KUNCI JAWABAN 1. Cara pembuatan buih atau busa cair adalah sebagai berikut:
FORMAT PENILAIAN THB PROSES (KI 4)
(LKPD 01)
Petunjuk:
Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai kinerja proses peserta didik. Berilah skor pada kolom dibawah ini sesuai hasil pengamatan. Berilah angka 1 jika aspek yang dinilai teramati dan berilah angka 0 jika aspek yang dinilai tidak teramati.
No Nama Siswa
Aspek yang Diamati jlh Nilai Ket
Rumusan masalah Rumusan tujuan Rumusan hipotesis Prose dur kerja Data pengam atan Menganalisis data hasil pengamatan Kesimpulan a b c a b c A b c a b c a b C a b a b c d 1 2 3 4
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 𝐴𝑘ℎ𝑖𝑟 = skor yang diperoleh peserta didik
Lampiran 13
325
FORMAT PENILAIAN THB PROSES (KI 4)
(LKPD 02)
Petunjuk:
Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai kinerja proses peserta didik. Berilah skor pada kolom dibawah ini sesuai hasil pengamatan. Berilah angka 1 jika aspek yang dinilai teramati dan berilah angka 0 jika aspek yang dinilai tidak teramati.
No Nama Siswa
Aspek yang Diamati jlh Nilai Ket
Rumusan masalah Rumusan tujuan Rumusan hipotesis Prose dur kerja Data penga matan Menganalisis data hasil pengamatan Kesimpulan a b c a b C A B c a b c a b c A b a b c d 1 2 3 4
Nilai Akhir = skor yang diperoleh peserta didik
Lampiran 13
326
FORMAT PENILAIAN THB PROSES (KI 4)
(LKPD 03)
Petunjuk:
Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai kinerja proses peserta didik. Berilah skor pada kolom dibawah ini sesuai hasil pengamatan. Berilah angka 1 jika aspek yang dinilai teramati dan berilah angka 0 jika aspek yang dinilai tidak teramati.
No Nama Siswa
Aspek yang Diamati jlh Nilai Ket
Rumusan masalah Rumusan tujuan Rumusan hipotesis Prose dur kerja Data penga matan Menganalisis data hasil pengamatan Kesimpulan a b c a b C A b c a b c a b c a b a b c d 1 2 3 4
Nilai Akhir = skor yang diperoleh peserta didik
Lampiran 14a
327
Lembar Pengamatan Kemampuan Guru
Dalam Mengelola Pembelajaran yang Menerapkan Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching And Learning/CTL)
( RPP 01 )
Materi Pelajaran : KIMIA Nama Guru :……….
Kelas/ Semester : XI/II Pertemuan ke :……….
Materi Pokok : Koloid Waktu :………. Hari/Tanggal : ………..
Petunjuk :
Daftar pengelolaan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual (Contextual Teaching And Learning/CTL) yang dilakukan guru di kelas. Berikan penilaian berdasarkan rentang nilai yang ada pada kolom penilaian di bawah ini:
No Aspek Yang Diamati Keterlaksan
aan Penilaian Ya Tidak 1,00-1,99 2,00-2,99 3,00-3,49 3,50-4,00 I Pendahuluan
Guru menyampaikan salam pembuka
(menanamkan sikap saling
menghormati).
Guru menyuruh salah satu peserta didik memimpin doa sebelum pembelajaran di mulai. (mengagungkan kebesaran Tuhan
Yang Maha Esa)
Guru mengecek kehadiran peserta didik sebagai wujud Kedisiplinan. Asas kontruktivisme dan bertanya
(Questioning)
Lampiran 14a
328 memancing peserta didik, coba sebutkan contoh larutan dalam kehidupan sehari-hari yang kalian ketahui?
Guru menyampaikan topik dan sub topik.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Guru menyampaikan penilaian yang
akan dilakukan selama proses pembelajaran seperti menilai sikap spiritual, sosial, ketrampilan lab peserta didik, tugas dan kuis.
II Kegiatan inti
Asas kontruktivisme
a. Guru memberi penjelasan singkat tentang pengertian larutan, suspensi dan koloid.
