KOPERASI KREDIT PADAT ASIH
GRAFIK PERKEMBANGAN KOPERASI KREDIT PADAT ASIH SELAMA 5 TAHUN
VII. EVALUASI, SARAN DAN REFLEKSI 7.1 EVALUASI
Evaluasi terhadap kinerja Kopdit Padat Asih dalam tahun buku 2016 akan disorot dari beberapa aspek yaitu :
1. Sasaran kerja tahun buku 2016.
Dalam sasaran kerja tahun buku 2016 pengurus menargetkan a. Penambahan anggota baru 25 % dari tahun buku 2015.
Jumlah anggota pada tahun buku 2015 adalah2306, maka seharusnya pada tahun buku 2016terjadi penambahan jumlah anggota baru sebanyak 576orang. Untuk tahun 2016, anggota baru yang bergabung tercatat sebanyak 343 orang. Penambahan jumlah anggota baru mencapai sebesar 14,87%.Ternyata penambahan jumlah anggota baru ini masih jauh dari yang diharapkan, hal ini menjadi tantangan atau PR besar untuk kita semua untuk lebih giat melakukan penjaringan anggota baru. Belum lagi kalau diperhitungkan dengan jumlah anggota yang keluar atau meninggal sebanyak 122 orang atau sebesar 5,29 %. b. Memiliki tim promosi/marketing.
Salah satu kunci sukses suatu koperasi dapat diukur dari pertambahan jumlah anggota dan modal usaha. Guna mewujudkan harapan ini maka pengurus dalam program kerjanya sudah memikirkan untuk menjaring tenaga marketing yang kompeten dan mau bekerja seperti yang diharapkan.
Rencana mempunyai tenaga pemasaran/marketing yang kompeten dan mau bekerja seperti yang direncanakan dalam tahun buku 2015 belum terealisasi, hal ini karena sulitnya mendapatkan tenaga marketing yang benar-benar menguasai seluk beluk perkoperasian, disisi lain kemampuan koperasi membiayai seorang marketing masih terbatas.
c. Akses informasi Kopdit Padat Asih melalui internet.
Internet sebagai salah satu sarana informasi diera digital ini yang berfungsi memberikan informasi kepada anggota maupun mempromosikan koperasi kepada masyarakat luas belum sepenuhnya difungsikan, baik oleh pengelola untuk terus menerus meng-update informasi yang berkaitan dengan Kopdit Padat Asih ataupun sebaliknya.
d. Peningkatan Pendidikan dasar dan kewirausahaan bagi anggota.
Pendidikan dasar dan kewirausahaan bagi anggota sangatlah penting untuk dilaksanakan secara periodik. Dalam sasaran tahun buku 2015 maupun 2016 bidang pendidikan mencanangkan peningkatan pendidikan dasar dan kewirausahaan bagi anggota. Dalam pelaksanaannya program pendidikan belum seluruhnya terlaksana, seperti: Pelatihan Dasar Koperasi Kredit di unit-unit Kerja, Pelatihan pelayanan prima bagi karyawan, Seminar pengelolaan keuangan keluarga, Workshop Wirakoperasi, Sertifikat Manajer, Pengurus Pengawas (CUDCC + CUCCC) Pelatihan Manajemen Keuangan Koperasi, Pelatihan Ketrampilan marketing/promosi untuk semua SDM: Pengurus,Pengawas, Manajemen (Karyawan dan Ketua Unit). Hal ini diakibatkan karena : ada kegiatan yang tidak bisa diselenggarakan sendiri tetapi bergabung dengan
RBT KOPDIT PADAT ASIH : Rajin Menabung - Bijak Meminjam - Tepat Mengangsur 35 Puskopdit, atau ada kegiatan yang bisa diselenggarakan sendiri tetapi kurangnya respon dari anggota.
e. Peningkatan jumlah simpanan dari tahun buku 2015
Simpanan Non saham 30%, pencapaian tahun buku 2016 adalah 17,10 % Simpanan Sipena 30 %, pencapaian tahun buku 2016 adalah 13,71 % Simpanan Sisuka 40 %, pencapaian tahun buku 2016 adalah 19,90 %
Simpanan Tahapan Sipena 50 %, pencapaian tahun buku 2016 adalah 60,50 %
Simpanan Siska-YBHK 25 %, pencapaian tahun buku 2016 adalah 31,52 % SIHARTA Rp. 50.000.000 , pencapaian tahun buku 2016 adalah Rp.
62.000.000 ( 37,78 % )
Dari data di atas dapat kita lihat bahwa semua target peningkatan jumlah simpanan mengalami peningkatan yang cukup signifikan, jika dibandingkan dengan pencapaia tahun buku 2015. Oleh sebab itu pengurus diharapakan mendorong anggota untuk terus menginvestasikan dananya melalui jenis-jenis simpanan yang ditawarkan Koperasi.
f. Investasi property/kavling Rp 3 M
Program investasy property/kaplinh tidak ada yang memanfaatkannya. Hal ini dikarenakan kurang sosialisasi dan atau regulasi yang memberatkan.
g. Pinjaman Anggota
Target pinjaman yang diberikan pada tahun buku 2016 adalah Rp 25.000.000.000, namun pinjaman yang direalisasikan adalah Rp 23.004.765.872. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa target pinjaman yang diberikan tidak tercapai Rp 1.995.234.128 ( 7,98 % ).
h. Pinjaman UKM Rp 2 M dan Pinjaman Jangka Pendek Rp 3 M.
