LEMBAR PENGESAHAN
Judul : Prevalensi Osteoartritis Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang di Rawat Jalan di Poliklinik Endokrin RSUP Haji Adam Malik Medan Tahun 2014
Nama : Edward Panjaitan NIM : 120100460
Pembimbing Penguji I
dr.M. Aron Pase, M.Ked(PD), Sp.PD dr. Letta Sari Lintang, Sp.OG NIP. 19770425 200912 1 002 NIP. 19641204 199503 2 001 Penguji II dr. Nurchaliza H. Siregar, Sp.M NIP. 19700908 200003 2 001 Medan, Januari 2015 Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
ABSTRAK
Diabetes melitus tipe 2 adalah jenis diabetes melitus yang paling banyak ditemukan. Diperkirakan prevalensi diabetes ini pada orang dewasa yang berusia antara 20 tahun sampai 79 tahun diseluruh dunia pada tahun 2012 terdapat sebanyak 382 juta orang. Diabetes yang kronis dapat mengakibatkan komplikasi seperti mikrongiopati dan gangguan musculoskeletal yang menyebabkan perubahan kuantitas dan kualitas struktur jaringan ikat interstisial meliputi tulang, sendi, kulit ,dan jaringan periartikular.
Osteoartritis adalah jenis arthritis yang disebabkan oleh kerusakan dan hilangnya tulang rawan dari satu atau lebih sendi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi penderita Diabetes melitus tipe 2 yang menderita osteoartritis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data rekam medik pasien DM tipe 2 dengan OA yang berobat jalan di Poliklinik Endokrin RSUP H Adam Malik Medan dari Bulan Januari 2014 - Desember 2014.
Diperoleh dari penelitian terdapat 89 pasien DM tipe 2 yang menderita OA di RSUP H Adam Malik sepanjang tahun 2014 dengan proporsi laki-laki dan perempuan masing-masing sebesar 39 orang dan 50 orang, dengan kelompok umur terbanyak diatas 60 tahun.
ABSTRACT
Diabetes mellitus type 2 are the type most commonly found. It is estimated that the prevalence of diabetes in adults aged between 20 years to 79 years around the world in 2012 there were as many as 382 million people. Chronic diabetes can lead to complications such as mikrongiopati and musculoskeletal disorders that cause changes in the quantity and quality of the interstitial connective tissue structure includes the bones, joints, skin and periarticular tissues.
Osteoarthritis is a type of arthritis caused by the breakdown and loss of cartilage of one or more joints. This study aims to determine the prevalence of patients with type 2 diabetes mellitus who suffer from osteoarthritis. The research method used is descriptive method. The data used is the medical record data type 2 diabetes patients with OA in Polyclinic Endocrine RSUP H Adam Malik Medan from January 2014 - December 2014.
Obtained from the study there were 89 patients with type 2 diabetes who suffer from OA in Polyclinic Endocrine RSUP H Adam Malik Medan during 2014, with the proportion of men and women respectively 39 and 50 people, with the largest age group over 60 years.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis ucapkan Kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas berkat dan kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan sarjana kedokteran program studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Karya tulis ilmiah ini berjudul “Prevalensi Osteoartritis pada Pasien Diabetes Melitus tipe 2 yang di rawat jalan di Poliklinik Endokrin RSUP Haji Adam Malik Medan Tahun 2014 ” dalam penulisan karya tulis ilmiah ini,
penulis banyak menerima bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada :
1. Prof. dr. Gontar Alamsyah Siregar, Sp.PD-KGEH selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
2. dr. M.Aron Pase, M.Ked (PD), Sp.PD, selaku dosen pembimbing saya yang telah sabar menyediakan waktu, tenaga, dan pemikirannya dalam membimbing saya menyelesaikan karya tulis ilmiah ini dengan baik, kiranya berkat melimpah dari Tuhan Yang Maha Kuasa selalu beserta bapak dan keluarga
3. dr. Letta Sari Lintang , M.Ked(OG), Sp.OG., dan dr. Nurchaliza. H. Siregar, Sp.M., selaku dosen penguji saya yang telah membantu dan memberikan arahan dan masukan kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik.
4. Dr. Indra Gunasti Munthe, Sp.OG selaku dosen penasehat akademik saya selama belajar di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
5. Seluruh staf dan pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara , yang telah mengajari selama mengikuti pendidikan kedokteran ini
7. Orang tua saya Ir. Surung Panjaitan dan Dr. dr. Blondina Marpaung, Sp.PD-KR., yang merupakan kebanggan saya dan panutan saya. Terima kasih juga buat semangat dan motivasi yang telah diberikan sejak kecil. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada saudara kandung saya bang Enrico dan kak Jessica serta buat ipar saya kak Lydia, yang telah membantu saya dan memberikan semangat kepada saya selama saya mengikuti pendidikan kedokteran ini. Buat keponakan ku Maruel yang menjadi pelipur lara saat saya mulai jenuh mengerjakan karya tulis ini.
