• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Dan Analisis Hasil Pengukuran Kinerja Sasaran Stratejik 43

SASARAN STRATEJIK

Evaluasi dan analisis hasil pengukuran kinerja sasaran stratejik dilakukan dalam rangka untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan dan kegagalan pencapaian sasaran yang telah ditetapkan Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, kendala atau hambatan apa saja yang timbul dalam pelaksanaannya dan langkah

43 antisipatif serta strategi apa saja yang diambil atau dilakukan untuk mengatasi segala kendala atau hambatan tersebut.

Uraian analisis hasil capaian indikator kinerja untuk mengetahui kemajuan dan kendala pencapaian tujuan dan sasaran pada tahun 2020, sebagai berikut:

1. Indikator Keberhasilan Sasaran 1 “Meningkatkan Kapasitas Pegawai Dinas Sosial”

Untuk mendukung capaian sasaran tersebut dilaksanakan melalui Program Pengembangan Sistem Manajemen Sumber Daya Aparatur dengan indikator kinerja “Terlaksananya Bimbingan Teknis, Pelatihan dan Pembinaan Pegawai DINSOS” dengan rumusan :

Capaian sasaran Meningkatnya Kapasitas Pegawai Dinas Sosial dengan target yang direncanakan dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut:

No Sasaran / Indikator Kinerja /

Indikator Program 2020

% Capaian Target Realisasi

1 2 3 4 5

1 Meningkatnya Kapasitas Pegawai Dinas Sosial

1.1

Terlaksananya Bimbingan Teknis, Pelatihan dan Pembinaan Pegawai DINSOS

100% 100% 100%

1.1.1 Cakupan pengembangan sumber

daya aparatur di SKPD 87 Pegawai 87 Pegawai 100%

Persentase pegawai yang dibina tiap tahunnya ditargetkan 100 % dengan jumlah 87 pegawai berhasil dilaksanakan dengan capaian sebesar 100 %, hal ini

Jumlah Pegawai yang mendapatkan Pembinaan dan Pendidikan

Jumlah Pegawai yang seharusnya mendapatkan Pembinaan dan Pendidikan Selama Tahun Berjalan

44 dilakukan agar meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM pegawai Dinas Sosial sesuai dengan tugas dan fungsi lebih optimal.

2. Indikator Keberhasilan Sasaran 2 “Meningkatnya Kinerja Pegawai Dinas Sosial”

Untuk mendukung capaian sasaran tersebut dilaksanakan melalui Program Pelayanan Administrasi dan Sarana Prasarana Perkantoran dengan indikator kinerja “Tersedianya Kebutuhan sarana prasarana pegawai DINSOS” dengan rumusan :

Capaian sasaran Meningkatnya Kinerja Pegawai Dinas Sosial dengan target yang direncanakan dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut:

No Sasaran / Indikator Kinerja /

indikator program 2020

% Capaian

Target Realisasi

1 2 3 4 5

2 Meningkatnya Kinerja Pegawai Dinas Sosial

2.1

Tersedianya Kebutuhan sarana prasarana pegawai DINSOS

100% 100%

2.1.1 Cakupan pelayanan

administrasi perkantoran 87 Pegawai 87 Pegawai

Untuk meningkatkan kinerja pegawai dibutuhkan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan pegawai Dinas Sosial, Persentase kebutuhan sarana dan prasarana pegawai yang disediakan sesuai kebutuhan tiap tahunnya ditargetkan 100 % dengan jumlah 87 pegawai yang mendapatkan kebutuhan sarana dan prasarana berhasil dilaksanakan dengan capaian sebesar 100 %, hal ini dilakukan agar meningkatkan kinerja pegawai dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi agar menjadi lebih optimal.

