Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 yang disajikan dalam Laporan Tahunan ini. Laporan Keuangan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana & Rekan (independent
member firm of Pricewaterhouse Cooper) dan mendapat
opini wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan PT Bank Victoria International Tbk dan entitas anak pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, dan hasil usaha serta arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
LaPoRan LaBa (RugI) KoMPRehensIF
KonsoLIDasIan
Tabel Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
Table of consolidated comprehensive Income statement
(dalam juta Rp) (in million Rp)
uRaIan 2014 2013 Pertumbuhan / growth DescRIPTIon
1 2 3 4=(2-3) 5=(2-3)/3 1
Pendapatan (Beban) Operasional 337,620 415,264 (77,644) (18.70%) Income (Expenses) from
Operations
Pendapatan (Beban) Operasional
Lainnya (234,135) (119,276) 114,859 96.30% Other Operating Income (Expenses) Laba Operasional 103,485 295,989 (192,504) (65.04%) Income from Operations
Pendapatan (Beban) Non
Operasional 18,048 15,962 2,086 13.07% Non Operating Income (Expenses) Laba Sebelum Pajak Penghasilan 121,533 311,950 (190,418) (61.04%) Income Before Income Tax Expense
Beban Pajak Penghasilan (15,833) (67,535) (51,701) (76.56%) Income Tax Expense
Laba Tahun Berjalan 105,699 244,415 (138,716) (56.75%) Profit for the Year
Pendapatan (Kerugian)
Komprehensif Lain 11,683 (89,645) 101,329 113.03%
Other Comprehensive Income (Losses)
Jumlah Laba Komprehensif Tahun
Berjalan 117,382 154,770 (37,388) (24.16%)
Total Comprehensive Income for the Year
Laba Per Saham Dasar* 15.26 36.95 (21.69) (58.70%) Basic Earning per Share*
Laba Per Saham Dilusian* 13.53 30.52 (16.99) (55.67%) Diluted Earning per Share*
* dinyatakan dalam nilai Rupiah penuh * stated in full Rupiah value
The financial review described below refers to Consolidated Statement for the year ended on 31 December 2014 and 2013 presented in this Annual Report. The Financial Statement has been audited by Tanudiredja, Wibisana & Partners Public Accountant Firm (independent member firm of Pricewaterhouse Cooper) and obtained unqualified opinion; in all material aspects, the financial position of PT Bank Victoria International Tbk and its subsidiary as of 31 December 2014 and 2013, and business proceeds as well as cashflow for the year ended on such dates in accordance with Indonesian Financial Accounting Standard.
consoLIDaTeD coMPRehensIVe IncoMe
sTaTeMenT
Financial review
TinJAuAn
Pendapatan (Beban) Operasional Income (Expenses) from Operations Pendapatan (Beban) Operasional Lainnya Other Operating Income (Expenses) Laba Operasional Income from Operations Pendapatan Non Operasional Non-Operating Income Laba Sebelum Pajak Penghasilan Income Before Income Tax Expense Beban Pajak Penghasilan Income Tax Expense Laba Tahun Berjalan Profit for The Year Pendapatan (Kerugian) Komprehensif Lain Other Comprehensive Income (Losses) Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan Total Comprehensive Income for the Year (1 1 9 ,2 7 6 ) 2 (6 7 ,5 3 5 ) (8 9 ,6 4 5 ) (2 3 4 ,1 3 5 ) (1 5 ,8 3 3 ) 8 3
PenDaPaTan (BeBan) oPeRasIonaL
Pendapatan operasional-neto Bank di 2014 mencapai Rp337,62 miliar, menurun Rp77,64 miliar atau sebesar 18,70% dari 2013 yang mencapai Rp415,26 miliar. Penurunan tersebut berasal dari peningkatan beban bunga dan syariah yang lebih besar dari peningkatan pendapatan bunga dan syariah. Peningkatan beban bunga dan syariah mencapai Rp596,20 miliar atau sebesar 54,33% dari Rp1.097,48 miliar di 2013 menjadi Rp1.693,68 miliar di 2014. Peningkatan tersebut khususnya berasal dari peningkatan beban simpanan dana pihak ketiga yang mencapai Rp558,90 miliar atau sebesar 56,66%. Peningkatan beban simpanan dana pihak ketiga tersebut khususnya dari peningkatan beban simpanan deposito yang sejalan dengan peningkatan jumlah deposito berjangka yang berhasil dihimpun Bank. Peningkatan beban simpanan deposito tersebut disebabkan adanya kenaikan tingkat suku bunga deposito sebagai dampak penyesuaian kenaikan tingkat suku bunga Bank Indonesia dan
profiling nasabah yang dilakukan Bank.