Asas permodelan (Modelling) dan masyarakat belajar
b. Guru mengajak 3 orang peserta didik untuk melakukan demonstrasi, dimana pada gelas A garam dilarutkan di dalam air, gelas B pasir dilarutkan di dalam air, dan gelas C susu dilarutkan di dalam air.
c. Guru meminta peserta didik memperhatikan demonstrasi tersebut
(menanamkan sikap rasa ingin tahu).
d. Guru mengajukan pertanyaan bimbingan untuk siswa mempelajari demonstrasi diatas.
1. Dari pengamatan kalian, tampak secara fisik bagaimana perbedaan & cirri-ciri dari masing-masing campuran tersebut?
2. Berdasarkan cirri-ciri larutan, jelaskan manakah yang termasuk kelompok sistem koloid manakah suspensi, larutan sejati, dan koloid ?
Lampiran 14a
329 beberapa larutan diatas terbentuk
dari fase apa dan fase apa? MERUMUSKAN MASALAH Asas bertanya (Questioning)
Berdasarkan demonstrasi sederhana tersebut guru meminta siswa mengajuhkan pertanyaan sebanyak mungkin. Pertanyaan yang diharapkan muncul dari siswa berdasarkan demonstrasi diatas adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana membedakan larutan sejati, suspensi dan koloid?
2. Berdasarkan campuran-campuran pada demonstrasi diatas manakah yang termasuk larutan sejati, suspensi dan koloid?
3. Berdasarkan demonstrasi jika salah satu larutan diatas termasuk koloid, manakah yang bertindak sebagai fase pendispersi dan manakah yang bertindak sebagai medium terdispersi?
Asas komunitas belajar (Learning Community)
e. Guru mengorganisasikan siswa dalam kelompok heterogen.
f. Guru membagikan bahan ajar dan LKPD kepada kelompok.
Asas penemuan (Inquiry) dan
komunitas belajar (Learning
Community)
g. Sebelum memulai kegiatan praktikum, guru memperkenalkan alat dan bahan yang hendak digunakan serta memberitahukan beberapa hal yang perlu diperhatikan siswa demi keselamatan kerja di laboratorium. h. Guru menjelaskan prosedur kerja yang
Lampiran 14a
330 akan dilakukan oleh peserta didik.
i. Guru sebagai fasilitator membimbing peserta didik berkerja dalam kelompok untuk menyelesaikan permasalahan yang dianjukan guru mulai dari merumuskan masalah, hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis hingga menyimpulkannya.
(menumbuhkan sikap tanggung jawab, kerja sama, teliti, gotong-royong).
MERUMUSKAN HIPOTESIS
(menanamkan sikap jujur, teliti, gotong
royong).
j. Peserta didik diharapkan membuat jawaban sementara atas pertanyaan yang diajuhkan. Jawaban sementara yang diharapkan muncul dari siswa berdasarkan rumusan masalah diatas adalah sebagai berikut
1. Larutan sejati jika ukuran partikelnya 1 Ă – 10 Ă, koloid jika ukuran partikelnya 10 Ă - 2000 Ă, dan suspensi jika ukuran partikelnya lebih besar dari 2000 Ă.
2. Berdasarkan demonstrasi yang termasuk larutan sejati adalah garam yang dilarutkan didalam air, yang termasuk dalam suspense adalah pasir yang dilarutkan dalam air, dan dan larutan susu merupakan koloid.
3. Berdasarkan demonstrasi yang termasuk koloid, adalah susu yang dilarutkan di dalam air. Karena fase pendispersi (air) dan terdispersinya (susu) tercaampur hampir merata dan dapat disaring menggunakan kertas saring ultra atau fase-fasenya dapat dibedakan jika menggunakan
Lampiran 14a
331 mikroskop
MENGUMPULKAN DATA
k. Guru meminta perwakilan peserta didik dari tiap kelompok untuk mengambil alat dan bahan (Guru
menilai keterampilan siswa dalam kegiatan awal percobaan).
l. Siswa melakukan percobaan tentang sistem koloid sesuai dengan prosedur yang ada pada LKPD.
m. Guru menuntun siswa mengumpulkan data dan mencatat hasil dari percobaan. (siswa diharapkan
jujur dalam mengumpulkan data percobaan)
MENGANALISIS
n. Siswa menganalisis data hasil percobaan yang mereka peroleh dengan menyamakan presepsi mereka dengan literatur yang ada untuk membuktikan hipotesis mereka.
