• Tidak ada hasil yang ditemukan

Estimasi Pendapatan

Dalam dokumen BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang (Halaman 85-96)

PROYEKSI FINANSIAL

6.1. Estimasi Pendapatan

Berdasarkan asumsi di atas berikut disajikan estimasi pendapatan Rumah sakit tahun 2015-2019 sebagai berikut :

Tabel 6.1.1

Estimasi Pendapatan RS. Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2015 – 2019

No Sumber pendapatan BaselineTahun sekarang

Estimasi pendapatan (Rp)

2015 2016 2017 2018 2019

1 Dana pemerintah (RM) 31.436.459.823 41.212.803.000 83.789.896.000 72.910.800.000 78.105.495.000 83.300.189.000 2 Kontribusi unit kerja(BLU) 45.746.224.064 53.118.862.000 56.810.760.000 57.879.354.059 59.252.823.344 68.140.746.846 3 Pemasukan lain-lain(BLU) 127.560.469 110.669.857 144.070.335 166.880.885 183.568.974 201.925.871

TOTAL 77.310.244.356 94.442.334.857 140.744.726.335 130.957.034.944 137.541.887.318 151.642.861.716 Berdasarkan data di atas dapat diketahui bahwa pendapatan

rumah sakit baik yang berasal dari pendapatan APBN maupun BLU diproyeksikan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Proyeksi peningkatan pendapatan setiap tahunnya rata-rata sebesar 17,63%. Terjadinya peningkatan pendapatan dipengaruhi oleh terjadinya pendapatan yang berasal dari pelayanan rumah sakit maupun pendapatan non operasional lainnya berupa kerjasama penyewaan lahan dan pendapatan jasa dari perbankan dalam bentuk investasi jangka pendek.

Disamping itu, pendapatan yang berasal dari APBN diproyeksikan juga mengalami peningkatan disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan rumah sakit untuk membiayai kegiatan

operasional dan program pengembangan yang tidak sepenuhnya dapat ditutupi dari pendapatan rumah sakit. Namun demikian untuk program pengembangan yang bersifat non fisik diprioritaskan dari sumber dari sumber pendapatan BLU, sehingga pembiayaan untuk program pengembangan yang bersifat pengadaan sarana prasarana dan pembangunan fisik diharapkan dapat diakomodir dari pendapatan APBN.

6.2. Rencana Kebutuhan Anggaran

a. Estimasi Anggaran Program Kelangsungan Operasional RSSN Bukittinggi dapat dilihat pada tabel :

Tabel 6.2.1

Estimasi Anggaran Operasional RS. Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2015 – 2019

No Jenis kegiatan BaselineTahun Sekarang

Estimasi kebutuhan anggaran (Rp)

2015 2016 2017 2018 2019

ALOKASI RM

1 Belanja pengadaanobat-obatan dan bahan habis pakai

3.000.000.0

00 6.315.079.000 3.464.443.000 4.503.776.000 5.854.908.000 7.611.381.000 2 Belanja gaji dantunjangan PNS 20.261.759.000 24.576.519.000 32.336.572.000 38.803.886.000 46.564.663.000 55.877.596.000 3 Belanja barangoperasional lainnya 2.202.080.000 2.700.350.000 2.200.483.000 2.288.502.000 2.380.042.000 2.475.244.000 4 Belanja langganandaya dan jasa 960.000.000 1.260.000.000 1.500.000.000 1.875.000.000 2.343.750.000 2.929.688.000 5 Belanja perjalanandinas 803.372.000 403.361.000 810.755.000 814.809.000 818.884.000 822.978.000 6

Belanja pengadaan bahan makanan pasien dan penambah daya tahan tubuh

2.273.285.0

00 4.761.718.000 5.475.977.000 6.297.374.000 7.241.979.000 7 Belanja pengadaanpakaian dinas pegawai 223.200.000 300.000.000 300.150.000 300.300.000 300.450.000

ALOKASI BLU

6 Belanja operasionalBLU 13.729.723.000 11.947.292.000 11.042.777.000 12.699.194.000 14.477.081.000 16.648.641.000 7 Belanja pengadaanobat-obatan dan BHP

BLU

10.000.000.

