• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Kewajaran Harga

Dalam dokumen PELATIHAN KEPALA PROYEK BANGUNAN GEDUNG (Halaman 62-66)

PRAKUALIFIKASI CALON PENYEDIA JASA PEMBORONGAN

4.7 EVALUASI PENAWARAN

4.7.3 Evaluasi Kewajaran Harga

Analisa harga satuan tidak dapat dipakai sebagai acuan untuk menggugurkan penawaran secara teknis.

Penawaran yang memenuhi persyaratan teknis akan dilanjutkan dengan evaluasi kewajaran penawaran harga. Penawaran yang tidak memenuhi syarat teknis dinyatakan gugur.

4.7.3 Evaluasi Kewajaran Harga

Evaluasi kewajaran harga meliputi hal-hal sebagai berikut :  Total harga penawaran terhadap pagu anggaran;

 Total harga yang ditawarkan secara keseluruhan dan atau bagian/unsur-unsurnya;

 Bilamana terdapat perbedaan antara penulisan nilai dalam angka dan huruf, maka nilai penawaran yang diakui adalah nilai dalam penulisan huruf;

 Koreksi aritmatik atas kesalahan penjumlahan dan perkalian volume dengan harga satuan, dilakukan dengan ketentuan bahwa harga satuan yang ditawarkan peserta tidak boleh diubah;

 Hasil koreksi aritmatik dapat mengubah nilai atau urutan penawaran menjadi lebih tinggi atau lebih rendah terhadap urutan penawaran semula.

 Preferensi harga atas penggunaan produksi dalam negeri

Sesuai dengan Bab II Lampiran I Keppres No. 80 Tahun 2003, bahwa prosedur pelaksanaan evaluasi penawaran adalah sebagai berikut :

1. Evaluasi Administrasi

a. Memenuhi / melengkapi surat-surat yang diminta sesuai dokumen pengadaan dan isinya adalah benar serta ditandatangani oleh orang yang berwenang;

b. Dokumen penawaran yang masuk menunjukkan adanya persaingan yang sehat dan tidak menunjukkan adanya indikasi kolusi;

c. Jaminan penawaran memenuhi, jika :

1). diterbitkan oleh Bank Umum atau perusahaan asuransi kerugian

2). masa berlakunya jaminan penawaran tidak kurang dari jangka waktu yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan

3). nama peserta lelang sama dengan nama yang tercantum dalam jaminan penawaran, besarnya jaminan penawaran tidak kurang dari nilai yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan

4). besar jaminan penawaran dicantumkan dalam angka dan huruf

5). nama pengguna barang/jasa yang menerima jaminan penawaran sama dengan nama pengguna barang/jasa

6). paket pekerjaan yang dijaminan sama dengan paket pekerjaan yang dilelang 7). isi jaminan penawaran sesuai dengan ketentuan dalam dokumen penawaran Catatan :

Apabila ada hal-hal yang kurang jelas atau meragukan dalam jaminan penawaran perlu klarifikasi dengan pihak terkait tanpa mengubah substansinya.

d. Surat penawaran memenuhi, jika :

1). Ditandatangani oleh pemimpin/direktur utama atau penerima kuasa dari pemimpin/direktur utama yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya atau kepala cabang perusahaan atau pejabat yang menurut perjanjian kerjasama adalah orang yang berhak mewakili perusahaan yang bekerjasama;

2). Jangka waktu berlaku surat penawaran tidak kurang dari waktu yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan

3). Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan tidak melebihi jangka waktu yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan

4). Bermeterai dan bertanggal

e. Setiap jenis/item pekerjaan pada daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan dengan sistem satu sampul diisi dengan lengkap, sedangkan kontrak lumpsum, daftar kuantitas dan harga hanya sebagai pelengkap

f. Analisis harga satuan pekerjaan utama dirinci dengan lengkap; g. Telah melunasi kewajiban membayar pajak tahun terakhir;

Catatan :

Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis, yang tidak memenuhi syarat dinyatakan gugur administrasi

2. Evaluasi Teknis

Penawaran dinyatakan memenuhi persyaratn teknis apabila:

a. Metode pelaksanaan memenuhi persyaratan substantif dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan;

b. Jadwal waktu pelaksanaa memenuhi syarat tidak melewati/melampui ketentuan dalam dokumen pengadaan;

c. Jumlah, jenis dan kapasitas peralatan sesuai dengan dokumen pengadaan; d. Spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dokumen pengadaan;: e. Personil inti sesuai dengan persyaratan dalam dokumen pengadaan serta

posisinya dalam manajemen pelaksanaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan;

f. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan syarat, yang ditentukan dalam dokumen pengadaan

g. Memenuhi syarat teknis lainnya yang ditetapkan dalam dokumen pengadaan.