MENYIMPULKAN
o. Siswa menyimpulkan percobaan tentang dispersi koloid dan menjawab pertanyaan-pertanyaan di dalam LKPD.
p. Guru menilai sikap dan ketrampilan siswa dalam melakukan praktikum. q. Guru meminta peserta didik untuk
mengembalikan alat dan bahan yang telah digunakan selama percobaan (Guru menilai keterampilan siswa
dalam kegiatan akhir percobaan).
Asas komunitas belajar (Learning Community) dan penilaian yang sebenarnya (Authentic Assessment)
Lampiran 14a
332 r. Peserta didik menyajikan hasil
eksperimen dalam bentuk laporan sederhana. Guru menilai hasil eksperimen dalam bentuk laporan yang dibuat peserta didik. (menanamkan
sikap keuletan)
Asas penilaian sebenarnya (Authentic Assessment), bertanya (Qustioning)
s. Guru memberikan kesempatan kepada perwakilan dari setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil eksperimen mereka, presentasi dilakukan di depan kelas, kelompok lain mendengar dan memberi tanggapan. (menanamkan
sikap toleransi, sikap santun dan tanggung jawab)
t. Guru menilai kemampuan presentasi peserta didik.
u. Guru mempertegas kembali jawaban yang disampaikan oleh kelompok yang bertugas kepada semua teman-temannya.
Asas bertanya (Questioning) v. Guru memberikan kesempatan pada
peserta didik untuk bertanya mengenai materi yang kurang dipahami.
Guru menjelaskan kembali materi yang kurang dipahami peserta didik.
Asas bertanya (Questioning) w. Guru memberikan
pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui sejauh mana untuk mengetahui sejauh mana siswa mengerti dan memahami konsep sistem dispersi koloid dan jenis-jenis koloid.
Penilaian yang sebenarnya (Authentic Assessment)
x. Guru memberikan kuis kepada peserta didik dengan pertanyaan:
a) Jelaskan pengertian larutan, suspensi dan koloid serta berikan
Lampiran 14a
333 masing-masing satu contoh campuran!
1. Larutan merupakan campuran yang bersifat homogen. Ukuran partikel zat terlarut di dalam suatu larutan lebih kecil dari 10-7 cm (< 1 nm ) sehingga sangat sulit untuk diamati, walaupun dengan menggunakan mikroskop. Contohnya, larutan gula dan larutan garam.
2. Suspensi adalah dispersi zat padat di dalam air. Zat terdispersi pada suspensi merupakan zat padat berukuran cukup besar. Padatan ini merupakan gabungan dari molekul-molekul zat terdispersi. Contohnya, campuran air dan pasir, campuran air dan kopi.
3. Koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan campuran kasar. Contohnya santan dan susu.
III Kegiatan penutup
a. Guru mempersilahkan peserta didik untuk duduk kembali ke tempat semula.
Asas Refleksi (Reflection)
b. Guru mengadakan refleksi dengan menanyakan kepada peserta didik mengenai hal-hal yang belum dipahami peserta didik, serta kesan dan pesan selama mengikuti pembelajaran. c. Guru bersama dengan siswa
menyimpulkan dari materi yang diajarkan.
Lampiran 14a
334 Assessment)
d. Guru memberikan tugas rumah terkait materi yang di telah pelajari serta pembuatan laporan praktikum.
e. Guru memberikan tugas baca
kepada siswa untuk pembelajaran berikutnya.
f. Guru meminta salah seorang siswa memimpin doa untuk mengakhiri pembelajaran hari ini. (menanamkan
sikap religius untuk mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa)
Guru memberikan salam penutup
(menanamkan sikap saling
menghargai). IV Pengelolaan Waktu V Suasana Kelas 1. Siswa antusias 2. Guru antusias. Keterangan:
Nilai 1,00-1,99 : Tidak Baik Nilai 2,00-2,99 : Kurang Baik Nilai 3,00-3,49 : CukupBaik
Nilai 3,50-4,00 : Baik
Kupang, 2017 Pengamat
Lampiran 14b
335
Lembar Pengamatan Kemampuan Guru
Dalam Mengelola Pembelajaran yang Menerapkan Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching And Learning/CTL)
( RPP 02 )
Materi Pelajaran : KIMIA Nama Guru :………. Kelas/ Semester : XI/II Pertemuan ke :………. Materi Pokok : Sifat – sifat Koloid Waktu :………. Hari/Tanggal : ………..
