BAB III : REALISASI KEGIATAN
C. Evaluasi Fasilitas, Tempat, Konsumsi dan Media
Sarana dan prasarana di Hotel Best Western Premier Solobaru - Sukoharjo sangat representatif untuk menyelenggarakan berbagai pertemuan termasuk Workshop (Bimbingan teknis). Konsumsi yang disajikan pada saat kegiatan berlangsung sesuai dengan penawaran yang disampaikan pada panitia.
1. Evaluasi Terhadap Metode Dan Media Bimbingan teknis
Media yang menjadi fasilitas kegiatan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung keberlangsungan acara. Penilaian ini dapat dilihat dalam tabel 3 berikut:
19
Tabel 3
EVALUASI PESERTA TERHADAP METODE DAN MEDIA NO JENIS EVALUASI
JAWABAN
SM % M % CM % KM % TM % JUMLAH PST % 1 Kualitas Alat Bantu dan
Media Presentasi
43 88 5 10 1 2 0 0 49 100% 2 Penataan dan
Penempatan Alat Bantu
44 90 4 8 1 2 0 0 49 100% 3 Pengaturan Waktu Bimbingan teknis 40 82 9 18 3 6 0 0 49 106% 4 Kecukupan Waktu 40 82 6 12 3 6 0 0 49 100% 5 Kesempatan Berpartisipasi dalam diskusi 44 90 4 8 1 2 0 0 49 100%
2. Evaluasi Terhadap Fasilitas Bimbingan teknis
Tabel 4
EVALUASI PESERTA TERHADAP FASILITAS BIMBINGAN TEKNIS NO JENIS EVALUASI JAWABAN SM % M % CM % KM % TM % JUMLAH PST % 1 Kenyamanan Fasilitas Bimbingan teknis (Kamar, Kelas,) 42 86 4 8 3 6 0 0 49 100% 2 Penyediaan Alat Tulis/Alat Bantu 40 82 7 14 2 4 0 0 49 100% 3
Penyediaan Bahan Ajar 42 86 9 18 % 2 4 0 0 49 108% 4 Ketepatan Penyediaan Bahan Ajar 47 96 2 4 0 0 0 0 49 100% 5 Pelayanan Administrasi
dan sikap Panitia
20
3. Evaluasi Terhadap Konsumsi
Tabel 5
EVALUASI PESERTA TERHADAP KONSUMSI NO JENIS EVALUASI
JAWABAN
SM % M % CM % KM % TM % JUMLAH PST % 1 Pengaturan Waktu
Makan dan Snack
45 92 4 8 0 0 0 0 49 100% 2 Pengaturan menu
hidangan 46 94 3 6 0 0 0 0 49 100% 3 Variasi hidangan 46 94 2 4 1 2 0 0 49 100% Keterangan Jumlah Peserta
SM : Sangat Memuaskan 47 M : Memuaskan CM : Cukup Memuaskan KM : Kurang Memuaskan TM : Tidak Memuaskan
Secara umum penyelenggaraan Bimbingan teknis Kewenangan DPRD
Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2020 bagi anggota DPRD Kabupaten Klaten ini dapat berjalan dengan baik, dan
21
PENUTUP
Kegiatan Workshop / Bimtek dengan tema “Kewenangan DPRD
Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2020” ini diselenggarakan di Hotel Best Western Premier Solobaru - Sukoharjo
pada hari Jumat s.d Minggu, tanggal 09 – 11 April 2021. Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan dan Anggota, DPRD Kabupaten Klaten sebanyak 48 (Empat puluh delapan) orang peserta dan 1 (orang) Sekretaris Dewan
Materi Workshop terdiri dari tiga sub tema dan disampaikan oleh tiga orang narasumber: (1) Drs Kunto Nuhroho, HP, M.Si (BPSDMD Prov Jawa Tengah) (2) Dr. Jaka Winarna, M.Si. (Praktisi dan Akademisi UNS); (3) Andi Bawono, M.Si, P.hD (Akademisi UMS). Ketiga narasumber yang menyampaikan materi dalam kegiatan ini memiliki kompetensi pada masing-masing materi yang disampaikan. Sarana dan prasarana pendukung kegiatan ini sangat memadai dan relevan dengan kebutuhan peserta yang sebagia Wakil Rakyat yang akan menentukan kebutuhan konstituennya.
