BAB III RANCANGAN AKTUALISASI
3.6. Gagasan Pemecahan Isu
Gagasan pemecahan isu dilakukan bersumber dari SKP (sasaran kineja pegawai), perintah atasan, dan inovasi dengan mengaplikasikan nilai-nilai dasar aparatur sipil negara (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi), prinsip manajemen ASN, pelayanan publik, dan whole of goverment serta diintegrasikan dengan nilai-nilai dan visi misi RSUP dr Hasan Sadikin Bandung.
Keterkaitan dengan prinsip manajemen ASN, Pelayanan publik, dan WoG antara lain :
Tabel 5. Penerapan Peran dan Kedudukan ASN
Manajemen ASN
- Melaksanakan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional sesuai kode etik.
- Pelaksanaan pelayanan keperawatan yang diberikan kepada pasien dilaksanakan dengan jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi.
Pelayanan publik
- Tanggung jawab petugas terhadap kondisi kesehatan dan tindakan yang diberikan ke pasien
- Melakukan tindakan pelayanan sesuai dengan standar operasional prosedur
- Memberikan informasi kesehatan sesuai dengan kebutuhan pasien dan keluarga, efektif, dan mudah diterapkan oleh pasien dan keluarga.
- Memberikan informasi secara benar, teruji, jelas, dan tidak menyesatkan kepada pasien dan keluarga
25
mengenai babyblues dan cara penanganan gejala babyblues dengan teknik effleurage massage.
- Memberikan keadilan dalam mendapatkan informasi dan layanan
Whole of goverment
- Kerjasama antar tenaga kesehatan khususnya bidan dan perawat dalam memberikan edukasi yang optimal untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai babyblues dan cara penanganan gejala babyblues dengan effleurage massage
- Kerjasama antar perawat pelaksana dan perawat pimpinan dalam penyusunan media edukasi dan SPO teknik effleurage massage sebagai bentuk upaya inovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan.
- Kerjasama dengan tim promosi kesehatan dalam mengupload video mengenai babyblues dan cara penanganan gejala babyblues dengan teknik effleurage massage di instagram promkes rshs atau kanal rshs sehingga memudahkan pasien dalam mendapatkan informasi.
Unit Kerja : Ruang Alamanda Obstetri RSUP Dr Hasan Sadikin Identifikasi Isu :
- Belum optimalnya edukasi tentang babyblues dan cara penanganan gejala babyblues dengan teknik effleurage massage di Ruang Alamanda RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung
- Belum optimalnya penatalaksanaan ekstravasasi di Ruang Alamanda Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin Bandung
- Belum optimalnya case finding/deteksi dini terkait adanya gejala babyblues di Ruang Alamanda Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin Bandung
26 Isu yang Diangkat :
“Belum optimalnya edukasi tentang babyblues dan cara penanganan gejala babyblues dengan teknik effleurage massage di Ruang Alamanda RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung”
Gagasan Pemecahan Isu :
Optimalisasi edukasi tentang babyblues dan penanganan gejala dengan teknik effleurage massage di Ruang Alamanda RSUP dr Hasan Sadikin Bandung Langkah-langkah :
Tabel 6. Langkah-langkah Gagasan Isu
No. Kegiatan Gagasan Pemecahan Isu Sumber
1 Menyampaikan isu dan ide gagasan ke Kepala Ruangan dan
Mentor SKP
2 Membuat draft SPO teknik effleurage massage Inovasi 3 Membuat materi mengenai babyblues dan media edukasi
leaflet+video Inovasi
4
Melakukan sosialisasi kepada perawat/bidan tentang SPO teknik effleurage massage dan media edukasi leaflet serta video
SKP
5
Melakukan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang babyblues dan teknik effleurage massage sebagai penanganan gejala babyblues dengan media leaflet dan video
SKP
6 Membuat laporan evaluasi hasil kegiatan SKP
27 3.7. Matriks Internalisasi Rancangan Aktualisasi
Tabel 7. Matrik Rancangan Aktualisasi
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi 1 Menyampaikan
isu dan ide waktu dan tempat untuk bertemu di ruangan masing-masing
stakeholder
Etika Publik : Saya mengawali kegiatan ini dengan membuat janji terlebih dahulu dengan kepala ruangan dan mentor melalui chat whatsapp dengan bahasa yang sopan dan santun serta
menunjukkan rasa hormat sebagai wujud aktualisasi Anti Korupsi :
Pada saat melakukan pertemuan saya datang tepat waktu sesuai dengan kesepakatan kontrak waktu yang sudah dijanjikan.