Petunjuk :
Daftar pengelolaan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual (Contextual Teaching And Learning/CTL) yang dilakukan guru di kelas. Berikan penilaian berdasarkan rentang nilai yang ada pada kolom penilaian di bawah ini:
No Aspek Yang Diamati Keterlaksanaan Penilaian
Ya Tidak 1,00 -1,99 2,00 -2,99 3,00 - 3,49 3,50 -4,00 I Pendahuluan
Guru menyampaikan salam pembukaan.
(menanamkan sikap saling menghormati).
Guru menyuruh salah satu peserta didik memimpin doa sebelum pembelajaran di mulai. (mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha
Esa).
Guru mengecek kehadiran peserta didik (sebagai wujud kedisiplinan).
Kontruktivisme dan bertanya (Questioning) Guru merangsang agar peserta didik bertanya
dengan cara menunjukan cahaya yang masuk ke dalam kelas melalui lubang ventilasi atau menunjukkan gambar kepada peserta didik. Peserta didik diharapkan untuk bertanya atau mengajuhkan pertanyaan : Mengapa dalam
Lampiran 14b
336
berkas cahaya yang masuk terdapat butiran-butiran debu yang bergerak?
Guru menyampaikan topik dan sub topik. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
ingin dicapai.
Guru menyampaikan penilaian yang akan dilakukan selama proses pembelajaran seperti menilai sikap spiritual, sosial, ketrampilan lab peserta didik, tugas dan kuis.
II Kegiatan inti
Asas kontruktivisme
a. Guru memberi penjelasan singkat tentang sifat-sifat koloid.
Asas permodelan (Modelling) dan masyarakat belajar
b. Guru mengajak 3 peserta didik untuk melakukan demonstrasi dengan melakukan penyinaran menggunakan senter pada 3 gelas yang masing-masing berisi susu kental yang dilarutkan dalam air panas, kopi yang dilarutkan dalam air panas, dan garam yang dilarutkan dalam air panas. Lalu meminta peserta didik untuk mengamati dan memberikan pendapat mengenai ketiga larutan tersebut. Dengan tujuan merangsang kerja otak peserta didik sebelum guru menyampaikan topik materi..
c. Guru meminta peserta didik memperhatikan demonstrasi tersebut (menanamkan sikap rasa
ingin tahu).
MERUMUSKAN MASALAH Asas bertanya (Questioning)
Berdasarkan demonstrasi sederhana tersebut guru meminta siswa mengajuhkan pertanyaan sebanyak mungkin. Pertanyaan yang diharapkan muncul dari siswa berdasarkan demonstrasi diatas adalah sebagai berikut :
1. Apa yang terjadi pada masing-masing gelas yang berisi susu yang dilarutkan di dalam air, kopi yang dilarutkan di dalam air, dan larutan garam, ketika disoroti dengan cahaya lampu senter?
Lampiran 14b
337 diperoleh, mengapa bisa terjadi seperti itu dan apa kaitannya dengan sifat koloid?
MERUMUSKAN HIPOTESIS
(menanamkan sikap jujur, teliti, gotong royong). Asas komunitas belajar (Learning
Community), penilaian yang sebenarnya (Authentic Assessment)
d. Peserta didik diharapkan membuat jawaban sementara atas pertanyaan yang diajuhkan. Jawaban sementara yang diharapkan muncul dari siswa berdasarkan rumusan masalah diatas adalah sebagai berikut
a) Larutan garam ketika disinari lampu senter, menunjukkan partikel-partikel larutan berukuran sangat kecil sehingga tidak dapat menghamburkan sinar. Pada gelas yang berisi kopi yang dilarutkan di dalam air, ketika disinari lampu senter, cahaya yang tembus mengakibatkan hamburan cahaya pada partikel-prtikel kopi dalam gelas tersebut. Pada gelas yang berisi susu, cahaya yang melewati cairan tersebut menghamburkan cahayanya secara teratur pada cairan tersebut karena memiliki partikel yang besar.
b) Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa:
1) Susu merupakan salah satu jenis koloid karena campurannya yang tidak dapat dibedakan dengan kasat mata namun dapat dipisahkan menggunakan penyaring ultra. Selain itu juga koloid memiliki sifat kestabilannya yang sukar terpisah (relatif stabil), dimana medium pendispersinya adalah air (cair) dan fase terdispersinya adalah susu (cair) dengan ukuran partikelnya 10 Ă – 2.000 Ă. Susu yang dilarutkan di dalam air merupakan jenis koloid emulsi.
2) Kopi yang dilarutkan dalam air memiliki ukuran partikel yang lebih kecil dari pada susu, sehingga pada saat penyinaran cahaya senter, terdapat hamburan berkas cahaya yang tampak pada gelas tersebut. Kopi yang dilarutkan di dalam air termasuk kedalam jenis suspensi.
Lampiran 14b
338 3) Pada gelas berisi garam yang dilarutkan
dalam air, partikel-partikelnya berukuran sangat kecil sehingga tidak dapat menghamburkan cahaya pada partikel-partikel larutan tersebut. Garam yang dilarutkan di dalam air merupakan jenis larutan sejati.
Asas komunitas belajar (Learning Community)
e. Guru mengorganisasikan siswa dalam kelompok heterogen.
f. Guru membagikan bahan ajar dan LKPD kepada kelompok.
MENGUMPULKAN DATA
Asas penemuan (Inquiry), penilaian yang sebenarnya (Authentic Assessment), dan komunitas belajar (Learning Community) g. Guru meminta perwakilan peserta didik dari tiap
kelompok untuk mengambil alat dan bahan (Guru menilai keterampilan siswa dalam
kegiatan awal percobaan).
h. Siswa melakukan percobaan tentang sistem koloid sesuai dengan prosedur yang ada pada LKPD.
i. Guru menuntun siswa mengumpulkan data dan mencatat hasil dari percobaan. (siswa diharapkan
jujur dalam mengumpulkan data percobaan)
j. Sebelum memulai kegiatan praktikum, guru memperkenalkan alat dan bahan yang hendak digunakan serta memberitahukan beberapa hal yang perlu diperhatikan siswa demi keselamatan kerja di laboratorium.
k. Guru menjelaskan prosedur kerja yang akan dilakukan oleh peserta didik.
l. Guru sebagai fasilitator membimbing peserta didik melakukan praktikum dan menyelesaikan permasalahan sesuai langkah-langkah pada LKPD, serta membimbing peserta didik mencatat data pengamatan sementara.
MENGANALISIS
Asas komunitas belajar (Learning Community)
Lampiran 14b
339 m. Siswa menganalisis data hasil percobaan
yang mereka peroleh dengan menyamakan presepsi mereka dengan literatur yang ada untuk membuktikan hipotesis mereka.
MENYIMPULKAN
Asas komunitas belajar (Learning Community), penilaian yang sebenarnya
(Authentic Assessment), bertanya
(Qustioning)
n. Siswa menyimpulkan percobaan tentang sifat-sifat koloid, dispersi koloid dan menjawab pertanyaan-pertanyaan di dalam LKPD.
o. Guru menilai sikap dan ketrampilan siswa dalam melakukan praktikum.
p. Guru meminta peserta didik untuk mengembalikan alat dan bahan yang telah digunakan selama percobaan (Guru menilai
keterampilan siswa dalam kegiatan akhir percobaan).
q. Peserta didik menyajikan hasil eksperimen dalam bentuk laporan sementara. Guru menilai hasil eksperimen dalam bentuk laporan sementara yang dibuat peserta didik. (menanamkan sikap
keuletan)
r. Guru memberikan kesempatan kepada perwakilan dari setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil eksperimen mereka, presentasi dilakukan di depan kelas, kelompok lain mendengar dan memberi tanggapan.
(menanamkan sikap toleransi, sikap santun dan tanggung jawab)
s. Guru menilai kemampuan presentasi peserta didik.
t. Guru mempertegas kembali jawaban yang disampaikan oleh kelompok yang bertugas kepada semua teman-temannya.
u. Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk bertanya mengenai materi yang kurang dipahami.
