• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKTOR-FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN

7.1 Standar 1: Visi, Misi, Tujuan, Sasaran dan Strategi Pencapaian

Faktor kunci keberhasilan pada aspek visi, misi, tujuan, sasaran dan strategi pencapaian di tingkat Program studi Ilmu Ekonomi FE UMY adalah:

(1) Kejelasan rumusan visi Unggul dan Islami dengan tagline Muda Mendunia, misi tridharma perguruan tinggi plus keIslaman dan Kemuhammadiyahan yang sering disebut catur dharma UMY, tujuan dan sasaran di tingkat universitas (2) Konsistensi Program Studi Ilmu Ekonomi FE UMY dan FE UMY dalam

menjadikan visi, misi, tujuan, sasaran yang ditetapkan UMY sebagai sesuatu yang hendak diraih oleh Prodi IE FE UMY.

(3) Kejelasan hubungan antara strategi yang dipilih Prodi IE FE UMY dengan

visi, misi, tujuan, sasaran yang hendak diraih oleh Prodi IE FE UMY.

(4) Sosialisasi yang intensif di tingkat fakultas dan program studi kepada dosen dan tenaga kependidikan.

(5) Sosialisasi yang kontinyu oleh pengurus program studi dan dosen kepada mahasiswa tentang visi dan misi FE UMY dan Program Studi Ilmu Ekonomi.

7.2 Standar 2: Tata Pamong, Kepemimpinan dan Penjaminan Mutu Tata Pamong

Faktor kunci keberhasilan pada aspek Tata Pamong adalah:

(1) Kejelasan proses pemilihan pejabat struktural di tingkat program studi dengan mekanisme yang mengacu pada prinsip-prinsip Good University Governance yaitu transparent, accountable, responsible, independent dan fairness. (2) Kejelasan tugas pejabat struktural di tingkat Program studi ilmu Ekonomi FE

70

(3) Kecukupan struktur yang ada dalam mengemban fungsi-fungsi yang diperlukan dalam pengelolaan organisasi di tingkat program studi.

(4) Kejelasan peran Senat Fakultas dalam memberikan rekomendasi kepada pengurus program studi dan mengambil keputusan yang berkaitan dengan pelanggaran etika di tingkat program studi dan memastikan pengelolaan Prodi IE FE UMY berjalan berdasarkan Statuta UMY.

Kepemimpinan

Faktor kunci keberhasilan pada aspek kepemimpinan adalah:

(1) Kemampuan kepemimpinan pimpinan Program Studi diarahkan pada kemampuan prediksi, Kemampuan mengkomunikasikan visi ke depan, Kemampuan mempengaruhi perilaku semua unsur, kemampuan kepemimpinan operasional yang efektif, kepemimpinan organisasional yang efektif dan kemampuan mendorong Kepemimpinan Publik kepada segenap dosen di lingkungan Prodi IE FE UMY.

(2) Sistem pengelolaan Program studi yang baik yang meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengaturan staff (staffing), kepemimpinan (leading), pengendalian (controlling), serta operasi internal dan eksternal.

Sistem Penjaminan Mutu

Faktor kunci keberhasilan pada aspek penjamian mutu fakultas adalah:

(1) Adanya manual mutu meliputi Dokumen Akademik dan Dokumen Mutu Dokumen Akademik

(2) Dilaksanakannya secara konsisten sistem monitoring akademik yang meliputi monitoring kualitas akademik mahasiswa, monitoring kualitas akademik dosen, monitoring kualitas akademik program studi, dan monitoring kualitas akademik fakultas.

(3) Adanya standar-standar mutu di tingkat Program studi yang terwujud dalam berbagai SOP dan Tata tertib seperti SOP Pengambilan Matakuliah, SOP Ujian

71

Teori, SOP Ujian Skripsi, SOP Perencanaan dan Penganggaran, SOP Pemanfaatan Aset, SOP SPJ Keuangan, dll

(4) Adanya Tata Tertib Ujian, Kode Etik Dosen, Kode Etik Mahasiswa yang disosilisasikan kepada civitas akademika dan dieksekusi sanksinya bagi yang melakukan pelanggaran.

7.3 Standar 3: Kemahasiswaan

Sistem Rekruitmen dan Seleksi Calon Mahasiswa Baru

Faktor kunci keberhasilan pada aspek kemahasiswaan adalah:

(1) Adanya sistem rekruitmen mahasiswa baru yang terorganisir secara terpadu oleh Biro Penerimaan Mahasiswa Baru (Biro PMB) melalui beberapa jalur program seleksi masing-masing dalam tiga tahap yaitu: Penjaringan melalui test tertulis reguler; Computer Based Test (CBT) setiap hari kerja selama masa penerimaan mahasiswa baru; Penjaringan Bibit Unggul Daerah (PBUD); Penjaringan Minat dan Kemampuan (PMDK); Penjaringan Siswa Berprestasi (PSB); Penerimaan berdasarkan Nilai Ujian Akhir Nasional (PNUAN); dan Penjaringan Bibit Unggul Persyarikatan (PBUP).