000 13.181.115.000 16.757.773.000 18.433.550.000 19.908.234.000 22.894.470.000

Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa anggaran program kelangsungan operasional rumah sakit diproyeksikan mengalami peningkatan rata-rata setiap tahunnya sebesar 18,06%. Alokasi anggaran program kelangsungan operasional terbesar diproyeksikan berasal dari sumber dana APBN karena pendapatan BLU rumah sakit diprioritaskan untuk membiayai program pengembangan rumah sakit.

b. Anggaran Program Pengembangan RS Stroke Nasional Bukittinggi Estimasi anggaran program pengembangan Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi dapat dilihat pada tabel :

Tabel 6.2.2

Estimasi Anggaran Program Pengembangan RS. Stroke Nasional Bukittinggi

Tahun 2015 – 2019

No Nama program strategis BaselineTahun Sekarang

Estimasi kebutuhan anggaran (Rp)

2015 2016 2017 2018 2019

A PENCAPAIAN IKU ALOKASI RM

I Perspektif learning andgrowth

- Pemeliharaan sarana dan prasarana medis dan non medis

3.434.548.0

00 3.461.009.000 3.281.255.000 3.609.380.000 3.970.318.000 4.367.350.000 - Pemenuhan seluruh

sarana dan prasarana

medis

-19.060.880.

000 20.434.015.000 9.575.256.000 1.673.523.000

ALOKASI BLU

I Perspektif learning andgrowth

- Pemenuhan kebutuhan

SDM yang kompeten - - 30.000.000 40.000.000 50.000.000 60.000.000

- Peningkatan

kompetensi SDM 1.252.070.000 1.433.040.000 2.252.619.977 2.281.848.580 2.327.454.793 2.673.706.062 - Pemeliharaan sarana

dan prasarana medis

dan non medis

-1.622.038.0

00 1.703.140.000 1.788.297.000 1.877.712.000 1.971.597.000 - Pemenuhan seluruh

sarana dan prasarana non medis

1.522.032.0

00 485.000.000 287.784.000 - - 100.000.000

- Pemenuhan seluruh sarana dan prasarana medis

1.100.000.0

00 1.500.000.000 445.202.000 95.122.000 104.634.000 300.000.000 - Pemenuhan dan

No Nama program strategis BaselineTahun Sekarang

Estimasi kebutuhan anggaran (Rp)

2015 2016 2017 2018 2019

Informasi Rumah Sakit (SIRS)

II Perspektif bisnis internal

- Peningkatan dan penguatan team work

yang profesional 317.700.000 377.000.000 414.700.000 422.995.000 431.454.000 474.599.000 - Pengembangan jenis

pelayanan baru - - 50.000.000 60.000.000 70.000.000 80.000.000

- Sosialisasi program pelayanan baru kepada PEMDA dan pihak swasta - - 50.000.000 55.000.000 60.000.000 65.000.000 - Peningkatan promosi pelayanan 323.820.000 329.600.000 346.080.000 363.384.000 381.553.000 400.630.000 - Persiapan RS Kelas A - - 5.000.000 6.000.000 -- Persiapan akreditasi 2012 dan JCI 180.970.000 611.714.000 623.948.000 623.948.000 636.427.000 649.155.000 B MITIGASI RESIKO

I Perspektif learning andgrowth

- Pemberian reward and

punishment 18.516.891.000 20.447.544.000 22.826.200.000 24.576.308.000 27.033.939.000 31.085.358.000 - Ikatan kerjasama

tenaga medis dan tenaga

profesional/fungsional dari luar rumah sakit

156.000.000 218.400.000 262.080.000 314.496.000 377.395.500 452.874.000 - Kerjasama

Operasional (KSO) dalam pengadaan Sistem Informasi Rumah Sakit

- - 20.000.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000

- Kerjasama operasional (KSO) dalam pengadaan sarana dan prasarana medis/non medis

- - 30.000.000 30.000.000 40.000.000 40.000.000

II Perspektif bisnis internal

- Pembinaan jejaring

pelayanan stroke 60.000.000 77.000.000 92.400.000 106.260.000 122.199.000 140.530.000 - Pengadaan MOU

dengan PEMDA dan pihak swasta dalam mewujudkan pelayanan wisata kesehatan

- - 5.000.000 5.000.000 6.000.000 6.000.000

JUMLAH 27.184.031.000 31.012.645.000 52.236.288.977 54.951.243.580 47.283.187.293 44.873.171.062

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa anggaran program pengembangan Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi dari tahun 2015-2019 diproyeksikan mengalami peningkatan rata-rata setiap

rumah sakit, dengan harapan program strategis yang telah disusun dapat terealisasi secara optimal.