Jumlah Pegawai yang mendapatkan Kebutuhan Sarana dan Prasarana Kerja Jumlah Pegawai yang seharusnya mendapatkan Kebutuhan Sarana dan Prasarana Kerja Selama Tahun Berjalan

45

3. Indikator Keberhasilan Sasaran 3 “Terlaksananya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel”

Untuk mendukung capaian sasaran dalam pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel dilaksanakan melalui Program Pengembangan Pengelolaan Keuangan dengan indikator kinerja “Tersedianya Dokumen pelaporan keuangan dan aset DINSOS” dengan rumusan :

Capaian sasaran Terlaksananya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel dengan target yang direncanakan dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut:

No Sasaran / Indikator Kinerja /

indikator program 2020 % Capaian Target Realisasi 1 2 3 4 5 3 Terlaksananya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel

3.1

Tersedianya Dokumen pelaporan keuangan dan aset DINSOS

100% 100% 3.1.1 Cakupan laporan keuangan di SKPD sesuai ketentuan 6 Dokumen 6 Dokumen

Persentase Dokumen pelaporan keuangan dan aset dengan target 100 % atau sebanyak 6 dokumen laporan keuangan berhasil mencapai target sebesar 100% hal ini menunjukan kualitas Dinas Sosial dalam pengeloraan anggaran yang transparan dan akuntabel.

4. Indikator Keberhasilan Sasaran 4 “Tercapainya Nilai Kinerja Dinas Sosial”

46 Untuk mendukung capaian sasaran tercapainya nilai kinerja Dinas Sosial dilaksanakan melalui Program Perencanaan Pembangunan Daerah dengan indikator kinerja “Meningkatnya Kategori Peringkat Kinerja” dengan rumusan :

Capaian sasaran, Tercapainya nilai kinerja Dinas Sosial dengan target yang direncanakan dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut:

No Sasaran / Indikator Kinerja /

indikator program 2020

% Capaian Target Realisasi

1 2 3 4 5

4 Tercapainya Nilai Kinerja Dinas Sosial 4.1 Meningkatnya Kategori Peringkat Kinerja BB BB 100% 4.1.1 Cakupan Perencanaan pembangunan di setiap SKPD sesuai ketentuan 80 80 100%

Prediksi capaian nilai kinerja Dinas Sosial dengan target nilai BB (80) pada Sakip tahun 2020 diharapkan berhasil mencapai target nilai BB, hal ini menunjukan kemajuan kinerja Dinas Sosial dari tahun – tahun sebelumnya.

5. Indikator Keberhasilan Sasaran 5 “Meningkatnya kualitas data dan informasi”

Untuk mendukung capaian sasaran meningkatnya kualitas data dan informasi dilaksanakan melalui Pengembangan Data dan Informasi dengan indikator kinerja “Tersedianya data dan informasi yang akurat dan akuntabel” dengan rumusan :

Nilai Sakip 70 - 80

Data yang akan diverfikasi dan validasi

47 Capaian sasaran tersebut dengan target yang direncanakan dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut:

No Sasaran / Indikator Kinerja /

indikator program 2020

% Capaian Target Realisasi

1 2 3 4 5

5 Meningkatnya kualitas data dan informasi

5.1

Tersedianya data dan informasi yang akurat dan akuntabel

100% 100% 100%

5.1.1 Cakupan data dan

informasi SKPD 80% 80% 100%

Persentase capaian kualitas data dan informasi yang akurat dan akuntabel dengan target 100 % berhasil mencapai target 100 % dengan jumlah data sebesar 129.821 Individu, dalam hal ini target yang di rencanakan belum dapat di prediksi jumlah individu dikarenakan data tersebut menunggu hasil dari Basis Data Terpadu (BDT) yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia setiap tahunnya.