8. Marthin Ardo Simanjuntak yang turut membantu serta menyemangati saya dalam menyusun karya tulis ilmiah ini. Terima kasih juga kepada sahabat-sahabat saya Dwinta, Ernest, Gebi, Sri ratu, dan Yohana.
9. Seluruh teman dan sahabat yang telah membantu, memberikan semangat dan masukan dalam pengerjaan penelitian ini
Penulis menyadari dalam penulisan karya tulis ilmiah ini banyak hal yang harus disempurnakan. Untuk itu, penulis mengharapkan masukan berupa kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan karya tulis ilmiah ini.
Akhir kata, semoga Tuhan senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Penulis berharap karya tulis ilmiah ini dapat diterima dan memberikan manfaaat bagi semua pihak. Terima kasih.
DAFTAR ISI Halaman DAFTAR ISI Halaman HALAMAN PERSETUJUAN... i ABSTRAK ... ii ABSTRACT ... iii KATA PENGANTAR ... iv
DAFTAR ISI ... .vi
DAFTAR TABEL...viii DAFTAR GAMBAR ... ix DAFTAR LAMPIRAN ... x DAFTAR SINGKATAN ... xi BAB 1 PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang ... 1 1.2. Rumusan Masalah ... 3 1.3. Tujuan Penelitian ... 3 1.4. Manfaat Penelitian ... 4
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Pankreas ... 6
2.1.1. Anatomi dan fisiologi pankreas ... 6
2.2. Diabetes melitus ... 7
2.2.1. Definisi ... 7
2.2.2. Etiologi dan patogenesis... 8
2.2.3. Klasifikasi... 9 2.2.4. Manifestasi Klinis ... 10 2.2.5. Diagnosis ... 10 2.2.6. Penatalaksanaan ... 12 2.2.7. Komplikasi ... 13 2.3. Osteoartritis ... 16 2.3.1. Defenisi . ... 16 2.3.2. Patogenesis . ... 16 2.3.3. Manifestasi klinis . ... 17 2.3.4. Penegakan diagnosa . ... 18 2.3.5. Pemeriksaan diagnostik . ... 19 2.3.6.Tatalaksana . ... 21
BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN
4.1. Desain Penelitian ... 28
4.2. Waktu dan Tempat Penelitian ... 28
4.3. Populasi dan Sampel Penelitian ... 28
4.4. Teknik Pengumpulan Data ... 29
4.5. Pengolahan dan Analisis Data ... 29
BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Hasil Penelitian ... 30
5.1.1. Deskripsi Lokasi Penelitian ... 30
5.1.2. Karakteristik Subjek Penelitian ... 30
5.1.3. Profil Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Osteoartritis... 31
5.1.3.1. Distribusi Proporsi Pasien DM tipe 2 dengan OA Berdasarkan Sosiodemografi... 31
5.1.3.2. Distribusi Proporsi Pasien DM Tipe 2 dengan OA Berdasarkan Komplikasi ... 33
5.1.3.3. Distribusi proporsi penderita DM tipe 2 dengan OA berdasarkan Pemeriksaan Foto Sendi ... 33
5.1.3.4. Analisis Deskriptif Pemeriksaan IMT dan HbA1C 5.2. Pembahasan ... 36
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan ... 39
6.2. Saran ... 39
DAFTAR PUSTAKA ... 41
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1. Klasifikasi DM ... 9
Tabel 5.1. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Jenis Kelamin ... 31
Tabel 5.2. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Umur ... 31
Tabel 5.3. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 32
Tabel 5.4. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pekerjaan ... 33
Tabel 5.5. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Komplikasi ... 33
Tabel 5.6. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pemeriksaan Foto Sendi ... 34
Tabel 5.7. Analisis Deskriptif Pemeriksaan IMT dan HbA1C ... 34
Tabel 5.8. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pemeriksaan IMT ... 35
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1.Anatomi Pankreas . ... 7
Gambar 2.2.Langkah-langkah Diagnostik DM . ... 11
Gambar 2.3.Patogenesis OA . ... 17
Gambar 2.4.Derajat Kerusakan Sendi pada OA ... 20
DAFTAR LAMPIRAN