• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

1. Gambaran Umum

a. Sejarah singkat Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP.PBB) Pratama Medan Belawan

Pada awalnya Kantor KP. PBB Medan yang terletak di gedung Kantor Keuangan Negara beralamatkan Jalan dipenogoro No. 30 A Medan Lantai II didirikan pada tahun 1989. Kantor ini didirikan dengan maksud untuk melayani semua kepentingan masyarakat mengenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang berdomisili di wilayah kota Medan dan sekitarnya.

Dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 1959, maka sebagai tindak lanjutnya dibentuklah kantor Perwakilan Pajak Hasil Bumi dan Bangunan di Sumatera Utara pada tahun 1965. Kantor perwakilan ini mengendalikan pengolahan pajak hasil bumi untuk semua daerah tingkat II se- Sumatera Utara, termasuk Kotamdya Medan.

Pada tahun 1965, Kantor Perwakilan Pajak Hasil Bumi dan Bangunan dirubah menjadi Kantor Perwakilan Direktorat Iuran Pendapatan Daerah (IPEDA) Sumatera Utara. Pada tahun 1971, Kantor Perwakilan Direktorat Iuran Pendapatan Daerah(IPEDA) sumatera Utara diganti namanya menjadi Kantor Inspeksi Iuran Pendapatan Daerah (IPEDA) Sumatera Utara.

Pada tahun 1977, Direktorat Iuran Pendapatan Daerah (IPEDA) yang semula berada di bawah Direktorat Jendral moneter dialihkan kepada Direktorat

Indonesia. Dan pada tahun 1979, Kantor Inspeksi Iuran Pandapatan Daerah (IPEDA) Medan dipecah menjadi dua kantor, yaitu:

1. Kantor Inspeksi Iuran Pendapatan Daerah (IPEDA) Medan, dan 2. Kantor Inspeksi Iuran Pendapatan Daerah (IPEDA) Pematang Siantar. Wilayah kerja Kantor Inspeksi Iuran Pendapatan Daerah Medan meliputi beberapa daerah sebagai berikut:

1. Kota Medan 2. Kota Tebing Tnggi 3. Kota Langkat 4. Kota Sibolga 5. Kota Tapanuli utara 6. Kota Tapanuli Selatan 7. Kota Tapanuli Tengah 8. Kabupaten Nias

Adapun yang menjadi wilayah kerja Kantor Inspeksi IPEDA Pematang Siantar meliputi :

1. Kota Pematang Siantar 2. Kota Tanjung Balai 3. Kabupaten Simalungun 4. Kabupaten Asahan 5. Kabupaten Karo 6. Kabupaten Dairi

Dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 12 Tahun 1985 tentang PBB pada tahun 1987 Kantor Inspeksi Pajak Bumi dan Bangunan dirubah namanya menjadi Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan. Bersamaan dengan perubahan nama tersebut, maka berubah pula ruang lingkup dari Kantor Inspeksi Pajak Bumi dan bangunan Medan yang terpecah lagi menjadi:

1. Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Medan

2. Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Tebing Tinggi 3. Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Padang Sidempuan 4. Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Gunung Sitoli

Kedudukan Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan tersebut berlaku sampai dengan tahun 2001. Hal ini dikarenakan dimulainya pada tahun 2001 Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Medan dimekarkan menjadi dua wilayah kerja dan setelah keluarnya keputusan Menteri Keuangan No. 443/KMK. 01/2001 tertanggal 23 Juli 2001 Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan, yaitu:

1. Kantor Pelayanan PBB Medan Satu yang beralamatkan di jalan Yos sudarso KM 8,2 Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

2. Kantor Pelayanan PBB Medan Dua yang beralamatkan di jalan Diponegoro No. 30 Medan, Lantai dua.

Adapun yang menjadi wilayah kerja Kantor pelayanan PBB Medan Belawan adalah sebagai berikut:

