• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Pondok Pesantren Darunnajah Cipining 1. Sejarah Berdirinya

LANDASAN TEORITIS RETORIKA DAN DAKWAH

C. Gambaran Pondok Pesantren Darunnajah Cipining 1. Sejarah Berdirinya

Pondok Pesantren Darunnajah Cipining didirikan oleh seorang Kyai yang bernama K.H. Manaf Mukhayyar, yang dilahirkan di Jakarata pada tanggal 29 Juni 1922 dan wafat di Jakarta pada tanggal 18 september 2005.

Pondok Pesantren Darunnajah Cipining berdiri atas dasar inisiatif K.H. Mukhayar karena pada tahun 1985-1986 mulai dirasakan bahwa Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami di Jakarta Selatan tidak dapat menampung seluruh peminat yang mendaftar dan sekaligus membantu program pemerintah untuk mencerdasarkan kehidupan Bangsa, dalam rangka

5

Wawancara Pribadi dengan K.H. Jamhari Abdul Jalal (Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Cipining) di Kediaman Beliau.

pembangunan manusia seutuhnya. Hal ini mendorong pendiri pesantren untuk segera mencari lokasi lain, guna membuka pesantren baru sebagai pengembangan dasar pesantren yang telah ada, agar dapat menampung minat para pendaftar tersebut.

Maka pada tahun 1986, dimulai pencarian lokasi tanah yang memungkinkan dan akhirnya ditemukanlah kampung Cipining, Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Lalu dimulai pembelian tanah tegalan dan perkebunan milik penduduk, dari hasil iuran santri Darunnajah Ulujami dan donantur serta para dermawan. Selanjutnya dikukuhkan dengan persetujuan Gubernur Jawa Barat (Tertuang dalam SK. NO. 593.82/SK. 259.S/AGR-DA/225-87, tanggal 24 ferbruari 1987) di lokasi seluas 70 hertar.

Pada tahun 1987 dimulai pembangunan 16 ruang kamar dan kelas serta beberapa bangunan lain yang kemudian dapat diselesaikan pada bulan Juni 1988.

Pada tanggal 18 Juni 1988, diresmikanlah pembukaan Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor dan program pendidikannya dengan jumlah santri putra sebanyak 200 orang (kelas 1 Tarbiyatul Mu’allimin Al Islamiyah/I MTs.). hampir seluruh santri berasal dari peminat yang mendaftar di Pesantren Darunnajah 1 Ulujami Jakarta. Hadir pada acara pembukaan tersebut antara lain Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Pengurus

Yayasan Darunnajah, tokoh masyarakat sekitar persantren dan segenap santri dan wali santri.6

2. Visi dan Misi

Pondok Pesantren Darunnajah Cipining mempunyai visi “IMAMA”. Yang berarti, keberadaan pondok ini ingin melahirkan dan mencetak para pemimpin yang bertaqwa, berpengetahuan luas, dan menyampaikan kebenaran serta mengaplikasikan ilmunya di masyarakat sekitar.

Adapun misi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining adalah mendalami pengetahuan tentang (ilmu-ilmu) agama islam/tafaqquh fi ad dien, melihat mu’amalah ma’a al kholiq dan mu’amalah ma’a annas, melihat kepemimpinan yang tangguh dan bertanggung jawab, menyelenggarakan latihan-latihan seperti mengajar, da’wah islamiyah, baik dengan lisan maupun tulisan dan life skills.7

3. Tingkat dan Unit Pendidikan

Tarbiyatul Mu’allimin Wa al-Mua’llimat al Islamiyah(TMMI) dalam pengertian Indonesia adalah Pendidikan Keguruan, ditempuh selama 6 tahun (3 tahun Madrasah Tsanawiyah dan 3 hatun Madrasah Aliyah ), dengan diberikan kesempatan untuk mengikuti Ujian Negara (UN/UAS), juga diselenggarakan Kelas Intensif (1 tahun) bagi mereka yang ingin

6

Wawancara Pribadi dengan K.H. Jamhari Abdul Jalal (Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Cipining) di Kediaman Beliau.

