• Tidak ada hasil yang ditemukan

AGAMA ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DIPLOMA III KEBIDANAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "AGAMA ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DIPLOMA III KEBIDANAN"

Copied!
91
0
0

Teks penuh

(1)

AGAMA ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DIPLOMA III KEBIDANAN

DISUSUN OLEH: DR. ISLAMIYATUR ROKHMAH.,S.AG.M.S.I SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ‘AISYIYAH

YOGYAKARTA 2022

Modul Agama Islam dan Kemuhammadiyahan

(2)

D3 KEBIDANAN STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta Disusun Oleh : Islamiyatur Rokhmah

Penerbit : … ISBN : ….

(3)

Puji syukur kita haturkan kehadirat ilahi rabbi karena dengan ijinnya maka modul praktikum Agama Islam dan Kemuhammadiyahaan ini dapat terwujud. Modul ini dimaksudkan untuk mengantarkan mahasiswa dalam menempuh mata kuliah praktikum Agama Islam dan Kemuhammadiyahan. Modul ini terdiri dari 3 (tiga) bagian, yakni: bagian pertama adalah Praktikum Agama Islam dan Kemuhamamdiyahan I (pertama) yakni mengenai pengenalan Kemuhammadiyahan, baik tokoh-tokoh Muhammadiyah maupun ayat-ayat yang menginspirasi berdisinya Muhamamdiyah. Bagian kedua adalah Praktikum Agama Islam dan Kemuhammadiyahan II (Kedua) yakni mengenai mendalami Alqur’an dengan mengenal hukum tajwid dan mengkaji ayat-ayat kebidanan. Bagian ketiga adalah Praktikum Agama Islam dan Kemuhammadiyahan III (ketiga) yakni mengenai praktikum ibadah praktis yang meliputi: thoharoh, sholat dan perawatan/rukti jenazah.

Demikian persembahan modul praktikum Agama Islam dan Kemuhammadiyahan ini telah kami susun, semoga bermanfaat bagi kelancaran perkuliahan mahasiswa STIKES ‘Aisyiyah Yogyakarta

Penyusun

Islamiyatur Rokhmah.,S.Ag.,M.S.I

DAFTAR ISI

Halaman Judul ……… 1

(4)

Kata Pengantar ……….. 2

Daftar Isi ………. 3

BAB I Modul Agama Islam dan Kemuhammadiyahan I ……….. 5

BAB II Modul Agama Islam dan Kemuhammadiyahan II ……….. 34

BAB III Modul Agama Islam dan Kemuhammadiyahan III ……….. 67

(5)

MODUL I

AGAMA ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN I I . VISI DAN MISI PRODI DIII KEBIDANAN

1. VISI PRODI

Menjadi Prodi Kebidanan DIII terbaik di Indonesia tahun 2022.

2. MISI PRODI

a) Menyelenggarakan pendidikan Kebidanan jenjang Diploma III yang berkualitas, berkesinambungan dan terpadu guna memenuhi kebutuhan dan tuntutan ketenagaan kebidanan pada tingkat nasional, regional maupun global;

b) Mengembangkan Program Studi Kebidanan jenjang Diploma III sebagai pusat pelatihan, penelitian, pelayanan dan rujukan pendidikan kebidanan tingkat nasional;

c) Mengembangkan pendidikan tinggi kebidanan untuk menghasilkan lulusan tenaga bidan dengan mengintegrasikan nilai- nilai Qurani;

d) Menjalin kerja sama secara berkelanjutan dengan stakeholders;

e) Mengembangkan Pendidikan Kebidanan jenjang Diploma III dengan keunggulan kebidanan komunitas

f) Mengembangkan organisasi Program Studi yang sesuai dengan tuntutan zaman serta meningkatkan manajemen yang transparan dan berkualitas secara berkelanjutan

3. UNGGULAN

Menjadi Program Studi Kebidanan jenjang Diploma Tiga dengan keunggulan kebidanan komunitas

4. TUJUAN PENDIDIKAN PRODI

Menghasilkan lulusan D III Kebidanan yang mampu :

a) mengembangkan diri sebagai bidan profesional yang berakhlaq mulia

b) menerapkan nilai- nilai Islam, konsep dan prinsip serta keilmuan dan keterampilan yang mendasari profesionalisme bidan dalam memberikan

(6)

asuhan dan pelayanan kebidanan

c) melaksanakan asuhan kebidanan (ASKEB) secara profesional dan Islami pada perempuan dalam siklus kehidupannya (masa konsepsi, neonatus, bayi dan anak balita remaja, praperkawinan, kehamilan, persalinan, nifas, klimakterium, menopouse dan masa antara) di semua tatanan pelayanan kesehatan di institusi dan komunitas

d) mengembangkan sikap profesional dan Islami dalam praktik kebidanan, komunikasi interpersonal dan konseling serta menjalin kerjasama dalam tim kesehatan

e) memberikan pelayanan kebidanan dengan mempertimbangkan kultur dan budaya setempat yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dengan melakukan upaya promosi dan prevensi kesehatan reproduksi melalui pendidikan kesehatan, pemberdayaan perempuan, keluarga serta masyarakat dengan tidak mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif;

f) mengelola program pelayanan kesehatan dan atau institusi pelayanan kesehatan atau institusi lainnya;

g) menjadi asisten peneliti dalam penelitian kebidanan/kesehatan

II. DESKRIPSI MODUL

Modul AIK I ini berisi mengenai penguatan

Aqidah, Ibadah, Pemikiran Islam, Penyimpangan Islam dan Kemuhammadiyahan/Keaisyiyahan. Secara rinci materi pembelajaran AIK I dijelaskan sebagai berikut:

a. Islam menurut Faham Muhammadiyah

Mata Kuliah ini adalah dasar bagi mahasiswa agar mampu memahami dan

melaksanakan aqidah Islam menurut pemahaman Muhammadiyah. Penguatan aqidah

dengan memahami Hakekat Islam yang meliputi : Pengertian Islam, Sumber ajaran

Islam, Karakteristik Ajaran Islam, Aspek Aspek Ajaran Islam. Sedangkan Hal-Hal Yang

(7)

Takhayul, Nifaq atau Munafiq.

b. Kemuhammadiyahan dan Ke'aisyiyah

Mata kuliah ini ditargetkan agar mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan sejarah gerakan dakwah Muhammadiyah/'Aisyiyah dan nilai-nilai dasar/ideologi gerakan Muhammadiyah/'Aisyiyah serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai gerakan Muhammadiyah/'Aisyiyah dalam kehidupan bermasyarakat. Pebahasan dalam mata kulian ini adalah mengenai : Sejarah Muhammadiyah/'Aisyiyah, Ideologi, Matan keyakinan dan cita-cita hidup, Muhammadiyah, Pedoman Hidup Warga Muhammadiyah , Pemahaman surat Ali Imron 104, 110,

c. Sejarah Pemikiran Islam dan Penyimpangan Islam

Mengkasi sejarang pemikiran Islam, tokoh-tokoh pemikir Islam termasuk juga tokoh kesehatan. Sealin itu disini juga dibahas penyimpangan agama islam oleh beberapa kelompok atau orang.

d. Praktikum

Mata kuliah Praktikum pada AIK1/SDI 1 terbagi menjadi 3 bagian yakni : 1.) wawancara tokoh Muhammadiyah, ‘Aisyiyah dan AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah). 2.) kajian ayat-ayat spirit yang melatar belakangi, memotivasi berdirinya Muhamamdiyah, 3.) menghafal Juz-Amma dar surat An-Nas hingga Al-Fill

III. DISKRIPSI PEMBELAJARAN

(8)

A. Kuliah Teori

Kuliah teori untuk memahami teori dan pengertian AIK I yakni yang mencakup

Aqidah, Ibadah, Pemikiran Islam, Penyimpangan Islam dan Kemuhammadiyahan/Keaisyiyahan.

B. Kuliah Pakar

Kuliah diberikan dalam rangka penataan pengetahuan/informasi yang telah diperoleh mahasiswa. Kuliah pakar akan berhasil tepat guna apabila dalam saat itu pertemuan mahasiswa dengan pakar-mahasiswa aktif mengungkakan hal-hal yang ingin bisa dilakukan, pada kesempatan ini mahasiswa secara perorangan atau kelompok untuk mendiskusikan secara secara khusus mengenai suatu informasi dengan pakar yang bersangkutan. Diharapkan mahasiswa akan mendapat pemahaman yang ebih mantap sesuai dengan informasi yang didiskusikan.

