BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
C. Evaluasi dan Analisis Kinerja
SASARAN 1 :
“Meningkatnya Kapasitas Sumber Daya Aparatur Penyelenggara Pembangunan Jalan dan Penguatan
Kelembagaan”
Sasaran ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kinerja atas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan daerah. Untuk mengetahui peningkatan atas kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah maka ditetapkan indikator yaitu Persentase tingkat kepuasan penerima layanan administrasi perkantoran. Adapun capaian kinerja sasaran berdasarkan indikator diuraikan sebagai berikut :
INDIKATOR :
Persentase tingkat kepuasan penerima layanan administrasi perkantoran dengan target nilai sebesar 100%
Untuk mengetahui tingkat kepuasan penerima layanan administrasi perkantoran dilakukan dengan menggunakan teknik kuisioner dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan penerima layanan dengan hasil data dalam bentuk angka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner sederhana dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 26
pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. kuesioner digunakan untuk mengambil data tentang tingkat kepuasan penerima layanan administrasi perkantoran pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan.
Adapun bentuk kuisioner yang digunakan adalah sebagai berikut : 4 : Sangat Puas 3 : Puas 2 : Kurang Puas 1 : Tidak Puas No. Pertanyaan Tingkat Kepuasan SP P KP TP
1. Pelayanan pegawai sekretariat terhadap kebutuhan pegawai
2. Pemenuhan kebutuhan ATK dan bahan pakai habis lainnya
3. Tingkat keamanan lingkungan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sulsel
4. Sosialiasi peraturan-peraturan
kepegawaian 5.
Lingkungan dan Prasarana perkantoran
yang nyaman dalam mendukung
peningkatan kinerja
6. Ketersediaan sarana perkantoran dalam menunjang peningkatan kinerja
7.
Ketepatan waktu pegawai sekretariat dalam memberikan pelayanan kepada pegawai lainnya
Instrumen penelitian ini menggunakan alat ukur skala bertingkat dengan 4 skala pengukuran atau dengan 4 alternatif jawaban, yaitu SP = Sangat Puas, P = Puas, KP = Kurang Puas, TP = Tidak Puas. Berikut ini tabel yang menunjukkan skala penilaian yang digunakan :
No. Kriteria Penilaian Nilai
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 27
2. Puas 183 - 273
3. Kurang Puas 91 – 182
4. Tidak Puas < 90
Berdasarkan hasil kuisioner yang dibagikan kepada responden maka didapatkan nilai sebesar 312 yang berarti bahwa sekitar 88,64 % responden mengatakan “Sangat Puas” dengan bobot penilaian sebesar 4 (empat) terhadap pelayanan administrasi perkantoran di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai berikut :
No. Target Realisasi Capaian
1. Sangat Puas (bobot 4)
Nilai 274 – 364 Sangat Puas (312
atau 4) 100 %
Berdasarkan hasil pencapaian diatas dapat dijelaskan bahwa sumber data atau teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer yaitu data yang diperoleh berdasarkan hasil dari pengisian kuisioner, dengan metode sample acak yang dianggap bisa mewakili penerima layanan administrtasi perkantoran. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif
sederhana, yaitu menggambarkan fenomena dan
menganalisisnya dalam upaya menentukan tingkat kepuasan penerima layanan administrasi perkantoran.
Dari hasil kuisioner yang dibagikan kepada responden, diperoleh data bahwa terdapat perolehan nilai sebesar 312. Nilai tersebut dapat diinterpretasikan bahwa penerima layanan menyatakan “Sangat Puas” terhadap layanan administrasi perkantoran pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sulsel Tahun 2018, setelah dipresentasikan dengan nilai maksimal yaitu 364 maka terdapat 88,64 % responden yang
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 28
mengatakan Sangat Puas dengan layanan administrasi perkantoran pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018.
