• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI DAN ADMINISTRASI MEDIA PENDIDIKAN

Dalam dokumen TEKNOLOGI PENDIDIKAN MEDIA PENDIDIKAN Di (Halaman 57-65)

EVALUASI DAN ADMINISTRASI MEDIA PENDIDIKAN

1. Evaluasi Media Pendidikan.

Kalau kita mempelajari masalah media pendidikan, maka kita akan berhadapan dengan: masalah tujuan penggunaannya, nilai – nilainya, cara memilih dan menggunaknnya didalam proses belajar. Sehubungan dengan pokok – pokok itu, maka selanjutnya akan timbul pertanyaan–pertanyaan, antara lain:

 Apakah tujuan penggunaan media itu telah tercapai?

 Kriteria apakah yang dapat digunakan untuk memilih media tersebut?  Apakah mekanisme penggunaan media itu telah memadai?

 Apakah guru telah berhasil membawa anak kedalam proses belajar?

Keempat pertanyaan tersebut diatas menyangkut masalah evaluasi media pendidikan. Dengan demikian diperlukan bentuk – bentuk teknis untuk melakukan evaluasi itu. Evaluasi media pendidikan bertujuan:

1) Memilih media pendidikan yang akan dipergunakan dikelas. 2) Untuk melihat prosedur/mekanisme penggunaan sesuatu alat.

3) Untuk memeriksa apakah tujuan penggunaan alat tersebut telah tercapai. 4) Menilai kemampuan guru menggunakan media pendidikan.

5) Memberikan informasi untuk kepentingan administrasi. 6) Untuk memperbaiki alat media itu sendiri.

a. Evaluasi bahan bacaan.

nomor Kriteria–kriteria ya Tidak

1 Apakah pandangan si pengarang buku itu sesuai dengan filsafat pendidikan dan tujuan pendidikan?

2 Apakah buku ini berisikan cukup bahan untuk mata pelajaran ini?

3 Apakah isi buku memiliki tingkat kebenaran sesuai dengan kenyataan?

4 Apakah pokok–pokok yang dibahas dalam buku betul–betul signifikan?

5 Apakah isi buku tersusun secara metodis pedagogi?

6 Apakah bahasa yang digunakan dalam buku sesuai dengan tingkat perkembangan murid yang akan mempelajarinya?

7 Apakah susunan kalimat dan penjelasannya cukup menarik, sederhana dan mudah dipahami? 8 Apakah format dan tipografi buku menarik, dan

9 Bagaimana keadaan kualitas dan kwantitas alat belajar dalam buku itu?

10 Apakah isi buku disesuaikan dengan perbedaan individu, kebutuhan, dan kemampuan murid?

b. Evaluasi bulletin board.

No. Kriteria–kriteria Ya Tidak

1 Apakah penyususnan bulletin itu bertitik tolak dari masalah tertentu?

2 Apakah huruf–huruf tertera jelas, sederhana dan tersusun baik?

3 Apakah warna – warna dipergunakan secara efektif dan apakah kombinasi warna – warna itu dapat dirubah bila diperlukan?

4 Apakah papan yang dipergunakan itu bersih atau kotor?

5 Apakah bulletin itu menarik minat murid atau tidak?

6 Apakah bulletin itu mengandung nilai belajar bagi murid?

7 Apakah struktur bulletin itu memadai?

8 Apakah nama– nama penjelasan dari bulletin itu bermakna dan tertempel kuat?

c. Evaluasi gambar.

No Kriteria - kriteria Ya Tidak

1 Apakah gambar itu menunjukan situasi sebenarnya?

2 Apakah komposisi dalam gambar itu sederhana, jelas dan memberikan kesan tertentu?

3 Apakah didalam gambar itu terdapat suatu bentuk tertentu dimana anak – anak melihat sesuatu obyek yang baru?

4 Apakah gambar itu menunjukan sesuatu yang hidup, melakukan aktivitas dalam lingkungan yang alamiah?

5 Apakah gambar itu mengandung nilai fotografis dan apakah gambar itu terlalu terang atau terlalu gelap?

6 Apakah gambar itu bersifat artistic?

7 Apakah gambar itu mengandung kwalitas mekanis?

8 Apakah gambar itu menarik minat murid dan mendorong motivasi belajar mereka?

serta dalam berdiskusi?

10 Apakah penggunaan gambar itu sesuai dalam kerangka mencapai tujuan mengajar?

d. Evaluasi alat–alat audio.