Kosultasi yang terjalin antara stakeholder terkait adalah bentuk aksi gotong royong yang merupakan landasan terwujudnya visi misi rumah sakit yaitu terwujudnya indonesia maju
Nilai Pamingpin Pituin :
Profesional : Nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan.
Inovatif : Nilai yang menggambarkan Integritas : Nilai yang menggambarkan kejujuran, amanah, dan menjungjung tinggi dalam menjalankan tugas
28
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi 2. Menyampaikan isu
yang akan diangkat dalam rancangan aktualisasi
Mendapatkan persetujuan dan dukungan dari kepala ruangan dan mentor
Akuntabilitas :
menyampaikan isu secara terbuka dengan
memperhatikan kejelasan data yang diperoleh mengenai kondisi yang dialami di unit kerja.
Komitmen mutu : saya mengidentifikasi isu dengan proses tahapan yang jelas dan terukur sebagai upaya dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan
Etika publik :
menyampaikan isu yang diperoleh dengan santun dan sopan tanpa adanya maksud menggurui.
29
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi 3. Menyampaikan
rencana gagasan pemecahan isu terkait optimalisasi pemberian media leaflet dan video ke kepala
menyampaikan ide gagasan dengan jelas sesuai dengan target pencapaian dan menyampaikan masalah secara terbuka.
Komitmen mutu : dalam penyampaian rencana gagasan saya menerima masukan dan mencatat hal-hal yang penting.
Etika publik :
menyampaikan ide gagasan dengan santun dan sopan tanpa ada maksud menggurui.
30
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi 4. Menyampaikan
usulan pembuatan draft SPO teknik effleurage massage.
menyampaikan ide gagasan dengan jelas sesuai dengan penyebab yang diperoleh Komitmen mutu : saya menyampaikan rencana pembuatan SPO yang belum tersedia dalam rangka inovasi meningkatkan mutu pelayanan
Etika publik :
menyampaikan ide gagasan dengan santun dan sopan tanpa ada maksud menggurui.
5. Koordinasi dengan unit promkes terkait kegiatan sosialisasi melalui media video
Mendapat
dukungan dari tim promkes
Akuntabilitas & Etika Publik: menyampaikan rencana sosialisasi melalui media video secara jelas, kesesuaian target, dan sopan terhadap tim unit promkes layak, jelas dan teruji sehingga dapat di
Etika publik : saya menyusun draft SPO sesuai dengan disiplin ilmu serta tetap berada pada koridor kode etik profesi
Dengan penyusunan draft SPO effleurage massage sebagai penanganan gejala babyblues dapat
Nilai Pamingpin Pituin :
Profesional : Nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja
31
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Komitmen mutu : mengambil sumber literature yang terkini, teruji dan berkualitas sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan di unit kerja.
dijadikan panduan dan landasan dalam tindakan penanganan.
Dalam pembuatan SPO dilakukan kerjasama antar unit terkait untuk
Inovatif : Nilai yang menggambarkan Integritas : Nilai yang menggambarkan
Komitmen mutu : saya berusaha menyusun SPO dengan detail, rapi dan bersumber dari literature yang terkini dan teruji Anti korupsi : saya merancang SPO sesuai kebutuhan pasien dan disusun dengan sederhana sehingga mudah diterapkan oleh pasien, keluarga, maupun rekan kerja 3. Pengajuan verbal
konsep ke unit-unit terkait
Formulir verbal konsep yang berisi masukan dari unit terkait
Akuntabilitas dan Komitmen Mutu : dalam pengajuan verbal konsep dilakukan dengan membangun kerjasama dengan kepala ruangan, pengawas ruangan, dan unit terkait yang dilandasi kepercayaan dan kejujuran
32
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi hal ini dilakukan agar
memiliki SPO yang berorientasi mutu yang inovatif.
Etika publik : dalam pengajuan konsep verbal saya menyampaikan nya menggunakan bahasa santun, sopan dan tidak tampak menggurui.
4. finalisasi draft SPO effleurage massage berdasarkan hasil masukan dari verbal konsep
Draft SPO effleurage massage
Akuntabilitas : finalisasi draft SPO dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan jelas.
Nasionalisme : SPO yang sudah direvisi ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
5. mengajukan draft SPO ke bidang keperawatan
Draft SPO yang sudah dberikan penomoran dan ditandatangan keperawatan
Etika Publik : setelah draft SPO tersusun dilanjutkan dengan pengajuan draft SPO ke keperawatan.
Pengajuan draft
disampaikan kepada bidang keperawatan dengan sikap yang sopan.