Tingkat kepuasan penerima layanan administrasi perkantoran Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan yang telah disesuaikan dengan penetapan kinerja yang terdapat pada Renstra Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013 – 2018 (revisi II) dapat dilihat pada tabel berikut ini :
No. Indikator Kinerja Tahun
2014 2015 2016 2017 2018
1. Persentase tingkat kepuasan penerima layanan administrasi perkantoran
100 100 100 100 100
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram berikut :
Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa Persentase indeks kepuasan pelayanan administrasi perkantoran Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan pada Tahun 2014 sampai Tahun 2018 menunjukkan kinerja yang
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 29
sangat baik dengan indeks kepuasan pelayanan administrasi perkantoran sebesar 100 %.
Sedangkan alokasi anggaran yang digunakan dalam pencapaian tersebut adalah sebagai berikut :
Tabel Alokasi dan realisasi anggaran serta efisiensi Sumber Daya Tahun 2018
Anggaran Capaian Kinerja Efisiensi (4-3) Alokasi Realisasi % (1) (2) (3) (4) (5) 7.785.152.300,00 7.315.025.204,00 93,96 100 6,04
Untuk Tahun 2018 mengalokasikan anggaran sebesar Rp.
7.785.152.300,00 dengan realisasi sebesar Rp. 7.315.025.204,00 (93,96%) melalui Program Pelayanan Administrasi Perkantoran yang didukung oleh beberapa kegiatan, diantaranya kegiatan Penyediaan Jasa dan Bahan Pakai Habis, Rapat dan Konsultasi Penyelenggaraan Jalan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Perkantoran, dengan tingkat capaian kinerja sebesar 100 %.
Hal tersebut menunjukkan terjadinya efisiensi antara penggunaan anggaran dengan tingkat capaian kinerja yang dicapai.
INDIKATOR :
Cakupan Aparatur SKPD yang mendapatkan pelatihandi
bidangnya baik laki-laki maupun perempuan
Dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM yang diharapkan mampu meningkatkan kinerja organisasi maka dilaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek), Sosialisasi, dan pelatihan dengan tema yang terkait dengan pelaksanaan tugas penyelenggara jalan.
Tabel Persentase Realisasi Penyelenggaraan Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparat Penyelenggara Jalan
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 30
Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparat Penyelenggara Jalan
Rencana (peserta / org) Realisasi (peserta / org) Persen Bimtek Penyusunan Laporan
Keuangan
106 106 100%
Bimtek Manajemen perkantoran 100 100 100%
Bimtek Peningkatan SDM
Pelaksana Teknis Lapangan PPTK dan Pengawas
100 100 100%
Pelaksanaan Pembinaan
Kepegawaian dalam rangka
Peningkatan Etos kerja pegawai Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Prov. Sulsel
100 100 100%
Sosialisasi Pemberdayaan dan Persyaratan Izin Usaha Jasa Konstruksi – UUJK Tahun 2018
75 75 100 %
Sosialisasi Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi Tahun 2018
75 75 100 %
Bimbingan teknis peran Tim Pembina Jasa Konstruksi Provinsi
Sulawesi Selatan dalam
Pembinaan, pengawasan dan penyelenggaraan Jasa Konstruksi tingkat Provinsi Tahun 2018
80 80 100 %
Bimbingan Teknis Pembiayaan Infrastruktur melalui Skema kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha Tahun 2018
80 80 100 %
Sosialisasi Pembentukan Forum Komunikasi Jasa Konstruksi Tahun 2018
80 80 100 %
Bimtek Pendampingan Percepatan Penertiban Sertifikasi Badan Usaha (SBU) bagi Badan Usaha dan Permasalahannya di Prov. Sulsel Tahun 2018
50 50 100 %
Sosialisasi Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/jasa Pemerintah Tahun 2018
