• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PEMBAHASAN

B. Deskripsi Hasil Penelitian

1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Mengikuti

Berdasarkan hasil penelitian yan g dilakukan di SMA Negeri 1 Surakarta, dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler peserta didik kelas XI IPA dipengaruhi oleh adanya minat yang besar dalam mengikuti kegiatan tersebut. Sehingga dengan adanya minat tersebut peserta didik semakin nyaman dan menikmati kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi. Ada beberapa macam faktor yang mempengaruhi munculnya minat yang besar dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi. Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah faktor-faktornya:

a. Faktor Intrinsik

Faktor intrinsik adalah faktor yang ada di dalam diri individu yang muncul karena keinginan yang ada dalam diri peserta didik itu sendiri. Dari faktor intrinsik ini muncul dua faktor yang mempengaruhi minat peserta didik kelas XI IPA untuk mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi, yaitu:

1) Faktor untuk Berprestasi

Setiap peserta didik mempunyai keinginan untuk berprestasi karena dengan prestasi itulah peserta didik akan bangga dengan kemampuan yang dimilikinya. Keinginan untuk berprestasi tidak hanya dapat kita harapkan terjadi di saat sekarang ini, tetapi dapat kita harapkan prestasi itu tercapai di waktu yang akan datang. Keinginan atau minat untuk berprestasi yang dimiliki oleh setiap orang individu pasti ada, tapi keinginan itu cenderung mempunyai prosentasi yang berbeda-beda. Kecenderungan itu timbul apabila individu tertarik kepada sesuatu karena sesuai dengan kebutuhan atau merasakan bahwa sesuatu akan dipelajari bermakna bagi dirinya

Keinginan untuk berprestasi akan menyebabkan munculnya minat peserta didik untuk mngikuti proses demi mencapai keinginan yang ingin didapat. Melalui kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi inilah peserta didik kelas

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 59

XI IPA dapat menggapai keinginannya untuk berprestasi saat ini maupun di saat yang akan datang.

Dalam mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi faktor untuk berprestasi merupakan faktor utama yang mempengaruhi minat peserta didik kelas XI IPA untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi. Faktor untuk berprestasi ini adalah keinginan peserta didik kelas XI IPA untuk mengambil jurusan IPS pada waktu akan kuliah. Hal ini dikarenakan anak kelas XI IPA menyukai mata pelajaran Akuntansi. Seperti yang telah dikemukakan oleh informan III yaitu informan mempunyai impian dan tujuan untuk masa depannya yaitu mengambil jurusan Akuntansi pada fakultas ekonomi. Dari beberpa universitas yang terkemuka di Indonesia, informan III mempunyai keinginan untuk kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Apabila keinginan tersebut tidak bisa terpenuhi, maka informan menginginkan untuk kuliah di jurusan Akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) atau di Universitas Gadjah Mada (UGM). Inilah alasan utama dari informan III mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi. Selain itu menurut informasi yang diperoleh informan IV dalam wawancara mengungkapkan bahwa informan menginginkan untuk kuliah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, atau mengambil jurusan Tehknik Informatika di Universitas Gadjah Mada (UGM) atau Universitas Sebelas Maret (UNS).

Hal senada juga diungkapakan oleh informan V dalam wawancara mengungkapkan keinginannya untuk kuliah di jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan juga Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Akan tetapi informan V juga mempunyai keinginan untuk kuliah di jurusan IPA yaitu di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) atau Kedokteran Umum Universitas Gadjah Mada (UGM) karena masukan dan keinginan orang tua informan V agar kuliah di Kedokteran Umum.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas XI IPA mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 60

dikarenakan keinginan mereka untuk berprestasi dengan memilih jurusan IPS khususnya adalah Akuntansi pada saat mereka akan kuliah.

