• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perumusan Personal Balanced Scorecard

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 74-81)

BAB III PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

3.2 Perumusan Balanced Scorecard

3.2.1 Perumusan Personal Balanced Scorecard

Perumusan Personal Balanced Scorecard terdiri atas pertanyaan-pertanyaan terbuka yang akan memandu responden untuk merumuskan sendiri misi, visi, peran kunci, faktor penentu keberhasilan, tujuan, tolak ukur kinerja, target, dan tindakan perbaikan pribadi yang dibagi dalam empat perspektif:

keuangan, pelanggan, proses internal, dan pengetahuan serta pemelajaran.

Kendala yang dihadapi dalam perumusan Personal Balanced Scorecard ini adalah terbatasnya waktu yang tersedia pada pertemuan rapat jurusan, karena setiap orang tidak terbiasa merumuskan dan menuliskan ambisi pribadinya.

Ambisi pribadi, target pribadi, tolak ukur kinerja, dan tindakan perbaikan pribadi adalah sesuatu hal yang sangat individual dan pribadi. Dalam hal ini timbul resistensi dari responden, sehingga sampai batas waktu pengumpulan rumusan Personal Balanced Scorecard yaitu tanggal 18 April 2008 sebanyak 37 responden (69,8%) yang mengumpulkan rumusan Personal Balanced Scorecardnya.

Menurut pendapat Rampersad (2006), perumusan Personal Balanced Scorecard ini adalah suatu proses yang sukarela (voluntary process) dari responden. Jadi, terhadap responden yang resisten terhadap konsep Total Performance Scorecard dan Personal Balanced Scorecard ini tidak boleh dipaksakan agar mereka mau merumuskan Personal Balanced Scorecardnya dan terlibat dengan perumusan ambisi bersama tim dan organisasi. Hal ini akan menjadi catatan bagi manajemen dan pimpinan dalam mengukur kesiapan organisasi dan personelnya menjadi organisasi pembelajar yang akan melakukan perbaikan bersinambung.

Tabel 3.1 menunjukkan contoh rumusan Personal Balanced Scorecard dosen Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga yaitu Ibu X, seorang dosen tetap Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga.

Tabel 3.1 Personal Balanced Scorecard Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK

Visi pribadi Untuk mengembangkan kemampuan/pengetahuan profesional dibidang keahlian saya melalui proses pemelajaran yang dilakukan secara terus menerus Misi pribadi 1. Berfungsi sebagai mitra bagi pelanggan internal

maupun eksternal

2. Secara terus menerus mengembangkan kemampuan professional

3. Menikmati pekerjaan dengan selalu brinisiatif dan terus belajar

4. Menikmati kesehatan fisik, emosional dan mental 5. Mempertahankan stabilitas keuangan

Peran kunci:

Sebagai istri Suami saya adalah orang yang terpenting dalam hidup saya

Sebagai ibu Saya ingin terus menerus mendampingi anak saya dan ada saat mereka membutuhkan

Sebagai dosen Terus mengembangkan kemampuan profesional dalam bidang boga dan teknologi

Sebagai pemegang jabatan

Jujur, bertanggung jawab/komit dalam bekerja, disiplin, dapat bekerja sama dengan mitra (rekan, klien, masyarakat)

Selanjutnya pada tabel 3.2 sampai dengan tabel 3.5 menunjukkan faktor penentu keberhasilan, tujuan, tolak ukur kinerja, target, dan tindakan perbaikan pribadi Ibu X dalam perspektif keuangan, eksternal, internal, serta pengetahuan dan pemelajaran.

Tabel 3.2 Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Keuangan (Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)

Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi

Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi

Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi

Kesehatan keuangan Pendapatan yang meningkat

Kenaikan pendapatan Sedikitnya 10%

pertahun

Bekerja lebih keras dan selalu mencari peluang untuk

peningkatan pendapatan secara halal

Pengelolaan keuangan Perencanaan yang terprogram

Terpetakan semua kebutuhan

2,5% zakat/bulan Mengalokasikan dana seoptimal mungkin

5% menabung/bulan 5% asuransi/bulan 87,5% kebutuhan

Tabel 3.3a Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Eksternal (Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)

Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi

Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi

Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi

Dihargai dan dicintai teman, rekan kerja, pimpinan dan mahasiswa

Mempunyai

hubungan yang baik dengan mahasiswa

Kemudahan ditemui di kampus untuk bimbingan tugas akhir dan non akademik

Min. 1x seminggu, pada jadwal yang telah disepakati dengan mahasiswa

Menetapkan jadwal untuk bimbingan mahasiswa 2x dalam seminggu

Mempunyai

hubungan yang baik dengan rekan kerja

Terjalin komunikasi dan kerjasama yang baik

Min 1x seminggu ada pertemuan rutin untuk berdiskusi

Menjaga hubungan baik, saling menghormati dan menghargai

Mempunyai

hubungan yang baik dengan pimpinan

Terjalin komunikasi, kerjasama dan tanggung jawab

Min 1x sebulan ada pertemuan RAPIM

Membuat laporan kinerja dan menjaga hubungan baik

Tabel 3.3b Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Eksternal (Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)

(Lanjutan)

Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi

Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi

Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi

Menghasilkan pekerjaan berkualitas

Membuat bahan ajar Jumlah bahan ajar Min 1 bahan ajar pertahun

Membuat bahan ajar sesuai bidang keahlian/ilmu Menulis karya

ilmiah/penelitian

Jumlah penelitian Min 1 penelitian pertahun

Meneliti dan membuat laporan penelitian sesuai bidang ilmu Melakukan

pengabdian pada masyarakat

Jumlah kegiatan P2M Min 1 kegiatan pertahun

Melaksanakan kegiatan P2M

Bekerja bersama dengan selaras, saling menolong, mengilhami orang lain dan saling berbagi

pengetahuan

Membuat proposal hibah kompetisi bersama rekan kerja di prodi

Proposal hibah kompetisi prodi

Tersusun satu proposal hibah kompetisi prodi

Membuat proposal hibah kompetisi bersama rekan kerja

Tabel 3.4 Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Internal (Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)

Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi

Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi

Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi

Berjuang meraih kesehatan fisik, mental dan rohani

Sehat fisik Prosentasi hari tidak masuk kerja karena sakit

Sehat sepanjang hayat

Menjaga kondisi tubuh dengan berolahraga, mengkonsumsi vitamin dan makanan sehat Sehat mental Intensitas stress Tidak stres Meningkatkan keseimbangan

emosional Sehat rohani Meningkatkan kualitas

keimanan dan ketakwaan

Pergi haji tahun 2010

Meningkatkan penghayatan spiritual, beribadah lebih khusyu

Tabel 3.5 Faktor Penentu Keberhasilan, Tujuan, Tolak Ukur Kinerja, dan Tindakan Perbaikan Pribadi dalam Perspektif Pertumbuhan dan Pemelajaran

(Ibu X, Dosen Tetap Jurusan IKK)

Faktor Penentu Keberhasilan Pribadi

Tujuan Pribadi Tolak Ukur Kinerja Pribadi

Target Pribadi Tindakan Perbaikan Pribadi

Saya belajar hal baru setiap hari

Bertambahnya pengetahuan dibidang busana

Jumlah buku busana yang dibaca

Sedikitnya satu buku dalam satu bulan

Menjadi anggota perpustakaan yang aktif

Bertambahnya pengetahuan di bidang pendidikan dan pengajaran

Jumlah buku

pendidikan yang dibaca

Satu buku dalam satu bulan

Menjadi anggota perpustakaan yang aktif dan membeli buku

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 74-81)