BAB V HASIL PENELITIAN
1. Gambaran Perilaku Pemberian ASI Eksklusif
Perilaku pemberian ASI eksklusif didapatkan dari hasil jawaban
responden tentang perilaku ASI eksklusif bayi usia 6-11 bulan.
Klasifikasinya dibagi menjadi dua kategori yaitu ya dan tidak. Distribusi
responden menurut perilaku ASI eksklusif pada ibu yang melahirkan di
luar rumah bersalin puskesmas Kecamatan Pesanggrahan tahun 2013
disajikan pada tabel 5.1 berikut ini.
Tabel 5.1
Distribusi Responden Menurut Pola Perilaku ASI Eksklusif Pada Ibu Yang Melahirkan Di Luar Rumah Bersalin Puskesmas Kecamatan
Pesanggrahan Tahun 2013
No. Perilaku ASI Eksklusif Frekuensi Persentase
(%)
1. ASI Eksklusif 2 4.4
2. Tidak ASI Eksklusif 43 95.6
Total 45 100.0
Berdasarkan tabel 5.1 dapat diketahui bahwa dari 45 orang responden
sebanyak 43 orang tidak memberikan ASI eksklusif atau sebesar 95,6 %.
Sedangkan responden yang memberikan ASI Eksklusif hanya 2 orang
responden atau 4,4 %.
Lebih lanjut, hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 45 responden
sebanyak 41 orang memberikan kolostrum. Hasil ini didapat dari jawaban
menurut pemberian kolostrum pada ibu yang melahirkan di luar rumah
bersalin puskesmas Kecamatan Pesanggrahan tahun 2013 dapat dilihat
pada tabel 5.2 di bawah ini.
Tabel 5.2
Distribusi Responden Menurut Pola Pemberian Kolostrum Pada Ibu Yang Melahirkan Di Luar Rumah Bersalin Puskesmas Kecamatan
Pesanggrahan Tahun 2013
No. Pemberian Kolostrum Frekuensi Persentase
(%)
1. Memberikan 41 91.1
2. Tidak Memberikan 4 8.9
Total 45 100.0
Dari tabel 5.2 diketahui bahwa sebanyak 41 orang responden
memberikan kolostrum pada bayinya atau sebesar 91,1%. Sedangkan
sebanyak 4 orang atau 8,9% responden tidak memberikan kolostrum pada
bayinya. Kemudian hasil penelitian ini pula menunjukan bahwa masih
banyak responden yang memberikan makanan tambahan pada bayinya.
Hasil ini didapat dari jawaban responden tentang memberikan beberapa
jenis makanan tambahan. Distribusi responden menurut pola pemberian
makanan tambahan pada ibu yang melahirkan di luar rumah bersalin
Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan tahun 2013 dapat dilihat pada tabel
Tabel 5.3
Distribusi Responden Menurut Pola Pemberian Makanan Tambahan Pada Ibu Yang Melahirkan Di Luar Rumah Bersalin Puskesmas
Kecamatan Pesanggrahan Tahun 2013
Memberi Makanan Tambahan
Jenis Makanan Tambahan
Obat Madu Air
Putih Pisang Susu Formula Makanan Lain Memberi N 21 14 35 10 30 10 % 46.7 31.1 77.8 22.2 66.7 22.2 Tidak N 24 31 10 35 15 35 % 53.3 68.9 22.2 77.8 33.3 77.8
Dari tabel 5.3 diketahui bahwa dari 45 responden, 21 orang
memberikan obat atau sebesar 46,7%. Sebanyak 14 orang memberikan
madu atau sebesar 31,1%. Sebanyak 35 orang memberikan air putih atau
sebesar 77,8% sebanyak 10 orang memberikan pisang atau sebesar 22,2%,
sebanyak 30 orang memberikan susu formula atau sebesar 66,7%, dan
sebanyak 10 orang memberikan makanan lain ata sebesar 22,2%.
Kemudian hasil penelitian ini juga menunukan tentang alasan/ waktu ibu
memberikan susu formula. Hasil ini didapat dari jawaban responden
tentang pertanyaan terkait pemberian susu formula. Distribusi responden
menurut pola alasan/waktu pemberian susu formula pada ibu yang
melahirkan di luar rumah bersalin puskesmas kecamatan Pesanggrahan
Tabel 5.4
Distribusi Responden Menurut Pola alasan/waktu Pemberian susu formula Pada Ibu Yang Melahirkan Di Luar Rumah Bersalin Puskesmas
Kecamatan Pesanggrahan Tahun 2013
Waktu Memberi Susu Formula
Memberi Susu Formula
Memberi Tidak Memberi
N % N %
Beraktivitas di Luar Rumah 19 42.2 26 57.8
Ibu Sakit 16 35.6 29 64.4
Tidak Tentu 25 55.6 20 44.4
Dari table 5.4 diketahui bahwa dari 45 responden, 19 orang memberi
susu formula ketika beraktivitas di luar rumah atau sebesar 42,2%.
Sebanyak 16 orang member susu formula ketika responden sakit atau
sebesar 35,6%. Sedangkan sebanyak 25 responden memberikan susu
formula tanpa alasan yang jelas atau sebesar 55,6%.