Catatan :

Apabila dalam usulan teknis ada hal-hal yang kurang jelas, dilakukan klarifikasi dan negosiasi. Penawaran yang memenuhi persyaratan teknis dilanjutkan dengan evaluasi kewajaran harga, yang tidak memenuhi dinyatakan gugur teknis

3. Evaluasi Kewajaran Harga

Dalam sistem 1 (satu) sampul, evaluasi kewajaran harga dapat langsung dilakukan, untuk sistem 2 (dua) sampul, mengumumkan hasil evaluasi administrasi dan teknis serta mengundang yang lulus untuk menyaksikan pembukaan sampul ke dua, sedangkan untuk 2 (dua) tahap, mengumumkan hasil evaluasi administrasi dan teknis serta meminta yang lulus memasukan surat penawaran harga.

Adapun unsur-unsur yang diteliti dan dinilai dalam evaluasi kewajaran harga meliputi: a. Daftar kuantitas dan harga yang diteliti dan dinilai adalah hal-hal pokok atau

penting meliputi :

1). Total harga penawaran terhadap pagu anggaran :

a) apabila total harga penawaran melebihi pagu anggaran dinyatakan gugur; b) apabila semua harga penawaran di atas pagu anggaran dilakukan lelang

b. Unsur-unsur yang mempengaruhi substansi/kualitas pekerjaan untuk kontrak harga satuan.Apabila mata pembayaran utama di bawah persyaratan dokumen pengadaan dan akan mempengaruhi substansi/kualitas pekerjaan, maka penawaran dinyatakan gugur.

c. Harga satuan timpang yang nilainya lebih besar dari 110% dari HPS.

d. Mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan dan dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya.

e. Perbedaan antara penulisan dalam angka dan huruf yang diakui adalah nilai dalam penulisan huruf

f. Koreksi aritmatik dilakukan panitia pengadaan terhadap daftar kuantitas dan harga sebagai berikut :

1). Volume pekerjaan dalam dokumen penawaran disesuaikan dengan dokumen pengadaan;

2) Pembetulan atas kesalahan penjumlahan dan perkalian tanpa mengubah harga satuan;

3) Jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap nol dan jenis pekerjaan tersebut, tetap dikerjakan sesuai dengan volume yang tercantum dalam dokumen lelangdan harga satuan pada surat penawaran tetap dibiarkan kosong;

g. Hasil koreksi aritmatik dapat merubah nilai dari urutan penawaran, dan harga penawaran yang digunakan adalah harga penawaran setelah koreksi aritmatik h. Perlakuan preferensi harga diberikan kepada barang/ jasa produksi dalam

negeri terhadap atau atas harga terendah penawaran barang/jasa luar negeri. Preferensi harga untuk barang produksi dalam negeri setinggi - tingginya 15% dari harga Cost Insurance and Freight (CIF) harga penawaran terendah barang impor. Sedangkan preferensi harga untuk jasa pemborongan yang dikerjakan oleh penyedia barang/jasa nasional setinggi-tingginya 7,5% dari harga penawaran terendah penyedia barang/jasa asing.

Adapun rumus perhitungan preferensi harga adalah :

 

HP KP 100 100 HEA         KP = (TKDN)x(Preferensi)

jadi barang Harga negeri luar barang komponen harga jadi barang Harga barang TKDN  diperlukan yang jasa Harga negeri luar jasa komponen harga diperlukan yang jasa Harga Jasa TKDN Keterangan :

HEA = Harga Evaluasi Akhir KP = Koefisien Preferensi

HP = Harga Penawaran yang memenuhi persyaratan lelang dan telah dievaluasi

TKDN = Tingkat Komponen Dalam Negeri

i. Kalau dalam penelitian dan penilaian kewajaran harga tersebut dapat dilakukan klarifikasi

1) dalam hal penawaran komponen dalam negeri terlalu tinggi 2) apabila harga penawaran dinilai terlalu rendah.

Catatan :

Apabila hasil klarifikasi terbukti harga penawrana dinilai terlalu rendah, dan peserta lelang tetap menyatakan mampu melaksanakan pekerjaan, maka peserta lelang harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaanmenjadi sekurang-kurangnya persentase jaminan pelaksanaan sesuai dokumen lelang dikalikan 80% HPS.

Apabila peserta lelang tidak bersedia, maka penawarannya digugurkan dan jaminan penawanrannya disita untuk negara dan didaftar hitamkan selama 1 tahun dan tidak diperkenankan ikut serta dalam pengadaan jasa/barang instansi pemerintah

Dalam dokumen PELATIHAN KEPALA PROYEK BANGUNAN GEDUNG (Halaman 62-66)

Dokumen terkait