Rincian Data pada Data BDT sesuai dengan Kepmensos No.84/HUK/20109, sebagai berikut:

KECAMATAN Rumah Tangga Kepala Keluarga Individu CIPUTAT 5.667 5.649 21.326 CIPUTAT TIMUR 4.143 4.317 16.046 PAMULANG 10.313 10.801 38.313 PONDOK AREN 5.563 5.653 20.369 SERPONG 4.210 4.224 13.763 SERPONG UTARA 2.380 2.349 7.558 SETU 3.544 3.571 12.446

48

6. Indikator Keberhasilan Sasaran 6 “Meningkatnya penanganan

permasalahan sosial”

Untuk mendukung capaian sasaran meningkatnya penanganan permasalahan sosial dilaksanakan oleh dua program yaitu :

1. Program Bantuan dan Jaminan Sosial

2. Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

Indikator kinerja dari program – program tersebut yaitu Persentase penanganan permasalahan sosial dengan memberikan penanganan dan pelayanan terhadap Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dengan rumusan indikator kinerja sebagai berikut:

1. Pencapaian penanganan permasalahan melalui program bantuan dan jaminan sosial:

Capaian sasaran tersebut dengan target yang direncanakan dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut:

No Sasaran / Indikator Kinerja /

indikator program 2020 % Capaian Target Realisasi 1 2 3 4 5 1 Meningkatnya penanganan permasalahan sosial 1.1 Persentase penanganan permasalahan sosial yang mendapatkan bantuan

85% 85% 100%

1.1.1

Terselenggaranya pemberian jaminan sosial kepada keluarga rentan sesuai target yang telah ditetapkan

100% 100% 100%

Pemberian Bantuan Kepada Korban Bencana

Adanya Korban Bencana dengan Rencana Pemberian Bantuan Bagi Korban Bencana selama 1 tahun berjalan

49 1.1.2 Terlaksananya bantuan sosial

kepada korban bencana 100% 100% 100%

Tercapaian indikator pada program ini yaitu terlaksananya bantuan sosial terhadap PMKS di Kota Tangerang Selatan, berupa Bantuan logistik dilaksanakan disaat terjadinya bencana baik bencana alam maupun bencana sosial, rekomendasi jaminan sosial.

Pelaksanaan program ini dilaksanakan melalui indikator kinerja kegiatan yaitu sebagai berikut:

a. Terselenggaranya pemberian jaminan sosial kepada keluarga rentan sesuai target yang telah ditetapkan. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada tahun 2020 yang tertuang pada target target Renstra sebesar 100%. Pemberian bantuan terhadap keluarga rentan berupa rekomendasi jaminan sosial dan bantuan yang tidak terencana bagi PMKS khususnya keluarga rentan.

b. Terselenggaranya Terlaksananya bantuan sosial kepada korban bencana. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada tahun 2020 yang tertuang pada target target Renstra sebesar 100% sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

Pemberian bantuan sosial terhadap korban bencana dilaksanakan berupa bantuan logistik dan makanan siap saji bagi korban bencana alam maupun bencana sosial .

No Kecamatan Jenis PPKS

Korban Bencana Alam Korban Bencana Sosial

1 2 3 4 1 CIPUTAT 3,981 1,627 2 CIPUTAT TIMUR 28 30 3 PAMULANG 1,748 412 4 PONDOK AREN 1,415 708 5 SERPONG - 22 6 SERPONG UTARA 600 170 7 SETU 1,620 353 Total 9,392 3,322

50 Pemberian bantuan terhadap korban bencana mendapatkan bantuan selain dari APBD, terdapat bantuan dari beberapa pihak, yaitu bantuan dari CSR, Propinsi, dan Kementerian Sosial.

Dalam penanganan korban dilakukan sesuai sasaran yang ada seperti pada dokumen dibawah ini:

Capaian pada Persentase penanganan permasalahan sosial yang mendapatkan bantuan dan jaminan sosial pada target RPJMD sebesar 85 % telah dilaksanakana sesuai dengan rencana yang ditetapkan. dengan rencana sasaran tahunan 2.308 orang dari target 2.885 orang. Dalam penangananan permasalahan sosial yang mendapatkan bantuan dan jaminan sosial menghasilkan terbantunya masyarakat rentan dan korban bencana mendapakan kebutuhan dasar melalui bantuan makanan siap saji ataupun logistik, sehingga manfaat yang didapat mengurangi masalah sosial terhadap masyarakat rentan maupun korban bencana yang terkena musibah, Adapun kekurangan bantuan yang harus dibantu dapat

51 terpenuhi dari beberapa bantuan yang di berikan oleh CSR, bantuan Propinsi dan Kementerian Sosial.

