• Tidak ada hasil yang ditemukan

4.4 Organisasi Masyarakat (Ormas)

4.4.2 Front Pembela Islam (FPI)

Latar belakang mulanya muncul organisasi diakibatkan pada masa terjadinya reformasi penurunan presiden soeharto pada tahun 1998, FPI di deklarasikan pada tanggal hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia, pada 17 agustus 1998 dihalaman Pondok Pesantren Al-Umm, Kampung Utan, Ciputat, di Jakarta oleh sejumlah Habib, Ulama, Mubaliqh dan Aktivis Muslim dan disaksiakan oleh ratusan santri Pesantren tersebut. Pendirian organisasi tersebut hanya empat bulan setelah Presiden Soeharto mundur dari jabatannya, tujuan terbentuknya FPI untuk menegakkan hukum islam di negara indonesia yang mayoritasnya diketahui dunia adalah Islam.

Pemilihan nama “Front Pembela Islam” Untuk organisasi yang baru dibentuk ini memiliki makna sendiri. Kata “Front” menunjukan bahwa organisasi ini selalu berusaha untuk berada digaris depan dan memiliki sikap tegas dalam setiap langkah perjuangan. Kata “Pembela” mengisyaratkan bahwa organisasi ini akan berperan aktif dalam membela dan memperjuangkan hak islam dan umat islam. Sementara, kata “Islam” mencirikan bahwa perjuangan organisasi tidak terlepas dari ikatan ajaran agama islam yang lurus dan benar. Dengan nama “ Front Pembela Islam”, Organisasi ini membela “Nilai” dan “Ajaran” bukan orang atau kelompok tertentu. Artinya, sebagaimana dikatakan Habib Rizieq, Pendiri sekaligus ketua FPI, sangat mungkin organisasi ini membela kelompok Non-Muslim, karena menolong mereka adalah sebagian dari Ajaran Islam.

Situasi Sosial – politk yang melatar belakangi FPI dirumuskan oleh para Aktivis Gerakan ini yaitu akibat terjadinya pelanggaran HAM (Hak Asasi

Manusia) yang dilakukan oknum penguasa. Kemudian, adanya kewajiban bagi setiap muslim untuk menjaga dan mempertahankan harkat dan martabat islam umat muslim. Dan adanya kewajiban bagi setiap muslim untuk menegakkan kebenaran. Maka tampak jelas faktor – faktor yang melatar belakangi lahirnya FPI tidak lepas dari peristiwa reformasi sebagai momentum perubahan sosial politik di Negara Kedaulatan Republik Indonesia. Dengan demikian, FPI merupakan bagian dari proses pergulatan sosial-politik yang terjadi di era reformasi.

Tujuan dibentuknya FPI tersebut untuk membantu pemerintah dalam menumpas permasalahan di bangsa dan negara indonesia dari segala aspek diantaranya masalah sosial kemasyarakatan, seperti prostitusi, perjudian serta transaksi minuman keras dan narkoba. Tidak jarang banyak aksi-aksi tegas yang dilakukan seperti melakukan demonstrasi untuk menegakkan hukum yang berlaku di negara indonesia.(sumber : fpi.or.id).

4.5 Informan

Informan adalah orang-orang yang menjadi sumber informasi yang sangat penting dalam sebuah penelitian yang merupakan kunci bagi peneliti untuk memperoleh informasi yang Aktual diperlukan dalam masalah penelitian.Untuk memperjelasnya peneliti akan mendeskripsikan karakteristik informan sebagai berikut.

