Bab VII EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN
7.4 Evaluasi Hasil Belajar
a.
Evaluasi Hasil Belajar terdiri dari Evaluasi Blok, Evaluasi Non-Blok, dan Evaluasi Penunjang.b.
Evaluasi Blok terdiri dari evaluasi komponen Blok: 1) evaluasi Matakuliah Disiplin Ilmu (Kuliah dan Praktikum) yang berintegrasi dalam Blok terkait, 2) evaluasi Modul Blok, dan 3) evaluasi keterampilan.c.
Evaluasi Non-Blok terdiri dari Evaluasi PBL, Metodologi, Tugas Akhir, dan PKNM.d.
Evaluasi Penunjang terdiri dari: Perbaikan Ujian Blok, Semester Pendek, Ujian Khusus, dan Ujian Kemajuan Belajar (Progress test).e.
Evaluasi Hasil Belajar dilakukan dalam 3 tahap: skoring (pemberian angka), grading (transformasi angka kedalam Nilai), dan pengambilan keputusan (lulus/tidak lulus)f.
Kriteria pembuatan soal sesuai dengan kriteria yang diterapkan Unit Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) FKUB.g.
Proses Evaluasi masing-masing komponen Blok digambarkan sebagai berikut:Gambar 7.1 Proses Evaluasi Komponen Blok (yang berkaitan dengan MKDI-A)
7.4.1 Evaluasi Hasil Belajar Blok
7.4.1.1 Evaluasi Matakuliah Disiplin Ilmu (MKDI)
a.
Evaluasi MKDI meliputi ujian MKDI dan Ujian Praktikum MKDI.b.
Evaluasi MKDI dilakukan oleh Laboratorium terkait, dilaksanakan pada tempat dan jadwal sesuai jadwal pembelajaran Blok yang disusun oleh Tim Blok dan ditetapkan oleh Jurusan.c.
Jumlah soal, jenis ujian (MCQ), tingkat kedalaman soal, pembobotan, scoring, grading dari ujian MKDI ditentukan oleh masing-masing Laboratorium, disusun dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.UJIAN MKDI-A (TERMASUK PRAKTIKUM ) UJIAN MKDI-A PADA BLOK- BLOK LAIN UJIAN MODUL MKK (BLOK-X) ASESMEN SKILL ASSESSMEN SKILL LAINNYA TRANSKRIP AKADEMIK MKDI-A TRANKRIP AKADEMIK MKK/BLOK-X SERTIFIKAT KOMPETENSI
d.
Evaluasi Praktikum dirancang dan dilaksanakan oleh Laboratorium terkait, alokasi waktu di usulkan Laboratorium kepada Tim Blok yang selanjutnya ditetapkan oleh Jurusan. Tempat pelaksanaan ujian praktikum di Laboratorium masing-masing.e.
Apabila di dalam MKDI dibelajarkan modul MKDI (yang sifatnya non-integrasi), maka nilai modul tersebut merupakan bagian dari skor kognitif MKDI.f.
Skor Akhir MKDI dihitung dari skor kognitif dan skor praktikum yang pembobotannya diserahkan kepada Laboratorium masing-masing.g.
Skor Akhir MKDI tidak dikonversikan ke dalam nilai dan menjadi sebagian dari skor MKK/Blok.h.
Skor akhir MKDI ini juga menjadi bagian untuk diperhitungkan oleh Laboratorium terkait sebagai bagian Nilai MKDI yang bersangkutan dalam Transkip Akademik.i.
Total skor MKDI baru dikonversikan ke dalam nilai pada Transkrip Akademik (pada tahap akhir program Sarjana Kedokteran).7.4.1.2 Evaluasi Modul MKK
a. Ujian Modul MKK (modul terintegrasi) dilakukan oleh Tim Blok/MKK, dilaksanakan pada tempat dan jadwal sesuai jadwal pembelajaran Blok yang disusun oleh Tim Blok dan ditetapkan oleh Jurusan.
b. Materi ujian adalah kontribusi materi dari MKDI yang berintegrasi dengan jumlah soal masing-masing ditentukan oleh Tim Blok.
c. Jumlah soal, jenis ujian (MCQ), tingkat kedalaman soal, pembobotan, scoring, grading ujian MKDI ditentukan oleh Tim Blok. Disusun dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
d. Konstruksi Ujian Modul diharapkan menyesuaikan dengan konstruksi Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI).
e. Skor Ujian Modul MKK merupakan bagian dari skor Blok/MKK. g. Skor Ujian Modul MKK tidak dikonversikan kedalam Nilai. 7.4.1.3 Evaluasi Keterampilan
a. Evaluasi untuk Keterampilan Klinik pada Semester I dan II yang umumnya tidak termasuk dalam suatu Sistim tertentu dilakukan dengan lembar observasi.
1) Lembar observasi keterampilan klinik disusun berdasarkan variabel-variabel yang diobservasi dengan menggunakan skor masing-masing pada skala Lickert. 2) Dikonversikan kedalam Nilai dengan pedoman:
Skor > 80 diberi sebutan “lulus (passed)”
Skor ≤ 80 diberi sebutan “gagal (failed)”
3) Nilai konversi digunakan sebagai dasar untuk memberikan Sertifikat Kompetensi. 4) Untuk nilai “gagal (failed)”, dilakukan perbaikan nilai keterampilan pada saat
pembelajaran keterampilan yang sama.
b. Evaluasi keterampilan pada Semester III dan selanjutnya yang berbasis pada Sistim, merupakan evaluasi terhadap komponen-komponen keterampilan pada setiap Sistim menggunakan lembar observasi.
