BAB II LANDASAN TEORI
B. Gambaran Responden
Responden dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMKN 49
Jakarta kelas XII jurusan perbankan syariah dengan jenis kelamin
perempuan sebanyak 35 siswa. Proses pengumpulan data dilakukan
dengan menyebarkan kuesioner kepada siswa seputar pemahaman dan
pengetahuan akad dan produk perbankan syariah. Hal ini dilakukan
dengan alasan karena siswa kelas XII mempunyai tingkat pemahaman
ddan pengetahuan yang berbeda dengan kelas X dan XI.
Gambar 4.1
C. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas
Dalam kuesioner ini terdapat 25 pertanyaan dengan jumlah
sampel sebanyak n=35 dan untuk mengetahui tingkat validitas
maka n-2 (35-2=33). Hasil dari r tabel 33 adalah 0,3338 dan hasil
49%
51%
Usia Responden
17 Tahun 18 Tahun
dari SPSS yang dinyatakan valid terdapat 20 pertanyaan sebagai
berikut:
Tabel 4.1
Item Pertanyaan Corrected Item –
Total Correlation Keterangan Bank syariah merupakan
bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
0,402 Valid
Bank syariah menggunakan sistem bagi hasil sedangkan
bank konvensioal
menggunakan sistem bunga.
0,413 Valid
Dalam praktiknya bank syariah tidak sama dengan bank konvensional.
0,442 Valid
Mayoritas ulama
mengatakan bahwa bunga bank adalah riba dan hukumnya haram.
0,437 Valid
Secara singkat riba dapat diartikan pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara batil.
0,392 Valid
Qardh, Jahiliyyah, Fadhl, dan Nasi‟ah adalah macam-macam bentuk riba.
0,398 Valid
Produk-produk bank syariah
mempunyai kemiripan
dengan bank konvensional
tetapi tidak sama karena pada bank syariah harus menghindari unsur-unsur yang dilarang seperti riba, gharar, dan maysir.
Bentuk utama produk bank syariah menggunakan pola bagi hasil.
0,385 Valid
Bank syariah hanya
menyalurkan
pembiayaannya pada
bidang-bidang yang halal saja.
0,440 Valid
Dari tabungan yang
menggunakan akad
mudharabah nasabah akan memperoleh bagi hasil.
0,502 Valid
Tabungan yang menggunkan akad wadiah nasabah tidak akan memperoleh bagi hasil,
tetapi bankboleh
memberikan bonus dan tidak boleh dipersyaratkan diawal akad.
0,432 Valid
Dalam bank syariah
pembiayaan dengan akad mudharabah berbeda dengan akad musyarakah.
0,403 Valid
Prinsip dasar yang dipakai
syariah adalah akad jual beli, sedangkan prinsip dasar yang dipakai oleh kredit dalam bank konvensional adalah pinjam meminjam. Istishna dalam bank syariah umumnya diaplikasikan
pada pembiayaan
manufaktur dan konstruksi.
0,474 Valid
Setelah saya mengetahui tentang bank syariah saya lebih cenderung memilih bank syariah dibanding bank konvensional.
0,587 Valid
Bank syariah mendatangkan keuntungan dunia dan akhirat.
0,529 Valid
Sebagai umat Islam saya memilih dan menggunakan bank syariah sebagai jasa dalam transaksi perbankan.
0,511 Valid
Setelah mengetahui bank sayariah saya menjadi nasabah bank syariah.
0,372 Valid
Saya membuat artikel atau tulisan-tulisan tentang bank syariah sebagai bentuk apresiasi terhadap bank syariah.
0,507 Valid
syariah saya akan mengajak sanak saudara saya untuk menabung di bank syariah.
b. Uji Reliabilitas
Suatu variabel dikatakan reliabel apabila:58
1. Nilai Cronbach Alpha (α) > 0.60 maka butir atau variabel
tersebut reliabel.
2. Nilai Cronbach Alpha (α) < 0.60 maka butir atau variabel
tersebut tidak reliabel.
