• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Rencana Aksi pada Learn And Growht Perspective

SS DAN IKU Triwulan I TA.2019

Learn And Growht Perspective

SS 2. Terwujudnya ASN Loka Riset Perikanan Tuna yang

kompeten,professional dan berintegritas Target Realisasi 3 Indeks Profesionalitas ASN Lingkup LRPT (Indeks) 0 0 SS.3. Tersedianya Manajemen Pengetahuan Loka Riset

Perikanan Tuna yang Handal dan Mudah Diakses

4 Persentase unit kerja Loka Riset Perikanan Tuna yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar (%)

50 40

SS.4. Terwujudnya Birokrasi Loka Riset Perikanan Tuna yang efektif,efisien dan berorientasi pada layanan prima

5 Persentase jumlah rekomendasi hasil pengawasan yang

dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja Lingkup LRPT (%) 15 15 SS.5. Terkelolanya anggaran pembangunan Loka Riset

Perikanan Tuna secara efisien dan akuntabel

6 Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran Loka Riset

Perikanan Tuna (Nilai) 86 90.72

7 Batas Tertinggi persentase temuan LHP BPK atas LK Loka Riset Perikanan Tuna dibandingkan realisasi anggaran LRPT TA 2018 (%)

Pada Sasaran Strategis Terwujudnya ASN Loka Riset Perikanan Tuna yang kompeten,professional dan berintegritas dengan indikator :

3. Indeks Profesionalitas ASN Lingkup LRPT (Indeks)

Nilai kompetensi dan integritas yang digunakan untuk mengukur indikator ini terdiri dari beberapa komponen antara lain:

a) Kualifikasi dihitung dari kondisi pendidikan terkini dari pegawai dengan ketentuan sesuai SK Pangkat Terakhir atau SK Pencantuman Gelar yang sudah diupdate pada aplikasi SIMPEG Online KKP.

8

b) Kompetensi diolah datanya dari aplikasi SIMPEG Online KKP dengan ketentuan sbb:

1. Diklatpim, sesuai dengan level terakhirnya, misalkan Pejabat Eselon IV Tidak Pernah melaksanakan Diklatpim Tingkat IV maka pegawai tersebut nilainya 0;

2. Diklat Fungsional, Diklat 20 JP dan Seminar dihitung sejak 5 tahun terakhir, apabila dalam kurun waktu tersebut Pernah melaksanakan diklat dan seminar maka nilai kompetensi pegawai tersebut yaitu 15 dan 10 untuk Struktural dan Jabfung serta 22,5 dan 17,5 untuk staf ;

c) Kinerja diolah datanya dari aplikasi Penilaian Prestasi Kerja Online KKP dan di kolaborasikan dengan database kepegawaian (SIMPEG Online KKP);

d) Disiplin diolah datanya dari aplikasi SIMPEG Online KKP dengan ketentuan diambil yang tidak pernah/pernah dijatuhi hukuman disiplin dan diupdate pada aplikasi SIMPEG

Indeks Profesionalitas ASN Lingkup LRPT (Indeks) pada Triwulan I belum memiliki capaian karena target akan terpenuhi pada akhir tahun.

Pada Sasaran Strategis Tersedianya Manajemen Pengetahuan Loka Riset Perikanan Tuna Yang Handal dan Mudah Diakses

4. Persentase unit kerja Loka Riset Perikanan Tuna yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar

Sistem manajemen pengetahuan adalah suatu rangkaian yang memanfaatan teknologi informasi yang digunakan oleh instansi pemerintah atau swasta untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelasakan dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali, diketahui dan dipelajari. Pada Triwulan I realisasi sebesar 20% dari target 50% sudah tercapai 40%.

Capaian tersebut diperoleh dari nilai komponen dokumen 0%, komponen keikusertaan 100% dan keaktifan 0%. Persentase nilai terbesar diperoleh dari keikutsertaan karena Pimpinan dan Staff LRPT sudah berkontribusi dalam keikutsertaan dari tahun sebelumnya.

Upaya yang dilakukan agar capaian indikator ini tercapai sesuai target pada akhir tahun 2019 antara lain dengan sosialisasi dalam mendukung nilai komponen dan keaktifan diaplikasi Bitrix24 lingkup LRPT dan informasi yang

9

disampaikan dalam aplikasi Bitrix24 harus disesuaikan dengan tugas dan fungsi sehingga dapat dijadikan informasi yang bernilai pengetahuan.