Tabel 4.1

Wilayah Kerja KP. PBB Medan Satu No Kecamatan Kode Wilayah

Kelurahan

I Medan Denai

Medan Tenggara 12.75.030.003

Denai 12.75.030.004

Tegal Sari Mandala III 12.75.030.005 Tegal Sari Mandala II 12.75.030.006 Tegal Sari Mandala I 12.75.030.007

Binjai 12.75.030.008 II Medan Tembung Tembung 12.75.031.001 Bantan 12.75.031.002 Bandar Selamat 12.75.031.003 Indar Kasih 12.75.031.004 Siderejo 12.75.031.005 Siderejo Hilir 12.75.031.006 Bantan Timur 12.75.031.007

III Medan Timur

Gang Buntu 12.75.080.001 Gaharu 12.75.080.008 Durian 12.75.080.009 Glugur Darat II 12.75.080.014 Glugur Darat I 12.75.080.015 Pulo Brayan I 12.75.080.016 Pulo Brayan II 12.75.080.017 Pulo Brayan bengkel 12.75.080.018

Sidodadi 12.75.080.019

Pulo Brayan bengkel Baru 12.75.080.020

Perintis 12.75.080.021

IV Medan Perjuangan

Pahlawan 12.75.081.001

Sei Kera Hilir I 12.75.081.002 sei Kera Hilir II 12.75.081.003 Sei Kera Hulu 12.75.081.004

Pandau Hilir 12.75.081.005 Sidorame Timur 12.75.081.006 Sidorame Barat I 12.75.081.007 Sidorame Barat II 12.75.081.008 Tegal rejo 12.75.081.009 V Medan Deli Tanjung Mulia 12.75.090.001 Tanjung Mulia Hilir 12.75.090.002

Mabar 12.75.090.003

Titi Papan 12.75.090.005 Mabar Hilir 12.75.090.006 VI Medan Labuhan Kampung Besar 12.75.100.003 Martubung 12.75.100.004 Sei mati 12.75.100.005 Pekan Labuhan 12.75.100.006 Tangkahan 12.75.100.007 Nelayan indah 12.75.100.008 VII Medan marelan

Labuhan Deli 12.75.101.001

Rengas Pulau 12.75.101.002

Terjun 12.75.101.003

Tanah Enam Ratus 12.75.101.004

Paya Pasir 12.75.101.005

VIII Medan belawan Belawan Sicanang 12.75.110.001 Belawan Bahari 12.75.110.002 Belawan Bahagia 12.75.110.003 Belawan I 12.75.110.004 Belawan II 12.75.101.005 Bagan deli 12.75.101.006 IX Medan Barat X Medan Helvetia

Sumber : Sub Bagian Umum KP. PBB Pratama Medan Belawan

Selanjutnya dengan Keputusan Menteri keuangan Nomor: 67?PMK.01/2008 ditetapkan ebagai Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Pratama Medan Belawan dengan saat mulai operasi tanggal 27 Mei 2008, dimana wilayah kerja Kantor Pelayanan PBB Pratama Medan Belawan yang sebelumnya mencakup sepuluh (10) Kecamatan kini hanya mencakup Empat (4) Kecamatan saja yang berada di bagian utara Kota Medan, yaitu Kecamatan Medan Deli, Kecamatan Medan Labuhan, Kecamatan Medan Marelan, Kecamatan Medan Belawan.

Tabel 4.2

Wilayah Kerja KP. PBB Pratama Medan Belawan

No Kecamatan Kode Wilayah Kelurahan

I Medan Deli

Tanjung Mulia 12.75.090.001

Tanjung Mulia Hilir 12.75.090.002

Mabar 12.75.090.003 Kota Bangun 12.75.090.004 Titi Papan 12.75.090.005 Mabar Hilir 12.75.090.006 II Medan Labuhan Kampung Besar 12.75.100.003 Martubung 12.75.100.004 Sei mati 12.75.100.005 Pekan Labuhan 12.75.100.006 Tangkahan 12.75.100.007 Nelayan indah 12.75.100.008

