BAB III PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
3.2 Perumusan Balanced Scorecard
3.2.1 Perumusan Personal Balanced Scorecard
Perumusan Personal Balanced Scorecard terdiri atas pertanyaan-pertanyaan terbuka yang akan memandu responden untuk merumuskan sendiri misi, visi, peran kunci, faktor penentu keberhasilan, tujuan, tolak ukur kinerja, target, dan tindakan perbaikan pribadi yang dibagi dalam empat perspektif:
keuangan, pelanggan, proses internal, dan pengetahuan serta pemelajaran.
Kendala yang dihadapi dalam perumusan Personal Balanced Scorecard ini adalah terbatasnya waktu yang tersedia pada pertemuan rapat jurusan, karena setiap orang tidak terbiasa merumuskan dan menuliskan ambisi pribadinya.
Ambisi pribadi, target pribadi, tolak ukur kinerja, dan tindakan perbaikan pribadi adalah sesuatu hal yang sangat individual dan pribadi. Dalam hal ini timbul resistensi dari responden, sehingga sampai batas waktu pengumpulan rumusan Personal Balanced Scorecard yaitu tanggal 18 April 2008 sebanyak 37 responden (69,8%) yang mengumpulkan rumusan Personal Balanced Scorecardnya.
Menurut pendapat Rampersad (2006), perumusan Personal Balanced Scorecard ini adalah suatu proses yang sukarela (voluntary process) dari responden. Jadi, terhadap responden yang resisten terhadap konsep Total Performance Scorecard dan Personal Balanced Scorecard ini tidak boleh dipaksakan agar mereka mau merumuskan Personal Balanced Scorecardnya dan terlibat dengan perumusan ambisi bersama tim dan organisasi. Hal ini akan menjadi catatan bagi manajemen dan pimpinan dalam mengukur kesiapan organisasi dan personelnya menjadi organisasi pembelajar yang akan melakukan perbaikan bersinambung.
Tabel 3.1 menunjukkan contoh rumusan Personal Balanced Scorecard dosen Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga yaitu Ibu X, seorang dosen tetap Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga.
Tabel 3.1 Personal Balanced Scorecard Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK
Visi pribadi Untuk mengembangkan kemampuan/pengetahuan profesional dibidang keahlian saya melalui proses pemelajaran yang dilakukan secara terus menerus Misi pribadi 1. Berfungsi sebagai mitra bagi pelanggan internal
maupun eksternal
2. Secara terus menerus mengembangkan kemampuan professional
3. Menikmati pekerjaan dengan selalu brinisiatif dan terus belajar
4. Menikmati kesehatan fisik, emosional dan mental 5. Mempertahankan stabilitas keuangan
Peran kunci:
Sebagai istri Suami saya adalah orang yang terpenting dalam hidup saya
Sebagai ibu Saya ingin terus menerus mendampingi anak saya dan ada saat mereka membutuhkan
Sebagai dosen Terus mengembangkan kemampuan profesional dalam bidang boga dan teknologi
Sebagai pemegang jabatan
Jujur, bertanggung jawab/komit dalam bekerja, disiplin, dapat bekerja sama dengan mitra (rekan, klien, masyarakat)
Selanjutnya pada tabel 3.2 sampai dengan tabel 3.5 menunjukkan faktor penentu keberhasilan, tujuan, tolak ukur kinerja, target, dan tindakan perbaikan pribadi Ibu X dalam perspektif keuangan, eksternal, internal, serta pengetahuan dan pemelajaran.
Tabel 3.2 Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Keuangan (Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)
Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi
Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi
Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi
Kesehatan keuangan Pendapatan yang meningkat
Kenaikan pendapatan Sedikitnya 10%
pertahun
Bekerja lebih keras dan selalu mencari peluang untuk
peningkatan pendapatan secara halal
Pengelolaan keuangan Perencanaan yang terprogram
Terpetakan semua kebutuhan
2,5% zakat/bulan Mengalokasikan dana seoptimal mungkin
5% menabung/bulan 5% asuransi/bulan 87,5% kebutuhan
Tabel 3.3a Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Eksternal (Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)
Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi
Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi
Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi
Dihargai dan dicintai teman, rekan kerja, pimpinan dan mahasiswa
Mempunyai
hubungan yang baik dengan mahasiswa
Kemudahan ditemui di kampus untuk bimbingan tugas akhir dan non akademik
Min. 1x seminggu, pada jadwal yang telah disepakati dengan mahasiswa
Menetapkan jadwal untuk bimbingan mahasiswa 2x dalam seminggu
Mempunyai
hubungan yang baik dengan rekan kerja
Terjalin komunikasi dan kerjasama yang baik
Min 1x seminggu ada pertemuan rutin untuk berdiskusi
Menjaga hubungan baik, saling menghormati dan menghargai
Mempunyai
hubungan yang baik dengan pimpinan
Terjalin komunikasi, kerjasama dan tanggung jawab
Min 1x sebulan ada pertemuan RAPIM
Membuat laporan kinerja dan menjaga hubungan baik
Tabel 3.3b Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Eksternal (Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)
(Lanjutan)
Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi
Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi
Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi
Menghasilkan pekerjaan berkualitas
Membuat bahan ajar Jumlah bahan ajar Min 1 bahan ajar pertahun
Membuat bahan ajar sesuai bidang keahlian/ilmu Menulis karya
ilmiah/penelitian
Jumlah penelitian Min 1 penelitian pertahun
Meneliti dan membuat laporan penelitian sesuai bidang ilmu Melakukan
pengabdian pada masyarakat
Jumlah kegiatan P2M Min 1 kegiatan pertahun
Melaksanakan kegiatan P2M
Bekerja bersama dengan selaras, saling menolong, mengilhami orang lain dan saling berbagi
pengetahuan
Membuat proposal hibah kompetisi bersama rekan kerja di prodi
Proposal hibah kompetisi prodi
Tersusun satu proposal hibah kompetisi prodi
Membuat proposal hibah kompetisi bersama rekan kerja
Tabel 3.4 Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Internal (Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)
Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi
Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi
Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi
Berjuang meraih kesehatan fisik, mental dan rohani
Sehat fisik Prosentasi hari tidak masuk kerja karena sakit
Sehat sepanjang hayat
Menjaga kondisi tubuh dengan berolahraga, mengkonsumsi vitamin dan makanan sehat Sehat mental Intensitas stress Tidak stres Meningkatkan keseimbangan
emosional Sehat rohani Meningkatkan kualitas
keimanan dan ketakwaan
Pergi haji tahun 2010
Meningkatkan penghayatan spiritual, beribadah lebih khusyu
Tabel 3.5 Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Pertumbuhan dan Pemelajaran
(Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)
Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi
Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi
Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi
Saya belajar hal baru setiap hari
Bertambahnya pengetahuan dibidang busana
Jumlah buku busana yang dibaca
Sedikitnya satu buku dalam satu bulan
Menjadi anggota perpustakaan yang aktif
Bertambahnya pengetahuan di bidang pendidikan dan pengajaran
Jumlah buku
pendidikan yang dibaca
Satu buku dalam satu bulan
Menjadi anggota perpustakaan yang aktif dan membeli buku