• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fakultas Teknik

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 60-68)

BAB III PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

3.1 Gambaran Institusi

3.1.1 Fakultas Teknik

Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) adalah sebagai unsur pelaksana sebagian tugas pokok Universitas Negeri Jakarta dalam pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat dalam bidang pendidikan dan tenaga kerja profesional di bidang teknologi kejuruan dan keteknikan.

3.1.1.1 Perkembangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Jatidiri Fakultas Teknik (FT) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta, yang dimulai pada tanggal 16 Mei 1964. Pada awalnya bernama Fakultas Keguruan Ilmu Teknik (FKIT), kemudian berubah menjadi Departemen Ilmu Teknik (DIT), berubah lagi menjadi Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) dan sejak tahun 1999 berubah dengan Keputusan Presiden No. 093/1999 tanggal 4 Agustus 1999 setelah berjalan selama 36 tahun sebagai IKIP Jakarta berubah menjadi Universitas Negeri Jakarta. Sejalan dengan perubahan status ini, nama FPTK berubah menjadi FT dengan empat jurusan (Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Sipil, dan Ilmu Kesejahteraan Keluarga) dan membina 14 program studi yaitu: Pendidikan Teknik Elektro (S1), Pendidikan Teknik Elektronika (S1), Teknik Elektronika (D3), Pendidikan Teknik Mesin (S1), Teknik Mesin (D3), Pendidikan Teknik Sipil (S1), Teknik Sipil (D3), Transportasi Laut dan Kepelabuhan (D3), Pendidikan Tata Boga (S1), Pendidikan Tata Busana (S1), Pendidikan Tata Rias (S1), Tata Boga (D3), Tata Busana (D3), Tata Rias (D3).

3.1.1.2 Struktur Organisasi

Fakultas Teknik dipimpin seorang dekan yang dibantu oleh tiga pembantu dekan dalam bidang akademik, keuangan, dan kemahasiswaan. Fakultas Teknik terbagi menjadi empat jurusan yaitu

 Jurusan Teknik Elektro

 Jurusan Teknik Mesin

 Jurusan Teknik Sipil

 Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga

Untuk lebih jelasnya, struktur organisasi Fakultas Teknik dapat dilihat pada gambar 3.1 berikut ini.

DEKAN

PD I PD II PD III

SENAT FAKULTAS

KASUBAG TATA USAHA

KETUA JURUSAN TEKNIK MESIN

KETUA JURUSAN TEKNIK SIPIL KETUA JURUSAN

TEKNIK ELEKTRO

KETUA JURUSAN IKK

KAPRODI S1 T.ELEKTRONIKA

KAPRODI D3 T.ELEKTRONIKA KAPRODI

S1 T. ELEKTRO

KAPRODI S1 T.MESIN

KAPRODI D3 T.MESIN

KAPRODI D3 T.SIPIL

KAPRODI D3 TRANSPORTASI KAPRODI

S1 T.SIPIL

KAPRODI S1 TATA BUSANA

KAPRODI D3 TATA BUSANA KAPRODI D3

TATA BOGA

KAPRODI S1 TATA RIAS KAPRODI S1

TATA BOGA

KAPRODI D3 TATA RIAS

KASUBAG KEUANGAN DAN

KEPEGAWAIAN

KASUBAG KEMAHASISWAAN

DAN ALUMNI KASUBAG

PENDIDIKAN DAN AKADEMIK

KASUBAG UMUM DAN PERLENGKAPAN

STRUKTUR ORGANISASI FAKULTAS TEKNIK

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Fakultas Teknik

3.1.1.3 Sistem

Sebagai suatu lembaga pendidikan tinggi, FT UNJ memiliki sistem yang didasarkan pada ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi dan Statuta UNJ serta regulasi legal lainnya. Sistem ini sangat berpengaruh dan berkaitan erat sekali dengan perencanaan dan pelaksanaan serta hasil yang akan dicapai. Sistem tersebut meliputi: struktur organisasi, mekanisme kerja, koordinasi, kepemimpinan, termasuk pengambilan keputusan dan penentuan kebijakan serta monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan penyelenggaraan pendidikan.

Pada dasarnya sistem tersebut telah berjalan sejak FT UNJ berdiri dengan berbagai perubahan sesuai dengan perkembangan serta perubahan peraturan-peraturan yang berlaku. Adanya tugas dan fungsi seluruh komponen organisasi FT yang jelas dan transparan, diikuti oleh adanya kejelasan peranan pimpinan serta staf, termasuk para ketua jurusan, sivitas akademika, iklim akademis yang kondusif dengan kerja keras dapat diciptakan dengan baik seperti sekarang ini.