III Medan marelan

Labuhan Deli 12.75.101.001

Rengas Pulau 12.75.101.002

Terjun 12.75.101.003

Tanah Enam Ratus 12.75.101.004

Paya Pasir 12.75.101.005 IV Medan belawan Belawan Sicanang 12.75.110.001 Belawan Bahari 12.75.110.002 Belawan Bahagia 12.75.110.003 Belawan I 12.75.110.004 Belawan II 12.75.101.005 Bagan deli 12.75.101.006

Sumber : Sub Bagian Umum KP. PBB Pratama Medan Belawan

Batas-batas wilayah kerja KP PBB Pratama Medan Belawan adalah: Sebelah Utara berbatasan dengan Laut (Selat Malaka), Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Medan Tembung (wilayah KPP Pratama Medan Timur), Sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Medan Timur (Wilayah KPP Pratama Medan Timur) dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Deli

Serdang (Wilayah KPP Pratama Deli Serdang). Kondisi ekonomi dan sosial wilayah kerja KP PBB Pratama Medan Belawan tercermin pada keadaan masing-masing kecamatan yang satu sama yang lain memiliki karakteristik tersendiri.

Kecamatan Medan Belawan adalah daerah pesisir utara Kota Medan

yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Penduduknya pada tahun 2007 berjumlah ± 94.735 jiwa. Di Kecamatan Medan Belawan ini terdapat Pelabuhan Belawan yang merupakan pelabuhan terbuka untuk perdagangan internasional, regional dan nasional. Pelabuhan Belawan ini merupakan urat nadi perekonomian sumatera Utara khususnya untuk arus keluar masuk barang dan penumpang melalui angkutan laut sehingga Kota Medan dikenal sebagai pintu gerbang Indonesia Bagian Barat. Selain itu terdapat fasilitas umum dan fasilitas soial yang meliputi: Pasar Tradisional sebanyak 4 unit dengan luas pasar ± 8.923,85 m2 (jumlah 1.480 pedagang), Taman Hiburan sebanyak 15 unit dan Tempat Rekreasi 15 unit, Puskesmas sebanyak 6 unit (termauk puskesmas pembantu), Klinik 20 unit, Rumah Sakit 10 unit (termasuk RS Bersalin) dan Pendidikan (SD) 44 unit.

Kecamatan Medan Labuhan adalah daerah yang berbatasan dengan

daerah pesisir medan Belawan dan Deli Serdang. Penduduknya pada tahun 2007 berjumlah 104.829 jiwa. Di Kecamatan Medan Labuhan ini banyak terdapat industri kecil seperti produksi perabot rumah tangga dari kayu. Di samping itu juga ada kegiatan pertanian berupa tanaman kelapa genjah di Kelurahan Nelayan Indah. Terdapat pula industri menengah dan industri besar seperti Produk inti Sawit dan Makanan Ternak. Di Wilayah Kecamatan medan Labuhan juga terdapat Perumnas Griya Martubung, 5 unit Pasar Tradisional dengan luas pasar 15.666 m2 (jumlah 1.641 pedagang), 4 lokasi Tempat Rekreasi, 2 unit Rumah Sakit Swasta, 6

unit Puskesmas (termasuk puskesmas pembantu), 8 unit Klinik Medikal, 4 unit rumah Sakit Umum dan Bersalin, 41 unit SD, 4 unit SLTP Negeri dan 7 unit SLTA Swasta.