C. Pembelajaran Mandiri

Aktivitas pembelajaran mandiri merupakan inti dari kegiatan pembelajaran yang didasarkan pada paradigm pembejaran mahasiswa aktif (student centered learning SCL). Dalam hal ini secara bertahap, mahasiswa dilatih dan dibiasakan untuk belajar secara mandiri (tidak haus menunggu pemberian materi oleh dosen)

D. Praktikum

Aktivitas ini merupakan aktivitas pembelajaran dalam rangka memahami sesuatu informasi secara mantap. Mahasiswa diberi kesepatan untuk mendalami teori dengan mempraktekkan dalam ibadah praktis dan hafalan ayat dan hadits.

E. Diskusi Kelas

Diskusi ini dilakukan dengan peserta seluruh mahasiswa dalam kelas. Diskusi ini akan dihadiri oleh dosen pakar. Tujuan aktivitas pembelajaran ini adalah untuk lebih memantapkan pemahaman semua informasi yang telah ditelaah.

(9)

SILABUS MATA KULIAH

AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN-KE’AISYIYAHAN I

I. Pengantar

Mata kuliah : Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Ke’Aisyiyahan I Jumlah SKS : 2 (1,5 T; 0,5 P)

Semester/T.A. : I Reguler/2012-2013

Koordinator : Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI Dosen Pengampu : Dra.Siti Aisyah,M.Ag,

Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag

II. Arti Penting Mata Kuliah

Mata kuliah ini lebih dimaksudkan untuk memberikan bekal penguatan pendidikan karakter melalui pemahaman ke-Islaman dalam bidang Aqidah Islam dan memperbaiki kepribadian melalui pengamalan Akhlak Islam. Matakuliah ini juga memberikan bekal pemahaman dan ketrampilan berorganisasi di Muhammadiyah.

Tujuannya agar mahasiswa siap menjadi pelangsung dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah.

Agar terjadi internalisasi nilai pada mahasiswa dalam mempelajari Aqidah Akhlak, mahasiswa juga dikenalkan dengan kondisi psikologis remaja, beserta problem- problem yang terkait bidang Aqidah-Akhlak. Agar tumbuh kesadaran untuk melakukan perubahan menuju kebaikan baik pada diri sendiri maupun lingkungan kehidupan mereka.

Dalam strategi pembelajarannya dilakukan dengan model pembelajaran Active learning, Mahasiswa diberi tugas meresum sumber belajar secara berkelompok dan mencari bahan melalu wawancara dengan tokoh Muhammadiyah beserta ortomnya serta mempresentasikannya dalam diskusi kelas.

III. Kompetensi Pembelajaran

Mahasiswa mampu memiliki pemahaman Aqidah yang benar dan mampu mendorong berakhlak yang mulia, serta memiliki wawasan yang luas dan semangat juang tinggi untuk mengembangkan persyarikatan Muhammadiyah/’Aisyiyah.

IV. Indikator keberhasilan

Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu:

1. Menjelaskan Aqidah-Akhlak

2. Meyakini Iman dan Akhlak kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW

(10)

3. Meyakini Iman kepada Kitab-kitab Allah SWT

4. Meyakini Iman kepada yang Ghoib (Malaikat, jin, syetan, surga, neraka, alam kubur, kiamat, Taqdir)

5. Mempraktikan Akhlak dalam Pergaulan dengan benar 6. Mempraktikan Akhlak dalam Keluarga dan masyarakat

7. Menerangkan Idiologi Muhammadiyah (MKCHM, Kepribadian, PHIWM) 8. Menjelaskan Dinamika Gerakan ‘Aisyiyah

9. Mencontohkan Profil Kader dan Pimpinan Muhammadiyah/’Aisyiyah 10. Menggali Sejarah Pemikiran Islam dan Gerakan Penyimpangan Islam

11. Mengidentifikasi Tantangan dan strategi dakwah Muhammadiyah/Aisyiyah Abad ke-2

V. STRATEGI PEMBELAJARAN 1. Teori

Strategi pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran teori adalah dengan lecturing interactive, the power of two, reading guide, information search, brainstorming, dan diskusi.

2. Praktikum

Pembelajaran praktikum dilakukan dengan metode dialog, Iqra’, hafalan, demonstrasi dan penugasan

VI. Referensi

Ary Ginanjar, ESQ, Jakarta: ESQ Training Center, 2001

Hamdan Hambali, Idiologi Muhammadiyah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2002.

PP.Muhammadiyah, Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah, Yogyakarta: Suara Muhammadiyah, 2006.

PP.’Aisyiyah, Sejarah dan Dinamika ‘Aisyiyah, Yogyakarta: Suara ‘Aisyiyah, 1990.

PP.Muhammadiyah, Pedoman Perkaderan Muhammadiyah/’Aisyiyah, Yogyakarta, BPK, 2005Yunahar Ilyas, Kuliah Aqidah, Yogyakarta: LPPI UMY, 2207

___________, Kuliah Akhlak, Yogyakarta: LPPI UMY, 2008

(11)
(12)

VII. Rencana Perkuliahan

A. Perkuliahan Teori (1,5 SKS) Ruang kuliah:………..

PERTEMUAN SUBSTANSI MATERI METODE DOSEN

I Kontrak Belajar

Pengantar Aqidah-Akhlak

Ceramah dan Resitasi Dra.Siti Aisyah, M.Ag Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI II Iman dan Akhlak kepada Allah SWT dan

Rasulullah SAW

Ceramah, Diskusi panel Dra.Siti Aisyah, M.Ag Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI

III Iman kepada Kitab-kitab Allah SWT Seminar kelas Dra.Siti Aisyah, M.Ag Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag

(13)

Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI

IV Iman kepada yang Ghoib (Malaikat, jin, syetan, surga, neraka, alam kubur, kiamat, Taqdir)

SGD (Small Group Discusion)

Dra.Siti Aisyah, M.Ag Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI

V Akhlak dalam Pergaulan, Keluarga dan masyarakat

Diskusi panel Dra.Siti Aisyah, M.Ag Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI

VI Ideologi Muhammadiyah (MKCHM, Kepribadian, PHIWM)

Seminar kelas Dra.Siti Aisyah, M.Ag Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI

VII Dinamika Gerakan ‘Aisyiyah Seminar kelas Dra.Siti Aisyah, M.Ag

(14)

Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI Ujian Tengah

Semester

Materi Pertemuan I-VII

VIII Profil Kader dan Pimpinan Muhammadiyah/’Aisyiyah

Diskusi kelas Dra.Siti Aisyah, M.Ag Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI

IX Sejarah Pemikiran Islam dan Gerakan Penyimpangan Islam

Diskusi panel Dra.Siti Aisyah, M.Ag Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI

X Tantangan dan strategi dakwah Muhammadiyah/Aisyiyah Abad ke-2

Diskusi kelas Dra.Siti Aisyah, M.Ag Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI

(15)

Drs.Muhsin Hasyanto, M.Ag Islamiyatur Rokhmah, S.Ag, M.SI

Ujian Akhir Semester

Materi Pertemuan I-X

B. Perkuliahan Praktikum (0,5 SKS)

I Orientasi Kontrak Belajar (KB), Pembagia

kelompok dan tugas kelompok untuk wawancara tokoh Ortom dan AMM

Pembagian Kelompok Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Islamiyatur Rokhmah, S.Ag,M.SI

II AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah) Presentasi Hasil Wawancara dengan tokoh AMM

Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Islamiyatur Rokhmah, S.Ag,M.SI

III Gerakan Program Qoryah Thoyyibah Diskusi kelompok kecil Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Islamiyatur Rokhmah, S.Ag,M.SI

IV Ayat-ayat spirit/ruh bermuhammadiyah: Hafalan Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI

(16)

Q.S. Ali-Imron: 103, 104 dan 110 Q.S. An-Nahl: 79

Q.S. Adz-Dzariyat: 56 Q.S. Al-Baqoroh: 30 Q.S. Ar-Rum: 30 Q.S. Ash-Shaff: 110

Islamiyatur Rokhmah, S.Ag,M.SI

V Ayat-ayat spirit/ruh bermuhammadiyah:

Q.S. Ali-Imron: 103, 104 dan 110 Q.S. An-Nahl: 79

Q.S. Adz-Dzariyat: 56 Q.S. Al-Baqoroh: 30 Q.S. Ar-Rum: 30 Q.S. Ash-Shaff: 110

Hafalan Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Islamiyatur Rokhmah, S.Ag,M.SI

VI Ayat-ayat spirit/ruh bermuhammadiyah:

Q.S. Ali-Imron: 103, 104 dan 110 Q.S. An-Nahl: 79

Q.S. Adz-Dzariyat: 56 Q.S. Al-Baqoroh: 30

Hafalan Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Islamiyatur Rokhmah, S.Ag,M.SI

(17)

Q.S. Ar-Rum: 30 Q.S. Ash-Shaff: 110

VII Juz ‘Amma: Q.S. An-Naas sampai Q.S. Al-Fiil Hafalan Iwan setiawan, S.Pdi.,M.SI Islamiyatur Rokhmah, S.Ag,M.SI

(18)

Praktek 1

Tujuan :

1. Memberikan pemahaman kepada Mahasiswa tentang tujuan perkulian praktikum AIK I.

2. Membangun kesepakan bersama (Kontrak Belajar) dalam prosen belajar mengajar selama 1 semester.

3. Membagi kelompok dan tugas perkelompok.

Alat dan Bahan :

1. White board 2. Spidol besar 3. LCD

4. Power point

Langkah-langkah :

1. Fasilitator/Tutor/Dosen menjelaskan orientasi, maksud dan tujuan perkuliahan AIK I.

2. Fasilitator/Tutor/Dosen memfasilitasi kelas untuk membangum kesepakan bersama kontrak belajar (KB) AIK I selama 1 semester.

