BAB 3 CARA PENGGUNAAN SISTEM DAMON
4.1 Prosedur Perawatan
4.1.2 Fase-fase Perawatan
Sistem Damon tidak hanya menggunakan satu wire dalam perawatannya. Pada saat pemilihan archwire, dokter gigi sebaiknya menggunakan archwire yang tetap pada optimal force zone di setiap fase perawatan.13,33 Pada awalnya, sistem Damon hanya memiliki bracket dengan slot 0,022 inci. Namun saat ini sistem Damon juga telah mempunyai bracket dengan slot 0,018 inci. Meskipun demikian, pemakaian Damon bracket dengan slot 0,022 lebih sering menjadi pilihan dengan alasan force yang lebih ringan dihasilkan dengan binding dan friksi yang lebih minimal pada slot 0,022 daripada slot 0,018. Pada sistem self-ligating pasif, rasio wire dan lumen menjadi kuncinya.15,20
Berikut ini 4 fase perawatan yang direkomendasikan pada sistem Damon :
1. Fase I (Initial light round wire phase)
Pada fase pertama ini harus dipertimbangkan dalam pemilihan archwire-nya untuk meminimalkan binding antara slot bracket ligating pasif dengan archwire. Sistem Damon merekomendasikan penggunaan round Copper Ni-Ti archwire sebagai initial archwire yang menghasilkan force yang cukup untuk menstimulasi aktivitas seluler tanpa menghambat vaskularisasi ke periodonsium.13
Copper Ni-Ti alloy memiliki sifat noncorrosive dan thermoelastic yang baik untuk leveling, alignment dan rotation control pada fase initial.15,40 Copper Ni-Ti alloy memiliki shape memory effect dimana wire bisa mengalami deformasi dan kembali ke bentuk semula karena adanya perubahan temperatur.3,15 Dr. Buehler menyebut perubahan temperatur itu dengan istilah temperature transition range (TTR).40 Dengan pendinginan, alloy dalam bentuk martensite memudahkan
pemasangan wire ke dalam slot bracket atau bahkan pada gigi-gigi irregular. Kemudian, karena temperatur rongga mulut, alloy menjadi bentuk austenite dimana wire kembali ke bentuk semula dan menghasilkan gaya ortodonti dalam jangka waktu yang lama.15,40 Dengan penambahan copper pada Copper Ni-Ti alloy, alloy ini memiliki TTR ± 2 oC, sedangkan Ni-Ti alloy yang lain memiliki TTR ± 5 oC.15,33 Hal ini menyebabkan Copper Ni-Ti memiliki kontrol TTR yang lebih akurat, menghasilkan force yang lebih konstan, serta mengurangi friksi dari wire.15,33,40
Pada fase pertama ini, untuk Damon bracket dengan slot 0,022 direkomendasikan pemakaian 0,014 Copper Ni-Ti sebagai initial archwire selama 10 – 20 minggu (interval kunjungan 10 minggu) untuk menstimulasi aktivitas seluler dan memulai pergerakan gigi secara fisiologis. Pada pasien yang sangat sensitif, crowded berat atau dengan kondisi periodontal yang buruk, disarankan sebaiknya menggunakan 0,013 Copper Ni-Ti archwire.13,15,20,32 Pada bracket dengan slot 0,018, beberapa klinisi menggunakan 0,012 Copper Ni-Ti sebagai initial archwire, sedangkan banyak dokter gigi yang lain merasa wire ini terlalu kecil dan tidak menghasilkan force yang cukup untuk memulai pergerakan gigi. Maka Dr. Damon merekomendasikan 0,014 Copper Ni-Ti archwire untuk memulai perawatan.33
Adakalanya 0,016 Copper Ni-Ti archwire digunakan sebagai archwire kedua pada kasus crowded berat jika dibutuhkan sedikit force yang lebih besar untuk meneruskan leveling dan aligning sehingga belum mungkin dilanjutkan ke fase kedua.13,15,33
Tujuan dari fase pertama ini adalah memulai pergerakan gigi, leveling, aligning, memulai perkembangan lengkung gigi, dan mengoreksi 90% rotasi. Bila