4.5.1 Informan

1. Nama : Dr. H. Burhanuddin, M.Pd. Umur : 49 Tahun

Agama : Islam

Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Pak Burhan merupakan Kepala Sekolah dari MAN 2 Medan pada saat sekarang ini, sebelumnya beliau memiliki daftar panjang riwayat pekerjaan, dari mulai menjadi staff biasa sebelum menjabat menjadi kepala sekolah disekolah tersebut. Dimulai dari pada tahun 1989 merupakan staff perpustakan di MAN 2 Medan, kemudian beralih menjadi Guru Bahasa Inggris pada tahun selama 7 tahun dari 1990 – 1997, dan sekaligus menjadi sebagai Guru Badan Pengawas (BP), Kemudian pada tahun 1997 – 2002 Naik jabatan menjadi Kepala Sekolah di MIN Medan Tembung, dan pada tahun 2002 – 2005 dipindahkan menjadi Kepala Sekolah MIN Tanjung Sari, kemudian hanya satu tahun menjadi Kepala Sekolah di MTsN 1 pada tahun 2005 - 2006, kemudian beralih menjadi Kepala Sekolah MAN 1 Medan selama hampir 8 tahun lamanya dari tahun 2006 – 2014, dan kemudian beralih menjadi Kepala sekolah MAN 2 Medan dari tahun 2014 – sekarang.

Beliau merupakan salah satu informan kunci yang sangat berkaitan dengan penelitian tersebut, karena berdasarkan bahwa beliau pernah menjabat dari semua sekolah yang berkaitan dari penelitian tersebut MIN, MAN 1 dan MAN 2, yang hingga sekarang masih terus menjabat di sekolah tersebut. Peran beliau disini merupakan perwakilan dari sekolah – sekolah yang berdekatan atau

bersebelahan langsung dengan lokasi Tempat Hiburan Bar dan Diskotik Barcelona tersebut.

Dimana dalam proses yang dilakukannya bersama tim gabungan dari perwakilan sekolah-sekolah, Ormas dan Masyarakat yang berada disekitar lingkungan, telah mengecek atau memeriksa langsung kegiatan apa yang telah terjadi di sebuah tempat Hiburan tersebut. Dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala sekolah , ia juga turut ikut campur dalam permasalahan tempat hiburan yang menurut beliau salah dan melanggar hukum undang-undang yang berlaku pada peraturan Daerah, bahwasanya membuka usaha Hiburan seperti Bar dan diskotik Barcelona merupakan kesalahan Besar.

2. Nama :Drs. H. Anwar AA Umur :60 tahun

Agama : Islam

Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jabatan : Wakil Kepala Madrasah

Pak Anwar merupakan wakil kepala sekolah atau madrasah di MAN 2 Medan, beliau sudah cukup lama mengabdi disekolah tersebut. Mulai dari staff biasa, naik menjadi guru hingga menjadi wakil kepala disekolah tersebut. beliau juga masih mengajar pada bidang mata pelajaran aqidah akhlak pada anak kelas X, dimana beliau mengajarkan perbuatan yang bersifat baik untuk di terapkan kepada siswa-siswa di sekolah tersebut.Bukan hanya berperan untuk mendidik para siswa didalam sekolah melainkan diluar sekolah.Beliau

bertanggung jawab untuk memantau siswa – siswa diluar sekolah, untuk mengetahui keadaan atau kelakuan siswanya diluar sekolah. Maka peran beliau disini merupakan tim dari sekolah untuk mengecek atau mencari tahu apakah siswanya ada yang merupakan member atau penikmat hiburan malam tersebut.

3. Nama :Bulgansyah Ritonga, S.pd Umur :44 tahun Agama : Islam

Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jabatan : Guru

Pak bulgan merupakan guru disekolah sekaligus menjadi wali kelas dikelas ipa, beliau juga berperan sebagai tim ikut serta untuk mengecek langsung kegiatan apa yang ada pada tempat hiburan tersebut, dan menjadi saksi apabila ada kegiatan yang tidak layak atau merupakan tempat yang tidak berizin adanya kegiatan yang tidak baik di tempat hiburan tersebut. dalam prosesnya beliau berperan untuk menyuratkan kekecamatan hingga sampai ke gubernur.

