BAB IV TEMUAN LAPANGAN DAN ANALISA
C. Evaluasi Materi Pembinaan Calon Jamaah Haji
Materi adalah sesuatu yang sangat penting untuk disampaikan kepada calon jamaah haji dalam bimbingan manasik haji karena dengan penyampaian
4
Wawancara pribadi dengan H. Rifqi Junaidi, Lc selaku pembimbing ibadah haji, Tanggal 21 Desember 2014, pukul 15:00
56
materi calon jamaah haji lebih mudah dalam melaksanaan ibadah haji. Ada beberapa materi yang disampaikan dalam pembinaan calon jamaah haji yaitu:
1. Pengenalan budaya dan adat istiadat Bangsa Arab dengan pengenalan budaya Arab diharapkan calon jamaah dapat beradaptasi dengan keadaan di tanah suci kelak.
2. Akhlakul karimah dan pemahaman ibadah haji bertujuan agar calon jamaah haji dapat memahami tata cara ibadah yang baik, benar, dan
lebih khusu’ dalam menunaikan ibadah nya.5
Materi bimbingan manasik haji yang diberikan oleh pihak Travel manapun pasti akan sama karena materi/kurikulum itu didapatkan langsung dari kantor Kementrian Agama. Baik dalam metode, dan pokok bahasannya yang sudah ditetapkan. Yang membedakannya tergantung dari sang pembimbing yang membawakan serta menyampaikan materi-materi tersebut menjadi lebih menarik untuk disimak. Meskipun materi bimbingan manasik haji sudah ditetapkan oleh pihak Kemenag, tetapi PT. Alia Indah Wisata juga membuat atau mengeluarkan sendiri materi bimbingan manasik haji dengan materi yang sudah lebih dipadatkan.6
Adapun waktu yang digunakan selama bimbingan manasik haji di PT. Alia Indah Wisata selama 5 (lima) kali pertemuan, dilaksanakan pada setiap hari minggu dengan durasi 4 jam di setiap pertemuannya.7
5
Wawancara pribadi dengan KH. Abdul Aziz Arbi, MA selaku pembimbing ibadah haji, Tanggal 28 Desember 2014, pukul 10:00
6
Wawancara pribadi dengan KH. Abdul Aziz Arbi, MA selaku pembimbing ibadah haji, Tanggal 28 Desember 2014, pukul 10:00
7
Wawancara pribadi dengan KH. Abdul Aziz Arbi, MA selaku pembimbing ibadah haji, Tanggal 28 Desember 2014, pukul 10:00
Untuk di PT. Alia Indah Wisata, bimbingan manasik haji ini dimulai pada minggu 27 Juli 2014, 10 Agustus 2014, 24 Agustus 2014, 5-7 September 2014 dan terakhir di bandara Halim Perdana Kusuma sebelum berangkat ke Cengkareng bandara Soekarno Hatta. Dan materi bimbingan manasik ini dimulai pada pukul 08.00 pagi sampai 12.00 siang, kecuali di tanggal 5-7 September 2014 acara manasik dilakukan selama 3 hari di Puncak.8
Dari waktu yang telah ditetapkan dengan durasi 4 jam di setiap pertemuannya sudah sangat pas dan tepat. Karena apabila terlalu lama juga dapat membuat para peserta yang mengikuti bimbingan manasik haji ini merasa bosan dan mengantuk. Jadi dengan durasi waktu 4 jam yang diberikan di setiap pertemuannya dapat membantu para calon jamaah untuk menjadi jamaah yang mandiri dan tercapainya tujuan-tujuan manasik haji seperti dapat menyebutkan syarat, rukun, wajib haji, melafadzkan niat ihram dan talbiyah, mempraktikan pelaksanaan thawaf,
sa’i, melontar jumrah, dan tahalul.
