacam bendera layang-layang ikan yang dikibarkan di

Menurut tradisi, koinobori dikibarkan tinggi-tinggi di langit Menurut tradisi, koinobori dikibarkan tinggi-tinggi di langit

(34)

27 27

KINTARO

KINTARO

ADA jaman dahulu, di tengah gunung Ashigara ADA jaman dahulu, di tengah gunung Ashigara hiduplah seorang anak laki-laki yang penuh hiduplah seorang anak laki-laki yang penuh semangat.

semangat.

Anak laki-laki ini bernama Kintaro. Ia kuat Anak laki-laki ini bernama Kintaro. Ia kuat sejak lahir. Begitu kuatnya sampai-sampai ia bisa sejak lahir. Begitu kuatnya sampai-sampai ia bisa menarik tali yang diikat di lesung dan menggerakkan lesung berat menarik tali yang diikat di lesung dan menggerakkan lesung berat itu sambil

itu sambil merangkmerangkak.ak.

Ketika Kintaro mulai bisa berjalan, ibunya menjahitkan Ketika Kintaro mulai bisa berjalan, ibunya menjahitkan rompi berwarna merah untuk Kintaro.

rompi berwarna merah untuk Kintaro. Rompi itu besar dan masih terl

Rompi itu besar dan masih terlalu longgar bagi Kintaralu longgar bagi Kintaro. To. Tapiapi itu disengaja karena ibunya ingin agar Kintaro tumbuh dengan itu disengaja karena ibunya ingin agar Kintaro tumbuh dengan cepat supaya rompi itu sesuai untuk Kintaro.

cepat supaya rompi itu sesuai untuk Kintaro.

Kintaro menjadi teman dan sahabat yang menyenangkan. Kintaro menjadi teman dan sahabat yang menyenangkan. Temannya adalah binatang-binatang gunung, misalnya kelinci, Temannya adalah binatang-binatang gunung, misalnya kelinci, monyet, dan lain-lain. Semuanya menjadi sangat suka pada monyet, dan lain-lain. Semuanya menjadi sangat suka pada Kintaro.

Kintaro.

Setiap hari Kintaro pergi ke gunung untuk berkumpul dan Setiap hari Kintaro pergi ke gunung untuk berkumpul dan bermain dengan binatang-binatang itu.

bermain dengan binatang-binatang itu.

 “Mari kita main kejar-kejaran sampai ke gunung sana.”   “Mari kita main kejar-kejaran sampai ke gunung sana.”   “Hup! Hup! Hup!” 

 “Hup! Hup! Hup!” 

Hari ini mereka bermain kejar-kejaran, keesokan harinya Hari ini mereka bermain kejar-kejaran, keesokan harinya bermain gulat.

bermain gulat.

P

P

(35)

28 28

 “Hakkeyoi! Ayo! Ayo!”   “Hakkeyoi! Ayo! Ayo!” 

g, tidak ada lawan yang g, tidak ada lawan yang setanding bagi Kintaro.

setanding bagi Kintaro.

 “Ayo! Ayo! Kintaro menang lagi!”   “Ayo! Ayo! Kintaro menang lagi!” 

Kintaro tumbuh besar dengan cepat, t Kintaro tumbuh besar dengan cepat, t

menjadi cocok di tubuhnya. menjadi cocok di tubuhnya.

a

attu u hhaarrii, , iibbuunnyya a y y memennggeerrtti i bbaahh memberinya sebuah kapak besar. memberinya sebuah kapak besar.

ang nakal datang ke ang nakal datang ke membawa kapak besar.

membawa kapak besar.

  “Kintaro, bolehkah aku membawanya.... E-e-e...   “Kintaro, bolehkah aku membawanya.... E-e-e... adu-du-duuuh!” 

adu-du-duuuh!” 

ang membawa kapak besar, tetapi ia langsung ang membawa kapak besar, tetapi ia langsung terhuyung-huyung dan jungkir balik.

terhuyung-huyung dan jungkir balik. besar di atas bahunya dengan mudah. besar di atas bahunya dengan mudah.