80 80 100 %
Bimbingan Teknik Penerapan Sistem SMK3 pada Lingkup
Pemeritah dan Badan
Usaha/Asosiasi Prov. Sulsel Tahun 2018
50 50 100 %
Sosialisasi Pemanfaatan Mobile
Training Unit (MTU) dan
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 31
Pengembangan Teknologi Jalan dan Jembatan
Bimbingan Teknis Tenaga Ahli Muda Pengukuran Jalan Lingkup Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018
45 45 100 %
Bimbingan Teknis Ahli Teknis Supervisi Pekerjaan Jalan Lingkup Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018
45 45 100 %
Bimbingan Teknik Ahli Penawasan Pekerjaan Jembatan lingkup Prov. Sulsel Tahun 2018
60 60 100 %
Bimbingan Teknis Ahli
Perencanaan Umum Jalan
Lingkup Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018
60 60 100 %
Dari tabel diatas menunjukkan bahwa terdapat 17 kegiatan Bimtek maupun sosialisasi dalam rangka peningkatan kapasitas penyelenggara jalan. Pelaksanaan Bimtek maupun soalisasi tersebut dengan jumlah peserta bervariasi yang terdiri dari aparat penyelenggara jalan maupun Badan Usaha Jasa Konstruksi. Berdasarkan tabel tersebut menggambarkan bahwa capaian kinerja Tahun 2018 mampu mencapai 100 persen. Dan dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkan mampu menambah wawasan bagi aparat penyelenggara jalan serta berimplikasi terhadap pelaksanaan tugas – tugas dan fungsi penyelenggara jalan.
Sedangkan alokasi maupun realisasi anggaran yang digunakan dalam pencapaian tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel Alokasi dan realisasi anggaran dan efisiensi Sumber Daya Tahun 2018
Anggaran Capaian Kinerja Efisiensi (4-3) Alokasi Realisasi % (1) (2) (3) (4) (5) 12.975.660.600,00 12.097.537.722,00 93,23 98,57 5,34
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 32
Untuk Tahun 2018 alokasi anggaran sebesar Rp.
12.975.660.600,00 dengan realisasi sebesar Rp. 12.097.537.722,00 (93,23 %) melalui program Peningkatan Kapasitas dan Kinerja SKPD dan didukung oleh beberapa kegiatan, diantaranya kegiatan Penyediaan dan Pengelolaan Asset SKPD, Pembinaan dan Pengelolaan Kepegawaian, Penyusunan Pengelolaan Administrasi Keuangan SKPD, Pembinaan dan Peningkatan Kompetensi Aparatur, Pembinaan Peningkatan Kompetensi Lembaga Asosiasi Jasa Konstruksi Tingkat Provinsi, Pembinaan Peningkatan Komptetansi Tenaga Kerja Jasa Konstruksi, Manajemen dan Pengendalian Pengadaan Barang / Jasa, dengan tingkat capaian kinerja sebesar 98,57 %. Hal tersebut menunjukkan terjadinya efisiensi antara penggunaan anggaran dengan tingkat capaian kinerja yang dicapai.
INDIKATOR :
Persentase Hasil Evaluasi Kinerja
Evaluasi atas Implementasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2013 Tentang Perubahan Lampiran Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 25 Tahun 2012 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang ditindaklanjuti melalui Peraturan Gubernur No. 14 Tahun 2013 Tentang Pedoman Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan.
Untuk pengukuran Indikator Capaian kinerja berdasarkan Hasil Evaluasi implementasi Laporan Kinerja Instansi
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 33
Pemerintah (LKIP) untuk Tahun Anggaran 2018 belum dilaksanakan sehingga Informasi capaian Kinerja belum dapat di sampaikan dalam LKIP Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Tahun 2018, hal tersebut disebabkan karena pelaksanaan evaluasi oleh Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan dilakukan setelah batas akhir penyusunan LKIP sampai dengan 31 Maret sehingga pelaksanaan evaluasi menyesuaikan dengan batas akhir penyampaian LKIP tersebut.