Metode yang digunakan dalam penyampaian materi bimbingan manasik haji yang telah ditetapkan oleh pihak Kemenag yaitu berupa metode ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, dan praktik.9
Adapun untuk metode praktik di PT. Alia Indah Wisata itu sendiri dilakukan diakhir pertemuan yaitu praktik manasik yang dilaksanakan di Puncak.
8
Jadwal Manasik PT. Alia Indah Wisata 9
Wawancara pribadi dengan KH. Abdul Aziz Arbi, MA selaku pembimbing ibadah haji, Tanggal 28 Desember 2014, pukul 10:00
58
Jika penyamapaian manasik haji dengan cara monolog seperti pengajian dan ceramah saja akan sangat sulit difahami oleh calon-calon jamaah haji karena penyampaian materi saja tanpa dibarengi dengan media-media interaktif sangatlah sulit difahami. Padahal materi manasik tersebut harus bisa dipraktekkan ketika jamaah haji menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Oleh karena itu untuk memudahkan calon jamaah haji dalam menyerap materi-materi manasik perlu disajikan pula beberapa media interaktif seperti video-video dan buku yang berkenaan dengan materi tersebut.10
10
Wawancara pribadi dengan KH. Abdul Aziz Arbi, MA selaku pembimbing ibadah haji, Tanggal 28 Desember 2014, pukul 10:00
59
Setelah pada bab sebelumnya dijelaskan mengenai analisa hasil penelitian, maka pada bab ini akan dikemukakan hal-hal yang merupakan kesimpulan yang diambil untuk menjawab permasalahan penelitian ini. Selanjutnya, akan diuraikan saran-saran yang dapat dijadikan masukan bagi beberapa pihak.
A. Kesimpulan
1. Evaluasi input dalam program pembinaan calon jamaah haji di PT. Alia Indah Wisata tahun 2014 berdasarkan dari klient atau calon jamaah haji memiliki latar belakang jenis kelamin, usia, domisili, pendidikan dan profesi yang sangat beragam. Latar belakang para calon jamaah berdasarkan jenis kelamin, perempuan lebih banyak jumlahnya dari pada jamaah laki-laki. Dan jumlah ini juga sama ketika pada pelaksanaan pembinaan calon jamaah padaPT. Alia Indah Wisata.
Kemudian berdasarkan latar belakang usia calon jamaah yang terdaftar dan mengikuti bimbingan manasik haji di PT. Alia Indah Wisata itu diisi oleh kebanyakan para orang tua yang sudah menginjak masa lansia awal dan akhir yang usianya sekitar 45-65 tahun. Ketika seseorang sudah berusia lanjut seperti kebanyakan calon jamaah haji di PT. Alia Indah Wisata, kebanyakan dari calon jamaah yang berusia lanjut tersebut akan mengalami sedikit kesulitan untuk mengikuti pembinaan calon jamaah.
60
Selanjutnya berdasarkan latar belakang pendidikan, mayoritas calon jamaah haji berpendidikan Sarjana Strata 1 (S1). Dengan bekal pendidikan Sarjana ini menjadikan pembinaan calon jamaah lebih mudah dipahami oleh para calon jamaah. Dan untuk calon jamaah haji berdasarkan profesi/pekerjaan kebanyakan dari calon jamaah yang terdaftar sebagai peserta bimbingan manasik haji di PT. Alia Indah Wisata ini berprofesi sebagai Ibu rumah tangga.
Dari 67 calon jamaah haji yang terdaftar di PT. Alia Indah Wisata Tahun 2014 hampir seluruhnya dapat mengikuti bimbingan manasik haji dengan baik. Dilihat dari profesi mereka yang beragam dan kesibukan dari pada masing-masing calon jamaah haji, tidak menjadikan penghalang bagi mereka untuk mengikuti bimbingan tersebut.
2. Untuk staff (pembimbing) di PT. Alia Indah Wisata dilihat dari latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja sudah memenuhi standar akan tetapi meraka belum mendapatkan sertifikasi sebagai pembimbing sebagaimana seharusnya yang ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan dari sisi jumlah pembimbing yang ada di PT. Alia Indah Wisata, penulis berpendapat bahwa perlu adanya penambah pembimbing, karena skala bimbingan yang ideal adalah 1 pembimbing membimbing 20 jamaah, sedangkan saat ini di PT. Alia Indah Wisata 1 pembimbing membimbing sekitar 33 jamaah.