Tabel 4.2
Dapat disimpulkan bahwa hasil uji reliabilitas skala diperoleh
hasil bahwa koefisien reliabilitas skala adalah 0,794 diatas 0,60
yang berarti skala tersebut reliabel.
58 Sekaran, Uma dan Bougie, “Reasearch Methods For Bussiner 5th Edition”, Wiley 2010,
h.157 Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .794 20
D. Analisis Deskriptif Statistik 1. Dari Aspek Pengetahuan
Tabel 4.3
Pengertian Bank Syariah
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Ragu-Ragu 2 5.7 5.7 5.7 Setuju 15 42.9 42.9 48.6 4.46 Sangat Setuju 18 51.4 51.4 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Dari tabel diatas menggambarkan pengetahuan responden
terhadap pengertian bank syariah, yaitu terdapat 51,4% responden
menyatakan sangat setuju, sementara 42,9% menyatakan setuju dan
5,7% menyatakan ragu-ragu. Artinya bahwa sebagian besar
responden sangat mengetahui pengertian dari bank syariah.
Selanjutnya untuk memperkuat pernyataan diatas, mean
berada pada skala 4 (setuju), artinya rata-rata responden
menyatakan setuju/tahu bahwa bank syariah merupakan bank yang
beroperasi sesuai dengan prinsip syariah. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa rata-rata responden memiliki pengetahuan
Tabel 4.4
Perbedaan sistem bank syariah dengan bank konvensional
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Ragu-Ragu 1 2.9 2.9 2.9 Setuju 8 22.9 22.9 25.7 4.71 Sangat Setuju 26 74.3 74.3 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas menunjukan bahwa bank syariah
menggunakan sistem bagi hasil sedangkan bank konvensional
menggunakan sistem bunga. Didapatkan sebanyak 74,3%
responden menyatakan sangat setuju, 22,9% menyatakan setuju dan
2,9% menyatakan ragu-ragu. Hal tersebut menggambarkan bahwa
sebagian besar responden sangat mengetahui perbedaan bank
syariah dengan bank konvensional.
Berdasarkan pada tabel didapat angka mean 4,71 atau berada
pada skala 5 (sangat setuju) dalam skala likert, sehingga dapat
ditarik kesimpulan bahwa rata-rata responden mengetahui
Tabel 4.5
Pernyataan responden terhadap praktik bank syariah tidak
sama dengan bank konvensional pada tabel diatas menunjukan
37,1% sangat setuju, 60% menyatakan setuju dan 2,9%
menyatakan ragu-ragu. Berdasarkan pernyataan diatas dapat
disimpulkan bahwa responden mengetahui perbedaan praktik
dalam bank syariah dan bank konvensional.
Hal tersebut juga ditunjukan tabel statistik, dimana mean
berada pada angka 4,34 atau berada pada skala 4 (setuju). Artinya
rata-rata responden menyatakan tahu bahwa praktik dalam bank
syariah berbeda dengan bank konvensional.
Perbedaan praktik bank syariah dengan bank konvensional
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Ragu-Ragu 1 2.9 2.9 2.9 Setuju 21 60.0 60.0 62.9 4.34 Sangat Setuju 13 37.1 37.1 100.0 Total 35 100.0 100.0
Tabel 4.6
Pengharaman bunga bank mayoritas ulama
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Setuju 8 22.9 22.9 22.9 4.77 Sangat Setuju 27 77.1 77.1 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas terlihat 77,1% responden menyatakan
sangat setuju dengan pernyataan mayoritas ulama menyatakan
bahwa bunga bank adalah riba dan hukumnya haram dan 22,9%
responden menyatakan setuju. Hal ini menunjukan bahwa sebagian
besar responden sangat mengetahui bahwa bunga bank adalah
haram.
Dengan nilai mean 4,77 mendekati pada skala 5, artinya
mayoritas responden menyatakan sangat setuju mayoritas ulama
mengatakan bahwa bunga bank adalah riba dan hukumnya adalah
haram. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden
Tabel 4.7
Pengertian riba
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Setuju 9 25.7 25.7 25.7 4.74 Sangat Setuju 26 74.3 74.3 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Tabel diatas menunjukan pengetahuan responden terhadap
pengertian riba, didapatkan sebesar 74,3% responden menyatakan
sangat setuju dan 25,7% responden menyatakan setuju.