(19)

3. Fasilitator/Tutor/Dosen membagi mahasiswa menjadi 10 kelompok, dengan cara memanggil 10 orang dari mahasiswa maju ke depan dan kemudian berjajar berbaris di depan. Setelah itu mahasiswa yang lain diminta untuk mengikuti dibelakang 1 orang temannya yang di depan samapai berjumlah sepuluh di tiap-tiap kelompoknya.*

4. Fasilitator/Tutor/Dosen membagi tugas (waancara tokoh/ortom Muh) ke tiap-tiap kelompok. Laporan hasil penugasan disajikan dalam bentuk mading ( Majalah Dinding) tentang wawancara Tokoh/Profil ORTOM Muhammadiyah/’Aisyiyah.

5. Fasilitator/Tutor/Dosen menjelaskan hasil wawancara dalam bentuk Mading dipresentasikan pada pertemuan minggu depan.

* Catatan : Pembagian kelompok ( mahasiswa di bagi dalam 10 kelompok), tugas kelompok berisi :

 Mewawancarai profil Tokoh dan kegiatan Ortom (organisasi Otonom) Muhammadiyah di salah satu ranting, cabang, daerah atau wilayah.

 Ortom meliputi: Ikatan Mahasiswa Muhamamdiyah (IMM), Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM), Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA), Hizbul Wathon, Tapak Suci, Aisyiyah, atau Majlis-Majlis di Muhammdiyah ( MPM, MPK, MDMC, Dikti, M.Tablig, M.tarjih, dll)

 Pertanyaan yang diajukan meliputi: Tujuan Organisasi, Struktur Organisasi, Kegiatan Organisasi, kendala-kendala dalam melaksanakan Organisasi.

(20)

Praktek 2

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat mempresentasikan hasil wawancara tokoh/profile Organisasi Otonom (Ortom) dan AMM Angkatan Muda Muhammadiyah ( IMM, IRM, NA, Hizbul Wathon, Tapak Suci)

2. Mahasiswa dapat meneladani tokoh-tokoh Muhammadiyah dan A’isyiyah serta Ortom dalam kehidupan sehari-hari 3. Mahasiswa dapat menginternalisasikan kegiatan-kegiatan Ortom dan AMM dalam kehidupan bermasyarkat dan

dharapkan mahasiswa dapat aktif dalam kegiatan AMM dan Ortom Muhammadiyah/Aisyiyah

Alat dan Bahan :

1. Mading presentsai wawancara tokoh/profile AMM dan Ortom 2. Plano

3. Spidol snowman

Langkah-langkah :

1. Fasilitator/Tutor/Dosen membuka perkuliahan praktikum 2 ini, kemudian menjelaskan proses presentasi Mading Ortom/AMM, yakni setiap kelompok diharapkan menempelkan madingnya di sudut2 ruangan atau tempok yang kosong. Kemudian setiap kelompok berbagi peran, 2 orang yang menjaga mading dan sisanya berbagi berkeliling

(21)

untuk mencari informasi di mading kelompok lain. Tugas 2 orang yang menjaga mading adalah menjelaskan isi mading dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain. Tugas kelompok lain yang mendengarkan adalah mencatat dan bertanya tentang hal-hal yang belum difahami. (waktu 15 menit)

2. Semua kelompok mempraktekkan dan mempresentasikan Madingnya, sesuai dengan petunjuk fasilitator/

tutor/dosen tersebut diatas. (waktu 45 menit)

3. Setelah semua selesai mempresentasikan secar bersama-sama, maka kesimpulan atau catatan yang diperoleh dari belajar dimasing kelompok lain tersebut dibagikan kepada temannya yang menjaga mading dengan cara mereka berkumpul kembali ke kelompok masing-masing dan mendiskusikan hasil cacatan mereka. (waktu 15 menit)

4. Setelah diskusi kelompok selesai, kemudian semua kelompok mendiskusikan hasil diskusi tiap-tiap kelompok dalam diskusi kelas besar. Diskusi ini berisi masukan dan pertanyaan-pertanyaan yang belum jelas. (waktu 20 menit)

5. Kesumpulan dan Penutup, fasilitator/tutor/dosen menyimpulakan hasil diskusi pada praktikum 2 ini, kemudian menjelaskan rencana kegiatan praktikum 3-7 yakni tugas menghafal QS. Spirit berdirinya Muhammdiyah:

a. prkatikum 3 kelompok 1 dan 2 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

b. Praktikum 4 kelompok 3 dan 4 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

c. Praktikum 5 kelompok 5 dan 6 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

d. Praktikum 6 kelompok 7 dan 8 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

e. Praktikum 7 kelompk 9 dan 10 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

(22)

Praktek 3

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat spirit/ ruh bermuhammadiyah

2. Mahasiswa dapat menerjemahkan dan mengerti maksud dari ayat-ayat spirit/ruh muhamamdiyah.

3. Mahasiswa dapat menghafalkan QS dari surat An-Nas sampai Al-Fill.

Alat dan Bahan :

Ayat-ayat spirit/ruh bermuhammadiyah:

1. Q.S. Ali-Imron: 103, 104 dan 110 2. Q.S. An-Nahl: 79

3. Q.S. Adz-Dzariyat: 56 4. Q.S. Al-Baqoroh: 30 5. Q.S. Ar-Rum: 30

6. Q.S. Ash-Shaff: 110

Langkah-langkah :

(23)

1. Kelompok 1 maju dalam kelas, kemudian membuat lingkaran, setelah itu semua mahasiswa menghafalkan QS An-Nas-Alfill. Sedangkan kelompok 2 menunggu giliran di luar kelas.

2. Kemudian setelah itu satu persatu menghafalkan QS spirit Muhammadiyah, yang lainnya mendengarkan dan membenarkan jika ada kesalahan.

3. Setelah itu fasilitator/tutor/dosen menunjuk mahasiswa secara acak untuk menghafalkan salah satu QS An-Nas –Al-Fill secara acak pula.

4. Setelah itu ditutup dengan menghafal secara bersama-sama dalam satu kelompok QS Alfill-An-Nash.

5. Kemudian setelah kelompok 1setelesai, kelompok 2 masuk kelas dan melampaui langkah-langkah yang sama tersebut diatas.

Praktek 4

Tujuan :

 Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat spirit/ ruh bermuhammadiyah

 Mahasiswa dapat menerjemahkan dan mengerti maksud dari ayat-ayat spirit/ruh muhamamdiyah.

 Mahasiswa dapat menghafalkan QS dari surat An-Nas sampai Al-Fill.

Alat dan Bahan :

Ayat-ayat spirit/ruh bermuhammadiyah:

1. Q.S. Ali-Imron: 103, 104 dan 110 2. Q.S. An-Nahl: 79

(24)

3. Q.S. Adz-Dzariyat: 56 4. Q.S. Al-Baqoroh: 30 5. Q.S. Ar-Rum: 30

6. Q.S. Ash-Shaff: 110

Langkah-langkah :

 Kelompok 3 maju dalam kelas, kemudian membuat lingkaran, setelah itu semua mahasiswa menghafalkan QS An-Nas-Alfill. Sedangkan kelompok 4 menunggu giliran di luar kelas.

 Kemudian setelah itu satu persatu menghafalkan QS spirit Muhammadiyah, yang lainnya mendengarkan dan membenarkan jika ada kesalahan.

 Setelah itu fasilitator/tutor/dosen menunjuk mahasiswa secara acak untuk menghafalkan salah satu QS An-Nas –Al-Fill secara acak pula.

 Setelah itu ditutup dengan menghafal secara bersama-sama dalam satu kelompok QS Alfill-An-Nash.

 Kemudian setelah kelompok 3 setelesai, kelompok 4 masuk kelas dan melampaui langkah-langkah yang sama tersebut diatas.

