• Tidak ada hasil yang ditemukan

Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana

STRATEGI EKONOMI

Rehabilitasi jalur usaha tani/jalan produksi

Program Peningkatan Ketahanan Pangan

1. Pulihnya kembali produksi pangan

2. Pulihnya pelayanan teknis pertanian

3. Tersedianya pangan dalam jumlah dan kualitas yang cukup bagi pengungsi

Departemen Pertanian

Penyediaan sarana produksi pertanian Program Pengembangan Agribisnis

Tumbuhnya kembali aktifitas usaha pertanian oleh masyarakat

Departemen Pertanian 1. Menyelesaikan secara

menyeluruh masalah pengungsi yang meliputi pemberian bantuan modal usaha; dan 2. Memberikan dukungan untuk mendorong kegiatan ekonomi, dan memulihkan sistem

keuangan 1. Rehabilitasi dan penataan kembali usaha budidaya tambak;

2. Rehabilitasi pelabuhan perikanan, pengembangan standarisasi, dan fasilitas pelabuhan perikanan;

Program Pengembangan Sumber Daya Perikanan

1. Terlaksananya pembangunan dan tertatanya usaha budidaya tambak dalam rangka peningkatan produksi perikanan; 2. Terbangunnya pelabuhan

perikanan secara optimal dan lengkap serta terwujudnya standarisasi pelabuhan perikanan; 3. Peningkatan efektifitas

pelaksanaan karantina di NAD

Departemen Kelautan dan Perikanan

Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana

Pembangunan 5 pasar grosir/induk di 5 Kabupaten/kota yang terkena musibah (termasuk Aceh dan Sumut)

Program Pengembangan Distribusi Nasional

1. Pulihnya kembali sarana perdagangan

2. Bangkitnya aktivitas perdagangan 3. Lancarnya distribusi kebutuhan

pokok terutama di daerah bencana

Departemen Perdagangan.

Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sarana dan Prasarana Pariwisata yang rusak terkena bencana

Program Pengembangan Destinasi Pariwisata

1. Terealisasinya 3 rencana tata ruang kepariwisataan Kab/Kota NAD di Tahun 2005 dan 2 rencana ti tahun 2006, 2. Terealisasinya 2 rencana detail

pengembangan kawasan pariwisata Prop.NAD di tahun 2005 dan 3 rencana induk di tahun 2006,

3. terealisasinya 2 rencana induk, Pengembangan Pariwisata P.Nias tahun 2005,

4. Merehabilitasi sarana dan prasarana pariwisata yang rusak terkena bencana di Prop. NAD dan Nias,

5. Tersedianya 2 alat angkutan wisata darat (bus wisata ukuran sedang) dan 4 alat angkutan wisata laut (Kapal Katamaran speed boat ukuran 12

penumpang).

Dep. Kebudayaan dan Pariwisata.

Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana

1. Penyaluran LPG dan minyak pelumas pada daerah pemukiman baru

2. Pembangunan titik bor air tanah untuk lokasi pemukiman pasca bencana

Program Pembinaan Usaha Pertambangan Migas

1. Mengembalikan fungsi pelayanan migas

2. Memperlancar distribusi dan penyaluran migas

Departemen ESDM

Pembangunan lembaga pelayanan ketenagakerjaan pasca bencana

Program Perluasan dan Pengembangan Kesempatan Kerja

Terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat bencana

Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Pelatihan teknis keterampilan berbasis kompetensi masyarakat

Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga kerja

Terpenuhinya keterampilan/ keahlian tenaga kerja untuk mengisi jenis pekerjaan yang diinginkan pasca bencana.

Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Peningkatan kredit skala mikro dan kecil serta peningkatan kapasitas dan Jangkauan Pelayanan KSP/USP

Program Pemberdayaan Usaha Skala Mikro

1. Berkembangnya lembaga pendukung/penyedia jasa pengembangan usaha yang terjangkau, semakin tersebar dan bermutu untuk meningkatkan akses UMKM terhadap pasar dan sumber daya produktif;

2. Meningkatnya jangkauan layanan lembaga keuangan kepada UMKM.

Kantor Meneg Koperasi dan UKM

Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana

Bantuan perkuatan alat/sarana usaha berupa kapal penangkap ikan yang pelaksanaannya dilakukan secara bertahap bersama Departemen Kelautan dan Perikanan

Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif UKM

1. Meningkatnya produktivitas, Departemen Kelautan dan Perikanan

STRATEGI INFRASTRUKTUR

Sub Bidang Sumber Daya Air

Perbaikan jaringan irigasi seluas 50 ribu ha di NAD, yang meliputi Irigasi Wilayah Pantai dan Irigasi Wilayah Non-Pantai

Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa, dan Jaringan Pengairan Lainnya

1. Mengurangi tingkat kerusakan jaringan irigasi

2. Memfungsikan kembali jaringan irigasi

Departemen Pekerjaan Umum

Normalisasi sungai dan pengendalian banjir di NAD yang meliputi sungai besar, sungai menengah, dan sungai kecil

Program Pengendalian Banjir dan Pengamanan Pantai

1. Meningkatkan kapasitas pengaliran sungai.

2. Berfungsinya bangunan prasarana pengendalian banjir.

3. Terlindunginya daerah pantai dari abrasi air laut

Departemen Pekerjaan Umum

Sub Bidang Transportasi

Membangun kembali sistem infrastruktur regional dan lokal yang meliputi sistem transportasi, telekomunikasi, sumberdaya air, irigasi, energi, listrik, telematika, perumahan dan

permukiman

Peningkatan/pembangunan jalan arteri primer yang merupakan jalur utama perekonomian yang terkena bencana tsunamiseperti Banda Aceh- Meulaboh, dan jalur ekonomi lainnya seperti Blangkajeren- Jamtho.

Program

Peningkatan/Pembangunan Jalan dan Jembatan

1. Rehabilitasi jalan sepanjang 4.500 km dan jembatan sepanjang 1.685 m

2. Peningkatan/ pembangunan jalan sepanjang 360 km dan jembatan sepanjang 2.000 m

Departemen Pekerjaan Umum

Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana

Pembangunan fasilitas keselamatan transportasi jalan untuk mengurangi jumlah dan fatalitas kecelakaan di jalan terutama akibat bencana tsunami di 9 lokasi antara lain Banda Aceh, Meulaboh, Sigli.

Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas LLAJ

1. Meningkatnya kondisi prasarana LLAJ terutama terutama akaibat bencana tsunami

2. Meningkatnya kualitas pelayanan angkutan dalam hal ketertiban, keamanan dan kenyaman transportasi jalan, terutama angkutan umum di perkotaan, perdesaan dan antarkota. 3. Meningkatnya keterpaduan

antarmoda dan efisiensi dalam mendukung mobilitas manusia, barang dan jasa, di wilayah NAD

Departemen Perhubungan

Rehabilitasi dan rekonstruksi prasarana ASDP di NADS

Program Rehabilitasi Prasarana Dermaga Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Berfungsi kembalinya fasilitas dan prasarana ASDP di NADS yang rusak akibat bencana nasional melalui pembangunan/ rehabilitasi dermaga penyeberangan di Ulue-lue, Meulaboh, Sinabang, Singkil, P.Banyak

Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana

Pembangunan dermaga penyeberangan, dermaga danau, dan dermaga sungai

Program Pembangunan Prasarana dan Sarana ASDP

1. Meningkatnya jumlah sarana ASDP perintis

2. Meningkatnya jumlah pelayanan angkutan perintis ASDP

3. Meningkatkan kelancaran dan jumlah penumpang, kendaraan dan penumpang yang diangkut, terutama meningkatnya kelancaran perpindahan antarmoda di dermaga penyeberangan; serta meningkatkan pelayanan angkutan perintis Departemen Perhubungan

1. Rehabilitasi dermaga pelabuhan 2. Rehabilitasi sarana bantu navigasi

meliputi menara suar, rambu suar, dan pelampung suar

3. Rehabilitasi kapal patroli penjagaan laut

Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana Transportasi Laut

Pulihnya fungsi prasarana dan sarana transportasi laut khususnya di NAD yang terkena bencana tsunami

Departemen Perhubungan

1. Pembangunan pelabuhan Malahati, Meulaboh, Tapak Tuan dan Lhok Shumawe

2. Pembangunan sarana bantu navigasi pelayaran, seperti rambu suar , menara suar t, dan pelampung suar

Program Pembangunan Prasarana Transportasi Laut

1. Meningkatnya kelancaran bongkar muat di pelabuhan khususnya yang terbuka bagi perdagangan luar negeri; 2. Meningkatnya kualitas jasa

transportasi laut

3. Meningkatnya aksesibilitas masyarakat terhadap pelayanan jasa transportasi laut

Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana

1. Rehabilitasi fasilitas landasan, terminal, dan bangunan

2. Rehabilitasi fasilitas keselamatan penerbangan

Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana Transportasi Udara

Pulihnya fungsi prasarana dan sarana transportasi udara khususnya di NAD yang terkena bencana tsunami

Departemen Perhubungan

Sub Bidang Permukiman dan Perumahan

1. Fasilitasi dan stimulasi dalam rehabilitasi rumah akibat bencana alam sebanyak 118.323 unit 2. Fasilitasi dan stimulasi dalam

pembangunan rumah akibat

bencana alam sebanyak 75.595 unit.