Dan sebagai informasi awal berdasarkan indikator Kinerja sasaran tahun sebelumnya maka nilai evaluasi SAKIP Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan selama 4 (Empat) Tahun terakhir dapat dilihat pada tabel berikut yaitu :
Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa hasil evaluasi SAKIP pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan yang dilakukan oleh Inspektorat Provinsi untuk Tahun Anggaran 2016 dengan nilai sebesar 65,78 atau kategori “B” (Baik), sementara untuk tahun 2017 Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi mendapatkan Nilai hasil evaluasi sebesar 67,88 dengan kategori “B” (Baik), Nilai tersebut meningkat dibanding dengan nilai evaluasi Laporan
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 34
Kinerja sebelumnya dan hal ini merupakan suatu hasil atau merupakan kinerja maksimal yang dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi sepanjang Tahun 2017.
Hasil Evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) pada Tahun 2017 tersebut tetap bertahan di level “B” disebabkan karena upaya-upaya konsistensi dan relevansi terhadap komponen penilaian Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) yang dimulai dari Perencanaan Kinerja, Pengukuran Kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi kinerja dan capaian kinerja.
Untuk Evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Tahun 2018, Tim Evaluasi / Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan melakukan evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) dengan tetap berpedoman kepada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Untuk lebih jelasnya nilai hasil evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2012 s/d 2017 dapat dilihat pada diagram berikut ini :
Perbandingan nilai hasil evaluasi SAKIP Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel dan Nilai Hasil Evaluasi
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 35
Berdasarkan Grafik diatas, Hasil evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Marga dan Bina Konstruksi pada Tahun 2012 berada diatas nilai Provinsi (78,52) sedangkan selama 2 (dua) tahun berikutnya yaitu pada Tahun 2013 dan 2014 menunjukkan bahwa hasil evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi berada dibawah nilai LKIP Provinsi Sulawesi Selatan. Tahun 2015 Nilai Hasil Evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi berada diatas nilai Provinsi dan mengalami peningkatan dari Kriteria CC menjadi B (Baik).
Sedangkan nilai hasil evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) Tahun 2017 Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi sebesar 67,88 dan berada pada level ‘B’. Sedangkan nilai hasil Evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) untuk Provinsi Sulawesi Selatan 64,28, nilai ini lebih baik dari nilai Tahun sebelumnya pada Tahun 2016 yaitu sebesar 62,04.
Namun demikian, dengan posisi pada level ‘B” itu menunjukkan masih perlunya perbaikan mendasar terhadap
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 36
melakukan evaluasi.
Sedangkan alokasi anggaran maupun realisasi anggaran yang digunakan dalam pencapaian tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel Alokasi dan realisasi anggaran dan efisiensi Sumber Daya Tahun 2018
Anggaran Capaian Kinerja Efisiensi (4-3) Alokasi Realisasi % (1) (2) (3) (4) (5) 1.863.592.735,00 1.512.562.262,00 81,16 97,50 16,34
Untuk Tahun 2018 mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 1.863.592.735,00 dengan realisasi sebesar Rp. 1.512.562.262,00 melalui program Peningkatan Pengembangan Sistem Perencanaan dan Sistem Evaluasi Kinerja SKPD dan didukung oleh beberapa kegiatan, diantaranya adalah kegiatan Penyusunan Dokumen SKPD, Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi dan Evaluasi Kinerja SKPD, Penyediaan Data Informasi SKPD dan Publikasi Kinerja SKPD, dengan tingkat capaian kinerja sebesar 97,50 %. Hal tersebut menunjukkan terjadinya efisiensi antara penggunaan anggaran dengan tingkat capaian kinerja yang dicapai.
SASARAN 2 :
“Meningkatnya Pembangunan Infrastruktur Jalan
yang Bermutu berkeselamatan”
Infrastruktur jalan merupakan instrumen penting untuk mengakselerasikan perwujudan posisi Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pilar utama pembangunan nasional. Infrastruktur jalan yang berkualitas akan berdampak langsung terhadap efisiensi sektor-sektor lainnya sebagai akibat dari terinduksinya biaya transportasi dan meningkatnya waktu tempuh, yang pada
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 37
akhirnya akan mendorong akselerasi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan sektor ini menjadi pondasi dari pembangunan ekonomi selanjutnya.