Guru menjelaskan kembali materi yang kurang dipahami peserta didik.
v. Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui sejauh mana untuk mengetahui sejauh mana siswa mengerti dan memahami
Lampiran 14b
340 konsep sistem dispersi koloid dan jenis-jenis koloid.
w. Guru memberikan kuis kepada peserta didik dengan pertanyaan:
1. Embun di pagi hari, perebusan telur, menggumpalnya susu yang basi, pembentukan delta di sungai. Dari data diatas merupakan contoh sifat – sifat koloid. Sifat apakah yang ditunjukan pada contoh- contoh tersebut? (Menggumpalnya susu yang basi, perebusan telur, pembentukan delta di sungai merupakan contoh sifat koagulasi.)
III Kegiatan penutup Refleksi (Reflection)
a. Guru mempersilahkan peserta didik untuk duduk kembali ke tempat semula.
b. Guru mengadakan refleksi dengan menanyakan kepada peserta didik mengenai hal-hal dalam pembelajaran hari ini yang belum dipahami peserta didik, serta kesan dan pesan selama mengikuti pembelajaran.
c. Guru bersama dengan siswa menyimpulkan dari materi yang diajarkan
Penilaian yang sebenarnya (Authentic Assessment)
d. Guru memberikan tugas rumah, baik individu maupun kelompok terkait materi yang di telah pelajari serta pembuatan laporan praktikum. (menanamkan sifat keuletan)
e. Guru memberikan tugas baca kepada siswa untuk pembelajaran berikutnya.
f. Guru meminta salah seorang siswa memimpin doa untuk mengakhiri pembelajaran hari ini.
(menanamkan sikap religius untuk
mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa)
g. Guru memberikan salam penutup
(menanamkan sikap saling menghargai).
IV Pengelolaan waktu
V Suasana kelas
1. Siswa antusias 2. Guru antusias.
Lampiran 14b 341 Keterangan: Nilai 1,00-1,99 : TidakBaik Nilai 2,00-2,99 : KurangBaik Nilai 3,00-3,49 : CukupBaik Nilai 3,50-4,00 : Baik Kupang, 2017 Pengamat (____________________)
Lampiran 14c
342
Lembar Pengamatan Kemampuan Guru
Dalam Mengelola Pembelajaran yang Menerapkan Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching And Learning/CTL)
( RPP 03 )
Materi Pelajaran : KIMIA Nama Guru :………. Kelas/ Semester : XI/II Pertemuan ke :………. Materi Pokok : Pembuatan Koloid Waktu :………. Hari/Tanggal : ………..
Petunjuk :
Daftar pengelolaan pembelajaran dengan menerapkan pendekatan kontekstual (Contextual Teaching And Learning/CTL) yang dilakukan guru di kelas. Berikan penilaian berdasarkan rentang nilai yang ada pada kolom penilaian di bawah ini:
No Aspek Yang Diamati Keterlaksanaan Penilaian
Ya Tidak 1,00 -1,99 2,00 -2,99 3,00 - 3,49 3,50 -4,00 I Pendahuluan
Guru menyampaikan salam pembuka
(menanamkan sikap saling menghormati).
Guru menyuruh salah satu peserta didik memimpin doa sebelum pembelajaran di mulai. (mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha
Esa).
Guru mengecek kehadiran peserta didik (sebagai wujud kedisiplinan).
Kontruktivisme dan bertanya (Questioning) Guru memotivasi peserta didik dengan
menunjukkan Jely atau agar-agar dan mengajuhkan pertanyaan: apakah kalian pernah mengkonsumsi agar-agar atau jely? apakah kaian tahu cara membuatnya ?
Guru menyampaikan topik dan sub topik. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
ingin dicapai.
Lampiran 14c
343 dilakukan selama proses pembelajaran seperti menilai sikap spiritual, sosial, ketrampilan lab peserta didik, tugas dan kuis.
II Kegiatan inti
Asas Konstruktivisme
a. Guru memberi penjelasan singkat tentang peran koloid dalam kehidupan sehari hari dan cara pembuatan koloid.