No Kriteria–kriteria Ya Tidak

1 Apakah alat audio itu memberikan pengalaman – pengalaman belajar yang tak mungkin diperoleh alat–alat tradisional?

2 Apakah saudara mengenal sumber – sumber alat – alat audio dalam mata pelajaran yang saudara berikan?

3 Apakah alat – alat audio yang akan digunakan dicoba lebih dulu?

4 Apakah factor – factor akustik, susunan tempat duduk, penempatan speaker dan sebagainya diperhatikan agar serasi dengan para pendengar? 5 Apakah anak – anak dipersiapkan dengan

saksama, untuk melakukan kegiatan mendengarkan?

6 Apakah disediakan kegiatan – kegiatan lanjutan: diskusi, evaluasi diri, testing?

7 Apakah anak – anak didorong kearah proyek – proyek berikutnya: membaca, riset, ekspresi seni, dan sebagainya?

e. Evaluasi studi masyarakat.

No Kriteria–kriteria Ya Tidak

1 Apakah studi masyarakat itu disesuaikan dengan tujuan–tujuan kurikulum?

2 Apakah studi itu dilakukan guna memperoleh pengalaman – pengalaman yang tak mungkin diperoleh dari dalam kelas?

3 Murid–murid sendiri bersikap responsible. 4 Guru mengamati keteraturan dan ketertiban

semua kegiatan yang berkenaan dengan studi masyarakat.

5 Apakah dalam kegiatan – kegiatan itu telah direncanakan mengenai kegiatan – kegiatan belajar dan rekreasi, selama dalam perjalanan? 6 Apakah kunjungan itu menjadi dasar bagi

2. Administrasi Media Pendidikan.

Studi tentang administrasi media pendidikan merupakan bagian yang penting, karena bertalian dengan masalah pembinaan media pendidikan, terutama di sekolah. Yang di maksud dengan pembinaan adalah semua kegiatan/pekerjaan/usaha untuk menjalankan kehidupan atau pemeliharaan suatu organisasi dengan mempergunakan sarana dan modal yang tersedia guna mencapai tujuan organisasi, yakni organisasi media pendidikan. Organisasi ini dapat berada di sekolah atau tidak.

Tujuan dari organisasi media pendidikan ialah: i. Melakukan penelitian dalam bidang media pendidikan.

ii. Melaksanakan program pengembangan dalam bidang media pendidikan.

iii. Menyediakan berbagai alat media pendidikan untuk guru – guru atau para pekerja sosial.

iv. Memberikan penerangan dan informasi kepada masyarakat, lembaga–lembaga, dan sekolah–sekolah, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. v. Melakukan penyimpanan, pembagian, penyebaran, dan peminjaman alat – alat

media pendidikan.

vi. Melaksanakan fungsi pemeliharaan, dan perbaikan agar alat–alat itu tetap baik. Untuk melaksanakan fungsi – fungsi tersebut jelas sangat dibutuhkan para personil yang khusus di dalam lembaga yang khusus, yang telah memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang ini. Lembaga tersebut dapat didirikan didalam organisasi persekolahan, di lembaga pemerintahan, dan sebagainya.

Organisasi ialah susunan orang atau badan yang memiliki fungsi dan prosedur kerja tertentu untuk mencapai tujuan tertentu. Tiap organisasi mempunyai struktur dan pembagian fungsi yang dijelaskan dalam suatu job deskripsi.

Struktur organisasi yang media pendidikan yang dapat ditawarkan adalah: 1) Pimpinan. Pimpinan bertanggung jawab atas jalannya organisasi.

Dalam melaksanakan tugasnya, ia dibantu oleh seorang wakil guna melakukan koordinasi, pengorganisasian, teknis administrasi serta melakukan bimbingan dan penyuluhan terhadap bagian – bagian yang mempunyai urusan masing–masing.

2) Staf ahli. Staf ahli bertugas menyusun rencana kerja selaku programming committee bagi tiap –tiap bagian yang ada dibawahnya, serta melakukan penilaian atas hasil kerja lembaga tersebut.

3) Secretariat. Bertugas mengurus soal – soal administrasi teknis keluar dan kedalam.

4) Tata laksana. Bertugas mengurus masalah personalia, keuangan, tata usaha, sesuai dengan kebutuhan tiap bagian dan kebutuhan lembaga tersebut.

Organisasi lembaga media pendidikan meliputi bagian–bagian sebagai berikut: a. Bagian penelitian.

2) Mengevaluasi efektif tidaknya alat – alat yang ada, baik yang dihasilkan sendiri oleh lembaga maupun yang dipergunakan dalam percobaan.

3) Melakukan percobaan alat – alat media pendidikan dalam suatu proyek, yang meliputi: bimbingan/penilaian/penelitian dalam penggunaannya.

4) Mengadakan bimbingan dan penyuluhan dalam perlengkapan media pendidikan sesuai dengan pola hasil penelitian dan penilaian dari proyek.

b. Bagian pengembangan.

