Aktivitas pertanian dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: tanah, modal, tenaga kerja, transportasi, pemasaran,layanan kredit dan teknologi:34 1. Tanah
Tanah adalah segala sesuatu yang bisa menjadi faktor produksi dan berasal atau tersedia dialam ini tanpa usaha manusia.35Tanah diperlukan
33Yusuf qardhawi, norma dan etika ekonomi islam, ………….hal104
34Abdoel Djamili, manajemen usaha tani, (Jakarta: depdiknas, 2000), hal.46
35Suherman rosyidi, pengentar teori ekonomi, (Jakarta: PT. raja grafindo persada, 2006), hal 55
oleh manusia baik sebagai tempat tinggal maupun untuk mencari nafkah dengan cara menggarapnya. Untuk kedua tujuan itulah Al-Qur’an memberikan hak kepemilikan kepada individu untuk digarap dan dipetik hasilnya, seperti dijelaskan allah dalam firmannya surat al-An’aam [6]: 141
Artinya: Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan”.
al-An’aam [6]: 141
Dari ayat diatas, jelaslah orang harus membayar zakat buah-buahan serta produk pertanian jika ia miliki dan menggarap tanah. Demikianlah ayat tersebut memberikan hak pemilikan tanah kepada individu untuk tujuan pertanian.
Menurut Marsll, tanah berarti “material dan kekuatan yang diberikan oleh alam secara Cuma-Cuma untuk membantu manusia, termasuk tanah dan air, udara, cahaya dan panas”. Kebanyakan aktifitas
ekonomi manusia tergantung secara langsung pada tanah, Islam memandang tanah sebagai salah satu faktor produksi terpenting. Oleh karena segala persoalan pertanian bersifat sementara, maka islam tidak memberi aturan yang ketat dalam setiap dan semua persoalan sehingga akan menghalangi kebebasan bertindak manusia.36
Dalam usaha petani semua penggunaan tanah dipengaruhi oleh sifat-sifat fisik tanah. Sifat fisik tanah sangat berpengaruh terhadap pertanian. Tanah yang datar atau landai mempunyai kecepatan aliran air lebih kecil dibandingkan dengan tanah yang miring. Topografi miring memperparah berbagai erosi air, sehingga dapat membatasi dalamnya solum. Topografi yang datar air hujannya banyak yang meresap ke dalam tanah dan menyebabkan terjadinya proses hidrolisa dan pencucian. Bahan induk yang tidak dapat atau sukar dirembesi air, maka tanah yang terdapat di atasnya untuk jangka waktu tertentu akan tetap lembab atau basah asalkan mempunyai curah hujan yang lebih besar dari pada penguapan air dari dalam tanah.37
2. Modal
Modal merupakan unsur pokok usaha petani yang penting. Menurut pengertian ekonomi, modal adalah barang atau uang yang bersama-sama dengan faktor produksi lain dan tenaga kerja serta pengelolaan menghasilkan barang-barang baru, yaitu produksi pertanian. Pada
36Muhammad sharif chaudhry, sistem ekonomi islam,………….hal 162
37Isa Darmawijaya, klasifikasi tanah dasar tori bagipenelitian tanah dan pelaksanaan tanah pertanian di indonesia, (Yogyakarta: university pers, 1997), hal. 8
umumnya, modal digolongkan menjadi dua, yaitu: modal tetap (fixedcapital) dan modal kerja (working capital) dan modal bergerak.
Modal tetap dapat diartikan sebagai modal yang tidak habis pada satu periode produksi. Modal tetap meliputi tanah bangunan dan modal bergerak meliputi alat-alat, bahan, uang tunai, piutang di bank, tanaman, ternak, ikan di lapangan. Jenis modal ini habis atau dianggap habis dalam satu periode produksi. Modal menempati posisi penting dalam proses pembangunan ekonomi maupun dalam penciptaan lapangan kerja. Selain meningkatkan produksi, employment juga akan meningkat jika barang-barang modal seperti bangunan dan mesin diproduksi dan jika kemudian digunakan untuk produksi lebih lanjut.38
Pada usaha petani yang dimaksud dengan modal adalah : a) Tanah
b) Bangunan-bangunan c) Alat-alat pertanian d) Bahan-bahan pertanian
e) Tanaman, ternak, dan ikan dalam kolam f) Piutang di bank
g) Uang tunai
Berdasarkan sumbernya, sumber modal dapat dibedakan menjadi:
a) Milik sendiri.
b) Pinjaman atau kredit
38Muhammad Sharif Chaudhry, sistem ekonomi islam, ,…………hal. 201
c) Hadiah warisan d) Dari usaha lain.