Guna memenuhi kebutuhan anggota akan dana, maka pengurus pada tahun buku 2016 tetap mempertahankan pinjaman UKM Rp 2 M dan menaikan Pinjaman Jangka Pendek dari Rp 2 M menjadi Rp 3 M. Namum kenyataannya tidak ada yang memanfaatkannya. Hal ini dikarenakan kurang sosialisasi dan atau regulasi yang memberatkan.
i. Meningkatkan financial freedom
Pertumbuhan aset Kopdit Padat Asih dari tahun ke tahun menunjutkan tren meningkat. Pertumbuhan ini menunjukan bahwa ekonomi anggota membaik. Hal ini ditunjukan dengan meningkatnya pinjaman khususnya pinjaman produktif, perumahan, pendidikan dan kesehatan, sementara pinjaman bermasalah cenderung menurun ( 0.11 % ). Pertumbuhan aset juga diiringi dengan peningkatan simpanan anggota, khususnya simpanan non saham.
j. Membuka pelayanan di TPA Dasana Xentre di Bonang tangerang,
Tujuan pelayanan di TPA Dasana Xentre adalah untuk memudahkan anggota melakukan transaksi ( khususnya wilayah Tangerang dan sekitarnya ). Hal ini belum terlaksana, mengingat belum siapnya tenaga serta sarana/prasarana. Namun demikian harus dipikirkan bentuk pemanfaatannya agar mendatangkan
RBT KOPDIT PADAT ASIH : Rajin Menabung - Bijak Meminjam - Tepat Mengangsur 36 k. Kelalaian pinjaman< 0,3 %
Pada tahun 2016 dapat dilihat bahwa kelalaian pinjaman 0,11%. Hal ini sesuai dengan yang diharapakan. Nilainya memang kecil, namun harus tetap diapresiasi, karena menunjukkan kesadaran anggota akan kewajibannya.
2. Manajemen Koperasi
Dalam laporan tahun buku 2016 ini kami ingin mengkritisi Koperasi dari sudut Manajemen yaitu :
a. Manajemen Umum.
Koperasi memiliki visi, misi, tujuan, sasaran, nilai,dan struktur organisasi. Semua kelengkapan tersebut terpampang secara permanen sehingga bisa dibaca, dan dihayati oleh semua anggota atau tamu yang berkunjung ke kantor koperasi.
b. Manajemen kelembagaan.
Koperasi sudah mempunyai dokumen Standar Operasional Manajemen (SOM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP)
c. Manajemen permodalan.
Perbandingan pertumbuhan modal sendiri dengan tingkat pertumbuhan asset belum sebanding atau lebih besar.Tetapi selisih sudah berkurang ( 0,74 ).
d. Manajemen Aktiva.
Belum ada data/dokumen tentang penagihan pinjaman macet tahunan, yang menyatakan bahwa sekurang-kurangnya sepertiga dari jumlah pinjaman macet bisa ditagih.
Sudah ada dokumen yang menyebutkan terjadi pengecekan silang antara pelaksana prosedur pinjaman dengan SOP nya termasuk BMPP (Batas Maksimum Pemberian Pinjaman ).
Sudah ada dokumen monitoring terhadap penggunaan pinjaman serta kemampuan dan kepatuhan anggota dalam memenuhi kewajibannya.
e. Manajemen Likuiditas.
Kebijakan mengenai pengendalian likuiditas sudah dibuatkan dokumen tertulis mengenai perencanaan usaha.
f. Manajemen Administrasi.
Syukur dan terima kasih program Sicundo yang sudah sekian lama kita impikan akhirnya siap dan sudah mulai digunakan anggota. Semoga menjadi salah satu sarana promosi dan meningkatkan kepercayaan anggota kepada pengelola.
Form penyetoran dari ketua-ketua unit masih belum seragam, padahal pihak manajemen sudah memberikn contoh form penyetoran.
Buku anggota, baik buku tabungan maupun pinjaman dalam taraf pencetakan
RBT KOPDIT PADAT ASIH : Rajin Menabung - Bijak Meminjam - Tepat Mengangsur 37
3. Aspek Kesehatan
Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No.14/Per/M.KUKM/XII/2009 tentang Perubahan Permenkop dan UKM No.20/Per/M.KUKM/XI/2008 tentang Pedoman Penilaian Kesehatan KSP dan USP Koperasi dapat dilakukan terhadap 7 (tujuh) komponen proses yaitu:
Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Manajemen, Efisiensi, Likuiditas, Kemadirian dan Pertumbuhan, juga Jatidiri Koperasi. Bilamana ketujuh aspek ini
berjalan baik, maka hasil laporan keuangan Kopdit Padat Asih pasti baik. Hasil kumulatif penilaian terhadap ketujuh aspek di atas untuk Kopdit Padat Asih tahun buku 2016 mencapai nilai sebesar 89.75. Nilai kumulatif ini lalu disinkronkan dengan standar patokan yang mengindikasikan KESEHATAN Kopdit Padat Asih tergolongSEHAT.
Analisis komponen proses dan hasilnya dapat diverifikasi dan dilengkapi oleh anggota khususnya peserta RAT XXXIX tahun buku 2016.
7.2 SARAN