Tabel Pendapatan (Beban) operasional
Table of operating Income (expenses)
(dalam juta Rp) (in million Rp)
uRaIan 2014 2013 Pertumbuhan / growth DescRIPTIon
1 2 3 4=(2-3) 5=(2-3)/3 1
Pendapatan Bunga dan syariah 2,031,299 1,512,739 518,560 34.28% Interest and sharia Income
Pendapatan Bunga 1,881,450 1,404,501 476,949 33.96% Interest Income
Pendapatan Syariah 149,849 108,238 41,610 38.44% Sharia Income
Beban Bunga dan syariah (1,693,679) (1,097,475) 596,204 54.33% Interest and sharia expenses
Simpanan Dana Pihak Ketiga (1,545,342) (986,444) 558,898 56.66% Third Party Deposits
Obligasi yang Diterbitkan (103,500) (78,671) 24,829 31.56% Bond Issued
Amortisasi Emisi Obligasi (1,495) (1,535) 40 2.60% Amortization of Bond Issuance
Cost
Simpanan Dari Bank Lain (43,326) (30,218) 13,107 43.38% Deposit from Other Banks
Lain-lain (17) (607) 591 97.28% Others
ToTaL 337,620 415,264 (77,644) (18.70%) ToTaL
IncoMe (exPenses) FRoM oPeRaTIons
The Bank’s net income from operations in 2014 reached Rp337.62 billion, a decrease of Rp77.64 billion or 18.70% from 2013 amounting to Rp415.26 billion. The decline was due to an increase in interest and sharia expenses which was greater than the increase in interest and sharia income. The increase in interest and sharia expenses amounting to Rp596.20 billion or 54.33% from Rp1,097.48 billion in 2013 to Rp1,693.68 billion in 2014. This increase was especially due to an increase in the third party deposits expenses amounting to Rp558.90 billion or 56.66%. This increase in third party deposits expenses, especially from an increase in the time deposits expenses were in line with the increase in the amount of time deposits that have been collected by the Bank. The increase in deposits costs was caused by an increase in the deposit interest rate as an impact of the interest rate increase adjustment issued by Bank Indonesia and customer profiling conducted by the Bank.
Beban operasional lainnya-neto meningkat Rp114,86 miliar atau sebesar 96,30% dari Rp119,28 miliar di 2013 menjadi Rp234,13 miliar di 2014. Hal ini disebabkan peningkatan pendapatan operasional lainnya yang diperoleh Bank lebih rendah dari peningkatan beban operasional lainnya. Peningkatan beban operasional lainnya khususnya berasal dari pemulihan penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan yang mencapai Rp56,14 miliar di 2013 menjadi beban penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan yang mencapai Rp44,71 miliar di 2014. Hal ini terkait dengan beban penyisihan kerugian atas kredit yang diberikan.
Tabel Pendapatan (Beban) operasional Lainnya
Table of other operating Income (expenses)
(dalam juta Rp) (in million Rp)
uRaIan 2014 2013 Pertumbuhan / growth DescRIPTIon
1 2 3 4=(2-3) 5=(2-3)/3 1
Pendapatan operasional
Lainnya 131,954 106,500 25,455 23.90% other operating Income Pendapatan Dari Investasi
Reksadana 66,594 22,765 43,829 192.53% Income from Mutual Fund Keuntungan Atas Penjualan Efek-
efek yang Diperdagangkan dan Tersedia Untuk Dijual - neto
30,329 58,785 (28,456) (48.41%) Gain on Sale of Trading Available
for Sale Securities - net
Provisi dan Komisi Selain Dari
Kredit 5,662 4,935 727 14.73%
Fees and Commissions from Transaction Other Loans
Keuntungan Atas Kenaikan Nilai Wajar Efek-efek yang Diperdagangkan - neto
- 1,811 (1,811) (100.00%) Gain on Increase in Fair Value
of Trading Securities
Lain-lain 29,370 18,204 11,166 61.34% Others
Beban operasional Lainnya (366,089) (225,775) 140,314 62.15% other operating expenses
Pemulihan (Beban) Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan
(44,712) 56,142 (100,854) (179.64%)
Provision (Reversal) for Impairment Losses on Financial Assets
Pemulihan (Beban) Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset Non Keuangan
1,247 (424) 1,671 394.22%
Provision (Reversal) for Impairment Losses on Non Financial Assets
Beban Umum dan Administrasi (130,077) (102,741) 27,337 26.61% General and Administrative
Expenses
Beban Tenaga Kerja (182,101) (154,570) 27,531 17.81% Personnel Expenses
Lain-lain (10,446) (24,183) ( 13,737 ) (56.80%) Others
ToTaL (234,135) (119,276) (114,859) 96.30% ToTaL
Other operating expenses-net increased Rp114.86 billion or 96.30% from Rp119.28 billion in 2013 to Rp234.13 billion in 2014. This was due to the increase in other operating income obtained by the Bank which was lower than the increase in other operating expenses. The increase in other operating expenses, especially came from the recovery of provision for impairment losses on financial assets amounting to Rp56.14 billion in 2013 which has become provision for impairment losses on financial assets amounting to Rp44.71 billion in 2014. This was related to the provision for losses on loans extended.