Pada Sasaran Strategis Birokrasi Loka Riset Perikanan Tuna yang efektif,efisien dan berorientasi pada layanan prima

5. Persentase jumlah rekomendasi hasil pengawasan yang dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja Lingkup LRPT (%)

Definisi IKU ini adalah Jumlah rekomendasi hasil pengawasan Inspektorat Jenderal kepada Loka Riset Perikanan Tuna berdasarkan LHP (terbatas pada LHP Audit, Reviu dan Evaluasi baik bentuk surat maupun bab) yang terbit pada Triwulan IV Tahun 2018 s.d. Triwulan III Tahun 2019 yang telah ditindaklanjuti (berstatus proses dan/atau tuntas) oleh Loka Riset Perikanan Tuna yang menjadi objek pengawasan.

IKU ini merupakan IKU baru yang tidak dapat dibandingkan dengan IKU sebelumnya. Nilai capaian IKU ini akan dihitung pada akhir tahun yang capaiannya sama persis dengan nilai IKU Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan. Pada Triwulan I ini IKU tersebut memiliki nilai 15 dari target IKU BRSDM KP senilai 15 atau 100% pada triwulan I ini.

Pada Sasaran Strategis Terkelolanya anggaran pembangunan Loka Riset Perikanan Tuna secara efisien dan akuntabel

6. Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran Loka Riset Perikanan Tuna (Nilai) IKU ini didefinisikan sebagai evaluasi dan spending review terhadap optimalisasi peran belanja Kementerian/Lembaga dalam rangka ketahanan fiscal dan ekonomi dengan berdasarkan 12 (dua belas) Indikator Pelaksanaan Anggaran yaitu Revisi DIPA, Halaman III DIPA, Pengelolaan UP, Rekon LPj Bendahara, Data Kontrak, Penyelesaian Tagihan, Penyerpan Anggaran, Retur SP2D, Perencanaan Kas, Pengembalian SPM, Dispensasi Penyampaian SPM, dan Pagu Minus.

Nilai capaian IKU ini akan dihitung pada akhir tahun. Berdasarkan aplikasi Online Monitoring SPAN Kementerian Keuangan sampai dengan periode Triwulan I Tahun 2019 nilai akhir konversi bobot 90,72, hal ini menunjukan bahwa capaian untuk IKU ini sampai dengan pada periode ini lebih dari target yang telah ditetapkan yaitu dengan nilai 86 pada triwulan I tahun 2019.

10

7. Batas Tertinggi persentase temuan LHP BPK atas LK Loka Riset Perikanan Tuna dibandingkan realisasi anggaran LRPT TA 2018 (%)

Indikator ini dihitung dengan membandingkan antara batas tertinggi presentase temuan LHP BPK atas laporan keuangan dengan realisasi anggaran yang ditetapkan Biro Keuangan.

Indikator ini telah ditetapkan targetnya sebesar 1%, tidak ditemukan adanya temuan yang dituangkan pada LHP BPK atau temuannya 0% pada Loka Riset Perikanan Tuna pada periode ini.

11

BAB IV PENUTUP

Evaluasi rencana aksi capaian kinerja LRPT Triwulan I tahun 2019 dilakukan dengan cara membandingkan antara target (rencana) dan realisasi setiap IKU pada masing-masing perspektif.

Evaluasi rencana aksi disusun untuk memperoleh umpan balik terkait pencapian target sehingga diketahui permasalahan dan rekomendasi yang akan dilakukan untuk perbaikan kinerja pada triwulan berikutnya. Berdasarkan hasil evaluasi rencana aksi makan dapat diketahui beberapa permasalahan yang dihadapai pada pencapaian IKU antara lain :

 Terdapat IKU Pada IKU Presentase Unit Kerja Loka Riset Perikanan Tuna yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar masih 40% hal ini dikarenakan belum teruploadnya beberapa dokumen perjanjian kinerja pada website satker.;

Upaya yang dilakukan untuk perbaikan pada Triwulan berikutnya :

 Melakukan Dalam rangka meningkatkan kinerjanya, Loka Riset Perikanan Tuna memandang perlu untuk melakukan tindak lanjut untuk mengatasi kendala-kendala yang dapat menghambat kinerja institusi, antara lain:

meningkatkan koordinasi dan konsolidasi internal Loka Riset Perikanan Tuna dan vertikal dengan eselon diatasnya dalam penyusunan Perjanjian Kinerja, program/kegiatan, dan anggaran sehingga dapat segera terupload dalam website satker.

Dokumen terkait