a) Aliran Manajemen Ilmiah (scientific Management Theory)
Menerangkan secara ilmiah metode terbaik untuk melaksanakan tugas, untuk menyeleksi, melatih, memotivasi pekerja dengan tujuan meningkatkan produktivitas melalui peningkatan efisiensi pekerja.
Ada beberapa tokohnya, yaitu:
1) Federick W. Taylor (1856 - 1915) Prinsip dasarnya:
- Menentukan metode terbaik untuk melaksanakan tiap tugas dengan dasar ilmiah
- Seleksi secara ilmiah sehingga setiap pekerja akan diberikan tanggung jawab untuk tugas yang lebih cocok
- Pendidikan dan pengembangan karyawan secara ilmiah - Kerjasama antara pihak manajemen dan karyawan.
- Menggunakan sistem upah yang berbeda berdasar produktivitasnya.
2. Hendry L.Gantt (1816 - 1919)
Merupakan penemu Scheduling and Rewarding Employees. Supervisor dan pekerja akan mendapat penghargaan bila menyelesaikan tugasnya sesuai jadwal.
3. Frank (1868 - 1924) dan Lillian M.Gilberth (1878-1972)
Mereka adalah penemu Motion Times Studies Lillian juga menganjurkan 3 posisi pekerja, yaitu:
1. Mempersiapkan Promosi 2. Pekerja melaksanakan tugas 3. Melatih pengganti
4. Mary Parker FOllet (1868-1933)
Merupakan pioner dalam pemecahan konflik di tempat kerja. Ia menganjurkan pendekatan secara kemitraan dengan collaborative approach.
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
1. Kelebihan Scientific Management Approach
Mendorong pendekatan rasional untuk memecahkan masalah organisasi
Meletakkan landasan untuk profesionalisme dan manajemen
Teknik efisiensi digunakan di banyak organisasi
Job design, seleksi yang ilmiah, pengembangan karyawan secara ilmiah
2. Kelemahannya
Lemah dalam pendekatan human beingnya
Tidak melihat kebutuhan manusia secara individual (kepuasan kerja) dan kelompok.
Penekanan pada produktivitas yang dapat mengeksploitasi pekerja
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
SE.,MM.Kom. Semester Ganjil 2010/2011 44 Kelebihan dan Kelemahan Aliran Manajemen Ilmiah
b) Administrative Management Approach, Beberapa tokoh penganut aliran ini adalah :
1. Henry Fayon (1841-1925)
• memberikan perhatian pada manajemen organisasi secara keseluruhan dan mendefinisikan fungsi manajemen yaitu planning, organizing, commanding, coordinating, controlling.
• Mengemukakan 14 prinsip manajemen, yaitu: pembagian kerja, wewenang, disiplin, kesatuan komando, kesatuan arah –
kepentingan individual dibawah kepentingan umum ( unity of deriction, subordination of the individual ), Imbalan
(renumerisasi), sentralisasi, hirarkhi, keadilan, stabilitas personil, inisiatif, semangat korp (esprit de corps)
2. Max Weber (1864-1920)
Mengembangkan bereaucratic management yang menekankan perlunya hirarki, yang ditentukan secara tegas, diatur dengan ketentuan dan nilai wewenang yang jelas.
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
• Kekuatannya adalah Kontribusi Administrative Management Approach artinya digunakannya beberapa prinsip manajemen.
• Kelemahannya teori ini lebih sesuai untuk
organisasi yang stabil, kondisi lingkungan dapat diramalkan.
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
SE.,MM.Kom. Semester Ganjil 2010/2011 46
Kekuatan dan kelemahan pendekatan administratif adalah
2. Aliran Prilaku atau Tingkah Laku
Dimana Aliran ini muncul sebagai akibat dari pendekatan klasik tidak berhasil mencapai produksi efisien dan harmoni di tempat kerja yang memadai.
Pada Aliran ini, digolongkan 2 pendekatan yaitu : Gerakan hubungan manusia dan Pendekatan ilmiah Tingkah laku
1) Human Relations
yaitu berusaha menemukan secara sistematis faktor sosial dan psikologi yang dapat menciptakan hubungan manusia yang efektif.
Tokoh – tokohnya :
a) Elton Mayo (1880-1949) - Hawthorne Experiment Hasil studi Hawthorne (pembangkit listrik) yang dilakukan oleh Elton Mayo, dkk seperti :
1. Produktivitas berkaitan dengan variabel sosial dan psikologi
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
2. Pekerja akan bekerja lebih keras bila manajemen memperhatikan kesejahteraan mereka dan
supervisornya memberikan perhatian pada mereka. 3. Kelompok kerja informal mempunyai pengaruh positif
pada produktivitas.
