BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.7 Pembahasan
Hasil penelitian yang dianalisis secara statistik melalui regresi logistik tentang profitabilitas (X1), leverage (X2), likuiditas (X3), ukuran perusahaan (X4), struktur kepemilikan (X5) dan Kantor Akuntan Publik (X6) mampu menjelaskan ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan (Y) sebesar 60,2% selanjutnya faktor – faktor tersebut menunjukkan :
1. Profitabilitas yang diproyeksikan Return On Asset (ROA) berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan perusahaan retail di Bursa Efek Indonesia (BEI) hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ovami (2014) yang menyatakan profitabilitas berpengaruh dengan ketepatan laporan keuangan. Nilai profitabilitas memperlihatkan kinerja perusahaan go public dalam memperoleh laba dimana kinerja ini dinilai dari angka rasio yang semakin tinggi maka dapat diindikasikan bahwa perusaahaan memperoleh keuntungan yang lebih besar. Informasi ROA penting disampaikan dalam sebuah laporan keuangan secara tepat waktu karena informasi ini akan digunakan para stakeholder dalam pengambilan keputusan.
2. Leverage yang diproyeksikan Debt to Equity (DER) berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan perusahaan retail di Bursa Efek Indonesia (BEI) hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ovami (2014) yang menyatakan leverage berpengaruh dengan ketepatan laporan keuangan dan penelitian yang dilakukan oleh Tasios (2012)
76
DER dapat memperlihatkan seberapa besar beban utang yang harus ditanggung perusahaan dalam rangka pemenuhan aset dan DER perlu disampaikan secara tepat waktu untuk memperlihatkan kepada stakeholder dan publik bahwa perusahaan dapat dipercaya dalam transparansi penyampaian informasi tentang perbandingan aset sendiri dan aset yang dibiayai oleh hutang dan juga hal ini menunjukkan adanya pemahaman dari perusahaan dalam memenuhi peraturan di bidang pasar modal.
3. Likuiditas yang diproyeksikan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap ketepatan laporan keuangan perusahaan retail di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ovami (2014) yang menyatakan likuiditas berpengaruh dengan ketepatan laporan keuangan. Hal ini dapat diindikasikan bahwa perusahaan mengabaikan CR sebagai tolak ukur dalam ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan padahal likuiditas meruapakan gambaran bagi pemegang saham atau para stakeholder lain dalam melihat dan memperhatikan kemampuan perusahaan menyelesaikan kewajiban jangka pendeknya dan hal ini perlu disampaikan oleh perusahaan secara tepat waktu sehingga pemegang saham ataupun pihak luar dapat menaruh kepercayaan pada perusahaan dalam mengelola pinjaman yang dilakukan.
4. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap ketepatan laporan keuangan perusahaan retail di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ovami (2014) yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh dengan ketepatan waktu penyampaian laporan
keuangan. Ukuran perusahaan dapat dilihat dari total asset yang dimiliki perusahaan dan total asset yang dimaksud adalah asset termasuk gedung atau bangunan jika dilihat dari total asset yang dimiliki oleh keseluruhan perusahaan yakni diatas 10 milyar maka perusahaan digolongkan pada perusahaan besar. Namun ternyata golongan perusahaan besar dalam penelitian ini bukan merupakan tolak ukur dalam ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan.
5. Struktur kepemilikan tidak berpengaruh terhadap ketepatan laporan keuangan perusahaan retail di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ovami (2014) yang menyatakan bahwa struktur kepemilikan berpengaruh dengan ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Struktur kepemilikan yang diproyeksikan dari persentase kepemilikan pihak asing yang lebih sedikit (17,6%) dan pihak domestik yang lebih banyak (82,4%) mengindikasikan faktor ini yang dapat menjadi penyebab tidak tepat waktu dalam penyampaian laporan keuangan jika dilihat pada sisi pihak asing yang lebih memiliki kemampuan dalam mempengaruhi perusahaan melalui kemampuan manajerial termasuk disiplin waktu penyampaian laporan keuangan yang lebih baik dan opini – opini yang dibentuk dapat mengubah pengelolaan perusahaan yang semula bergerak dengan lambat menjadi perusahaan yang berjalan sesuai standar kendali mutu yang tinggi.