3. Untuk materi, waktu dan, metode bimbingan manasik haji, PT. Alia Indah Wisata sudah memberikan materi sesuai dengan ketentuan pemerintah. Waktu yang digunakan untuk bimbingan manasik yaitu selama 7 hari
dengan durasi 4 jam perhari, dengan waktu 7 hari tersebut maka waktu bimbingan sudah cukup. Sedangkan terkait dengan metode yang digunakan dalam penyampaian materi oleh pembimbing sudah sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh pihak Kemenag yaitu berupa metode ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, dan praktik.
B. Saran
Dari hasil pengamatan penulis mengenai “Analisis Deskriptif Evaluasi Pembinaan Calon Jamaah Haji Pada PT. Alia Indah Wisata Tahun 2014”. Dan berdasarkan uraian dan temuan data yang penulis dapat, penulis memberikan saran sebagai berikut:
1. Kebanyakan jamaah haji PT. Alia Indah Wisata adalah lansia, maka sebaiknya PT. Alia Indah Wisata memberikan pelayanan yang prima kepada calon jamaah haji. Karena PT. Alia Indah Wisata berkewajiban untuk menambah pengetahuan dan pemahaman pada calon jamaah terkait pelaksanaan ibadah haji.
2. Dengan banyaknya jumlah jamaah yang terdaftar di PT. Alia Indah Wisata jika hanya 2 orang pembimbing dalam 5 (lima) kali pertemuan itu kurang efektif, sebaiknya PT. Alia Indah Wisata menambahkan jumlah pembimbing.
3. Pembimbing jamaah haji pada PT. Alia Indah Wisata sudah sangat baik dari segi latar belakang pendidikan maupun pengalamannya, namun alangkah baiknya jika PT. Alia Indah Wisata mendaftarkan pembimbing
62
ibadah haji tersebut untuk mengikuti program sertfikasi pembimbing manasik haji sebagaimana yang di programkan oleh Kementerian Agama.
BUKU
Adi, Isbandi Rukminto. Pengembangan Masyarakat dan Intervensi Komunitas: Pengantar pada Pemikiran Pendekatan Praktis. Jakarta:Lembaga Penerbit FEUI, 2003. Ed Revisi
. Pemberdayaan, Pengembangan Masyarakat dan Intervensi komunitas.
Jakarta : FEUI,2001.
Al Jalam, Ibrahim Muhammad. Fiqih Wanita. Diterjemahkan oleh Anshori Umar Sitinggal. Semarang: CV. Asy-Syifa, 1986.
Al-Kahlawi, Ablah Muhammad. Buku Induk Haji dan Umrah Wanita. Jakarta: Zaman, 2009. Cet 1
An Nadwi, Abu Umar. Panduan Lengkap Ibadah Haji dan Umroh. Jakarta: Robbani Press, 2004.
Arifin, HM. Pokok-pokok Pikiran Tentang Bimbingan dan Penyuluhan Agama. Jakarta: Bulan Bintang, 1985. Cet. 4
Ayub, Moh. E. dkk. Manajeman Masjid. Jakarta: Gema Insani Press, 1996.
Basyuni, Muhammad Maftuh . Reformasi Manajemen Haji. Jakarta: FDK Press, 2008.
Company Profile PT. Alia Indah Wisata
Departemen Agama, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh. Undang – Undang Republik Indonesia: Nomor 13 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah HajiPasal 38. Jakarta: 2009.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1988. Cet 1
H. Ahmad Abd. Majdi MA. Seluk Beluk Ibadah Haji dan Umroh. Surabaya: Mutiara Ilmu, 1993.
Hadi, Sutrisno Hadi. Research. Yogyakarta: Andi offset, 1997.
