• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fasilitas Kesehatan dan Jaminan Ketenagakerjaan

Dalam dokumen Pemegang IUPHHK PT Katingan Timber Celebes (Halaman 64-68)

HASIL AUDIT PENILIKAN II 2019:

4. Fasilitas Kesehatan dan Jaminan Ketenagakerjaan

Selain menyediakan kotak P3K di area pabrik, perusahaan juga bisa menggunakan fasilitas balai pengobatan PT GHL yang diperuntukkan secara internal bagi karyawan untuk penanganan pertama kecelakaan kerja (first aids). Setiap karyawan juga telah didaftarkan untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan, Pensiun dan Kesehatan sesui dengan Surat Registrasi BPJS No. 122/IX-09/2508/0119 tanggal 21 Januari 2019.

Gambar 4.7 Kotak P3K dan Klinik

Copy Struktur K3 dapat dilihat pada Buku II Lampiran III-11.

Justifikasi :

Verifier ini memiliki nilai Memenuhi apabila:

1. Tersedia peralatan K3 sesuai pedoman dan berfungsi baik (diantaranya belum kadaluarsa).

2. Tersedia tanda/jalur evakuasi.

PT Katingan Timber Celebes Pulau Buru sudah menyediakan peralatan K3 yang memadai dan berfungsi sebagaimana mestinya. Perusahaan telah melakukan upaya pemantauan atas peralatan K3 untuk memastikan peralatan tersebut masih berfungsi dengan baik secara berkala. Dengan demikian verifier 4.1.1.b . dinilai memenuhi.

Norma Penilaian : Memenuhi

65 c. Catatan Kecelakaan Kerja

Hasil Verifikasi :

PT KTC Pulau Buru telah melakukan pencatatan kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan dan dilaporkan setiap bulan. Pencatatan kecelakaan kerja yang dilakukan meliputi

1. Nama Pekerja

2. Penyebab Kejadian Kecelakaan 3. Akibat yang Ditimbulkan

4. Tindakan yang dilakukan

Selama periode bulan Maret 2018 - Februari 2019 tercatat bahwa tidak pernah terjadi kecelakaan kerja dikarenakan tidak adanya proses produksi yang dilakukan. Beberapa upaya yang dilakukan untuk menekan tingkat kecelakaan kerja adalah dengan memberi pemahaman tentang K3 dan penerapannya dan kewajiban untuk mengenakan APD saat operator menjalankan mesin sawmill dan bila memulai kegiatan di lapangan. Program K3 yang dilaksanakan di PT. KTC Kabupaten Buru berupa program K3 yang masih sederhana berupa sosialisasi atau arahan/briefing yang dilakukan sebelum bekerja, hal ini dikarenakan jumlah karyawan dan operator mesin yang sedikit dan volume pekerjaan yang tidak banyak.

Tabel 4.15. Rekapitulasi Kejadian Kecelakaan Kerja PT KTC Pulau Buru

No Bulan Nama Penyebab

Kejadian

Akibat Yang

ditimbulkan Tindakan

1 Maret 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

2 April 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

3 Mei 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

4 Juni 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

5 Juli 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

6 Agust 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

7 Sep 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

8 Okt 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

9 Nov 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

10 Des 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

11 Jan 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

12 Feb 2018 Nihil Nihil Nihil Nihil

66

Copy dokumen rekap kecelakaan kerja selama Tahun 2018 - 2019 dapat dilihat pada Buku II Lampiran III-12.

Justifikasi :

Verifier ini memiliki nilai Memenuhi apabila tersedia catatan kecelakaan kerja untuk setiap kejadian kecelakaan kerja dan upaya penanganannya.

PT Katingan Timber Celebes Pulau Buru sudah mencatat setiap kejadian kecelakaan kerja yang terjadi serta upaya penanganannya untuk menekan tingkat kecelakaan kerja dalam bentuk program kesehatan dan keselamatan kerja. Dengan demikian verifier 4.1.1.c dinilai telah Memenuhi.

Norma Penilaian : Memenuhi.