33
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit materi babyblues
Menemukan literature yang layak, jelas dan teruji sehingga layak di edukasikan ke pasien
Akuntabilitas : saya menggunakan literature dalam penyusunan materi bersumber dari penelitian yang jelas, layak dan teruji.
Etika publik : saya
menyusun materi babyblues dan media edukasi
leaflet+video sesuai dengan disiplin ilmu serta tetap berada pada koridor kode etik profesi
Komitmen mutu : mengambil sumber literature yang terkini, teruji dan berkualitas sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan di unit kerja
Dengan tersedianya materi babyblues dan media edukasi berupa leaflet+video
merupakan bentuk implementasi sejalan dengan visi untuk mewujudkan indonesia maju dan misi meningkatkan kualitas manusia indonesia.
Nilai Pamingpin Pituin :
Profesional : Nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan.
Inovatif : Nilai yang menggambarkan Integritas : Nilai yang menggambarkan dengan hasil kajian literature dan SPO yang sudah dibuat
Konsep materi
Komitmen mutu : saya berusaha menyusun dengan detail, rapi dan semenarik mungkin serta bersumber dari literature yang terkini dan teruji
Anti korupsi : saya merancang materi edukasi
34
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi sesuai kebutuhan pasien
dan disusun dengan sederhana sehingga mudah dipahami dan diterapkan oleh pasien, keluarga, maupun rekan kerja.
3. Mengkonsultasikan konsep materi
Akuntabilitas : setiap selesai berkonsultasi saya mengisi lembar konsultasi yang diisi tanggal,
masukan, dan paraf pembimbing
Nasionalisme : melakukan kerjasama yang baik dengan stakeholder dalam penyusunan materi dan media edukasi video dan leaflet
Etika publik : saya menyampaikan konsep rancangan dengan menggunakan bahasa santun, sopan dan tidak tampak menggurui.
35
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi 4. Penyempurnaan
konsep materi
Komitmen mutu : saya berusaha menyusunnya dengan detail, rapi dan semenarik mungkin serta bersumber dari literature yang terkini dan teruji Anti korupsi : saya membuat materi dan media edukasi memperhatikan aspek nonplagiarism, sesuai kebutuhan pasien dan disusun dengan sederhana sehingga mudah dipahami dan diterapkan oleh pasien, keluarga, maupun rekan kerja.
5. Pengajuan video ke bagian promkes rshs
Video di unggah di Instagram promkes RSHS atau di kanal RSHS
Nasionalisme & Anti korupsi : melakukan kerjasama dengan promkes dalam pengajuan upload video sebagai bentuk upaya meningkatkan kualitas pelayanan dengan
memudahkan pasien dalam mendapatkan informasi.
36
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
1. Membuat kontrak waktu dan kontrak kegiatan dengan
Etika Publik : Saya mengawali kegiatan ini dengan membuat janji terlebih dahulu melalui chat whatsapp grup dengan bahasa yang sopan dan santun serta menunjukkan rasa hormat sebagai wujud aktualisasi
Anti Korupsi : Pada saat melakukan sosialisasi dilakukan tepat waktu sesuai dengan kesepakatan kontrak waktu yang sudah dijanjikan.
Sosialisasi kepada perawat ini menjadi wadah untuk meningkatkan SDM dan pelayanan terhadap pasien sesuai dengan visi dan misi rumah sakit yaitu terwujudnya indonesia maju dan peningkatan kualitas manusia.
Nilai Pamingpin Pituin :
Profesional : Nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan.
Inovatif : Nilai yang menggambarkan Tulus : keinginan untuk memberi tanpa pamrih, proaktif,dan responsif
2. Mensosialisasikan tentang SPO leaflet serta video
Anti korupsi & komitmen mutu : saya
mensosialisasikan SPO teknik effleurage massage dan media edukasi
merupakan bentuk inovasi dan dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Tersosialisasikannya semua ini berguna untuk
meningkatkan kualitas pelayanan di ruangan unit kerja
37
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi Etika publik : dalam
proses melakukan sosialisas saya menyampaikannya dengan jelas, santun, dan tidak tampak menggurui.
3. Menentukan kontrak waktu implementasi edukasi ke pasien dan keluarga
Mendapatkan waktu yang tepat untuk melakukan implementasi dengan persetujuan bersama
Etika Publik &
Nasionalisme : bermusyawarah dalam menentukan kontrak waktu implementasi yang tepat sehingga dapat
menyesuaikan dengan waktu kegiatan masing-masing perawat.
4. Melakukan sharing dan tanya jawab dengan rekan kerja
Mendapatkan masukan dan persamaan persepsi ataupun pemahaman.