Berdasarkan tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa mayoritas
responden sangat mengetahui pengertian dari riba.
Dari tabel diatas menunjukan angka mean sebesar 4,74 atau
mendekati pada skala 5 dapat diartikan bahwa rata-rata responden
menyatakan sangat setuju dengan pernyataan riba dapat diartikan
pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara batil.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar
Tabel 4.8
Macam-macam riba
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Setuju 15 42.9 42.9 42.9 4.57 Sangat Setuju 20 57.1 57.1 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas terdapat 57,1% responden menyatakan sangat setuju bahwa qardh, jahiliyyah, fadhl, dan nasi‟ah adalah macam-macam bentuk riba dan 42,9% responden menyatakan
setuju. Dengan demikian dari data tersebut dapat disimpulkan
bahwa mayoritas responden sangat mengetahui macam-macam
riba.
Kemudian mean dari jawaban responden berada pada angka
4,57 yang artinya nilai ini mendekati angka 5 (sangat setuju) dalam
skala likert. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata jawaban
responden berada dalam skala sangat setuju, hal ini berarti
Tabel 4.9
Produk-produk bank syariah
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Setuju 13 37.1 37.1 37.1 4.63 Sangat Setuju 22 62.9 62.9 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Tabel diatas menunjukan pernyataan bahwa produk-produk
bank syariah harus menghindari unsur-unsur yang diharamkan,
didapatkan sebesar 62,9% menyatakan sangat setuju dan setuju
37,1% menyatakan setuju. Berdasarkan tabel tersebut dapat
disimpulkan bahwa sebagian besar responden mengetahui
perbedaan produk-produk bank syariah dengan bank konvensional.
Berdasarkan pada tabel didapatkan angka mean sebesar 4,63
atau mendekati angka 5 dalam skala likert yang berati sangat
setuju, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden
sangat mengetahui perbedaan produk-produk bank syariah dengan
Tabel 4.10
Produk bagi hasil
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Setuju 14 40.0 40.0 40.0 4.60 Sangat Setuju 21 60.0 60.0 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Bentuk utama produk bank syariah menggunakan pola bagi
hasil, atas pernyataan tersebut padatabel diatas menunjukan 60%
responden menyatakan sangat setuju dan 40% responden
menyatakan setuju. Frekuensi diatas menunjukan bahwa sebgaian
besar responden memiliki pengetahuan yang baik terhadap
pernyataan tersebut.
Pada tabel diatas menunjukan pada angka mean 4,60 atau
mendekati angka 5 dalam skala likert, artinya rata-rata responden
menyatakan sangat setuju. Sehingga dapat diambil kesimpulan
bahwa rata-rata responden mengetahui ciri khas yang ada pada
Tabel 4.11
Produk pembiayaan
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Ragu-Ragu 3 8.6 8.6 8.6 Setuju 12 34.3 34.3 42.9 4.49 Sangat Setuju 20 57.1 57.1 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Dari tabel diatas menunjukan pernyataan bahwa bank syariah
hanya menyalurkan pembiayaannya pada bidang-bidang yang halal
saja, didapatkan sebesar 57,1% responden menyatakan sangat
setuju, 34,3% responden menyatakan setuju dan 8,6% menyatakan
ragu-ragu. Hal tersebut menggambarkan bahwa responden
mengetahui bahwa bank syariah menyalurkan dananya untuk
pembiayaan yang halal saja.
Demikian juga pada tabel mean terdapat angka sebesar 4,49
atau berada pada skala 4 (setuju), artinya rata-rata responden
menyatakan setuju bahwa bank syariah hanya menyalurkan
dananya pada bidang-bidang yang halal saja. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa rata-rata responden mengetahui penyaluran
Tabel 4.12
Akad Mudharabah
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Setuju 14 40.0 40.0 40.0 4.60 Sangat Setuju 21 60.0 60.0 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Tabel diatas menunjukan bahwa terdapat 60% menyatakan
sangat setuju dan 40% menyatakan setuju. Berdasarkan hasil
tersebut menggambarkan responden mengetahui akad mudharabah
pada bank syariah.