Sarana dan prasarana Hotel Best Western Premier Solobaru - Sukoharjo, sangat representatif untuk menyelenggarakan kegiatan Workshop. Konsumsi yang disajikan pada saat kegiatan berlangsung sesuai dengan penawaran yang disampaikan pihak hotel kepada panitia. Media yang menjadi fasilitas kegiatan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung keberlangsungan acara. Pada laporan penutup ini, kami selaku penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada pimpinan DPRD kabupaten Klaten beserta sekretaris Dewan yang telah mempercayai kami untuk menyelenggerakan workshop ini. Besar harapan kami, semoga workshop ini mendatangkan manfaat bagi bapak/ibu DPRD dan warga Klaten. Dan tidak lupa kepada pihak hotel yang telah menyiapkan segala kebutuhan workshop dengan senang hati.
No. : 232/C.7-VIII/BR/III/2021 Surakarta, 5 Maret 2021 Lamp. : 1 (satu) bendel 21 Rajab 1442 H Hal : Permohonan Rekomendasi Penyelenggaraan
Workshop DPRD Kab. Klaten
Kepada Yth :
Kepala BPSDM Provinsi Jawa Tengah Di - Semarang
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Menjadi keinginan kita bersama, bahwa penyelenggaraan pemerintahan di daerah, khususnya oleh DPRD, dapat lebih bermakna dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat secara keseluruhan, yakni terwujudnya tujuan otonomi daerah yang berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkan tujuan tersebut diperlukan upaya peningkatan kemampuan SDM DPRD, khususnya melalui pendalaman materi. Untuk maksud itulah, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UMS berencana untuk menyelenggarakan Workshop untuk DPRD Kabupaten Klaten.
Workshop ini in-syaa Allah dilaksanakan besok pada:
Hari, tanggal : Jum'at s/d Minggu, Tanggal 9 s/d 11 April 2021 Tempat : Hotel Best Western Premier Solobaru - Sukoharjo.
Tema : “Kewenangan DPRD Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2020”
Besar harapan kami agar Bapak berkenan memberikan rekomendasi untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.
Demikianlah permohonan ini kami sampaikan, atas perkenan dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
R e k t o r,
Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si.
Tembusan: 1. Gubernur Jawa Tengah 2. Sekwan Kabupaten Klaten 3. Arsip.
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Jl. A.Yani Tromol Pos I Pabelan Kartasura Surakarta 57102 Telp :717417 Psw 122/162 Fax. 0271-715448 http://www.ums.ac.id E-mail: [email protected]
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH
BADAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH
Jalan Setiabudi Nomor 201 A Semarang Kode Pos 50263
Telepon 024-7473066 Faksimile 024-7473701 Laman http://bpsdmd.jatengprov.go.id Surat Elektronik [email protected]
Semarang, 12 Maret 2021 Nomor : 073.3/PT06/252.426/2021 Kepada :
Lampiran : 1 (satu) bendel
Perihal : Rekomendasi Penyelenggaraan Workshop Bagi Pimpinan Dan Anggota DPRD Kabupaten Klaten
Rektor Universitas Muhamadiyah Surakarta
di
TEMPAT
Menunjuk Surat Rektor Universitas Muhamadiyah Surakarta Nomor 232/C.7-VIII/BR/III/, tanggal 05 Maret 2021, hal Rekomendasi Penyelenggaraan Workshop Bagi Pimpinan Dan Anggota DPRD Kabupaten Klaten, dengan hormat disampaikan bahwa kami telah memeriksa berkas kelengkapan dokumen yang telah diajukan dan dengan ini menyatakan memberikan rekomendasi pelaksanaan kegiatan Kewenangan DPRD Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2020 yang akan dilaksanakan pada tanggal 09 April 2021 sampai dengan 11 April 2021 bertempat di Hotel Best Western Premier Solobaru -Sukoharjo.