Praktek 5

Tujuan :

(25)

 Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat spirit/ ruh bermuhammadiyah

 Mahasiswa dapat menerjemahkan dan mengerti maksud dari ayat-ayat spirit/ruh muhamamdiyah.

 Mahasiswa dapat menghafalkan QS dari surat An-Nas sampai Al-Fill.

Alat dan Bahan :

Ayat-ayat spirit/ruh bermuhammadiyah:

1. Q.S. Ali-Imron: 103, 104 dan 110 2. Q.S. An-Nahl: 79

3. Q.S. Adz-Dzariyat: 56 4. Q.S. Al-Baqoroh: 30 5. Q.S. Ar-Rum: 30

6. Q.S. Ash-Shaff: 110

Langkah-langkah :

 Kelompok 5 maju dalam kelas, kemudian membuat lingkaran, setelah itu semua mahasiswa menghafalkan QS An- sampai dengan QS Nas-Alfill. Sedangkan kelompok 6 menunggu giliran di luar kelas.

 Kemudian setelah itu satu persatu menghafalkan QS spirit Muhammadiyah, yang lainnya mendengarkan dan membenarkan jika ada kesalahan.

(26)

 Setelah itu fasilitator/tutor/dosen menunjuk mahasiswa secara acak untuk menghafalkan salah satu QS An-Nas –Al-Fill secara acak pula.

 Setelah itu ditutup dengan menghafal secara bersama-sama dalam satu kelompok QS Alfill-An-Nash.

 Kemudian setelah kelompok 5 setelesai, kelompok 6 masuk kelas dan melampaui langkah-langkah yang sama tersebut diatas.

Praktek 6

Tujuan :

 Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat spirit/ ruh bermuhammadiyah

 Mahasiswa dapat menerjemahkan dan mengerti maksud dari ayat-ayat spirit/ruh muhamamdiyah.

 Mahasiswa dapat menghafalkan QS dari surat An-Nas sampai Al-Fill.

Alat dan Bahan :

Ayat-ayat spirit/ruh bermuhammadiyah:

1. Q.S. Ali-Imron: 103, 104 dan 110 2. Q.S. An-Nahl: 79

3. Q.S. Adz-Dzariyat: 56 4. Q.S. Al-Baqoroh: 30

(27)

5. Q.S. Ar-Rum: 30 6. Q.S. Ash-Shaff: 110

Langkah-langkah :

 Kelompok 7 maju dalam kelas, kemudian membuat lingkaran, setelah itu semua mahasiswa menghafalkan QS An-Nas sampai dengan QS Al-fill. Sedangkan kelompok 8 menunggu giliran di luar kelas.

 Kemudian setelah itu satu persatu menghafalkan QS spirit Muhammadiyah, yang lainnya mendengarkan dan membenarkan jika ada kesalahan.

 Setelah itu fasilitator/tutor/dosen menunjuk mahasiswa secara acak untuk menghafalkan salah satu QS An-Nas –Al-Fill secara acak pula.

 Setelah itu ditutup dengan menghafal secara bersama-sama dalam satu kelompok QS Alfill-An-Nash.

 Kemudian setelah kelompok 7 setelesai, kelompok 8 masuk kelas dan melampaui langkah-langkah yang sama tersebut diatas.

Praktek 7

Tujuan :

 Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat spirit/ ruh bermuhammadiyah

 Mahasiswa dapat menerjemahkan dan mengerti maksud dari ayat-ayat spirit/ruh muhamamdiyah.

(28)

 Mahasiswa dapat menghafalkan QS dari surat An-Nas sampai Al-Fill.

Alat dan Bahan :

Ayat-ayat spirit/ruh bermuhammadiyah:

1. Q.S. Ali-Imron: 103, 104 dan 110 2. Q.S. An-Nahl: 79

3. Q.S. Adz-Dzariyat: 56 4. Q.S. Al-Baqoroh: 30 5. Q.S. Ar-Rum: 30

6. Q.S. Ash-Shaff: 110

Langkah-langkah :

 Kelompok 9 maju dalam kelas, kemudian membuat lingkaran, setelah itu semua mahasiswa menghafalkan QS An-Nas sampai dengan QS Alfill. Sedangkan kelompok 10 menunggu giliran di luar kelas.

 Kemudian setelah itu satu persatu menghafalkan QS spirit Muhammadiyah, yang lainnya mendengarkan dan membenarkan jika ada kesalahan.

 Setelah itu fasilitator/tutor/dosen menunjuk mahasiswa secara acak untuk menghafalkan salah satu QS An-Nas –Al-Fill secara acak pula.

 Setelah itu ditutup dengan menghafal secara bersama-sama dalam satu kelompok QS Alfill-An-Nash.

(29)

 Kemudian setelah kelompok 9 setelesai, kelompok 10 masuk kelas dan melampaui langkah-langkah yang sama tersebut diatas.

Lampiran ayat-ayat:

 Q.S. Ali-Imron: 103, 104 dan 110

Artinya:

Dan perpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama Allah), dan janganlah kamu bercerai berai, dan ngatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadikan kamu karena nikmat Allah, orang- orang yang bersaudara, dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikian Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (ayat:103)

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepda kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. (ayat:104)

(30)

 2. Q.S. An-Nahl: 79

Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman. (ayat 79)

 3. Q.S. Adz-Dzariyat: 56

Artinya:

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku (ayat 56)

 4. Q.S. Al-Baqoroh: 30

(31)

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “ Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”, Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Enkau? “Tuhan berfiman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” (ayat : 30)

 5. Q.S. Ar-Rum: 30

(32)

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.

Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebayakan manusia tidak mengetahui. (ayat:30)

 6. Q.S. Ash-Shaff: 110

(33)

Artinya:

Telah bertasbih kepada Allah apa saja yang ada di langit dan apa saja yang ada di bumi, dan Dialah Yang Maha perkasa lagi Maha Bijaksana (ayat:

1)

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? (ayat: 2) Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang kamu kerjakan (ayat: 3)

Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan member khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)”. Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata” (ayat:6)

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-ada dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada Islam? Dan Allah tidak member petunjuk kepda orang-orang zalim. (ayat:7)

Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang- orang kafir membencinya (ayat: 8)

Dialah yang mengustus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agr Dia memenangkannya di atas segala agama-agam meskipun orang musryik membenci. (ayat :9)

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dan azab pedih? (ayat:10)

(34)

BAB II MODUL II

AGAMA ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN II

I . VISI DAN MISI PRODI DIII KEBIDANAN

3. VISI PRODI

Menjadi Prodi Kebidanan DIII terbaik di Indonesia tahun 2022.

4. MISI PRODI

g) Menyelenggarakan pendidikan Kebidanan jenjang Diploma III yang berkualitas, berkesinambungan dan terpadu guna memenuhi kebutuhan dan tuntutan ketenagaan kebidanan pada tingkat nasional, regional maupun global;

h) Mengembangkan Program Studi Kebidanan jenjang Diploma III sebagai pusat pelatihan, penelitian, pelayanan dan rujukan pendidikan kebidanan tingkat nasional;

i) Mengembangkan pendidikan tinggi kebidanan untuk menghasilkan lulusan tenaga bidan dengan mengintegrasikan nilai- nilai Qurani;

j) Menjalin kerja sama secara berkelanjutan dengan stakeholders;

k) Mengembangkan Pendidikan Kebidanan jenjang Diploma III dengan keunggulan kebidanan komunitas l) Mengembangkan organisasi Program Studi yang sesuai dengan tuntutan zaman serta meningkatkan

manajemen yang transparan dan berkualitas secara berkelanjutan 3. UNGGULAN

Menjadi Program Studi Kebidanan jenjang Diploma Tiga dengan keunggulan kebidanan komunitas

(35)