6. Kantor Akuntan Publik (KAP) berpengaruh terhadap ketepatan waktu
78
penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ovami (2014) yang menyatakan bahwa KAP berpengaruh dengan ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan. Perusahaan besar dan go public tentu cenderung memilih Kantor Akuntan Publik yang sudah terbiasa melakukan audit pada perusahaan yang terdaftar di BEI karena akan menjamin kualitas hasil laporan audit yang sesuai dengan kewajaran laporan keuangan perusahaan. Berdasarkan persentase terbesar bahwa perusahaan menggunakan KAP yang tidak bermitra dengan the big four sebesar 82,4% yang dapat diartikan bahwa tepat waktu dan tidak tepat waktunya laporan keuangan disampaikan tidak dipengaruhi oleh kemitraan dengan the big four.namun dapat diindikasikan karena KAP yang sudah terbiasa melakukan audit pada perusahaan go public.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian tentang faktor-faktor yang terdiri dari profitabilitas, leverage, likuiditas, ukuran perusahaan, struktur kepemilikan dan kantor akuntan publik ternyata memberikan pengaruhnya sebesar 60,2% dalam ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan pada perusahaan retail di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2017 dan sisanya sebesar 39,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diperhitungkan dalam penelitian ini, selanjutnya kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Profitabilitas yang diproyeksikan melalui Return On Asset (ROA) berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian pelaporan keuangan pada perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2016-2017.
2. Leverage yang diproyeksikan melalui Debt To Equity Ratio (DER) berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian pelaporan keuangan pada perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2016-2017.
3. Likuiditas yang diproyeksikan melalui Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian pelaporan keuangan pada perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2016-2017.
80
4. Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian pelaporan keuangan pada perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2016-2017.
5. Struktur kepemilikan tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian pelaporan keuangan pada perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2016-2017.
6. Kantor Akuntan Publik (KAP) berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian pelaporan keuangan pada perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2016-2017.
6.2 Keterbatasan Penelitian
Adapun keterbatasan dalam penelitian ini , yaitu :
1. Penelitian ini tidak mengikutsertakan faktor yang dapat diduga berpengaruh terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan seperti internal audit perusahaan maupun kualitas sistem pengendalian intern
2. Hasil penelitian ini tidak dapat berlaku pada semua golongan perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI).
3. Hasil penelitian ini tidak dapat digunakan dalam melihat kecenderungan yang terjadi dalam jangka panjang.
6.3 Saran
Adapun saran bagi penelitian mendatang adalah sebagai berikut :
1. Mereplikasi penelitian ini dengan menggunakan populasi lebih besar sehingga sampel yang digunakan lebih banyak yakni seluruh perusahaan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dan periode pengamatan yang lebih panjang.
2. Menambah jumlah faktor lain yang diduga mempengaruhi ketepatan waktu pelaporan keuangan seperti audit internal dan kualitas sistem pengendalian intern.
82
DAFTAR PUSTAKA
Anwar. S. 2010. Pengaruh Pengungkapan Corporate social responsibility terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan dan Harga Saham. Jurnal Fakultas Ekonomi. Universitas Islam Indonesia
Baridwan,Z.2004. Intermediate Accounting. Yogyakarta: Penerbit BPFE
Belkaoui,A.,R.2012. Accounting Theory: edisi kedua, Diterjamahkan Ali Akbar Yulianto. Jakarta: Salemba Empat
___________.2006. Accounting Theory: Diterjemahkan oleh Ali Akbar Yulianto.
Jakarta: Salemba Empat
Brigham, E., And Houston,J.2001. Manajemen Keuangan, Edisi Delapan. Jakarta : Erlangga
Dwiyanti,R.2010. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal
Fauzi,A.2006. Struktur Kepemilikan Saham. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama
Fahmi dan Hadi. 2011.Teori Portofolio dan Analisis Investasi, Edisi 2. Bandung : Alfabeta
Gafa,A.Dkk.2017.Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan Pada Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jurnal
Hilmi, U, dan Syaiful,A. 2008. Analisis Faktor-Faktor Yang Memepengaruhi Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan (Studi Empiris pada Perusahaan-perusahaan yang Terdaftar di BEJ). Simposium Nasional Akuntansi XI Ikatan Akuntan Indonesia
Hanafi,M., dan Halim,A.2007. Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta : BPFE
Ikatan Akuntan Indonesia.2007. Prinsip-prinsip Akuntansi Indonesia. Edisi revisi Jakarta
Indrayenti dan Cindrawati, L.2016. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Industri Dasar dan Kimia).