Sebagai akibat langkanya modal usaha petani, kredit menjadi penting. Pemerintah perlu menyediakan fasilitas kredit kepada petani dengan syarat mudah dicapai (ada di lokasi usaha petani). Keadaan yang demikian belum sepenuhnya ada, demikian pula dengan prosedur yang mudah dan suku bunga yang relatif rendah. Alasan petani untuk tidak menggunakan fasilitas kredit yang disediakan pemerintah adalah: belum tahu caranya, tidak ada jaminan, serta bunganya yang dianggap terlalu besar.
3. Tenaga Kerja
Tenaga kerja adalah segala usaha dan ikhtiar yang dilakukan oleh anggota badan atau fikiran untuk mendapatkan imbalan yang pantas.
Termasuk semua jenis kerja yang dilakukan fisik atau pikiran. Tenaga kerja sebagai salah satu faktor produksi mempunyai arti yang besar. Karena semua kekayaan alam tidak berguna bila tidak dieksploitasi oleh manusia dan diolah buruh. Alam telah memberikan kekayaan yang tidak terhitung tetapi tanpa usaha manusia semua akan tersimpan.
Islam mendorong umatnya untuk bekerja dan memproduksi, bahkan menjadikannya sebagai sebuah kewajiban terhadap orang-orang yang mampu, lebih dari itu Allah akan memberi balasan yang setimpal yang sesuai dengan amal/kerja. Ini dapat dilihat dari petikan surat An Najm:39
ﻰَﻌَﺳ ﺎَﻣ ﱠﻻِإ ِنﺎَﺴﻧِ ْﻺِﻟ َﺲْﯿﱠﻟ نَأَو
Artinya: “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang diusahakannya.”(An Najm: 39)
Dari ayat diatas jelaslah siapa yang bekerja keras akan mendapat ganjaran masing-masing yang sewajarnya. Prinsip tersebut belaku bagi individu dan juga Negara.
Tenaga kerja manusia dibedakan berdasarkan atas tenaga kerja pria, wanita, dan anak-anak. Tenaga kerja manusia dapat mengerjakan semua jenis pekerjaan petani berdasar tingkat kemampuannya. Kerja manusia dipengaruhi oleh:
a) Umur b) Pendidikan c) Keterampilan d) Pengalaman e) Tingkat kecukupan f)Tingkat kesehatan 4. Transportasi
Sarana transportasi dan komunikasi yang ada akan memudahkan petani bersentuhan dengan dunia luar seperti pasar. Informasi yang menyangkut kebijaksanaan pemerintah dapat digunakan petani sebagai bahan pertimbangan dalam usaha petani. Perkembangan dunia seperti teknologi dan komunikasi sosial lainnya, akan memudahkan petani sebagai pengelola usaha petani. Petani dalam melaksanakan usaha tidak akan hidup terasing dalam keterbatasan dan ketidak tahuan.
5. Pemasaran
Aspek pemasaran merupakan masalah di luar usaha petani yang perlu diperhatikan. Petani saat ini berada pada posisi lemah dalam penawaran dan persaingan, terutama yang menyangkut penjualan hasil dan pembelian bahan-bahan pertanian. Penentu harga produk tidak pada petani.
Petani harus terpaksa menerima apa yang menjadi kehendak dari pembeli dan penjual.
