• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi lapangan (Field Test)

Dalam dokumen PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TU (Halaman 84-90)

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.6 Uji Coba Produk

4.6.3 Evaluasi lapangan (Field Test)

Evaluasi lapangan pertemuan pertama dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2014 di mulai pukul 10.30-12.30 dikelas XI TSM Smk Negeri 7 Palembang. Peneliti dibantu langsung oleh guru yaitu Bapak Muhamad Fadli S.pd. selaku guru mata pelajaran tune up sepeda motor. sebelum memulai pelajaran peneliti sudah berdiskusi dahulu bersama guru agar proses penelitian tidak mengganggu proses belajar mengajar di kelas.

Proses belajar mengajar dimulai dengan salam pembukaan, dilanjutkan dengan membacakan standard kompetensi dan kompetensi dasar matapelajaran hari ini dan di lanjutkan indikator pelajaran, lalu guru menjelaskan pengertian umum tentang materi tune up sepeda motor yang membahas tentang bagian-

Selanjutnya akan di adakan Pre-test guna untuk melihat pengetahuan dasar siswa terhadap materi tune up dan pre-test ini meliputi pre-test 1 mengenai materi dan pre-test 2 mengenai praktik tune up.

Pre-test pertama dilakukan oleh peneliti dengan bantuan guru yaitu memberikan 5 soal pilhan ganda dan 1 soal essay dengan skor yang sudah ditentukan untuk melihat kemampuan dasar siswa tentang materi tune up sepeda motor.

Pre-test kedua dilakukan oleh Bapak Fadil S.pd dan peneliti membantu proses pelaksaan pre-test kepada siswa, pre-test dilaksanakan dengan cara memanggil nama siswa satu persatu dan siswa di minta untuk dapat menjelaskan dan menunjukan bagian-bagian tune up sepeda motor dengan metode demonstrasi hasil pre-test kedua ini bertujuan untuk melihat kemampuan dasar siswa tentang praktik tune up sepeda motor dan gurulah yang member skor siswa sesuai dengan kemampuan siswa tersebut saat menjawab dan menunjukan bagian-bagian tune up sepeda motor (soal terlampir).

Hasil penilaian peneliti (observasi) siswa dievaluasi dan disampaikan di akhir pertemuan dan guru siswa mempelajari lagi materi yang dianggap belum dikuasai dan mempersiapkan diri untuk pertemuan selanjutnya. guru menutup pelajaran hari itu.

Dari hasil pre-test 1 (materi) didapat sebanyak 11 siswa yang lulus KKM (kreteria ketuntasan minimum) atau 44% ≥75 sedangan pada data hasil pre-test ke 2 (praktik) didapat 15 siswa yang lulus KKM (kreteria ketuntasan minimum) atau

Evaluasi hari kedua dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2014 dimulai pukul 07.15-10.00 di kelas XI TSM di Smk Negeri 7 Palembang, Peneliti dibantu oleh Bapak Muhammad Fadli S.Pd. selaku guru mata pelajaran tune up sepeda motor. Pada pertemuan ini dimulai dengan guru membuka pelajaran dengan salam dan membacakan standar kompetensi serta indikator pelajaran pada hari ini dan guru menanyakan materi yang sudah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

Guru menjelaskan tentang tune up bagian mesin seperti mengganti oli pelumas mesin, membersihkan saringan udara, membersihkan busi, menyetel klep dan membersihkan karburator namun dengan metode demonstrasi dan konvensional sehingga siswa terlihat cukup jenuh dalam menyimak materi-materi yang di ajarkan.

Selanjutnya guru memberikan kesempatan kepada peneliti untuk menunjukan video tutorial yang sudah dibuat oleh peneliti, saat peneliti memberikan arahan materi tentang video tutorial tune up yang dibuat oleh peneliti siswa tampak lebih semangat dan termotivasi untuk memperhatikan video yang di putar dan didapati siswa begitu serius dan diam saat memperhatiakan video tutorial yang dimana video ini memuat tentang pengertian tune up, komponen, alat dan bahan yang dibutuhkan dan langkah-langkah tune up.

Siswa saat memperhatikan jalannya video terlihat begitu serius dan termotivasi dengan media video tutorial tune up terlihat banyak siswa yang penasaran dan bertanya tentang jalannya video tune up yang dibuat oleh peneliti. Setelah selesai video siswa pun dikasih kesempatan untuk bertanya tentang jalannya video tutorial tune up sepeda motor. Diakhir pertemuan peneliti dibantu

oleh guru memberikan post test 1 berupa soal essay yang telah divalidasi oleh guru mata pelajaran dan diberi skor untuk melihat peningkatan hasil belajar setelah menonton video yang dibuat oleh peneliti (soal terlampir).

