BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
B. Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
B. EVALUASI DAN ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Adapun evaluasi dan analisis tingkat capaian kinerja berdasarkan sasaran yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon sebagaimana tertuang dalam perjanjian kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon tahun 2016 adalah sebagai berikut:
Pencapaian misi ke-1 dapat diketahui dengan pencapaian sasaran dan indikator sebagai berikut:
Pencapaian sasaran strategis ke-1, dilaksanakan dengan strategi pelaksanaan kegiatan keagamaan, pengawasan perilaku, sanksi dan pelibatan masyarakat dalam peningkatan kualitas akhlak dan moral aparatur, dengan arah kebijakan mewajibkan instansi pemerintah untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, menyusun pedoman pemberian sanksi, operasi rutin PNS di tempat-tempat hiburan dan membuka kotak pengaduan masyarakat terhadap perilaku PNS.
Untuk mengukur sasaran strategis ke-1 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.3. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 3 Target dan Realisasi Sasaran ke-1
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR SASARAN TARGET REALISASI Rasio SKPD yang melaksanakan kegiatan keagamaan secara rutin tiap bulan dibagi seluruh SKPD 100%
% 75 28
37,33% (sangat rendah) Misi ke-1:Mewujudkan aparatur pemerintahan dan masyarakat kota Cirebon
yang religius
Sasaran Strategis ke-1
Meningkatkan Implementasi Nilai Keimanan Dan Ketakwaan Pada Aparatur Pemerintahan
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Berdasarkan tabel tersebut di atas pada sasaran ke-1 ini capaian indikator sasaran tersebut sangat rendah (37,33%). Berdasarkan hasil laporan kinerja badan kepegawaian, pendidikan dan pelatihan kota cirebon tahun 2016, belum semuaSKPD yang ada di pemerintah daerah kota cirebon melaksanakan pengajian rutin bulanan.Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut: Program: Peningkatan kualitas religius aparatur, dengan kegiatan:
a. Pembinaan rohani aparatur pemerintahan dan masyarakat kota cirebon. (sekretariat Daerah).
b. Trainning ESQ. (Badan Kepegawaian dan Pendidikan Pelatihan). c. Belajar baca, tulis dan terjemahan Al-Quran. (Kecamatan Pekalipan). d. Pembinaan rohani aparatur (Kecamatan Harjamukti).
Pencapaian sasaran strategis ke-2, dilaksanakan dengan strategi peningkatan pemberian bantuan kepada sarana peribadatan melalui hibah dan bantuan sosial serta kegiatan keagamaan, dengan arah kebijakan meningkatkan pemahaman pengurus masjid atau RW terhadap mekanisme hibah dan bantuan sosial serta pelibatan pengurus masjid dalam kegiatan perayaan hari-hari besar keagamaan. Untuk mengukur sasaran strategis ke-2 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.4. berikut di bawah ini
Tabel 3.4 Target dan Realisasi Sasaran ke-2
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR
SASARAN TARGET REALISASI
Rasio sarana dan prasarana peribadatan yang memperoleh bantuan dibandingkan dengan jumlah sarana dan prasarana peribadatan seluruhnya
% 85 58,33 66,62%
(sedang)
Sasaran Strategis ke-2
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Berdasarkan tabel tersebut di atas pada sasaran ke-2 ini capaian indikator sasaran berada dalam kategori sedang (66,62%).Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut: Program: program peningkatan kualitas sarana peribadatan, dengan kegiatan:
a. Monitoring dan evaluasi bantuan sarana peribadatan.
Pencapaian sasaran strategis ke-3, dilaksanakan dengan strategi pembinaan kepada generasi muda dalam lomba bidang keagamaan dan pelaksanaan lomba secara berjenjang dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota, dengan arah kebijakan pembinaan keagamaan kepada generasi muda dalam bentuk lomba dan festival keagamaan secara berjenjang dari tingkat kelurahan hingga kota. Untuk mengukur sasaran strategis ke-3 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.5. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 5 Target dan Realisasi Sasaran ke-3
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2015
CAPAIAN INDIKATOR
SASARAN TARGET REALISASI
Prestasi lomba keagamaan 5 besar tingkat provinsi
Peringkat 7 19 0
(sangat rendah)
Berdasarkan tabel tersebut di atas pada sasaran ke-3 ini indikator sasaran tersebut tidak dapat mencapai target yang diharapkan. Berdasarkan hasil laporan kinerja Sekretariat Daerah Kota cirebon tahun 2016, Pemerintah Daerah Kota Cirebon memperoleh posisi ke-19 dalam perlombaan MTQ tingkat provinsi.
Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut:
Sasaran Strategis ke-3
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
a. Pelaksanaan lomba MTQ/STQ tingkat Provinsi.b. Pelaksanaan lomba MTQ/STQ tingkat Kota Cirebon. c. Pelaksanaan lomba MTQ/STQ tingkat kecamatan. d. Pembinaan LPTQ tingkat kecamatan.
e. Pembinaan qori dan qoriah.
f. Pelaksanaan lomba MTQ/STQ tingkat kelurahan.
Pencapaian sasaran strategis ke-4, dilaksanakan dengan strategi peningkatan frekuensi dialog forum kerukunan umat beragama, dengan arah kebijakan meningkatkan frekuensi dialog dalam rangka evaluasi kerukunan umat beragama. Untuk mengukur sasaran strategis ke-4 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.6. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 6 Target dan Realisasi Sasaran ke-4
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR
SASARAN TARGET REALISASI
Terciptanya suasana kerukunan hidup antar umat beragama yang harmonis dan saling menghargai terhadap ajaran agamanya masing-masing
Kasus 0 0 100% (baik)
Pencapaian sasaran “Terciptanya suasana kerukunan hidup antar umat beragama yang harmonis dan saling menghargai terhadap ajaran agamanya masing-masing” berada dalam kategori sangat tinggi (100%).
Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut:
Sasaran Strategis ke-4
Terciptanya Suasana Kerukunan Hidup Antar Umat Beragama yang Harmonis dan Saling Menghargai Terhadap Ajaran Agamanya
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Program: program kerukunan umat beragama, dengan kegiatan: Peringatan hari-hari besar keagamaan.Pencapaian misi ke-2 dapat diketahui dengan pencapaian sasaran dan indikator sebagai berikut:
Pencapaian sasaran strategis ke-5, dilaksanakan dengan strategi: a. Meningkatkan kompetensi aparatur pemerintah daerah. b. Penerapan reward dan punisment dalam disiplin PNS. Dengan arah kebijakan:
a. Meningkatkan kompetensi aparatur melalui peningkatan keahlian dan keterampilan.
b. Mengembangkan sistem kesejahteraan PNS berdasarkan penilaian kinerja serta memenuhi kebutuhan aparatur baik fungsional dan non fungsional sesuai dengan standar kebutuhan.
c. Melakukan pembinaan disiplin PNS secara berkala, penerapan reward dan
punishment, pengawasan disiplin, dan kotak pengaduan masyarakat.
Untuk mengukur sasaran strategis ke-5 terdapat 2 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.7. berikut di bawah ini.
Misi ke-2:Meningkatkan integritas dan profesionalisme aparatur serta merevitalisasi kelembagaan yang efektif dan efisien menuju tata pemerintahan yang baik, amanah, bersih dan bebas dari KKN
Sasaran Strategis ke-5
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Tabel 3. 7 Target dan Realisasi Sasaran ke-5
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR
SASARAN TARGET REALISASI
Rasio SDM yang memenuhi standar kompetensi jabatan
% 75 74 98,67%
(sangat tinggi) Menurunnya kasus
pelanggaran disiplin PNS sebanyak 20% per tahun
Kasus/1000 PNS
4 4 100%
(sangat tinggi)
Berdasarkan tabel tersebut di atas, sasaran “terwujudnya aparatur daerah yang memiliki integritas dan profesional” dengan 2 indikator sasaran mampu tercapai dengan baik.
Pencapaian indikator “rasio SDM yang memenuhi standar kompetensi jabatan”, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Cirebon telah melaksanakan berbagai kegiatan, yaitu:
1. Pengiriman peserta pendidikan dan pelatihan kepemimpinan untuk pejabat struktural yang belum mengikuti pendidikan dan pelatihan tersebut.
2. Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang bersifat teknis untuk pegawai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon. adapun penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Cirebon adalah sebagai berikut:
a. Diklat penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah berbasis akrual dengan menggunakan aplikasi SIMDA di kota cirebon
b. Diklat manajemen barang milik daerah di kota cirebon
c. Diklat teknis penyusunan laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) di kota cirebon.