P4. Pemenuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan bagi industri pengolahan K4.2. Pemenuhan hak-hak tenaga kerja

4.2.1 Kebebasan berserikat bagi pekerja

Serikat pekerja atau kebijakan perusahaan (auditee) yang membolehkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja

Hasil Verifikasi :

Mengacu pada pasal 104 ayat (1) UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU No. 21 tahun 2000 pasal 5 ayat (1) tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, setiap pekerja/buruh berhak membentuk dan menjadi anggota serikat pekerja/buruh. Serikat Pekerja/Serikat Buruh ini dibentuk oleh sekurang-kurangnya 10 orang pekerja/buruh (pasal 5 (2) UU Serikat Pekerja/Serikat Buruh).

Dalam hal ini, dengan jumlah karyawan yang kurang dari 10 orang PT KTC Pulau Buru tidak diwajibkan untuk membentuk Serikat Pekerja. Akan tetapi untuk menjamin kebebasan berserikat perusahaan telah membuat Surat Pernyataan Kebebasan Berserikat No.: 001/SPKB/KTC-Kary/WTB/I/2019 tanggal 14 Januari 2019 ditandatangani oleh perwakilan manajemen dan karyawan yang menyatakan bahwa Perusahaan memberikan kebebasan sepenuhnya kepada karyawan/pekerja untuk dapat membentuk atau terlibat dalam kegiatan berserikat.

Copy Surat Pernyataan Kebebasan Berserikat dapat dilihat pada Buku II Lampiran III-13.

Justifikasi :

Verifier ini memiliki nilai Memenuhi apabila:

1. Terdapat serikat pekerja;

atau

Terdapat pernyataan tertulis mengenai kebijakan perusahaan yang membolehkan karyawan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja.

67

2. Hasil wawancara dapat menyimpulkan bahwa terdapat kebebasan berserikat bagi pekerja.

PT KTC Pulau Buru telah membuat Surat Pernyataan Kebebasan Berserikat yang membolehkan karyawan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja. Dengan demikian, perusahaan telah memenuhi verifier 4.2.1.

Norma Penilaian : Memenuhi

P4. Pemenuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan bagi industri pengolahan K4.2. Pemenuhan hak-hak tenaga kerja

4.2.2 Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Peraturan Perusahaan (PP) yang mengatur hak-hak pekerja untuk IUIPHHK dan IUI yang mempekerjakan karyawan

> 10 orang.

Ketersediaan Dokumen KKB atau PP yang mengatur hak-hak pekerja Hasil Verifikasi :

PT KTC Pulau Buru sampai dengan bulan Maret 2018 hanya memiliki 5 orang karyawan aktif. Jadi secara internal perusahaan tidak memiliki dokumen KKB atau PP, akan tetapi sebagai anak perusahaan dari Unit Manajemen Hutan PT Gema Hutani Lestari, untuk dokumen yang mengatur hak-hak pekerja terdapat dalam Buku Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Unit Manajemen Hutan PT.

Gema Hutani Lestari dengan SP.Kahut Unit Kerja PT. Gema Hutani Lestari Tahun 2017-2019 berlaku sampai 21 Nopember 2019.

PKB ini berlaku untuk seluruh Karyawan/Pekerja yang berada dalam Perusahaan PT Gema Hutani Lestari (Kantor Pusat Jakarta, Kantor Perwakilan Ambon/Namlea, Camp. PT GHL Blok Utara dan Blok Selatan serta PT Katingan Timber Celebes Pulau Buru yang telah disahkan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buru dengan Nomor Pengesahan : 560/01-PKB/2017 tanggal 22 November 2017.

Adapun hal-hal yang diatur dalam PKB adalah sebagai berikut Bab I Umum

Pasal 1 Pengertian-pengertian Pasal 2

Pasal 3

Ruang Lingkup Perjanjian Fasilitas Serikat Pekerja Bab II Hubungan Kerja Pasal 4 Penerimaan Pekerja

Pasal 5 Syarat-syarat Penerimaan Pekerja

Pasal 6 Pengangkatan, Penggantian dan Pemindahan Bab III Penggajian dan Pengupahan

Pasal 7 Sistem Penggajian dan Pengupahan

68 Pasal 8 Kenaikan dan Peninjauan Gaji atau Upah Pasal 9 Pembayaran Gaji dan Upah

Pasal 10 Karyawan Selama dalam Tahanan yang Berwajib atau Lembaga Permasyarakatan Pasal 11 Kerja dan Upah Lembur

Pasal 12 Upah Selama Sakit

Bab IV Pengobatan dan Perawatan

Dalam dokumen Pemegang IUPHHK PT Katingan Timber Celebes (Halaman 64-68)

Dokumen terkait