Kemudian mean pada tabel tersebut sebesar 4,60 artinya nilai
ini mendekati angka 5 (sangat setuju) dalam skala likert. Hal ini
berarti rata-rata responden mengetahui akad mudharabah pada bank
syariah. Tabel 4.13 Akad wadiah Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Mean
Valid Sangat Tidak
Setuju 2 5.7 5.7 5.7 Tidak Setuju 4 11.4 11.4 17.1 Ragu-Ragu 3 8.6 8.6 25.7 3.80 Setuju 16 45.7 45.7 71.4 Sangat Setuju 10 28.6 28.6 100.0 Total 35 100.0 100.0
Dari tabel diatas menunjukan bahwa terdapat 28,6%
menyatakan sangat setuju, 45,7% menyatakan setuju, 8,6%
menyatakan ragu-ragu, 11,4% menyatakan tidak setuju dan 5,7%
menyatakan sangat tidak setuju. Berdasarkan hasil tersebut dapt
disimpulkan bahwa responden mayoritas mengetahui akad wadiah
dalam bank syariah.
Tabel diatas menunjukan mean pada angka 3,80 atau
mendekati skala 4, artinya sebagian besar responden menyatakan
setuju sehingga dapat distaik kesimpulan bahwa sebagian besar
responden mengetahui akad wadiah dalam bank syariah.
Tabel 4.14
Perbedaan akad mudharabah dengan musyarakah
Frequency Percent Valid
Percent
Cumulative
Percent Mean
Valid Tidak Setuju 5 14.3 14.3 14.3
Ragu-Ragu 1 2.9 2.9 17.1
Setuju 15 42.9 42.9 60.0 4.09
Sangat Setuju 14 40.0 40.0 100.0
Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas menunjukan bahwa terdapat 40%
menyatakan sangat setuju, 42,9% menyatakan setuju, 2,9%
Berdasarkan tabel tersebut dapat disimpukan bahwa sebagian besar
responden mengetahui perbedaan akad mudharabah dengan akad
musyarakah dalam produk pembiayaan.
Dari tabel diatas menunjukan angka mean sebesar 4,09 atau
berada pada skala 4 (setuju), artinya rata-rata responden
menyatakan setuju perbedaan akad mudharabah dengan
musyarakah dalam produk pembiayaan bank syariah.
Tabel 4.15
Akad murabahah
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Ragu-Ragu 2 5.7 5.7 5.7 Setuju 23 65.7 65.7 71.4 4.23 Sangat Setuju 10 28.6 28.6 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas menunjukan bahwa terdapat 28,6%
menyatakan sangat setuju, 65,7% menyatakan setuju dan 5,7%
menyatakan ragu-ragu. Berdasarkan hasil tersebut dapat
disimpulkan bahwa mayoritas responden mengetahui akad
murabahah pada bank syariah.
Berdasarkan tabel staistik didapat angka 4,23 atau berada
pada skala 4 (setuju) yang artinya rata-rata responden menyatakan
adalah akad jual beli, hal ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata
responden mengetahui akad murabahah dengan baik.
Tabel 4.16
Akad istishna
Frequency Percent Valid
Percent
Cumulative
Percent Mean
Valid Tidak Setuju 10 28.6 28.6 28.6
Ragu-Ragu 6 17.1 17.1 45.7 3.51
Setuju 10 28.6 28.6 74.3
Sangat Setuju 9 25.7 25.7 100.0
Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Dari tabel diatas menggambarkan bahwa terdapat 25,7%
menyatakan sangat setuju, 25,7% menyatakan ssetuju, 20%
menyatakan ragu-ragu dan 28,6% menyatakan tidak setuju. Hal
tersebut menunjukan bahwa hanya sebagian responden mengetahui
akad istishna pada bank syariah.