Hal ini sangat penting dalam pencapaian visi dan misi serta tujuan FT UNJ.

Sebagai pendukung untuk menciptakan mekanisme kerja yang kondusif, efektif, eisien, dan produktif sebagian besar peraturan yang berlaku dinyatakan dengan jelas secara tertulis dalam bentuk Standart Operating Procedure (SOP) sehingga semua komponen dari sistem yang berlaku dapat melaksanakan fungsinya dengan baik.

Mengenai unit kendali mutu dalam kaitannya dengan visi dan misi serta tujuan FT, secara wadah formal sudah diwadahi oleh Divisi Quality Assurance Universitas Negeri Jakarta, dan untuk menjaga agar kualitas lulusan dapat dipertahankan dan ditingkatkan melalui langkah-langkah yang ditempuh berikut ini:

a. Pelaksanaan tes masuk (Ujian Nasional, Penelusuran Minat dan Keahlian, penerimaan mahasiswa baru), serta Program Kerjasama terhadap calon mahasiswa baru lebih efektif dan tidak semua pendaftar diterima/lulus sebagai mahasiswa baru.

b. Melaksanakan rapat-rapat dengan dosen serta karyawan sebelum penyelenggaraan perkuliahan, ujian tengah semester dan akhir semester

melalui ujian terpadu terutama untuk penyusunan soal-soal ujian yang berkualitas, penyelenggaraan/pengaturan dan penilaian (termasuk tim pemeriksa soal-soal ujian pada setiap program studi) serta untuk kepentingan administratif.

c. Melaksanakan rapat koordinasi rutin dengan kajur/kaprog.

d. Melaksanakan semester pendek untuk memperbaiki nilai mata kuliah yang kurang.

e. Melaksanakan monitoring dan evaluasi proses belajar mengajar.

f. Mengevaluasi kinerja dosen dan staf administrasi.

g. Membentuk payung penelitian (research grant dan teaching grant) dan pengabdian dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian mahasiswa.

h. Memberdayakan dosen untuk menekuni bidang keahlian.

i. Melakukan peninjauan kurikulum secara berkala, paling lambat ditinjau dua tahun sekali.

3.1.1.4 Finansial

Sumber dana FT UNJ dari dana rutin (DIP, DIK dan DIKS), DPPS, DPL, hibah kompetitif (A1, A2, SemiQue, Due-like, SP4), JICA dan dana insidental dalam bentuk bantuan, dan hibah baik dari pemerintah Propinsi DKI Jakarta, proyek PGSM dan instansi-instansi terkait sebagai hasil dari kerjasama, disamping usaha internal melalui wartel, program non regular, kursus singkat dan sebagainya. Pendanaan di FT mengalami peningkatan setiap tahunnya. Selain itu dana operasional diperoleh juga dari Direktorat Pendidikan Tinggi dalam bentuk penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) dan beasiswa Supersemar dari Yayasan Supersemar dan instansi swasta lainnya.

Semua dana yang diterima langsung disetorkan ke bank a.n. rekening Rektor, karena semua keuangan disentralisasikan oleh lembaga, sedangkan program studi mengajukan proposal penggunaan sesuai PO dan kebutuhannya masing-masing, untuk kemudian disampaikan kepada Bendahara Jurusan.

Mengenai pengeluaran, terutama yang paling besar adalah untuk penyelenggaraan pendidikan dalam bentuk: insentif dosen, gaji pegawai, pengembangan sarana dan prasarana dan pemeliharaan, pelatihan, seminar, research grant, teaching grant, pengembangan kelembagaan, layanan dan pengadaan sarana prasarana serta untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Permasalahan pembiayaan masih perlu ditingkatkan lagi seiring dengan uapaya peningkatan kualitas layanan yang akan ditawarkan dimasa depan.

Karena itu diperlukan kreativitas dari seluruh sivitas akademika dan stakeholders untuk meningkatkan income generating di lingkungan FT sampai diperoleh sumber pembiayaan FT yang ideal.

3.1.1.5 Sumber Daya Manusia

 Dosen dan Karyawan

Untuk mendukung proses belajar mengajar dalam rangka pelaksanaan misi dan pencapaian visi, rekruitmen dosen dilakukan bersama antara universitas, dekanat dan jurusan dengan pembobotan penilaian yang jelas. Sedangkan seleksinya dilaksanakan secara selektif berdasarkan kebutuhan dengan memperhatikan ketaatan beragama, sesuai dengan disiplin ilmu yang dibutuhkan program studi, nilai TOEFL, Tes Potensi Akademik (TPA), memiliki indeks prestasi yang tinggi, lulusan S2 dan S3, serta memiliki loyalitas dan dedikasi tinggi untuk meningkatkan pelayanan dalam pelaksanaan proses belajar dan mengajar dan mampu serta mau melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pembinaan dosen secara akademis dilakukan melalui tugas belajar dengan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi baik di dalam maupun di luar negeri dengan jurusan yang relevan dengan mata kuliah yang dibina; melalui penataran-penataran dan pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan oleh instansi tertentu atau perguruan tinggi sendiri dengan pembiayaan dari grant dan mandiri. Sedang pembinaan karir dosen dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada dosen untuk terlibat dalam berbagai kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, sehingga dapat naik jabatan tepat pada waktunya.

 Mahasiswa

Sistem rekruitmen mahasiswa disesuaikan dengan target dan daya tampung yang diinginkan. Hal ini dilakukan pada saat seleksi penerimaan mahasiswa baru mulai dari penyusunan soal tes, pelaksanaan tes, pemeriksaan hasil tes serta kriteria kelulusan tes bagi masing-masing program studi diarahkan kepada ketercapaian target lulusan yang diinginkan.

Seleksi mahasiswa baru dilaksanakan melalui Ujian Nasional (UN), Penelusuran Minat Dan Keahlian (PMDK), penerimaan mahasiswa baru (PENMABA), dan program kerjasama. Tahap seleksi dilakukan untuk menjaga standar kualitas dan ketersediaan sarana perkuliahan serta kelayakan rasio dosen dan mahasiswa.

Prosedur pelaksanaan bimbingan akademis kepada mahasiswa sebagian besar dilakukan oleh dosen dan dosen PA dengan mengacu kepada pedoman akademik dan pedoman bimbingan akademik yang berlaku. Sedangkan bimbingan non akademik dilaksanakan melalui organisasi kemahasiswaan seperti: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Unit Kegiatan Mahasiswa.

 Kualitas Lulusan

Kualitas lulusan FT UNJ ditinjau dari Indeks Prestasi Akademik (IPK). Penyaluran lulusan dilakukan melalui pemasangan iklan di kampus FT, media masa dan bursa tenaga kerja. Sebagian besar lulusan FT UNJ terserap dilingkungan industri di sekitar Jabotabek dan Departemen Pendidikan Nasional yaitu sebagai tenaga pengajar di seluruh Indonesia.

Penelusuran lulusan dilakukan dengan pelacakan melalui angket, yang dilakukan secara berkala, pelacakan ini dilakukan untuk mendapat masukan dari stakeholders dalam upaya perbaikan dan meningkatkan kualitas sistem yang berlaku. Hasil pelacakan dijadikan bahan perbaikan sistem dan dibahas secara berkelanjutan dalam rapim tingkat fakultas dan universitas.

 Kualitas Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Ruang lingkup pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh FT UNJ kebanyakan dalam lingkup pendidikan dan pengajaran serta di bidang teknologi dan kejuruan seperti pengembangan model mengajar, pengembangan cara belajar, pengembangan materi/kurikulum, profil guru, profil mahasiswa, pengembangan bahan baru, peningkatan efisiensi dan efektivitas proses produksi, desain alat dan lain-lain. Semua ini sangat menunjang pelaksanaan proses belajar mengajar.

Begitu pula pengabdian kepada masyarakat, baik yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa FT UNJ cukup berarti bagi masyarakat DKI Jakarta dan sekitarnya, misalnya sebagai pembicara pada kegiatan seminar, penataran, penyuluhan, pelatihan, dan lain-lain, baik yang dilakukan oleh FT UNJ maupun instansi pemerintah (Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Departemen Agama) dan swasta. Dalam beberapa kegiatan pengabdian pada masyarakat, dosen dan mahasiswa FT dibiayai oleh Dikti dan pemerintah DKI Jakarta.

3.1.1.6 Sistem Informasi

Sistem informasi di FT UNJ telah menggunakan jaringan komputer yang menghubungkan satu bagian dengan bagian lain dengan menggunakan satu server sebagai pusat dan penyimpanan dokumen informasi, sehingga mahasiswa dapat mengakses informasi yang berkaitan dengan hasil studi mahasiswa, rencana studi, keuangan, dan sebagainya. Dengan sistem informasi tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar, karena setiap saat mahasiswa maupun dosen dapat saling mengkoreksi kekurangan masing-masing. Fakultas Teknik juga membuka website sehingga FT UNJ dapat dikenal secara nasional maupun internasional melalui internet.

3.1.2 Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 60-68)