Sehubungan dengan itu, diminta perhatian Saudara untuk hal-hal sebagai berikut:
1. Proses penyelenggaraan kegiatan dimaksud agar berpedoman pada Permendagri Nomor 133 Tahun 2017 sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 14 tahun 2018 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 133 Tahun 2017 tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota; 2. Teknis penyelenggaraan kegiatan wajib berpedoman pada Keputusan Menteri
Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 440-842 tahun 2020 tanggal 31 Mei 2020 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 440-830 Tahun 2020 dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: HK.01.07/Menkes/382/2020 tanggal 19 Juni 2020 antara lain, sebagai berikut:
a. Tempat pelaksanaan pendalaman tugas harus dalam kategori zonasi risiko tidak terdampak atau tidak ada kasus atau risiko rendah, berdasarkan data zonasi risiko yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dalam
penanganan Covid-19;
b. Jumlah peserta dalam satu kegiatan tidak boleh lebih dari 50 (lima puluh) orang dan menempati paling banyak 50% dari kapasitas ruangan serta wajib menjaga jarak minimal 1.5 meter;
c. Akomodasi peserta 1 kamar untuk 1 orang;
d. Hal-hal lain yang diatur dalam protokol kesehatan Covid-19;
3. Materi kegiatan dimaksud mengacu pada usulan proposal yang meliputi: a. Wawasan Kebangsaan tentang Otonomi Daerah;
b. Bentuk-Bentuk Pertanggungjawaban Kepala Daerah Menurut Peraturan Perundang-Undangan;
c. Fungsi Pengawasan DPRD Kabupaten/Kota Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati/Walikota;
4. Penyelenggaraan berpedoman pada Surat Kepala BPSDM Kementerian Dalam Negeri Nomor 895.3/4007/BPSDM, hal Pelaksanaan Pendalaman Tugas bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Tatanan Adaptasi Kebiasaan Baru, tanggal 17 Juli 2020 dan menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara;
5. Anggaran kegiatan dimaksud agar dikelola sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan administrasi pertanggungjawaban keuangan menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara;
6. Penyelenggara harus melaporkan pelaksanaan kegiatan dimaksud secara tertulis kepada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah paling lambat 7 (tujuh) hari setelah penutupan. Laporan dimaksud mendeskripsikan seluruh proses pembelajaran sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku;
7. BPSDMD Provinsi Jawa Tengah akan menugaskan 1 (satu) orang Pegawai BPSDMD Provinsi Jawa Tengah guna melaksanakan tugas monitoring dan evaluasi terhadap efektivitas penyelenggaraan kegiatan dimaksud. Hasil monitoring dan evaluasi disampaikan kepada Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah sebagai bahan kajian untuk penyempurnaan dan penetapan pelaksanaan kegiatan sejenis berikutnya;
8. Permohonan nomor registrasi disampaikan kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri yang ditandatangani oleh Rektor dengan melampirkan data kehadiran peserta;
9. Dalam hal pelaksanan pendalaman tugas tidak sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan dalam menghadapi Pandemi Covid-19 maka rekomendasi tidak berlaku dan tidak akan diterbitkan nomor registrasi;
10. Informasi dan koordinasi lebih lanjut dapat menghubungi BPSDMD Provinsi Jawa Tengah u.p. Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Penjaminan Mutu melalui Telepon/Faksimile (024) 7473066 extention 108 / (024) 7473701
Demikian untuk menjadikan perhatian dan atas kerjasamanya disampaikan terima kasih.
a.n. GUBERNUR JAWA TENGAH Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah
Drs. MOHAMAD ARIEF IRWANTO, M.Si Pembina Utama Madya
NIP. 19680614 199001 1 001 TEMBUSAN disampaikan kepada :
1. Gubernur Jawa Tengah;
2. Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah; 3. Bupati Klaten;
PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA
SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN KLATEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA (UMS)
TENTANG
PENYELENGGARAAN BIMBINGAN TEKNIS (BIMTEK)/WORKSHOP PIMPINAN DAN ANGGOTA DPRD KABUPATEN KLATEN
Nomor SETWAN : 045.71/2468/10 Nomor UMS : 239/C.7-VIII/BR/III/2021
Pada hari ini Rabu tanggal 05 Maret 2021 (lima maret dua ribu dua puluh satu), kami yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : ANANG WIDJATMOKO, S.H, M.M.