4. TUJUAN PENDIDIKAN PRODI

Menghasilkan lulusan D III Kebidanan yang mampu :

h) mengembangkan diri sebagai bidan profesional yang berakhlaq mulia

i) menerapkan nilai- nilai Islam, konsep dan prinsip serta keilmuan dan keterampilan yang mendasari profesionalisme bidan dalam memberikan asuhan dan pelayanan kebidanan

j) melaksanakan asuhan kebidanan (ASKEB) secara profesional dan Islami pada perempuan dalam siklus kehidupannya (masa konsepsi, neonatus, bayi dan anak balita remaja, praperkawinan, kehamilan, persalinan, nifas, klimakterium, menopouse dan masa antara) di semua tatanan pelayanan kesehatan di institusi dan komunitas

k) mengembangkan sikap profesional dan Islami dalam praktik kebidanan, komunikasi interpersonal dan konseling serta menjalin kerjasama dalam tim kesehatan

l) memberikan pelayanan kebidanan dengan mempertimbangkan kultur dan budaya setempat yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dengan melakukan upaya promosi dan prevensi kesehatan reproduksi melalui pendidikan kesehatan, pemberdayaan perempuan, keluarga serta masyarakat dengan tidak mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif;

m) mengelola program pelayanan kesehatan dan atau institusi pelayanan kesehatan atau institusi lainnya;

n) menjadi asisten peneliti dalam penelitian kebidanan/kesehatan

II. DESKRIPSI MODUL

Modul AIK II ini berisi mengenai Ulumul Qur’an dan Ulumul Hadits

(36)

a. Pengertian Al-Qur’an dan Hadits

Mata Kuliah Al-Qur’an dan Hadits ditargetkan agar mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan tentang pengertian Ulumul Al Qur’an dan Ulumul Hadits. Menjelaskan perbedaan Alqur’an dan Hadits dan fungsi Alqur’an dan Hadits

b. Ulumul Qur’an

Mata kuliah ini ditargetkan mahasiswa dapat menjelaskan tentang Asbabun-Nuzul (sebab-sebab turunnya Al-Qur’an), Keunggulan Al-Qur’an, nama-nama lain Al-Qur’an, dan cara menafsirkannya.

c. Ulumul Hadits

Mata kuliah ini ditargetkan mahasiswa dapat menjelaskan tentang Asbabul Wurut, Derajat kualitas hadits yakni shoheh, hasan dan dhoif, .

d. Ayat-ayat dan hadits tematik.

Mata kuliah ini ditargetkan agar mahasiswa mampu memahami tafsir ayat-yat dan hadits tematik yang meliputi : ayat Al- Qur’an dan Hadits tematik tentang sehat dan sakit, ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang kebersihan, ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang penciptaan manusia, melahirkan, menyusui,nifas dan haids, larangan sunat bayi perempuan, imunisasi dan transplantasi bedah plastic.

a. Praktikum Ayat-ayat dan Hadits tematik.

(37)

Mahasiswa mampu memahami tafsir ayat-yat dan hadits tematik tentang : ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang sehat dan sakit, ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang kebersihan, ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang akil baligh, ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang kehamilan, ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang Persalinan, ayat Al-Qu’an dan Hadits tentang sunat perempuan.

DISKRIPSI PEMBELAJARAN

F. Kuliah Teori

Kuliah teori untuk memahami teori dan pengertian AIK I yakni yang mencakup

Aqidah, Ibadah, Pemikiran Islam, Penyimpangan Islam dan Kemuhammadiyahan/Keaisyiyahan.

G. Kuliah Pakar

Kuliah diberikan dalam rangka penataan pengetahuan/informasi yang telah diperoleh mahasiswa. Kuliah pakar akan berhasil tepat guna apabila dalam saat itu pertemuan mahasiswa dengan pakar-mahasiswa aktif mengungkakan hal-hal yang ingin bisa dilakukan, pada kesempatan ini mahasiswa secara perorangan atau kelompok untuk mendiskusikan secara secara khusus mengenai suatu informasi dengan pakar yang bersangkutan. Diharapkan mahasiswa akan mendapat pemahaman yang ebih mantap sesuai dengan informasi yang didiskusikan.

H. Pembelajaran Mandiri

(38)

Aktivitas pembelajaran mandiri merupakan inti dari kegiatan pembelajaran yang didasarkan pada paradigm pembejaran mahasiswa aktif (student centered learning SCL). Dalam hal ini secara bertahap, mahasiswa dilatih dan dibiasakan untuk belajar secara mandiri (tidak haus menunggu pemberian materi oleh dosen)

I. Praktikum

Aktivitas ini merupakan aktivitas pembelajaran dalam rangka memahami sesuatu informasi secara mantap. Mahasiswa diberi kesepatan untuk mendalami teori dengan mempraktekkan dalam ibadah praktis dan hafalan ayat dan hadits.

J. Diskusi Kelas

Diskusi ini dilakukan dengan peserta seluruh mahasiswa dalam kelas. Diskusi ini akan dihadiri oleh dosen pakar. Tujuan aktivitas pembelajaran ini adalah untuk lebih memantapkan pemahaman semua informasi yang telah ditelaah.

(39)

SILABUS MATA KULIAH

AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN-KE’AISYIYAHAN II PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN

STIKES AISYIAH YOGYAKARTA TAHUN AKADEMIK 2021-2022

I. PENGANTAR

Mata Kuliah : Al-Islam dan Kemuhammadiyahan-Ke’Aisyiyahan II Beban Studi : 2 SKS (T : 1,5; P: 0,5)

Penempatan : Semester II

Penanggungjawab : Islamiyatur Rokhamah, S.Ag,M.SI (Penanggung jawab)

Dra. Siti Aisyah, M. Ag , Drs. Muhsin Haryanto dan Iwan Setiawan, S.PdI,M.SI

II. DESKRIPSI MATA KULIAH

Matakuliah AIK II menfokuskan pada kajian tentang Ulumul Qur’an dan Ulumul Hadits.

III. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti proses pembelajaran teori mahasiswa diharapkan mampu:

1. Mengetahui Ulumul Qur’an dan Ulumul Hadits

2. Menjelaskan Ayat-ayat Alqur’an dan Hadits yang berkaitan dengan Kesehatan terutama dalam ilmu kebidanan 3. Menerapkan ayat-ayat Al-qur’an dan Hadits dalam profesi kesehatan terutama ilmu kebidanan

(40)

IV. METODE

a. Ceramah

b. Diskusi dan studi kasus

c. Penugasan individual maupun kelompok

Time Line Kuliah Teori AIK II

PERTEMUAN KE

(1)

KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN (KOMPETENSI)

(2)

BAHAN KAJIAN

(3)

BENTUK PEMBELAJARAN

(4)

KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR) (atribut)

(5)

1

Mahasiswa berkomitmen

untuk mentaati Kontrak Belajar selama perkuliahan.

 Mahasiswa memahami Pengantar Ulumul Qur’an dan Hadits

Orientasi, Kontrak Belajar dan Pengantar Ulumul qur’an dan Hadits

Ceramah dan Diskusi

2

Mahasiswa mampu

mengungkapkan Ulumul Qur’an meliputi : Asbabun Nuzul, Fungsi Alqur’an,

Ulumul Qur’an : - Asbabun Nuzul - Fusngsi Alqur’an

Presentasi makalah

dan diskusi

(41)

keutamaan Aqur’an dll

3

Mahasiswa mampu

mengungkapkan Ulumul Hadits, kedudukan haidts shoheh, hasan dan dhoif

Ulumul Hadits:

- Asbabul Wurut - Hadis Shoheh,

hasan dan dho’if

Presentasi makalah dan diskusi

4

Mahasiswa mampu

mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang penciptaan manusia

Kajian Ayat tematik

kebidanan Presentasi makalah

dan diskusi Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadist tentang proses kejadian/penciptaan manusia

5

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang melahirkan

Kajian Ayat tematik

kebidanan Presentasi makalah

dan diskusi Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang melahirkan

6

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang menyusui

Kajian Ayat tematik

kebidanan Presentasi makalah

dan diskusi Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang menyusui

7

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang nifas dan haid

Kajian Ayat tematik

kebidanan Presentasi makalah

dan diskusi Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang nifas dan 8

Mahasiswa memahami dan

haid

mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang sunat bagi bayi laki-laki dan hadits tentang larangan sunat bagi bayi perempuan

Kajian Ayat tematik

kebidanan Presentasi makalah

dan diskusi Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang sunat bagi bayi laki-laki dan hadits tentang larangan sunat bagi bayi perempuan

9

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang imunisasi

Kajian Ayat tematik

kebidanan Presentasi makalah

dan diskusi Mahasiswa memahami dan

mampu mengungkapkan

ayat-ayat tentang imunisasi

(42)

10

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang transplantasi, bedah plastik, dan rekontruksi

Kajian Ayat tematik

kebidanan Presentasi makalah

dan diskusi Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang transplantasi, bedah plastik, dan rekontruksi

Time line kuliah Praktikum AIK II PERTEMUAN

(1)KE

KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN (KOMPETENSI)

(2)

BAHAN KAJIAN (3)

BENTUK PEMBELAJARAN

(4)

KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR) (atribut) 1 - Mahasiswa mampu (5)

mengutarakan Orientasi perkuliahan AIK II, Kontrak Belajar (KB).