Berdasarkan proyeksi pendapatan dan belanja diatas dapat kita buat suatu perbandingan untuk mengetahui apakah kebutuhan belanja dibandingkan pendapatan rumah sakit lebih besar atau sebaliknya sebagaimana yang tampak pada tabel berikut ini :

Tabel 6.2.3

Perbandingan Estimasi Pendapatan dengan Proyeksi Biaya RSSN BUkittinggi Tahun 2015 – 2019 No Uraian Proyeksi 2015 2016 2017 2018 2019 1 Pendapatan RS 94.442.334.857 140.744.726.335 130.957.034.944 137.541.887.318 151.642.861.716 2 Biaya RS - Operasional 62.880.201.000 73.174.521.000 85.194.844.000 98.945.236.000 116.802.427.000 - Program Pengembangan 31.012.645.000 52.236.288.977 54.951.243.580 47.283.187.293 44.873.171.062 Jumlah Biaya RS 93.892.846.000 125.410.809.977 140.146.087.580 146.228.423.293 161.675.598.062 3 Surplus/(Defisit) 549.488.857 15.333.916.358 (9.189.052.636) (8.686.535.975) (10.032.736.345)

Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa kebutuhan biaya rumah sakit pada tahun 2016 - 2019 melebihi estimasi pendapatan yang akan diperoleh oleh sebab itu berdasarkan data tersebut dibutuhkan penyesuaian besaran proyeksi anggaran belanja program pengembangan sehingga proyeksi belanja yang dikeluarkan dapat ditutupi oleh pendapatan yang akan diterima baik yang bersumber dari BLU maupun Rupiah Murni. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut

Tabel 6.2.4

Estimasi Anggaran Operasional RS. Stroke Nasional Bukittinggi ( Sesuai dengan Estimasi Pendapatan )

Tahun 2015 – 2019

No Jenis kegiatan BaselineTahun Sekarang

Estimasi kebutuhan anggaran (Rp)

2015 2016 2017 2018 2019

ALOKASI RM

1 Belanja pengadaan obat-obatan dan bahan habis pakai

3.000.000.0

00 2.664.956.000 3.464.443.000 4.503.776.000 5.854.908.000 7.611.381.000 2 Belanja gaji dantunjangan PNS 20.261.759.000 26.947.143.000 32.336.572.000 38.803.886.000 46.564.663.000 55.877.596.000 3 Belanja barangoperasional lainnya 2.202.080.000 2.115.849.000 2.200.483.000 2.288.502.000 2.380.042.000 2.475.244.000 4 Belanja langganan dayadan jasa 960.000.000 1.200.000.000 1.500.000.000 1.875.000.000 2.343.750.000 2.929.688.000 5 Belanja perjalanan dinas 803.372.000 806.722.000 810.755.000 814.809.000 818.884.000 822.978.000 6 Belanja pengadaanbahan makanan pasien 4.140.625.000 4.761.718.000 5.475.977.000 6.297.374.000 7.241.979.000 7 Belanja pengadaanpakaian dinas pegawai 299.950.000 300.000.000 300.150.000 300.300.000 300.450.000

ALOKASI BLU

6 Belanja operasional BLU 13.729.723.000 9.602.415.000 11.042.777.000 12.699.194.000 14.477.081.000 16.648.641.000 7 Belanja pengadaan obat-obatan dan BHP BLU 10.000.000.000 13.964.811.000 16.757.773.000 18.433.550.000 19.908.234.000 22.894.470.000

