• Tidak ada hasil yang ditemukan

B. Motivasi Belajar Siswa

3. Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Belajar

Memang sangat unik apa yang kita namakan motivasi ini. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar ada banyak hal. Selain faktor intrinsik dan ekstrinsik, menurut Dimyati28, motivasi belajar dipengaruhi oleh;

a) Cita-cita atau aspirasi siswa

27IL Pasaribu, PB, Tarsi to, Bandung, 1983, him 52

dan sebagainya. Cita-cita seorang anak akan memperkuat motivasi belajar, sebab tercapaianya suatu cita-cita akan mewujudkan suatu aktualisasi diri.

b) Kemampuan siswa

Kemampuan akan memperkuat motivasi anak untuk melaksanakan tugas-tugas perkembangannya.

c) Kondisi siswa

Meliputi kondisi jasmani dan rohani mempangaruhi motivasi belajar. d) Kondisi lingkungan siswa

Berupa keadaan alam, lingkungan tempat tinggal, pergaulan dan kehidupan masyarakat.

e) Unsur-unsur dinamis dalam belajar dan pembelajaran

f) Upaya guru, berupa dorongan-dorongan, bimbingan, dan arahan pada sang anak. 4. Cara Menumbuhkan Motivasi Belajar

Menurut Moh Uzer Usman29, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, adalah sebagai berikut:

a) kompetisi (persaingan)

b) pace making (membuat tujuan untuk sementara waktu) c) tujuan yang jelas

d) kesempumaan untuk sukses e) minat yang besar

f) mengadakan penilaian atau tes

Menurut Tomburgh, seperti yang dikutip oleh Elida Prayitno, prinsip-prinsip motivasi dalam kegiatan belajar mengajar yaitu:

a) pengenalan tugas-tugas belajar penting dalam usaha mendorong siswa untuk mempelajarai ururtan-ururtan belajar selanjutnya

b) motivasi menyangkut keinginan untuk berpretasi dalam menguasai berbagai hal dan keinginan untuk sukses

c) penyusunan dan pencapaian tujuan haruslah dengan memberikan tugas-tugas belajar yang pantas, yaitu perasaaan sukses terhadap tugas-tugas belajar yang terakhir akan meningktkan motivasi untuk menyelesaikan tugas-tugas berikutnya d) mendapat informasi tentang pengeijaan tugas-tugas yang benar dan pembetulan

pengeijaan tugas-tugas yang salah, mendorong siswa untuk melakukan penampilan yang lebih baik dan bersikap yang lebih bermanfaat terhadap tugas- tugas belajar

e) harapan untuk mendapatkan penghargaan bagi tingkah laku atau prestasi tertentu, mendorong minat dan usaha untuk bertingkah laku dan berprestasi tertentu

f) pengalaman yang mencemaskan dan stress terkait dengan prestasi belajar yang rendah. Tingkah laku yang menyimpang dan berbagai gangguan kepribadian atau masalah dalam belajar.

1. P engertian PAI

Berbicara masalah pengertian Pendidikan Agama Islam maka tak lepas dari mengetahui apa pengertian pendidikan itu sendiri. Sebelum membahas pengertian Pendidikan Agama Islam terlebih dahulu penulis akan membahas tentang pengertian pendidikan yaitu antara lain :

Menurut Ahmad D Marimba, pendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh si pendidik terhadap perkembanagn jasmani dan rohani si terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama30. Sedangkan menurut Purba Kawaca dan Harahap yang dikutip oleh Muhibbin Syah, pendidikan adalah usaha secara sengaja dari orang dewasa untuk dengan pengaruhnya meningkatkan si anak ke kedewasaan yang selalu diartikan mampu menimbulkan tanggung jawab moril dari segala perbuatannya31. Dari pendapat diatas penulis menyimpulkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab orang dewasa untuk membimbing kepada anak yang belum dewasa dengan tujuan membentuk pribadi yang dewasa sehingga berguna bagi diri mereka dan berguna bagi masyarakat.

Agama Islam adalah wahyu atau peraturan yang diturunkan Allah melalui utusan-Nya yang tertuang dalam kitab suci Al-Qur’an dan As-sunnah yang harus dipatuhi dan ditaati oleh semua umat manusia. Hal ini sesuai dengan ungkapan Abdul Ghoni, menyatakan bahwa Agama Islam merupakan peraturan yang diturunkan oleh Allah SWT dengan perantara Rasul-Nya untuk keperluan hambanya supaya mereka mendekatkan diri kepada Allah.