Ibrahim Muhammad bin Abdullah al Buraikan alih bahasa M. Anis Matta, Pengantar Studi Aqidah Islam. Jakarta: Robbani Prees, 1998.
Irawan, Prasetya. Logika dan Prosedur Penelitian. Jakarta: STIALAN, 2004.
Kamil, Taufiq. BPIH dari Tahun ke Tahun, Faktual atau Komersil. Dirjen BIMAS Islam dan penyelenggaraan Haji, disajikan dalam seminar haji di Jakarta/B-1. Media Indonesia, edisi Selasa, 9 Juli 2002.
KH. Nuruddin Shiddiq, LC. Tuntunan Manasik Haji. Jakarta: 1993.
Mappiare, Andi. Kamus Istilah Konseling dan Terapi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2006. Ed.1
Mengapa Bimbingan Haji dilakukan KBIH.Tribun Sumsel, 9 Januari 2013.
Moleong, Lexy J Moleong, Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 1999. Cet. X
Rasyid, Sulaiman Rasyid. Fiqih Islam. Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2002. Cet.1
Nggao, Fredy S. Evaluasi Pragram. Jakarta: Nyansa Mandiri, 2003.
Partanto, Pius A dan Al Barry, M. Dahlan. Kamus Ilmiah Populer. Surabaya: Arloka, 1994.
Patrick, Krik. Evaluasi Program. Bandung: CV. Pustaka Insani,1999.
Proyek Penerangan Bimbingan Dakwah Agama. Pembinaan Rohani Islam pada Dharma Wanita. Jakarta: Penerbit Departemen Agama, 1984.
Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945, Bab III, pasal 7.
Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Quran. Jakarta : Lentera Hati, 2010.
Sudjana, Djudju. Evaluasi Program Pendidikan Luar Sekolah. Bandung : PT Remaja Rosdakarya Offset, 2008. Ed.2
Syukri, Asmuni. Dasar-dasar Strategi Dakwah Islam. Surabaya: Al-Ikhlas, 1983. Cet. 3
Syari’ati, Ali. Haji. Bandung: Penerbit Pustaka, 2000.
Tayibnapis, Farida Yusuf. Evaluasi Program dan Instrumen Evaluasi untuk Program Pendidikan dan Penelitian.
Tim Penyusun. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 1995. Ed 3, Cet 4
, Teknik Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1996. Ed 1, Cet.3
Usman, Husaini Dan Setiady, Purnomo Akbar. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2003.
Wirawan. Evaluasi: Teori, Model, Standar, Aplikasi, dan Profesi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada, 2011.
W.J.S.Purwadarminta, Kamus umum bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 1984), Cet. 7
INTERNET
http://bayudardias.staff.ugm.ac.id/2013/10/29/tiga-jenis-ibadah-haji-reguler-khusus-dan-non-kuota/, Rabu, 10 desember 2014, Pukul 21:35
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/29235/3/Chapter%20II.pdf, Minggu,13 Juli 2014, 22:15
WAWANCARA
Wawancara Pribadi dengan H. Joko Asmoro, SE,MM selaku Direktur Utama, Jakarta: 26 Juni 2014
Wawancara pribadi dengan KH. Abdul Aziz Arbi, MA selaku pembimbing ibadah haji, Tanggal 28 Desember 2014, pukul 10:00
Wawancara pribadi dengan H. Rifqi Junaidi, Lc selaku pembimbing ibadah haji, Tanggal 21 Desember 2014, pukul 15:00
Nama : H. Joko Asmoro, SE, MM Jabatan : Direktur Utama
Hari/Tanggal : Kamis, 26 Juni 2014 Waktu : 10:00
Tempat : Kantor Alia Indah Wisata (Kalimalang)
1. Kapan PT. Alia Indah Wisata didirikan ?
Jawab : PT. Alia indah wisata berdiri sejak tahun 2000 oleh H. Joko Asmoro SE, MM. sebagai pendiri dan Direktur Utamanya, perusahaan pelayanan ibadah umroh dan haji ini berdasarkan kekeluargaan, kebersamaan dan ukhuwah. PT. Alia Indah Wisata berdiri pada bulan April dengan Akte Notaris No. 059 tertanggal 25 April 2000 dengan Notaries Agus Madjid SH di Jakarta.
