• Tidak ada hasil yang ditemukan

7 Evalusi, Hafalan dan Tafsir ayat-ayat dan hadits

Kesehatan/kebidanan

Kelompok 3

Materi hafalan ayat AQ dan Hadits

Hafalan dan diskusi Mahasiwa dapat menghafalkan ayat AQ dan Hadits kebidanan/hadits

6 Evalusi, Hafalan dan Tafsir ayat-ayat dan hadits Kesehatan/kebidanan

Kelompok 4

Materi hafalan ayat AQ dan Hadits

Hafalan dan diskusi Mahasiwa dapat menghafalkan ayat AQ dan Hadits kebidanan/hadits

7 Evalusi, Hafalan dan Tafsir ayat-ayat dan hadits Kesehatan/kebidanan

Kelompok 5

Materi hafalan ayat AQ dan Hadits

Hafalan dan diskusi Mahasiwa dapat

menghafalkan ayat AQ dan

Hadits kebidanan/hadits

Praktikum1

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat mengetahui maksud dan tujuan perkuliahan praktikum AIK II

2. Membangun kesepakatan bersama yakni kontrak belajar (KB) dengan mahassiwa selama perkulihan AIK II dalam 1 semester.

3. Membagi kelompok dan Tugas kelompok

Alat dan Bahan :

1. Papan tulis 2. Spidol besar 3. LCD

4. Power point

Langkah-langkah :

1. Fasilitator/tutor/dosen membuka perkuliahan, kemudian menjelaskan maksud dan tujuan perkulian praktikum AIK II (Orientasi). Kemudian bersama-sama dengan mahasiswa membagun kesepakatan bersama atau kontrak belajar (KB)

2. Kemudian fasilitator/tutor/dosen menjelaskan secara singkat tentang Ulumul Tajwid sebagai pengantar mahasiswa dalam menghukumi ayat-ayat kesehatan/kebidanan. (Ulumul Tajwid meliputi Idghom, idhar, ikhfa, iqlab, mat, dll)

3. Setelah itu fasilitator/tutor/dosen membagi kelompok dan tugas kelompok, yakni tentang :

 kajian ayat-ayat kesehatan/kebidanan.

a. QS An-Nisa’ ayat 1 b. QS.Al-Mu’minun ayat 12

c. QS.Arrum ayat 21 d. QS.Yasin ayat 36 e. QS Luqman ayat 14 f. QS Al-Haj ayat 5 g. QS As-Sajdah ayat 7-8 h. QS Al-Qoff ayat 15

 Kelas dibagi 8 kelompok, bisa kesepakatan dengan mahasiswa apakah dikelompokkanberdasarkan nomer urut mahasiswa atau acak. Kemudian setiap kelompok mendapatkan tugas 1 tema kajian ayat sesuai dengan ayat-ayat kebidanan.

 Tugas tiap kelompok adalah menuliskan ayat dalam Mading, kemudian menghukumi ayat dengan ilmu Tajwid, menerjemahkan ayat dan menafsirkan ayat.

4. Fasilitator/tutor/dosen menjelaskan untuk presentasi tugas kelompok pada pertemuan minggu depan dengan metode “gallery mading ayat” yakni setiap kelompok secara bersama mempresentasikan madingnya.

5. Fasilitator/tutor/dosen menyimpulkan pada pertemuan pertama praktikum AIK II dan menutup pertemuan ini.

Praktikum 2

Tujuan :

1.) Mahasiswa dapat mempresentasikan ayat-ayat kebidanan

2.) Mahasiswa dapat menerjemahkan dan memahami maksud dari ayat-ayat kebidanan

3.) Mahasiswa dapat menginternalisasikan ayat-ayat kebidanan dalam kehidupan sehari-hari.

Alat dan bahan :

1.) Mading ayat-ayat kebidanan Yakni :

a.QS An-Nisa’ ayat 1 b.QS.Al-Mu’minun ayat 12 c. QS.Arrum ayat 21 d.QS.Yasin ayat 36 e.QS Luqman ayat 14 f. QS Al-Haj ayat 5 g.QS As-Sajdah ayat 7-8 h.QS Al-Qoff ayat 15 2.) White board

3.) Spidol snowman Langkah-langkah :

6. Fasilitator/Tutor/Dosen membuka perkuliahan praktikum 2 ini, kemudian menjelaskan proses presentasi Mading Ayat-ayat Kebidanan, yakni setiap kelompok diharapkan menempelkan madingnya di sudut2 ruangan atau tempok yang kosong. Kemudian setiap kelompok berbagi peran, 2 orang

yang menjaga mading dan sisanya berbagi berkeliling untuk mencari informasi di mading kelompok lain. Tugas 2 orang yang menjaga mading adalah menjelaskan isi mading dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain. Tugas kelompok lain yang mendengarkan adalah mencatat dan bertanya tentang hal-hal yang belum difahami. (waktu 15 menit)

7. Semua kelompok mempraktekkan dan mempresentasikan Madingnya, sesuai dengan petunjuk fasilitator/ tutor/dosen tersebut diatas. (waktu 45 menit)

8. Setelah semua selesai mempresentasikan secar bersama-sama, maka kesimpulan atau catatan yang diperoleh dari belajar dimasing kelompok lain tersebut dibagikan kepada temannya yang menjaga mading dengan cara mereka berkumpul kembali ke kelompok masing-masing dan mendiskusikan hasil cacatan mereka. (waktu 15 menit)

9. Setelah diskusi kelompok selesai, kemudian semua kelompok mendiskusikan hasil diskusi tiap-tiap kelompok dalam diskusi kelas besar.