Sasaran “meningkatnya Pembangunan Infrastruktur Jalan yang bermutu berkeselamatan” menjadi sasaran strategis atau kondisi yang ingin diwujudkan dalam dokumen Rencana Strategis Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018. Sedangkan Indikator Kinerja sasaran ini terdiri atas 2 (dua) indikator diantaranya adalah Persentase tingkat kondisi jalan provinsi dalam kondisi mantap (baik dan sedang) dengan target kinerja pada Tahun 2018 adalah sebesar 58,94 %. Indikator kinerja sasaran yang kedua adalah persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan pusat produksi (konektifitas) di wilayah provinsi dengan target kinerja pada Tahun 2018 sebesar 85,07 %. Target ini telah disesuaikan dengan panjang jalan provinsi berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Selatan yang baru yaitu sepanjang 2.009,35 Km.
Sedangkan capaian kinerja pada tahun 2018 untuk indikator Persentase tingkat kondisi jalan provinsi dalam kondisi mantap (baik dan sedang) capaian kinerjanya sebesar 58,94%. Capaian ini sesuai dengan target yang ditetapkan dalam dokumen perecanaan pembangunan daerah dalam hal ini RPJMD Provinsi sulawesi Selatan Tahun 2013-2018 maupun Renstra Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013 - 2018 (telah dilakukan penyesuaian target berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 1159/IV/TAHUN 2018, tanggal 02 April 2018 dengan panjang jalan sebesar 2.009,35 Km dan telah dilaporkan).
Sedangkan indikator yang kedua yaitu persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan pusat produksi (konektifitas) di wilayah provinsi realisasi kinerjanya sebesar 85,07 %. Capaian kinerja ini dianggap memenuhi target yang
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 38
telah ditetapkan pada dokumen perencanaan maupun pada Perjanjian Kinerja (100% dari target kinerja). Target dan realisasi indikator keberhasilan tercapainya sasaran ini didukung oleh Program Penyelenggaraan Jalan, (telah dilakukan penyesuaian target berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 1159/IV/TAHUN 2018, tanggal 02 April 2018 dengan panjang jalan sebesar 2.009,35 Km dan telah dilaporkan).
Adapun uraian Program yang mendukung sasaran tersebut di atas adalah sebagai berikut :
Program Penyelenggaraan Jalan
No. Sasaran Indikator Kinerja Tahun 2018 Target Hasil Capaian Persen 1. Terwujudnya pembangunan infrastruktur jalan yang bermutu berkeselamatan Persentase tingkat kondisi jalan provinsi dalam kondisi mantap (baik dan sedang) 58,94 % 58,94 % 100 % Persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan pusat produksi (konektifitas) di wilayah provinsi 85,07 % 85,07 % 100 %
Program Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Provinsi Sulawesi Selatan telah menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan total panjang jalan provinsi sepanjang 2.009,35 km. Adapun capaian kinerja sasaran berdasarkan indikator diuraikan sebagai berikut :
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 39
Persentase tingkat kondisi jalan provinsi dalam kondisi
mantap (baik dan sedang)
Sasaran terwujudnya pembangunan infrastruktur jalan yang bermutu berkeselamatan yang dilakukan pada program Penyelenggaraan Jalan dapat dijelaskan bahwa tingkat capaian kondisi mantap (baik dan sedang) di tahun 2018 sebesar 58,94 % dengan penanganan pembangunan sepanjang 28,99 Km, penanganan dan penanganan dengan pemeliharaan rutin sepanjang 1.471,16 Km dari total panjang jalan Provinsi 2.009,35 Km. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat tabel berikut :
Tabel Penanganan Jalan dan Jembatan Tahun 2012 s/d 2017
Tahun Penanganan pembangun an (km) Pemeliharaan Berkala (km) Pemeliharaan Rutin (km) Penanganan Jembatan (meter) 2012 62,52 52,35 1.025,64 183,00 2013 86,51 31,57 937,15 527,52 2014 240,75 21,63 885,13 239,00 2015 55,33 11,29 1.080,90 284,00 2016 62,14 8,15 1.077,23 110,50 2017 16,60 4,50 1.479,05 169,20 2018 28,99 - 1.471,16 4.992,50
Sedangkan kondisi Ruas Jalan Provinsi, hingga tahun 2018 menunjukkan bahwa terdapat 720,29 Km (35,85 %) kondisi jalan dalam keadaan baik, terdapat 464,15 Km (23,10 %) persen dalam kondisi sedang, rusak ringan sepanjang 279,12 Km (13,89 %), dan terdapat 545,79 Km (27,16 %) dalam kondisi rusak berat, dari 2.009,35 Km panjang jalan provinsi. Dengan capaian tersebut dapat dikategorikan bahwa terdapat 1.184,44 Km
(58,94 %) dalam kondisi mantap dan terdapat 824,91 Km (41,06 %) dalam kondisi Tidak Mantap.