2. Pencapaian penanganan permasalahan melalui program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial:

Capaian sasaran tersebut dengan target yang direncanakan dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut:

No Sasaran / Indikator Kinerja / indikator program 2019 2020 % Capaian

Target Realisasi Target Realisai

1 2 3 4 5 6 7 1 Meningkatnya penanganan permasalahan sosial 1.2 Persentase penanganan permasalahan sosial yang mendapatkan pelayanan dan rehabsos sesuai standar dasar 54% 54% 56% 56% 100% 1.2.1 Tertanganinya penyandang disabilitas setiap tahunnya 100% 100% 100% 100% 100% 1.2.2 Tertanganinya anak bermasalah sosial dan lanjut usia setiap tahunnya 100% 100% 100% 100% 100% 1.2.3 Tertanganinya penyandang tuna sosial setiap tahunnya 100% 100% 100% 100% 100% Jumlah PMKS Yang mendapatkan Pelayanan Dasar

52 1.2.4 Terpenuhinya sarana dan prasarana sosial 100% 100% 100% 100% 100% 1.2.5 Terwujudnya penanganan dan pemulangan PMKS terlantar setiap tahunnya 100% 100% 100% 100% 100%

Persentase capaian program pada tabel di atas memberikan penanganan, pelayanan dan rehabilitasi sosial dengan sasaran target Penyandang Disabilitas, Tuna Sosial, Anak dan Lanjut Usia terlantar khususnya, dalam penanganan penyadang masalah kesejahteraan sosial dilakukan program rehabilitasi sementara yang ditempatkan di rumah singgah untuk menjalani perawatan sebelum di lakukan pemulangan bagi PMKS ke daerah asalnya.

Dari hasil capaian kinerja peningkatan penanganan permasalahan sosial Persentase capaian sasaran “Meningkatnya penanganan permasalahan sosial” untuk mencapai tujuan tersebut sasaran strategis di jabarkan dalam sasaran indikator kinerja kegiatan yaitu sebagai berikut:

a. Kegiatan Rehabilitasi Sosial Dasar Penyandang Disabilitas telah terjadi rasionalisasi, tetapi tidak menutup kemingkinan penanganan dan pelayanan rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas dapat dilaksanakan sesuai target yang telah ditetapkan. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada tahun 2020 yang tertuang pada target target Renstra sebesar 100%, keberhasilan pada indikator ini tidak lepas dari pelayanan dan penangananan bagi penyandang disabilitas melalui beberapa kegiatan penunjang guna melaksanakan kegiatan rehabilitasi dasar melalui kegiatan Sarana dan Prasarana Sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar selama penanganan di rumah singgah dan kegiatan Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial untuk melaksanakan penjangkauan terhadap PMKS terlantar yang tidak luput salah satunya penyandang disabilitas.

53 Pada penyandang disabilitas terdata berdasarkan wilayah kecamatan terdiri dari: No Kecamatan Jenis PPKS Anak Dengan Kedisabilitasan Penyandang Disabilitas 1 2 3 4 1 CIPUTAT 9 50 2 CIPUTAT TIMUR 6 31 3 PAMULANG 8 89 4 PONDOK AREN 3 37 5 SERPONG 3 27 6 SERPONG UTARA 3 13 7 SETU 6 61 Total 38 308

Berdasarkan data diatas msaih banyak identitas Anak dengan kedisabilitasan alamat ada, kelurahan dan kecamatan belum lengkap sebanyak 47 jiwa.