Kintaro dan binatang-binatang itu berangkat mencari buah Kintaro dan binatang-binatang itu berangkat mencari buah

gunung seberang. gunung seberang.

m m

mbatan itu jatuh karena badai? Sekarang tak ada mbatan itu jatuh karena badai? Sekarang tak ada y

y

  “Baik, kalau be   “Baik, kalau be  jadikan

 jadikan jembatan.jembatan.” ” 

 “Satu-dua-ti...!”   “Satu-dua-ti...!” 

Akhirnya ia berhasil menjatuhkan Akhirnya ia berhasil menjatuhkan

 “Hei, tunggu sebentar. Jangan menginjak ula  “Hei, tunggu sebentar. Jangan menginjak ula

Kintaro hendak menolong ulat ya Kintaro hendak menolong ulat ya permukaan pohon. Hati Kintaro baik dan permukaan pohon. Hati Kintaro baik dan

Kintaro memang baik hati terhadap siapapun, w Kintaro memang baik hati terhadap siapapun, w seekor ulat.

seekor ulat.

Walaupun bergulat melawan binatan Walaupun bergulat melawan binatan

anpa disadari anpa disadari wa Kintaro sudah wa Kintaro sudah tempat Kintaro yang tempat Kintaro yang rompinya rompinya Pada su Pada su sangat kuat sangat kuat Musang y Musang y ang ang Mus Mus

Sementara Kintaro bisa berjalan sambil memikul kapak Sementara Kintaro bisa berjalan sambil memikul kapak

Tibalah

Tibalah musim gugurmusim gugur..

batannya tidak ada!”  batannya tidak ada!” 

ang menghubungkan dua tebing. ang menghubungkan dua tebing. kastanye ke kastanye ke  “Wah, je  “Wah, je Apakah je Apakah je lagi jembatan lagi jembatan

gitu mari kita jatuhkan pohon ini dan kita gitu mari kita jatuhkan pohon ini dan kita Kintaro menco

Kintaro mencoba menjatuhkan pohon besar yang tumbuh diba menjatuhkan pohon besar yang tumbuh di dekatnya.

dekatnya.

 “Ayo Kintaro! Ayo terus!”   “Ayo Kintaro! Ayo terus!”   “Ga!!” 

 “Ga!!” 

 jembatan. Lalu mereka semua maju menyeb  jembatan. Lalu mereka semua maju menyeb

sedikit demi sedikit. sedikit demi sedikit.

pohon itu dan membuat pohon itu dan membuat erangi jembatan itu erangi jembatan itu

t ya.”  t ya.” 

ng merambat di ng merambat di tubuhnya juga kuat. tubuhnya juga kuat. alaupun itu hanya alaupun itu hanya

Referensi

Dokumen terkait

[r]

[r]

Keunggulan iklim di Indonesia yaitu memiliki musim yang panas dengan musim penghujan dan musim kemarau yang senantiasa berganti setiap 6 bulan sekali, sehingga cocok

Tiada yang lebih jelas pada pancaindera mengenai perjalanan matahari pada musim sejuk di arah selatan dan pada musim panas di arah utara sebanding apa yang dapat kita perhatikan

Di Indonesia terdapat tiga jenis iklim yang mempengaruhi iklim di Indonesia, yaitu iklim musim (muson), iklim tropica (iklim panas), dan iklim laut.. Iklim Musim

Pada hari ia menenun, anak perempuan itu tidak makan, kerjanya hanya menenun terus- menerus. Baru pada malam harinya ia keluar dari ruangan. Hari berikutnya ia melakukan pekerjaan

Adalah kisah yang memiliki motif dan rangkaian motifeme yang sama dengan Kitsune-nyoobo, perbedaan dari kedua kisah tersebut hanya terletak pada hewan yang menjadi pasangan

Secara semiotika, narasi ritual iomante dalam cerita rakyat dan dalam praktik ke- hidupan sosial juga sama-sama merupakan wahana bagi masyarakat Ainu untuk memperkuat sistem