2009 2010 2011 2012 2013 Jumlah Tindak
2.3. Aspek Pelayanan Umum
2.3.2. Fokus Layanan Urusan Pilihan
Layanan Urusan Pilihan Pemerintah Daerah terdiri dari 8 (delapan) urusan, yaitu:
1) Pertanian
Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan pertanian salah satunya dapat dilihat dari indikator kinerja antara lain; Produktivitas Padi, Palawija dan Perkebunan, kontribusi sektor pertanian, Sub-sektor Palawija terhadap PDRB, Sub-sektor perkebunandan cakupan kelompok tani yang diuraikan secara detail sebagai berikut:
1.a) Produktivitas Padi, Palawijadan Perkebunan
Tanaman pangan terdiri dari komoditas padi, jagung, kacang kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu dan ubi jalar.Produktivitas tanaman padi pada Tahun 2013 sebesar 43,5 kuintal/ha dengan produksi sebesar 113.733 ton.Data perkembangan produksi Padi dan Palawija tahun 2009-2013 sebagai berikut.
Tabel 2.96
Produktivitas Padi danBahan Pangan Utama Lokal Lainnya di Kabupaten Donggala Tahun 2009-2013
Jenis Tanaman 2009 2010 Tahun2011 2012 2013
Padi 44,58 44,90 46,55 47,16 43,5 Jagung 34,38 35,22 35,71 35,77 87,29 Kedelai 12,09 14,37 13,27 13,14 248,83 Kacang Tanah 15,69 16,23 16,24 17,86 17,86 Kacang Hijau 8,37 8,40 8,29 8,39 8,39 Ubi Kayu 158,23 210,20 206,11 199,13 199,13 Ubi Jalar 49,57 105,77 111,28 108,52 108,52
Sumber: Donggala Dalam Angka 2011-2013 (diolah kembali)
Berdasarkan Tabel di atas, terlihat bahwa pada tahun 2012 beberapa jenis tanaman palawija mengalami penurunan baik luaspanen, produksi maupun produktivitasnya jika dibanding tahun sebelumnya. kecuali tanaman kacang kedelai yang cenderung mengalami peningkatan yang fluktuatif baik luas panen maupun produksinya sepanjang tahun 2010 sampai tahun 2013.Sementara untuk Produksi jagung pada tahun 2013 mengalami kenaikan sebesar 87,29%, yaitu dari 7.748Ton pada tahun 2012 menjadi 14.578 ton.
1.b) Kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDRB
dapat dilihat dari kontribusi sektor pertanian terhadap capaian PDRB Kabupaten Donggala. Kontribusi sektor pertanian, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan dimana pada tahun 2013 kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Kabupaten DonggalaAtas Dasar Harga Berlaku sebesar 2.206.682juta rupiah. Angkat tersebut mengalami peningkatan di banding tahun sebelumnya tahun 2012 sebesar 1.949.739 juta rupiah. Data kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Kabupaten Donggala tahun 2008-2013 disajikan pada Tabel berikut;
Tabel 2.97
Kontribusi Sektor Pertanian Terhadap PDRB Kabupaten DonggalaTahun 2008-2013
Uraian 2008 2009 Dalam Jumlah Rupiah2010 2011 2012 2013 Kontribusi Sektor Pertanian:
- ADH Berlaku 1.254.783 1.405.947 1.542.817 1.707.062 1.949.739 2.206.682 - ADH Konstan 631.490 676.904 686.989 718.042 772.007 829.651 Jumlah Total PDRB: - ADH Berlaku 2.798.8 87 3.199.0 32 3.750.2 71 4.323.9 66 5.033.9 99 5.882.4 56 - ADH Konstan 1.464.884 1.580.915 1.701.128 1.851.076 2.016.656 2.198.967
Persentase Kontribusi Sektor Pertanian Terhadap PDRB
- ADH
Berlaku 44,83 43,95 41,14 39,48 38,73 37,51 - ADH
Konstan 43,11 42,82 40,38 38,79 38,28 37,73
Sumber: PDRB Kabupaten Donggala, tahun 2009-2014 (diolah kembali)
Sebagaimana tersaji pada Tabel di atas, nilai kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Donggala dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Namun jika dicermati Persentase dari sektor ini, tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Persentase kontribusi sektor pertanian tahun 2013 sebesar 37,51%, angka tersebut mengalami penurunan jika dibanding tahun 2012 yaitu sebesar 38,73%. Persentase kontribusi PDRB Atas Dasar Harga Berlaku dari tahun 2008-2013 terjadi penurunan sebesar 1,22%.