2) Faktor untuk Mengisi Waktu Luang

Saat ini, kebanyakan anak-anak menggunakan waktu luang untuk bermain, nonton bioskop, jalan-jalan dengan teman-temannya, bahkan hanya sekedar nongkrongdi MALL. Hal berbeda dilakukan oleh peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Surakarta yaitu menggunakan waktu luangnya untuk kegiatan yang bermanfaat yaitu dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Tentunnya rasa senang atau tertarik yang dimiliki oleh setiap individu akan timbul pada seseorang bilamana bidang-bidang yang ditawarkan pada dirinya dirasa akan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Salah satu kegiatannya adalah ekstrakurikuler Akuntansi. Mengisi waktu luang dengan mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi memiliki banyak manfaat antara lain, menghindari mengisi waktu mereka dari hal-hal negatif seperti merokok, minum-minuman keras bahkan hingga pergaulan bebas yang terjadi pada kebanyakaan anak-anak lainnya yang seumuran dengan peserta didik kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Surakarta.

Menurut informasi dari informan II dalam wawancara mengatakan bahwa aktivitasnya diluar jam pelajaran sekolah adalah mengikuti organisasi di sekolah, tergabung dalam kelompok mading sekolah, ikut bimbingan belajar atau les bahkan informan melakukan satu hal positif yaitu dengan memberikan bimbingan belajar kepada tetangga dirumahnya walaupun hanya sebatas membantu mengerjakan tugas rumah atau menjelaskan materi pelajaran yang belum dimengerti oleh tetangganya. Selain kegiatan di atas informan II juga menggunakan waktu luangnya untuk mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi.

Hal senada juga diungkapkan oleh informan V dalam wawancara yang memiliki kegiatan berupa mengikuti les di lembaga, les privatedan mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi. Informan V merasa senang mengisi waktu luang dengan mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi, karena informan menganggap mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi adalah mengikuti suatu kegiatan positif

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 61

yang akan memberikan dampak yang baik bagi informan yaitu dengan mendapatkan ilmu.

Kedua informasi di atas diperkuat juga dengan informasi dari informan III, IV dan IV dalam wawancara yang mengungkapkan bahwa mereka semua menggunakan waktu luang mereka selain untuk les, mengerjakan tugas, berorganisasi disekolah maupun di lingkungan, mereka juga mengisi waktu luang mereka untuk mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi. Hal tersebut diperkuat dengan data yang dimiliki oleh peneliti berupa daftar hadir atau presensi ektrakurikuler Akuntansi. Dimana ke 5 informan tersebut benar-benar menggunakan atau mengisi waktu luang mereka dengan mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi yang diperkuat dengan tingkat keaktifan mereka untuk hadir dalam kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi. (Data dapat dilihat dilampiran)

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas XI IPA mengisi waktu luang mereka dengan mengikuti kegiatan positif yang salah satunya adalah kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi yang diselenggarakan oleh pihak sekolah SMA Negeri 1 Surakarta yang diketahui dengan tingkat keharian peserta didik dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi.

b. Faktor Ekstrinsik

Selain faktor intrinsik, ada juga faktor yang mempengaruhi minat peserta didik mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi yaitu faktor ekstrinsik. Faktor ekstrinsik adalah faktor yang ada di luar individu yang timbul karena adanya dorongan dari pihak-pihak luar. Berikut ini adalah faktor ekstrinsik yang mempengaruhi minat peserta didik kelas XI IPA mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi, yaitu:

1) Faktor Keluarga

Untuk mencapai suatu keberhasilan yang ingin dicapai, keluarga mempunyai pengaruh yang besar terhadap keberhasilan tersebut. Karena keluargalah yang memberikan motivasi dan support yang besar kepada kita agar kita nantinya akan berhasil. Begitu juga dalam mengambil suatu

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 62

keputusan dalam memilih sesuatu, keluarga akan memberikan dukungan apabila pilihan yang diambil benar dan bermanfaat atau akan menolak pilihan tersebut apabila pilihan tersebut kurang benar dan tidak bermanfaat.

Dalam mengambil keputusan untuk memilih ekstrakurikuler yang akan diikuti, pihak keluarga khususnya orangtua mempunyai andil yang besar dalam keputusan tersebut. Disini peran orang tua adalah memberikan dukungan dan support kepada putra-putri mereka dalam memilih dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini. Karena adanya dukungan dari orang tua maka peserta didik memiliki minat untuk memilih dan mengikuti ekstrakurikuler disekolah khususnya Akuntansi. Orang tua murid dari kelas XI IPA memberikan dukungan yang besar kepada putra-putrinya dalam mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi ini, walaupun Akuntansi adalah pelajaran untuk peserta didik jurusan IPS namun orang tua tidak melarang putra-putrinya yang berasal dari jurusan IPA untuk mengikutinya.