Nasionalisme : saling bertukar pikiran dan tetap menjaga kehangatan dan kebersamaan saat
menyampaikan rancangan edukasi
Anti korupsi : memberikan hak kepada siapa saja dalam memberikan masukan yang membangun.
38
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi 5 Melakukan
edukasi kepada pasien dan keluarga tentang babyblues dan teknik effleurage massage sebagai penanganan gejala babyblues dengan media leaflet dan video
1. Membuat kontrak waktu dan kontrak kegiatan dengan pasien dan keluarga
Mendapatkan izin waktu untuk dilakukannya edukasi
Etika Publik : Saya mengawali kegiatan ini dengan membuat janji terlebih dahulu kepada pasien dan keluarga dengan sopan dan santun serta menunjukkan rasa hormat Anti Korupsi :
Pada saat melakukan sosialisasi dilakukan tepat waktu sesuai dengan kesepakatan kontrak waktu yang sudah dijanjikan.
Edukasi dalam
Profesional : Nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan.
Inovatif : Nilai yang menggambarkan Tulus : keinginan untuk memberi tanpa pamrih, proaktif,dan responsif
2. Kaji tingkat
pengetahuan pasien mengenai materi yang akan diberikan sebelum
Akuntabilitas : dengan dilakukannya pengisian kuesioner saya
mendapatkan data yang jelas dan objektif dalam mengkaji tingkat pengetahuan pasien sebelum dilakukannya edukasi
Etika publik : dalam pengumpulan data
kuesioner ini saya menjaga kerahasiaan data yang diberikan oleh pasien
39
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi 3. Melakukan edukasi
kepada pasien dan keluarga mengenai babyblues dan cara penanganan gejala babyblues dengan teknik effleurage massage. Edukasi dilakukan dengan media leaflet dan video. dengan jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman dan menjaga harmonisasi serta peka terhadap respon pasien selama proses edukasi Nasionalisme : saya menjalankan ajaran agama yaitu harus menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama dan bersedia mencurahkan kemampuan dan kompetensi saya untuk peningkatan derajat kesehatan pasien saya.
Etika publik : saya tidak membeda-bedakan pasien dalam memberikan edukasi dan menyampaikan materi eduksi dengan bahasa yang santun dan sikap yang sopan
Komitmen mutu : memberikan edukasi yang tepat sasaran sesuai kebutuhan pasien dengan media yang menarik,
40
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi simpel, dan sederhana
sehingga pasien dan
keluarga tidak mudah bosan dan mudah dalam
pengaplikasiannya.
Anti korupsi : saya berani untuk mengubah dan meningkatkan kemampuan pasien, jujur dalam
penyampaian informasi, dan memahami kondisi pasien
4. Melakukan tanya jawab dan evaluasi terhadap materi materi yang sudah disampaikan kepada pasien dan keluarga serta
Akuntabilitas : dengan dilakukannya pengisian kuesioner saya
mendapatkan data yang jelas dan objektif dalam mengkaji tingkat
pengetahuan pasien setelah dilakukannya edukasi Etika publik : dalam pengumpulan data
kuesioner ini saya menjaga kerahasiaan data yang diberikan oleh pasien Anti korupsi : memberikan hak kepada siapa saja dalam proses tanya jawab
41
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi penananganan
gejala babyblues.
mengenai materi yang sudah disampaikan.
implementasi SPO dan penggunaan media edukasi
Konsep laporan evaluasi kegiatan selesai dibuat dan siap untuk dikonsultasikan dengan kepala ruangan dan mentor
Akuntabilitas : saya menyusun laporan evaluasi kegiatan sesuai dengan hasil yang didapatkan Komitmen mutu : sebagai bentuk inovasi dalam menentukan tindak lanjut agar terciptanya mutu pelayanan yang lebih optimal efektif bagi pasien.
Hal ini sejalan dengan visii rumah sakit yaitu
terwujudnya indonesia maju dan peningkatan kualitas manusia Indonesia.
Nilai Pamingpin Pituin :
Profesional : Nilai yang berorientasi pada pencapaian kinerja melalui perjalanan kemitraan.
Inovatif : Nilai yang menggambarkan Integritas : Nilai yang menggambarkan kejujuran, amanah, dan menjungjung tinggi dalam menjalankan tugas 2. Mengkonsultasikan
konsep laporan evaluasi kegiatan kepada kepala ruangan dan mentor
Mendapatkan saran dan masukan terkait konsep laporan evaluasi kegiatan.