1.c) Kontribusi Sub-sektor Palawija terhadap PDRB
Tingginya nilai kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Kabupaten Donggala, tidak terlepas dari kontribusi sub-sektornya. Seperti halnya sub- sektor tanaman bahan makanan sangat menunjang termasuk sektor-sektor lainnya seperti; subsektor tanaman perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan. Tabel berikut akan disajikan Nilai dan Persentase kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB harga berlaku dan harga konstan khususnya sub- sektor tanaman bahan makanan di Kabupaten Donggala tahun 2008-2013 sebagaimana berikut;
Tabel 2.98
Kontribusi Sub Sektor Tanaman Bahan Makanan Terhadap PDRB Kabupaten Donggala Tahun 2008-2013 Uraian 2008 2009 Dalam Jumlah Rupiah2010 2011 2012 2013 Kontribusi Sub Sektor Tanaman Bahan Makanan
- ADH Berlaku 437.040 481.022 513.898 575.393 663.705 761.404 - ADH Konstan 207.417 219.761 219.725 231.146 252.208 272.877 Jumlah Total PDRB - ADH Berlaku 2.798.887 3.199.032 3.750.271 4.323.966 5.033.999 5.882.456 - ADH Konstan 1.464.884 1.580.915 1.701.128 1.851.076 2.016.656 2.198.967
Persentase Kontribusi Terhadap PDRB
- ADH
Berlaku 15,61 15,04 13,70 13,31 13,18 12,94
- ADH
Konstan 14,16 13,90 12,92 12,49 12,51 12,41
Sumber: PDRB Kabupaten Donggala, tahun 2009-2014 (diolah kembali)
Kontribusi sub-sektor tanaman bahan makanan pada tahun 2013Atas Dasar Harga Berlaku mencapai 761.404juta rupiah atau sebesar 12,94% dari total PDRB harga berlaku Kabupaten Donggala sebesar 5.882.456 juta rupiah pada tahun yang sama. Angka tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya sebesar 663.705 juta rupiah dari total PDRB harga berlaku sebesar 5.033.999 juta rupiah pada tahun 2012.
1.d) Kontribusi Sub-sektor Perkebunan terhadap PDRB
Sub-sektor lainnya yang berkontribusi cukup besar terhadap PDRB Kabupaten Donggala adalah sub-sektor perkebunan. Kontribusi sub-sektor perkebunan terhadap PDRB Kabupaten Donggala tahun 2013Atas Dasar Harga Berlaku sebesar 835.579 juta rupiah atau sekitar 14,20% dari total PDRB Kabupaten Donggala pada tahun yang sama. Berikut adalah gambaran secara lengkap mengenai Kontribusi Sektor Perkebunan di Kabupaten Donggala selama kurun waktu tahun 2008-2013.