30 A hm ad D M arim ba, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, PT. A1 M a ’arif, B andung, 1986, him 19 31 M uhibbin S yah, Psikologi Pendidikan, R em aja Rosdakarya, Bandung, 2 0 0 0 , him 11

mengarahkan anak didik agar setelah selesai dari pendidikannya anak dapat mengetahui, memahami, dan melaksanakan ajaran Agama Islam dengan baik dan benar (beribadah kepada Allah).

Untuk mempertegas pengertian Pendidikan Agama Islam penulis akan mengemukakan pendapat para ahli antara lain :

Ahmad D Marimba memberikan pengertian Pendidikan Agama Islam adalah bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hukum-hukum agama Islam menuju terbentuknya kepribadian yang utama menurut ukuran-ukuran Islam. Sedangkan dal am buku Ilmu Pendidikan Agama Islam dijelaskan bahwa Pendidikan Agama Islam adalah bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar nantinya setelah selesai dari pendidikannya ia dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam yang telah diyakininya secara menyeluruh setelah menjadikan ajaran agama Islam itu sebagai suatu pandangan hidup di dunia dan di akherat.

Jadi Pendidikan Agama Islam merupakan suatu proses yang diusahakan dengan sadar untuk bimbingan anak didik dengan tujuan yang mulia ini tentu harus ada kesesuaian antara komponen Pendidikan Agama Islam yang hams dijadikan sebagai dasar dan sumber dal am pelaksanaan pendidikan sehingga agama Islam berftmgsi sebagai pengatur dan pengendah tingkah laku manusia.

Dengan beberapa pengertian dan uraian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar Pendidikan Agama Islam adalah energi dari dalam maupun dari luar yang dapat mempengaruhi gairah belajar Pendidikan Agama Islam siswa

Dasar-dasar Pendidikan Agama Islam adalah fondamen yang menjadi landasan atau asas-asas agar Pendidikan Agama Islam dapai tegak berdiri tidak mudah roboh karena angin kencang berupa ideologi yang muncul baik sekarang maupun yang akan datang. Pelaksanaan PAI tentu dibutuhkan dasar sebagai landasan kerja yang dapat memberikan arah bagi program pendidikan dan dapat dijadikan sebagai petunjuk atau pegangan dalam melaksanakan dan menentukan usaha tersebut’2 Adapun dasar-dasar Pendidikan Agama Islam menurut Zuhairini, dkk ada tiga macam, yaitu:

a) . Yuridis atau Hukum

yaitu dasar-dasar pelaksanaan pendidikan agama yang berasal dari peraturan perundang-undangan yang secara langsung atau tidak langsung dapat dijadikan sebagai pegangan dalam pelaksanaan pendidikan agama di sekolah atau lembaga formal. Dasar-dasar yuridis tersebut ada tiga macam, yaitu :

1) Dasar ideal, yaitu falsafah negara Pancasila. 2) Dasar struktural, yaitu UUD ‘45

3) Dasar operasional dasar yang secara langsung mengatur pelaksanaan pendidikan agama di sekolah.

b) . Dasar Religius atau Agama

Dasar religius yang dimaksud adalah Al-Qur’an dan As-Sunnah 1) A1 Qur’an (Q.S A1 ‘Alaq: 1 - 5) 32

^llijVl'^ic. (£) ^lalb ^Ic. 3^11 (r)^jiVl ^ f j j i JM,

( U o ; t 3kii) ( o ) ^ J i a Artinya : “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan (1). Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah (2). Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah (3). Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam (4). Dan mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya” (5)

c). Dasar Psikologis

\33

Q.S. At Ra’ad a y a t: 28 yang berbunyi 9

j) y ^ ^ y o y / ^ p ^ ^ ^ ^ ^ ^ / 3 (Y A ;ac .jll) L-ijJSJl j,u > k j Jj V I

, j>s - \

lifc

Artinya :“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan

„»34

<*■ S

mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram 2. As Sunnah

aSll (Jjfu) Iji

{j a

4ill (JjJaal ^ 9 j j- iiil

((jiiU c- ( jj| j t5 -aL ^ 6' j j )

Artinya : “Berangkat diwaktu pagi dan diwaktu petang untuk menuntut ilmu itu bagi Allah lebih utama dari pada jihad fi sabilillah” (H.R. Dailami dan Ibnu Abbas)33 34 35.