Seperti yang diungkapkan oleh informan III dalam wawancara mengungkapkan bahwa orang tua dari informan memberikan dukungan yang besar kepada anaknya untuk mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi. Informan III mengutarakan jika kedua orang tua mereka akan tetap mendukung apa yang menjadi pilihan anaknya asalkan itu demi kebaikan dan memberikan manfaat.

Hal senada juga diutarakan oleh informan VI dalam wawancara mengungkapkan bahwa orang tua dari informan memberikan dukungan kepada anaknya untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi ini. Selain itu informan mengatakan bahwa orang tuanya memiliki latar belakang pendidikan di bidang ekonomi sehingga orang tua informan mendorong dan mendukung serta memberikan masukan jika mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi maka akan mempunyai prospek atau masa depan yang bagus baik didalam pendidikan maupun di dunia kerja.

Pendapat dari informan III dan VI juga didukung oleh pendapat dari informan II,IV dan V yang mendapatkan dukungan dari orang tua peserta didik untuk dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi. Berdasarkan

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 63

pendapat mereka, maka dapat disimpulkan bahwa dengan adanya dukungan dari orang tua membuat mereka mempunyai minat untuk dapat memilih dan mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi.

2) Faktor Teman Pergaulan

Teman pergaulan mempunyai pengaruh yang cukup besar bagi seorang individu untuk dapat mengikuti suatu kegiatan, demikian pula yang terjadi dalam kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi. Teman merupakan salah satu faktor pendukung yang membuat peserta didik memiliki minat untuk mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi.

Seperti yang diungkapkan oleh informan IV dalam wawancara bahwa informan tertarik untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi ini dikarenakan teman dari informan juga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi dan juga karena adanya ajakan teman. Ini dikarenakan informan kurang mempunyai rasa percaya diri untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi seorang diri, sehingga informan membutuhkan teman untuk membuatnya merasa nyaman dan percaya diri selam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi.

Hal senada juga diungkapkan oleh informan III dan V yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini karena adanya teman mereka yang ikut. Hal berbeda diungkapkan oleh informan III dan V dimana informan III dan V mempunyai inisiatif tersendiri untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, namun karena banyaknya teman membuat mereka semakin yakin untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi.

Pernyataan informan di atas diperkuat oleh hasil pengamatan yang dilakukan oleh peneliti pada saat melaksanakan observasi. Dari hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti dapat di ketahui bahwa dengan adanya teman pergaulan mampu mempengaruhi minat peserta didik dalam mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi. Hal tersebut diketahui peneliti sebelum kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi di mulai, dimana salah satu peserta yang awalnya tidak berniat untuk datang mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi menjadi berniat untuk mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi karena ajakan dari teman

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id 64

peserta. Hal lain juga diketahui dengan datangnya peserta baru di ekstrakurikuler Akuntansi yang pindah dari ekstrakurikuler lainnya karena adanya ajakan teman.

Hal berbeda justru diutarakan oleh informan II dan VI yang mengatakan bahwa mereka mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi karena mereka mempunyai inisiatif sendiri dalam memilih ekstrakurikuler Akuntansi tanpa terpengaruh dengan teman mereka. Informan II dan VI mengutarakan bahwa mereka akan tetap mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi walaupun teman mereka tidak mengikuti kegiatan ektrakurikuler Akuntansi. Hal ini dikarenakan karena tingginya minat mereka untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Akuntansi. Berdasarkan informasi berdasarkan hasil wawancara dan observasi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa teman pergaulan memiliki pengaruh terhadap minat peserta didik kelas XI IPA untuk mengikuti ekstrakurikuler Akuntansi yang diselenggarakan oleh sekolah. Karena dengan ajakan dari seorang teman mampu membuat peserta didik mempunyai minat terhadap suatu objek yang disini adalah ekstrakurikuler Akuntansi.

C. Temuan Studi yang Dihubungkan dengan Kajian Teori

Dokumen terkait