Berdasarkan tabel diatas, didapat angka mean 3,51 atau
mendekati skala 4 (setuju) yang artinya rata-rata responden
menyatakan setuju terhadap pernyataan mengenai akad istishna,
sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata dari responden
2. Dari Aspek Sikap
Tabel 4.17
Kecenderungan memilih bank syariah
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Ragu-Ragu 1 2.9 2.9 2.9 Setuju 8 22.9 22.9 25.7 4.71 Sangat Setuju 26 74.3 74.3 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas menunjukan pernyataan kecenderungan
memilih bank syariah dibandingkan dengan bank konvensional
setelah mengetahui bank syariah. Terdapat 74,3% responden
menyatakan sangat setuju, 22,9% menyatakan setuju dan 2,9%
menyatakan ragu-ragu. Berdasarkan data frekuensi diatas dapat
disimpulkan bahwa sebagian besar responden menyatakan sangat
setuju terhadap pernyataan tersebut, artinya mereka lebih meyakini
bank syariah dibandingkan dengan bank konvensional.
Berdasarkan tabel statistik diatas, didapat angka mean 4,71
atau mendekati pada skala 5 (sangat setuju) yang artinya rata-rata
responden menyatakan sangat setuju terhadap pernyataan lebih
cenderung memilih bank syariah dibandingkan dengan bank
konvensional. Hal ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata dari
Tabel 4.18
Bank syariah mendatangkan keuntungan dunia dan akhirat.
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent Mean Valid Ragu-Ragu 1 2.9 2.9 2.9 Setuju 13 37.1 37.1 40.0 4.57 Sangat Setuju 21 60.0 60.0 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Menurut 60% responden menyatakan sangat setuju bahwa
bank syariah mendatangkan keuntungan dunia dan akhirat, 37,1%
responden menyatakan setuju dan 2,9% responden menyatakan
ragu-ragu. Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa
sebagian besar menyatakan sangat setuju terhadap pernyataan
tersebut.
Kemudian dari tabel diatas terlihat angka mean 4.57 atau
mendekati pada skala 5 (sangat setuju) yang artinya rata-rata
responden menyatakan sangat setuju terhadap pernyataan bahwa
bank syariah mendatangkan keuntungan dunia dan akhirat. Hal ini
dapat ditarik kesimpulan bahwa rata-rata responden memiliki
Tabel 4.19
Sebagai umat Islam saya memilih dan menggunakan bank syariah sebagai jasa dalam transaksi perbankan.
Frequency Percent Valid
Percent
Cumulative
Percent Mean
Valid Tidak Setuju 1 2.9 2.9 2.9
Setuju 13 37.1 37.1 40.0 4.54
Sangat Setuju 21 60.0 60.0 100.0
Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas menunjukan kecenderungan dalam memilih
dan menggunakn jasa bank syariah untuk melakukan transaksi
terdapat 60% menyatakan sangat setuju, 37,1% menyatakan setuju
dan 2,9% menyatakan tidak setuju. Hal tersebut menggambarkan
mayoritas responden memiliki pemahaman yang baik sehingga
lebih memilih jasa bank syariah untuk melakukan transaksi
perbankan.
Demikian juga pada tabel mean terdapat angka sebesar 4,54
atau mendekati skala 5 (sangat setuju), artinya rata-rata responden
menyatakan sangat setuju terhadap pernyataan bahwa sebagai umat
Islam lebih memilih dan menggunakan bank syariah sebagai jasa
dalam transaksi perbankan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
rata-rata responden memiliki kecendrungan untuk memilih dan
3. Dari Aspek Tindakan
Tabel 4.20
Setelah mengetahui bank sayariah saya menjadi nasabah bank syariah.
Frequency Percent
Valid Percent
Cumulative
Percent Mean
Valid Tidak Setuju 1 2.9 2.9 2.9
Ragu-Ragu 2 5.7 5.7 8.6
Setuju 15 42.9 42.9 51.4 4.37
Sangat Setuju 17 48.6 48.6 100.0
Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas menunjukkan kecenderungan bertindak
responden untuk menjadi nasbah bank syariah, 48,6% responden
menyatakan sangat setuju, 42,9% responden menyatakan setuju,
5,7% menyatakan ragu-ragu dan 2,9% menyatakan tidak setuju.
