HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
D. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kecurangan Laporan Keuangan
Berdasarkan hasil uji F yang dilakukan diketahui bahwa nilai signifikansi untuk pengaruh variabel (X1), variabel (X2), variabel (X3) dan variabel (X4) secara simultan terhadap variabel (Y) adalah sebesar 0,003 < 0,05 dan nilai F hitung 1,244 > F tabel 2,46, dan nilai residual sebesar 10.868 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh stabilitas keuangan (X1), tekanan eksternal (X2), kebutuhan keuangan (X3) dan target keuangan (X4) secara simultan terhadap kecurangan laporan keuangan (Y) pada perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2018-2020. Dari hasil uji F tersebut dapat diketahui bahwa faktor yang mempengaruhi kecurangan laporan keuangan adalah sebagai berikut :
1. Stabilitas Keuangan
Perusahaan yang baik akan menunjukkan kondisi keuangan yang cenderung stabil karena dalam hal ini menjadi salah satu strategi perusahaan dalam menarik investor. Aliran dana dan investasi perusahaan yang mengalir kedalam perusahaan dapat mempengaruhi kinerja perusahaan, maka hal ini mendukung adanya faktor pressure dimana pihak manajer akan tertekan dan berpotensi untuk memanipulasi laporan keuangan supaya terlihat stabil sehingga investor tertarik untuk menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajer menghadapi tekanan untuk melakukan kecurangan laporan keuangan ketika stabilitas keuangan terancam oleh berbagai macam keadaan, diantaranya adalah faktor ekonomi, industri, dan situasi perusahaan yang beroperasi. Dengan kata
lain, apabila stabilitas keuangan terancam, maka akan memicu terjadinya pelanggaran-pelanggran yang dilakukan oleh pihak perusahaan.
Hasil penelitian Tiffani dan Marfuah (2015) dan Sihombing (2014) menyatakan bahwa financial stability berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Arisandi (2017) menemukan bahwa financial stability tidak memiliki pengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan.
2. Tekanan Eksternal
Tekanan keuangan yang dialami manajemen juga dapat berasal dari pihak eksternal perusahaan. External pressure (tekanan eksternal) dapat terjadi apabila perusahaan mempunyai rasio utang yang tinggi pada pihak luar perusahaan. Perusahaan dengan rasio utang tinggi akan dilihat sebagai perusahaan yang kurang baik di mata prinsipal. Hal ini akan mendorong manajemen untuk memanipulasi utang yang ada menjadi tidak semestinya sehingga akan tetap terlihat baik oleh prinsipal.
Semakin rendah leverage perusahaan, semakin tinggi pula kemungkinan manajemen melakukan manipulasi laporan keuangannya. Hal ini dikarenakan pihak kreditur akan memberikan pengawasan yang semakin ketat dalam melihat riwayat kredit perusahaan terhadap perusahaan yang memiliki hutang dengan jumlah besar, sehingga akan sulit bagi pihak manajemen untuk melakukan manipulasi laporan keuangan.
Penelitian yang dilakukan oleh Tessa (2016), Septriyani &
Handayani (2018), Husmawati et al. (2017), Arifin & Prasetyo (2018) dan Nugraheni & Triatmoko (2017) menemukan hasil bahwa tekanan eksternal dapat mempengaruhi kecurangan laporan keuangan, namun
menurut Iqbal & Murtanto (2016), Faradiza (2019), Sari & Nugroho (2020), Manurung & Hadian (2013) dan Ulfah et al (2016) menyatakan bahwa kecurangan laporan keuangan tidak dapat dipengaruhi oleh tekanan eksternal.
3. Kebutuhan Keuangan Individu
Kebutuhan keuangan menjadi salahsatu faktor yang mempengaruhi kecurangan laporan keuangan dikarenakan semakin banyak saham yang dimiliki oleh orang dalam perusahaan, maka semakin besar juga kemungkinan kecurangan laporan keuangan terjadi,
Namun, hasil penelitian yang dilakukan oleh Bawekes, Simanjuntak, & Daat (2018), Quraini & Rimawati (2018), Tessa G. (2016) dan juga Ulfah et al. (2017), yang tidak menemukan pengaruh antara kepemilikan saham oleh orang dalam terhadap kecurangan laporan keuangan. Kepemilikan saham yang rendah mengindikasikan bahwa manajemen cendurung tidak akan melakukan kecurangan pelaporan keuangan. Hal ini karena oleh tidak adanya tekanan yang cukup berat bagi pihak manajemen untuk melakukan kecurangan pada laporan keuangan perusahaan.
4. Target Keuangan
Target keuangan merupakan salah satu elemen dari Pressure yang dimana pihak manajer dituntut untuk menjaga target keuangan terhadap apa yang sudah direncanakan. Maka hal ini pihak manajer memiliki berpotensi untuk melakukan praktik kecurangan yang disebabkan oleh adanya tekanan dari pihak manajer sehingga manajer memungkinkan dapat memanipulasi hasil keuangan agar sesuai atau
melebihi target. semakin tinggi tingkat pengembalian aset perusahaan, maka semakin kecil kemungkinan manajemen melakukan kecurangan laporan keuangan. Begitupula sebaliknya, apabila ROA perusahaan semakin kecil, maka semakin besar kemungkinan manajemen melakukan kecurangan laporan keuangannya.
Penelitian yang dilakukan oleh Jalaludin (2017), Fuadin (2017), dan Sihombing & Rahardjo, (2014) yang menemukan pengaruh negatif namun tidak signifikan antara target keuangan (ROA) terhadap kecurangan laporan keuangan, karena biasanya, perusahaan yang menargetkan keuangan yang tinggi akan meningkatkan mutu operasionalnya melalui suatu sistem yang lebih efektif dan efisien serta modern. Namun, penelitian yang dilakukan oleh Nugraheni & Triatmoko (2018), Ulfah, Nuraina, & Wijaya (2017), Tiffani dan Marfuah (2015), serta Dalyono (2013), yang menemukan pengaruh antara target keuangan (ROA) terhadap kecurangan laporan keuangan.
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Berdasarkan hasil penelitian maka H1 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa stabilitas keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2018-2020.
2. Berdasarkan hasil penelitian maka H2 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa tekanan eksternal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2018-2020.
3. Berdasarkan hasil penelitian maka H3 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa kebutuhan keuangan individu berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2018-2020
4. Berdasarkan hasil penelitian maka H4 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa target keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2018-2020.
5. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh stabilitas keuangan, tekanan eksternal, kebutuhan keuangan dan target keuangan secara
64
simultan terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2018-2020.
B. Saran
Berdasarkan hasil analisis pembahasan serta beberapa kesimpulan diatas, maka dikemukakan saran-saran sebagai berikut:
1. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan menambahkan variabel independen yang lain, seperti ineffective monitoring, organizational structure, dan lain sebagainya.
2. Bagi Perusahaan, sistem pengendalian internal yang ada perlu ditingkatkan sehingga memberikan jaminan bahwa laporan keuangan bebas salah saji material.