BAB V : PENUTUP
B. Saran
92
akan tetapi tidak dalam perilaku masyarakat terhadap ketaatan hukum karena masih terlihat meningkat pada tahun 2015 yakni sebanyak 16 pasang padahal tahun 2014 terdapat 13 pasang sehingga menurut penulis penyuluhan ini tidak memberi dampak hukum kepada masyarakat. Hal ini dikarenakan kurangnya anggaran dana dari pemerintah dan kurangnya materi dalam memberikan penyuluhan yakni dalam hal meningkatkan mutu pendidikan dan ekonomi karena pihak KUA tidak bekerja sama dengan Dinas Pendidikan begitu juga kurangnya dukungan masyarakat karena pemikiran mereka yang masih primitif. Akan tetapi menjadi titik terang ketika di pertengahan tahun 2016 hanya 5 pasangan pernikahan di bawah umur dan hal menjadi langkah awal untuk terus efektif dalam melakukan penyuluhan pernikahan sehingga akan mengurangi masalah yang berkembang di masyarakat.
B. Saran
1. Kepada Kantor Urusan Agama Ngawen Kabupaten Blora (KUA Ngawen) untuk mempertahankan program penyuluhan ini dan lebih efektif lagi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat di seluruh desa di Kecamatan Ngawen agar taat terhadap hukum juga lebih memperluas kerja sama dengan Badan Pemerintahan lainnya seperti Dinas Pendidikan sehingga untuk di tahun-tahun berikutnya problematika yang ada di sekeliling masyarakat akan berkurang.
93
2. Untuk pemerintah Kabupaten Blora untuk mendukung kegiatan yang dilakukan KUA Ngawen dengan memberikan dana khusus untuk penyuluhan tersebut agar berjalan setiap tahunnya dan menyediakan tutorial dari luar pegawai KUA yang ahli dalam bidang sosialisasi pernikahan, kesehatan, pendidikan dan perekonomian agar pihak KUA merasa terbantu untuk menyampaikan tujuannya.
3. Untuk masyarakat Desa Ngawen untuk menumbuhkan pola pikir yang lebih maju agar tidak mudah untuk menikah di bawah umur terlebih bagi orang tua agar menjaga komunikasi yang baik kepada anak agar tidak terpengaruh pergaulan bebas dan tidak menyegerakan anak untuk menikah. Dan untuk remaja di Desa Ngawen jangan mudah melakukan pernikahan di usia muda hanya karena dorongan orang tua dan agar bisa menjaga pergaulan karena pengaruh globalisasi saat ini, pahamilah dampak yang terjadi dalam melakukan tindakan yang baik dan buruk setelahnya. Dan manfaatkan pendidikan yang diberikan oleh KUA Ngawen untuk bekal dikemudian hari ketika cukup usia untuk melangsungkan pernikahan.
DAFTAR PUSTAKA
Abi> Bakar Imam Taqiyuddin Ibn Muhammad al-h}usaini. Kifa>yatul Akhya>r. Damaskus: Cet.II, tt.
Abidin, Slamet. Fiqih Munakahat 1. Bandung: Pustaka Setia, 1999.
A Black, James, Dan J. Champiom, Metode Dan Masalah Penelitian Sosial. Bandung: PT Eresco, 1992.
Anwar Desy. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Amelia Surabaya, Al-Jazi>ri Abdur Rah}ma>n. Fiqh Isla>m ‘Ala Maz|a>hib Arba’ah. Cairo: Da>r al-H}adis|, 1994.
Anwar, Moh. Fiqh Islam Muamalah, Munakahat, Faraid, dan Jinayah (Hukum Perdata dan Pidana Islam) Beserta Kaidah-kaidah Hukumnya. Bandung : al-Ma'arif, 1971.
Arie Irmawan Dwi. Peranan BP4 dalam Upaya Menekan Jumlah Perkawinan di Bawah Umur di Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo. Skripsi Jurusan Ahwal As-Syakhsiyah, Fakultas Syari’ah, IAIN Sunan Ampel Surabaya, 2003.
As'ad, Abd al-Muhaimin. Risalah Nikah Penuntun Pernikahan. Surabaya : Bulan Terang, 1993.
As-Subki Ali Yusuf. Niz}a>mul Usrah fi> al-Isla>m, (Penerjemah: Nur Khazin, Fiqh Keluarga). Jakarta: Amzah, 2010.
Basri Hasan, Merawat Cinta Kasih. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1999.
Bungin Burhan. Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Airlangga University Press, 2001.