(2) Adanya pembukaan kesempatan belajar yang lebih luas dengan memberikan fasilitas beasiswa khususnya pada jalur non test yang dibagi menjadi 3 peringkat: Peringkat 1, beasiswa bebas DPP dan SPP tahun pertama yang diberikan kepada satu orang pada setiap tahap untuk setiap prodi; Peringkat 2, beasiswa bebas DPP dan SPP semester pertama kepada 5 orangpada setiap tahap untuk setiap prodi; Peringkat 3, beasiswa bebas DPP semester pertama kepada 15 orang pada setiap tahap untuk setiap prodi.

(3) Adanya lembaga kemahasiswaan seperti BEM, SM, IMM dan HMJ (HIMA, HIMAMA, HIMIE) yang produktif mengemban visi unggul dan Islami FE UMY, dengan berbagai kegiatan yang diminati oleh mahasiswa baik sebagai penyelenggara maupun sebagai peserta kegiatan.

72

(4) Adanya komunitas-komunitas disiplin ilmu seperti Komunitas Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM), Komuntias Enterpreneur, Komunitas Jurnalistik, Komunitas Bahasa Inggris, Komunitas Ekonomi Syariah dan Komunitas Diskusi Isu-Isu Ekonomi Kontemporer yang aktif mengasah kemampuan mereka sehingga menjadi kompetitif dalam persaingan berbagai kompetisi tingkat lokal dan nasional. Komunitas ini kedepannya juga potensial untuk dikembangkan ke tingkat Internasional.

(5) Adanya support universitas dan fakultas terhadap pengembangan prestasi mahasiswa antara lain penyediaan support dana pendukung untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sehingga program studi IE FE UMY setiap tahun meloloskan sekitar 1 sd 2 kelompok di danai oleh DIKTI. Pada tahun 2014 satu tim mahasiswa Prodi IE FE UMY meraih satu medali emas untuk kategori presentasi dan satu medali emas untuk kategori poster pada gelaran PIMNAS ke 27 di Semarang, mengantarkan UMY meraih peringkat 6 untuk semua peserta dan peringkat 1 untuk kategori PTS yang berpartisipasi.

(6) Adanya support FE UMY kepada lulusan yang baru lulus dalam hal diseminasi informasi peluang kerja. Secara khusus salah satu staf tenaga kependidikan ditugaskan untuk menshare informasi kerja yang diterima dari berbagai sumber informasi (dosen, mitra UMY, Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni).

(7) Adanya Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta baik di tingkat universitas, fakultas dan program studi.

7.4 Standar 4: Sumber Daya Manusia.

Faktor kunci keberhasilan pada aspek sumber daya manusia adalah:

(1) Komptensi dosen yang baik dengan jabatan akademik rata-rata Lektor dan Lektor Kepala. Tantangang kedepan adalah mendorong peningkatan jumlah dosen dengan kualifikasi guru besar.

73

(3) Pembinaan karir dosen yang konitinyu.

(4) Tenaga kependidikan yang memadai dan berkulitas. Tantangan kedepan adalah meningkatkan responsivitas dalam pelayanan terhadap permasalahan dan kebutuha mahasiswa dan unit kerja.

7.5 Standar 5: Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik

Faktor kunci keberhasilan pada aspek kurikulum, pembelajaran dan susasan akademik adalah:

(1) Kurikulum semua prodi IE FE UMY sudah berbasis kompetensi (KBK) dan akan dikembangkan menuju KKNI.

(2) Prodi IE FE UMY sangat concern dengan terciptanya suasana akademik berupa: penetapan dan pemberlakuan kebijakan tentang suasana akademik; penyediaan sarana dan prasarana yang menunjang terciptanya suasana akademik yang kondusif; pemberian dukungan dana untuk menciptakan suasana akademik yang kondusif; dan melakukan kegiatan-kegiatan akademik di dalam dan di luar kelas yang mendorong suasana akademik

(3) Kegiatan-kegiatan akademik di luar kelas juga dilaksanakan dengan dukungan fakultas antara lain: diskusi aktual, forum diskusi e-learning, forum milis dosen FE UMY, UKM, HMJ, BEM, senat mahasiswa, pembimbingan skripsi dan akademik, penelitian kemitraan, pengabdian kompetisi yang melibatkan mahasiswa, kuliah umum, kuliah lapangan, pemanfaatan fasilitas wifi, dan kegiatan English club mahasiswa, dan kegiatan Saturday Meeting di tingkat universitas.

74

7.6 Standar 6: Pembiayaan, Sarana, Prasarana dan Sistem Informatika.

Faktor kunci keberhasilan pada aspek pembiayaan adalah:

(1) penerimaan dan penggunaan dana, anggaran pendapatan dan belanja telah disusun oleh masing-masing bagian dilengkapi dengan rencana alokasi dan waktu realisasinya, yang diajukan kepada pimpinan universitas setiap tahunnya. (2) Disamping anggaran pokok, juga ada anggaran desentralisasi dari SPP tetap yang diberikan jika target penerimaan mahasiswa tercapai serta dana akselerasi dari DPP SPP yang diberikan ditengah periode anggaran guna mengakselerasi kemajuan program studi.

