• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

D. Hasil Penelitian

5. Uji F (Uji Simultan)

Nilai statistik F adalah menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimaksudkan dalam persamaan regresi berganda secara bersamaan berpengaruh terhadap variabel dependen. Pengujian keberartian variabel bebas terhadap variabel terikat secara keseluruhan dilakukan dengan menggunakan uji F pada tingkat kepercayaa (95%), uji statistik F pada dasarnya menunjukkan apakah semua variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen.

Cara lain untuk uji F yaitu dengan membandingkan Fhitung

dengan Ftabel. Jika Fhitung> Ftabel, maka dapat disimpulkan bahwa semua variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Adapun hasil dari perhitungannya dapat dlihat pada tabel output SPSS dbawah ini.

Tabel 4.22 Uji F Simulta

ANOVAb

Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 290.939 4 72.735 22.748 .000a

Residual 239.811 75 3.197

Total 530.750 79

a. Predictors: (Constant), Psikologi, kebudayaan, Sosial, Pribadi b. Dependent Variable: Minat menjadi nasabah Bank konvensional

Sumber : Data Primer Diolah, 2018

Berdasarkan tabel 4.18 diatas, pada kolom F diatas nilai Fhitung adalah 22.748, sedangkan pada F tabel diperoleh nilai df 1 (k-1)atau 5-1=4 dan df 2 (n-k) atau 80-5= 75, dan menghasilkan nilai F tabel sebesar 2,49 nilai tersebut menjelaskan bahwa nilai Fhitung> Ftabel sebesar 22.748 > 2,49 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X1 (kebudayaan), X2(sosial) ,X3 (Pribadi), X4

(Psikologi), berpengaruh terhadap (Y) minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional. jika diuji semua variabel bebas secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel terikat (Y= minat pengusaha konveksi Menjadi Nasabah bank konvensional).

6. Koefisien Determinan (r2)

Koefisien determinasi (R2) digunakan untuk mengetahui presentase perubahan variabel tidak bebas (Y) yang disebabkan oleh variabel bebas (X). Tujuannya adalah untuk menghitung besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Semakin tinggi nilai R2 maka semakin besar proporsi dari total variasi variabel dependen yang dapat dijelaskan oleh variabel independen. Adapun hasil dari perhitungannya dapat dilihat pada tabel output SPSS dibawah ini.

Tabel 4.23

a. Predictors: (Constant), Psikologi, kebudayaan, Sosial, Pribadi b. Dependent Variable: Minat menjadi nasabah Bank konvensional

Sumber: data primer diolah, 2018

Berdasarkan tabel 4.19 diatas, dapat diketahui hasil Uji Determinasi pada output model summary dari analisis regresi berganda tepatnya pada kolom R square sebesar 0,548 jadi pengaruh kebudayaan, sosial, pribadi, psikologi,terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah di bank konvensional yaitu 54%, sedangkan sisanya sebesar 56% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

E. Pembahasan

1. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pengusaha Konveksi Menjadi Nasabah Bank Konvensional.

Secara umum hasil penelitian menunjukkan bahwa ada faktor-faktor yang mempengaruhi minat pengusaha konveksi menjadi nasabah di perbankan konvensional.

Berdasarkan hasil regresi bahwa kebudayaan tidak berpengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional. Berdasarkan hasil regresi terlihat bahwa variabel efisiensi memiliki nilai thitung sebesar 0,731 dengan signifikansi 0.467.

Hal ini berarti bahwa thitung (0,731) < ttabel 1,664 maka H0 diterima

sehingga variabel kebudayaan secara statistik dengan a = 5% tidak memiliki pengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional. Tetapi tidak signifikan, hal ini dibuktikan dengan nilai (sig. 0,467 > 0,05). Secara parsial, dimensi kebudayaan memiliki pengaruh negatif terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional sebesar 0,731.

. Berdasarkan uji statistik dapat dijelaskan bahwa instrumen kebudayaan berpengaruh terhadap keputusan menjadi nasabah pada bank konvensional. Berdasarkan data pada tabel 4.5 diatas, sebagian besar responden memberikan jawaban sangat setuju. Dimana hasil terbanyak sangat setuju terdapat pada item 1 yaitu pilihan menggunakan bank konvensional karena bertentangan dengan agama yang di anut, sebanyak 30 responden. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa pilihan memilih bank yang di gunakan berdasarkan agama yang di anut dapat mempengaruhi minat pengusaha konveksi menjadi nasabah di perbankan.