Jenis Penyandang Disabilitas terdapat data yang terdiri dari:

NO JENIS DISABILITAS JENIS KELAMIN JUMLAH L P 1 Tuna Netra 32 16 48 2 Tuna Daksa 79 32 111 3 Tuna Rungu 65 79 144 4 Tuna Grahita 31 24 55 5 Down Syindrom 6 4 10 6 Hiperaktif 1 1 7 Total Blind 10 4 14 8 Mental / ODGJ 12 9 21 9 Tuna Wicara 1 2 3

54

10 Tuna Rungu dan Wicara 1 3 4

Total 237 174 411

b. Terlaksananya pelayanan dan penanganan rehabilitasi bagi anak bermasalah sosial dan lanjut usia setiap tahunnya. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada tahun 2020 yang tertuang pada target target Renstra sebesar 100% sesuai dengan rencana yang ditetapkan, tingkat keberhasilan pada indikator ini memberikan pelayanan dan penanganan melalui pelayanan rehabilitasi dasar seperti pemenuhuhan kebutuhan sandang dan pangan serta melaksanakan reunifikasi ke daerah asal, adapula pada lanjut usia dilakukan dengan monitoring dan pendampingan melalui Home Care bagi lanjut usia terlantar.

Pada anak dan lanjut usia terdapat data berdasarkan jenis PPK S yang terdiri dari: NO KECAMATAN JENIS PPKS ANAK BALITA TERLAN TAR ANAK TERLAN TAR ANAK YANG MEMERLUKAN PERLINDUNGA N KHUSUS ANAK BERHADAPA N DENGAN HUKUM ANAK JALANA N ANAK YANG MENJADI KTK/ DIPERLUKAN SALAH LANJUT USIA TERLANTA R 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 CIPUTAT 1 2 1 0 0 2 4 2 CIPUTAT TIMUR 0 0 0 0 0 0 0 3 PAMULANG 2 1 0 0 1 0 9 4 PONDOK AREN 0 1 0 0 0 0 1 5 SERPONG 2 2 0 0 1 0 4 6 SERPONG UTARA 2 0 0 0 6 0 0 7 SETU 1 8 0 0 0 0 13 Total 8 14 1 0 8 2 31

Berdasarkan tabel diatas wilayah kecamatan setu salah satu PPKS anak dan lanjut usia terlantar yang memiliki data terbanyak.

c. Tertanganinya penanganan dan pelayanan bagi penyandang tuna sosial setiap tahunnya. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada

55 tahun 2020 yang tertuang pada target target Renstra sebesar 100% sesuai dengan rencana yang ditetapkan, tingkat keberhasilan pada indikator ini melaksanakan kegiatan berupa bimbingan konseling bagi korban penyalahgunaan napza, ODHA dan melaksanakan bimbingan konseling terhadap pencegahan korban perdaganan orang.

Kegiatan pada sasaran tuna sosial yang dilaksanakan seperti dokumentasi di bawah ini:

Pada tunas sosial terdapat data berdasarkan jenis PPKS yang terdiri dari:

NO JENIS PPKS Jumlah

1 Pemulung 2

2 Bekas Warga Binaan Lembaga

Pemasyarakatan -

3 Korban Penyalahgunaan Napza -

4 Tuna Susila 192

5 Orang Dengan Penyandangan

HIV/AIDS(ODHA) -

6 Kelompok Minoritas (waria) -

56 d. Terpenuhinya sarana dan prasarana sosial. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada tahun 2020 yang tertuang pada target target Renstra sebesar 100% sesuai dengan rencana yang ditetapkan, pada indikator ini dilakukan kebutuhan sarana dan prasarana bagi penghuni rumah singgah (PPKS terlantar).