- Mahasiswa dapat memahami Ulumul Tajwid dalam Alqur’an - Adanya Pembagian kelompok

dan pembagian Tugas

- Ulumul Tajwid - Pembagian Kelompok

dan tugas

Ceramah dan Diskusi

2 Mahasiswa mampu

mempresentasikan Galeri Mading ayat-ayat Kebidanan:

1. QS An-Nisa’ ayat 1 2. QS.Al-Mu’minun ayat 12 3. QS.Arrum ayat 21 4. QS.Yasin ayat 36

Mading Ayat-ayat kebidanan tentang penciptaan manusia, proses persalinan, menysui dan nifas.

Tajwid dan Tafsir Ayat-ayat kebidanan

Presentasi kelompok dengan galeri Mading Ayat-ayat Kebidanan

(43)

6. QS Al-Haj ayat 5 7. QS As-Sajdah ayat 7-8 8. QS Al-Qoff ayat 15

3 Evaluasi Praktikum Kelompok 1 Hafalan ayat, Tajwid dan

Menafsirkan Praktek

4 Evaluasi Praktikum Kelompok 2 Hafalan ayat, Tajwid dan

menafsirkan Praktek

5 Evaluasi Praktikum Kelompok 3 Hafalan ayat, Tajwid dan

menafsirkan Praktek

6 Evaluasi Praktikum Kelompok 4 Hafalan ayat, Tajwid dan

menafsirkan Praktek

7 Evaluasi Praktikum Kelompok 5 Hafalan ayat, Tajwid dan

menafsirkan Praktek

(44)
(45)

VIII. Evaluasi

Aspek Penilaian Prosentase

Teori UTS dan UAS 35 %

Kehadiran Mahasiswa 10 %

Presentasi&Makalah (penugasan) 20 % Praktikum Diskusi kelompok, Evaluasi Hafalan 35 %

(46)
(47)

PERTEMUAN KE

(1)

KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN (KOMPETENSI)

(2)

BAHAN KAJIAN

(3)

BENTUK

PEMBELAJARAN

(4)

KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR) (atribut)

(5)

1

Mahasiswa berkomitmen

untuk mentaati Kontrak Belajar selama perkuliahan.

 Mahasiswa memahami Pengantar Ulumul Qur’an dan Hadits

Orientasi, Kontrak Belajar dan Pengantar Ulumul qur’an dan Hadits

Ceramah dan Diskusi

2

Mahasiswa mampu

mengungkapkan Ulumul Qur’an meliputi : Asbabun Nuzul, Fungsi Alqur’an,

Ulumul Qur’an : - Asbabun Nuzul - Fusngsi Alqur’an

Presentasi makalah

dan diskusi

(48)

keutamaan Aqur’an dll

3

Mahasiswa mampu

mengungkapkan Ulumul Hadits, kedudukan haidts shoheh, hasan dan dhoif

Ulumul Hadits:

- Asbabul Wurut - Hadis Shoheh,

hasan dan dho’if

Presentasi makalah dan diskusi

4

Mahasiswa mampu

mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang penciptaan manusia

Kajian Ayat tematik kebidanan

Presentasi makalah dan diskusi

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadist tentang proses kejadian/penciptaan manusia

5

Mahasiswa memahami dan

mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang melahirkan

Kajian Ayat tematik kebidanan

Presentasi makalah dan diskusi

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang melahirkan

6

Mahasiswa memahami dan

mampu mengungkapkan

Kajian Ayat tematik Presentasi makalah Mahasiswa memahami dan

(49)

ayat-ayat dan hadits tentang menyusui

kebidanan dan diskusi mampu mengungkapkan

ayat-ayat dan hadits tentang menyusui

7

Mahasiswa memahami dan

mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang nifas dan haid

Kajian Ayat tematik kebidanan

Presentasi makalah dan diskusi

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang nifas dan haid

8

Mahasiswa memahami dan

mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang sunat bagi bayi laki-laki dan hadits tentang larangan sunat bagi bayi perempuan

Kajian Ayat tematik kebidanan

Presentasi makalah dan diskusi

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat dan hadits tentang sunat bagi bayi laki-laki dan hadits tentang larangan sunat bagi bayi perempuan

9

Mahasiswa memahami dan

mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang imunisasi

Kajian Ayat tematik kebidanan

Presentasi makalah dan diskusi

Mahasiswa memahami dan

mampu mengungkapkan

(50)

ayat-ayat tentang imunisasi

10

Mahasiswa memahami dan

mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang transplantasi, bedah plastik, dan rekontruksi

Kajian Ayat tematik kebidanan

Presentasi makalah dan diskusi

Mahasiswa memahami dan mampu mengungkapkan ayat-ayat tentang transplantasi, bedah plastik, dan rekontruksi

Time Line Praktikum

PERTEMUAN

KE (1)

KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN

(KOMPETENSI) (2)

BAHAN KAJIAN

(3)

BENTUK

PEMBELAJARAN (4)

KRITERIA PENILAIAN (INDIKATOR) (atribut) (5)

1 Orientasi dan Kontrak Belajar Kuliah Praktikum AIK III, dan

- Penjelasan materi praktikum

Ceramah dan Diskusi - Mahasiswa

mengetahuai maksud

(51)

penjelasan tugas Kelompok serta pembagian kelompok

- Pembagian kelompok dan tugas

dan tujuan

perkuliahan praktikum AIK II

- Adanya pembagian kelompok dan tugas per kelompok

2 Galeri mading Ayat-ayat dan Hadits Kebidanan/Kesehatan

- Mading ayat dan hadits

kebidanan/kesehatan

Presentasi Galeri mading

Mahasiswa dapat

menjelaskan ayat-ayat kesehatan/kebidanan

3 Evalusi, Hafalan dan Tafsir ayat-ayat dan hadits Kesehatan/kebidanan

Kelompok 1

Materi hafalan ayat AQ dan Hadits

Hafalan dan diskusi Mahasiwa dapat menghafalkan ayat AQ dan Hadits kebidanan/hadits

4 Evalusi, Hafalan dan Tafsir ayat-ayat dan hadits

Materi hafalan ayat AQ dan Hadits

Hafalan dan diskusi Mahasiwa dapat

menghafalkan ayat AQ dan

(52)

Kesehatan/kebidanan Kelompok 2

Hadits kebidanan/hadits

5 Evalusi, Hafalan dan Tafsir ayat-ayat dan hadits Kesehatan/kebidanan

Kelompok 3

Materi hafalan ayat AQ dan Hadits

Hafalan dan diskusi Mahasiwa dapat menghafalkan ayat AQ dan Hadits kebidanan/hadits

6 Evalusi, Hafalan dan Tafsir ayat-ayat dan hadits Kesehatan/kebidanan

Kelompok 4

Materi hafalan ayat AQ dan Hadits

Hafalan dan diskusi Mahasiwa dapat menghafalkan ayat AQ dan Hadits kebidanan/hadits

7 Evalusi, Hafalan dan Tafsir ayat-ayat dan hadits Kesehatan/kebidanan

Kelompok 5

Materi hafalan ayat AQ dan Hadits

Hafalan dan diskusi Mahasiwa dapat

menghafalkan ayat AQ dan

Hadits kebidanan/hadits

(53)

Praktikum1

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat mengetahui maksud dan tujuan perkuliahan praktikum AIK II

2. Membangun kesepakatan bersama yakni kontrak belajar (KB) dengan mahassiwa selama perkulihan AIK II dalam 1 semester.

3. Membagi kelompok dan Tugas kelompok

Alat dan Bahan :

1. Papan tulis 2. Spidol besar 3. LCD

4. Power point

Langkah-langkah :

1. Fasilitator/tutor/dosen membuka perkuliahan, kemudian menjelaskan maksud dan tujuan perkulian praktikum AIK II (Orientasi). Kemudian bersama-sama dengan mahasiswa membagun kesepakatan bersama atau kontrak belajar (KB)

2. Kemudian fasilitator/tutor/dosen menjelaskan secara singkat tentang Ulumul Tajwid sebagai pengantar mahasiswa dalam menghukumi ayat-ayat kesehatan/kebidanan. (Ulumul Tajwid meliputi Idghom, idhar, ikhfa, iqlab, mat, dll)

3. Setelah itu fasilitator/tutor/dosen membagi kelompok dan tugas kelompok, yakni tentang :

 kajian ayat-ayat kesehatan/kebidanan.

a. QS An-Nisa’ ayat 1 b. QS.Al-Mu’minun ayat 12

(54)

c. QS.Arrum ayat 21 d. QS.Yasin ayat 36 e. QS Luqman ayat 14 f. QS Al-Haj ayat 5 g. QS As-Sajdah ayat 7-8 h. QS Al-Qoff ayat 15

 Kelas dibagi 8 kelompok, bisa kesepakatan dengan mahasiswa apakah dikelompokkanberdasarkan nomer urut mahasiswa atau acak. Kemudian setiap kelompok mendapatkan tugas 1 tema kajian ayat sesuai dengan ayat-ayat kebidanan.