Menurut data frekuensi tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian
besar responden menyatakan sabgat setuju untuk menjadi nasabah
bank syariah.
Tabel statistik menunjukan mean berada pada angka 4,37
atau berada pada skala 4 (setuju) artinya rata-rata dari responden
setuju terhadap pernyataan untuk menjadi nasabah bank syariah
setelah memgetahui tentang bank syariah. Berdasarkan hal tersebut
dapat disimpulkan bahwa rata-rata responden memiliki
Tabel 4.21
Saya membuat artikel atau tulisan-tulisan tentang bank syariah sebagai bentuk apresiasi terhadap bank syariah.
Frequency Percent Valid
Percent
Cumulative
Percent Mean
Valid Tidak Setuju 1 2.9 2.9 2.9
Ragu-Ragu 5 14.3 14.3 17.1 3.97
Setuju 23 65.7 65.7 82.9
Sangat Setuju 6 17.1 17.1 100.0
Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas menunjukan kecenderungan untuk menbuat
artikel atau tulisan tentang bank syariah, terdapat 17,1% responden
menyatakan sangat setuju, 65,7% menyatakan setuju, 14,3%
menyatakan ragu-ragu dan 2,9% menyatakan ttidak setuju.
Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar
responden menyatakan setuju, artinya mayoritas memiliki
kecenderungan untuk membuat artikel atau tulisan-tulisan
mengenai bank syariah.
Berdasarkan tabel diatas , didapat angka mean 3,97 atau
mendekati pada skala 4 (setuju) yang artinya rata-rata responden
menyatakan setuju terhadap pernyataan kecenderungan membuat
artikel atau tulisan dan berdasarkan hal itu dapat disimpulkan
bahwa rata-rata dari responden memiliki keinginan untuk membuat
Tabel 4.22
Setelah saya belajar bank syariah saya akan mengajak sanak saudara saya untuk menabung di bank syariah.
Frequency Percent Valid
Percent Cumulative Percent Mean Valid Ragu-Ragu 3 8.6 8.6 8.6 Setuju 15 42.9 42.9 51.4 4.40 Sangat Setuju 17 48.6 48.6 100.0 Total 35 100.0 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Pada tabel diatas terdapat 48,6% responden menyatakan
sangat setuju akan mengajak sanak saudaranya untuk menabung
dibank syariah, 42,9% menyatakan setuju dan 8,6% menyatakan
ragu-ragu. Menurut tabel frekuensi diatas dapat disimpulkan bahwa
sebagian besar responden menyatakan sangat setuju.
Berdasarkan tabel syatistik diatas mrnunjukan angka mean
berada pada angka 4,40 atau berada pada skala 4 (setuju) yang
artinya rata-rata dari responden menyatakan setuju. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa responden memiliki kecenderungan untuk
4. Hasil Secara Keseluruhan Jawaban Kuesioner
Berdasarkan hasil kuesioner yang penulis lakukan di SMKN
49 Jakarta mengenai pemahaman siswa terhadap akad pada produk
bank syariah dengan presentase sebagai berikut:
Tabel 4.23
Hasil Secara Keseluruhan Jawaban Kuesioner
Frequency Percent Cumulative Percent Valid 1 1 .3 .3 2 1 3.1 3.4 3 2 4.4 7.9 4 14 40.0 47.9 5 17 52.1 100.0 Total 35 100.0
Sumber: Data hasil pengolahan SPSS
Dari tabel tersebut dapat dijelakan bahwa secara keseluruhan
dapat dilihat sebasar 52,1% yang menjawab 5 (sangat setuju)
artinya siswa yang sangat paham sebanyak 17 orang, 40%
menjawab 4 (setuju) artinya siswa yang paham sebnyak 14 orang,
4,4% menjawab 3 (ragu-ragu) artinya siswa yang kurang paham
sebanyak 2 orang, 3,1% menjawab 2 (tidak setuju) artinya siswa
tidak paham dan 0,3% menjawab 1 (sangat tidak setuju)artinya
siswa sangat tidak paham. Sehingga dapat disimpulkan dari tabel di
atas bahwa sebagian besar siswa menyatakan sangat setuju, hal
tersebut berarti menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sangat
81
Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan di SMKN 49 Jakarta
sebagai salah satu sekolah yang memiliki jurusan perbankan syariah, maka
dalam bab ini penulis akan memberikan kesimpulan sebagai berikut:
1. Pemahaman siswa SMKN 49 Jakarta berada pada kategori paham, hal
ini didasarkan pada perhitungan statistik deskriptif dengan angka
rata-rata berada pada angka 4,41.