JUMLAH 50.956.934.000 61.742.471.000 73.174.521.000 85.194.844.000 98.945.236.000 116.802.427.000

Tabel 6.2.5

Estimasi Anggaran Program Pengembangan RS. Stroke Nasional Bukittinggi ( Sesuai dengan Estimasi Pendapatan )

Tahun 2015 – 2019

No Nama programstrategis BaselineTahun Sekarang

Estimasi kebutuhan anggaran (Rp)

2015 2016 2017 2018 2019

A PENCAPAIAN IKU ALOKASI RM

I Perspektif learning andgrowth - Pemeliharaan sarana dan prasarana medis dan non medis

3.434.548.0

00 2.982.959.000 3.281.255.000 3.609.380.000 3.970.318.000 4.367.350.000 - Pemenuhan seluruh

sarana dan prasarana

medis

-19.060.880.

000 15.239.320.000 9.575.256.000 1.673.523.000 ALOKASI BLU

I Perspektif learning andgrowth - Pemenuhan kebutuhan SDM yang kompeten - - 30.000.000 40.000.000 50.000.000 60.000.000 - Peningkatan kompetensi SDM 1.252.070.000 1.433.040.000 1.681.965.000 1.803.223.000 1.977.545.000 2.271.401.000 - Pemeliharaan sarana

dan prasarana medis

dan non medis

-1.622.038.00

0 1.654.480.000 1.687.568.000 1.721.320.000 1.755.748.000 - Pemenuhan seluruh 1.522.032.0

No Nama programstrategis BaselineTahun Sekarang

Estimasi kebutuhan anggaran (Rp)

2015 2016 2017 2018 2019

non medis

- Pemenuhan seluruh sarana dan prasarana medis

1.100.000.0

00 1.500.000.000 445.202.000 95.122.000 104.634.000 300.000.000 - Pemenuhan dan

peningkatan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS)

320.000.000 450.300.000 450.000.000 119.190.000 198.845.000 312.849.000 II Perspektif bisnisinternal

- Peningkatan dan penguatan team work

yang profesional 317.700.000 377.000.000 414.700.000 422.995.000 431.454.000 474.599.000 - Pengembangan jenis

pelayanan baru - - 50.000.000 60.000.000 70.000.000 80.000.000

- Sosialisasi program pelayanan baru kepada PEMDA dan pihak swasta - - 50.000.000 55.000.000 60.000.000 65.000.000 - Peningkatan promosi pelayanan 323.820.000 329.600.000 336.192.000 342.917.000 349.774.000 356.770.000 - Persiapan RS Kelas A - - 5.000.000 6.000.000 -- Persiapan akreditasi 2012 dan JCI 180.970.000 611.714.000 623.948.000 623.948.000 636.427.000 649.155.000 B MITIGASI RESIKO

I Perspektif learning andgrowth - Pemberian reward and

punishment 18.516.891.000 20.447.544.000 22.826.200.000 24.576.308.000 27.033.939.000 31.085.358.000 - Ikatan kerjasama

tenaga medis dan tenaga

profesional/fungsional dari luar rumah sakit

156.000.000 218.400.000 262.080.000 314.496.000 377.395.500 452.874.000 - Kerjasama Operasional (KSO) dalam pengadaan Sistem Informasi Rumah Sakit - - 20.000.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000 - Kerjasama operasional (KSO) dalam

pengadaan sarana dan prasarana medis/non medis

- - 30.000.000 30.000.000 40.000.000 40.000.000

II Perspektif bisnisinternal - Pembinaan jejaring

pelayanan stroke 60.000.000 77.000.000 92.400.000 106.260.000 122.199.000 140.530.000 - Pengadaan MOU

dengan PEMDA dan pihak swasta dalam mewujudkan pelayanan wisata kesehatan

- - 5.000.000 5.000.000 6.000.000 6.000.000

6.3. Rencana Pendanaan

Berikut juga disajikan estimasi pendapatan Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi tahun 2015-2019 apabila target pendapatan yang telah ditetapkan dia tas tidak dapat terpenuhi yang disebabkan oleh adanya penyesuaian asumsi Makro Ekonomi karena adanya kebijakan pemerintah maupun perubahan pada proses bisnis rumah sakit.