Hasil penilaian peneliti (observasi) siswa dievaluasi oleh guru yang dibantu oleh peneliti dan disampaikan di akhir pertemuan dan siswa mempelajari lagi materi yang dianggap belum dikuasai dan memperlajari materi tune u dari video tutorial peneliti dan mempersiapkan diri untuk pertemuan selanjutnya. guru menutup pelajaran pada hari ini.

Dari hasil pre-test 1 (materi) didapat sebanyak 11 siswa yang lulus KKM (kreteria ketuntasan minimum) atau 44% ≥75 sedangan post test 1 (materi) setelah siswa belajar menggunakan media video tutorial tune up terjadi peningkatan hasil belajar yaitu 24 siswa yang lulus KKM (Kreteria ketuntasan minimum) atau 96% ≥ 75 (data terlampir).

Sebelum menggunakan media video0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

effect potensial

effect potensial

Evaluasi lapangan dilanjutkan pada tanggal 27 Agustus 2014 mulai pukul 10.30-01.00 siang dikelas XI TSM Smk Negeri 7 Palembang, pada pertemuan ini akan diadakan post test 2 (Praktik) mengenai tune up sepeda motor. Peneliti bersama guru matepelajaran tune up Bapak Muhamad Fadil S.Pd. memulai pelajaran dengan mengucapkan salam dan dilanjutkan dengan mengabsensi siswa yang hadir serta membacakan standar kompetensi dan indikator pelajaran yang akan di capai.

Guru menanyakan kepada siswa tentang materi tune up yang sudah dipelajari dan siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang materi video tutorial tune up kemudian guru memberikan materi mengenai praktik mengganti oli pelumas, membersihkan saringan, menyetel klep, menyetel busi dan membersihkan karburator serta materi tambahan tune up mengenai alat dan bahan, langkah-langkah tune up dan materi tambahan lainnya.

Guru juga menjelaskan kembali langkah-langkah tune up sepeda motor sesuai dengan langkah-langkah yang ada pada video tutorial tune up yang telah peneliti buat, siswa terlihat cukup antusian pada pelajaran hari ini karena siswa sudah diberi tahu akan diadakan post test 2 berupa praktik tune up sepeda motor u untuk melihat perkembangan pengetahuan siswa mengenai cara praktik tune up sepeda motor.

Selanjutnya Peneliti didampingi oleh guru melakukan post test 2 (praktik) mengenai materi tune up yang sudah dipelajari dengan membentuk siswa menjadi 5 kelompok. Dalam 1 kelompok terdiri dari 5 orang siswa dan siswa diminta

untuk melakukan praktik tune up selama 20 menit dan siswa diminta untuk membuat laporan hasil praktik (terlampir).

Dala post test 2 ini akan dinilai oleh Bapak Muhamad Fadil dan Adhan Efendi (06101012025) selaku observer, beberapa hal yang masuk dalam penilaian adalah persiapan praktik, hasil kerja praktikm keaktifan siswa dan laporan hasil praktik tune up sepeda motor. Dalam pelaksanaan post test saat kelompok lain praktik, masing-masing kelompok mempersiapkan diri dan membuat laporan praktik tune up sepeda motor yang kemudian akan dinilai oleh guru.

Pada pertemuan ketiga ini peneliti dibantu guru menyiapkan post test 2 berupa praktik agar dapat dilihat seberapa jauh peningkatan yang diberikan oleh media video tutorial terhadap pengetahuan siswa yang dinilai oleh guru mata pelajaran tune up sepeda motor.

Dari hasil pre-test 2 (praktik) didapat sebanyak 15 siswa yang lulus KKM (kreteria ketuntasan minimum) atau 60% ≥75 sedangan post test 2 (praktik) setelah siswa belajar menggunakan media video tutorial tune up terjadi peningkatan hasil belajar yaitu 24 siswa yang lulus KKM (Kreteria ketuntasan minimum) atau 96% ≥ 75 (data terlampir).

Sebelum menggunakan media video0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100

effect potensial

effect potensial

Gambar 5 effect potensial praktik

Dalam dokumen PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TU (Halaman 84-90)

Dokumen terkait