BAB II LANDASAN TEORI
2.6 Faktor Kesamarataan ( Deversity Factor )
Peralatan – peralatan listrik yang bekerja pada kapal mempunyai karakter pembebanan yang spesifik, dimana peralatan – peralatan tersebut bekerja dengan waktu pemakaian yang teratur dan bersamaan, seperti pemakaian didarat. Peralatan – peralatan yang ada dikapal jarang sekali digunakan pada waktu yang bersamaan dan terus menerus dalam periode tertentu.Oleh karena itu perlu diperhatikan adanya ketidaksamaan waktu pada kebutuhan maksimum dari peralatan yang bekerja,dalam perencanaan kapasitas generator.
Ada dua jenis pembebanan dalan pengoperasian peralatan listrik dikapal yaitu :
a. Beban terus menerus (continous load) adalah peralatan yang dalam pengoperasiannya secara terus menerus / kontiyu untuk suatu kondisi normal kapal tersebut.
b. Beban terputus – putus (intermiten load) adalah peralatan yang dalam pengoperasiannya tidak secara terus menerus, untuk suatu kondisi pelayaran normal kapal tersebut, tetapi periodik dengan periode waktu yang tidak tetap.
Deversity factor =
totaldaya
ja gbe ermitenyan
totaldayaint ker
………(2.3)
Factor kesamaratan harus ditetapkan,dengan memasukkan pertimbangan beban tertinggi yang diharapkan dapat terjadi pada waktu yang sama. Seandainya penentuan yang tepat tidak mungkin , faktor kesamarataan waktu yang digunakan adalah 0.666
BAB III
PERALATAN LISTRIK DI KAPAL
3.1. Menentukan equipment
Equipment atau perlengkapan yang ada di kapal dapat di tentukan dengan mengetahui lebih dahulu type kapal yang akan di buat. Karena ada beberapa peralatan yang khusus misalkan crane, pompa bongkar muat, mooring winch dll. Apabila ingin mengetahui peralatan satu persatu dapat di lihat dari hasil tabel perhitugan beban listrik tiap alat pada kapal.
3.2 . Mengklasifikasikan equipment
Dari peralatan yang ditentukan maka untuk mempermudah analisa dan pengerjaan maka di jelaskan fungsi equipmen seperti di bawah ini :
Dalam pembagian equipmen di bagi menjadi 3 bagian : 1. Instalasi mesin
2. Pompa-pompa 3. Mesin-mesin geladak
3.2.1. INSTALASI MESIN 1. Mesin Induk/ Main Engine:
Mesin Induk adalah mesin yang digunakan sebagai penggerak utama sebuah kapal.
• Jumlah : 2 unit
• Merk / Model : Niigata / 6L25HX
• Type : In-line ; 4 cycle ; Turbocharger 6 cylinder ; Non reversible • Tenaga Efektif : 2 x 1500 HP
• Putaran : 650 – 1200 Put/Menit • Cooling System : Tertutup
• Jenis bahan bakar : Solar
Gambar 3.1 Mesin Induk Engine propulsion:
Engine propulsion adalah mesin yang dihubungkan dengan mesin induk dan berfungsi sebagai penggerak baling-baling.
• Jumlah : 2 unit
• Merk / Model : Niigata / ZP-21
• Input putaran : Max.1200 Putaran / Menit • Input power / Daya : 2 x 1500 HP
• Bollard Pull : 35 ton / 2 unit (min.) • Propeller blade : 4 Buah / Menit
Gambar 3.2 Mesin propulsion
2. Auxiliary Engine / Mesin Bantu:
Auxiliary Engine adalah mesin yang di fungsikan untuk menggerakkan generator sehingga menghasilkan energi listrik sebagai sumber utama.
• Jumlah : 2 unit
• Merk : Marine use
• Type : In-line,4 Cycles,water cooled 6 cylinder,marine diesel engine
• Daya : 150 HP
• Putaran : 1500 Rpm
Generator:
• Jumlah : 2 unit
• Merk : Marine use
• Putaran : 1500 Rpm
• Tegangan : 380 / 220 Volt
• Daya : Min 125 kW, 50 Hz
:
Gambar 3.3
3. Pemadam (Fire Pump)
Fire Pump = digunakan untuk memompa air laut yang berfungsi untuk memadamkan kebakaran.