33 Departemen Agama RI, A l-Q ur’an dan terjemahannya, CV. Asy-Syifa, Semarang, 1992, him 1079

34 lbid, him 373

LAPORAN HASIL PENELITIAN

V, Letak Geografis

Identitas Sekolah sekolah tempat penelitian ini dilakukan adalah SLTP Negeri 1 Godong, yaitu salah satu sekolah negeri yang memiliki fasilitas memadai di kota Godong. Sekolah ini memiliki kode NSS 20 1 03 15 16 O il dan beralamatkan di Jl. MT Haryono No. 31 Godong Kode Pos 58162 Telepon (0292) 659056. Daerah ini termasuk dalam wilayah administratif Desa/Kelurahan Bugel, Kecamatan Godong, Kabupaten/Kota Grobogan Propinsi Jawa Tengah. Sekolah tersebut didirikan pada tahun 1965 dan pada tahun itu pula sekolah tersebut mulai melakukan aktivitas pendidikan.

B. Sejarah Singkat Berdirinya Sekolah

Pada awalnya SLTPN 1 Godong bemama Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP). SMEP berdiri sejak 1 Agustus 1965 dengan menempati gedung Rakyat Pancasila, yang sekarang menjadi Sekolah Dasar Negeri 4 Godong. Kepala sekolah yang pertama kali menjabat di SMEP adalah A.P Triyono. Pengganti kepala sekolah selanjutnya adalah Sumardi dan Nur Dahlan. Adapun wakil kepala sekolah SMEP adalah ibu Siti Nuijanah. Bersamaan dengan kepindahannya pada tahun 1976 ke Jalan M.T Haryono No. 31 Godong, SMEP berubah nama menjadi Sekolah Lanjutan Tingkatan Pertama Negeri 1 (SLTP N) Godong. Kepala sekolah yang menjabat semenjak perubahan status menjadi SLTP antara lain: Bambang Purwadi, Mintarso, Satiman dan pada tahun 2006 ini masih dibawah kendali Sukardi.

memiliki prestasi yang membanggakan. Setiap tahunnya hampir selalu menempati sepuluh besar SLTP terbaik di kabupaten setempat. Bahkan pemah mencapai posisi terbaik ke 3 dalam perolehan nilai kelulusan siswa. Ajang kreativitas yang dikembangkan oleh sekolah ini antar lain: seni musik, Drum Band, Karawitan dan olah raga Beladiri.

C. Obyektivitas Sekolah 1 .Kondisi Geografis

SLTP Negeri 1 Godong berada di tengah-tengah penduduk yang mayoritas beragama islam. Sebelah baratnya adalah pemukiman penduduk, sebelah timur adalah pemukiman penduduk, sebelah utara pemukiman penduduk, dan sebelah selatannya juga pemukiman penduduk. Letak SLTP Negeri 1 Godong sangat strategis karena mudah dijangkau oleh kendaraan umum. Serta didukung oleh bangunan yang memenuhi persyaratan dan sarana pendidikan yang memadai bagi siswa. Bahkan SLTP Negeri 1 Godong juga termasuk SLTP yang memenuhi standar nasional.

2. Situasi Sarana dan Prasarana a. Tan ah

1) Status tanah : milik Pemerintah 2) Luas tanah : 1398 m

3) Letak : Jl. MT Haryono No 31 Godong Kelurahan Bugel, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan

Tabel 1. Bangunan Gedung

No. Ruang Jum lab Ruangan

1 Ruang kelas 19

2 Ruang kepala sekolah 1

3 Ruang guru 1

4 Ruang TU 1

5 Ruang Perpustakaan Ruang BP/BK 1

6 Ruang BP/BK 1

7 Ruang UKS 1

8 Ruang pertemuan 1

9 Ruang laboratorium 2

10 Kamar mandi guru 2

11 Kamar mandi siswa 6

12 Gudang 1

13 Rumah penjaga 1

1) Sebagai tempat pelaksanaan upacara 2) Sebagai lapangan sepak bola

3) Sebagai lapangan basket

4) Sebagai lapangan senam rutin mingguan 5) Sebagai lapangan voli

d. Sarana penunjang 1) Sarana komunikasi

- Telepon dengan kode (0292) 659 046 2) Alat bantu proses belajar mengajar

- Peralatan / peraga matematika - Peta Indonesia dan dunia - Peralatan praktik tata boga - Peralatan olah raga

- Peralatan praktik elektronika - Komputer 3) Alat musik - Organ - Tape recorder/VCD - Drum band - Gitar

STRUKTUR ORGANISASI

Dokumen terkait