2. Apa Visi dan Misi PT. Alia Indah Wisata ?
Jawab : Visinya adalah menjadi travel yang terpercaya dan profesionalitas di Indonesia dan berpartisipasi dalam pengembangan travel domestic dan internasional. Sedangkan untuk misinya adalah memberikan pelayanan terbaik dan amanah, berkomitmen pada standar kerja yang tinggi, menunjukan produk jasa yang berkualitas, menggunakan tenaga kerja yang professional dan handal dan membina silaturahmi yang baik kepada semua jamaah.
3. Bagaimana bentuk pembinaan yang diberikan PT. Alia Indah Wisata calon jamaah haji ?
Jawab : bentuk pembinaan yang diberikan kepada calon jamaah adalah dalam bentuk bimbingan dan penyuluhan manasik haji melalui media elektronik, buku-buku, dvd selama 5 (lima) kali pertemuan.
4. Dalam melaksanakan evaluasi, biasanya dikaitkan dengan jenis-jenis evaluasi yaitu input, proses, dan output. Dalam evaluasi manasik haji ini proses input terdiri dari Klien (peserta) yaitu meliputi : usia, jenjang pendidikan, dan latar belakang profesi.
a. Berapa rata-rata usia para calon jamaah haji yang terdaftar di PT. Alia Indah Wisata tahun 2014 ?
Jawab : Usia calon jamaah haji yang terdaftar dan mengikuti pembinaan di PT. Alia Indah Wisata itu di isi oleh kebanyakan para orang tua yang sudah menginjak masa lansia awal dan akhir yang usianya sekitar 45-65 tahun
b. Seperti apa latar belakang pendidikan kebanyakan para calon jamaah ?
Jawab : latar belakang pendidikan calon jamaah haji yang terdaftar di PT. Alia Indah Wisata 2014 itu berbeda-beda mulai dari yang hanya tamatan sekolah dasar, menengah pertama, menengah atas hingga perguruan tinggi. Tapi kebanyakan calon jamaah disini rata-rata sampai berpendidikan perguruan tinggi.
bermacam-macam. Ada yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga, wirausaha, karyawan dll.
d. Berapakah jumlah pembimbing manasik haji yang ditugaskan di PT. Alia Indah Wisata ?
Jawab : Pembimbing calon jamaah haji berjumlah 2 (dua) orang, keduanya adalah laki-laki yang sudah sangat berpengalaman.
e. Berapakah lama waktu pelaksanaan/layanan yang diberikan pihak PT. Alia Indah Wisata ?
Jawab : Waktu pelaksanaan bimbingan manasik haji di KUA Jagakarsa dilaksanakan selama 5 (lima) kali pertemuan dengan durasi 4 jam disetiap kali pertemuannya dan di pertemuan ke 5 (lima) menginap di Puncak Bogor selama 3 hari.
f. Bagaimanakah materi/kurikulum manasik haji yang diberikan kepada para calon jamaah ?
Jawab : Untuk materi/kurikulum bimbingan manasik haji di PT. Alia Indah WIsata sudah ditetapkan langsung dari Kementrian Agama. Sehingga untuk materi semua sama dengan KBIH/travel lainnya. Tapi dari pihak PT.Alia Indah Wisata sendiri membuat jadwal dan materi sendiri yang sudah lebih dipadatkan materinya tetapi tetap berpedoman dari materi/kurikulum manasik haji yang telah diberikan dari Kementrian Agama.
g. Bagaimanakah metode/cara program bimbingan manasik haji yang diberikan pihak PT. Alia Indah Wisata dalam menyampaikan materinya?