a) Mesin Diesel
• Jumlah : 1 unit
• Merk : Yanmar
• Type : Marine diesel engine,In-line ; 4 cycle 6 cylinder ; Turbocharger
• Putaran : 1900 / menit • System Pendingin : Sea Water Cooling
b) Pompa pemadam • Jumlah : 1 unit • Merk : Yanmar • Kapasitas : 360 m3 / jam • Outlet pressure : 130 MWC • Head : 128 m
• Tegangan / Putaran : 380 V / 1900 rpm per menit • Jenis Impeler : Bronze
• Shaft :Stainless steel
Gambar 3.4
4. Diesel Generator Pelabuhan
Diesel Generator pelabuhan adalah mesin yang di fungsikan untuk menggerakkan generator sehingga menghasilkan energi listrik sebagai sumber Cadangan pada waktu kapal berlabuh di pelabuhan
a) Diesel Engine Generator
• Jumlah : 1 unit • Merk : Yanmar
• Type : In line,4 Cycles,water cooled, marine diesel engine
• Daya : 60 HP / 44.2 kW
• Putaran : 1500 RPM
b) Generator pelabuhan
• Jumlah : 1 unit • Type : Marine use • Daya : Min 25 – 37 KW • Tegangan : 380 / 220 Volt • Frequency : 50 Hz / 3 phase • Putaran : 1500 RPM
Gambar 3.5
5. Compressor Udara (Main air compresor)
Main air compresor = Kompresor utama di kapal, terutma pada saat start mesin kapal
•Jumlah : 2 unit
•Merk : Hatlapa
•Type : Vertikal, 2 Stages
single silinder compressed air cooler •Tekanan maksimal : 35 bar
•Kapasitas : 0.62 m3 / menit
•Putaran : 800 rpm
•Daya : 7,5 KW / 380 Volt / 3 ph / 50 Hz
Gambar 3.6 Main air compresor
1. General Service Pump & Bilge/Ballast
General Service Pump & Bilge/Ballast adalah pompa yang berfungsi pompa umum (di pakai semua pompa) , yang mana bila ada pompa yang rusak dapat menggantikan fungsinya
• Merk : Ebara
• Model : Centrifugal, Self priming
• Kapasitas : 28 m3/jam
• Putaran : 2900 / menit
• Tekanan : 40 meter 4 bar
• Jenis Impeler : Ni Al Bronze
• Motor : 7.5 kW, 380 V, 3 Ph, 50 Hz
Gambar 3.7
General Service Pump & Bilge/Ballast
2. Ballas pump for (E/R)
Ballast Pump = digunakan untuk mengatur sarat kapal pada saat kondisi oleng maupun trim
• Jumlah : 1 unit
• Merk : Ebara
• Model : Centrifugal, Self priming
• Kapasitas : 28 m3/jam
• Putaran : 2900 / menit
• Tekanan : 40 meter 4 bar
• Motor : 7.5 kW, 380 V, 3 Ph, 50 Hz
Gambar 3.8 Ballast Pump 3. S.W Hydropore Pump
S.W Hydropore Pump = digunakan untuk mengalirkan air laut dari laut ke tanki harian dan disalurkan melalui pipa-pipa keseluruh kapal yang membutuhkan air laut.
• Jumlah : 1 unit • Merk : Ebara • Kapasitas : 3 m3/jam • Putaran : 1450 / menit • Tekanan : 30 m • Motor : 2.2 kW, 380V, 3 Ph, 50 Hz Gambar 3.9 S.W Hydroper Pump
4. F.W Hydropore Pump
F.W Hydropore Pump = digunakan untuk mengalirkan air tawar dari tanki utama ke tanki harian dan disalurkan melalui pipa-pipa keseluruh kapal. • Jumlah : 1 unit • Merk : Ebara • Kapasitas : 3 m3/jam • Putaran : 1450 / menit • Tekanan : 30 m • Motor : 2.2 kW, 380V, 3 Ph, 50 Hz : Gambar 3.10 Fresh Water Pump 5. F.O Pump:
a) Fuel Oil Transfer Pump
FO Transfer Pump = digunakan untuk mengalirkan bahan bakar FO dari storage tank menuju setlling tank.
• Jumlah : 1 unit
• Merk : Ebara
• Model : Horisontal, Three screw • Kapasitas : 15 m3/jam
• Tekanan : 3 bar
• Motor : 3 kW, 380V, 3 Ph, 50 Hz • Jenis Impeler : Steel
• Shaft seal : Mech.seal
Gambar 3.11 F.O Pump b) Fuel Oil separator Pump
Fuel oli separator pump adalah pompa yang berfungi untuk memisahkan minyak dengan oli.