Kecamatan Medan Marelan penduduknya pada tahun 2007 berjumlah ±

121.716 jiwa. Di Kecamatan ini terdapat sebuah tempat rekreasi yang sedang dikembangkan yaitu Danau Siombak, yang merupakan danau buatan dengan luas area ± 40 ha dan berjarak sekitar 15 km dari pusat Kota Medan. Walupun bukan sebagai daerah pusat industri, di Kecamatan Medan Marelan ini terdapat beberapa gudang besar seperti Banda Graha Reksa dan juga terdapat perternakan ayam sebagi sumber pasokan telur ayam untuk Kota Medan. Dikecamatan Medan Marelan terdapat 1 unit Pasar Tradisional dengan 215 pedagang, 2 unit Rumah Sakit Swasta, 4 unit Puskesmas, 6 unit Klinik Medikal, 2 unit rumah sakit, 39 unit SD, 4 unit SLTP Negeri dan 4 Unit SLTP Swasta.

Kecamatan Medan Deli merupakan kawasan industri dan pergudangan di

Kota Medan dengan penduduknya dalam tahun 2007 berjumlah ± 145.714 jiwa. Di Kecamatan Medan Deli terdapat potensi ekonomi yang cukup strategis berupa Kawasan Industri Medan I (KIM I) yang terletak di Kelurahan Mabar dengan luas 514 ha. KIM I adalah salah satu kawasan insdustri tahap pertama di Kota Medan yang menyediakan fasilitas investasi yang sangat lengkap. Keberadaan KIM I dapat mendukung Kota Medan sebagai Kota Industri dan Jasa. Di samping sebagai daerah pusat industri, di Kecamatan Medan Deli ini juga terdapat beberapa industri kecil/rumah tangga yang menjadi unggulan seperti produksi perabot rumah tangga dari kayu. Di samping itu daerah ini juga terdapat pertanian agrobisnis seluas ± 949 ha. Sebagai tambahan informasi di Kecamatan Medan

Deli ini terdapat 6 unit Puskesmas (termasuk puskesmas pembantu), 10 unit Klinik Medikal, 7 unit Rumah Sakit (termasuk RS Bersalin), 47 Unit SD dan Pergudangan milik Pemko Medan.

Tugas pokok dari Kantor Pelayanan PBB Pratama Medan Belawan adalah Melaksanakan Pelayanan dalam bidang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dalam wilayah wewenangnya berdasarkan peraturan Undang-Undang yang berlaku KEP. MEN. No. 443/KMK.01/2001 pasal 35.

Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 35 tersebut diatas, Kantor Pelayanan PBB Pratama Medan Belawan

mempunyai tugasnya sebagai berikut:

1. Pendapatan objek dan subjek pajak dan penilaian objek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

2. Pengolahan dan penyajian data PBB dan BPHTB 3. Penempatan PBB dan BPHTB.

4. Penatausahaan piutang pajak, penerimaan tagian serta menyelesaikan retribusi PBB dan BPHTB.

5. Penyelesain keberatan dan banding. 6. Pembetulan surat penetapan pajak. 7. Pengurangan sanksi pajak.

8. Pemeriksaan sederhana dan penerapan sanksi PBB dan BPHTB. 9. Pelaksanaan administrasi Kantor Pelayanan PBB.

b. Struktur Organisasi dan Uaian Tugas Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP. PBB) Pratama Medan Belawan

Struktur organisasi Kantor Pelayanan PBB Pratama Medan Belawan menggambarkan kerangka atau susunan pola yang tepat diantara fungsi, bagian dan posisi maupun wewenang dan tanggung jawab yang berbeda dalam suatu organisasi.

Adapun bentuk struktur organisasi Kantor Pelayanan PBB Medan Satu adalah struktur organisasi garis dimana pimpinan tertinggi dipimpin oleh Kepala Kantor dan dibantu oleh Kepala Sub Bagian Umum Fungsional. Adapun uraian tugas pokok dan fungsi untuk beberapa jabatan atau kedudukan pada Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan Pratama Medan Belawan adalah sebagai berikut:

a. Kepala Kantor Pelayanan PBB

Tugasnya:

 Menetapkan rencana kerja Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan agar pelaksanaan tugas pelayanan perpajakan dapat berjalan lancar dan terpadu.

 Memberi Petunjuk penyusunan rencana kerja Kepada Sub Bagian Umum dan para Kepala Seksi.