(3) Secara rutin telah dibuat Laporan Realisasi Anggaran yang berisi laporan penggunaan dana dibandingkan dengan anggaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

(4) Dari data di atas nampak penggunaan dana dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi selama tiga tahun selalu meningkat untuk masing-masing prodi.

Sarana dan prasarana

Faktor kunci keberhasilan pada aspek sarana dan prasarana adalah:

(1) Sarana yang dimiliki fakultas cukup menjamin penyelenggaraan program tridharma PT yang bermutu tinggi.

(2) Adanya sarana penunjang lain berupa mesin ATM Bank berbagai bank dan Kantor Kas Bank Bukopin dan Bank Syariah Mandiri (Pembayaran SPP dan DPP on line melalui Bank Mandiri); fotokopi; kantin mahasiswa; masjid kampus, poliklinik, sarana olah raga, toko yang menjual berbagai kebutuhan mahasiswa yang dikelola oleh koperasi mahasiswa, warnet yang dikelola oleh koperasi tenaga kependidikan, bis kampus yang dikelola oleh koperasi tenaga kependidikan, dan minimarket swalayan.

75

(3) Untuk pengembangan karakter mahasiswa baru disediakan University Residence yang memberikan fasilitas berupa asrama mahasiswa dengan model pengelolaan pondok pesantren dan wisma untuk umum

(4) Juga ada Rumah sakit gigi dan mulut dan pusat bisnis.

(5) Untuk menjamin dan menjaga kesehatan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa diberikan fasilitas Dana Sehat Muhammadiyah (DSM) yang bekerjasama dengan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta, juga tersedia Poliklinik UMY bagi dosen dan mahasiswa.

(6) Sistem perolehan, pengadaan dan pemeliharaan sarana, fasilitas dan peralatan telah dilakukan secara terencana sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Pendapatan dan Belanja.

(7) Penggunaan sarana seperti radio tape, LCD Projector dan notebook dikoordinasi oleh koordinator pengajaran, sedangkan penggunaan mobil dan motor dikoordinasi oleh wakil dekan bidang sumber daya sesuai dengan pedoman yang ditetapkan.

(8) prasarana yang dimiliki fakultas sudah sangat memadai dan sangat mendukung dengan adanya prasarana seperti tanah, gedung, ruang kuliah, ruang dosen, dan ruang administrasi yang memadahi baik dari segi kualitas maupun kuantitas, maka FE UMY dapat menjamin tingkat pelaksanaan dan keberlanjutan proses belajar mengajar secara efektif.

(9) Pada sisi akses program studi, seluruh prasarana yang ada didedikasikan untuk mendukung pelaksanaan PBM masing-masing program studi. Secara langsung PBM program studi didukung dengan adanya parasarana berupa ruang kuliah, ruang laboratorium, ruang lobby mahasiswa, perpustakaan, American Corner, Sinologi Center.

Sistem informasi

Faktor kunci keberhasilan pada aspek sistem informasi adalah:

(1) Sistem informasi yang ada pada Prodi IEFE UMY meliputi: sistem pelayanan akademik, sistem pelayanan keuangan, sistem pelayanan pustaka, sistem

76

penerimaan mahasiswa baru, sistem pengelolaan sumber daya manusia/kepegawaian, dan sistem aset.

(2) Diseminasi informasi telah dilakukan dengan dukungan teknologi informasi telah meliputi: Diseminasi informasi melalui surat, papan pengumuman, TV Informasi, mikropon terintegrasi oleh operator, milis fakultas dan Program studi dengan alamat: [email protected] dan milis universitas:

[email protected], melalui situs fakultas:

www.fe.umy.ac.id/learning, telepon internal yang terpasang di setiap ruangan

di seluruh lokasi universitas, Hanphone, group WhatsApp dan SMS.

7.7 Standar 7: Pendidikan, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi & Penerbitan, dan Kerjasama.

Faktor kunci keberhasilan pada aspek sistem informasi adalah:

(1) jumlah rata-rata penelitian dosen untuk setiap dosen hampir mencapai 2 per dosen per tahun dan dari sisi dana penelitian yang diperoleh rata-rata besar dana penelitian per dosen per tahun adalah hampir Rp 10 juta.

(2) Pelayanan/Pengabdian kepada Masyarakat, jumlah rata-rata kegiatan PkM dosen untuk setiap dosen adalah sebesar: 1.1 per dosen per tahun dan dari sisi dana PkM yang diperoleh, rata-rata besar dana pengabdian per dosen per tahun adalah hampir mencapai Rp 3 juta

(3) Kerjasama yang telah dilakukan antara FE UMY dengan Instansi dalam negeri dalam tiga tahun terakhir sebanyak 35 instansi, sedangkan untuk kerjasama dengan instansi luar negeri sebanyak 29 instansi, hal ini memungkinkan fakultas dapat mengembangkan kulaitas akademik melalui tindak lanjut dari kerjasama tersebut.

77

BAB VIII

Dokumen terkait