• Jumlah : 1 unit
• Merk : Marine use
• Kapasitas : 760 ltr / jam
• Tekanan : 3 bar
• Motor : 0.70 kW, 380V, 3 Ph, 50 Hz
Gambar 3.12 F.O separator Pump
5. Standby ME Fresh Water
Standby ME Fresh Water adalah pompa yang harus siap di gunakan untuk pendinginan mesin utama, yang menggunakan air tawar,
• Jumlah : 1 unit
• Merk : Marine use
• Model : Centrifugal
• Kapasitas : 60 m3/jam • Putaran : 2900 / menit
• Tekanan : 2.5 Bar
• Jenis Impeler : Ni Al Bronze • Shaft : Stainless Steel
• Motor : 7.5 kW, 380V, 3 Ph, 50 Hz
Gambar 3.13 Standby ME Fresh Water
10. Foam pump
Foam pump : Pompa yang di gunakan untuk menekan Foam, jika terjadi kebakaran di dalam kamar mesin
• Jumlah : 1 unit
• Merk : Marine use
• Putaran : 1450 / menit
• Kapasitas : 11 m3/jam
• Head : 30 m
• Jenis Impeller : Brass
• Shaft : Stainless steel
• Motor : 5.5 kW, 380V, 3 Ph, 50 Hz
Gambar 3.14 Foam pump
11. Standby LO (ME) Pump
Standby LO (ME) Pump adalah pompa yang harus siap di gunakan untuk metransfer pelumas ke mesin utama, jika pompa oli utama terjadi kendala.
• Jumlah : 2 unit
• Merk : Marine use
• Model : Horisontal screw
• Kapasitas : 24 m3/jam
• Tekanan : 5 bar
• Putaran : 2900 / menit • Jenis Impeler : Stainless Steel • Shaft seal : Mech. seal
• Motor : 7,5 kW, 380V, 50 Hz
Gambar 3.15
Standby LO (ME) Pump 12.Sea Water Cooling Pump ( ME )
S.W cooling Pump = air laut yang digunakan untuk mendinginkan engine dengan cara mendinginkan air tawar yang ada dalam engine.
• Jumlah : 1 unit
• Design :Centrifugal • Kapasitas : 60 m3 / jam
• Tekanan : 2,5 Bar
• Putaran : 2900 / menit • Jenis Impeler : Ni Al Bronze • Shaft : Stainless steel
• Motor : 7,5 kW, 380V, 50 Hz
Gambar 3.16
Sea Water Cooling Pump ( ME )
13.OWS pump
OWS Pump adalah pompa yang berrfungsi memisahkan air dengan minyak, apa bila terjadi tumpahan minyak di dalam kamar mesin.
• Jumlah : 1 unit
• Merk : Proto
• Model : Proto Seres HRS
• Kapasitas : 500 liter / jam
• Daya Motor : 0,75 HP / 380 volt / 3 ph / 50 Hz
Gambar 3.17 OWS Pump
1. Windlass /Anchor Winch
Windlass = Digunakan untuk mengangkat dan menurunkan jangkar
• Jumlah : 1 unit
• Merk : PLIMSOLL
• Type : Electro Hydraulic Operated
- Line pull : 2 Tons
- Line speed : 10 m/min
• Jangkar & rantai jangkar : 2 x 780 kg & dia. 24 mm x 330 m
Gambar 3.18 Windlass / Anchore Winch
2. Aft Hydraulic Towing Winch
• Jumlah : 1 unit
• Merk : PLIMSOLL
• Type : Electo Hydraulic Operated
- Line pull : 3 Tons
- Line speed : 25 m/min
• Hydraulic Actuated : 50 tons
Gambar 3.19 Aft Hydraulic Towing Winch
3.AC Sentral untuk Mess room, dapur & WH
Air Conditioner merupakan mesin pendingin untuk mengatur suhu ruangan. Ac central merupakan AC yang di gunakan untuk melayani seluruh bagian kapal
• Jumlah : 1 unit • Merk : DAIKIN • Kapasitas : 30 kW • Motor : 7.5 Kw, AC 380 V, 3 Ph, 50 Hz Gambar 3.20 AC Sentral
4. AC Untuk ERC
AC yang di gunakan Di Engine Control Room, yang berada di kamarmesin • Jumlah : 1 unit • Type : Split AC • Merk : Dast • Kapasitas : 7.5 kW • Motor : 1.7 kW, AC 220 V, 1 Ph, 50 Hz Gambar 3.21 AC Untuk ERC