 Menerima, mempelajari dan menganalisis rencana yang diajukan oleh Kepala Sub Bagian Umum dan para Kepala Seksi.

 Membahas Konsep rencana kerja dengan Kepala Sub Bagian Umum dan para Kepala Seksi.

 Menugaskan Kepala Sub Bagian Umum untuk menyelesaikan konsep rencana kerja Kantor Pelayanan Bumi dan Bagunan sesuai hasil pembahasan.

 Menerima, meneliti dan menandatangani rencana kerja Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan yang diajukan oleh Kepala Sub Bagian Umum.  Menugaskan Kepala Sub Bagian Umum untuk mengirimkan rencana kerja

tersebut kepada Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak dan Direktu Jenderal Pajak.

 Mengkoordinasi penyusunan rencana penerimaan PBB dan Bea perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) berdasarkan potensi pajak, perkembangan kegiatan ekonomi keuangan dan realisasi penerimaan tahun yang lalu.

b. Kepala Sub Bagian Umum

Tugasnya:

 Mengkordinisi penyusunan rencana kerja Sub Bagian Umum sebagai bahan penyusunan rencana kerja Kantor Pelayanan PBB.

 Menerima pengarahan dari kepala Kantor Pelayanan PBB untuk menyusun rencana kerja Sub Bagian Umum .

 Mempelajari dan menganalisa konsep rencana kerja yang diajukan oleh para koordinator pelaksana.

 Menugaskan Koordinator Pelaksana Tata Usaha dan Kepegawaian untuk membuat konsep rencana kerja Sub Bagian Umum hasil pembahasan  Mengoreksi dan menyampaikan rencana kerja Sub Bagian Umum kepada

 Mengkoordinasikan pengurusan surat masuk dilingkungan Kantor Pelayanan PBB sesuai dengan Ketentuan yang berlaku.

 Menugaskan Kordinator Pelaksana Tata Usaha dan Kepegawaian untuk menerima, mencatatat surat-surat dinas kedalam buku agenda surat masuk, dan memberi label disposisi serta surat-surat non dinas langsung diserahkan kealamat yang dituju.

 Menugaskan Koordinator Tata Usaha dan Kepegawaian untuk menyerahkan surat dinas tersebut kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak bumi dan Bangunan.

Pada sub Bagian Umum ini terdapat (3) tiga Sub Seksi yaitu:

1. Koordinator Pelaksana Tata Usaha dan Kepegawaian

Tugasnya:

 Menyelenggarakan tugas pelayanan di bidang Tata Usaha dan Kepegawaian dengan cara melakukan pengurusan surat, pengetikan dan penggandaan, penataan berkas, penyusunan arsip, tata usaha kepegawaian dan pengiriman laporan agar dapat menunjang kelancaran tugas Kantor Pelayanan PBB.

 Mempelajari hasil pekerjaan tahun yang lalu beserta rencana kerjanya dan rencana kerja tahun yang berjalan.

 Mempelajari laporan berkala tahun yang akan datang .

 Menyusun rencana kerja Koordinator Tata Usaha dan Kepegawaian dan menyampaikan kepada Kepala Sub Bagian Umum .

 Mengikuti pembahasan penyusunan rencana kerja Sub Bagian Umum bersama Kepala Sub Bagian Umum hasil pembahsan .

2. Koordinator Pelaksana Keuangan Tugasnya:

 Mempelajari hasil pekerjaan tahun yang lalu beserta rencana kerjanya dan rencana kerja tahun berjalan .

 Mempelajari laporan berkala tahun lalu untuk mengetahui skala prioritas pekerjaan tahun yang akan datang .

 Menyusun rencana kerja koordinator Pelaksana Keuangan dan menyampaikan kepada Kepala Sub Bagian Umum .

