• Tidak ada hasil yang ditemukan

EMPLOYEE PENSION AND TERMINATION PLANS

Dalam dokumen Annual Report 2000 Laporan Tahunan 2000 (Halaman 126-129)

FINANCIAL REPORT

PERTAMINA 92.801.719 15.600.400 PERTAMINA Pinjaman karyawan16.759.9034.740.343 Loans to employees

34. EMPLOYEE PENSION AND TERMINATION PLANS

Program Pensiun Pension Plans

Anak perusahaan yang bergerak dalam industri minyak dan gas bumi menyelenggarakan program pensiun iuran pasti untuk semua karyawan tetap lokalnya, dimana manfaat pensiun yang akan dibayar dihitung berdasarkan penghasilan dasar pensiun dan masa kerja karyawan.

The subsidiaries which are involved in oil and gas industry, established defined contribution pension plans covering all their local permanent employees. These plans provide pension benefits based on salaries of the employees and years of service.

Dana pensiun tersebut dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri (DPLK Tugu Mandiri) yang akta pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan

surat keputusannya No. Kep. 234/KM.17/1995

tanggal 16 Agustus 1995.

The pension plans are managed by Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tugu Mandiri (DPLK Tugu Mandiri) which deed of establishment was approved by the Minister of Finance of the Republic of Indonesia in his decision letter No. Kep. 234/KM.17/1995 dated August 16, 1995.

Pendanaan DPLK Tugu Mandiri berasal dari kontribusi pemberi kerja dan karyawan. Kontribusi karyawan untuk tahun 2000 sebesar 2% dari penghasilan brutonya dan 6% merupakan kontribusi pemberi kerja, dan untuk tahun 1999 sebesar 1,2% dari penghasilan brutonya dan 4% merupakan kontribusi pemberi kerja.

The pension plan is funded by contributions from both the subsidiaries and their employees. Employees contribute 2% and 1.2% of their gross salaries and 6% and 4% are contributed by the subsidiaries, in 2000 and 1999, respectively.

Beban pensiun untuk tahun 2000 dan 1999 adalah sebagai berikut:

The total contributions of the subsidiaries in 2000 and 1999, are as follows:

2000 1999

Biaya jasa kini - seluruhnya 3.114.544 1.691.289 Current service cost - total Biaya jasa kini - karyawan (773.040) (412.057) Current service cost - employees Biaya jasa kini - Perusahaan 2.341.504 1.279.232 Current service cost - the Company

60 -Analisis beban pensiun yang masih harus dibayar adalah sebagai berikut:

An analysis of accrued pension cost is as follows:

2000 1999

Saldo awal 143.579 105.128 Beginning balance Beban pensiun tahun berjalan 3.114.544 1.691.289 Pension cost for the year Iuran pensiun dibayar tahun Pension contribution paid during berjalan (2.942.907) (1.652.838) the year

Saldo akhir 315.216 143.579 Ending balance

Program Pesangon Karyawan Employee Termination Plans

Disamping itu, EN, EAS dan EAL menyelenggarakan program dana pesangon untuk semua karyawan tetap lokal. Program ini menghitung dana pesangon berdasarkan penghasilan dasar pensiun dan masa kerja karyawan.

In addition, EN, EAS and EAL established funds for employee termination plans covering all their local permanent employees. These plans provide funds for employee termination based on salaries of the employee and years of service.

Dana pesangon tersebut diinvestasikan oleh EN atas nama karyawan di P.T. Bank Mandiri (Persero) berdasarkan surat perjanjian tanggal 2 Agustus 1995.

The employee termination funds were invested by EN on behalf of employee in P.T. Bank Mandiri (Persero) based on an agreement dated August 2, 1995.