 Tugas tiap kelompok adalah menuliskan ayat dalam Mading, kemudian menghukumi ayat dengan ilmu Tajwid, menerjemahkan ayat dan menafsirkan ayat.

4. Fasilitator/tutor/dosen menjelaskan untuk presentasi tugas kelompok pada pertemuan minggu depan dengan metode “gallery mading ayat” yakni setiap kelompok secara bersama mempresentasikan madingnya.

5. Fasilitator/tutor/dosen menyimpulkan pada pertemuan pertama praktikum AIK II dan menutup pertemuan ini.

(55)

Praktikum 2

Tujuan :

1.) Mahasiswa dapat mempresentasikan ayat-ayat kebidanan

2.) Mahasiswa dapat menerjemahkan dan memahami maksud dari ayat-ayat kebidanan

3.) Mahasiswa dapat menginternalisasikan ayat-ayat kebidanan dalam kehidupan sehari-hari.

Alat dan bahan :

1.) Mading ayat-ayat kebidanan Yakni :

a.QS An-Nisa’ ayat 1 b.QS.Al-Mu’minun ayat 12 c. QS.Arrum ayat 21 d.QS.Yasin ayat 36 e.QS Luqman ayat 14 f. QS Al-Haj ayat 5 g.QS As-Sajdah ayat 7-8 h.QS Al-Qoff ayat 15 2.) White board

3.) Spidol snowman Langkah-langkah :

6. Fasilitator/Tutor/Dosen membuka perkuliahan praktikum 2 ini, kemudian menjelaskan proses presentasi Mading Ayat-ayat Kebidanan, yakni setiap kelompok diharapkan menempelkan madingnya di sudut2 ruangan atau tempok yang kosong. Kemudian setiap kelompok berbagi peran, 2 orang

(56)

yang menjaga mading dan sisanya berbagi berkeliling untuk mencari informasi di mading kelompok lain. Tugas 2 orang yang menjaga mading adalah menjelaskan isi mading dan menjawab pertanyaan dari kelompok lain. Tugas kelompok lain yang mendengarkan adalah mencatat dan bertanya tentang hal-hal yang belum difahami. (waktu 15 menit)

7. Semua kelompok mempraktekkan dan mempresentasikan Madingnya, sesuai dengan petunjuk fasilitator/ tutor/dosen tersebut diatas. (waktu 45 menit)

8. Setelah semua selesai mempresentasikan secar bersama-sama, maka kesimpulan atau catatan yang diperoleh dari belajar dimasing kelompok lain tersebut dibagikan kepada temannya yang menjaga mading dengan cara mereka berkumpul kembali ke kelompok masing-masing dan mendiskusikan hasil cacatan mereka. (waktu 15 menit)

9. Setelah diskusi kelompok selesai, kemudian semua kelompok mendiskusikan hasil diskusi tiap-tiap kelompok dalam diskusi kelas besar.

Diskusi ini berisi masukan dan pertanyaan-pertanyaan yang belum jelas.

(waktu 20 menit)

10. Kesumpulan dan Penutup, fasilitator/tutor/dosen menyimpulakan hasil diskusi pada praktikum 2 ini, kemudian menjelaskan rencana kegiatan praktikum 3-7 yakni tugas menghafal QS. Ayat-ayat Kebidanan:

a. prkatikum 3 kelompok 1 dan 2 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

b. Praktikum 4 kelompok 3 dan 4 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

(57)

c. Praktikum 5 kelompok 5 dan 6 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

d. Praktikum 6 kelompok 7 dan 8 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

e. Praktikum 7 kelompk 9 dan 10 yang datang untuk evaluasi dan pengambilan nilai praktikum.

Praktikum 3

Tujuan :

1.) Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2.) Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3.) Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

(58)

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 1 dan 2

Praktikum 4

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2. Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3. Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

(59)

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 3 dan 4

Praktikum 5

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2. Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3. Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

(60)

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 5 dan 6

Praktikum 6

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2. Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3. Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

(61)

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 7 dan 8

Praktikum 7

Tujuan :

1. Mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat kebidanan

2. Mahasiswa dapat menjelaskan hukum tajwid pada ayat-ayat kebidanan yang dihafalkan

3. Mahasiswa dapat menafsirkan maksud dan tujuan ayat-ayat kebidanan yang sudah dihafalkan

Alat dan Bahan :

 Ayat-ayat kebidanan

 Ulumul tajwid

 Tafsir ayat-ayat kebidanan

Langkah-langkah :

 Setiap mahasiswa masuk satu persatu kedalam kelas untuk menghafalkan ayat-ayat kebidanan, kemudian memberikan hukum tajwid pada ayat yang

(62)

dihafal dan yang terakhir menafsirkan ayat sesuai dengan konteks kesehatan.

 Setelah mahasiswa menghafal dosen memberikan nilai praktikum sesuai dengan evaluasi kemampuan mahasiswa yang telah menghafal ayat-ayat kebidanan, mentajwidkan dan menafsirkannya.

 Praktikum 3 untuk mahasiswa kelompok 9 dan 10

Lampiran ayat-ayat Kesehatan:

 QS An-Nisa’ ayat 1

Artinya:

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan diri padanya Allah menciptakan isterinya: dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepda Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (An-Nisa’ ayat 1)

 QS.Al-Mu’minun ayat 12

Artinya :

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. (Al- Mu’minun ayat12)

(63)

 QS.Arrum ayat 21

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderungdan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan saying. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. ( Ar-Rum ayat 21)

 QS.Yasin ayat 36

Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui (Yasin ayat 36)

 QS Luqman ayat 14

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada Kulah kembalimu. (Luqman, ayat 14)

 QS Al-Haj ayat 5

(64)

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setets mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelas kan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya samapai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air diatasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. ( Al-Haj, ayat 5)

 QS As-Sajdah ayat 7-8

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan memulai penciptaan manusia dari tanah (As-Sajdah ayat 7)

Kemudian Dia menjadikan keurunannya dari saripati air yang hina ( As-Sajdah ayat 8)

 QS Al-Qoff ayat 15-16

(65)

Maka apakah Kami letih dengan penciptaan yang pertama? Sebenarnya mereka dalam keadaan ragu- ragu tentang penciptaan yang baru ( Alhaj ayat 15)

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya. (Al-Qoff ayat 16)

(66)

BAB III

MODUL III

AGAMA ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN III

I . VISI DAN MISI PRODI DIII KEBIDANAN

5. VISI PRODI

Menjadi Prodi Kebidanan DIII terbaik di Indonesia tahun 2022.

6. MISI PRODI

m) Menyelenggarakan pendidikan Kebidanan jenjang Diploma III yang berkualitas, berkesinambungan dan terpadu guna memenuhi kebutuhan dan tuntutan ketenagaan kebidanan pada tingkat nasional, regional maupun global;

n) Mengembangkan Program Studi Kebidanan jenjang Diploma III sebagai pusat pelatihan, penelitian, pelayanan dan rujukan pendidikan kebidanan tingkat nasional;

o) Mengembangkan pendidikan tinggi kebidanan untuk menghasilkan lulusan tenaga bidan dengan mengintegrasikan nilai- nilai Qurani;

p) Menjalin kerja sama secara berkelanjutan dengan stakeholders;

q) Mengembangkan Pendidikan Kebidanan jenjang Diploma III dengan keunggulan kebidanan komunitas

r) Mengembangkan organisasi Program Studi yang sesuai dengan tuntutan zaman serta meningkatkan manajemen yang transparan dan berkualitas secara berkelanjutan

3. UNGGULAN

Menjadi Program Studi Kebidanan jenjang Diploma Tiga dengan keunggulan kebidanan komunitas

4. TUJUAN PENDIDIKAN PRODI

Menghasilkan lulusan D III Kebidanan yang mampu :

(67)

o) mengembangkan diri sebagai bidan profesional yang berakhlaq mulia

p) menerapkan nilai- nilai Islam, konsep dan prinsip serta keilmuan dan keterampilan yang mendasari profesionalisme bidan dalam memberikan asuhan dan pelayanan kebidanan

q) melaksanakan asuhan kebidanan (ASKEB) secara profesional dan Islami pada perempuan dalam siklus kehidupannya (masa konsepsi, neonatus, bayi dan anak balita remaja, praperkawinan, kehamilan, persalinan, nifas, klimakterium, menopouse dan masa antara) di semua tatanan pelayanan kesehatan di institusi dan komunitas

r) mengembangkan sikap profesional dan Islami dalam praktik kebidanan, komunikasi interpersonal dan konseling serta menjalin kerjasama dalam tim kesehatan

s) memberikan pelayanan kebidanan dengan mempertimbangkan kultur dan budaya setempat yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam dengan melakukan upaya promosi dan prevensi kesehatan reproduksi melalui pendidikan kesehatan, pemberdayaan perempuan, keluarga serta masyarakat dengan tidak mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif;

t) mengelola program pelayanan kesehatan dan atau institusi pelayanan kesehatan atau institusi lainnya;

u) menjadi asisten peneliti dalam penelitian kebidanan/kesehatan

II. DESKRIPSI MODUL

Modul AIK III ini berisi mengenai Fiqih Kontemporer Spesifik Kebidananyakni yang membahas tentang konsepdasar Ilmu Fiqih dan Ushul Fiqih, Islam dan Kesehatan, Kebidanan dalam Pandangan Islam, Komunikasi kebidanan secara Islami dan Ayat-ayat dan hadits tematik kebidanan/kesehatan.