2. Gambaran Umur Ibu
Umur ibu diketahui dari hasil jawaban responden tentang umur ibu
pada kuesioner. Variabel umur tidak dikategorikan, namun hanya ingin
mengetahui distribusi umur ibu yang melahirkan dan memberikan ASI
eksklusif pada bayinya. Distribusi responden menurut umur ibu yang
melahirkan di luar rumah bersalin puskesmas Kecamatan Pesanggrahan
tahun 2013 dapat dilihat pada tabel 5.5 berikut ini.
Tabel 5.5
Distribusi Responden Menurut Umur Ibu Yang Melahirkan Di Luar Rumah Bersalin Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Tahun 2013
N Rata-rata Umur Ibu Standar Deviasi Umur Tertua Umur Termuda 45 28.62 4.754 38 22
Berdasarkan tabel 5.5 dapat diketahui bahwa dari 45 orang responden
rata rata ibu berumur 29 tahun dengan standar deviasi 4,75. Sedangkan
umur terendah ibu yaitu 22 tahun dan umur tertinggi ibu yaitu 38 tahun.
3. Gambaran Paritas Ibu
Paritas ibu didapatkan dari hasil jawaban responden tentang paritas
pada kuesioner. Klasifikasinya dibagi menjadi dua kategori yaitu >1 dan
1. Distribusi responden menurut paritas ibu yang melahirkan di luar rumah
bersalin puskesmas Kecamatan Pesanggrahan tahun 2012 disajikan pada
tabel 5.6 berikut ini.
Tabel 5.6
Distribusi Responden Menurut Paritas Ibu Yang Melahirkan Di Luar Rumah Bersalin Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Tahun 2013
No. Paritas Ibu Frekuensi Persentase
(%)
1. > 1 30 66.7
2. 1 15 33.3
Total 45 100.0
Berdasarkan tabel 5.6, dapat diketahui bahwa dari 45 orang responden
sebanyak 30 responden memiliki paritas lebih dari 1 atau sebesar 66,7%.
Sedangkan responden yang memiliki paritas 1 sebanyak 15 orang atau
sebesar 33,3%.
4. Gambaran Pendidikan Ibu
Pendidikan ibu didapatkan dari hasil jawaban responden tentang
pendidikan pada kuesioner. Klasifikasinya dibagi menjadi 2 kategori yaitu
melahirkan di luar rumah bersalin puskesmas Kecamatan Pesanggrahan
tahun 2013 disajikan pada tabel 5.7 berikut ini.
Tabel 5.7
Distribusi Responden Menurut Pendidikan Ibu Yang Melahirkan Di Luar Rumah Bersalin Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Tahun 2013
No. Pendidikan Ibu Frekuensi Persentase
(%)
1. Tinggi (tamat SMA, Perguruan
Tinggi / akademi) 20 44.4
2. Rendah (Tamat SD, tamat SMP) 25 55.6
Total 45 100.0
Berdasarkan tabel 5.7, dapat diketahui bahwa dari 45 orang responden
sebanyak 25 orang responden berpendidikan rendah atau sebesar 55,6%.
Sedangkan responden yang berpendidikan tinggi sebanyak 20 orang atau
sebesar 44,4%.
5. Gambaran Pekerjaan Ibu dan Ketersedian Ruang Menyusui bagi Ibu
Pekerjaan ibu dapat diketahui dengan menggunakan hasil jawaban
responden tentang pekerjaan ibu pada kuesioner. Klasifikasinya dibagi
menjadi 2 kategori yaitu tidak bekerja dan bekerja. Distribusi responden
menurut pekerjaan ibu yang melahirkan di luar rumah bersalin puskesmas
Kecamatan Pesanggrahan tahun 2013 dapat dilihat pada tabel 5.8 berikut
Tabel 5.8
Distribusi Responden Menurut Pekerjaan Ibu Yang Melahirkan Di Luar Rumah Bersalin Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Tahun 2013
No Pekerjaan Ibu Frekuensi Persentase
(%)
1. Tidak bekerja (Ibu
Rumah Tangga) 39 86.7
2. Bekerja (Pegawai
Swasta/ wiraswasta) 6 13.3
Total 45 100.0
Berdasarkan tabel 5.8, dapat diketahui bahwa dari 45 responden
sebanyak 39 orang reponde tidak bekerja atau sebesar 86,7%. Sedangkan
resonden yang bekerja sebanayak 6 orang atau sebesar 13,3%.
Sedangkan ruang menyusui bagi ibu yang bekerja dapat diketahui
dengan menggunakan hasil jawaban responden tentang ruang menyusui di
tempat kerja ibu. Klasifikasinya dibagi menjadi 2 kategori yaitu tidak
tersedia dan tersedia. Distribusi responden menurut ketersediaan ruang
menyusui di tempat kerja ibu yang melahirkan di luar rumah bersalin
puskesmas Kecamatan Pesanggrahan tahun 2013 dapat dilihat pada tabel
5.9 berikut ini.
Tabel 5.9
Distribusi Responden Menurut Ketersediaan Ruang Menyusui Di Tempat Kerja Ibu Yang Melahirkan Di Luar Rumah Bersalin Puskesmas
Kecamatan Pesanggrahan Tahun 2013
No Ruang Menyusui Frekuensi Persentase
(%)
1. Tersedia 1 16.7
2. Tidak tersedia 5 83.3
Berdasarkan tabel 5.9 dapat diketahui bahwa dari 6 responden yang
bekerja sebanyak 4 orang responden tidak disediakan ruang menyusui atau
sebesar 83,3% sedangkan hanya satu responden yang disediakan ruang
menyusui.