Asas Penemuan (Inkuiry), permodelan (Modelling) dan masyarakat belajar
b. Guru mengajak 3 orang peserta didik untuk melakukan memberikan demonstrasi membuat jenis koloid emulsi (santan), aerosol padat (debu), dan busa. Diharapkan agar peserta didik mengamati dan memberi respon mengenai demonstrasi yang dilakukan guru dan beberapa peserta didik.
c. Guru meminta peserta didik memperhatikan demonstrasi tersebut (menanamkan sikap rasa
ingin tahu).
MERUMUSKAN MASALAH Asas bertanya (Questioning)
Berdasarkan demonstrasi sederhana tersebut guru meminta siswa mengajuhkan pertanyaan sebanyak mungkin. Pertanyaan yang diharapkan muncul dari siswa berdasarkan demonstrasi diatas adalah sebagai berikut :
1. Bagaimana cara membuat koloid emulsi, aerosol padat dan busa?
2. Apa yang terjadi ketika masing-masing bahan tersebut di dibuat?
3. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, bagaiamana membedakan fase pendispersi dan terdispersi dari masing-masing jenis koloid?
MERUMUSKAN HIPOTESIS
(menanamkan sikap jujur, teliti, gotong royong). a. Peserta didik diharapkan membuat jawaban
sementara atas pertanyaan yang diajuhkan. Jawaban sementara yang diharapkan muncul dari siswa berdasarkan rumusan masalah
Lampiran 14c
344 diatas adalah sebagai berikut
1. Pembuatan koloid emulsi dengan cara buah kelapa yang sudah diparut dicampur dengan air, pembuatan koloid aerosol padat dengan cara mengibas kertas yang diatasnya terdapat debu merupakan contoh koloid aerosol padat dan pembuatan koloid busa dengan cara melarutkan detergen dalam air, busa yang dihasilkan merupakan contoh koloid busa. 2. Pembuatan koloid dengan cara dispersi
merupakan proses pembuatan koloid dengan cara mengubah partikel kasar (besar) menjadi partikel koloid. Pada umumnya, koloid mempunyai ukuran partikel antara 1 nm sampai dengan 100 nm. Beberapa koloid tampak jelas secara fisik, tetapi beberapa koloid sepintas tampak seperti larutan. Ukuran partikelnya relatif kecil, sistem koloid tidak dapat diamati dengan mata, tetapi dapat diamati dengan microskop tingkat pembesar yang tinggi (mikroskop ultra).
3.
a) Detergen setelah dicampurkan dengan air setelah diadukan terus menerus maka akan muncul busa atau buih sabun . Hal ini berarti bahwa buih merupakan sistem koloid dari gas yang terdispersi dalam zat. cair.
b) Pembuatan emulsi cair,
dengan cara buah kelapa yang sudah diparut dicampur dengan air lalu didiamkan serta disaring warnanya tetap keruh. Hal ini berarti bahwa campuran perasan santan kelapa dan air merupakan sistem koloid cair dalam cair.
c) Ketika kertas yang di kebas akan menghasilkan debu, debu merupakan jenis koloid aerosol padat dengan fase terdispersinya padat dan medium pendispersinya gas.
Asas komunitas belajar (Learning Community)
d. Guru mengorganisasikan siswa dalam kelompok heterogen.
Lampiran 14c
345 kelompok.
MENGUMPULKAN DATA
Asas penemuan (Inquiry), penilaian yang sebenarnya (Authentic Assessment), dan komunitas belajar (Learning Community) Guru meminta perwakilan peserta didik dari tiap kelompok untuk mengambil alat dan bahan (Guru
menilai keterampilan siswa dalam kegiatan awal percobaan).
f. Siswa melakukan percobaan tentang sistem koloid sesuai dengan prosedur yang ada pada LKPD.
g. Guru menuntun siswa mengumpulkan data dan mencatat hasil dari percobaan. (siswa diharapkan
jujur dalam mengumpulkan data percobaan)
h. Sebelum memulai kegiatan praktikum, guru memperkenalkan alat dan bahan yang hendak digunakan serta memberitahukan beberapa hal yang perlu diperhatikan siswa demi keselamatan kerja di laboratorium.
i. Guru menjelaskan prosedur kerja yang akan