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 40
Kondisi ini mengalami peningkatan kondisi mantap dibanding dengan capaian kondisi mantap pada Tahun 2017 yang lalu. Dimana pada Tahun 2017 yang lalu Kondisi Mantap jalan sepanjang 1.155,58 Km (57,51 %) dan Kondisi Tidak Mantap sepanjang 853,77 Km (42,49 %) dengan penanganan pembangunan sepanjang 16,60 Km, penanganan dengan pemeliharaan berkala sepanjang 4,50 Km, dan penanganan dengan pemeliharaan rutin sepanjang 1.479,05 Km dari total panjang jalan Provinsi 2.009,35 Km.
Untuk lebih jelasnya capaian kondisi jalan provinsi sepanjang Tahun 2012 sampai dengan Tahun 2018 dapat dilihat pada tabel berikut :
Tahun
Baik Sedang Rusak ringan Rusak Berat Panjang (Km) (%) Panjang (Km) (%) Panjang (Km) (%) Panjang (Km) (%) 2012 461,06 40,18 509,4 44,39 91,21 7,95 85,84 7,48 2013 467,46 40,74 508,4 44,30 87,31 7,61 84,34 7,35 2014 469,13 40,88 510,51 44,49 85,81 7,48 82,06 7,15 2015 483,21 42,11 519,92 45,31 88,77 7,74 55,61 4,85 2016 633,36 42,22 294,70 19,64 188,34 12,55 383,75 25,58 2017 556,05 37,07 397,62 26,51 128,59 8,57 417,89 27,86 2018 720,29 35,85 464,15 23,10 279,12 13,89 545,79 27,16
Sedangkan untuk kondisi mantap jalan sebagaimana sasaran yang ingin dicapai dalam Renstra Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018 (revisi II) adalah akumulasi dari kondisi baik dan sedang, begitu juga untuk kondisi tidak mantap merupakan akumulasi dari kondisi Rusak ringan dan kondisi rusak berat.
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 41
Pada tahun 2018, capaian kondisi mantap jalan provinsi adalah sepanjang 1.184,44 Km (58,94 %) dalam kondisi mantap dan terdapat 824,91 Km (41,06 %) dalam kondisi Tidak Mantap, dari 2.009,35 Km panjang jalan provinsi.