Dilihat dari hasil regresi bahwa variabel sosial tidak berpengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional. Berdasarkan hasil regresi terlihat bahwa variabel efesiensi memiliki nilai thitung sebesar 0,563dengan signifikansi 0,575.

Hal ini berarti bahwa thitung (0,563) <ttabel (1,664) maka H0 diterima sehingga variabel sosial secara statistik dengan a= 5% tidak memiliki

pengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional.

Hasil penelitian juga menunjukkan tidak ada pengaruh secara parsial, faktor sosial terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah di bank konvensional sebesar 0,563. Berdasarkan uji statistik dapat dijelaskan bahwa instrumen faktor sosial berpengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah pada bank konvensional.

Berdasarkan data pada tabel 4.6 diatas, sebagian besar responden memberikan jawaban netral. Dimana hasil terbanyak netral terdapat pada item 3 yaitu memilih bank konvensional karena keluarga saya juga nasabah bank konvensional sebanyak 28 responden.

Dilihat dari hasil regresi bahwa variabel faktorpribadi memiliki nilai thitung sebesar -0.161 dengan signifikansi 0,873. Hal ini berarti bahwa thitung (-0.161) < ttabel(1,664) maka H0 diterima sehingga variabel pribadi secara statistik dengan a= 5% tidak memiliki pengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional. Tetapi tidak signifikan, hal ini dibuktikan dengan nilai (sig. 0,873 > 0,05). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh secara parsial faktor pribadi terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional. Berdasarkan uji statistik dapat dijelaskan bahwa instrumen pribaditidak berpengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah perbankan konvensional. Berdasarkan data pada tabel 4.7 diatas, sebagian besar

responden memberikan jawaban setuju dimana hasil terbanyak setuju terdapat pada item 2 yaitu memilih bank konvensional karena sesuai dengan pekerjaan mereka sebanyak 33 responden. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa faktor pribadi telah memadai kriteria yang ada.

Berdasarkan hasil regresi bahwa variable psikologi Berdasarkan hasil regresi terlihat bahwa variabel memiliki nilai thitung

sebesar 8.206 dengan signifikansi 0,000. Hal ini berarti bahwa thitung

(8.206) >ttabel(1,664) maka H0 ditolak sehingga variabel psikologi secara statistik dengan a= 5% memiliki pengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ada pengaruh secara parsial psikologi terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional sebesar 8.206. berdasarkan uji statistik dapat dijelaskan bahwa instrumen psikologi berpengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah di perbankan konvensional. Berdasarkan data pada tabel 4.10 diatas, sebagian besar responden memberikan jawaban netral. Dimana hasil terbanyak netral terdapat pada item 2 yaitu pengusaha konveksi memilih bank konvensional sesuai dengan pendapat mereka sebanyak 33 responden. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa pengusaha konveksi memilih bank konvensional karena mereka mengerti dengan sistem atau sesuai dengan mereka tentang bank konvensional tersebut.

Berdasarkan analisis yang telah diuraikan diatas, diketahui bahwa variabel-variabel independen, yakni faktorkebudayaan (X1) faktor sosial (X2), faktor pribadi (X3), faktor psikologi (X4), berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependent, yakni minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional (Y). Hal ini didapatkan berdasarkan perbandingan nilai Fhitung> ftabel sebesar 22.748

> 2,49 artinya keempat variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah pada bank konvensional.

Dari keempat faktor-faktor yang mepengaruhi konsumen memilih suatu produk, diketahui bahwa dimensi yang paling berpengaruh terhadap minat pengusaha konveksi menjadi nasabah pada bank konvensional adalah faktor psikologi. Dapat dilihat bahwa nilai tertinggi pada tabel thitung yaitu sebesar 8.206. Hal ini menunjukkan bahwa faktor psikologimempengaruhi minat pengusaha konveksi untuk menjadi nasabah di perbankan konvensional.

BAB V Penutup A. Kesimpulan

Pada Nagari Sungai Pua Kecematan Sungai Pua Kabupaten Agam, maka dapat dikemukakan sesuai jumlah bahwa factor-faktor yang mempengaruhi minat pengusah konveksi menjadi nasabah diperbankan konvensional sebagaimana persamaan Y =4.627 + 0,084(X1) + 0,066(X2) +- 0,014(X3) + 0,962(X4) + e yang berarti: 4.627 satuan hal ini menunjukkan bahwa sebelum di pengaruhi variabel kebudayaan, sosial, pribadi dan psikologi sebagai variabel indenpenden, maka nilai naabah diperbankan konvensional sudah ada sebesar 4.627 satuan dengan asumsi variabel lain nol. Koefesien regresi 0.084 atuan yang berarti bahwa ada pengaruh positif antara kebudayaan dengan minat pengusaha konveksi menjadi nasabah di perbankan konvenional, jika kebudayaan meningkat atau semakin besar satu-satuan maka minat pengusaha konveksi menjadi nasabah di perbankan konvenional juga akan meningkt sebesar 0,084 satuan.