Pencapaian indikator sasaran “Menurunnya kasus pelanggaran disiplin PNS sebanyak 20% per tahun” berdasarkan data yang disampaikan oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kota Cirebon, pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
“Menurunnya kasus pelanggaran disiplin PNS sebanyak 20% per tahun” dengan target 4 kasus/1000 PNS tercapai dengan baik.Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut: 1. Program pendidikan kedinasan, terdiri dari kegiatan:
a. Peningkatan keterampilan dan profesionalisme.
b. Pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan
2. Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur, terdiri dari kegiatan: a. Peningkatan kompetensi sumber daya aparatur.
b. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia/tenaga kesehatan. c. Penilaian angka kredit jabatan fungsional.
d. Peningkatan kapasitas rohani aparatur. e. Sosialisasi peraturan perundang-undangan.
f. Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan. g. Survei indeks kepuasan masyarakat.
3. Program pembinaan dan pengembangan aparatur, terdiri dari kegiatan: a. Analisis jabatan PNS
b. Seleksi penerimaan calon PNS c. Penempatan PNS
d. Pembangunan/pengembangan sistem informasi kepegawaian daerah. e. Pemberian penghargaan bagi PNS yang berprestasi.
f. Proses penanganan kasus-kasus pelanggaran disiplin PNS. g. Pemberian bantuan tugas belajar dan ikatan dinas.
h. Koordinasi penyelenggaraan diklat.
i. Pengembangan sistem manajemen kepegawaian.
j. Pemberkasan dan penetapan mutasi kenaikan pangkat, pensiun dan inpasing fungsional umum/struktural.
k. Pemberkatan dan penetapan mutasi kenaikan pangkat, pensiun dan inpasing fungsional tertentu.
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Pencapaian sasaran strategis ke-6, dilaksanakan dengan strategi: a. Optimalisasi pengelolaan aset daerah.
b. Optimalisasi pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. c. Optimalisasi pengawasan dan pengendalian keuangan daerah
dengan arah kebijakan:
a. Melakukan penataan pengelolaan aset daerah dengan peningkatan kualitas daerah dengan peningkatan kualitas kelembagaan aset, integrasi sistem, dan pemanfaatan aset daerah dengan pihak ketiga.
b. Meningkatkan optimalisasi perencanaan, penganggaran, penatausahaan keuangan daerah.
c. Optimalisasi sistem pengawasan intern pemerintah (SPIP).
Untuk mengukur sasaran strategis ke-6 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.8. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 8 Target dan Realisasi Sasaran ke-6
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2015 CAPAIAN INDIKATOR SASARAN TARGET REALISASI Opini penilaian BPK terhadap keuangan dan aset daerah menuju WTP di 2018
Opini WTP WDP 0
(sangat rendah)
Pencapaian sasaran “Terwujudnya Tertib Administrasi Keuangan SKPD” berada dalam kategori sangat rendah (0%). Berdasarkan hasil evaluasi yang disampaikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Daerah terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, tahun 2015 Pemerintah Daerah Kota Cirebon masih dalam tahap Wajar Dengan pengecualian (WDP).
Sasaran Strategis ke-6
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut: 1. Program optimalisasi pengelolaan aset daerah, terdiri dari kegiatan:a. Peningkatan manajemen aset/barang daerah. b. Peningkatan manajemen investasi aset daerah. c. Revaluasi/appraisal aset/barang daerah. d. Sistem integrasi aset/barang daerah. e. Pengelolaan aset/barang daerah.
2. Program Peningkatan dan Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah, terdiri dari kegiatan:
a. Penyusunan analisa standar belanja. b. Penyusunan standar satuan harga.
3. Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian Pelaksanaan Kebijakan KDH, terdiri dari kegiatan:
a. Pembinaan, koordinasi dan evaluasi staf ahli bidang hukum dan politik. b. Pembinaan, koordinasi dan evaluasi staf ahli bidang pemerintahan. c. Pembinaan, koordinatif dan evaluasi staf ahli bidang pembangunan. d. Pembinaan, koordinatif dan evaluasi staf bidang ekonomi dan keuangan. e. Pelaksanaan pengawasan internal secara berkala.
f. Penanganan kasus pengaduan di lingkungan pemerintah daerah. g. Pengendalian manajemen pelaksanaan kebijakan KDH.
h. Inventarisasi temuan pengawasan. i. Tindak lanjut hasil temuan pengawasan. j. Evaluasi berkala temuan hasil pengawasan k. Laporan pajak-pajak pribadi
l. Sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) m. Review atas laporan pemerintah daerah
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Pencapaian sasaran strategis ke-7, dilaksanakan dengan strategi:
a. Pelaksanaan proses perencanaan tepat waktu sesuai dengan ketentuan. b. Peningkatan kualitas dokumen perencanaan SKPD.
c. Peningkatan kualitas pengendalian dan evaluasi perencanaan daerah. dengan arah kebijakan:
a. Menyepakati jadwal waktu perencanaan dan penganggaran antara eksekutif dan legislatif serta mempublikasikannya.
b. Meningkatkan kapasitas dan kemampuan aparatur perencanaan di setiap SKPD. c. Mengoptimalkan sistem perencanaan dan pembangunan daerah.
d. Membangun sistem pengendalian dan evaluasi perencanaan daerah serta mempublikasikan hasil pengendalian dan evaluasi perencanaan daerah.
Untuk mengukur sasaran strategis ke-7 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.9. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 9 Target dan Realisasi Anggaran ke-7
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2015 CAPAIAN INDIKATOR SASARAN TARGET REALISASI Meningkatnya kesesuaian APBD dengan dokumen perencanaan 100%
% 100 100% 100% (sangat
tinggi)
Pencapaian sasaran “Terwujudnya tertib administrasi perencanaan SKPD” berada dalam kategori sangat tinggi (100%).
Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut:
Sasaran Strategis ke-7
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
a. Penyelenggaraan musrenbang RKPD.b. Koordinasi penyusunan laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ). c. Penyusunan KUA dan PPAS.
d. Publikasi dokumentasi perencanaan pembangunan.
e. Aksi daerah pencegahan dan pemberantasan korupsi (AD-PPK). f. Sinergitas perencanaan pembangunan daerah (dana provinsi). g. Pendampingan penyusunan perencanaan dana alokasi khusus. h. Penyusunan pelaporan rencana aksi nasional hak asasi manusia. i. Penyelenggaraan musrenbang kecamatan.
2. Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan, terdiri dari kegiatan:
a. Peningkatan kemampuan teknis aparat perencanaan.
3. Program Pengembangan Data/Informasi Perencanaan, terdiri dari kegiatan: a. Penyusunan sistem informasi perencanaan pembangunan daerah.
b. Penyusunan informasi pembangunan daerah.
4. Program pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah, terdiri dari kegiatan:
a. Koordinasi perencanaan pembangunan bidang pemerintahan. b. Koordinasi perencanaan pembangunan bidang sosial budaya. c. Koordinasi perencanaan pembangunan bidang ekonomi.
d. Koordinasi perencanaan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan. e. Koordinasi perencanaan pembangunan masalah gender dan anak.
f. Koordinasi dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah lingkup kota. g. Pemantauan teknis pelaksanaan dan evaluasi pemanfaatan dana alokasi
khusus.
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Pencapaian sasaran strategis ke-8, dilaksanakan dengan strategi: a. Peningkatan jumlah SKPD yang tertib administrasi kearsipan. b. Penyediaan arsip dalam bentuk digital.
Dengan arah kebijakan:
a. Melakukan pembinaan dan pemberian penghargaan kepada SKPD yang tertib administrasi.
b. Menyediakan dokumen arsip secara digital.
Untuk mengukur sasaran strategis ke-8 terdapat 2 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.10. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 10 Target dan Realisasi Sasaran ke-8
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR SASARAN TARGET REALISASI Meningkatnya jumlah SKPD yang tertib administrasi kearsipan SKPD 14/70 42/70 33% (sangat rendah)
Meningkatnya arsip vital dan arsip statis dari 530 arsip menjadi 1060 arsip
Berkas 100 berkas 114 berkas 103,64% (sangat tinggi)
Pencapaian sasaran “Terwujudnya Tertib Administrasi Kearsipan Daerah” didukung oleh 2 indikator sasaran, namun berdasarkan hasil penghitungan, indikator sasaran “meningkatnya jumlah SKPD yang tertib administrasi kearsipan” masih sangat rendah (33%) hal ini disebabkan karena administrasi kearsipan yang diterapkan oleh SKPD masih belum sesuai dengan pedoman pengelolaan kearsipan pemerintah daerah kota cirebon.adapun indikator “meningkatnya arsip vital dan arsip statis dari 530 arsip menjadi 1060 arsip” dapat tercapai dengan baik dengan
Sasaran Strategis ke-8
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Pencapaian sasaran strategis ke-9, dilaksanakan dengan strategi:
a. Optimalisasi kelembagaan pelayanan perijinan yang dilaksanakan dengan mudah, murah dan cepat sesuai dengan asas dan prinsip pelayanan.