4. Mayo mengajukan konsep social man yang
dimotivasi oleh kebutuhan sosial daripada konsep rational man yang dimotivasi oleh kebutuhan
ekonomis.
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
1. Kontribusi dan pendekatan Human Relations:
• Penyempurnaan pendekatan klasik yang menganggap bahwa produktivitas semata persoalan mekanis.
• Menunjukkan pentingnya manager style dan memberikan perhatian pada teaching people management skills daripada teaching technical skills.
• Mendorong perhatian pada group dynamic. 2. Kelemahan :
• Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perbaikan kondisi kerja dan kepuasan karyawan hanya salah satu dari beberapa faktor yang berpengaruh pada produktivitas.
• Konsep social man tidak dapat menggambarkan tuntas individu di tempat kerja.
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
SE.,MM.Kom. Semester Ganjil 2010/2011 49 Kekuatan dan Kelemahan Pendekatan
2. Behavioral Science Approach
Pendekatan ini yakin bahwa self actualizing man adalah konsep yang lebih akurat untuk menerangkan motivasi manusia dan mencoba mengintegrasikannya dengan organisasi. Beberapa tokohnya, antara lain:
a) Maslow
Individu mempunyai empat kebutuhan dasar yaitu : (1)physical needs, (2)security needs, (3)social needs (4) esteem needs and self actualization needs.
Kebutuhan tersebut akan menimbulkan suatu keinginan untuk memenuhinya. Organisasi perlu mengenali
kebutuhan tersebut dan berusaha memenuhinya agar timbul kepuasan.
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
b) Model complex man
Model ini menjelaskan bahwa setiap orang mempunyai
perbedaan dengan orang lain dan tidak ada dua orang yang sama.
c) Douglas Mc Gregor (1906-1964) Teori X dan teori Y
Teori X melihat karyawan dari segi pessimistik, manajer hanya mengubah kondisi kerja dan mengektifkan penggunaan rewards & punishment untuk meningkatkan produktivitas karyawan.
Teori Y melihat karyawan dari segi optimistik, manajer perlu melakukan pendekatan humanistik kepada karyawan,
menantang karyawan untuk berprestasi, mendorong pertumbuhan pribadi, mendorong kinerja.
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
• Kontribusi Behavioral Science Approach yaitu menambah pengertian tentang motivasi
perorangan, hubungan interpersonal, orientasi kepada perilaku manusia.
• Kelemahannya teori y sangat complicated dan abstract bagi manajer di lapangan, adanya
keterbatasan pengetahuan bagi manajer di lapangan tentang teori perilaku.
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
SE.,MM.Kom. Semester Ganjil 2010/2011 52
Kekuatan dan Kelamahan pendekatan behavioral
3. Pendekatan Sistem
Yaitu Pandangan organisasi sebagai sistem yang dipersatukan dan diarahkan dari bagian-bagian yang saling berkaitan.
A. Teori Contingency
Mulai berkembang thn 1962, teori ini menyatakan bahwa tidak ada satu sistem manajemen
yang optimum, sistem tergantung pada tingkat perubahan lingkungannya.
Sistem ini disebut sistem organik (sebagai lawan sistem mekanistik), pada sistem ini mempunyai beberapa ciri:
- Substansinya adalah manusia bukan tugas. - Kurang menekankan hirarki
- Struktur saling berhubungan, fleksibel, dalam bentuk kelompok
- Kebersamaan dalam nilai, kepercayaan dan norma - Pengendalian diri sendiri, penyesuaian bersama
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,
B. Model Open Systems (berkembang sejak 1870 an)
Asumsi yang dikembangkan adalah - Saling ketergantungan
- Keterbukaan - memberi reaksi atas pengaruh lingkungan - Totalitas , Rasional dan obyektivitas
- Pentingnya kerjasama dan group yang kompak
Model ini juga mengandung 3 aspek pokok, yaitu:
- Organisasi adalah suatu sistem yaitu suatu rangkaian bagian yang saling berhubungan. Sistem tersebut ditentukan
oleh cara bagaimana bagian-bagian tersebut saling berhubungan. - Sistem terbuka artinya beroperasi dalam suatu lingkungan yang
dinamis. Sifat dari lingkungan menentukan sifat dari sistem dan kelangsungan hidupnya.
- Tugas manajerial adalah mendiagnosa sifat lingkungan dan memilih bentuk organisasi yang sesuai.
Prepare By ~ Erma Sulistyo Rini,