Dade Ahmad Nasrullah. Peranan KUA dalam Menanggulangi Pernikahan Dini di Desa Pasarean Kec Pamijahan Kabupaten Bogor. Skripsi Prodi Ahwal
As-Syakhsiyah Fakultas Syari’ah dan Hukum, UIN Syarif Hidayatullah,
Jakarta, 2014.
Departemen Agama RI, Al Quran dan Terjemahnya. Bandung: Syamil Cipta Media, 2005.
Dokumen Profil Kantor Urusan Agama Ngawen Kabupaten Blora, 2016. Ghozali, Abdul Rahman. Fiqh Munakahat. Jakarta: Kencana 2003.
Hakam Abbas. ‚Batas Umur Perkawinan Menurut Hukum Islam‛, Dalam
Http://Hakamabbas.Blogspot.Com/2014/02/Batas-Umur-Pernikahan-Menuruthukum_9.Html#Sthash.1nrizvit.Dpuf. Diakses Pada Tanggal 18 April 2015
Hamka, Tafsir Al- Azhar Juz III-IV. Jakarta: PT Citra Serumpun Padi, 2003. Hammudah ‘Abd Al ‘Ati, Keluarga Islam (The Family Structure In Islam).
Surabaya: PT Bina Ilmu, 1984.
Jumali, R Abdul. Hukum Islam. Bandung : CV. Mandar Maju, 1999.
Kementrian Agama RI. Al-Qur’an Dan Tafsirnya. Jakarta: Widya Cahaya, 2011 Kementrian Agama RI. Al-Qur’an Dan Tafsirnya. Jakarta: Widya Cahaya, 2011
Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, 2011.
Kisyik Abdul Hamid. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. Bandung: Al-Bayan, 1997.
Kuzari Achmad. Nikah Sebagai Perikatan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1999.
Laporan Tahunan TIM KUA Ngawen, ‚Data Usia Nikah KUA Kecamatan Ngawen Tahun 2013-2014‛
Laporan Tahunan TIM KUA Ngawen, ‚Data Usia Nikah KUA Kecamatan Ngawen Tahun 2015‛.
Lasno (Kepala KUA Ngawen), Wawancara, 8, Januari, 2016.
Muhamad Sobirin. Peran Pegawai Pencatat Nikah (PPN) dalam Mengatasi Pernikahan di Bawah Umur ( Studi Kasus Di Desa Petung dan KUA Pakis Kabupaten Magelang). Skripsi Prodi Ahwal As-Syaksiyah, Jurusan Syari’ah, STAIN Salatiga, 2009.
Nasution Harun. Islam Rasional: Gagasan dan Pemikiran. Bandung: Mizan, 1998. Nur Istifah (Kepala UPTD Puskesmas Ngawen, Wawancara, 23, Mei, 2016. Puji Astuti (Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Ngawen), Wawancara, 23,
Mei, 2016.
Ramulyo Idris. Hukum Pernikahan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 1996. Rasjid, H. Sulaiman. Fiqh Islam. Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2013.
Rofiq Ahmad, Hukum Islam Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1997. Sa>biq Sayyid. Fiqh al-Sunnah, Juz II. Beirut: Dar al-Fikr, 2007.
Samsudin (Penghulu Muda), Wawancara, 23, Mei, 2016.
Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati, 2002. Soekanto Soerjono. Pengantar Peneletian Hukum. Jakarta: UI Press 2014. Sudarsono. Hukum Pernikahan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta, 1994. ---. Kamus Hukum. Jakarta: Rineka Cipta, 1992.
---. Pokok-Pokok Hukum Islam MKDU. Jakarta: PT. Rineka Cipta, 1992. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Dan R & D. Bandung:
Alfabeta, Cet. 8, 2009.
Supramono, Gatot Segi-Segi Hukum Hubungan Luar Nikah. Jakarta: Djambatan, 1998.
Syarifie,Lm, Membina Cinta Menuju Perkawinan. Gresik: Putra Pelajar, 1999. Syarifuddin, Amir. Garis-Garis Besar Fiqih. Jakarta: Kencana, 2005
---. Hukum Pernikahan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana 2006. Thalib, Sayuti. Hukum Kekeluargaan Indonesia. Jakarta : UU Press, 1974.
Tihami, M.A. Fikih Munakahat Kajian Fikih Nikah Lengkap. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2010.
Tim Redaksi Nuansa Aulia. Kompilasi Hukum Islam. Bandung: CV. Nuansa Aulia, 2011.
Zainuddin Ibn ‘Abdul ‘Aziz al-Malibariy. Fath}ul Mu’i>n bi Syarh}i Qurratu al-’Aini. Surabaya: Nurul Huda, tt.