4. Nama : Ahmad Husein Hasibuan Umur : 24 tahun

Agama : Islam

Ahmad husein beliau merupakan mahasiswa disalah satu universitas ternama di Medan yaitu UIN SU, Beliau merupakan anggota dari organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.Beliau merupakan ikut serta bertindak dalam demontrasi yang dilakukan oleh organisasinya, beliau menjabat sebagai ketua perwakilan dari UIN SU, peran beliau disini merupakan sebagai ketua organisasi yang bertindak apabila ada aduan hal yang meresahkan dikalangan masyarakat, mereka anggota PMII ikut andil untuk langsung bertindak sebagai perwakilan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, dimana yang mereka ketahui dan menurut beliau bahwa bar dan diskotik tersebut izinnya mengelola usaha melanggar peraturan dan izinnya telah dicabut oleh kabupaten deli serdang, namun tetap beroperasi sehingga mereka ikut andil bersama ormas lainnya untuk menutup tempat hiburan tersebut secara demo didepan tempat usaha tersebut dengan terlebih dahulu membuat laporan kepihak berwajib.

5. Nama : Mahatir Umur :20 tahun Agama : Islam

Pekerjaan : Mahasiswa ( Remaja Mesjid)

Mahatir beliau merupakan remaja mesjid attawabin yang sudah hampir 4 tahun tinggal dan menjadi salah satu pengurus mesjid.Beliau mulai menjadi Remaja Mesjid sejak ia bersekolah di MAN 1 Medan. Beliau berperan sebagai salah satu pendemonstrasi yang menurutnya yang ia ketahui bahwa tempat hiburan tersebut tidak layak bersebelahan dengan lembaga pendidikan, dan dekat

dengan rumah ibadah, apalagi sekolah tersebut berbasis agama yang menerapkan norma – norma peraturan agama yang melarang untuk pergi ketempat hiburan yang menyediakan minuman keras dan lain sebagainya.Menurut beliau hal ini lah yang menyebabkan mereka para remaja dan pengurus mesjid serta ormas dan masyarakat setempat resah dan ingin pengelolah untuk menutup tempat tersebut.

6. Nama :Reno Umur : 23 tahun Agama :-

Pekerjaan :Satpam barcelona

Reno merupakan petugas atau pengawas yang bekerja di tempat hiburan bar dan diskotik Barcelona.Beliau berperan penting untuk mengawasi orang – orang yang berkunjung, karena tempat hiburan tersebut hanya diperuntukan bagi orang – orang tertentu,ditempat hiburan tersebut juga memiliki peraturan apabila ada pengunjung yang ingin masuk ketempat hiburan malam tersebut, maka dari itu beliau bertugas untuk melihat identitas pengunjuk seperti ktp, pakaian, dan pengecekan lainnya, pakaian menjadi salah satu peraturan karena mereka melarang pengunjung yang memakai seragam sekolah. Beliau juga berperan sebagai pengawasan terhadap kegiatan yang ada didalam tempat hiburan tersebut, dan mengawasi apabila terjadinya razia yang akan dilakukan oleh pihak berwajib, menurut beliau sendiri sebulan sekali aka nada selalu razia dari pihak berwajib, karena ditempat tersebut telah diketahui pihak berwajib atau juga sudah menjadi

rahasia umum bahwa adanya kegiatan transaksi narkoba hingga prostitusi ditempat hiburan malam tersebut.

7. Nama :Bobby Hutapea Umur :37 tahun Agama : kristen

Pekerjaan : wiraswasta / pedagang

Pak bobby merupakan masyarakat yang tinggal dilingkungan tersebut tempat tinggal beliau berada di seberang jalan kompleks MMTC, beliau pengelolah usaha kedai sampah, beliau mengatakan bahwa ia sudah tinggal didaerah tersebut beliau lahir.Menurutnya, bahwa masyarakat yang tinggal dilingkungan tersebut tidak terlalu mempermasalahkan adanya komplek MMTC, maupun tempat hiburan karena merupakan bukan dari wilayah Medan itu sendiri, melainkan sudah masuk kepada Kabupaten Deli Serdang.