Program Pengembangan Perumahan

Berkembangnya teknologi tepat guna rumah anti gempa; terselenggaranya rehabilitasi perumahan akibat bencana dan pembangunan perumahan baru di daerah eks bencana.

Departemen Pekerjaan Umum

Kementerian Negara Perumahan Rakyat

Fasilitasi dan stimulasi pembangunan perumahan perumahan yang tanggap terhadap bencana

Program Pemberdayaan Komunitas Perumahan

Peningkatan kapasitas masyarakat dalam perbaikan dan pembangunan rumah pada daerah eks bencana alam

Departemen Pekerjaan Umum

Kementerian Negara Perumahan Rakyat Pemberian bantuan teknis pada

lembaga pengelola pelayanan air minum dan air limbah pada daerah eks bencana alam;

Program Pengembangan Kelembagaan Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah

Meningkatnya kinerja lembaga pengelola pelayanan air minum dan air limbah pada daerah eks bencana alam.

Departemen Pekerjaan Umum

Perbaikan prasarana dan sarana air minum dan air limbah yang rusak pada kawasan terkena bencana

Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah

Tersedianya pelayanan air minum dan air limbah kepada masyarakat di daerah eks bencana alam

Departemen Pekerjaan Umum

Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana

Pemberian bantuan teknis pada lembaga pengelola pelayanan

persampahan dan drainase pada daerah eks bencana alam

Program Pengembangan Kelembagaan pada Pengelolaan Persampahan dan Drainase

Meningkatnya peran serta

masyarakat dalam upaya pengelolaan persampahan dan drainase pada daerah eks bencana alam.

Departemen Pekerjaan Umum

Pembangunan kembali prasarana dan sarana persampahan dan drainase pada kawasan terkena bencana.

Program Peningkatan Kinerja Pengelolaan Persampahan dan Drainase

Meningkatnya kualitas lembaga pengelola persampahan dan drainase pada daerah eks bencana alam

Departemen Pekerjaan Umum

Kajian rumah knock-down sederhana tahan gempa

Penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

Tersedianya konsep dan desain rumah knock down tahan gempa

BPPT

Sub Bidang Energi

Persiapan pemindahan/pembangunan depot BBM/SPBU di NAD

Program Peningkatan Kualitas Jasa Pelayanan Sarana dan Prasarana Energi;

Mengembalikan fungsi pelayanan penyediaan BBM secara memadai

PT. Pertamina dan Dep. Energi dan Sumberdaya Mineral

1. Persiapan pembangunan PLTA Peusangan

2. Persiapan pembangunan PLTGU (2x30 MW)

3. Persiapan pembangunan jaringan transmisi 150 kV Bireun-Meulaboh 4. Melanjutkan pembangunan jaringan

distribusi ketenagalistrikan

Program Peningkatan Kualitas Jasa Pelayanan Sarana dan Prasarana Ketenagalistrikan

Mengembalikan fungsi pelayanan penyediaan tenaga listrik secara memadai

PT. Pertamina dan Dep. Energi dan Sumberdaya Mineral

Arah Kebijakan Kegiatan Utama Program Sasaran Instansi Pelaksana Sub Bidang Pos dan Telematika

1. Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi Pedesaan NAD yang meliputi Teknologi PFS (Sst) (Portable Fixed Satellite)

2. Jaringan Virtual

3. Rehabilitasi TVRI Propinsi NAD

Program pengembangan, pemerataan dan peningkatan kualitas sarana dan

prasarana pos dan telematika

1. Tersedianya sarana dan prasarana pos dan telematika di daerah komersial dan non-komersial; 2. Tersedianya pelayanan jasa pos

dan telematika sesuai dengan kualitas yang memadai

Departemen Komunikasi dan Informatika; RRI; Pos Indonesia dan TVRI