Jabatan : Sekretaris DPRD Kabupaten Klaten
Alamat : Jl. Pemuda No. 294, Klaten.
Bertindak sebagai Pihak Pertama.
Dalam hal ini bertindak dan atas nama Sekretariat DPRD Kabupaten Klaten dan untuk selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.
Nama : Prof. Dr. SOFYAN ANIF, M.Si.
Jabatan : Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
Alamat : Jln. A. Yani Tromol Pos I Pabelan, Kartasura, Surakarta 57102
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Universitas Muhammadiyah Surakarta, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama selanjutnya disebut PARA PIHAK
Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Permendagri Nomor 133 Tahun 2017 tentang Orientasi dan Pendalaman Tugas Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, dengan ini menerangkan bahwa kami dari kedua belah pihak menyepakati untuk melakukan kerja sama penyelenggaraan Bimtek/Workshop bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Klaten melalui pola kemitraan dengan ketentuan sebagai berikut:
Pasal 1
MAKSUD DAN TUJUAN
Perjanjian kerja sama ini dimaksudkan untuk menyelenggarakan Bimtek/Workshop bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Klaten dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dan/atau memperoleh manfaat yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, dan untuk lebih meningkatkan hubungan kelembagaan antara kedua belah pihak, serta untuk meningkatkan kualitas pengetahuan dan kemampuan anggota DPRD Kabupaten Klaten serta sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.
Pasal 2
PEMBIAYAAN, WAKTU DAN TEMPAT BIMBINGAN TEKNIS (BIMTEK)/WORKSHOP
Pembiayaan Kegiatan Bimtek/Workshop ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2021. Bimtek/Workshop ini dilaksanakan pada hari Jum'at s/d Minggu, Tanggal 9 s/d 11 April 2021, dan bertempat di Hotel Best Western Premier Solobaru - Sukoharjo.
Pasal 3
HAK DAN KEWAJIBAN
Masing-masing pihak mempunyai Hak dan Kewajiban sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA berhak menerima dari PIHAK KEDUA berupa seluruh aspek pembelajaran Bimtek/Workshop Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Klaten.
2. Hak dan Kewajiban PIHAK PERTAMA antara lain: a. Menyiapkan Peserta Bimtek/Workshop;
b. Berhak mendapatkan fasilitas pembelajaran, makalah digital, dan sertifikat dari Penyelenggara;
c. Wajib menyerahkan biaya kontribusi penyelenggaraan Bimtek/Workshop sebesar Rp. 2.200.000,- (dua juta dua ratus rupiah) per peserta kepada PIHAK KEDUA; d. Menandatangani sertifikat.
e. Memberikan data, informasi dan keterangan-keterangan yang diperlukan PIHAK KEDUA selama dalam ruang lingkup kegiatan Bimtek/Workshop.
f. Berhak mendapatkan laporan pelaksanaan Bimtek/Workshop dari PIHAK KEDUA.
3. Hak dan Kewajiban PIHAK KEDUA antara lain:
a. Berhak mendapatkan dana kontribusi keikutsertaan Bimtek/Workshop sebesar Rp. 2.200.000,- (dua juta dua ratus rupiah) per peserta.
b. Berhak memperoleh data/informasi terkait Penyelenggaraan Bimtek/Workshop dari Sekretariat DPRD Kabupaten Klaten.
c. Wajib melakukan permohonan rekomendasi pelaksanaan Bimtek/Workshop kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Tengah, memberikan fasilitas pembelajaran, makalah digital, dan sertifikat dari Penyelenggara;
d. Wajib melakukan evaluasi dan menyampaikan laporan pelaksanaan Bimtek/Workshop kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Tengah.
e. Wajib menyampaikan laporan pelaksanaan Bimtek kepada PIHAK PERTAMA.
Pasal 4
KETENTUAN LAIN-LAIN
Hal-hal yang belum diatur dalam PERJANJIAN ini akan diatur kedua belah pihak dalam perjanjian kerja tersendiri.