Inti dari identifikasi pertanian adalah pertanian merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mencukupi kebutuhan lokal penduduk baik yang berada di tingkat pedesaan maupun di tingkat perkotaan pada suatu Negara dan mayoritas penduduk-penduduk Negara berkembang hidup di pedesaan, maka kemakmuran mereka tidak dapat dijamin tanpa adanya pembangunan dipedesaan dan pertanian. Di samping itu, pertanian difungsikan juga untuk masukan bahan mentah bagi perindustrian yang ada.
Pertanian dapat dilakukan dengan menggunakan mesin ataupun dengan cara manual, seperti menggunakan bantuan hewan dan bertujuan untuk menghasilkan bahan kebutuhan pokok.39
Penggunaan lahan harus ditentukan oleh kebijakan proses yaitu dengan memadukan antara kebiasaan dan perubahan elemen. Kebijakan dipergunakan untuk aktivitas pembudidayaan tanaman dipengaruhi oleh40:
39Adiwarman A. Karim, ekonomi islam, (jakarta: gema insani, 2001), hal.176
40Abdoel Djamali, manajmen usaha tani,……….hal 7
a. Pembibitan tanaman
Pembibitan merupakan kegiatan awal di lapangan yang bertujuan untuk mempersiapkan bibit siap tanam. Pembibitan harus sudah disiapkan sebelum pengolahan lahan pertanaman. Bibit yang ditanam tersebut harus memenuhi syarat, baik umurnya maupun ukurannya. Bibit yang baik dan bermutu merupakan salah satu syarat penentu keberhasilan dalam setiap usaha budidaya tanaman.
b. Penanaman
Lubang tanam dibuat sedikit lebih besar, dengan pertimbangan perakaran tanaman coklat menjadi lebih baik. Penggalian lubang dilakukan sebulan sebelum penanaman dimulai. Areal pertanaman coklat yang baik lebih dahulu ditetapkan pola tanamnya. Pola tanam yang baik sangat erat kaitannya dengan keoptimuman jumlah pohon per hektar, peranan pohon pelindung, dan usaha menekan kerugian yang mungkin timbul pada nilai kesuburan lahan serta biaya pemeliharaannya.
c. Pemupukan
Sebelum penanaman dilakukan, dasar lubang terlebih dahulu dipupuk dan lubang tanam diisi tanah atas secukupnya sampai mencapai kedalaman lubang setinggi tempat penanaman.
d. Pemeliharaan tanaman
Pemeliharaan tanaman erat kaitannya dengan penyiangan, pemangkasan, perawatan bunga dan pengairan. Waktu pengairan sebaiknya dilakukan pada pagi atau soren hari, saat suhu udara tidak
terlalu panas. Pengairan dilakukan sekali atau lebih dalam seminggu bergantung pada keadaan tanah atau musim.
e. Pengendalian hama dan penyakit
Hama tanaman coklat di Indonesia ada banyak, tetapi hanya ada beberapa serangga yang benar-benar sebagai musuh utama yang menyerang tanaman coklat, yaitu penggerek buah, kepik penghisap buah, penggerek batang atau cabang, dan beberapa jenis ulat. Hama pengganggu tanaman coklat lainnya adalah tikus, tupai, dan lain sebagainya.
f. Panen dan pengelolaan pasca panen biji coklat
Buah coklat sejak mulai dari bunga sampai pembuahan hingga buah menjadi matang dan siap dipanen memerlukan waktu sekitar 6 bulan. Buah coklat yang telah mencapai tingkat kemasakan optimal dan siap petik, biasanya dicirikan oleh perubahan warna kulit buah dan biji yang melepas dari dinding buah bagian dalam. Bila buah diguncang dan biji di dalam berbunyi merupakan suatu pertanda bahwa buah siap dipetik.
Aktivitas pengelolaan pertanian yang nantinya akan berpengaruh pada pendapatan perkapita. Pendapatan bisa berdampak pada kemiskinan atau kesejahteraan. Kesejahteraan petani bisa terjadi jika ada inovasi inovasi baru dalam pertanian sedangkan kemiskinan akan terjadi pada petani jika tidak ada inovasi-inovasi baru.41
41Abdoel Djamali, manajmen usaha tani,……….hal 7
BAB III
METODE PENELITIAN