Jawab : Metode/cara bimbingan manasik haji yang diberikan pihak KUA kepada para calon jamaah dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab, pengajian dan praktik.
5. Bagaimana antusias para calon jamaah haji dalam mengikuti bimbingan manasik haji yang dilaksanakan di PT. Alia Indah Wisata?
Jawab : Antusias para calon jamaah haji dalam mengikuti bimbingan manasik haji ini terbilang sangat antusias. Hampir seluruh calon jamaah dari 67 (enam puluh tujuh) ikut menghadiri bimbingan ini.
6. Kendala apa saja yang sering terjadi dalam pelaksanaan bimbingan manasik haji di PT. Alia Indah Wisata?
Jawab : Untuk kendala, kita tidak menemukan kendala yang berarti, hanya saja kebanyakan dari calon jamaah yang berusia lanjut sehingga kita harus membimbing mereka dengan baik hingga nanti di Arab saat pelaksanaan ibadah.
Nama : KH. Abdul Aziz Arbi, MA Jabatan : Pembimbing Ibadah
Hari/Tanggal : Minggu, 28 Desember 2014 Waktu : 10:00
Tempat : Villa Madinah (Parung)
1. Dalam melaksanakan evaluasi, biasanya dikaitkan dengan jenis-jenis evaluasi yaitu input, proses, dan output. Dalam evaluasi manasik haji ini proses input terdiri dari Staff (Pelaksana) yaitu meliputi : jenjang pendidikan, pengalaman kerja/profesi
a. Bagaimanakah latar belakang pendidikan akhir pembimbing ? Pada tahun 1972-1975 meyelesaikan study di Islamic University of al-Madinah al-Munawarah dan melanjutkan ke Universitas Umm Al-Qura Mekkah sampai tahun 1984. Kemudian pemerintah arab Saudi menugaskan saya untuk membawa misi islam ke Maluku dari 1984 – 2004, selatah itu saya ditugaskan ke DPR Pusat menjadi anggota DPR di Komisi IX (komisi kesehatan) dan pindah ke komisi III (komisi hukum) kemudian saya kembali lagi ke habitat saya untuk mengajar di perguruan tinggi
b. Bagaimanakah profesi dan pengalaman kerja di bidang haji ? Kalau di bidang haji saya sejak kuliah disana sudah membantu jamaah haji untuk mengerjakan ibadah haji, karena saya sudah12 tahun
disana. Kemudian pada haji tahun 2014 melaksanakan ibdaha haji untuk yang ke 36 kalinya. Jadi itulah pengalaman-pengalaman saya. Dari tahun 1995 saya membimbing jamaah haji dari Ambon kemudian mulai tahun 2000 saya membimbing haji dari Alia Indah Wisata sampai dengan sekarang.
c. Apa saja materi yang diberikan selama bimbingan manasik haji? Materi yang diberikan kepada jamaah yaitu: Pengenalan budaya dan adat istiadat Bangsa Arab dengan pengenalan budaya Arab, akhlakul karimah dan pemahaman ibadah haji.
d. Media apa saja yang digunakan ketika proses bimbingan manasik?
Untuk memudahkan calon jamaah haji saya dalam menyerap materi-materi manasik maka saya memberikan pula beberapa media interaktif seperti video-video dan buku yang berkenaan dengan materi tersebut. e. Bagaimanakah metode/cara yang digunakan selama mengisi
program bimbingan manasik haji ?
Metode yang saya gunakan dalam penyampaian materi bimbingan manasik haji yang telah ditetapkan oleh pihak Kemenag yaitu berupa metode ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi, dan praktik saya mengajarkan kepada jamaah haji yang mudah karena nabi mengatakan “bikinlah yang mudah dan jangan bikin yang sulit-sulit”. Maka dengan kemudahan para jamaah haji merasa nyaman. Apalagi kebanyakan jamaah haji tidak bias membaca bahasa Arab/tulisan Arab mereka kurang mengerti, karena itu metode-metode yang yang saya
akhirnya dengan metode-metode itu saya menurut Alia Wisata berhasil didalam membimbing jamaah haji dan memberikan manasik hajinya.
f. Kendala apa saja yang sering terjadi dalam proses bimbingan manasik haji di PT. Alia Indah Wisata ?