(1) Semua lampiran-lampiran, perjanjian-perjanjian tambahan (adendum) yang dibuat sehubungan dengan PERJANJIAN ini adalah merupakan bagian dan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari PERJANJIAN ini.
(2) PERJANJIAN ini diatur dan tunduk sepenuhnya pada hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
(3) PERJANJIAN ini tidak akan diubah, diganti dan/atau dimodifikasi kecuali dengan Perjanjian atau instrumen tertulis lain yang disepakati oleh PARA PIHAK dan ditandatangani oleh wakil-wakil yang sah dari masing-masing pihak.
(4) PERJANJIAN ini atau setiap hak dan kewajiban yang tercakup di dalamnya tidak akan dialihkan oleh masing-masing pihak tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak lainnya.
(5) PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepakat mematuhi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 19 (Covid-19) selama kegiatan ini berlangsung.
Pasal 5
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
(1) Apabila terjadi perselisihan di antara PARA PIHAK, diusahakan diselesaikan dengan musyawarah antara kedua belah pihak.
(2) Apabila musyawarah tidak menyelesaikan masalah, penyelesaian dilakukan di Pengadilan Negeri yang disepakati oleh PARA PIHAK.
Pasal 6
KETENTUAN PENUTUP
(1) Perjanjian Kerja sama ini dibuat rangkap 2 (dua) asli, bermaterai Rp. 10.000, - masing-masing sama bunyinya dan mempunyai kekuatan hukum yang sama. 1 (satu) rangkap untuk PIHAK PERTAMA dan 1 (satu) rangkap untuk PIHAK KEDUA.
(2) Perjanjian Kerja sama ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan oleh karena itu mengikat bagi kedua belah pihak.
PIHAK PERTAMA
Sekretaris DPRD Kabupaten Klaten
ANANG WIDJATMOKO, S.H, M.M.
Pembina Tk. I NIP. 1968080903 1 003
PIHAK KEDUA Rektor UMS
Prof. Dr. SOFYAN ANIF, M.Si. Guru Besar
PROPOSAL
WORKSHOP
KEWENANGAN DPRD TERHADAP
LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNG
JAWABAN (LKPJ) BUPATI TAHUN 2020
UNTUK DPRD KABUPATEN KLATEN
LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Hari Jum'at s/d Minggu, Tanggal 9 s/d 11 April 2021
Di Best Western Premier Solobaru - SukoharjoA. LATAR BELAKANG
Sebelum reformasi, Kepala Daerah berkewajiban memberikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepada DPRD. Selain kewenangan tersebut DPRD mempunyai a). hak interpelasi adalah DPRD untuk meminta keterangan kepada kepala daerah mengenai kebijakan pemerintah daerah yang penting dan strategis yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat, daerah dan negara. b). hak angket adalah pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD untuk melakukan penyelidikan terhadap suatu kebijakan tertentu kepala daerah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan masyarakat, daerah dan negara yang diduga bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. c). hak menyatakan pendapat adalah hak DPRD menyatakan pendapat terhadap kebijakan kepala daerah atau mengenai kejadian luar biasa yang terjadi di daerah disertai dengan rekomendasi penyelesaiannya atau sebagai tindak lanjut pelaksanaan hak interpelasi dan hak angket.
Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999 telah memberikan peluang kepada DPRD dalam menjalankan tugas pengawasan kepada Kepala Daerah agar tidak bertindak berlebihan dalam mengambil kebijakannya sebagai kepala penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pasal 46 Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999 mengisyaratkan bahwa Kepala Daerah dapat diberhentikan oleh DPRD apabila perbaikan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahunan ditolak oleh DPRD.