8. Nama : Halimah, S.ag Umur : 43

Agama : Islam

Pekerjaan : Pengawai Negeri Sipil

Ibu halimah beliau merupakan staff atau pegawai yang bekerja dikecamatan medan tembung, beliau tinggal dijalan bhanyang kara, beliau bekerja masih cukup baru dikecamatan sekitar 2 tahun, dahulunya beliau merupakan kepala lingkungan di kelurahan indera kasih medan, beliau berperan sebagai

sekertarisnya kepala camat, menurut beliau bahwa benar adanya aduan tentang permasalahan tempat hiburan dan sekolah yang berada dijalan williem iskandar, dan pihak sekolah dan juga organisasi masyarakat atau ormas telah menyurati bapak kepala camat untuk menindak lanjuti sampai ke kabupaten deli, karena daerah tersebut sudah masuk kab. Deli serdang yang berbatasan langsung dengan kota medan.

9. Nama : Sulasmi Umur : 51 tahun Agama : Islam Pekerjaan : Pedagang

Pak sulasmi merupakan pedagang kaki lima yang sudah 10 tahun terakhir berdagang di sekitar sekolah yang menetap berjualan tepat diseberang jalan sekolah MAN 2 Medan dengan tempat hiburan tersebut. beliau tinggal tidak jauh dari lokasi ia berdagang dan masih merupakan masyarakat yang tinggal didaerah tersebut. beliau merupakan perwakilan dari masyarakat sekitar yang menurut beliau bahwa masyarakat maupun pihak sekolah tidak memiliki satu suara, menurutnya meskipun masyarakat awam yang tinggal dilingkungan khawatir lingkungan mereka tercemar karena adanya tempat hiburan yang jelas masyarakat ketahui adanya kegiatan terlarang didalam tempat hiburan tersebut, masyarakat hanya dapat menyerahkan hal ini pada ormas – ormas sebagai perwakilan.Karena menurutnya masyarakat masih tidak terlalu berani dan kurang peduli terhadap hal-hal seperti itu.

10. Nama : Rendi Umur : 20 tahun

Agama : Kristen Protestan Pekerjaan : mahasiswa

Rendi merupakan pengunjung tempat hiburan tersebut, beliau merupakan mahasiswa disalah satu universitas ternama yang ada di Kota Medan.Beliau tinggal masih di kawasan Kota Medan.Menurut beliau, ia hanya mengunjungi tempat tersebut hanya beberapa kali, misalnya seperti diakhir pekan, hanya untuk tempat ia dan teman – temannya berkumpul sekedar untuk minum dan menikmati musik Disc Jockey (DJ) yang setiap pekannya selalu berganti – ganti, menurutnya bahwa tempat tersebut memang bukan satu – satunya yang ada dikota medan, dan juga bukan yang terbaik, namun menurutnya bahwa tempat tersebut hanya untuk sekedar ingin tahu dan penasaran untuk mengunjunginya.

11. Nama : Herman Umur : 38 Tahun Agama : Kristen Pekerjaan : wiraswasta

Pak Herman merupakan pengunjung bar dan diskotik Barcelona tersebut, beliau merupakan pemilik games online dan Kos-kosan yang berada dijalan pancing dekat dengan sekolah maupun bar dan diskotik Barcelona tersebut.Menurut beliau, ia merupakan pengujung tetap dibarcelona tersebut, biasanya ia mampir jika sekedar ingin nongkrong dengan temannya, dan minum –

minum, ia juga mengaku suka ketempat tersebut karena pelayanannya dan hal-hal yang ditawarkan didalamnya, menurut beliau ia hanya dating sekali dalam sepekan.

12. Nama : Sana Umur : 21 Tahun Agama : Islam

Pekerjaan : Mahasiswa / pegawai

Sana beliau merupakan mahasiswi disalah satu universitas swasta ternama Di Kota Medan, selain menjadi mahasiswi ia juga bekerja sebagai pelayan yang berada dibarcelona tersebut. menurut beliau bahwa bar dan diskotik Barcelona diskotik dan bar yang sama saja dengan tempat hiburan yang lain seperti club dan bar yang berada di kota medan ini, menurutnya karena gaji yang cukup lumayan membuatnya betah bekerja di tempat hiburan tersebut.