Pada sasaran penghuni rumah singgah (PPKS terlantar) terdapat rincian sebagaimana tabel berikut:

NO JENIS PPKS JENIS KELAMIN JUMLAH L P 1 Anak Terlantar 7 8 15 2 Orang Terlantar 10 3 13

3 Orang Terlantar Lansia 21 9 30

4 Orang Terlantar Dewasa 13 8 21

5 Orang Dengan Gangguan Jiwa

(ODGJ) 19 7 26

6 Orang Dengan Masalah

Kejiwaan (ODMK) 3 2 5

7 Kekerasan Dalam Rumah

Tangga (KDRT) 0 3 3

8 Gepeng 36 13 49

JUMLAH 109 53 162

e. Terwujudnya penanganan dan pemulangan PMKS terlantar Setiap Tahunnya. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada tahun 2020 yang tertuang pada target target Renstra sebesar 100% sesuai dengan rencana yang ditetapkan hal ini dilaksanakan dengan memberikan fasilitasi penanganan dan pemulangan pmks yang terjaring saat operasi dan pmks yang di antar oleh masyarakat atau Lembaga setempat ke daerah asal.

57 Dalam penanganan PMKS oleh Dinas Sosial dilakukan dengan perawatan sementara di rumah singgah dan pemulangan PPKS dilakukan oleh tim penanganan jumlah pemulangan ppks terdapat pada tabel berikut: NO JENIS PPKS YANG DI PULANGKAN JENIS KELAMIN JUMLAH L P 1 Orang Terlantar 89 38 127

Pada tabel diatas sebanyak 127 orang terlantar yang telah dipulangkan ke daerah asal baik di antar oleh Dinas Sosial dan pemberian bekal untuk Kembali ke daerah asal sendiri.

Capaian pada Persentase penanganan permasalahan sosial yang mendapatkan pelayanan dan rehabsos sesuai standar dasar pada target RPJMD sebesar 54 % telah dilaksanakana sesuai dengan rencana yang ditetapkan. dengan rencana sasaran tahunan 720 orang dari target 1.285 orang. Dalam penanganan masalah sosial yang mendapatkan pelayanan dan penanganan menghasilkan beberapa PPKS yang ada di Kota Tangerang Selatan mendapatkan pelayanan dan penanganan dasar khususnya orang terlantar dan penyandang disabilitas atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) terlantar yang sempat meresahkan masyarakat, manfaat dari pelayanan dan penanganan PPKS mengurai orang yang terlantar atau tinggal di jalanan maupun yang dianggap meresahkan masyarakat setempat, termasuk memberikan arahan terhadap PPKS di jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan.

Berdasarkan data diatas untuk Indikator Keberhasilan Sasaran 6 “Meningkatnya penanganan permasalahan sosial” telah dilaksanakan dengan

58 capaian indikator 100% sehingga target yang telah direncanakan tercapai dan masuk dalam kategori Baik (B).

7. Indikator Keberhasilan Sasaran 7 “Meningkatnya peran serta PMKS dalam meningkatkan perekonomian daerah”

Untuk mendukung capaian sasaran Meningkatnya peran serta PMKS dalam meningkatkan perekonomian daerah dilaksanakan melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Rawan Sosial dan Lembaga Kesejahteraan Sosial dengan indikator kinerja “Persentase PMKS mandiri dan LKS yang terbina” dengan rumusan :

Capaian sasaran, Tercapainya nilai kinerja Dinas Sosial dengan target yang direncanakan dan realisasi pelaksanaan program dan kegiatan dapat dilihat pada tabel berikut:

No Sasaran / Indikator Kinerja /

indikator program 2020 % Capaian Target Realisasi 1 2 7 8 9 1

Meningkatnya peran serta PMKS dalam meningkatkan perekonomian daerah

1.1 Persentase PMKS mandiri dan

Persentase LKS yang terbina 30% 30% 100% 1.1.1 Meningkatnya taraf hidup

keluarga miskin 100% 100% 100%

Jumlah Keluarga Rawan Sosial Ekonomi yang diperdayakan Jumlah Keluarga Rawan Sosial Ekonomi yang seharusnya diperdayakan

selama 1 tahun berjalan

Jumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial yang diperdayakan

Jumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial yang seharusnya diperdayakan selama 1 tahun berjalan