Koefesien regresi 0.066 satuan yang berarti bahwa jika pengetahuan di tingkatkan satu-satuan maka minat pengusaha konveksi menjadi nasabah di perbankan konvensional juga akan mengalami peningakatan sebesar 0,066 satuan dengan asumsi variabel alain tetap.

Koefesien regresi -0,014 satuan yang berarti bahwa jika variabel pribadi ditingkatkan sebesar satu satuan maka minat pengusaha konveksi menjadi nasabah di perbankan konvensional juga akan mengalami peningktan

sebesar -0,014 satuan dengan asumsi variabel lain tetap. Kemudian 0,962 satuan yang berarti bahwa jika fasilitas variabel psikologi ditingkatkan sbesar satu-satuan maka minat pengusaha konveksi menjadi nasabh diperbankan konvensional juga akan mengalami peningkatan sebesar 0,962 satuan dengan asumsi variabel lain tetap.

B. Saran

1. Bagi bank syari’ah agar dapat untuk menarik nasabah maka bank harus meningkatkan motivasi, promosi dan pengetahuan kepada masyarakat.

2. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian lebih dalam dan luas mengenai permasalahan pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi minat pengusaha konveksi menjadi nasabah bank konvensional dengan sampel yang lebih besar, metode lain dan menambah variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi minat seseorang untuk memilih bank dalam bertransaksi.

DAFTAR PUSTAKA

R.W Suparyanto, Kewirausahaan Konsep Dan Realita Pada Usaha Kecil, (Bandung :Afabeta, 2012).

Sabirin, Kerja Sama Antar Pengrajin Home Industri, (Ilmu Ekonomi,GrahaPerdana,2002).

Atifa Dan Mervyn, Perbankan Syari’ah, (Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2004).

SumadiSuryabrata,MetodePenelitian, (Jakarta: Raja GrafindoPersada, 1999) Ilmah Buchari, Membuka Usaha Untuk Orang Awam, (Palembang : Maximum,

2008).

Sudirman Wayan, Manajemen Perbankan, (Jakarta: Kencana Predana Media Grup,2013).

Kasmir, Bank Dan Lembaga Keungan Lainnya, (Jakarta: PT. Raja Grafindo MananAbdul.SH. S.IP, M.Hum, Hukum Ekonomi Syari’ah, (Jakarta :

Prenadamedia, 2012)

Mardani, Hukum Bisnis Syari’ah, (Jakarta: Prenadamedia Group, 2014).

Ismail, Manajemen Perbankan, (Jakarta: Kencana Prenada Group, 2010).

Kasmir, Dasar-Dasar Perbankan, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2014).

Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Kamus Besar Indonesia, (Jakarta:

BalaiPustaka, 1997).

Nugroho, Prilaku Konsumen Konsep dan Implikasi Untuk Strategi dan Penelitian PemasaranI, (Jakarta: Kencana, 2008).

Kamarudin, kamus Perbankan, (jakarta: Grafindo, 1994).

Walgito Bayu , Psikologi Umum, (Yogyakarta:Jakarta, 2004).

Kotler Philip , Manajemen Pemasaran, (Jakarta prehalindo, 2005).

Sudibyo, Prilaku Konsumen dan Kesinambungan Kebutuhan, (Jakarta; Gramedia pustaka utama, 2002).

Putong Iskandar, Teori Ekonomi Mikro, (Jakarta:Mitra Wacana Media, 2005).

Nur Arianto Al Arif, Teori Mikroekonomi, (jakarta, Kencana: 2016).

Robert S. Pindyck, Daniel L. Rubinfeld, Mikroekonomi, (Bandung:Gelora Aksara Pratama,2012).

Nugroho J. Setiadi, Prilaku Konsumen, (Jakarta: Kencana, 2003).

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D, (Bandung:

Alfabeta,2014).

Teguh Muhammad, Metodologi Penelitian Ekonomi Teori dan Aplikasi, (Jakarta : PTRaja Grapindo Prasada, 1999).

Afifuduin, Beni Ahmad Saebani, Metodologi Penelitian Kuantitatif, ( Jakarta Lembaga PenerbitFakultas Ekonomi Universitas Indonesia,2006).

Sarwono Jonathan, Metodologi Riset Sripsi Pendekatan Kuantitatif, (Jakarta : PT Elex Media Komputindo,2012).