Namun setelah terbitnya UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah telah menggeser format legislave heavy atau peran DPRD lebih kuat manjadi executive
heavy dalam artian posisi Kepala Daerah lebih dominan, yakni Kepala Daerah sudah
tidak lagi dipilih oleh DPRD tetapi dipilih oleh rakyat secara demokratis dan Kepala Daerah tidak memberikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepada DPRD melainkan hanya memberikan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) terkait pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hal ini diatur pada Pasal 71 UU No. 23 Tahun 2014 yang menyatakan: (1) Laporan keterangan pertanggungjawaban memuat hasil penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. (2) Kepala daerah menyampaikan laporan keterangan pertanggungjawaban kepada DPRD yang dilakukan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. (3) Laporan keterangan pertanggungjawaban kepada DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dibahas oleh DPRD untuk rekomendasi perbaikan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
Dengan demikian, dalam rangka meningkatkan pemahaman anggota DPRD tentang tugas, fungsi, dan kewenangannya terutama mengenai fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Klaten terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun 2020, kami dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Surakarta bermaksud menyelenggarakan kegiatan Workshop untuk DPRD Kabupaten Klaten dengan tema: “Kewenangan DPRD Terhadap Laporan
Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2020”.
B. TUJUAN
Tujuan dari diselenggarakannya bimbingan teknis (Workshop) ini adalah memfasilitasi anggota DPRD guna meningkatkan pemahaman dan kompetensi tentang fungsi pengawasan terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun 2020. Adapun sasaran yang diharapkan dari diselenggarakannya Workshop ini yaitu:
1. Peserta mampu memahami wawasan kebangsaan tentang otonomi daerah
2. Peserta mampu memahami bentuk-bentuk pertanggungjawaban kepala daerah menurut peraturan perundang-undangan
3. Peserta mampu memahami fungsi pengawasan DPRD kabupaten/kota terhadap laporan keterangan pertanggung jawaban (LKPJ) bupati/walikota
C. MATERI DAN NARASUMBER
Materi yang disampaikan dalam Workshop ini mencakup tugas pokok dan fungsi DPRD, dengan narasumber yang mempunyai kemampuan mendalam dan komprehensif atas materi tersebut. Adapun materi dan narasumber tersebut adalah:
1. Wawasan Kebangsaan tentang Otonomi Daerah (Kepala BPSDM Prov. Jawa Tengah)
2. Bentuk-Bentuk Pertanggungjawaban Kepala Daerah Menurut Peraturan Perundang-Undangan
(Akademisi)
3. Fungsi Pengawasan DPRD Kabupaten/Kota Terhadap Laporan Keterangan
Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati/Walikota
D. METODE PELAKSANAAN WORKSHOP
Metode yang hendak digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan model partisipatoris, yakni diawali dengan ceramah, kemudian dilanjutkan dengan dialog secara aktif. Dengan model ini diharapkan akan diperoleh pengetahuan dan pemahaman materi secara kritis dan mendalam. Lebih dari itu adalah dicapai suatu pengetahuan dan pemahaman teoritik dan aplikatif.
E. PESERTA, KONTERIBUSI DAN SERTIFIKASI
Kegiatan Workshop ini diharapkan diikuti oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Klaten. Setiap peserta dibebani beaya sebesar Rp. Rp. 2.200.000,- (dua juta dua ratus rupiah) dan akan mendapatkan fasilitas pembelajaran, makalah digital, dan sertifikat dari Penyelenggara.
F. PERSONALIA PENYELENGGARA
Personalia kegiatan Workshop adalah sebagai berikut: Penanggung jawab : Rektor UMS
Pengarah : Agus Ulinuha, Ph.D (Ketua LPPM UMS)
Dr. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si. (Wk. Ketua LPPM UMS)
Koordinator : Sudaryono, S.H., M.Hum. Sekretaris : Labib Muttaqin, S.H, M.H.
Tugiyanti, S.E. Bendahara : Tri Raharjo
Sie. Persidangan & Protokoler : M. Junaidi, S.Ag, S.H, M.Ag. Sie. Pembantu umum : Agung S
Aan Sofyan, S.Pt.
G. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN
Pelaksanaan kegiatan Workshop direncanakan di Hotel Best Western Premier Solobaru - Sukoharjo. Adapun waktu pelaksanaan kegiatan insya Allah dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, yaitu Jum'at s/d Minggu, Tanggal 9 s/d 11 April 2021.