b. Peningkatan iklim investasi yang kondusif. dengan arah kebijakan
a. Penataan dan penguatan kelembagaan pelayanan perijinan, pembangunan sistem pelayanan perijinan online, serta penerapan insentif dan disinsentif informasi.
b. Meningkatkan promosi dan kerja sama investasi.
Untuk mengukur sasaran strategis ke-9 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.11. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 11 Target dan Realisasi Sasaran ke-9
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR
SASARAN TARGET REALISASI
Indeks kepuasan masyarakat dalam pelayanan perizinan 95%
Poin 80 74,51 93,14%
(sangat tinggi)
Pencapaian sasaran “Terwujudnya Pelayanan Prima dan Perijinan” berada dalam kategori sangat tinggi (93,14%). Berdasarkan hasil survei indeks kepuasan masyarakat yang dilakukan oleh Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu indeks kepuasan masyarakat atas pelayanan perijinan terpadu mencapai 74,51.
Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut:
Sasaran Strategis ke-9
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
a. Penyederhanaan prosedur perijinan dan peningkatan pelayanan penanamanmodal
b. Koordinasi pemantauan, pembinaan dan pengawasan pelaksanaan perijinan. c. Sosialisasi kebijakan perijinan dan penanaman modal.
d. Pengembangan sistem informasi pelayanan perijinan.
e. Peningkatan kualitas SDM guna peningkatan pelayanan investasi f. Penanganan pengaduan pelayanan perijinan.
g. Pengukuran indeks kepuasan masyarakat.
Pencapaian sasaran strategis ke-10, dilaksanakan dengan strategi meningkatkan kebijakan perencanaan pengembangan penanaman modal, dengan arah kebijakan meningkatnya nilai investasi PMA dan PMDN.
Untuk mengukur sasaran strategis ke-10 terdapat 1 indikator sasaran, sebagaimana tersaji pada tabel 3.12. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 12 Target dan Realisasi Sasaran ke-10
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR
SASARAN TARGET REALISASI
Meningkatnya pertumbuhan dan nilai investasi
Rp (dalam Miliar) PMA: 325 PMDN: 510 PMDN (1,357 T) 266% (sangat tinggi)
Pencapaian sasaran “Meningkatnya Pertumbuhan Nilai Investasi” berada dalam kategori sangat tinggi (266%). Berdasarkan hasil laporankinerja Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Kota Cirebon nilai investasi dalam negeri mencapai 1,357 triliun, sedangkan penanaman modal asing 0 karena untuk penanaman modal asing dilaksanakan oleh pemerintah pusat.
Sasaran Strategis ke-10
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut: 1. Program peningkatan promosi dan kerja sama investasi, dengan kegiatan:a. Penyelenggaraan pameran investasi.
2. Program peningkatan iklim investasi dan realisasi investasi, dengan kegiatan: a. Kajian kebijakan penanaman modal.
b. Peningkatan kegiatan pemantauan, pembinaan dan pengawasan pelaksanaan penanaman modal.
Pencapaian sasaran strategis ke-11, dilaksanakan dengan strategi: optimalisasi pengembangan pelayanan administrasi kependudukan, dengan arah kebijakan meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan.
Untuk mengukur sasaran strategis ke-11 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.13. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 13 Target dan Realisasi Sasaran ke-11
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR
SASARAN TARGET REALISASI
Indeks Kepuasan Masyarakat dalam pelayanan administrasi kependudukan 90%
Poin 80 79,83 99,79%
(sangat tinggi)
Pencapaian sasaran “Terwujudnya Pelayanan Administrasi Kependudukan” berada dalam kategori sangat tinggi (99,79%). Berdasarkan hasil survei kepuasan masyarakat yang dilakukan oleh Dinas Pencatatan Sipil Kota Cirebon terhadap penyelenggaraan urusan pencatatan sipil diperoleh indeks kepuasan masyarkaat mencapai 79,83 poin.