Suhaimi, Arikunto, Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta : BumiAksara,1998).

Muhammad, Metodologi Penelitian Ekonomi Islam, (Jakarta : PT Raja Grfindo Persada, 2008).

Muhammad, Metodologi Penelitian Ekonomi Islam : Pendekatan kuantitatif (JakartaRajawali Pers, 2008).

Muhidin Sambas Ali, dkk, Analisis Korelasi, Regresi dan Jalur Dalam Penelitian,(Bandung : CV Pustaka Setia, 2009).

Suharsini Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta : RinekaCipta, 2006).

ANGKET PENELITIAN

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Yth Pengusaha Konveksi Nagari Sungai Pua

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Saya menyadari bahwa sekarang ini Bapak/Ibu sangat sibuk dengan kegiatannya. Namun, di tengah kesibukan tersebut saya mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk dapat meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam angket yang say edarkan ini.

Angket ini adalah angket penelitian untuk penyusunan skripsi sya di IAIN Bukittinggi mengenai “ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pengusaha Konveksi Menjadi Nasabah Di Perbankan Konvensional”.

Data ini hanyalah semata-mata untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak ada sangkut pautnya dengan atau merugikan posisi, serta akan sangat terjamin kerhasiannya. Pengisian angket ini tidak ada hubungannya debgan aktivitas dan kepentingan Bapak/Ibu berurusan dengan pihak kampus.

Untuk itu saya mohon Bapak/Ibu mengisi angket sesuai dengan keadaan yang sebenar-benarnya dan apa yang Bapak?ibu rasakan saat ini.

Atas kesediaan dan kerja sama Bapak/Ibu saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya

Fatmawati Mahasiswi IAIN Bukittinggi

1. Sangat setuju = 5

2. Setuju = 4

3. Netral = 3

4. Tidak setuju = 2 5. Sangat tidak setuju = 1 I. Informasi Pribadi

1. Nama : 2. Jenis Kelamin

a. Laki-laki b. Perempuan 3. Umur

a. 6 - 12 tahun b. 13 - 18 tahun c. 19 – 23 tahun d. 24 – 60 tahun e. > 60 tahun 4. Pekerjaan

a. Petani b. Peternak c. Pedagang d. Pengrajin e. Wirausaha

f. PNS/TNI/ POLRI g. Wiraswasta

5. Lama menjadi nasabah bank a. < 1 tahun

b. 2 – 3 tahun c. 3 – 5 tahun d. > 5 tahun

6. Alasan menjadi nasabah bank konvensional a. Prosedurnya cepat dan sederhana b. Pelayanannya ramah

c. Mudah dijangkau

d. Fasilitas produknya bergam e. Lainnya

Butiran Angket

Pernyataan Alternatif Jawaban

A Faktor Kebudayaan SS S N TS STS

1 Saya memilih bank syari’ah karena bertentangan dengan agama yang saya anut

2 Saya memilih bank konvensional karena bertentangn dengan budaya saya

3 Saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan kelas sosial atau golongan menengah kebawah

B Faktor Sosial SS S N TS STS 1 Saya memilih bank konvensional

karena dorongan dari kelompok referensi

2 Saya memilih bank konvensional karena keluarga saya juga nasabah bank konvensional

3 Saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan peran dan tujuan yang saya inginkan

4 Saya memilih bank konvensional karena cocok untuk orang yang memiliki usaha konveksi atau usaha kecil menengah

C Faktor Pribadi SS S N TS STS

1 saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan umur saya 2 Saya memilih bank konvensional

karena sesuai dengan pekerjaan saya sebagai pengusaha konveksi

3 Saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan gaya hidup dan aktivitas saya sehari-hari

4 Saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan situasi ekonomi atau usaha yang saya lakukan

5 Saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan kepribadian saya

D Faktor Psikologis SS S N TS STS

1 Saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan motivasi atau dorongan dari diri saya

2 Saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan persepsi atau pendapat saya tentang bank konvensional

3 Saya memilih bank konvensional karena saya sudah mempunyai pengalaman yang baik dengan bank konvensional

4 Saya memilih bank konvensional karena saya yakin bank konvensional

cocok untuk orang yang memiliki usaha seperti saya

E Minat Nasabah SS S N TS STS

1 Saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan pengetahuan saya.

2 Saya memilih bank konvensional karena sesuai dengan kemauan saya.

3 Saya memilih bank konvensional karena saya suka dengan sistem operasionalnya.

4 Saya memilih bank konvensional karena fasilitas produknya beragam

Dokumen terkait