Aset dana pesangon tersebut per 31 Desember 2000 dan 1999 adalah sebagai berikut:

At December 31, 2000 and 1999, employee termination fund assets consists of:

2000 1999

Kas dan bank 344.487 444.589 Cash on hand and in bank Deposito berjangka 22.510.000 11.790.000 Time deposits

Uang muka pesangon 5.649.320 4.903.608 Termination advances Jumlah Aset 28.503.807 17.138.197 Total Assets

35. SIFAT DAN TRANSAKSI HUBUNGAN ISTIMEWA 35. NATURE OF RELATIONSHIP AND

TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES

Sifat hubungan istimewa Nature of Relationship

a. Perusahaan yang pemegang saham dan kontrol manajemennya sama dengan pemegang saham utama Perusahaan sebagai berikut:

• P.T. Medco Inti Dinamika (INTI)

• P.T. Andrawina Praja Sarana (APS)

• P.T. Medco Central Asia (MCA)

a. Related parties which shareholder and management control are the same as the majority shareholder of the Company are as follows:

• P.T. Medco Inti Dinamika (INTI)

• P.T. Andrawina Praja Sarana (APS)

PADA TANGGAL TERSEBUT - Lanjutan

(Angka dalam tabel dinyatakan dalam ribuan Rupiah)

AND FOR THE YEARS THEN ENDED - Continued (Figures in tables stated in thousands of Rupiah)

61 -b. P.T. Medco Duta (DUTA) adalah pemegang

saham Perusahaan.

b. P.T. Medco Duta (DUTA) is a stockholder of the Company.

Transaksi hubungan istimewa Transactions with Related Parties

Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan dan anak perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, yang meliputi antara lain :

In the normal course of business, the Company and its subsidiaries entered into certain transactions with related parties, including the following:

a. Perusahaan dan anak perusahaan melakukan pembelian jasa boga dari APS, yang menurut pendapat manajemen, dilakukan dengan tingkat harga dan kondisi normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan pihak ketiga. Kewajiban yang timbul dari transaksi ini dicatat sebagai hutang usaha yang meliputi 6,2% dan 7,9% dari jumlah hutang usaha masing-masing pada tanggal 31 Desember 2000 dan 1999.

a. The Company and its subsidiaries engaged APS to provide catering services which, according to management, were made at similar prices and conditions as those done with third parties. Liabilities arising from this transaction were recorded as trade accounts payable which constitute 6.2% and 7.9% of the total accounts payable as of December 31, 2000 and 1999, respectively.

b. MEA dan Apexindo, anak-anak perusahaan, menyewa ruangan kantor milik INTI, yang menurut pendapat manajemen, dilakukan dengan harga sewa dan kondisi normal sebagaimana halnya bila dilakukan dengan pihak ketiga.

b. MEA and Apexindo, subsidiaries, rent their office space from INTI, which, according to management, were made at similar prices and conditions as those done with third parties.

c. Perusahaan dan anak perusahaan juga mempunyai transaksi lain dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa seperti yang telah diungkapkan pada Catatan 10. Piutang yang berasal dari transaksi ini dicatat sebagai piutang pada pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang meliputi 7,74% dan 17,35% dari total aktiva masing-masing pada 31 Desember 2000 dan 1999.

c. The Company and its subsidiaries also have other transactions with related parties as disclosed in Note 10. The receivables from these transactions were recognized as accounts receivable from related parties which represented 7.74% and 17.35% of the consolidated total assets as of December 31, 2000 and 1999, respectively.

Pendapatan bunga-bersih dari MCA, DUTA dan INTI masing-masing Rp 13.822.749 ribu, Rp 9.328.328 ribu dan Rp 2.554.939 ribu pada tahun 1999. Terhitung sejak tahun 2000, Perusahaan tidak mengakui pendapatan bunga atas piutang kepada MCA, DUTA dan INTI (Catatan 10).

Net interest income from MCA, DUTA and INTI amounted to Rp 13,822,749 thousand, Rp 9,328,328 thousand and Rp 2,554,939 thousand in 1999, respectively. Starting in 2000, the Company did not recognize interest income from the receivables of MCA, DUTA and INTI (Note 10).

62 -36. AKTIVA DAN KEWAJIBAN MONETER DALAM

MATA UANG ASING

36. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES

Dalam dokumen Annual Report 2000 Laporan Tahunan 2000 (Halaman 126-129)