1) Menyelenggarakan kursus – kursus terhadap guru, kepala sekolah, para pekerja sosial, dan lain – lain mengenai media pendidikan. Kegiatan– kegiatan itu dapat dilakukan dalam jangka pendek atau jangka panjang.

2) Melatih kader – kader dalam bidang media pendidikan untuk berbagai lembaga.

3) Latihan spesialisasi.

4) Bimbingan dan penyuluhan c. Bagian produksi dan reproduksi.

1) Memperbanyak alat – alat media pendidikan yang telah ada secara besar–besaran.

2) Melakukan percobaan membuat alat media pendidikan dengan menggunakan bahan – bahan yang murah dan mudah di dapat. Kemudian alat–alat tersebut dicobakan didalam suatu proyek. 3) Menyusun program siaran.

d. Bagian penerangan.

1) Memberikan penerangan kepada lembaga – lembaga pendidikan dan masyarakat umum melalui radio, televise, dan sebagainya. 2) Memberikan informasi langsung dalam melancarkan gagasan

tentang media pendidikan keberbagai lembaga pendidikan dan masyarakat.

3) Konferensi dan seminar. 4) Ceramah dan demonstrasi 5) Clearing house function.

e. Bagian distribusi. 1) Perpustakaan.

2) Distribusi dan sirkulasi alat–alat media pendidikan.

3) Peninjauan alat – alat yang telah ada pada lembaga –lembaga dan biro–biro sekolah.

4) Penyediaan museum media pendidikan untuk dipinjamkan kepada pihak–pihak yang membutuhkan.

f. Bagian peralatan. 1) Peralatan 2) Prototype 3) Bahan baku 4) Bahan distribusi

5) Bahan penelitian dan pengembangan.

Adapun peran orang tua adalah orang tua turut bertanggung jawab dalam mensukseskan pendidikan disekolah. Karena itu dia turut bertanggung jawab terhadap masalah media pendidikan disekolah.

Peranan para pengawas sekolah besar sekali maknanya terhadap pembinaan media pendidikan di sekolah, antara lain:

1) Menyediakan sejumlah biaya yang dibutuhkan untuk menyediakan dan membagi alat–alat yang diperlukan oleh sekolah.

2) Memberikan kesadaran kepada para orang tua murid tentang pentingnya media pendidikan.

3) Memberikan bimbingan kepada guru – guru dalam menggunakan media pendidikan.

4) Dalam batas – batas tertentu, pengawas sekolah dapat menyelenggarakan penataran, penelitian dan pengembangan dalam rangka membantu biro media pendidikan.

Peranan guru kelas sangat penting, karena guru adalah orang yang paling dekat dengan kehidupan siswa di kelas. Dia sangat erat hubungannya dengan perkembangan anak dalam proses belajar. Karena itu peranan guru dalam administrasi media pendidikan adalah sangat penting.

1) Peranan yang terpenting adalah memilih dan mempergunakan alat media pendidikan disekolah. Guru menjadi factor utama karena dia yang paling mengetahui kebutuhan pengajaran anak – anak, kendatipun unsure murid, kepala sekolah, pengawas sekolah juga memegang peranan penting.

2) Administrasi yang berhasil sangat bergantung pada factor pembiayaan. Fungsi penyusunan anggaran biaya adalah tanggung jawab kepala sekolah akan tetapi peranan guru dalam hal ini ialah mengajukan kebutuhan tentang alat – alat yang diperlukan dan berapa biaya untuk keperluan itu.

3) Guru harus menyadari pentingnya penyediaan alat media pendidikan secara kontinu dan pula harus rajin membaca buku–buku tentang media pendidikan. Hal ini penting untuk mempertinggi mutu profesionalnya dan untuk kelancaran administrasi media pendidikan di sekolahnya.

Para pengawas sekolah dan kepala sekolah menjadi pendorong mengenai kebutuhan dan penggunaan media pendidikan di sekolah. Dapat juga tanggung jawab ini dilaksanakan oleh suatu panitia khusus yang terdiri dari team guru dan orang tua murid. Panitia ini meminta bahan – bahan dari berbagai pihak yang bertalian dengan kegiatan belajar disekolah dan dari sumber data lainnya.

1) Pelayanan media pendidikan. Adalah yang bertugas menyediakan alat – alat dan perlengkapan media pendidikan.

2) Pelayanan perpustakaan

3) Pelayanan produksi media pendidikan.

Setiap sekolah mempunyai cara menyelenggarakan administrasinya sendiri, tergantung pada factor–factor berikut:

a. Peranan persekolahan. b. Jenis dan bentuk bangunan. c. Pembiayaan yang tersedia.

d. Jenis perlengkapan dan bahan–bahan yang tersedia. e. Keterampilan para anggota staf.