Sasaran Strategis ke-11
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut: 1. Program pendaftaran penduduk, dengan kegiatan:a. Pelayanan identifikasi dan validasi kependudukan. b. Pelayanan pindah datang penduduk.
2. Program pelayanan pencatatan sipil, dengan kegiatan: a. Penataan pelayanan kelahiran.
b. Penataan pelayanan kematian.
c. Penataan pelayanan perkawinan dan perceraian.
3. Program sistem informasi administrasi kependudukan, dengan kegiatan: a. Implementasi sistem administrasi kependudukan (updating dan
pemeliharaan).
b. Penyediaan informasi yang dapat diakses masyarakat. c. Pemutakhiran data kependudukan di masyarakat.
4. Program perencanaan kebijakan kependudukan, dengan kegiatan: a. Penyusunan buku profil kependudukan.
b. Laporan perkembangan kependudukan. c. Sosialisasi kebijakan kependudukan.
d. Koordinasi pelaksanaan kebijakan kependudukan.
Pencapaian sasaran strategis ke-12, dilaksanakan dengan strategi pengembangan struktur organisasi dan tatalaksana yang akuntabel, dengan arah kebijakan:
a. Melakukan penataan kebutuhan organisasi dan sumber daya aparatur berdasarkan prinsip good governance.
b. Melakukan pengembangan dan pemeliharaan gedung pemerintah.
Sasaran Strategis ke-12
Terwujudnya Sarana dan Prasarana Organisasi Perangkat Daerah yang Representatif
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Untuk mengukur sasaran strategis ke-12 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.14. berikut di bawah ini.Tabel 3. 14 Target dan Realisasi Sasaran ke-12
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR
SASARAN TARGET REALISASI
Jumlah bangunan gedung pemerintahan dalam kondisi baik
% 78 100% 128,21%
(sangat tinggi)
Pencapaian sasaran “Terwujudnya Sarana dan Prasarana Organisasi Perangkat Daerah yang Representatif” berada dalam kategori sangat tinggi (128,21%). Berdasarkan hasil laporan kinerja dinas pekerjaan umum, energi dan sumber daya mineral jumlah bangunan fisik yang terpelihara mencapai 90 unit/bangunan sementara target hanya 55 unit bangunan/gedung.
Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah Daerah Kota Cirebon telah merencanakan program dan kegiatan sebagai berikut: 1. Program penataan bangunan dan lingkungan, dengan kegiatan:
a. Penyelenggaraan bangunan gedung dan lingkungan berbasis pemberdayaan masyarakat.
b. Pembangunan dan pengelolaan bangunan gedung dan rumah negara yang menjadi aset pemerintah.
c. Pembangunan jalan, jembatan dan saluran lingkungan. d. Peningkatan pelayanan alat berat dan laboratorium. e. Publikasi pengelolaan infrastruktur perkotaan
f. Dana alokasi khusus infrastruktur pemerintah daerah.
g. Optimalisasi sarana dan prasarana kolam renang catherine surya (PON XIX) (dana provinsi).
Laporan Kinerja Pemerintah Daerah Kota Cirebon Tahun 2016
Pencapaian sasaran strategis ke-13, dilaksanakan dengan strategi melakukan pengukuran indeks kepuasan masyarakat melalui kuesioner, dengan arah kebijakan meningkatkan pelayanan pemerintahan pada tingkat kecamatan dan kelurahan.
Untuk mengukur sasaran strategis ke-13 terdapat 1 indikator sasaran. Sebagaimana tersaji pada tabel 3.15. berikut di bawah ini.
Tabel 3. 15 Target dan Realisasi Sasaran ke-13
INDIKATOR KINERJA SATUAN
TAHUN 2016 CAPAIAN INDIKATOR
SASARAN TARGET REALISASI
Meningkatnya indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan
Poin 78 n/a n/a
Pencapaian sasaran “Terwujudnya Hubungan Pemerintahan dan Masyarakat yang Harmonis” belum dapat diketahui, Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan, Informatika dan Komunikasi belum melaksanakan survei terhadap kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kota Cirebon.
Dalam rangka mendukung pencapaian indikator sasaran ini, Pemerintah