Akuntabilitas : setiap selesai berkonsultasi saya mengisi lembar konsultasi yang diisi tanggal,
masukan, dan paraf pembimbing Nasionalisme :
mengkonsultasikan laporan evaluasi kegiatan kepada kepala ruangan dan mentor dengan saling bertukar pikiran
Etika publik : mengedepankan sikap santun, sopan, terbuka dalam menerima masukan
42
No Kegiatan Tahapan Output Keterkaitan Substansi
Mata Pelajaran
Kontribusi terhadap Visi Misi
Rumah Sakit
Penguatan Nilai Organisasi serta menyampaikan
gagasan tanpa ada maksud menggurui
3. Menyempurnakan laporan evaluasi sesuai saran dari kepala ruangan dan mentor
Laporan evaluasi kegiatan selesai dibuat
Akuntabilitas : dalam pembuatan laporan evaluasi kegiatan saya
memerhatikan kejelasan, kejujuran dan transparansi sesuai dengan target hasil pencapaian
Komitmen mutu : sebagai bentuk inovasi dalam menentukan tindak lanjut agar terciptanya mutu pelayanan yang lebih optimal
43 3.8. Jadwal Kegiatan
- Judul Aktualisasi : Optimalisasi Edukasi Tentang Babyblues dan Penanganan Gejala dengan Teknik Effleurage Massage di Ruang Alamanda RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung
- Waktu Pelaksanaan : 9 September 2021 - 16 Oktober 2021 - Tempat pelaksanaan : Ruang Alamanda RSUP Dr Hasan Sadikin
Bandung
Tabel 8. Timeline Kegiatan Aktualisasi No
. Kegiatan September Oktober
Ket.
II III IV I II III
1
Menyampaikan isu dan ide gagasan ke Kepala Ruangan dan Mentor
2 Membuat draft SPO teknik effleurage massage
3
Membuat materi mengenai babyblues dan media
edukasi leaflet+video tentang SPO teknik effleurage massage dan media edukasi leaflet serta
video
5
Melakukan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang babyblues dan teknik effleurage massage sebagai penanganan gejala babyblues dengan media leaflet dan video
6 Membuat laporan evaluasi
hasil kegiatan
44
DAFTAR PUSTAKA
Desi Sarli, F. N. Sari. 2018. The Effect of Massage Therapy with Effleurage Technique as A Prevention of Babyblues Prevention on Mother Postpartum.
International Journal of Advancement in Life Sciences Research Vol 1 (3) 15-21. Diakses pada July 2018
Grande Preire Physiotheray and Massage. 2017. Banish the Babyblues : 6 Benefits of Post Natal Massage. Canada. Grande Preire Physiotheray and Massage.
Hapsari, Erlyn., Rumiyati, Eni., & Astuti, Hutari Puji. 2020. Efektifitas Effleurage Massage terhadap Pencegahan Postpartum Depression pada Ibu Nifas di PMB Elizabeth Banyuanyar Surakarta. Jurnal Riset Kebidanan Indonesia.
Vol 4 No 2 diakses Desember 2020. Surakarta
LAN. (2021). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Akuntabilitas. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.
LAN. (2021). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Anti Korupsi. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.
LAN. (2021). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Etika Publik. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.
LAN. (2021). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Komitmen Mutu. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.
LAN. (2021). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Manajemen ASN. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.
LAN. (2021). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Nasionalisme. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.
LAN. (2021). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Pelayanan Publik. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara.
LAN. (2021). Modul Pelatihan Dasar Calon PNS: Whole of Government. Jakarta:
Lembaga Administrasi Negara
Munawaroh. 2018. Hubungan antara paritas dengan kejadian mekanisme koping menghadapi postpartum blues pada ibu sectio caesaria di bangsal mawar 1 RSUD Dr Moewardi.. Simtakp.uui.ac.id
Rizkita, Putri Habsari. 2020. Efektifitas Teknik Effleurage Massage terhadap Kejadian Postpartum Blues pada primipara di PMB Sutari, S. Tr. Keb Kecamatan Wajak Kabupaten Malang. Repositori ITSK RS dr. Soepraoen Malang.
Roswiyani. 2015. Postpartum Depression. Jakarta. Temu Ilmiah Nasional II Susanti, Lina Wahyu & Sulistiyanti, Anik. 2017. Analisis Faktor-Faktor
Penyebab Terjadinya Babyblues Syndrom pada Ibu Nifas. Infokes, vol 7 No 2. Surakarta
United Stase Agency for International Development. 2016. Fact for family planning. Washington, DC:USAID
WHO. 2018. Panduan Kesehatan Dalam Kebidanan. Amerika. WHO:2018.