59 1.1.2

Terlaksananya pengawasan dalam pengumpulan dan pengelolaan sumber dana bantuan sosial

100% 100% 100%

1.1.3

Terselenggaranya Pembinaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Skala Kota danpemberian Jaminan Sosial kepada veteran sesuai target yang telah

ditetapkan

100% 100% 100%

Pencapaian meningkatnya peran serta PMKS dan PSKS dalam meningkatkan perekonomian daerah penanganan permasalahan sosial dianggap berhasil karena sesuai target yang direncanakan, dalam meningkatkan peran serta PMKS dan PSKS yang diberdayakan untuk mencapai tujuan tersebut sasaran strategis di jabarkan dalam sasaran indikator kinerja yaitu sebagai berikut:

a. Terwujudnya kemandirian dan kemampuan keluarga miskin dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada tahun 2020 yang tertuang pada target target Renstra sebesar 75%, keberhasilan pada indikator ini tidak lepas dari pelayanan dan pemberdayaan fakir miskin serta mendukung program nasional dalam mengentaskan kemiskinan melalui pelaksanaan peningkatan pemberdayaan kapasitas keluarga penerima manfaat (KPM) dan melaksanakan pendampingan penyaluran dan monitoring pelaksanaan program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).

Data untuk sasaran fakir miskin dan wanita rawan sosial terdapat pada tabel di bawah ini:

NO JENIS PPKS

JENIS

KELAMIN JUMLAH

L P

60 2 Perempuan Rawan Sosial

Ekonomi

13.227

b. Terlaksananya pengawasan dalam pengumpulan dan pengelolaan sumber dana bantuan sosial. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada tahun 2020 yang tertuang pada target Renstra sebesar 80 % hasil indikator ini dilaksanakan dengan sosialisasi peraturan mengenai hibah dan bansos, monitoring bantuan KUBE (kelompok usaha bersama) dan UEP (usaha ekonomi produktif) serta inventarisir data KUBE dan UEP yang ada di Kota Tangerang Selatan.

Dalam pelaksanaan pengawasan dalam pengumpulan dan pengelolaan sumber data bantuan sosial, Dinas Sosial melakukan pemahaman terhadap pelaku usaha kesejahteraan sosial yang akan memberikan bantuan sosial terhadap PMKS.

c. Terselenggaranya Pembinaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Skala Kota dan pemberian penghargaan kepada veteran sesuai target yang telah ditetapkan. Dari hasil Pengukuran Indikator Kinerja ini pada tahun 2020 yang tertuang pada target Renstra sebesar 100 % target telah dilaksanakan sesuai dengan rencana yang ditetapkan.

Pelaksanaan Pembinaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Skala Kota dan pemberian penghargaan kepada veteran, pembinaan Lembaga Kesejahteraan Sosial ini melalui kegiatan peningkatan kapasitas potensi sumber kesejahteraan sosial, kegiatan kepahlawanan dan retorasi sosial dan bantuan motivasi bagi veteran di Kota Tangerang Selatan.

Data untuk sasaran PSKS di Kota Tangerang Selatan terdapat pada tabel di bawah ini:

NO JENIS PSKS

JENIS

KELAMIN JUMLAH KETERANGAN

L P

61 2 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) 72 618 690 Individu

3 Karang Taruna 62 Lembaga / Wilayah

4 Dunia Usaha yang melakukan UKS 41 19 60 Lembaga / Wilayah

5 WKSBM 81 Lembaga / Wilayah

6 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan

(TKSK) 4 3 7 Individu

7 Taruna Siaga Bencana (Tagana) 13 - 13 Individu 8 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) 290 Lembaga / Wilayah 9 Lembaga Konsultasi Kesejahteraan