IncoMe FRoM oPeRaTIons
The Bank’s operating income decreased by Rp 192.50 billion or 65.04% from Rp295.99 billion in 2013 to Rp103.48 billion in 2014. The decrease in operating income was due to a decrease in interest and sharia income-net and an increase in other operating expenses-net.
non oPeRaTIng IncoMe
Non-operating income-net reached Rp18.05 billion in 2014, increased Rp2.09 billion or 13.07% from Rp15.96 billion in 2013. The increase was particularly derived from proceed from write-off loans which reached Rp1.74 billion or 12.04% from Rp14.46 billion in 2013 to Rp16.20 billion in 2014.
LaBa oPeRasIonaL
Laba operasional Bank mengalami penurunan Rp192,50 miliar atau sebesar 65,04% dari Rp295,99 miliar di 2013 menjadi Rp103,48 miliar di 2014. Penurunan laba operasional disebabkan penurunan pendapatan bunga dan syariah-neto dan peningkatan beban operasional lainnya-neto.
PenDaPaTan non oPeRasIonaL
Pendapatan non operasional-neto mencapai Rp18,05 miliar di 2014, meningkat Rp2,09 miliar atau sebesar 13,07% dari 2013 yang mencapai Rp15,96 miliar. Peningkatan tersebut khususnya berasal dari penerimaan dari kredit yang telah dihapusbukukan yang mencapai Rp1,74 miliar atau sebesar 12,04% dari Rp14,46 miliar di 2013 menjadi Rp16,20 miliar di 2014.
Dihapusbukukan
Laba Penjualan Aset Tetap 1,873 1,304 569 43.62% Gain on Sale of Fixed Assets
Hasil Sewa 184 320 (137) (42.69%) Rent Revenue
Lain-lain 536 527 10 1.81% Others
Beban Non Operasional (745) (650) 96 14.73% Non Operating Expenses
ToTaL 18,048 15,962 2,086 13.07% ToTaL
LaBa seBeLuM PaJaK PenghasILan
Laba sebelum pajak penghasilan Bank mengalami penurunan Rp190,42 miliar atau sebesar 61,04% dari Rp311,95 miliar di 2013 menjadi Rp121,53 miliar di 2014. Hal ini sejalan dengan penurunan laba operasional Bank.
BeBan PaJaK PenghasILan
Beban pajak penghasilan-neto di 2014 mencapai Rp15,83 miliar, menurun Rp51,70 miliar atau sebesar 76,56% dari Rp67,53 miliar di 2013. Hal ini disebabkan penurunan beban pajak kini dan peningkatan manfaat pajak tangguhan. Beban pajak kini menurun Rp37,76 miliar dari Rp70,63 miliar di 2014 menjadi Rp32,88 miliar di 2014. Sedangkan, manfaat pajak tangguhan meningkat Rp13,95 miliar dari Rp3,10 miliar di 2013 menjadi Rp17,04 miliar di 2014.
LaBa Tahun BeRJaLan
Laba tahun berjalan Bank mengalami penurunan Rp138,72 miliar atau sebesar 56,75% dari Rp244,42 miliar di 2013 menjadi Rp105,70 miliar di 2013. Penurunan ini sejalan dengan penurunan laba operasional dan laba sebelum pajak penghasilan. Adapun laba tahun berjalan tersebut terdiri dari:
• Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang mencapai Rp105,70 miliar, menurun Rp138,71 miliar atau sebesar 56,75% dari Rp244,41 miliar di 2013; serta
• Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non pengendali yang mencapai Rp3,87 juta dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non pengendali yang mencapai Rp0,64 miliar di 2013.
Tabel Laba Tahun Berjalan
Table of Profit For The Year
(dalam juta Rp) (in million Rp)
uRaIan 2014 2013 Pertumbuhan / growth DescRIPTIon
1 2 3 4=(2-3) 5=(2-3)/3 1
Laba Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
105,703 244,415 (138,712) (56.75%) Profit for the Year Attributable to
Equity Holders of the Parent Entity
IncoMe BeFoRe IncoMe Tax exPense
Bank’s income before income tax expense decreased by Rp190.42 billion or 61.04% from Rp311.95 billion in 2013 to Rp121.53 billion in 2014. This was in line with the decrease in the Bank’s income from operations.