1) Komponen evaluasi:
Anamnesis/Keterampilan Berkomunikasi Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan Penunjang
2) Evaluasi komponen diatas ditambah evaluasi Keterampilan Diagnosis, Merancang Terapi, dan Pelaporan (reporting).
3) Skor keterampilan klinik dalam satu Blok diperhitungkan diantara skor-skor diatas dengan pembobotan tertentu.
4) Skor keterampilan klinik:
Dikonversikan kedalam nilai “lulus (passed)” dan “gagal (failed)” sebagai dasar
untuk memberikan Sertifikat Kompetensi.
Tanpa konversi, skor ini akan menjadi bagian dari Skor Akhir Blok/MKK. 5) OSCE (Objective Structured Clinical Examination)
Pada akhir setiap Blok diadakan 1 kali OSCE. OSCE dirancang dalam sejumlah
“station” yang mewakili materi skill/Sistim dalam Blok terkait.
6) Skor Akhir Keterampilan pada Blok itu adalah:
Skor Akhir Keterampilan = Skor Keterampilan MKK/Blok + Skor OSCE 2
c. Bagi mahasiswa yang tidak mengikuti pembelajaran skill tanpa alasan yang dibenarkan fakultas, tidak diperbolehkan mengikuti OSCE.
7.4.1.4 Nilai Blok (Nilai MKK / Nilai Kompetensi)
Skor Akhir Keterampilan Klinik pada Semester III dan selanjutnya tersebut diatas digabung dengan Skor Modul MKK (integrasi) dan MKDI untuk menjadi Skor Akhir Blok yang ditentukan dengan rumus :
Nilai Blok = 1x Skor MKDI + 2x Skor Modul MKK+ 1x Skor Akhir Keterampilan 4
7.4.2 Evaluasi Hasil Belajar Non-Blok
Pembelajaran Non-Blok terdiri dari PBL, Metodologi, Tugas Akhir dan PKNM. 7.4.2.1 Penilaian PBL
Oleh karena tujuan utama pembelajaran PBL adalah mengembangkan keterampilan belajar, maka proses pembelajaran diberikan pembobotan yang lebih besar dan terhadap hasil ujian PBL tidak ada perbaikan.
Nilai PBL pada setiap semester dihitung sebagai berikut: Nilai PBL = 2x Nilai Diskusi + 1x Ujian tulis PBL 3
7.4.2.2 Evaluasi Metodologi
Oleh karena pembelajaran MK Metodologi tidak menggunakan sistem end block, maka disyaratkan kehadiran mahasiswa 80%.
a. Evaluasi Metodologi-1: 1) Ujian tulis
2) Tugas terstruktur 3) Seminar
b. Evaluasi Metodologi-2: 1) Ujian tulis 2) Tugas modul
Nilai Akhir = 60% Ujian Tulis (MCQ) + 40% Tugas Modul
c. Evaluasi Metodologi-3 (Metodologi Riset): 1) Ujian tulis
2) Proposal
Nilai Akhir = 40% Ujian Tulis (MCQ) + 60% Nilai Proposal
7.4.2.3 Evaluasi Tugas Akhir
a. Penilaian ujian Tugas Akhir meliputi:
1) Penilaian Proses Penulisan Tugas Akhir dan Penilaian Selama Ujian dengan bobot masing-masing 50%
2) Penilaian Proses Penulisan oleh Pembimbing meliputi Sikap (40%), Pengetahuan keilmuan (40%), Kreativitas Keilmuan (20%)
3) Penilaian Selama Ujian oleh Majelis Penguji meliputi Naskah (40%), Penyajian (40%), Pengetahuan keilmuan (20%).
b. Penentuan Nilai Akhir:
Nilai akhir ujian Tugas Akhir diputuskan melalui musyawarah Majelis Penguji. Nilai akhir ujian dinyatakan dengan skor yang kemudian dikonversi ke dalam huruf A, B+, B, C+, C, D+, D atau E. Atas kesepakatan Majelis Penguji, nilai (huruf) tersebut dapat diumumkan kepada mahasiswa pada saat selesai ujian.
c. Mahasiswa dinyatakan “lulus” apabila sekurang-kurangnya memperoleh nilai C. Dalam hal revisi dianggap cukup banyak, Ketua Penguji boleh mengumumkan dengan kata
“lulus” saja.
d. Mahasiswa yang dinyatakan belum lulus ujian harus melaksanakan keputusan Majelis Penguji.
7.4.2.4 Program Kerja Nyata Mahasiswa (PKNM)
a. Supervisi oleh Pembimbing dilakukan sebanyak 2 kali pada saat awal dan akhir kegiatan intervensi
b. Evaluasi kegiatan PKNM terdiri dari :
Evaluasi “input” meliputi Ujian Pembekalan
Evaluasi “Proses” meliputi penilaian terhadap kinerja dan progress kegiatan mahasiswa melalui Buku Log masing-masing
Evaluasi “Out put” meliputi Nilai Proposal, Nilai Laporan dan Nilai Presentasi
c. Nilai Akhir (NA) dihitung dengan menggunakan rumus :
(1x Nilai “Input”) + (2x rerata Nilai Proses) + (2x rerata Nilai “Output”) Nilai Akhir PKNM =
d. Bagi mahasiswa yang memiliki nilai SKK ≥3, maka rerata Nilai Evaluasi Proses menggunakan kriteria:
SKK 3-10 setara dengan nilai skor 80 SKK >10 setara dengan nilai skor 85