Keluarga (LK3) 9 Lembaga / Wilayah

10 Keluarga Pioner - Keluarga

11 Wanita Pemimpin Kesejahteraan Sosial

(WPKS) 3 3 Individu

12 Penyuluh Sosial Fungsional - - - Individu

13 Penyuluh Sosial Masyarakat 2 4 6 Individu

14 Nilai-nilai Kepahlawanan, Keperintisan

dan Kejuangan (NK3) 13 - 13 Individu

JUMLAH 221 733 1.396

Dari hasil capaian indikator keberhasilan sasaran 7 “meningkatnya peran serta pmks dalam meningkatkan perekonomian daerah” dengan sasaran PMKS dan PSKS yang diperdayakan dan dibina pada tahun 2020 telah dilaksanakan sesuai dengan rencana yang tertuang pada target RPJMD sebesar 40 % dan masuk dalam kategori Baik (B). Pada indikator ini peran serta PMKS dan PSKS menghasilkan pemberdayaan kepada masyarakat miskin mendapatkan keahlian dasar melalui keterampilan yang diberikan, peningkatan keahlian PSKS dalam menangani pendampingan bantuan-bantuan yang ada di Kota Tangerang Selatan melalui pembinaan terhadap PSKS, dari hasil yang di dapat sehingga mendapatkan manfaat kepada masyarakat miskin untuk mandiri melalui keterampilan yang di perolehnya, serta peran PSKS dalam melakukan pendampingan bantuan lebih terarah dan mengurangi kesulitan masyarakat yang mendapatkan bantuan dari pemerintah.

62

3.4. ANALISIS PERBANDINGAN REALISASI KINERJA DAN

CAPAIAN KINERJA TAHUN 2018 DENGAN TAHUN 2020

Secara umum Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan telah melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawab Perangkat Daerah dalam pelaksanaan anggaran tahun 2020, disini dapat dilihat perbandingan realisasi kinerja dan capaian kinerja dengan tahun sebelumnya (2019) selalu meningkat.

Realisasi capaian kinerja dengan 7 (tujuh) sasaran stategis dapat dicapai dengan hasil yang memuaskan dan capaian kinerja meningkat dari tahun 2019, seperti dijelaskan pada tabel dibawah ini:

No Sasaran Strategis / Indikator Kinerja / indikator program

2019 2020 %

Target Realisasi Target Realisasi Naik / (Turun)

1 2 3 4 3 4

1 Meningkatnya Kapasitas Pegawai

Dinas Sosial

1.1

Terlaksananya Bimbingan Teknis, Pelatihan dan Pembinaan Pegawai DINSOS

100% 100% 100% 100% 0%

1.1.1

Cakupan pengembangan sumber daya aparatur di SKPD 87 Pegawai 87 Pegawai 87 Pegawai 87 Pegawai 0% 2 Meningkatnya Kinerja Pegawai

Dinas Sosial

2.1

Tersedianya Kebutuhan sarana prasarana pegawai DINSOS 100% 100% 100% 100% 0% 2.1.1 Cakupan pelayanan administrasi perkantoran 87 Pegawai 87 Pegawai 87 Pegawai 87 Pegawai 0% 3 Terlaksananya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel

3.1

Tersedianya Dokumen pelaporan keuangan dan aset DINSOS

100% 100% 100% 100% 0%

3.1.1 Cakupan laporan keuangan di SKPD sesuai ketentuan 6 Dokumen 6 Dokumen 6 Dokumen 6 Dokumen 0% 4 Tercapainya Nilai Kinerja Dinas

63 4.1 Meningkatnya Kategori Peringkat Kinerja 100% 100% 100% 100% 0% 4.1.1 Cakupan Perencanaan pembangunan di setiap SKPD sesuai ketentuan BB BB BB BB 0%

5 Meningkatnya kualitas data dan

Dokumen terkait