minimal 90% rotasi telah terkoreksi dalam waktu 10-20 minggu, maka perawatan bisa dilanjutkan ke fase kedua.13,15,20,32
2. Fase II (High-tech Edgewise wire phase)
Fase kedua merupakan fase terpenting dalam sistem Damon. Pada fase kedua umumnya digunakan 0,014 x 0,025 Copper Ni-Ti archwire sebagai rectangular wire pertama selama 10 – 20 minggu (interval kunjungan 8 – 10 minggu), baik pada slot bracket 0,022 maupun pada slot bracket 0,018. Tujuan dari fase ini adalah menyelesaikan leveling dan aligning, koreksi rotasi yang tersisa, kontrol angulasi mesiodistal akar gigi, memulai kontrol torque dan penyatuan ruang anterior, serta meneruskan perkembangan bentuk lengkung gigi. Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan 0,018 x 0,025 Copper Ni-Ti wire pada slot bracket 0,022 atau 0,016 x 0,025 Copper Ni-Ti wire pada slot bracket 0,018 dengan interval kunjungan 4 – 6 minggu untuk penambahan kontrol torque, meneruskan penutupan ruang anterior dan perkembangan lengkung gigi. Pada fase ini, elastic chain bisa digunakan untuk penyatuan ruang anterior. Elastic chain force-nya bisa berkurang dengan cepat dan menyebabkan penumpukan plak sehingga pasien harus mengunjungi ortodontis lebih sering dibandingkan pada fase pertama.13,15,20,32,33
Pada fase kedua ini sangat penting dilakukan pengambilan panoramic X-ray untuk mengevaluasi akar gigi dan lakukan reposisi bracket jika diperlukan sebelum memulai fase ketiga (major mechanics).8,13,20 Perawatan dapat dilanjutkan ke fase ketiga jika ukuran dan bentuk lengkung gigi telah tercapai serta pemasangan stainless steel wire bisa dilakukan dengan mudah.15,20
3. Fase III (Major mechanics)
Fase ketiga (major mechanics) merupakan fase kerja (working phase) dari perawatan. Pada Damon bracket dengan slot 0,022 direkomendasikan pemasangan 0,019 x 0,025 stainless steel wire pada rahang atas dan 0,016 x 0,025 stainless steel wire pada rahang bawah sedangkan pada bracket dengan slot 0,018 disarankan menggunakan 0,016 x 0,025 stainless steel wire. 8,13,15,20,32,33 Stainless steel wire sangat cocok digunakan sebagai working wire untuk penutupan ruang ekstraksi atau ruang posterior, akhir kontrol torque, koreksi hubungan antero-posterior serta mempertahankan lengkung gigi.13,15 Stainless steel wire dengan harga yang ekonomis memiliki kekuatan dan kekerasan yang tinggi, serta menghasilkan friksi yang rendah.15 Pemasangan stainless steel wire ini selama 20 – 30 minggu dengan interval kunjungan 6 minggu.15,20,32
4. Fase IV (Finishing phase)
Jika kontrol torque yang diperlukan sedikit, stainless steel wire yang digunakan pada fase ketiga bisa digunakan sebagai finishing wire. Jika kontrol torque yang diperlukan lebih besar pada working phase, maka pemasangan TMA (Titanium- Molybdenum alloy) wire dianjurkan.13,15 TMA wire lebih elastis dan menghasilkan force yang lebih ringan jika dibandingkan dengan stainless steel wire. Namun TMA wire lebih mahal dan memiliki friksi yang tinggi, tetapi dengan teknik ion beam implantation, Ormco menyatakan friksi Low-Friction TMA berkurang 54% bila dibandingkan dengan TMA wire konvensional.3,15,33
Pada Damon bracket dengan slot 0,018 direkomendasikan pemasangan 0,017 x 0,025 Low-Friction TMA, sedangkan pada Damon bracket dengan slot 0,022
dianjurkan menggunakan 0,019 x 0,025 atau 0,017 x 0,025 TMA wire. Fase finishing dijalani selama 10 minggu dengan interval kunjungan 4 minggu.13,15,32,33