Saya selama ini tidak pernah megalami kesulitan selama mengajar manasik haji di PT. Alia Indah Wisata. Kalaupun ada yang tua-tua karena mereka saya berikan metode yang mudah-mudah, mereka mudah memahaminya sama dengan kalau meraka melihat buku bacaan-bacaan tawaf yang diberikan Kementrian Agama kepada mereka sangat-sangat kesulitan sekali maka saya pun merubahnya atau memadatkanya agar mereka mudah memahaminya maka saya rubah bacaan tawaf putaran pertama dengan mengucapkan “Subhnallah” putaran yang kedua “Alhamdulillah” putaran yang ketiga “Laa Illaha ilallah” putaran yang keempat “Allahu Akbar” putaran yang kelima “laa Haula Walla Quwwata Illabillah” putaran yang keenam “astaghfirullahaladzim” putaran yang ketujuh “allahuma Sholi ala sayidina muhamad wa ala lai syidina Muhammad”. Dengan metode yang seperti ini yang akhirnya mereka senang dan mengatakan sekarang dengan metode yang diberikan pak kyai siapa takut untuk melakukan tawaf karena semua bacaannya mudah. Rasullulah SAW “di dalam Tawaf tidak diajarkan membaca apa-apa hanya Rasulullah
mengajarkan bacaan antara rukun yamani dan hajarul aswat “rabbana atina fidunya hasanah wafil akhirati hasanah” itu saja yang diajarkan nabi.
g. Apakah kegiatan program bimbingan manasik haji ini sudah sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan ?
Selama ini karena kita mempunyai buku panduan semua bimbingan, kegiatan di Makkah, kegiatan di Madinah semuanya sesuai dengan buku panduan tidak ada yang melenceng. Karena itu kita didalam memberikan manasik haji/bimbingan haji untuk jamaah haji didalam keberangkatan meraka itu 5x pembibingan, 3x ketika mereka di Jakarta, kemudian 1x ketika semuanya berkumpul di puncak dan 1x ketika pelepasan dari Halim Perdana Kusuma kemudian akan ke cengkareng, itulah bimbingan manasik haji ketika semua jamaah melakukan ibadah haji, jadi hanya 5x saja pembimbingan ibadah hajinya kemudian nanti pemantapannya ketika mereka berada di Madinah dan di Makkah dan mereka akan menayakan apa-apa yang mereka lihat di lapanagan baik di Madinah maupun di Makkah.
h. Bagaimana antusias para calon jamaah haji terhadap program bimbingan manasik haji di PT. Alia Indah Wisata ?
Mereka sangat antusias dan bersungguh-sungguh karena itu tidak ada jamaah haji yang tidak hadir, baik di Jakarta, di puncak maupun di madina dan makkah, mereka sangaat berterima kasih atas bimbingan yang saya berikan.
Nama : H. Rifqi Junaidi, Lc Jabatan : Pimpinan Operasional Hari/Tanggal : Senin, 22 Desember 2014 Waktu : 15:00
Tempat : Kediaman Bpk. H. Rifqi Junaidi, Lc (Cililitan)
1. Dalam melaksanakan evaluasi, biasanya dikaitkan dengan jenis-jenis evaluasi yaitu input, proses, dan output. Dalam evaluasi manasik haji ini proses input terdiri dari Staff (Pelaksana) yaitu meliputi : jenjang pendidikan, pengalaman kerja/profesi
a. Bagaimanakah latar belakang pendidikan akhir pembimbing ? Pendidikan terakhir S1 jurusan Syariah Islamiah di Universitas Al-Azhar, Cairo pada tahun 2010.
b. Bagaimanakah profesi dan pengalaman kerja di bidang haji ?