(68)

b. Konsep dasar Ilmu Fiqh

Konsep dasar Ilmu Fikih adalah matakuliah yang mentargetkan agar mahasiswa mampu memahami fiqh dan kaedah ijtihad menurut paham Muhammadiyah. Topic- topik yang akan dibahas dalam matakuliah ini adalah: Arti fiqh, Ushul fiqh & syari’ah, Pembagian hukum Islam, Tujuan hukum Islam, Asas-asas hukum Islam dan Metode ijtihad & kaidah-kaidah hukum Islam.

c. Islam dan Kesehatan

Islam dan kesehatana dalah matakuliah yang menjelaskan bahwa dalam islam kesehatan adalah sangat penting dan ilmi-ilmu kesehatan dibahas dalam Al-Qur’an dan Hadist. Mata kuliah ini ditargetkan mahasiswa dapat menjelaskan Islam sangat medukung kesehatan, mahasiswa dapat menghafalkan ayat-ayat yang berkaitan dengan kesehatan dan Mahasiswa dapat menyebutkan tokoh-tokoh kesehatan dalam Islam.

d. Kebidanan dalam pandangan Islam

Mahasiswa mampu menjelaskan mengenai kebidanan dalam pandangan islam dan Muhammadiyah. Menunjukan karakter sebagai bidan Muhammadiyah yang professional

e. Ayat-ayat dan hadits tematik.

Mahasiswa mampu memahami tafsir ayat-yat dan hadits tematik tentang : ayat Al-

Qur’an dan Hadits tematik tentang sehat dan sakit, ayat Al-Qur’an dan Hadits

(69)

tematik tentang kebersihan, ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang akil baligh, ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang kehamilan, ayat Al-Qur’an dan Hadits tematik tentang Persalinan, ayat Al-Qu’an dan Hadits tentang sunat perempuan.

f. Praktikum Sholat Fardhu dan Perawatan Jenazah

Matakuliah ini ditargetkan agar mahasiswa mampu mempraktekkan Ibadah Sholat Fardhu sesuai dengan HPT Muhammadiyah dan mampu mempraktekkan Perawatan Jenazah sesuai dengan HPT Muhammadiyah.

DISKRIPSI PEMBELAJARAN

K. Kuliah Teori

Kuliah teori untuk memahami teori dan pengertian AIK I yakni yang mencakup

Aqidah, Ibadah, Pemikiran Islam, Penyimpangan Islam dan Kemuhammadiyahan/Keaisyiyahan.

L. Kuliah Pakar

Kuliah diberikan dalam rangka penataan pengetahuan/informasi yang telah diperoleh mahasiswa. Kuliah pakar akan berhasil tepat guna apabila dalam saat itu pertemuan mahasiswa dengan pakar-mahasiswa aktif mengungkakan hal-hal yang ingin bisa dilakukan, pada kesempatan ini mahasiswa secara perorangan atau kelompok untuk mendiskusikan secara secara khusus mengenai suatu informasi dengan pakar yang bersangkutan. Diharapkan mahasiswa akan mendapat pemahaman yang ebih mantap sesuai dengan informasi yang didiskusikan.

M. Pembelajaran Mandiri

Aktivitas pembelajaran mandiri merupakan inti dari kegiatan pembelajaran yang didasarkan pada paradigm pembejaran mahasiswa aktif (student centered learning SCL). Dalam hal ini

(70)

secara bertahap, mahasiswa dilatih dan dibiasakan untuk belajar secara mandiri (tidak haus menunggu pemberian materi oleh dosen)

N. Praktikum

Aktivitas ini merupakan aktivitas pembelajaran dalam rangka memahami sesuatu informasi secara mantap. Mahasiswa diberi kesepatan untuk mendalami teori dengan mempraktekkan dalam ibadah praktis dan hafalan ayat dan hadits.

O. Diskusi Kelas

Diskusi ini dilakukan dengan peserta seluruh mahasiswa dalam kelas. Diskusi ini akan dihadiri oleh dosen pakar. Tujuan aktivitas pembelajaran ini adalah untuk lebih memantapkan pemahaman semua informasi yang telah ditelaah.

SILABUS MATA KULIAH

AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN-KE’AISYIYAHAN III PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN STIKES AISYIAH YOGYAKARTA

TAHUN AKADEMIK 2021-2022 I. PENGANTAR

Mata Kuliah : Al-Islam dan Kemuhammadiyahan-Ke’Aisyiyahan III Beban Studi : 2 SKS (T : 1,5; P: 0,5)

Penempatan: Semester II

Penanggungjawab : Islamiyatur Rokhamah, S.Ag,M.SI (Penanggung jawab)

Dra. Siti Aisyah, M. Ag , Drs. Muhsin Haryanto dan Iwan Setiawan, S.PdI,M.SI

V. DESKRIPSI MATA KULIAH

Matakuliah AIK II menfokuskan pada kajian hukum Islam (Fikih) terkait dengan Ibadah, Mu’amalah Maliyah, Perkawinan, Kewarisan, Fikih Kontemporer khususnya yang ada kaitannya dengan permasalahan kesehatan dan reproduksi. Kajian ini penting karena Muhammadiyah sebagai gerakan Islam mendasarkan setiap gerakannya pada Al-Qur’an dan as-Sunnah al-maqbulah. Sebagai seorang

(71)

muslim juga diharapkan memiliki komitmen berIslam dengan mendasarkan semua aktifitasnya pada al-Qur’an dan ittiba’ Rasul.

VI. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti proses pembelajaran teori mahasiswa diharapkan mampu:

1. Menjelaskan konsep dasar ilmu fiqh

2. Memahami Ibadah Taharah, Salat, dan Puasa bagi orang sakit 3. Memahami Zakat Mal dan Zakat Fitrah

4. Memahami Hukum perkawinan

6. Memahami Pandangan Fiqih terhadap perkembangan ilmu kesehatan 7. Memahami Fiqih Kontemporer yang berkaitan dengan Ilmu Kebidanan

VII. METODE

d. Ceramah

e. Diskusi dan studi kasus

f. Penugasan individual maupun kelompok VIII. Evaluasi

Aspek Penilaian Prosentase

Teori UTS dan UAS 35 %

Kehadiran Mahasiswa 10 %

Presentasi&Makalah (penugasan) 20 % Praktikum Diskusi kelompok, Evaluasi Hafalan 35 %

(72)

Referensi

Dokumen terkait

Dengan sistem pengelolaan yang berdasarkan prinsip- prinsip ekonomi yang tepat (model Faustman dengan sequent harvest) T (waktu) untuk kayu pertukangan jenis Sengon

Aku terpikat akan nikmat yang menyesatkan Jiwa muda dan tergerus rasa ingin tahu Membuat aku semakin ingin mengenalmu. Ego dan nafsu mengalahkan akal

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah ada enam agama yang ada dan dilayani oleh pemerintah di Provinsi Sumatera Utara, dari beberapa ajaran agama yang berbeda

Rata-rata lama perawatan pasien diabetes mellitus dengan hiperglikemia berdasarkan jenis kelamin dan penggunaan insulin aspartam kerja cepat dan insulin reguler kerja pendek

Pondok pesantren tidak hanya cukup kita tanggapi atau pahami sebagai suatu komplek asrama, dimana para santri bertempat tinggal untuk belajar agama yang diberikan oleh

Penyusunan pedoman Upaya diare Puskesmas Babat tahun 2016 merupakan tanggung jawab kami sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan terkait pelaksanaan program diare

Melalui Perma tersebut, (i) Korporasi yang telah memperoleh keuntungan atau manfaat dari suatu tindak pidana—termasuk tindak pidana korupsi, (ii) membiarkan terjadinya

tahunan, selebaran berita, surat pembaca (di surat kabar, majalah) dan karangan di surat kabar. 27 Dengan dokumentasi, peneliti mencatat tentang sejarah Pondok