Tabel 6.3.1

Estimasi Pendapatan RS. Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2015 – 2019

No Sumber pendapatan BaselineTahun sekarang

Estimasi pendapatan (Rp)

2015 2016 2017 2018 2019

1 Dana pemerintah (RM) 30.661.759.000 41.158.204.000 48.655.226.000 57.671.480.000 68.530.239.000 81.626.666.000 2 Kontribusi unit kerja(BLU) 47.479.206.366 49.512.918.900 53.970.222.561 58.210.195.081 64.031.214.589 73.635896.778 3 Pemasukan lain-lain(BLU) 98.747.863 99.602.871 129.663.302 156.348.797 171.983.676 189.182.044

TOTAL 78.239.713.229 90.770.725.771 102.755.111.862 116.038.023.878 132.733.437.265 155.451.744.821

Berdasarkan estimasi pendapatan di atas maka proyeksi belanja operasional dan program pengembanganpun membutuhkan penyesuaian tanpa harus menghilangkan program-program strategis yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan rumah sakit. Oleh sebab itu berikut disajikan rencana pendanaan rumah sakit apabila target pendapatan rumah sakit tidak dapat terpenuhi sebagaimana yang ditampilkan pada tabel 6.3.1 di atas

Tabel 6.3.2

Rencana Pendapatan RS. Stroke Nasional Bukittinggi Tahun 2015 – 2019

No Jenis kegiatan BaselineTahun Estimasi kebutuhan anggaran (Rp)

sekarang 2015 2016 2017 2018 2019

I Belanja Operasional

Belanja pengadaan obat-obatan dan bahan habis pakai

3.000.000.0

00 2.664.956.000 3.464.443.000 4.503.776.000 5.854.908.000 7.611.381.000 Belanja gaji dan tunjangan

PNS 20.261.759.000 26.947.143.000 32.336.572.000 38.803.886.000 46.564.663.000 55.877.596.000 Belanja barang operasional

lainnya 2.202.080.000 2.115.849.000 2.200.483.000 2.288.502.000 2.380.042.000 2.475.244.000 Belanja langganan daya

dan jasa 960.000.000 1.200.000.000 1.500.000.000 1.875.000.000 2.343.750.000 2.929.688.000 Belanja perjalanan dinas 803.372.000 806.722.000 810.755.000 814.809.000 818.884.000 822.978.000 Belanja pengadaan bahan

makanan pasien 4.140.625.000 4.761.718.000 5.475.977.000 6.297.374.000 7.241.979.000 Belanja pengadaan pakaian

dinas pegawai 299.950.000 300.000.000 300.150.000 300.300.000 300.450.000 Belanja operasional BLU 13.729.723.000 9.602.415.000 10.492.777.000 11.999.967.000 13.470.432.000 15.490.325.000 Belanja pengadaan

obat-obatan dan BHP BLU 10.000.000.000 13.964.811.000 15.757.773.000 16.933.550.000 18.408.234.000 20.994.470.000

Jumlah Belanja

Operasional 50.956.934.000 61.742.471.000 71.624.521.000 82.995.617.000 96.438.587.000 113.744.111.000 II Belanja ProgramPengembangan

2.1 Pencapaian IKU

2.1.

1 Perspektif learning andgrowth

- Pemeliharaan sarana dan prasarana medis dan non medis

3.434.548.0

00 2.982.959.000 3.281.255.000 3.609.380.000 3.970.318.000 4.367.350.000 - Pemenuhan seluruh

sarana dan prasarana

medis - - - -

-- Pemenuhan kebutuhan

SDM yang kompeten - - 30.000.000 40.000.000 50.000.000 60.000.000

- Peningkatan kompetensi

SDM 1.252.070.000 1.433.040.000 1.681.965.000 1.803.223.000 1.977.545.000 2.271.401.000 - Pemeliharaan sarana dan

prasarana medis dan non

medis

-1.422.038.0

00 1.254.480.000 1.287.568.000 1.321.320.000 1.405.748.000 - Pemenuhan seluruh

sarana dan prasarana non medis

1.522.032.0

00 285.000.000 50.000.000 - - 70.000.000

- Pemenuhan seluruh sarana dan prasarana medis

1.100.000.0

00 693.660.000 167.371.000 95.122.000 104.634.000 300.000.000 - Pemenuhan dan

peningkatan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS)

320.000.000 450.300.000 450.000.000 119.190.000 198.845.000 312.849.000

2.1.