Tabel 2.99
Kontribusi Sektor Perkebunan Kabupaten Donggala Tahun 2008-2013
Uraian 2008 2009 Dalam Jumlah Rupiah2010 2011 2012 2013 Kontribusi Sektor Perkebunan:
Uraian 2008 2009 Dalam Jumlah Rupiah2010 2011 2012 2013 Berlaku - ADH Konstan 235.129 253.655 250.340 257.561 274.276 291.173 Jumlah Total PDRB: - ADH Berlaku 2.798.887 3.199.032 3.750.271 4.323.966 5.033.999 5.882.456 - ADH Konstan 1.464.884 1.580.915 1.701.128 1.851.076 2.016.656 2.198.967
Persentase Kontribusi Subsektor Perkebunan terhadap PDRB
- ADH
Berlaku 18,09 17,78 16,38 15,27 14,90 14,20 - ADH
Konstan 16,05 16,04 14,72 13,91 13,60 13,24
Sumber: PDRB Kabupaten Donggala, tahun 2009-2014 (diolah kembali) 1.e) Cakupan bina kelompok petani
Gambaran bina kelompok tani mencakup jumlah kelompok tani yang mendapat bantuan Pemda per jumlah kelompok tani yang ada di Kabupaten Donggala. Pada tahun 2008, jumlah kelompok tani di Kabupaten Donggala sebanyak 970 kelompok tani kemudian meningkat menjadi 1.025 kelompok tani. Hal tersebut menggambarkan, makin bertambahnya jumlah kelompok tani yang terbentuk di Desa-Desa dalam wilayah Kabupaten Donggala. Data cakupan bina kelompok tani disajikan sebagaimana pada Tabel berikut.
Tabel 2.100
Cakupan Bina Kelompok Tani Kabupaten Donggala Tahun 2009-2013
Uraian 2009 2010 Tahun2011 2012 2013
Kelompok petani yang mendapatkan Bantuan
PEMDA - 285 320 351 351
Jumlah Kelompok Tani 1.025 1.137 1.175 1.215 1.215
Persentase - - 25,07 28,89 28,89 Sumber: PDRB Kabupaten Donggala, tahun 2009-2013 (diolah kembali)
Sebagaimana tersaji pada Tabel di atas, jumlah kelompok tani yang menerima bantuan Pemda pada tahun 2013 sebanyak 351 kelompok atau 28,89% dari 1.215 kelompok tani yang telah terbentuk di Kabupaten Donggala. Data tersebut meningkat 1,65% dari tahun sebelumnya. Data tahun 2012, jumlah kelompok tani yang menerima bantuan Pemda sebanyak 351 kelompok atau 27,23% dari 1.215 kelompok tani.
2) Kehutanan
Gambaran umum kondisi daerah terkait dengan urusan kehutanan salah satunya dapat dilihat dari indikator kinerja sebagai berikut:
2.a) Persentase Hutan menurut Fungsinya
Tingkat penggundulan dan kerusakan hutan sekarang ini menyebabkan keprihatinan yang besar bagi semua pihak. Praktek illegal logging dan illegal trade, perambahan hutan, kebakaran hutan, pembukaan hutan untuk keperluan di luar sektor kehutanan, pengelolaan hutan yang belum menerapkan azas kelestarian merupakan faktor utama penyebab kerusakan hutan.
Luas kawasan hutan di Kabupaten Donggala tahun 2012 tercatat seluas 693.736,73 Ha (atau sama dengan tahun 2008) yang terdiri dari Kawasan hutan lindung seluas 527.568,84 Ha (76,05%), terdiri atas hutan negara seluas 302.257,17 (43,57%) dan hutan rakyat seluas 225.311,84 (32,48%). Sementara untuk Hutan Budidaya seluas 166.167,89Ha (23,95%) terdiri atas; lahan sawah, perkebunan, tambak/kolam/tebat/empang, tegal/kebun, ladang/huma dan sementara tidak diusahakan. Untuk lebih lengkapnya mengenai Persentase pemanfataan fungsi hutan Kabupaten Donggala tahun 2012 digambarkan secara lengkap sebagaimana pada Tabel berikut.
Tabel 2.101
Luas dan Persentase Hutan Menurut Fungsi Hutan Kabupaten Donggala Tahun 2013
No
. Jenis Penggunaan
Hutan
Luas Persentase I. Kawasan Hutan Lindung 527.568,84 76,05
1. Hutan Negara 302.257,17 43,57
2. Hutan Rakyat 225.311,84 32,48