 Mengikuti pembahasan penyusunan rencana kerja Sub Bagian Umum bersama kepala Sub Bagian Umum dan para koordinator pelaksana

 Menyelenggarakan daftar usulan kegiatan/daftar usulan proyek dulingkungan Kantor Pelayanan PBB sebagai bahan penyediaan dana kegiatan rutin/pembangunan .

 Menerima, mempelajari usulan kegiatan rutin dari masing-masing Seksi dan Sub Bagian dilingkungan Kantor Pelayanan PBB setelah didisposisi kepala Sub Bagian Umum.

 Menerima tugas dari Kepala Sub Bagian Umum untuk menyusun konsep.

3. Koordinator Pelaksana Rumah Tangga

Tugasnya:

 Menyusun rencana kerja Koordinator Pelaksana Rumah Tangga sebagai bahan penyusunan rencana kerja Sub Bagian Umum .

 Mempelajari hasil pekerjaan tahun lalu beserta rencana kerjanya dan rencana kerja tahun berjalan .

 Menyusun rencana kerja koordinator pelaksana dan menyampaikan kepada Kepala Sub Bagian Umum .

 Mengikuti pembahasan penyusunan rencana kerja Sub Bagian Umum bersama Kepala Sub Bagian Umum.

 Menyelenggarakan penginventarisan alat perlengkapan kantor/ATK/formulir.

c. Kepala Seksi Pendataan Dana Penelitian Tugasnya:

 Mengkordinasikan pendapatan objek dan subjek pajak, penelitian objek pajak, dan pengumpulan data potensi pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pada Seksi Pendataan dan Penilaian ini terdapat (3) tiga Sub Seksi yang terdiri dari:

1. Koordinator Pelaksana Klasifikasi Tugasnya:

Melakukan pendataan, penilaian dan klasifikasi objek PBB.

2. Koordinator Pelaksana Pemutakhiran Data Tugasnya:

 Melakukan urusan pendaftaran, pemutakhiran data dan tata usaha pendataan objek dan subjek PBB.

3. Koodinator Pelaksana Monografi Tugasnya:

d. Kepala Pengolahan Data dan Informasi Tugasnya:

 Mengkoordinasikan urusan penatausahaan data masukan dan keluaran, pengolahan data masukan dan keluaran, pengolahan dan penyajian informasi dengan cara pembentukan dan pemeliharaan Master File, perekonomian, Up Dating, Transfer, Recovery dan Analisis serta Memproduksi data keluaran dalam rangka analisis dan penyajian informasi PBB dan BPHTB.

Seksi pengolahan Data dan Informasi dibagi lagi menjadi (3) tiga Sub Seksi yang terdiri dari :

1. Koordinator Pelaksana Pengolah Data Tugasnya:

 Melaksanakan pengolahan data PBB dan BPHTB dengan cara pembentukan dan pemeliharaan Master File untuk menghasilkan data keluaran sebagai bahan informasi Pajak Bumi dan Bangunan.

2. Koordinator Pelaksana Dukungan Komputer Tugasnya:

 Melaksanakan kegiatan analisis data masukan dan keluaran dengan cara memilih, mengelompokkan dan mengevaluasi serta membuat perkiraan dalam rangka mendapatkan informasi yang diperlukan sebagai bahan pelaksanaan operasional PBB.

3. Koordinator Pelaksana Dukungan Terpadu Tugasnya:

 Melaksanakan penatausahaan dan penerimaan data PBB, dengan cara menerima, mencatat dan meneruskan data keluaran ke seksi terkait atau pihak ketiga melalui Kepala Seksi Pengolahan Data dan Informasi dalam rangka tertib administrasi.

e. Kepala Seksi Penetapan Tugasnya:

 Mengkoordinasikan penetapan, intensifikasi dan ekstensifikasi PBB dan penetapan BPHTB sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pada seksi penetapan ini terdapat (2) dua Sub Seksi yang terdiri dari:

1. Koordinator Pelaksana Penetapan Pedesaan dan Perkotaan Tugasnya:

 Melakukan urusan penetapan PBB di sektor pedesaan dan perkotaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Koodinator Pelaksana Intensifikasi dan Ekstensifikasi Tugasnya:

 Melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi PBB serta BPHTB sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

f. Kepala Seksi Penerimaan Tugasnya:

 Melaksanakan urusan tatausaha penerimaan, pemantauan, penyetoran, resritusi, dan kompensasi PBB dan BPHTB

Pada seksi penerimaan ini terdapat (1) satu Sub Seksi yaitu:

1. Koordinator Pelaksana Pemantauan Penyetoran dan Pembagian

Penerimaan

Tugasnya:

 Melaksanakan pemantauan penyetoran dan pembagian penerimaan PBB dan BPHTB

g. Kepala Seksi Penagihan Tugasnya:

 Mengkoordinasi penatausahaan piutang pajak, penagihan dan pembuatan usul penghapusan piutang PBB dan BPHTB sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pada seksi penagihan ini terdapat (2) dua Sub Seksi yaitu:

1. Koordinator Pelaksana Penagihan Aktif Tugasnya:

 Melakukan penyiapan surat teguran dan penagihan aktif PBB dan BPHTB sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2. Koordinator Pelaksana Tata Usaha Piutang Pajak Tugasnya:

 Melaksanakan urusan tata usaha piutang pajak dan penyelesaian usulan penghapusan piutang PBB dan BPHTB sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

h. Kepala Seksi Keberatan dan Pengurangan Tugasnya:

 Mengkoordinasikan penyelesaian keberatan, pengurangan, uraian, banding, pengurangan sanksi administrasi serta pemeriksaan sederhana atas permohonan keberatan dan pengurangan PBB dan BPHTB sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pada seksi keberatan dan pengurangan ini terdapat 2 (dua) Sub Seksi yaitu:

1. Koordinator Pelaksana Keberatan dan Banding Tugasnya:

 Melaksanakan penatausahaan penyajian keberatan dan konsep uraian banding sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam rangka pemberian pelayanan kepada Wajib Pajak.

2. Koordinator Pelaksana Pengurangan Tugasnya:

 Melaksanakan urusan pengurangan dan pemeriksaan sederhana atas permohonan pengurangan PBB dan BPHTB.

Adapun Gambaran Pegawai Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP.PBB) Pratama Medan Belawan adalah sebagai berikut:

1. .Jumlah Pegawai Kantor Pelayanan PBB Pratama Medan Belawan

Jumlah Pegawai di kantor pelayanan PBB Pratama Medan Belawan sampai saat ini berjumlah 43 (empat puluh tiga) orang, yang tiap-tiap seksi terdiri dari:

1. Seksi Pengolahan Data dan Informasi : 6 orang 2. Seksi Pendapatan dan penilaian : 8 orang

4. Seksi Penerimaan : 7 orang

5. Seksi Penagihan : 9 orang

6. Seksi Keberatan dan Pengurangan : 4 orang

7. Sub Bagian Umum : 1 orang +

1 (satu) orang (Ka. Kantor Pelayanan PBB Pratma Medan Belawan) Dengan tingkat pendidikan mulai dari:

 Lulusan Sarjana (S2) : 2 orang

 Lulusan Sarjana (S1) : 7 orang

 Lulusan Diploma III ( Sarjana Muda) : 8 orang

 Lulusan Diploma I : 9 orang

 SMTA (SLTA/SMA), SMEA, KPAA : 7 orang

 Lulusan SD : 1 orang

Jabatan Pegawai Kantor Pelayanan PBB Pratama Medan Belawan terdiri dari:  Kepala Kantor Pelayanan PBB Prtama Medan Belawan : 1 orang

 Kepala Sub Bagian Umum : 1 orang

 Kepala Seksi : 6 orang

 Koordinator Pelaksana : 18 orang

 Pejabat Fungsional : 1 orang

Dokumen terkait