2. Secara keseluruhan dari hasil analisis yang penulis temukan
menjunjukan bahwa siswa paham terhadap akad pada produk
perbankan syariah, karena strategi yang dilakukan guru dalam proses
belajar mengajar adalah menekankan pada pemahaman ekonomi
syariah, dengan membuat powerpoint, studi kasus dan membahas
soal-soal. Namun ada beberapa akad yang kurang dipahami oleh siswa
seperti akad wadiah dan akad istishna.
B. Saran
Beberapa saran yang perlu penulis sampaikan adalah:
1. Terkait sumberdaya. Dalam hal sumberdaya penulis menyarankan
agar pengajarnya ditambah untuk spesialisasi guru mata pelajaran
2. Terkait dengan referensi, sebaiknya buku-buku yang berkaitan dengan
perbankan syariah diperbanyak agar dapat dijadikan referensi dan
2011.
Antonio, M.Syafi’i. Bank Syariah Wacana Ulama dan Cendikiawan, Jakarta: BI dan Tazkia Institute, 1999.
Antonio, Muhammad Syafi’i. Bank Syariah dari Teori ke Praktik, Jakarta: Gema Insani Pers, 2001.
Arifin, Zainal. Evaluasi Pembelajaran, Jakarta : Dirjen Depag RI, 2009.
Ascarya. Akad dan Produk Bank Syariah, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2007.
Hadi, Sutrisno. Metodologi Research, Yogyakarta: Andi Offset, 1997.
Ilmi, Makhalul. Teori dan Praktek Lembaga Mikro Keuangan Syariah, (Yogyakarta, UII Pers, 2001.
Imayanti, Neni Sri. Perbankan Syariah dalam Perspektif Hukum
Ekonomi, Bandung: Mandar Maju, 2013.
Ismail. Perbankan Syariah, Jakarta: Kencana, 2011.
Karim, Adiwarman. Bank Islam: Analisis Fiqh dan Keuangan, Jakarta: Rajawali Pers, 2013.
Mardani. Fiqh Ekonomi Syariah : Fiqh Muamalah, Jakarta : Kencana, 2012.
Muslehuddin, Muhammad. Sistem Perbankan dalam Islam, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2004.
Perwataatmadja, Karnaen A. dan Syafi’i Antonio. Apa dan Bagaimana
Bank Islam, Yogyakarta: Dana Bhakti wakaf, 1992.
Rochaety, Ety, dkk. Metodelogi Penelitian Bisnis dengan Aplikasi SPSS. Jakarta: Mitra Wacana Media, 2009.
Rodoni, Ahmad dan Abdul Hamid. Lembaga keuangan Syariah, Jakarta: Zikrul Hakim, 2008.
Sahrani, Sohari dan Ru’fah abdullah. Fikih Muamalah, Bogor : Ghalia Indonesia, 2011.
Sekaran, Uma dan Bougie. Reasearch Metods For Bussines 5th Edition, Wiley, 2010.
Siregar, Syofian. Statistika Deskriptif untuk Penelitian, Jakarta: Rajawali Pers, 2011.
Sudarsono, Heri. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah Deskripsi dan
Ilustrasi, Yogyakarta: Ekonisa, 2007.
Sudijono, Anas. Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT Raja