Jurnal
Kasmir.2016. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Penerbit Raja Grafindo
Kieso, D. E., et.al. 2010. Intermediate Accounting: IFRS Edition Volume 1. USA: John Wiley & Sons
Mulyadi. 2002. Auditing,Cetakan Keenam. Jakarta : Salemba Empat
Mutua, P., K. 2015. The Relationship Between Domestic Investment Activity And Market Returns At The Nairobi Securities Exchange
Manullang, M dan Pakpahan,M. 2014. Metodelogi Penelitian Proses Penelitian praktis Bandung : Citapustaka Media
Nurmiati.2016. Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan. Jurnal
Owusu, S.,and Ansah. 2000. Timeliness of Corporate Financial Reporting in Emerging Capital Market : Empirical Evidence From The Zimbabwe Stock Exchange. Journal Accounting and Business
Ovami,D.,B.2014. Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan Pada Perusahaan Real Estate dan Properti Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal
Pongoh,M.2001. Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan PT.
Bumi Resources,Tbk. Jurnal EMBA 1
Permadi,N.,K.,Y.2017. Pengaruh Faktor Keuangan Dan Non Keuangan Terhadap Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2015.
Jurnal
Rhamadana,R.B.2016. Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT. H.M. Sampoerna, Tbk. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen Riyanto, B. 2000. Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi Empat. Yogyakarta:
BPFE
Rinawati,L.2008. Pengaruh Profitabilitas Perusahaan Terhadap Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan. Jurnal
84
Rachmawi,S,Dkk.2016. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah di Indonesia.
Jurnal
Sumarsan,T.2013. Perpajakan Indonesia. Jakarta: Penerbit Indeks
Saleh,R. 2004. Studi Empiris Ketepatan Waktu Pelaporan Keuangan Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Jakarta. Simposium Nasional Akuntansi VII
Sujianto. 2001. Dasar-Dasar Management Keuangan. Yogyakarta: BPFE
Suwardjono. 2014. Teori Akuntansi (Perekayasaan Pelaporan Keuangan) Edisi Ketiga. Yogyakarta: BPFE
Sugiyono.2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (MixedMethod). Bandung: Penerbit Alfabeta
Srimindarti,C.2008. Balanced Scored Sebagai Alternatif Untuk Mengukur Kinerja.
Jurnal
Sulastri.2011. Pengaruh Karateristik Perusahaan Terhadap Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan. Jurnal
Trueman,B.,and S.Titman.1998. An Explanation For Accounting Income Smoothing.
Journal For Accounting Research
Turel.2010.Timeliness of Financial Reporting in Emerging Capital Markets : Evidence from Turkey. Jurnal
Ukago, K. 2005.Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan: Bukti Empiris Emiten di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Maksi
Yanivi,S,B., dan Veronica,S.2003. Hubungan antara Manajemen Laba dengan Tingkat Pengungkapan Laporan Keuangan. Jurnal
Natawidnyana, 2008. ”Sejarah Big Four Auditors.” Forum: Just another WordPress.com weblog. http://www.wordpress.com, diakses 28 November 2018
2016 8 Mei 2017 0 18.9 0.22 726.26 1 1 0
1 = tepat waktu sebelum 31 maret 0= tidak tepat waktu lewat dari 31 maret Ukuran Perusahaan
1 = > 500 Milyar 0= < 500 Milyar Perusahaan Besar Struktur kepemilikan
1= saham dimiliki oleh pihak internal lebih dari 50 % 0=saham dimiliki oleh pihak luar lebih dari 50 % KAP
17 MKNT Mitra Komunikasi Nusantara,Tbk
Tahun Tanggal Pelaporan
15 RANC PT Supra Boga Lestari, Tbk 16 DAYA PT. Duta Intidaya,Tbk 13 RIMO PT Rimo internasional Lestari, Tbk 14 TELE PT Tiphone Mobile Indonesia, Tbk 11 MPPA PT Matahari Putra Prima, Tbk 12 RALS PT Ramayana Lestari Sentosa, Tbk
9 MAPI PT Mitra Adi Perkasa, Tbk 10 MIDI PT Midi Utama Indonesia, Tbk
7 KOIN PT Kokoh Inti Arebama, Tbk 8 LPPF PT Matahari Department Store, Tbk 5 ERAA PT Erajaya Swasembada, Tbk 6 HERO PT Hero Supermarket, Tbk 3 CSAP PT Catur Sentosa Adiprana, Tbk 4 ECII PT Electronic City Indonesia, Tbk
ACES PT Ace Hardware, Tbk 1
2 AMRT PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk
No Kode Emiten Kode
OUTPUT SPSS
kategori_roa
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
a. Constant is included in the model.
b. The cut value is .500
S
a. Constant is included in the model.
b. The cut value is .500
a. Constant is included in the model.
b. Initial -2 Log Likelihood: 20.597
c. Estimation terminated at iteration number 3 because parameter estimates changed by less than .001.
a. Estimation terminated at iteration number 20 because maximum iterations has been reached. Final solution cannot be found.