Setidak –tidaknya kita mengenal lima jenis program media pendidikan, yang masing–masing dilaksanakan pada lima jenis sekolah sebagai berikut:

a. Program media pendidikan di sekolah dasar. b. Program media pendidikan pada tingkat wilayah. c. Program media pendidikan di sekolah lanjutan. d. Program media pendidikan di sekolah lanjutan atas

e. Program media pendidikan dalam suatu kompleks persekolahan. Penjelasan tentang susunan organisasi dan tugas–tugasnya antara lain. 1) Program media pendidikan di sekolah dasar.

Kendatipun mungkin sekolah tersebut tergolong kecil dan mungkin juga terletak didesa, namun tetap perlu adanya pelayanan alat – alat bantu belajar. Dalam keadaan ini kepala sekolah bertindak selaku koordinat media pendidikan dan dibantu oleh seorang sekretaris.

2) Program media pendidikan tingkat wilayah.

Setiap wilayah biasanya terhadap sekurang – kurangnya 20 buah sekolah dasar dan sebuah sekolah lanjutan pertama. Sebaiknya sekolah – sekolah yang dipercayakan sebagai coordinator dapat memenuhi kebutuhan alat – alat media pendidikan.

3) Program media pendidikan disekolah lanjutan

Pada sekolah lanjutan pertama yang besar, biasanya media pendidikan dan pelayanan perpustakaan terpisah dan masing – masing dipimpin dan mempunyai staf sendiri.

4) Program media pendidikan dalam suatu kompleks persekolahan.

Suatu kompleks persekolahan meliputi berbagai sekolah mulai dari taman kanak– kanak sampai sekolah lanjutan atas. Umumnya kompleks persekolahan demikian terdapat dikota – kota besar. Dalam kompleks itu didirikan sebuah biro media pendidikan, yang dilengkapi dengan berbagai ruangan yang sesuai dengan kebutuhan media pendidikan, dan dilengkapi dengan bermacam alat dan perlengkapan.

DAFTAR PUSTAKA

Buku bacaan:

Hamalik, Oemar. 1986.Media Pendidikan. Bandung: Alumni.

Sadiman, Arief. 1984. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Internet:

http://eprints.uny.ac.id/9930/2/BAB%202%20-%2005208244044.pdf = bab 2 052082 .

http://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/PTP/Konten%20Materi/91%20Anas%20Sabayasa/diklat% 20113/modul%20217/Buku/Materi%201_Media%20Pembelajaran%20dan%20Pengelolaan%20Bahan%2 0Belajar_Pengertian_Konsep.pdf = materi 1 _media pembelajaran ..

http://eprints.uny.ac.id/8323/3/BAB%202%20-%2008513241018.pdf = bab 2 08513241018 .. http://perseba.blogspot.com/2009/11/peranan-media-dalam-pembelajaran.html http://sasyi.blogspot.com/2011/03/peranan-dan-pentingnya-media.html http://belajarpsikologi.com/pentingnya-media-dalam-pembelajaran/ http://www.asikbelajar.com/2013/06/peran-media-pembelajaran.html http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._KURIKULUM_DAN_TEK._PENDIDIKAN/196202071987031- ASEP_HERRY_HERNAWAN/Mata_Kuliah/KURIKULUM_DAN_PEMBELAJARAN/MEDIA_PEMBELAJARAN.p df = media_pembelajaran http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/454/jbptunikompp-gdl-adesiskawi-22657-7-%289%29babii.pdf = jbptu .. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/29381/4/Chapter%20II.pdf = 08240 http://digilib.uinsby.ac.id/7705/5/bab%202.pdf = bab 2.pdf mozila

http://eprints.walisongo.ac.id/137/2/Taufiq_Tesis_Bab2.pdf

http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._KURIKULUM_DAN_TEK._PENDIDIKAN/196005081985031- TOTO_FATHONI/Media_Pembelajaran.pdf = powerpoint presentasi ...

http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00301-MD%20Bab%202.pdf = microsoft word http://www.asikbelajar.com/2012/10/jenis-jenis-media-pembelajaran.html

http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._KURIKULUM_DAN_TEK._PENDIDIKAN/196005081985031- TOTO_FATHONI/Karakteristik_media.pdf

http://sumut.kemenag.go.id/file/file/TULISANPENGAJAR/vwkb1361988152.pdf

http://penelitiantindakankelas.blogspot.com/2013/07/peranan-media-belajar-dalam-KBM.html http://rosnielka.blogspot.com/2013/05/makalah-peran-media-pembelajaran.html

Dalam dokumen TEKNOLOGI PENDIDIKAN MEDIA PENDIDIKAN Di (Halaman 57-65)

Dokumen terkait