Untuk lebih jelasnya capaian kondisi jalan provinsi dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2018 dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel kondisi Jalan dan Jembatan Provinsi Tahun 2012 s/d 2018
Tahun
Kondisi Mantap Tidak mantap Panjang jalan (Km) Persentase (%) Panjang jalan (Km) Persentase (%) 2012 970,46 84,57 177,05 15,43 2013 975,86 85,04 171,65 14,96 2014 979,64 85,37 167,87 14,63 2015 1.003,13 87,42 144,38 12,58 2016 928,06 61,86 572,09 38,14 2017 953,67 63,57 546,48 36,43 2018 1.155,58 57,51 853,77 42,49
Untuk lebih jelasnya persentase kondisi mantap dan tidak mantap jalan provinsi tahun 2012 sampai dengan 2018 dapat dilihat pada grafik dibawah ini :
Diagram Persentase kondisi Jalan Provinsi Tahun 2012 s/d 2018
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 42
Capaian kinerja Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan sejak tahun 2012 sampai tahun 2015 terus mengalami peningkatan sedangkan Tahun 2015 ke tahun 2016 mengalami penurunan kondisi kemantapan jalan. Pada tahun 2012 jalan provinsi dalam kondisi mantap sebesar 84,57 %, mengalami peningkatan capaian sampai pada tahun 2015 dengan kondisi capaian sebesar 87,42 %, sedangkan tahun 2016 kondisi capaian sebesar 61,86%.
Penurunan capaian kondisi mantap jalan provinsi pada Tahun 2016 tersebut disebabkan karena masuknya beberapa ruas jalan kabupaten menjadi ruas jalan provinsi dalam kondisi rusak berat, sehingga secara akumulasi/persentase capaian kemantapan jalan menurun drastis. Berdasarkan kondisi tersebut, telah dilakukan penyesuaian terget capaian pada Rencana Strategis Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Tahun 2013-2018.
Pada Tahun 2018, capaian kondisi mantap jalan kembali mengalami peningkatan yaitu sepanjang 1.155,58 Km (57,51 %). Capaian kondisi tersebut telah memenuhi target yang diinginkan
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 43
sebagaimana yang tertera pada Renstra Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2013 – 2018.
Capaian kinerja tersebut merupakan kerja maksimal dari Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan akses di Provinsi Sulawesi Selatan yang berkontribusi langsung terhadap meningkatnya pembangunan infrastruktur jalan yang bermutu berkeselamatan.
Capaian kinerja dari indikator sasaran tersebut sebesar 100 % dan termasuk dalam kategori Tinggi.
INDIKATOR :
Persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan
pusat produksi (konektifitas) di wilayah provinsi
Untuk indikator persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan pusat-pusat produksi (konektifitas) di wilayah Provinsi dapat dijelaskan bahwa capaian kinerja untuk indikator ini pada Tahun 2018 sebesar 85,07 %. Capaian ini menurun bila dibandingkan dengan pencapaian kinerja pada Tahun 2017 yang lalu (100 %). Hal ini disebabkan karena telah dilakukan penyesuaian berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 1159/IV/TAHUN 2018, tanggal 02 April 2018 dengan panjang jalan sebesar 2.009,35 Km dan telah dilaporkan. Untuk lebih jelasanya dapat dilihat dalam diagram berikut :
Diagram persentase terhubungnya pusat-pusat kegiatan dan pusat-pusat produksi di Provinsi Sulawesi Selatan
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 44
Sedangkan alokasi maupun realisasi anggaran yang digunakan dalam pencapaian tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel Alokasi dan realisasi anggaran dan efisiensi Sumber Daya Tahun 2018
Anggaran Capaian Kinerja Efisiensi (4-3) Alokasi Realisasi % (1) (2) (3) (4) (5) 202.740.997.050,00 177.236.441.008,00 87,42 97,99 10,57
Untuk Tahun 2018 dialokasikan anggaran sebesar Rp. 202.740.997.060,00 dengan realisasi sebesar Rp. 177.236.441.008,00 (87,42 %) melalui program Penyelenggaraan Jalan dan didukung oleh beberapa kegiatan diantaranya adalah Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Kabupaten Luwu Utara, Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Kabupaten Luwu Timur, Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Kabupaten Luwu dan Toraja Utara, Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Kabupaten Tana Toraja, Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Kabupaten Enrekang dan Sidrap, Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Kabupaten Barru,
DINAS BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI PROV. SULSEL 45
Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan di Kawasan Mamminasata, Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan Ruas Gowa - Malino di Kabupaten Gowa, Pemeliharaan Rutin Jalan