2 Perspektif bisnis internal

- Peningkatan dan

penguatan team work yang

profesional 317.700.000 77.000.000 114.700.000 122.995.000 131.454.000 174.599.000 - Pengembangan jenis

No Jenis kegiatan BaselineTahun Estimasi kebutuhan anggaran (Rp)

sekarang 2015 2016 2017 2018 2019

- Sosialisasi program pelayanan baru kepada

PEMDA dan pihak swasta - - 50.000.000 55.000.000 60.000.000 65.000.000

- Peningkatan promosi pelayanan 323.820.000 329.600.000 336.192.000 342.917.000 349.774.000 356.770.000 - Persiapan RS Kelas A - - 5.000.000 6.000.000 - -- Persiapan akreditasi 2012 dan JCI 180.970.000 611.714.000 423.948.000 448.948.000 461.427.000 499.155.000 2.2 Mitigasi Resiko 2.2.

1 Perspektif learning andgrowth

- Pemberian reward and

punishment 18.516.891.000 20.447.544.000 22.826.200.000 24.576.308.000 27.033.939.000 31.085.358.000 - Ikatan kerjasama tenaga

medis dan tenaga

profesional/fungsional dari luar rumah sakit

156.000.000 218.400.000 262.080.000 314.496.000 377.395.500 452.874.000 - Kerjasama Operasional

(KSO) dalam pengadaan Sistem Informasi Rumah Sakit

- - 20.000.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000

- Kerjasama operasional (KSO) dalam pengadaan sarana dan prasarana medis/non medis

- - 30.000.000 30.000.000 40.000.000 40.000.000

2.2.

2 Perspektif bisnis internal

- Pembinaan jejaring

pelayanan stroke 60.000.000 77.000.000 92.400.000 106.260.000 122.199.000 140.530.000 - Pengadaan MOU dengan

PEMDA dan pihak swasta dalam mewujudkan pelayanan wisata kesehatan

- - 5.000.000 5.000.000 6.000.000 6.000.000

Jumlah Belanja Program

Pengembangan 27.184.031.000 29.028.255.000 31.130.591.000 33.042.407.000 36.294.850.500 41.707.634.000 TOTAL BELANJA 78.140.965.000 90.770.726.000 102.755.112.000 116.038.024.000 132.733.437.500 155.451.745.000 TOTAL PENDAPATAN APABILA TARGET PENDAPATAN TIDAK TERPENUHI 78.239.713 .229 90.770.725.771 102.755.111.862 116.038.023.878 132.733.437.265 155.451.744.821

Apabila diasumsikan pendapatan layanan BLU Rumah Sakit yang tercapai hanya sebesar 95% dari target, pendapatan BLU lainnya diprediksi hanya tercapai sebesar 90% dari target dan Pendapatan APBN berupa belanja Modal tidak disubsidi dari sumber dana APBN maka kebijakan yang akan dilakukan adalah melaksanakan optimalisasi dan penyesuaian besaran proyeksi belanja

yang direncanakan tanpa mengorbankan program strategis yang sudah disusun.

Adapun proyeksi belanja yang akan disesuaikan adalah sebagai berikut :

1. Penyesuaian anggaran belanja operasional BLU

2. Penyesuaian anggaran belanja pengadaan obat-obatan dan bahan habis pakai

3. Penyesuaian anggaran belanja pemeliharaan sarana dan prasarana medis dan non medis

4. Penyesuaian anggaran belanja pemenuhan sarana dan prasarana Medis dan Non Medis

5. Penyesuaian anggaran belanja akreditasi 2012 dan JCI

6. Penyesuaian anggaran belanja peningkatan kompetensi SDM

7. Penyesuaian anggaran belanja peningkatan dan penguatan team work yang profesional

BAB VII

Dalam dokumen BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang (Halaman 85-96)

Dokumen terkait