7

Hasil Observasi dan Data dari Pusat Informasi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining

memperdalam keagamaan dan sekolah bahasa. Sebagai persiapan masuk ke kelas X Madrasah Aliyah. Adapun unit-unit pendidikan yang diselenggarakan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor yaitu sebagai berikut:

a. Tarbiyatul Mu’allimin Wa al-Mua’llimat al Islamiyah (TMMI), berasrama, putra putri.

b. Raudhatul Athfal, non asrama, putra putri.

c. Taman Pendidikan Al-qur’an, non asrama, putra putri. d. Madrasah Ibtidaiyah, berasrama dan non asrama, putra putri. e. Madrasah Diniyah/Sekolah Agama, non asrama, putra putri. f. Madrasah Tsanawiyah, berasrama dan non asrama, putra putri. g. Madrasah Aliyah, berasrama dan non asrama, putra putri. h. Pesantren Kanak-Kanak, berasrama, putra putri.

i. Sekolah Menengah Pertama (SMP), berasrama dan non asrama, Putra/putri.

j. Majlis Ta’lim, masyarakat/kaum ibu. (Pengantar TK, MI dan masyarakat umum sekitar pesantren).

k. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berasrama dan non asrama putra/putri.8

4. Kegiatan Extrakurikuler

8

Hasil Observasi dan Data dari Pusat Informasi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining

Kegiatan ini dikategorikan dalam dua hal, yakni yang wajib diikuti oleh seluruh santri/siswa dan kegiatan yang dianjurkan di dalam keikutsertaannya.

a. Kegiatan wajib

 Muhadhoroh (latihan berpidato), (Indonesia,Arab dan Inggris).

 Pramuka

 Pendidikan Komputer

 Praktek Mengajar (kelas III MA)*

 Ptaktek Da’wah dan Pengembangan Masyarakat (kelas III MA)*

 Kursus Mahir Dasar (kelas I MA)*

 Riset Kependidikan (kelas III MA)*

 Pengajian Kitab (Tafsir Al-Qur’an Al-Hadits, Sejarah Nabi dan Sahabat, Kitab Fiqih/Kuning dan Kitab tentang Akhlak)

 Seni Beladiri (pencak silat)

 Organisasi dan Kepemimpinan (MA)

 Safari Da’wah ke Masyarakat (seminggu sekali) b. Kegiatan pilihan/Anjuran

 Tilawah (seni baca) dan kajian Al-Qur’an

 Rihlah Ilmiyah (study tour)

 Olahraga

 Keterampilan

 Koperasi, dan

 Pertanian (kewirausahaan).9

5. Panca Jangka, Panca Jiwa dan Motto Pesantren a. Panca Jangka Pesantren

Di dalam mengembang tugas, mengurus dan mengembangkan Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor, diambil kebijaksanaan strategi sistematis dan berencana yang tertuang di dalam Panca Jiwa Pesantren, yaitu:

 Peningkatan mutu pendidikan dan pengajaran

 Pembangunan sarana fisik yang memadai

 Penggalian sumber dana

 Penyiapan dan pemantapan kader

 Pemenuhan kebutuhan umat/masyarakat sesuai dengan kemampuan pesantren.10

b. Panca Jiwa Pesantren

Panca Jiwa Pesantren adalah keikhlasan, kesederhanaan, ukhuwah islamiyah, berdikari dan kebebasan.11

c. Motto Pesantren

9

Hasil Observasi dan Data dari Pusat Informasi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining

10

Hasil Observasi dan Data dari Pusat Informasi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining

11

Hasil Observasi dan Data dari Pusat Informasi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining

Motto Pesantren itu sendiri adalah berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berfikir bebas, dan kreatif.12

6. Saran dan Presana serta Aset Pesantren

Pesantren Darunnajah Cipining memiliki beberapa sarana dan prasarana yang menunjang segala aktifitas dan kegiatan yang ada di dalamnya, yaitu:

a. Masjid (3 bangunan)

b. Gedung asrama Santri dan Guru c. Gedung Sekolah/Ruang Belajar

d. Sarana MCK, Toilet dan Instalasi air bersih e. Sarana air minum ultraviolet

f. Perumahan Guru Keluarga

g. Laboratorium Komputer (42 unit) Pentium IV h. Aula (Gedung Pertemuan)

i. Perpustakaan (Pesantren dan Sekolah)

j. Lapangan Olahraga (Sepakbola, Basket, Volley, Badminton, Takraw, dll)

k. Balai Kesehatan

l. Koperasi (Waserda dan Kantin) m. Wartel

n. Alat Musik (gitar, rebana, drum band, dll)

o. Lahan Pertanian, Peternakan, Perkebunan, dan Perikanan

12

Hasil Observasi dan Data dari Pusat Informasi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining

p. Telephone dan Facsimile q. Dapur Umum

r. Listrik PLN (33.000 Watt) s. Rumah Pimpinan Pesantren

t. Kendaraan/Mobil 2 buah, motor 1 buah u. Diesel Listrik dan Pompa air

v. Gudang penyimpanan

w. Kantor TU/Kepala Sekolah, Keuangan, Sekretariat Pesantren dan Organisasi Pelajar.

x. Danau seluas ± 5000m.13

13

Hasil Observasi dan Data dari Pusat Informasi Pondok Pesantren Darunnajah Cipining

47

Dokumen terkait