Diskusi ini berisi masukan dan pertanyaan-pertanyaan yang belum jelas.

(waktu 20 menit)

10. Kesumpulan dan Penutup, fasilitator/tutor/dosen menyimpulakan hasil diskusi pada praktikum 2 ini, kemudian menjelaskan rencana kegiatan praktikum 3-7 yakni tugas menghafal QS. Ayat-ayat Kebidanan:

a. prkatikum 3 kelompok 1 dan 2 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

b. Praktikum 4 kelompok 3 dan 4 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

c. Praktikum 5 kelompok 5 dan 6 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

d. Praktikum 6 kelompok 7 dan 8 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

e. Praktikum 7 kelompk 9 dan 10 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

Praktikum 3

Tujuan :

1.) Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2.) Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3.) Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 1 dan 2

Praktikum 4

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2. Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3. Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 3 dan 4

Praktikum 5

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2. Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3. Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 5 dan 6

Praktikum 6

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2. Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3. Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 7 dan 8

Praktikum 7

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2. Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3. Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 9 dan 10

Lampiran ayat-ayat Kesehatan:

 QS An-Nisa’ ayat 1

Artinya:

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan diri padanya Allah menciptakan isterinya: dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepda Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (An-Nisa’ ayat 1)

 QS.Al-Mu’minun ayat 12

Artinya :

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. (Al-Mu’minun ayat12)

 QS.Arrum ayat 21

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderungdan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan saying. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. ( Ar-Rum ayat 21)

 QS.Yasin ayat 36

Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui (Yasin ayat 36)

 QS Luqman ayat 14

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada Kulah kembalimu. (Luqman, ayat 14)

 QS Al-Haj ayat 5

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setets mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelas kan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya samapai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air diatasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. ( Al-Haj, ayat 5)

 QS As-Sajdah ayat 7-8

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan memulai penciptaan manusia dari tanah (As-Sajdah ayat 7)

Kemudian Dia menjadikan keurunannya dari saripati air yang hina ( As-Sajdah ayat 8)

 QS Al-Qoff ayat 15-16

Maka apakah Kami letih dengan penciptaan yang pertama? Sebenarnya mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang penciptaan yang baru ( Alhaj ayat 15)

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya. (Al-Qoff ayat 16)

BAB III

MODUL III

AGAMA ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN III

I . VISI DAN MISI PRODI DIII KEBIDANAN

5. VISI PRODI

Menjadi Prodi Kebidanan DIII terbaik di Indonesia tahun 2022.

6. MISI PRODI

m) Menyelenggarakan pendidikan Kebidanan jenjang Diploma III yang berkualitas, berkesinambungan dan terpadu guna memenuhi kebutuhan dan tuntutan ketenagaan kebidanan pada tingkat nasional, regional maupun global;

n) Mengembangkan Program Studi Kebidanan jenjang Diploma III sebagai pusat pelatihan, penelitian, pelayanan dan rujukan pendidikan kebidanan tingkat nasional;

o) Mengembangkan pendidikan tinggi kebidanan untuk menghasilkan lulusan tenaga bidan dengan mengintegrasikan nilai- nilai Qurani;

p) Menjalin kerja sama secara berkelanjutan dengan stakeholders;

q) Mengembangkan Pendidikan Kebidanan jenjang Diploma III dengan keunggulan kebidanan komunitas

r) Mengembangkan organisasi Program Studi yang sesuai dengan tuntutan zaman serta meningkatkan manajemen yang transparan dan berkualitas secara berkelanjutan

3. UNGGULAN

Menjadi Program Studi Kebidanan jenjang Diploma Tiga dengan keunggulan kebidanan komunitas

4. TUJUAN PENDIDIKAN PRODI

Menghasilkan lulusan D III Kebidanan yang mampu :

o) mengembangkan diri sebagai bidan profesional yang berakhlaq mulia

p) menerapkan nilai- nilai Islam, konsep dan prinsip serta keilmuan dan keterampilan yang mendasari profesionalisme bidan dalam memberikan asuhan dan pelayanan kebidanan

q) melaksanakan asuhan kebidanan (ASKEB) secara profesional dan Islami pada perempuan dalam siklus kehidupannya (masa konsepsi, neonatus, bayi dan anak balita remaja, praperkawinan, kehamilan, persalinan, nifas, klimakterium, menopouse dan masa antara) di semua tatanan pelayanan kesehatan di institusi dan komunitas

r) mengembangkan sikap profesional dan Islami dalam praktik kebidanan, komunikasi interpersonal dan konseling serta menjalin kerjasama dalam tim kesehatan

s) memberikan pelayanan kebidanan dengan mempertimbangkan kultur dan budaya setempat yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dengan melakukan upaya promosi dan prevensi kesehatan reproduksi melalui pendidikan kesehatan, pemberdayaan perempuan, keluarga serta masyarakat dengan tidak mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif;

t) mengelola program pelayanan kesehatan dan atau institusi pelayanan kesehatan atau institusi lainnya;

u) menjadi asisten peneliti dalam penelitian kebidanan/kesehatan

II. DESKRIPSI MODUL

Modul AIK III ini berisi mengenai Fiqih Kontemporer Spesifik Kebidananyakni yang membahas tentang konsepdasar Ilmu Fiqih dan Ushul Fiqih, Islam dan Kesehatan, Kebidanan dalam Pandangan Islam, Komunikasi kebidanan secara Islami dan Ayat-ayat dan hadits tematik kebidanan/kesehatan.

Dokumen terkait