H. JADWAL KEGIATAN*
Hari, Tanggal Waktu Keterangan, Materi Dan Narasumber
Jum’at 9 April 2021
13.00 - 18.00 Check In dan Registrasi di Hotel 18.00 - 19.30 MAKAN MALAM
20.00 - 20.30 Pembukaan (Oleh: Rektor UMS)
Penjelasan Pelaksanaan Workshop (Pelaksana)
20.30 - 23.00 Coffee Break
Materi I:
“Wawasan Kebangsaan tentang Otonomi Daerah”
(Kepala BPSDM Prov. Jawa Tengah)
Sabtu, 10 April 2021
06.00 - 08.30 MAKAN PAGI
08.30 - 10.30 Materi II:
“Bentuk-Bentuk Pertanggungjawaban Kepala Daerah Menurut Peraturan Perundang-Undangan”
(Akademisi)
10.30 - 11.00 Coffe break
11.00 - 12.00 Dilanjutkan Diskusi dan Pendalaman Materi
12.00 - 14.00 ISHOMA
14.00 - 16.00 Materi III:
“Fungsi Pengawasan DPRD Terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati/Walikota”
(Akademisi)
16.00 - 16.30 Coffe break
16.30 - 17.30 Dilanjutkan Diskusi dan Pendalaman Materi
17.30 … Istirahat dan Makan Malam Minggu,
11 April 2021
06.00 - 08.30 MAKAN PAGI
09.00 - 11.00 Evaluasi dan Penutupan
11.00 - Selesai Check Out
*Catatan: Sesuai dengan situasi dan kondisi yang tak terduga, jadwal acara ini dapat berubah secara fleksibel.
Surakarta, 1 Maret 2021 An. Ketua LPPM UMS Koordinator Penyelenggara
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB ATAS PENYELENGGARAAN PENDALAMAN TUGAS BAGI
PIMPINAN DAN ANGGOTA DPRD TAHUN 2021
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
I. Nama : Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom Jabatan : Ketua
Instansi : DPRD Kabupaten Klaten Selanjutnya disebut Pihak I (Pertama)
II. Nama : Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. Jabatan : Rektor
Instansi : Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Selanjutnya disebut Pihak II (Kedua)
MENYATAKAN
1. Bahwa bersedia menyelenggarakan kegiatan Pendalaman Tugas bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Klaten Tahun 2021 dengan berpedoman dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 19 (Covid-19).
2. Apabila di kemudian hari terjadi hal-hal yang berdampak pada kondisi peserta, maka kami bersedia untuk bertanggungjawab sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Demikian surat pernyataan ini kami buat dalam keadaan sadar, tanpa paksaan dan dibuat dengan sebenarnya.
Surakarta, 05 Maret 2021 Yang membuat Pernyataan,
1
CATATAN STRATEGIS KOMISI I DPRD Terhadap LKPJ BUPATI KLATEN TAHUN 2020 Tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan
PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN
Berikut Pembahasan Urusan penyelenggaraan pemerintahan pada Komisi I.
1. Urusan Ketentraman, Ketertiban Umum dan perlindungan Masyarakat Beberapa catatan kritis berkenaan dengan penyelenggaraan urusan wajib Ketrentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat adalah:
a. Program urusan wajib pelayanan dasar di bidang Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat dilaksanakan oleh Kantor Kesbangpol dan Satpol PP. Urusan Wajib pelayanan dasar tersebut mendapat alokasi Belanja Langsung sebesar Rp.6.743.978.000,- dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 6.364.852.426,- atau 94,38%. Adapun alokasi belanja tidak langsung sebesar Rp. 6.284.667.000,- Dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 5.528.099.237,- atau sebesar 87,96%.
Realisasi anggaran baik belanja langsung (94,38%) maupun belanja tidak langsung (87,96%) sudah lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya namun demikian untuk realisasi anggaran belanja tidak langsung masih jauh dari anggaran yang ditetapkan. Realisasi yang tidak sesuai target bukan saja kurang memanfaatkan dana yang telah dialokasikan yang berarti mengganggu jalannya percepatan pembangunan, tetapi juga penyusunan perencanaan program dan penganggaran kurang matang, sekaligus menyimpang dari kesepakatan yang telah dituangkan dalam APBD TA 2020. Sebagai catatan dalam pembahasan RAPBD untuk tahun-tahun mendatang, OPD pelaksana Urusan Ketrentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat