HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Faktor individu itu sendiri atau faktor dalam yaitu, bagaimana individu tersebut menanggapi dunia luarnya bersifat selektif, ini
berarti bahwa apa yang datang dari luar tidak semuanya begitu saja diterima, tetapi individu mengadakan seleksi nama yang akan diterima dan yang akan ditolaknya. Hal ini akan menentukan apakah sesuatu dari luar dapat diterima atau tidak, karena itu faktor individu justru merupakan faktor penentu. Mahasiswa angkatan 2014 Program Studi Bimbingan dan Konseling
Universitas Sanata Dharma sebagai seorang individu banyak belajar dan menyeleksi hal-hal yang datang dari lingkungan dimana mereka berada. Sebagai individu mereka melihat dan mampu untuk menolak setiap hal yang mereka anggap tidak memberikan manfaat atau hanya akan memberikan kerugian pada diri mereka masing-masing. Mereka juga sepertinya menyadari bahwa mereka akan menjadi seorang pendidik sehingga sangat perlu untuk memiliki sikap baik sehingga mampu menyeleksi setiap rangsangan. Pengalaman-pengalaman individu juga mempunyai peranan yang sangat penting sehingga mereka bisa semakin banyak belajar mengenai apa yang mereka lihat.
2. Faktor dari luar atau faktor ekstern yaitu, hal-hal atau keadaan yang ada di luar individu yang merupakan stimulus untuk membentuk atau mengubah sikap. Mahasiswa angkatan 2014 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma sebagai seorang individu mengalami sangat banyak interaksi baik dengan individu yang satu maupun dengan sebuah komunitas/kelompok, serta media-media sosial atau alat komunikasi yang semakin berkembang. Dalam interaksi-interaksi tersebut, maka akan banyak hal-hal yang mampu mengubah sikap setiap individu. Hubungan secara langsung dan tidaak langsung tersebut bisa saja dengan cepat mengubah sikap mereka dan memberikan efek-efek yang negatif. Tetapi dengan melihat hasil penelitian, sebagian
besar mahasiswa memiliki sikap yang negatif artinya mereka bisa dengan baik menolak rangsangan-rangsangan dari lingkungan atau individu diluar diri mereka.
48
No. Item Topik Tujuan Waktu Bidang
Bimbingan
Metode Sumber
1. Mengambil tulisan orang lain dari internet dan mengakui sebagai hak milik sering saya lakukan.
Menghargai Hasil Karya Orang Lain
Agar mampu menghargai hasil karya orang lain sebagai suatu hak cipta
2 JP Pribadi dan Belajar Diskusi, tanya jawab, dan refleksi 2. Menolak berteman dengan
teman yang melakukan plagiarisme.
Hargai Karya Orang Lain dan Stop Plagiat!
Agar setiap orang mampu menghargai hasil karya orang lain
2 JP Pribadi dan Belajar Diskusi, tanya jawab, dan refleksi 3. Melarang siapa saja untuk
melakukan tindakan plagiarisme.
Stop Plagiat! Agar setiap orang mampu menghargai hasil karya orang lain
2 JP Pribadi dan Belajar Diskusi, tanya jawab, dan refleksi 4. Memarahi teman bila
melakukan tindakan plagiarisme.
Menghargai Hasil Karya Orang Lain dan Menolak Tindakan Plagiarisme
Mampu menghargai hasil karya orang lain sebagai suatu hak cipta
2 JP Pribadi dan Belajar Diskusi, tanya jawab, dan refleksi 5. Saya kurang bisa
memaklumi pelaku plagiarisme.
Plagiarisme Perbuatan Kotor!
Mampu menghargai hasil karya orang lain sebagai suatu hak cipta
2 JP Pribadi dan Belajar Diskusi, tanya jawab, dan refleksi 6. Bila teman melakukan
tindakan plagiarisme, saya sangat terganggu.
Plagiarisme Merugikan! Agar setiap orang menyadari pentingnya menghargai hasil karya orang lain dan mengetahui kerugian dibalik tindakan Plagiarisme 2 JP Pribadi dan Belajar Diskusi, tanya jawab, dan refleksi
49
BAB V PENUTUP
Pada bab ini akan disajikan kesimpulan, keterbatasan penelitian, dan saran-saran. Kesimpulan yang disajikan dalam bagian ini berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan. Bagian keterbatasan menyajikan kesulitan yang dialami peneliti serta pengalaman selama menyelesaikan penulisan skripsi. Bagian kesimpulan memaparkan kesimpulan akhir dari penelitian. Saran yang diberikan dalam penelitian ini didasarkan pada hasil penelitian yang ditujukan kepada pihak yang terkait dan usulan untuk peneliti lain.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian adalah sebagai berikut; terdapat 15 mahasiswa (23%) memiliki sikap dalam kategori sangat negatif, terdapat 35 mahasiswa (55%) memiliki sikap dalam kategori negatif, terdapat 12 mahasiswa (19%) memiliki sikap dalam kategori cukup negatif, terdapat 2 mahasiswa (3%) memiliki sikap dalam kategori kurang negatif, dan tidak ada mahasiswa yang memiliki sikap dalam kategori sangat kurang negatif.
Terdapat 3 mahasiswa (12%) dan 12 mahasiswi (31%) yang memiliki sikap sangat negatif terhadap tindakan plagiarisme, terdapat 14 mahasiswa (56%) dan 20 mahasiswi (51%) yang memiliki sikap negatif terhadap tindakan plagiarisme, terdapat 8 mahasiswa (32%) dan 5 mahasiswi (13%) yang memiliki sikap cukup negatif terhadap tindakan plagiarisme, dan terdapat 2 mahasiswi (5%) yang memiliki sikap kurang negatif terhadap tindakan plagiarisme, tidak terdapat mahasiswa maupun
mahasiswi yang memiliki sikap sangat kurang negatif (0%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa ada kecenderungan mahasiswi memiliki sikap yang berkecenderungan lebih negatif/menolak tindakan plagiarisme dibandingkan dengan sikap yang dimiliki oleh mahasiswa.
Teridentifikasi ada 6 item yang berada pada kategori sedang dan dijadikan sebagai dasar dalam penyusunan topik bimbingan pribadi dan belajar. 6 item tersebut dianggap belum begitu ideal sehingga perlu untuk dibuatkan usulan topik-topik bimbingan yang implikatif sehingga dapat meningkatkan sikap negatif mahasiswa angkatan 2014 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma.
B. Saran
1. Bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma
Berdasarkan pada hasil penelitian yang telah ada, masih ada beberapa mahasiswa yang menunjukkan sikap yang rendah/cukup negatif mengenai tidakan plagiarisme yaitu 19% sehingga penting untuk mengadakan kegiatan yang kiranya bisa meningkatkan sikap mahasiswa menjadi lebih negatif.
2. Bagi Peneliti lain
a. Membuat penelitian yang lebih diperkaya lagi akan teori-teori yang erat kaitannya dengan sikap dan plagiarisme baik dari buku-buku maupun jurnal atau penelitian yang lain.
b. Menyusun kuesioner yang lebih sesuai dengan objek sehingga bisa lebih mengungkap secara mendalam mengenai sikap mahasiswa terhadap tindakan plagiarisme.
c. Penelitian kuantitatif bisa dikombinasi dengan kualitatif sehingga bisa mendapatkan data yang lebih banyak.
DAFTAR PUSTAKA